Update ! Hiyaaaa..
Author bangkit kembali nih dari mati suri nya, wkwk bercanda :D #DisasterUpdate
Okay just Read it !
Disclaimer : Aku tidak memiliki semua karakter ini, tapi semua nya milik J.K Rowling ^^
Chapter 5 : Tired But Happy
Ron POV.
.
.
.
Aku bangun di pagi berikutnya, matahari masih belum menampakan wujudnya. Yah, Hari ini tidak seperti biasanya aku bangun kesiangan, justru hari ini aku bangun pagi-pagi sekali. Ini semua karena ini adalah hari dimana jenazah Fred akan dimakamkan. Kulihat pintu kamarku yang sedikit terbuka, itu menandakan bahwa Harry telah bangun. Tiba-tiba pintu menjeblak terbuka, dan kulihat Harry sudah berpenampilan sangat rapih.
"hey, good morning" kata Harry.
"morning.. apa semuanya telah bangun?" kataku malas.
"iya, kurasa kau harus cepat mandi Ron" katanya.
"baiklah.." kataku seraya berjalan keluar kamar.
Ketika hendak berjalan menuju kamar mandi, aku bertemu kekasihku. Yeah, siapa lagi kalau bukan Hermione.
"morning Ron" sapa Hermione.
"morning Mione" kataku tersenyum.
"tidur nyenyak?" kata Hermione.
"tidak begitu.." kataku.
"apakah karena orang malas sepertimu baru pertama kali bangun pagi, hah?" kata Hermione lalu tertawa.
"hei, siapa yang kau panggil malas?" kataku cemberut.
"siapa lagi kalau bukan kau, Ronald.." katanya tersenyum.
Aku hanya menanggapi nya dengan cemberut saja.
"hei hei, kalau cemberut seperti itu nanti ganteng nya jadi hilang lho.." kata Hermione tertawa.
Lalu aku pun tidak bisa menahan untuk tidak tersenyum.
"nah, kalau senyum seperti itu kan jadi tambah ganteng.." katanya "tapi ada yang kurang.."
"apa?" kataku penasaran.
"kau.. bau Ron" kata Hermione tertawa.
"whatever" jawabku.
"ya sudahlah, cepat mandi sana."
"baiklah, boosy-boot-girl" kataku sinis.
"RON!" respon Hermione.
Aku pun langsung segera lari ke kamar mandi agar tak mendengar omelannya yang bisa memecahkan telinga. Lalu setelah selesai mandi, aku pergi ke kamar untuk mengganti baju. Di kamar ternyata masih ada Harry yang sedang membereskan kasurku yang tadi ditinggalkan begitu saja.
"oi Harry, kau tak perlu repot-repot untuk membereskan kasurku.." kataku ketika sudah masuk kamar.
"tidak apa-apa Ron" kata Harry.
"ok terserah kau saja" balasku.
Lalu aku pun segera memakai jubah jas ku, dan aku sempat kesusahan untuk memakai dasi ini.
"what a bloody tie?!" umpatku. "Harry bisakah kau membantuku untuk mengenakan dasi sialan ini?"
"sebaiknya kau minta bantuan Hermione saja.." kata Harry cengir lalu meninggalkan ruangan itu.
"what—" kata Ron menghela nafas.
Lalu aku pun turun ke bawah dengan dasi yang sama sekali masih berantakan ini dan melihat semua orang sudah berkumpul di dapur untuk sarapan. Aku hanya tersenyum ketika mataku menangkap sosok yang selalu kucintai itu sedang membantu Mom untuk menyiapkan sarapan.
"Mione.." kataku memanggilnya dari belakang.
"ada apa Ron?" kata Hermione lalu berbalik lalu mendapati Ron yang penampilan nya itu sangat lucu, dengan dasi yang sama sekali tidak terpakai dengan rapih.
"padahal sudah berapa tahun kau sekolah di Hogwarts, tapi kau tetap belum bisa memakai dasimu dengan benar" kata Hermione tertawa.
"aku juga tidak tahu mengapa.." kataku sedih.
"ahh sudahlah, sini aku bantu." Kata Hermione tersenyum.
Lalu Hermione pun membantu memasang dasiku.
"nah selesai" kata Hermione tersenyum.
"wow, cepat sekali" kataku kagum.
"tentu saja, kau juga nanti harus belajar untuk memakai dasimu sendiri.." kata Hermione lalu tertawa.
"ok terima kasih Mione.." kataku lalu mencium bibirnya sekilas.
"sama-sama Ron" kata Hermione tersenyum.
"baiklah, sarapan telah siap.." kata Mom tiba-tiba "ayo Ron segera duduk di tempatmu"
Aku duduk di sebelah Hermione. Ketika sarapan berlangsung tidak ada yang banyak bicara. Setelah sarapan selesai kami semua bersiap-siap untuk menuju tempat pemakaman Fred.
Pemakaman itu berlangsung sebentar, namun tetap saja Mom tidak pernah berhenti menangis sepanjang pemakaman itu berlangsung, Begitu pun George dan Ginny. Aku juga menangis tetapi tidak separah George dan Ginny, karena Hermione selalu mengenggam tanganku sepanjang pemakaman itu yang membuat hatiku menjadi lebih tenang. Setelah semuanya selesai menangis, kami semua pun segera kembali ke The burrow untuk menggelar pesta kecil memperingati kematian Fred. pemakaman itu sudah cukup melelahkan, tapi Dad tetap ingin mengadakan sebuah pesta kecil itu. Aku tahu, itu semua pasti dilakukan agar semuanya bisa melupakan kesedihan itu.
Dari semua anggota keluarga, George lah membawa beberapa produk weasley wizard wheezes, untuk mengenang saudara kembarnya itu dan dia pun mulai berbicara akan kenangan-kenangannya bersama Fred.
"Fred.. kau adalah saudara kembarku sekaligus sahabat terbaikku yang pernah ada, kita telah melewati waktu demi waktu bersama. Fredie sampai kapan pun kau akan selalu aku kenang selamanya.." kata George.
"ada yang ingin kau katakan Ron?" kata Dad setelah George selesai bicara.
"yeah, ada.." kataku.
Lalu aku bangkit dari kursi yang kududuki dan berdiri di depan mereka semua.
"hmm, Fred.." aku mulai berbicara "dulu kau selalu membuatku takut karena boneka beruangku kau ubah menjadi laba-laba.. lalu kau mengajariku tentang apa yang namanya petasan, dan kau selalu menggodaku tanpa ampun untuk menyukai Hermione" aku melirik sebentar kearah Hermione yang tersenyum mendengar ucapanku itu. "bagiku Kau dan George itu, selalu membawa keceriaan dalam keluarga ini" kataku menghela nafas "seharusnya sekarang kau lihat sekarang, setelah semua godaan mu tentang aku dan Hermione, akhirnya aku berpacaran dengannya" kataku bahagia lalu mengangkat segelas broomstick ke atas. "untuk Fred"
Semuanya pun berkata "untuk Fred"
"jadi selama ini kita memang benar ya Fredie? tentang Roniekins dan Hermione.." kata George cengir, yang membuat semua anggota keluarga yang lainnya tertawa.
Akhirnya semua anggota keluarga mulai tertawa lagi dengan lelucon yang di buat George,aku juga ikut bahagia bisa tertawa lagi akan lelucon yang di buat George lagi. Setelah itu aku langsung menghampiri Hermione dan menarik tangannya untuk mengikutiku.
"mau kemana Ron? Pestanya kan belum selesai" kata Hermione bingung.
"ikuti saja" kataku.
"apakah ada sesuatu? Atau surprise?" kata Hermione penasaran.
"sudah kubilang, ikuti saja ok?" kataku tersenyum.
"okay." Kata Hermione.
Lalu kami menuju halaman belakang the burrow dan duduk di bawah pohon yang berada tak jauh dari halaman belakang itu.
"jadi?" kata Hermione.
"jadi?" kataku balik bertanya.
"sebenarnya apa tujuan kita kesini?" katanya lagi.
"tujuan?" kataku.
"iya, ada apa?" kata Hermione mulai jengkel.
"tidak, tidak ada apa-apa" kataku tersenyum.
"jika tidak ada apa-apa, lebih aku kembali ke—" Hermione belum menyelesaikan kalimatnya tetapi bibirnya sudah dikunci dengan sebuah ciuman.
"kau ini.." kata Hermione setelah melepaskan ciuman mereka.
"kenapa?" kataku sembari tersenyum "apa itu tidak boleh?"
"ehm.. tentu saja boleh" kata Hermione dengan semburat merah di pipi nya "aku belum siap, tapi kau malah menyerangku duluan"
"soalnya kau cerewet sih.. haha" kataku tertawa.
Hermione hanya cemberut menanggapinya.
"sudahlah.. jangan cemberut seperti itu" kataku cengir "kalau cemberut terus nanti cantik nya hilang lho.."
Hermione pun tersenyum mendengar ucapanku itu.
"nah, kalau seperti itu kan jadi tambah cantik" kataku tersenyum.
"jadi ?" katanya.
"yeah, aku mengajakmu kesini karena.. kau tahu? Ini adalah hari yang melelahkan, jadi kupikir sisa hari ini akan kuhabiskan dengan dirimu saja" kataku.
"umm, okay.." kata Hermione.
Lalu aku mendekatkan diriku untuk lebih dekat dengan Hermione dan membisikkan sesuatu di telinganya"
"Mione.." bisikku di telinganya.
"hmm?" kata Hermione.
"let me kiss you.." bisikku dan semakin dengan wajahnya.
"just do it.." katanya tersenyum lalu merangkulkan tangannya di leherku.
Ciuman itu pun terjadi. Yeah, ciuman yang sangat mesra di bawah sinar bulan yang menerangi malam ini. Bulannya memang indah, seperti seseorang yang sedang kucium saat ini. Setelah kurang dari 5 menit, dengan enggan kami melepaskan ciuman itu.
"I love you Hermione" kataku .
"I love you too Ron" kata Hermione.
.
.
.
Malam yang indah kulewati bersama seseorang yang indah dalam hidupku.. itu sempurna. Dan walaupun hari ini melelahkan namun setidaknya kita semua bahagia.
..Done..
jangan lupa di pencet yaa REVIEW nya !
Kritik dan Saran berlaku :D
