Perjalanan : Mission
Naruto © Masashi Kishimoto
SasuNaru
Friendship/Crime/Adventure
Rated T
Warning. AU/Typo(s)/Gaje/Error/Ancur/Dll..
.
A/N. Maaf ya updatenya lama.. ini saya lagi kena WB akut.. Biasalah otak radak ngadat. Di tambah Lepy saya rusak jadi susah bikin chapternya. Saya juga sibuk MOS buat masuk SMA, halah.. haaa-aaaah.. Dan sepertinya buat jadwal belum bisa di patok, jadi belum pasti lah pokoknya.. *Lah kok curhat*
Saya yakin Chapter yang ini bakalnya pendek..
Sekali lagi saya minta maaf ya... :(.. Please RnR kawan..
.
Don't Like Don't Read
Gunakan imajinasimu oke
.
Cerita sebelumnya..
Tepat di pintu Perusahaan Namikaze-Uchiha Corp..
Berdiri dua orang pemuda tampan nan gagah menatap dari luar perusahaan ternama itu. Mereka tersenyum atau lebih tepatnya menyeringai.. Tak lama seringaian itu terlihat di bibir mereka, mereka saling tatap satu sama lain mengangguk dan kembali menatap pintu depan perusahaan itu..
Perlahan dengan efek –Slow-motion- untuk orang-orang yang tengah melakukan misi, berjalan ke depan dengan gagahnya..
Misi dan Rencana baru dimulai..
…
Kazuto dan Natsuma berjalan beriringan menuju kantornya berada.. Mereka mendapatkan posisi sebagai pekerja di bawah naungan Yamato untuk sementara, karena ini memang bagaikan Masa Orientasi untuk meraka saat ini. Uji coba selama sebulan penuh tanpa ada kesalahan sama sekali. Apa itu hal yang mudah? Tentu tidak, kesalahan sedikit saja mereka harus kembali ke tempat sebelumnya atau bisa dikatakan keluar dari perusahaan. Mereka bisa dikatakan 'kalah sebelum berperang' jika benar tak berhati-hati, melakukan misi saja belum udah dikeluarkan kan tak elit sangat..
Berpasang-pasang mata menatap kagum pada wibawa Kazuto dan Natsuma yang memang terlihat jelas. Ada juga beberapa pasang mata menatap genit kearah mereka berdua, hey siapa yang tak tergoda dengan dua pemuda tampan yang wibawanya hampir menyamai Presdir mereka? Atau malah sama. Dan nama Presdir mereka adalah.. Uchiha Itachi dan Namikaze Kyuubi, dua pemuda tampan dengan wibawa tinggi, intelligencenya yang tinggi, dan banyak kelebihan yang lainnya.
"Selamat pagi Hajima-san, Edogawa-san." Sapa Angel yang tak sengaja lewat dan berpas-pasan dengan Kazuto dan Natsuma.
"Hn. Pagi." Balas Kazuto tersenyum dingin.
"Pagi Angel-san." Balas Natsuma.
Angel tersenyum lalu pergi meninggalkan kedua pemuda tampan itu.. Natsuma dan Kazuto saling menatap satu sama lain.. Dan mereka berpisah jalan karena bagian mereka memang berbeda.
Kazuto berjalan di sebuah koridor perusahaan dan tak sengaja mendengar pembicaraan atau perbisikan(?) salah seorang karyawan pada seorang OB. Kazuto nguping, dan itu memang benar.. Dan saat ini memang Koridor sedang sepi! Sepi di bagian kegiatan Kazuto.
"Bagaimana? Kau sudah dapat uangnya?" Tabya OB pada si Karyawan.
"Kau kira gampang apa? Mengelabuhi Yamato-san saja susah, bagaimana dengan Kakashi-san?" Jelas Karyawan itu berkacak pinggang.
"Hn.. Dasar! Itu memang kaunya saja yang bodoh!" Maki OB itu.
"Ck. Kau! Haa-aah.. sudahlah aku capek bertengkar denganmu! Bagaimana dengan misimu?" Tanya Karyawan mengubah ekspresi wajahnya dengan tiba-tiba.
"Entahlah.. lumayan lah.. aku tinggal menggesernya saja dan bom! Haha.." Tawa OB menggelegar yang tanpa sadar menyita perhatian beberapa orang yang lewat.
Karyawan itu langsung membungkam mulut si OB karena menyadari apa yang sedang terjadi saat ini. Di lain tempat, Kazuto menyeringai.. Tak lama kemudian ia menghembuskan nafas berat, yah semua karena info yang ia dapat sama sekali tidak begitu penting.. seringaiannya pun perlahan menghilang dari bibirnya yang err- merah.
Di tempat lain, tepatnya tempat tokoh utama kita yang satu lagi yang author lupa namanya.. Natsu-zuto-kazu- ah ya.. Natsuma. Natsuma berjalan dengan gagah melewati para karyawan wanita yang err- sedikit atau mungkin memang seksi sih.. mereka, ya para wanita itu menatap genit kearah Natsuma.. Natsuma hanya diam dan tetap berjalan menuju tempatnya atau lebih tepatnya kantornya, yah itu memang sifatnya yang cuek pada para wanita disana, ia tak menyukai wanita yang terlalu genit seperti itu. Yah.. dia memang sudah mempunyai kekasih di luar sana, yang jelas cantik luar dalam dan tak genit seperti mereka.
"Natsuma-kun, Yamato-san mencari anda.." Ujar salah seorang karyawan wanita berambut merah berkaca mata.
"Hn." Balas Natsuma bosan.
"Natsuma-kun, maukah kamu jalan denganku nanti malam? Pasti kamu akan suka jalan dengank." Ujar wanita bersurai merah itu percaya diri.
Namun sayang Natsuma tak menghiraukan ucapannya dan ia melenggang pergi begitu saja.
"Natsuma-kun.." Teriak wanita bersurai merah itu.
Natsuma berjalan meninggalkan gadis bersuarai merah itu, dengan cuek bebeknya dia tak menghiraukan panggilan keras teman kerjanya itu. Natsuma menghilang di balik petigaan(?) lorong. Sepeninggal Natsuma, wanita berkaca mata itu mendeklarasikan niatannya untuk merebut ah lebih tepatnya menguasai atau mungkin kata yang paling tepat adalah memiliki hati pemuda bernama Natsuma itu.
"Aku pasti akan mendapatkanmu Natsuma-kun. Apapun caranya." Deklarasinya dengan penuh tekad yang membara melebihi Maito Gai.
Tak sadar wanita ini jika saat ini dia telah ditatap beberapa karyawan yang lewat. Tak lama setelahnya ia baru menyadari jika tatapan orang-orang disana tertuju padanya. Pipinya besemu merah karena malu, ditundukkannya kepala dengan surai merah itu dan ia berjalan menuju kantornya bekerja. #Poor you Karin
.
.
Natsuma berjalan menuju ruangan Yamato, atasannya. Tak lama berjalan, Natsuma sudah sampai di depan ruangan Yamato. Tangan kanannya terangkat dan mengepal lalu ia mengetuk pintu kayu berwarna coklat di depannya itu.
"Masuk! Pintu tak terkunci." Ujar suara pria dari dalam ruangan.
Kreeek.. suara pintu truangan.
"Ini saya Yamato-san. Edogawa Natsuma." Ujar Natsuma santai.
"Ah kau.. yayaya.. cepatlah duduk!" Perintah Yamato.
Natsuma segera menutup pintu dan berjalan ke kursi di depan Yamato.
"Ada apa Yamato-san memanggil saya?" Tanya Natsuma seramah mungkin ya walaupun masih terlihat dingin dan datar.
"Aku mempunyai tugas untukmu, perusahaan Uchiaha-Namikaze berjalan di berbagai bidang dan aku ingin memberimu tugas untuk terjun ke lapangan mengawasi para pekerja disana." Terang Yamato.
"Apa? Bagaimana aku bisa mengawasi para berengsek si tikus-tikus itu jika aku harus terjun ke lapangan?" Batin Natsuma dongkol dalam hati.
Yamato yang melihat Natsuma diam dengan raut wajah tak terima hanya menghela nafas dan..
"Ini perintah langsung dari Kyuubi-sama Natsuma. Salah satu pemilik dan Presdir disini. Jadi kalau kau tak melaksanakannya aku tak bisa membantumu untuk tetap bertahan disini." Jelas Yamato penuh penyesalan.
Natsuma hanya mendengus sebal pada tingkah seenaknya Kyuubi, tapi mau bagaimana lagi. Ini perannya.. Ia harus Profesional atau semua rencananya gagal. Dan tikus-tikus itu akan merasakan kemenangan mutlaknya.
"Baiklah Yamato-san. Saya akan menerima tugas ini." Ujar Natsuma tegas.
"Bagus! Sekarang kau boleh pergi." Ujar Yamato menatap lurus kearah Natsuma.
Natsuma hanya tersenyum lalu mengangguk pergi meninggalkan ruangan Yamato. Natsuma berjalan menuju kantornya, di perjalanan menuju kantor (yang saat ini lorongnya sedang sepi) ia merasa ada yang sedang mengikutinya, sesekali ia diam-diam menengok ke belakang dengan gaya orang membenarkan kaos kaki(?). Ia pura-pura ak tau jika sedang diikuti, dibalik semua itu Natsuma menyeringai devil.
"Aku akan segera menangkapmu tikus, stelah itu aku akan bisa leluasa melakukan apapun." Batin Natsuma.
.
.
Di tempat lain, tempat Kazuto berada.
Kazuto mendapat bagian memprogram, entahlah ada atau tidak yang jelas dia di bagian yang ada hubungannya dengan Komputer. (Bingung hehe..)
Kazuto mulai membuka Laptopnya yang sekarang dihubungkan dengan Jaringan kantor. Ia mulai menjelajah mencari data dengan membobol Jaringan kantor, yayaya.. Dia memang begitu, bisa saja dengan mudah dia meminta bawahan Kakaknya untuk memberitahukannya.. tapi jangan salah paham, tak semua data karyawan bisa dibuka dengan mudah. Karena Kyuubi dan Itachi tak bodoh! Salah satu syarat bisa menjadi pegawai di perusahaan Namikaze-Uchiha Corp adalah ahli di bidang Tekhnologi. Dengan alasan para pegawai bisa melindungi arsip Perusahan. Saat ini memang sedang marak-maraknya sabotase dan pencurian arsip perusahaan dengan tujuan yang tentu saja merugikan perusahaan yang dicuri arsipnya.
"Tak sesulit yang aku fikirkan. Khukhu.. Eh, apa ini?" Mata Kazuto terbelalak menatap sebuah data di Laptopnya.
Dan apakah isi data itu.. tunggu di chapter berikutnya.. hehe..
.TBC.
.
Kyuu: "Yang Naruto itu yang mana Nha? Kazuto atau Natsuma?" *Bingung*
Nhaa: "Coba tebak?" *Wajah sok misterius*
Kyuu: "Ck. Sialan kau!" *mendengus kesal.*
Tachi: "Tenanglah Kyuu.. nanti juga kebuka sendiri kok Naru-chan yang mana." *Lembut*
Kyuubi merengut. NaruNha nyengir. ItaSasu muka tembok #Plakk.
.
Preview buat yang gak log in..
Kagami Natsuko.. Tak apa kok itu bukan sok tau lagi. Hehe.. Emang saya radak bingung di situ.. tapi udah saya perbaiki kok.. Huruf kapitalnya, oke oke hehe saya usahain di perbaiki lagi hehe.. Ah buat garis miringnya juga, akan saya perbaiki lagi.. Thanks buat koreksinya, review anda sangat membantu saya hehe.. RnR yah.. hehehe..
.
Thanks udah mau baca mau yang Silent readers atau gak, ngefavo, alert/follow, thanks bangetlah pokoknya hehehe..
.
.
Please Review ya hehehe..
Kritik dan saran anda sangat dibutuhkan untuk perkembangan cerita hehe..
