Being Manly? © The Bloody Phoenix
Disclaimer: The Characters in this fanfiction are belongs to God, SM Entertainment, their family and them self.
Casts: Choi Siwon, Cho Kyuhyun, Shim Changmin, Kim Heechul, Tan Hangeng, and other supported casts.
Pairing: WonKyu (Choi Siwon x Cho Kyuhyun)
Genre: Romance, Comedy
Rated: PG-15
Warning: The plot of this fanfiction are originally MINE. Plagiators, Copy-caters, etc. are NOT ALLOWED here. Please click the 'x' button if this fanfiction are not suit to you.
Boy x Boy/Shounen ai, OOC, a story from a beginner author, an absurd plot, full of gajeness, typo(s).
Summary: Cho Kyuhyun, seorang remaja manis bergelar The Little Princess, memiliki ambisi kuat untuk menjadi seorang model profesional. Suatu hari ia mendapatkan peluang untuk menjadi seorang model di sebuah majalah –yang sialnya- adalah majalah untuk pria dewasa!
Hope you guys enjoy the story,
Don't like don't read please~
. . .
.
Part Three: My Silly Silicon
Hari ini adalah hari Senin, hari dimana semua orang kembali mengerjakan semua aktifitas mereka setelah selesai mengambil jatah istirahat di hari Minggu kemarin. Begitu pula dengan Siwon, sejak pagi-pagi sekali ia sudah berangkat ke kantor, ia harus menyelesaikan semua pekerjaannya sesegera mungkin.
Pagi ini Siwon memasuki kantor agensinya dengan semangat. Baginya hari ini adalah hari besar yang sangat menyibukkan, hal itu entah mengapa selalu membuatnya senang. Tampilannya pagi ini terlihat begitu casual, tidak seperti para orang-orang kantoran lain yang biasa datang ke perusahaan dengan memakai setelan dan jas, Siwon lebih senang untuk pergi bekerja dengan tampilan seperti ini. Toh tidak akan ada yang salah selama ia berdandan dengan rapi dan enak dipandang.
Cklek
Siwon memasuki ruang kerjanya dengan santai. Kemudian ia duduk di kursi kerjanya, sesaat ia teringat sesuatu. Ia segera merogoh saku celananya dan mengambil sebuah ponsel dari dalamnya, ia harus menghubungi Yesung, sahabatnya sekaligus karyawan di divisi kreatif dan promosi di agensinya, untuk segera datang ke kantor karena ada sesuatu yang harus dilakukan makhluk aneh(?) berambut pink tersebut.
'Yeoboseyo?' sapa Yesung diseberang sana.
"Halo hyung, apa kau ada di rumah?" tanya Siwon tepat sesaat setelah Yesung mengangkat teleponnya.
'Ya, aku ada dirumah, sebentar lagi aku akan berangkat. Ada apa memangnya?' jawab Yesung.
"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu. Baiklah, aku tutup dulu teleponnya, sampai bertemu dikantor." Kata Siwon memungkas percakapaan super singkat mereka, ia pun memutus sambungan teleponnya dengan Yesung.
Tak sampai satu jam kemudian pintu ruangan kerja Siwon diketuk seseorang, 'Itu pasti Yesung Hyung' pikirnya. Maka tanpa berpikir lebih lama lagi Siwon mempersilahkan tamunya itu untuk masuk.
Cklek
Dan benar, ternyata memang Yesung yang mengetuk pintunya. Pria berambut pink itu pun menghampiri Siwon di meja kerjanya.
"Yo brother!" sapa Yesung. Siwon tersenyum melihatnya.
"Hai hyung! Duduklah" ajak Siwon begitu melihat Yesung ada dihadapannya. Mereka berdua pun beranjak menuju sofa yang ada di dalam ruangan Siwon.
"Kelihatannya kau sibuk sekali pagi-pagi begini. Oh wow, ada apa dengan matamu, Won? Apa saking frustasinya kau bekerja sampai-sampai kau menonjok matamu sendiri?" tanya Yesung begitu melihat sebuah lebam samar pada area mata Siwon yang membuat sebelah matanya terlihat sedikit sipit(?).
"Oh ini, aku ditonjok Kyuhyun kemarin." Jawab Siwon santai sambil menyentuh lebamnya, Yesung melotot mendengarnya.
"Kyuhyun? Model baru itu? Wah hebat sekali dia, pasti kau sudah membuat dosa besar padanya." Canda Yesung sambil menggeleng-gelengkan kepala menanggapi Siwon. Sedangkan Siwon sendiri hanya nyengir kuda saja mendengar candaan Yesung tersebut.
Yang dikatakan Siwon benar, Ia ditonjok gara-gara insiden kemarin, masih ingat bukan saat Siwon menggoda Kyuhyun bahwa ia akan menciumnya? sebenarnya perkataan Siwon itu hanyalah sebuah candaan belaka, ia hanya ingin mengusili Kyuhyun, tapi tidak disangka ternyata Kyuhyun termakan ucapannya. Saat Siwon sedang merapatkan tubuhnya kearah Kyuhyun sambil menunggu reaksi Kyuhyun atas godaannya, tak dapat diprediksi sebelumnya Kyuhyun memutar kepalanya menghadap kearah Siwon yang jarak wajahnya hanya terpaut beberapa inchi saja dari wajah Kyuhyun. Dan.. bam! Tak disangka saat Kyuhyun menolehkan kepalanya, bibir mereka berdua bertabrakan. Terang saja Siwon kaget tak kepalang, begitu pula dengan Kyuhyun, otaknya yang mendadak blank memerintahkannya untuk berteriak dan dengan refleks menonjok sosok yang telah menodai kesucian bibirnya itu. Jadi ya begitulah ceritanya.
"Oh ya hyung, ada yang ingin kubicarakan denganmu. Bisakah hari ini kau merancang fitur baru pada website resmi kita untuk mempromosikan model-model baru di agensi ini? Semacam fitur untuk foto-foto teaser sebelum debut resmi mereka." Kata Siwon mengungkapkan apa yang menjadi tujuan utamanya untuk bertemu Yesung hari ini. Yesung mengangguk.
"Tentu saja bisa, kau tenang saja, aku dapat melakukannya dengan cepat. Mungkin siang ini fiturnya juga sudah dapat diakses oleh pelanggan kita." Jawab Yesung cepat. Siwon tersenyum senang.
"Baguslah, aku tahu kau memang yang terbaik untuk hal seperti ini hyung," puji Siwon. "Nanti kau bisa mengambil foto-foto untuk teaser nya di bagian tim penyunting gambar, setelah itu kau bisa langsung mengunggahnya." Tambah Siwon.
Yesung mengangguk, "Oke, aku mengerti."
"Ah, aku hampir lupa," Siwon berjalan kearah meja kerjanya dan mengambil sebuah tablet dari laci mejanya kemudian ia kembali menghampiri Yesung. "Aku ingin kau mengunggah foto ini sebagai headline picture di situs resmi kita." Yesung menerima sodoran tablet dari Siwon yang menampilkan sebuah gambar didalamnya, ia melihat apa yang ingin Siwon tunjukkan padanya. Layar tablet itu ternyata menampilkan sebuah foto seorang model cantik juga seksi didalamnya, Yesung sampai sempat terperangah melihatnya.
"Cantik sekali!" seru Yesung spontan, ia menatap gambar itu lekat-lekat. "Apa ini salah satu model baru kita? Kok aku merasa kalau aku belum pernah melihatnya ya? Padahal kan waktu itu aku juga ikut menjadi juri di ajang penyeleksian kemarin." Tanya Yesung sedikit heran tanpa mengalihkan pandangannya dari foto tersebut.
"Itu Kyuhyun" jawab Siwon santai sambil terkekeh kecil.
"Oh Kyuhyun. E-eh tunggu dulu! Kyuhyun? No, i mean, KYUHYUUUUN?!" teriak Yesung histeris saat menyadari Siwon mengatakan sesuatu yang terdengar sangat aneh ditelinganya. Wajahnya memancarkan keterkejutan tingkat tinggi, mulutnya menganga lebaaar sekali saking terkejutnya.
"Yep, Kyuhyun. Ah maksudku Kyuyoung, sekarang namanya Kyuyoung." Jawab Siwon meyakinkan. Sekarang Yesung semakin mengangakan mulutnya.
"Bagaimana bisa? Di-dia kan laki-laki, kok bisa jadi cantik seperti ini?" tanya Yesung masih dalam masa keterkejutannya. Siwon tersenyum percaya diri.
"Itu karena dia memang memiliki kecantikan seorang lelaki yang tersembunyi, dan setelah otakku yang jenius ini mengolahnya maka dia bisa jadi cantik seperti itu," jawab Siwon percaya diri. "Sudahlah hyung, cepat bekerja sana! Jangan hanya memandangi fotonya seperti itu! dan jangan lupa untuk mencantumkan nama Kyuyoung sebagai nama panggung Kyuhyun, satu lagi, ini adalah rahasia; hanya kau dan aku yang tahu masalah ini, jadi jangan coba-coba memberitahu pada siapapun bahwa sebenarnya Kyuyoung itu adalah seorang lelaki! Mengerti?" perintah Siwon.
Dengan sedikit linglung Yesung mengangguk, "Ya, ya, aku mengerti." Dan setelah itu pun Yesung meninggalkan ruang kerja Siwon menuju ruang kerjanya sendiri.
.
.
~WonKyu~
.
.
Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat, jam kini sudah menunjukkan pukul 12 siang tepat. Sudah waktunya utuk makan siang, pikir Siwon. Ia segera melangkahkan kakinya keluar dari ruang kerjanya menuju kafetaria kantor yang berada di lantai dua gedung tersebut untuk mengisi perutnya. Saat ia sedang berjalan di lorong menuju lift, tiba-tiba seseorang memanggilnya dari arah belakang.
"Siwon-ah!" Siwon pun menoleh kearah suara. Matanya menangkap sosok Yesung sedang berlari tergesa-gesa kearahnya.
"Yesung hyung? Ada apa?" tanya Siwon keheranan saat Yesung sudah berhasil sampai dihadapannya. Pria bertubuh tubuh lebih pendek dari Siwon itu pun mencoba menstabilkan nafasnya yang sedikit terengah-engah.
"Siwon, ada berita bagus!" seru Yesung semangat. Siwon mengangkat sebelah alisnya, "Berita apa?" tanyanya.
"Halaman situs resmi kita mengalami error sekarang!" jawab Yesung tidak jelas. Siwon semakin mengangkat alis matanya tinggi-tinggi, "Bukankah itu malah sebuah berita buruk hyung?" tanya Siwon heran. Yesung tersenyum.
"Aku belum selesai berbicara. Situs resmi kita menjadi error karena sekarang website kita sedang mengalami masa ledakan pengunjung! Dan aku telah mengecek ke bagian pencatat data situs bahwa kini kita telah menerima lebih dari dua juta pelanggan yang mengakses website resmi kita dalam waktu yang bersamaan! Dan lebih hebatnya lagi ternyata bukan hanya orang-orang Korea saja yang mengaksesnya, tapi juga pengunjung dari berbagai negara di Eropa!" papar Yesung dengan semangat. Mendengar kabar baik tersebut wajah Siwon langsung berubah bahagia.
"Benarkah itu? Ini sebuah langkah yang baik! Terimakasih hyung, kau sudah bekerja dengan baik hari ini!" Siwon tersenyum sambil menepuk pundak Yesung berterimakasih.
"Tak masalah. Kurasa hal ini juga bisa terjadi berkat ide brilianmu untuk memajang Kyuh-ani, Kyuyoung maksudku, sebagai headline picture di laman situs kita. Kemunculan sosok Kyuyoung dalam headline picture itu membuat mereka begitu tertarik dengannya, dan jika dalam peluncuran edisi terbaru majalah kita nanti kita memajang foto-foto Kyuyoung didalamnya, sudah dapat dipastikan kita akan mendapatkan respon yang sangat baik dari para pembaca." Kata Yesung. Siwon mengangguk.
"Kau benar hyung. Ah sudahlah, lebih baik kita pergi makan siang dulu, biar aku yang mentraktirmu." Timpal Siwon semangat sambil merangkul pundak Yesung utuk berjalan bersamanya menuju kafetaria.
.
.
~WonKyu~
.
.
Siang ini Changmin dan Kyuhyun sedang bersekolah. Mereka berdua sedang berada di dalam kelas untuk mengikuti mata pelajaran yang dijadwalkan, namun berhubung guru pengajar mereka kali ini tidak masuk, jadilah mereka berdua bersama teman-teman sekelasnya mendapatkan jadwal kosong yang tak akan disia-siakan oleh mereka.
Kini Kyuhyun duduk disamping tempat duduk Changmin –berhubung si penghuni kursi itu sedang tidak ada, mereka berdua tampak sibuk menghadap layar posel milik Kyuhyun. Sedang apa mereka?
"Changmin-ah, siap! Satu, dua, cheese!" Oh ternyata kedua makhluk kita ini sedang melakukan aksi narsis yang dinamakan self camera. Oh benar-benar, disaat anak-anak lain sibuk berceloteh dengan teman-temannya pada saat jam kosong seperti ini, tetapi dua makhluk yang berasal dari spesies(?) yang berbeda ini malah asik berfoto-foto ria.
"Yah Changmin-ah! Kerucutkan bibirmu dengan benar! Kau malah terlihat seperti seekor bebek jika seperti itu." omel Kyuhyun saat melihat hasil foto mereka, terlihat dalam foto itu mereka berdua yang berpose aegyo dengan mengerucutkan bibir mereka, namun Kyuhyun merasa tidak puas dengan ekpresi yang dikeluarkan Changmin.
Changmin mengeluh, "Oh ayolah Kyu, aku tidak bisa berpose semanis dirimu. Aku ini bertampang lelaki sejati yang tampan." Katanya. Kyuhyun hanya memasang ekspresi face palmnya karena disaat mengeluh seperti itu pun Changmin masih bisa bersikap narsis.
Ping!
Tiba-tiba, ponsel Kyuhyun yang sedang digenggamnya bergetar menampilkan sebuah penanda pesan pada layarnya. Kyuhyun pun segera mengecek isi pesan tersebut.
From: Siwon Ahjussi Mesum
Kyu, hari ini datanglah ke kantor. Aku punya kabar baik untukmu! Jangan sampai tidak datang, tapi jangan coba-coba untuk mengajak Changmin ya, aku bisa dicincang olehnya nanti. See u! ^^
Begitulah kiranya isi pesan singkat Siwon, sejenak rasa kesal yang dirasakannya pada Siwon sejak kemarin sedikit menguap karenanya. "Semoga ahjussi jelek itu tidak mengerjaiku kali ini." Kata Kyuhyun sambil tersenyum jaim(?), nyatanya ia tidak bisa benar-benar kesal pada bos tampan barunya itu.
Changmin yang duduk disamping Kyuhyun pun menatapnya aneh. Kenapa bocah itu malah tersenyum-senyum sendiri setelah melihat isi pesan singkatnya? Mungkin Kyuhyun baru saja memenangkan undian lotere, pikir Changmin ngaco =_=
.
.
~WonKyu~
.
.
Sepulang sekolah Kyuhyun segera berlari menuju halte bis untuk mengejar jadwal keberangkatan bis yang hampir saja dilewatinya, ia tak mau jika harus menunggu sekitar satu jam lagi untuk dapat menaiki bis selanjutnya. Kyuhyun duduk di sebuah kursi kosong di bagian depan bis dan menikmati perjalanan singkatnya menuju kantor agensi milik Siwon.
Setelah sampai Kyuhyun pun langsung naik menuju lantai empat dimana ruangan kerja Siwon berada setelah sebelumnya ia mengirimi Siwon sebuah pesan singkat bahwa ia sudah sampai. Begitu Kyuhyun memutar kenop pintu ruangannya, Siwon sudah menunggunya didalam.
"Selamat datang Kyu" sambut Siwon seraya tersenyum. Kyuhyun terkesiap akan pesona yang Siwon pancarkan.
"U-uhm, ada apa kau menyuruhku kemari, ahjussi?" tanya Kyuhyun to the point sambil menarik sebuah kursi dihadapan meja kerja Siwon.
Siwon menyodorkan sebuah tablet pada Kyuhyun, ia pun menerimanya dengan sedikit bingung. "Lihatlah!" perintah Siwon.
Kyuhyun mengamati layar tablet tersebut sambil menggeserkan tampilannya kebawah perlahan-lahan. "Ahjussi? Kenapa ada fotoku disini?" tanya Kyuhyun, Siwon menjawab, "Itu foto pra-debutmu, coba baca komentar-komentar para pembaca dibawahnya" katanya.
Kyuhyun menatap kolom komentar yang dimaksud Siwon dengan cermat, dalam waktu yang singkat perlahan-lahan wajah Kyuhyun berubah merah.
SoHwanxxx9qu: Siapa gadis cantik ini? Mengapa ia terlihat begitu bersinar dibalik kostumnya?! aku tidak bisa membayangkan jika ia berpose naked, pasti akan sangat bagus!
MiBakSo1234: Nosebleed attack! Ia benar-benar sexy! Aku ingin menjadikannya sebagai pacarku!
Truesmx1q437: Wow! Kyuyoung? Nama yang cantik, ia benar-benar sexy, siapa pun nona muda ini sebenarnya aku sangat ingin menciumnya!
Milk429: Aku akan menunggu saat debutnya nanti! Aku menginginkan foto naked darinya hahaha
Begitulah beberapa komentar yang terdapat pada artikel foto pradebut milik Kyuhyun. Sedangkan si model cantik sendiri tersenyum geli antara senang, malu, dan bingung.
"Ahjussi, apa ini nyata? A-apa aku secantik itu?" tanya Kyuhyun polos sambil menatap Siwon dengan wajahnya yang merona.
"Tentu saja, kalau kau tidak cantik mana mungkin kau disukai mereka" jawab Siwon cuek sambil memfokuskan perhatiannya pada layar ponsel yang sedang digenggamnya. Kyuhyun cemberut melihat respon Siwon yang menurutnya sedikit menyebalkan itu.
"Lalu setelah ini apa? Apa kau menyuruhku datang kemari hanya untuk memperlihatkanku komentar-komentar ini?" kata Kyuhyun agak sedikit dongkol. Siwon mengalihkan perhatiannya pada Kyuhyun.
"Aku ingin mengajakmu belanja kali ini." Sahut Siwon singkat. Kyuhyun cengo sesaat.
"Belanja? Belanja apa?" tanya Kyuhyun.
"Berbelanja baju lah." Jawab Siwon. Kyuhyun mengernyit.
"Kenapa harus mengajakku segala?" tanyanya lagi.
Siwon tersenyum sok misterius, "Kau juga akan tahu nanti.." ucapnya perlahan-lahan.
Oh no, Kyuhyun sniff something bad after this.
.
.
~WonKyu~
.
.
Kini Kyuhyun dan Siwon sedang berada disalah satu butik pakaian terkenal disalah satu pusat perbelanjaan yang paling terkenal di Seoul. Terlihat Siwon sedang asik mengelilingi butik tersebut sedangkan Kyuhyun hanya mengekorinya dari belakang, sesekali Siwon berbalik menghadap Kyuhyun dan memandangnya sebentar kemudian ia kembali berjalan.
Sudah hampir satu jam lamanya mereka berputar-putar dalam butik ini, menjelajahi setiap rak pakaian satu persatu. Namun yang Kyuhyun herankan bukan karena melihat Siwon yang berbelanja begitu lama, melainkan apa yang dipilih oleh makhluk mesum itu. Terdaftar mulai dari celana berukuran minim, kemeja-kemeja berkerah rendah, dan yang paling parah adalah gaun malam dengan tampilan blink-blink. Masa iya Siwon akan membeli baju itu untuk dirinya sendiri? Mengerikan sekali -_-
"Ahjussi, kau sebenarnya akan membeli baju-baju itu untuk siapa sih? Banyak sekali." Tanya Kyuhyun keheranan.
"Untuk siapa saja boleh." Jawab Siwon acuh sambil menatap jajaran dress pendek dihadapannya. Kyuhyun berpikir sebentar..
"Untuk pacarmu ya, Ahjussi? Waaah kekasihmu beruntung sekali, kalau aku jadi dia pasti aku akan sangat senang." Kata Kyuhyun sambil ikut memperhatikan jejeran dress dihadapannya. Siwon menatap Kyuhyun lekat-lekat.
"Kalau begitu cepat coba semua bajunya!" Siwon menyodorkan baju-baju yang sedari tadi pegangnya ke arah Kyuhyun.
"Eh?" Kyuhyun cengo menatap uluran baju dari Siwon.
"Kau kan yang bilang kalau misalnya kau menjadi kekasihku pasti akan merasa senang jika diberi baju-baju ini, makanya cepat coba pakaiannya!" perintah Siwon lagi, Kyuhyun semakin cengo dibuatnya.
"Aku? Baju-baju ini? Aku kan bukan wanita dan bukan pacarmu!" sahut Kyuhyun kesal. Siwon tersenyum miring.
"Memang siapa juga yang bilang kalau misalnya aku sudah punya pacar? Aku membeli baju ini untukmu, sudah cepat sana ganti!" Tanpa belas kasihan Siwon langsung mendorong Kyuhyun menuju kamar pas saat ia masih sedikit melamun. Kyuhyun yang sadar bahwa ditangannya sudah ada setumpuk baju wanita segera menjerit histeris.
"AHJUSSI GILAAAA! AKU TIDAK MAUUUUU!"
.
.
~WonKyu~
.
.
"Kyu? Sudah belum? Lama sekali."
Hening. Tidak ada sahutan sama sekali dari Kyuhyun yang sejak lima belas menit yang lalu terus berdiam diri didalam kamar pas tersebut. Siwon khawatir jika saja Kyuhyun malah pingsan didalam sana karena harus mencoba pakaian-pakaian wanita yang 'super' itu.
"Kyu, kalau begitu aku masuk saja ya?" panggil Siwon lagi dari luar, ia sudah mengambil ancang-ancang akan membuka pintu didepannya itu sebelum terdengar sebuah suara yang begitu galak ditelinganya.
"Tidak usah masuk! Kau pulang saja sana!" sahut Kyuhyun dari dalam. Bersikap masa bodoh, dengan santainya Siwon menarik pintu kamar pas itu dan langsung berniat untuk melangkah kedalamnya dan menemui Kyuhyun.
Cklek(?)
Pintu terbuka, padahal jika tadinya Kyuhyun tidak ingin ia masuk ia bisa mengunci pintunya dari dalam, tapi buktinya Kyuhyun tidak menguncinya sama sekali.
"Gyaaa!" terdengar pekikan kecil ketika pintu kamar pas terbuka. Siwon langsung menatap objek yang telah berada didepannya tanpa berkedip.
Deg
'Demi Tuhan, makhluk apa yang sebenarnya sedang berada didepanku ini..'
"Ahjussi? Ahjussi? Jangan lihat aku seperti itu!" Kyuhyun menendang kaki Siwon yang kini malah terbengong menatapnya dengan tatapan yang sedemikian rupa.
"Aduh! Jangan menendangku seperti itu!" seru Siwon kesakitan.
"Siapa suruh kau memandangiku seolah-olah kau sedang bertemu seorang dewi(?) seperti itu" balas Kyuhyun kesal. Siwon terkekeh.
"Hehehe, habisnya kau cantik sekali memakai baju seperti itu, sudah seperti wanita sungguhan saja" mendengar ucapan Siwon itu wajah Kyuhyun memerah.
"Kau berlebihan!" ujarnya tersipu. Sebersit niat jahil menghampiri otak Siwon.
"Mau makan malam bersamaku, nona manis?" goda Siwon, Kyuhyun melotot.
"Kau gila!" sahutnya kesal-kesal kucing(?) (a/n: ini maksa banget -_-). Siwon terkekeh senang, godaan-godaan sekecil itu pun ternyata mampu membuat Kyuhyun tersipu malu seperti ini.
"Ya sudah, ini sudah sore, cepat ganti lagi pakaianmu dan keluarkan pakaian yang akan dibelinya. Aku akan mengantarmu pulang." Kata Siwon sambil beranjak meninggalkan Kyuhyun sendiri di kamar pas itu setelah menerima uluran setumpuk pakaian darinya.
Selagi menunggu Kyuhyun selesai berganti pakaian, Siwon terlihat sedikit berpikir sambil terduduk di kursi yang disediakan butik tersebut. Ia mengingat kembali bagaimana cantiknya penampilan Kyuhyun dengan pakaian wanita tadi, tapi tampaknya masih ada yang kurang. Dadanya, ya, dada Kyuhyun masih terlihat sangat rata dibalik gaun berlingkar dada besar itu.
Siwon memutar otaknya sebentar, kemudian ia menghampiri meja kasir dan menyerahkan belanjaannya, tak lupa ia sedikit berbisik-bisik pada si kasir wanita tersebut.
"Permisi, bisakah kau memberiku sepasang silikon eksternal dan memasukannya kedalam daftar belanjaan?" bisik Siwon dihadapan kasir itu, semula si kasir menampilkan ekspresi heran namun kemudian ia tersenyum.
"Baik, ukuran apa yang anda inginkan? Yang besar, yang sedang, atau yang kecil?" tanya kasir wanita itu tak kalah berbisiknya. Siwon tersenyum.
"Tolong berikan yang besar" jawabnya pasti. Kasir itu pun tersenyum kemudian menghilang sebentar, tak lama ia kembali dengan dua buah benda kenyal yang sewarna dengan kulit kemudian memasukannya kedalam daftar belanjaan milik Siwon.
"Semuanya menjadi delapan ratus lima puluh ribu won, Tuan" kata si kasir, Siwon pun memberikan kartu kreditnya untuk membayar belanjaannya.
"Terimakasih" kata Siwon sambil beranjak pergi sambil meninggalkan meja kasir. Tepat setelah itu Kyuhyun sudah keluar dari kamar pas dan menunggunya di kursi yang sempat didudukinya tadi.
"Ayo pulang, Kyu" ajak Siwon sambil melangkah keluar diikuti Kyuhyun yang berjalan disampingnya.
.
.
~WonKyu~
.
.
Sepanjang perjalanan pulang menuju rumah Kyuhyun, pasangan atasan dan anak didik ini saling beradu argumen satu sama lain akibat ulah Siwon yang menurut Kyuhyun sangat seenaknya itu. Kyuhyun sudah diberi tahu bahwa baju-baju yang tadi dibeli Siwon adalah untuknya, termasuk sepasang silikon eksternal didalamnya. Yang membuat Kyuhyun merasa amat sangat dongkol, kini ia benar-benar harus merubah penampilannya seperti perempuan, tidak hanya baju wanita yang harus dikenakannya melainkan dengan segala tetek bengek yang melengkapi penampilannya. Sungguh, ini benar-benar sulit.
"Ahjussi, bisakah aku tidak harus memakai benda menjijikan itu? Demi apapun di dunia ini, benda kenyal itu benar-benar menggelikan"
"Tidak bisa, Kyu. Kau harus mengenakannya selagi kita mengambil gambar, sebenarnya bisa saja jika kita ingin bergantung pada teknologi masa kini yang dapat mengubah tampilan fisikmu dalam sekejap, tapi itu terlalu beresiko karena dapat mengungkapkan indentitas aslimu. Kita butuh sesuatu yang nyata Kyu. Dengan begitu semuanya akan terlihat natural" timpal Siwon.
Ah, Kyuhyun benar-benar tidak bisa mengelak lagi kali ini. Siapapun wanita yang memakai bantalan silikon untuk 'mengelabui' penampilannya, sesungguhnya ia adalah seseorang yang sangat menyedihkan.
Tibalah hingga mobil yang Siwon kemudikan memasuki sebuah area perumahan elit dimana rumah Kyuhyun berada. Kyuhyun menginstruksikan Siwon untuk menghentikan mobilnya tepat didepan gerbang sebuah rumah besar berwarna putih milik keluarga Tan.
"Nah, sudah sampai. Ini adalah rumahku, Ahjussi." Kata Kyuhyun selagi melepas seatbelt yang dikenakannya. Siwon tampak melihat-lihat muka rumah Kyuhyun.
"Rumahmu bagus juga." Responnya. Kyuhyun tersenyum pada Siwon.
"Terimakasih telah mengantarkanku pulang, Ahjussi. Apa kau mau mampir dulu?" tanya Kyuhyun berbaik hati demi membalas kebaikan yang Siwon lakukan karena telah mengantarnya pulang. Siwon menggeleng kecil.
"Tidak usah, mungkin lain kali aku akan mampir. Kali ini aku harus segera pulang, ayo cepat turun." Jawab Siwon sambil mengusap kepala Kyuhyun gemas melihat ekspresi namja imut itu yang terlihat sedikit kecewa.
"Baiklah, aku turun. Hati-hati dijalan ne, Ahjussi. Jangan mengemudi terlalu cepat, karena itu berbahaya! Hehe" kata Kyuhyun sambil membuka pintu mobil yang ditumpanginya sambil menenteng tas berisi pakaian yang dibelikan Siwon. Setelah memastikan Kyuhyun masuk kedalam rumahnya, Siwon pun segera meluncur pergi bersama BMW mewahnya.
.
.
~WonKyu~
.
.
"Aku pulang~" teriak Kyuhyun saat ia masuk kedalam rumah sambil melepas sepatunya asal-asalan, kemudian ia melihat ibunya menghampirinya dari arah dapur.
"Aigooo, tumben sekali putri kecil Umma pulang sesore ini, apa kau sudah ada kelas tambahan?" tanya Heechul begitu melihat batang hidung Kyuhyun dihadapannya. Kyuhyun tersenyum garing padanya.
"Yaaa, begitulah.." jawabnya asal. Heechul mengangguk-anggukkan kepalanya saja.
"Baiklah, kalau begitu cepatlah mandi. Sebentar lagi makan malam siap dan appamu akan segera pulang." Perintah Heechul, kemudian ia pergi meninggalkan Kyuhyun untuk kembali memasak.
Kyuhyun pun segera pergi ke kamarnya, namun bukan menuruti apa yang diperintahkan ibunya, Kyuhyun malah menjatuhkan tubuhnya keatas kasur king sizenya yang super empuk. Ia menggeliat meregangkan tubuhnya perlahan, kemudian ia ingat bahwa saat di butik tadi ia belum sempat mencoba seluruh pakaiannya.
Maka Kyuhyun pun bergegas menghampiri tas berisi pakaian yang ia geletakan begitu saja di dekat pintu masuk. Kemudian ia menarik sebuah gaun malam berukuran sangat-sangat minim berwarna keperakan dari dalamnya dan ia langsung menanggalkan seragam yang masih dikenakannya. Perlahan tapi pasti Kyuhyun memasukkan dirinya kedalam gaun tersebut, dan ajaib, ukuran bajunya benar-benar pas ditubuhnya! Siwon benar-benar memiliki mata yang tajam juga teliti.
Kyuhyun pun melangkahkan kakinya menuju sebuah cermin besar yang ada dibalik lemari pakaiannya. Ia mencoba untuk melihat pantulan dirinya disana. Dan begitu tercengangnya Kyuhyun saat ia melihat penampilannya sendiri.
"I-ini.. benar-benar aneh. Aku benar-benar terlihat seperti perempuan.." Kyuhyun yang sedikit shock melihat pantulah dirinya di cermin. Ia meraba wajahnya dengan perlahan, dan ia pun mengakui bahwa wajahnya yag ia anggap tampan ini terlihat begitu cantik saat ia memakai pakaian wanita seperti ini.
Tapi ada yang sedikit mengganggu Kyuhyun dari baju ini. Ia merasa seakan-akan baju ini akan merosot(?) dari tubuhnya akibat bagian atas gaun yang memiliki space lebih(?) untuk menutupi bagian dada wanita, sedangkan 'dada' Kyuhyun sendiri rata sekali. Teringat dengan benda laknat yang Siwon belikan eksklusif untuknya, dengan nekat Kyuhyun meninggalkan rasa gelinya untuk saat ini demi mencoba mengenakan benda itu pada tubuhnya.
Kyuhyun mengambil sepasang benda kenyal yang terbungkus sebuah kotak kecil dari dalam tas belanjaannya. Saat ia mencoba memegangnya, rasa geli langsung menyergap tubuhnya.
'Tidak apa-apa, ini kan hanya coba-coba saja' kata Kyuhyun dalam hati mencoba menghibur(?) dirinya sendiri.
Awalnya Kyuhyun bingung bagaimana cara memakaikan benda ini pada tubuhnya, namun setelah memutar otaknya sebentar akhirnya ia mengerti. Ia menyelipkan benda kenyal itu diantara dada dan baju yang dikenakannya, ia menyelipkannya satu persatu dan memposisikannya hingga dalam keadaan yang simetris(?) dan terlihat natural. Sekarang setelah memakai silikon eksternal itu Kyuhyun tidak lagi merasakan kekosongan(?) pada baju bagian atasnya. Ia mendesah lega.
"Tapi tetap saja, benda kenyal-kenyal ini melekat di dadaku seolah-olah aku benar-benar memiliki dada besar seperti seorang wanita. Ini sangat menggelikan sekaligus menjijikan." Kyuhyun berbicara pada dirinya sendiri sambil menatap cermin dihadapannya.
Sudahlah, mau bagaimana lagi, ini memang sudah ketetuannya untuk berpenampilan seperti wanita, toh ini juga kan untuk karirnya. Tapi ia bertekad dalam hatinya untuk dapat terlepas dari pakaian-pakaian wanita ini secepatnya, walaupun sebenarnya ia belum terlalu memikirkan bagaimana caranya.
Tetapi ada satu hal yang Kyuhyun yakini dapat membuatnya terlepas dari penyamarannya ini.
Memiliki bentuk tubuh ideal seorang lelaki sejati.
Yeah, Kyuhyun need to be a manly-looked boy if he want to be a 'real' model.
Sepertinya ia harus meminta bantuan seseorang kali ini.
TO BE CONTINUED
A/N: Holaaaaa~ The Bloody Phoenix is hereeee~ hehehe
Akhirnya kita berjumpa lagi setelah sekitar dua minggu saya menghilang. Tadinya selama bulan ramadhan ini saya mau hiatus, tapi apa daya tangan saya udah gatel pengen nulis -_- hehe. Mohon maaf ya apabila di chapter kali ini ceritanya sedikit garing, soalnya saya mencoba untuk tidak memasukkan hal-hal yang 'menyerempet' kearah ehm gitu (tapi tetap saja sih ada yang sedikit menjurus juga -_-), ya hitung-hitung untuk menghormati kalian yang misalnya membaca ini selagi berpuasa. Sudah deh, saya bingung mau bicara apa lagi -_-a.
Akhir kata saya ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada kalian yang sudah bersedia mendukung dan mengikuti jalan cerita ff gaje ini :) Tanpa kalian saya bukan apa-apa ^^
Mohon maaf lahir batin semuanya, selamat berpuasa bagi yang menjalankan! Bye!
Sign,
The Bloody Phoenix
