READ and REVIEW ;)

Disclaimer: Aku tidak memiliki semua karakter ini, tapi semua nya milik J.K Rowling ^^

Chapter 2 : Something Has Change.


Ron POV.

Siang itu terasa sangat sepi di The burrow. Bahkan ketika makan siang, Hampir tidak ada yang berbicara sedikit pun. Semua hanya fokus kepada makanan yang ada di hadapan mereka masing-masing. Setelah makan siang selesai, semua kembali pada urusan mereka. Mom sibuk untuk mencuci piring-piring, di bantu Ginny dan Hermione. Dan aku hanya duduk di sofa ruang tamu sendirian, sampai harry datang duduk di sebelahku.

Menepuk pundakku dan berkata "hai"

"hai juga" balasku.

"kau sedang apa di sini?" tanyanya.

"aku? yahh.. kau lihat sendiri kan, aku sedang duduk"

"aku juga tahu" kata Harry, tertawa.

"lalu?" kataku.

"ya.. memang kamu nggak bosan apa?" kata Harry.

"bosan juga sih.. hanya duduk dan diam" kataku.

"ohh"

"seharusnya di sini ramai akan ocehan Fred dan George" kataku, sambil menyandarkan kepalaku di sofa "semuanya berubah.."

Tidak ada yang berbicara, kurang lebih sekitar 5 menit. Sampai Harry mengeluarkan sesuatu dari bawah meja, dekat sofa itu.

"mau main catur?" kata Harry.

"Hmm"

"ayolah.." katanya, tersenyum.

"ok, tapi kau jangan menangis jika kalah ya?" kataku cekikikan.

"ok mate, let's do it" katanya, tertawa.

Lalu aku menge-set papan catur. Dan setelah semua nya sudah di set, kami mulai memainkan catur itu.


Hermione POV.

Hari itu sekarang sudah mulai sore, aku dan Ginny juga sudah selesai membantu di dapur. Kemudian Ginny memutuskan untuk mencari Harry, aku juga mengikutinya dari belakang, kuharap Ron juga sedang bersama dengan Harry. Ketika ingin memasuki ruang tamu, aku mendengar suara Ron dan saat itu juga aku langsung tersenyum. Kulihat Ron dan Harry sedang bermain catur.

"checkmate!" teriak Ron.

"wow, menang lagi" kata Harry, dengan tatapan sinis.

"sudah kubilang bukan" kata Ron bangga, "mau main lagi?"

"kurasa tidak, sudah ada yang mencariku tuh" kata Harry ,melirik ke arah Ginny.

"hai" kata Ginny ke Harry.

"hai Ginny" balas Harry, lalu "hai Hermione"

"hai" kataku, "dan.. hai Ron"

"Hermione? ohh .. hai" kata Ron.

Lalu aku duduk di samping Ron. setelah itu kami semua saling bercanda dan tertawa. Setelah berapa lama. Harry dan Ginny bangkit dari duduk mereka.

"aku dan Ginny akan keluar sebentar" kata Harry tersenyum.

"kemana?" tanya Ron curiga.

"kau ingin tahu saja Ron" kata Ginny, cekikikan.

"lagian kami tidak jauh-jauh kok" kata Harry.

"iya lalu dimana?" tanya Ron lagi.

"sudahlah Ron, mereka ingin menghabiskan waktu untuk berduaan saja" kataku, lalu tersenyum kepada Harry dan Ginny.

Kemudian Harry dan Ginny keluar dari ruangan tersebut, menuju keluar rumah.

"memangnya mereka ingin melakukan apa?" tanya Ron sinis.

"seperti kau tidak tahu saja" kataku tertawa.

"yahh.. mungkin"

"apa?" tanyaku, masih tertawa.

"oh lupakan"

"Ron" kataku, setelah berhenti tertawa.

"ya?"

"sepertinya ada yang berubah.." kataku pelan.

"maksudmu?" tanya Ron.

"yah maksudku, biasanya disini.. ehm .. ramai" kataku ragu.

"memang.. mungkin karena Fred tidak ada lagi disini" kata Ron sambil menundukkan kepalanya.

"Ron.." kataku. "kau baik-baik saja"

"yah aku baik-baik saja bukan.." kata Ron tersenyum.

"yakin?" kataku.

"tentu saja, aku hanya saja berpikir"

"apa itu?" tanyaku.

"aku berpikir bahwa The burrow, tanpa lelucon dari Fred dan George." Katanya ,menghela nafas "sama saja bohong"

"tapi kau juga bisa membuat keceriaan lagi di The burrow bukan?" kataku, lalu menyandarkan kepalaku di bahu nya.

"yah kau benar" kata Ron,melingkarkan lengan nya di sekitar pundakku dan mencium puncak kepalaku dengan lembut.

Selama beberapa menit kami masih seperti itu. Diam, tak ada yang berbicara. Yang terdengar hanya hembusan nafas Ron dan aku. kemudian kami di kagetkan oleh Harry dan Ginny yang tertawa cekikikan dari pintu depan ruang tamu, sepertinya mereka habis bersenang-senang, pikirku.

"awww" kata Harry dan Ginny bersamaan.

"apa?" tanya Ron.

"oh tidak ada apa-apa" kata Harry, masih cekikikan.

"habis dari mana kalian?" tanyaku.

"hanya jalan-jalan saja ok.." kata Ginny tersenyum.

"apa kami berdua melewatkan sesuatu?" tanya Harry, sambil mengedipkan matanya.

"tidak" kataku, geli.

"sepertinya aku harus mandi dulu" kata Ron, bangkit dari duduk nya lalu meninggalkan ruangan tersebut. Kemudian dia juga di ikuti Harry dari belakang.

" apa yang kalian lakukan selama aku dan Harry pergi?" tanya Ginny yang sudah duduk di sebelahku.

"kami hanya duduk, mengobrol dan tertawa" kataku tersenyum.

"oh" kata Ginny balas tersenyum.

"kau tahu?"

"apa?" tanya Ginny penasaran.

"aku merindukan The burrow yang dulu, kau mengerti maksudku?"

"yahh.. aku juga" kata Ginny. "mungkin karena Fred sudah tidak ada lagi di sini, lalu George terlalu sedih untuk hal itu."

kemudian aku memeluknya,"tapi Fred masih ada disini.. di hati kita" kataku sambil menunjuk ke arah jantungnya. "lalu tentang George, kurasa dia juga akan kembali seperti dulu lagi"

"ya kau benar" kata Ginny, dengan matanya yang sudah berkaca-kaca.

"hanya butuh waktu, ok"

"ya" katanya pelan.

Lalu setelah itu aku dan Ginny hanya diam seperti itu. Sampai tidak terasa matahari sudah mulai tenggelam, kali ini memang kita semua masih sedih memikirkan Fred, tapi kupikir suatu saat nanti, The burrow akan kembali ceria seperti dulu lagi.


Kritik dan Saran berlaku :D