MY ENEMY IS MY LOVE
"My Enemy Is My Love" punya Moku-Chan
Naruto by Masashi Kishimoto
[Hinata H. x Sasuke U. ]
Romance, Drama
AU, OOC, Typos, Rate T, etc.
Hinata segera berlari ke toilet wanita demi menenangkan hatinya yang serasa runtuh karena ciuman pertama telah direbut oleh Sasuke, padahal Hinata ingin sekali mempersembahkan ciuman itu hanya untuk Naruto seorang. Sejak kecil Hinata selalu memimpikan jika ia akan memberikan ciuman pertama kepada seseorang yang nanti cintainya di bawah sinar rembulan dan dalam keadaan yang romantis.
Namun, impian itu hanyalah sekedar impian karena pada kenyataannya ciuman pertama berhasil direbut oleh orang yang paling tidak ingin dia sebutkan namanya yaitu Uchiha Sasuke orang yang paling dibenci oleh Hinata.
'Kenapa? Kenapa ia merebut ciuman pertamaku yang seharusnya akan aku berikan pada Naruto?' Batin Hinata lirih.
Semulanya Hinata dan Sasuke hanya memiliki hubungan antara ketua osis dan juniornya waktu MOS berlangsung, selama MOS Sasuke selalu saja mengerjai dan membentak Hinata yang disuruh ini lah itu lah tapi semua itu hanyalah taktik Sasuke untuk dapat dekat dengan Hinata. Sasuke mencintai Hinata pada Pandangan Pertama melihat Hinata di barisan para junior lainnya. Haduh mau dekat sama doi aja pakai cara yang rumit kayak gitu jadinya Hinata agak gimana gitu sama Sasuke deh gara-gara sikapnya Sasuke sendiri yang kayak gitu.
Yah, mungkin semua anggota osis tau lah jika Sasuke mencintai Hinata karena sikapnya sama Hinata hanyalah trik semata tapi gengsi seorang Uchiha yang telah mendarah daging di tubuh Sasuke (memang darah lebih kental daripada air) membuatnya betah untuk tidak mengatakan perasaannya yang sebenarnya kepada Hinata dan lebih memililh untuk mendekatinya selama MOS dengan cara rumit seperti itu.
Ck..ck..ck memang dasar Uchiha makhluk tuhan yang paling gengsi (?)
Sebetulnya juga Sasuke udah ada rencana buat pedekate sama Hinata terang-terangan usai acara MOS ini gak akan marah-marahin dan ngebentak Hinata lagi, bahkan Sasuke udah nyusun rencana buat deket sama Hinata.
Dan semua kebencian Hinata pada Sasuke adalah berawal dari 1 tahun lalu, waktu penyelengaraan MOS untuk para murid baru berakhir dan akan diadakan acara pemilihan ratu terbaik tahun 2012 di Konoha High School untuk para murid kelas 1.
FLASHBACK ON
Hinata yang saat itu sedang berada di aula sekolah bersama dengan kedua temannya sejak SMP Haruno Sakura dan Yamanaka Ino sedang bersantai dibangku panjang sehabis mengerjakan tugas yang diberikan oleh ketos(ketua osis) pada mereka untuk menurunkan atribut MOS yang telah berakhir.
"Huh payah kenapa murid-murid lain lagi enak-enakkan melihat pensi di lapangan sedangkan kita disuruh Sasuke senpai mengerjakan ini," Protes gadis berambut pirang a.k.a Ino.
"Kau benar Ino Pig ini tidak adil," Sakura menimpali ucapan yang dilontarkan Ino.
"Su-sudahlah teman-teman, i-inikan juga kesalahan kita yang ti-tidak memperhatikan ketua osis itu berbicara," Hinata mencoba menenangkan kedua sahabatnya agar mereka tidak lagi mengeluh dengan keadaan ini.
"Ayo kita ke lapangan melihat siapa yang akan menjadi ratu terbaik di sekolah ini," Ajak Ino.
"Oke Ino pig," Sakura menyetujui ide Ino, maka mereka bertiga berdiri dari tempat duduk dan pergi menuju lapangan.
Saat mereka berjalan di lorong mereka bertemu dengan Sasuke, "Cepatlah ke lapangan," Kata Sasuke datar.
"Me-memang kenapa senpai?" Hinata mengerutkan alisnya sedikit mendengar perkataan Sasuke.
"Kau terpilih menjadi Ratu terbaik tahun ini."
"APA?" Teriak Sakura dan Ino secara bersamaan.
"Cepat sana," Sasuke memerintahkan Hinata untuk segera ke lapangan sekarang.
"Mungkin kita tadi berada di aula jadi tidak dengar jika namamu disebutkan Hinata," Sakura menjelaskan pada Ino dan Hinata.
"Hn"
"Ta-ta-tapi tidak mungkin senpai." Hinata tidak percaya dengan pernyataan yang diucapkan oleh Sasuke.
"Cepat!," Hinata segera menuju lapangan menuruti perintah dari Sasuke.
Hinata gugup luar biasa, dia berjalan menuju ke tengah lapangan seorang diri tanpa Sasuke di sebelahnya. Suasana lapangan sebelumnya sangat ramai berubah menjadi hening saat Hinata terus berjalan ketengah lapangan hingga dia naik keatas panggung. Semua orang yang berada di lapangan dan panggung heran kenapa Hinata berada diatas panggung?
Sampai salah satu panitia menghampiri Hinata dan bertanya," Kenapa kau berada disini?" Hinata merasa bingung atas pertanyaan yang di tanyakan oleh panitia itu.
"Sa-saya kan ratu terbaik di sekolah ta-tahun ini." Hinata semakin gugup karena suasana di sana amat sangat hening setelah ia berbicara.
"Tapi yang kami panggil itu Hyuuta Hinaka," Panitia yang diketahui bernama Naruto merasa bingung dengan pernyataan yang Hinata ucapkan tadi.
"Ja-jadi saya salah," Hinata menundukkan kepalanya dalam ia merasa malu naik ke atas panggung tapi bukan dia yang dipanggil. Sebenarnya siapa yang disalahkan dalam kasus ini? Apa Sasuke ingin mengerjai Hinata lagi seperti waktu MOS?
Sontak seluruh murid, serta panitia di atas panggung tertawa keras melihat kekonyolan Hinata naik keatas panggung menobatkan dirinya sendiri sebagai ratu terbaik di sekolah tahun ini. Naruto yang tadi bertanya pada Hinata merasa kasihan terhadapnya, jadi dia mengumumkan kategori lain untuk Hinata,"tenang semuanya, saya akan menobatkan gadis ini sebagai 'Putri tomat' terbaik saat ini, setuju?"
Suara Naruto itu membuat suasana lapangan menjadi hening lagi, "Kalian semua setuju kan? Lihat dia wajahnya dan pipi chubbynya yang memerah ini seperti tomat kan? Dan ia manis seperti tomat. Apa kalian setuju?," Naruto mencoba mengembalikan keadaan serta mencoba menolong Hinata agar ia tidak menjadi bahan ejekan di waktu sekolah biasa di mulai.
"SETUJU!" Teriakan keras membahana dari penonton disana menggema.
"Hey siapa namamu?" tanya panitia itu pelan.
"Hyuuga Hinata."
"Baiklah dengan ini Hyuuga Hinata aku nobatkan sebagai 'Putri Tomat' terbaik tahun ini," Seru panitia.
"YEAH!"
Naruto memasangkan mahkota 'putri Tomat' di kepala Hinata, dan tersenyum lebar ke Hinata, " Sudah jangan menangis lagi."
DEG
Melihat senyum Naruto yang terasa hangat di depannya membuat wajah Hinata menjadi semakin merah. 'a-aku menyukai Na-naruto senpai."
Hinata turun dari panggung dengan tergesa-gesa, tidak mempedulikan teriakan Naruto yang memanggil namanya cukup sudah ia merasa tidak punya muka lagi untuk menampakkan diri lagi disekolah. Dari Konoha High School Hinata berlari tanpa henti ke rumahnya. Begitu sampai dirumah ia langsung disambut oleh tatapan heran dari para pelayannya yang melihat Hinata dengan muka merah serta mata sembab sehabis menangis.
Hinata berlari menuju kamarnya membuka pintu dan menutupnya dengan keras, didalam kamar ia menangis sekeras-kerasnya seperti anak kecil. Mungkin dalam benak Hinata saat ini ia tidak ingin menampakkan batang hidungnya di sekolah. Yah hanya waktu yang dapat menjawab kapan Hinata akan kembali ke sekolah.
Tiga hari setelah acara memalukan bagi Hinata ia pun kembali kesekolah karena ia terus dipaksa oleh Neji untuk pergi kesekolah, Neji juga mengancam akan melaporkan Hinata yang bolos sekolah selama tiga hari pada Tou-san mereka, bisa gawat tuh kalau udah berurusan sama Hiashi.
Hinata memasuki lorong sekolah gontai ia tidak berani menegakkan kepalanya. Bagaimana dia bisa menegakkan kepalanya setelah ia mendengar bisik-bisik dari para siswa-siswi yang dengan terang-terangan membicarakan dirinya saat ini.
"Hey itu dia kan yang kemarin menobatkan dirinya sebagai ratu terbaik tahun ini." semua siswi membicarak Hinata sambil menudingkan telunjuknya kearah Hinata
"Iya itu 'putri tomat' ternyata ia manis juga ya." Kali ini bisikan itu terdengar dari salah satu siswa yang sedari tadi telah melihat Hinata masuk ke sekolah.
"Iya dia sangat manis, aku ingin dia menjadi pacarku."
"Aku juga mau."
"Aku juga," kali ini bisik-bisik yang terdengar paling banyak berasal dari para kalangan siswa laki-laki.
Rupanya mereka semua yang tadi membicarakan Hinata tidak memperhatikan ada sosok laki-laki yang sedari tadi telah mengeluarkan aura hitamnya pada gerombolan siswa laki-laki disana.
'CUKUP! Hyuuga Hinata hanya milikku, Uchiha Sasuke,' Batin Sasuke geram mendengar percakapan mereka.
Maka Sasuke maju kedepan menghalangi jalan Hinata, merasa ada seseorang yang berada didepannya Hinata menegakkan kepalanya demi melihat siapa yang telah menghalangi jalannya bukankah jalan di lorong ini masih lebar ya? Hinata membulatkan matanya kala melihat orang yang paling ingin ia hindari setelah kejadian memalukan itu. Gara-gara Sasuke Hinata harus menjadi malu dihadapan semua orang dilapangan.
"Selamat atas gelarmu," Ucap Sasuke dengan pandangan seakan meremehkan Hinata," Putri Tomat." Seringai Sasuke semakin lebar.
"HAHAHAHAHA." Tawa para murid pecah setelah mendengar perkataan dari Sasuke. Hinata hanya bisa memandang Sasuke dengan tatapan terluka, sedih, kecewa dan mungkin benci. Di ujung mata Hinata telah terdapat air mata yang menggenang menghiasi mata lavender indahnya, tidak kuat berlama-lama disana Hinata berlari ke toilet agar ia bisa menangis sepuasnya disana tanpa diketahui oleh siapapun.
'Kuso, kemana otak jeniusmu Sasuke. Karena kau salah dengar pengucapan antara Hyuuga Hinata dan Hyuuta Hinaka hanya beda huruf ta dan ka kemarin telah membuat malu gadis pujaanku, dan mungkin sekarang Hinata membenciku,' Sasuke membatin dalam hati sedih melihat Hinata yang akan menangis seperti tadi hanya karena dirinya, yah dirinya dan mulut tajamnya.
Dan semenjak saat itu juga, perilaku Sasuke juga berubah terhadap gadis-gadis, ia mulai mempermainkan hati para gadis-gadis yang menyukainya untuk melupakan kejadian dimana ia mempermalukan Hinata didepan murid-murid lainnya. Kelihatannya itu tidak akan berhasil Sasuke.
FLASHBACK OFF
Hinata masih saja berada didalam toilet meskipun bel sekolah telah berbunyi menandakan jika pelajaran segera dimulai well, kelihatannya Hinata akan membolos pelajaran lagi untuk menangis sendirian di toilet sekolah.
To Be Continue
Author Note : Akhirnya terungkap juga kenapa Hinata membenci Sasuke, yah kelihatannya mungkin jelek dan pasaran sih... tapi hanya ide itu yang nyantol di otak saya... maaf *bungkukkan badan.
Oh ya, aku juga gak nyangka tanggapan para reader yang menyukai fic geje ini. terima kasih. Aku bakalan update kilat buat fic ini jika yg mereview lebih banyak dari kemarin. Banyak dari para reader yang ingin naik jadi Rate M ya? Em mungkin aku bisa mempertimbangkannya tapi saya gak janji ada lemon loh untuk saat ini kan Hina masih benci sama Sasu tapi tidak menutup kemungkinan klu Sasu yg gak sabar lg and nekat nge-rape Hina. Akan saya bikin lemon entah di chap yg keberapa...
Balasan Review :
Dewi Natalia : Iya kasihan si Sasu lagi ngegalau dia, jangan lupa review lagi ya..
: iya ganti jadi Rate M tapi gak janji ada lemon saat ini ya ... review lagi ya
Lily Purple Lily : emg nyebelin cow yg gak peka, aku sasu yg mesum sih.. Sasu emg so sweet di saat akhir kata.. review lagi ya
VilettaOnyxLV : iya aku emg suka yg sasu wkt hurt wah menyengkn bgt... review lagi ya..
jump-an : iya ganti jadi M tapi gak janji ada lemon loh saat ini... review lagi ya..
Beauty Melody : Iya karena byk yg minta diubah rate M aku ubah deh tapi gak janji ada lemonnya y saat ini... review lagi ya..
Sugar Princess71: emg Sasu sll gak sabaran untuk urusan nge-rape Hina... gak janji ada lemon untuk saat ini.. review lagi ya/..
KumbangBimbang : telah diubah jadi rate M tapi lemonnya tidak saat ini.. review lagi ya...
Gece, Guest, IndigOnyx: Ini sdh updated kilat, review lagi ya...
uchihyuu nagisa, zae-hime, : Ini udh naik jadi rate M tapi untuk lemon bkn saat ini.. review lagi ya..
Bonbon 0330, Mamoka, lonelyclover : Udh update silahkan dibaca, review lagi ya..
Hime No Rika : iya saya mesum dan saya yakin anda pun juga mesum hahahaha... review lagi ya..
Namikazevi : ini udh aku panjangn dikit, kemarin kan Cuma sekilas ceritanya ja...
Terima kasih atas review kalian setelah baca jangan lupa...
...Mohon Di Review...
