Being Manly? © The Bloody Phoenix
Disclaimer: The Characters in this fanfiction are belongs to God, SM Entertainment, their family and them self.
Casts: Choi Siwon, Cho Kyuhyun, Shim Changmin, Kim Heechul, Tan Hangeng, and other supported casts.
Pairing: WonKyu (Choi Siwon x Cho Kyuhyun)
Genre: Romance, Comedy
Rated: PG-15
Warning: The plot of this fanfiction are originally MINE. Plagiators, Copy-caters, etc. are NOT ALLOWED here. Please click the 'x' button if this fanfiction are not suit to you.
Boy x Boy/Shounen ai, OOC, a story from a beginner author, an absurd plot, full of gajeness, typo(s).
Summary: Cho Kyuhyun, seorang remaja manis bergelar The Little Princess, memiliki ambisi kuat untuk menjadi seorang model profesional. Suatu hari ia mendapatkan peluang untuk menjadi seorang model di sebuah majalah –yang sialnya- adalah majalah untuk pria dewasa!
Hope you guys enjoy the story,
Don't like don't read please~
. . .
.
Part Four: Kyu Hercules
Hari ini matahari kembali bersinar untuk ke-sekian ratus kalinya dalam tahun ini. Sudah beberapa hari berlalu sejak insiden 'silikon eksternal' antara Siwon dan Kyuhyun. Kalian pasti tidak lupa dengan itikad besar Kyuhyun untuk dapat terlepas dari identitas penyamarannya sebagai wanita.
Sama halnya dengan kemarin, uri Tan Kyuhyun yang biasanya selalu tertidur layaknya seorang Sleeping Beauty (jika kita tidak ingin menyebutnya tidur seperti seekor kerbau, maka sebut saja begitu), kali ini ia terbangun pada pukul enam pagi; sekitar satu jam lebih awal dari jadwal bangun tidurnya yang biasa. Setelah bangun dan mencuci muka serta menyikat giginya, Kyuhyun segera berlarian keluar dari kamarnya.
"APPAAAAA~~"
Si makhluk imut satu ini sudah membuat kebisingan di dalam rumah pagi-pagi begini. Ibunya yang kebetulan sedang mempersiapkan sarapan di dapur segera menghampiri si bocah kesayangannya itu.
"Yah, Kyuhyun! Kalau kau mau mencari appamu tidak usah berteriak-teriak seperti itu! Itu, appamu baru saja keluar tadi."Sembur Heechul yang kesal karena ketentraman rumahnya ini menjadi terusik akibat ulah Kyuhyun. Kyuhyun sendiri hanya menyengir tanpa dosa pada ibunya dan segera melesat pergi mengejar ayahnya yang sedang pergi keluar.
Kyuhyun berlari-lari kecil di area perumahan yang ditempatinya, di ujung pertigaan jalan ia melihat ayahnya yang sedang melakukan aktifitas yang sama sepertinya, berlari-lari dengan gerak statis yang dapat kita sebut sebagai jogging.
"Appaaaa!" teriak Kyuhyun memanggil ayahnya yang langsung membuat kepala keluarga Tan tersebut menoleh dan berbalik.
"Aigoo, anak appa ingin ikut jogging lagi eoh hari ini?" kata Hangeng saat Kyuhyun telah berada dihadapannya. Sepasang ayah dan anak itu pun kembali berlari berdampingan.
"Tentu saja. Aku kan ingin menjaga kesehatan tubuhku juga seperti yang appa lakukan."Sahut Kyuhyun. Hangeng tersenyum.
"Walaupun ini terasa mendadak, tetapi tidak buruk juga untukmu Kyu" kata Hangeng sambil mempercepat tempo larinya. "Ayo, Kyu. Kita coba untuk berlari lebih cepat"
Sekitar satu jam mereka berlari mengelilingi area perumahan, akhirnya Kyuhyun dan appanya memutuskan untuk kembali ke rumah mereka karena ia dan Kyuhyun harus segera bersiap untuk berangkat ke sekolah dan kantor.
"Haaah, appa, rasanya kakiku ini akan patah sekarang juga. Pegaaaaaal sekali.." keluh Kyuhyun saat ia dan appanya berduduk-duduk santai di kursi meja makan mereka setelah sebelumnya ia pergi membersihkan dirinya terlebih dahulu. Heechul yang juga berada disana sedang menghidangkan masakan yang dibuatnya.
"Tidak usah mengeluh, Kyu. Lagipula kau kan belum terbiasa, makanya jadi seperti itu" respon Hangeng.
"Iya, lagipula kau tumben sekali mau merelakan waktu tidurmu hanya untuk sekedar ikut jogging dengan appamu. Biasanya kau paling malas untuk melakukan hal seperti itu." Heechul ikut berkomentar. Kyuhyun hanya mengangkat bahunya tidak membalas perkataan ibunya. Mereka pun mulai menyantap hidangan sarapan mereka.
Kyuhyun tampak semangat sekali memakan makanannya, "Appa, jika nanti appa akan pergi fitness tolong ajak aku ya!" kata Kyuhyun disela kunyahannya. Hangeng dan Heechul yang kaget mendengar permintaan anak mereka saling bertukar pandangan.
"Heh? Kau ingin ikut?" tanya Hangeng keheranan. Kyuhyun menganggukkan kepalanya tanpa menghadapkan wajahnya langsung pada Hangeng. Hangeng saling menatap dengan istrinya lagi.
"Haish, eomma rasa otakmu mulai tidak waras Kyu" cibir Heechul saat mendengar permintaan aneh anaknya itu. Kyuhyun sendiri hanya melanjutkan kegiatan makannya dengan cuek.
"Eomma, Appa, aku sudah selesai. Aku berangkat ke sekolah dulu."
.
.
~WonKyu~
.
.
Kyuhyun terduduk sendirian di dalam kelas ketika jam istirahat berlangsung, tidak ada Changmin yang biasanya selalu menemaninya itu. Jaejoong ahjumma –dia adalah ibunya Changmin- bilang kalau teman setannya itu sedang sakit, malang sekali nasibnya. Mungkin Kyuhyun baru akan menjenguknya besok kalau-kalau Changmin masih tidak sekolah.
Berhubung Changmin yang notabenenya adalah sahabat terbaiknya yang selalu siap sedia membantunya kapan pun itu sedang sakit, ia jadi tidak punya teman untuk bertanya. Karena bingung harus bertanya pada siapa lagi, akhirnya Kyuhyun memutuskan untuk bertanya pada mbah Google saja.
Kyuhyun membuka aplikasi search engine terkemuka itu di ponselnya, kemudian ia mengetikkan sesuatu lalu mulai mencari hasilnya. Ia mencari artikel-artikel tentang 'Cara membentuk tubuh ideal dalam waktu singkat', dan dari rata-rata jawaban yang ditemukannya; hampir semua artikel mengatakan bahwa fitness lah cara yang terbaik. Oh, perkiraan Kyuhyun akan hal itu tadi malam benar!
Kyuhyun sekarang berpikir lagi. Ia meminta kepada appanya untuk dapat ikut ke tempat fitness bersamanya, tetapi appanya itu hanya pergi ke tempat gym sekitar seminggu sekali. Sedangkan sekarang ia butuh latihan rutin untuk mempercepat proses pembentukan tubuhnya.
Ada satu nama yang dapat menjadi alternatif bagi Kyuhyun, Choi Siwon, manusia dengan bentuk tubuh paling sempurna yang pernah dikenalnya.
.
.
~WonKyu~
.
.
Siang ini sekolah Kyuhyun membubarkan para muridnya lebih awal dari biasanya. Beruntung bagi Kyuhyun karena ia bisa langsung menjalankan misinya lebih cepat. Tadi ia sudah mengirim pesan singkat pada Siwon, ia bertanya Siwon sedang ada dimana, dan kurang dari lima menit kemudian Siwon membalasnya, ia bilang ia sedang berada di Gym Center. Pas.
Kyuhyun pun menyetop sebuah bis yang dapat membawanya menuju Seoul Gym Center, jaraknya agak jauh dari sekolahnya. Setelah menghabiskan sekitar 20 menit diperjalanan, akhirnya Kyuhyun pun sampai dan langsung menaiki lift menuju ruagan gym di lantai dua. Disana ia melihat Siwon sedang melakukan gerakan entah-apa-namanya.
"Ahjussi!" panggil Kyuhyun. Siwon menoleh.
"Halo Kyu. Tumben sekali kau mau datang kesini, ada apa?" tanya Siwon sambil menghentikan kegiatannya sebentar.
"Aku mau ikut latihan denganmu" jawab Kyuhyun sambil meletakkan tas sekolahnya sembarangan, ia juga membuka seragamnya cepat-cepat.
"Y-yah! Apa yang mau kau lakukan hah?" tanya Siwon shock melihat Kyuhyun membuka bajunya dengan santai dihadapannya.
"Tenang saja ahjussi, aku sudah memakai baju lagi didalamnya" jawab Kyuhyun setelah ia berhasil melucuti seluruh seragam sekolahnya. Siwon menghela nafasnya lega.
'Kukira ia akan benar-benar bertelanjang dihadapanku'batin Siwon.
"Ayo ahjussi, tolong pimpin aku untuk melakukan pemanasan" pinta Kyuhyun, Siwon hanya mengangguk mengiyakan dengan sedikit bingung.
Satu, dua, tiga, empat, Kyuhyun mengikuti gerakan yang diikuti Siwon. Setelah selesai pemanasan Kyuhyun mengambil waktu sebentar untuk mengambil botol minumnya didalam tas.
"Kyu, apa kau sedang kerasukan setan? Tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba saja kau ingin ikut latihan fisik, padahal waktu aku menyuruhmu untuk latihan kau tidak mau."Tanya Siwon keheranan. Kyuhyun mendecak.
"Ahjussi kepo ah. Sudah tidak usah banyak tanya, yang penting kau ajari aku untuk dapat membentuk tubuhku sehingga akan ada daging kotak-kotak(?) di perutku nantinya" bela Kyuhyun.
"Itu namanya sixpack Kyu, dan yang benar itu namanya otot, bukan daging" ralat Siwon mengoreksi perkataan Kyuhyun.
"Ya ya, terserah"
Kyuhyun berjalan dan menaiki sebuah trackmill, ia menoleh pada Siwon.
"Tombol on nya kan?" tanya Kyuhyun memastikan sambil menunjuk sebuah tombol berwarna hijau di atas panel pengatur. Siwon mengangguk.
Kyuhyun pun menyalakan trackmill nya dan ia mulai berlari ditempat dengan santai, sesekali ia menambah kecepatannya. Sedangkan Siwon sendiri sibuk memperhatikan pergerakan bocah yang menurutnya lucu itu. Setelah merasakan lelah pada kakinya Kyuhyun pun mematikan mesin trackmill itu.
"Haah, ternyata berlari di trackmill itu melelahkan juga ya" kata Kyuhyun sambil menghampiri Siwon yang duduk tak jauh darinya. Mata Kyuhyun terpancing oleh sebuah deretan benda berukuran kecil-kecil(?) di dekat mesin trackmill.
"Ahjussi, itu benda apa?" tanya Kyuhyun sambil menunjuk benda-benda itu.
"Oh, ini namanya barbel" kata Siwon sambil mengambil salah satu diantaranya yang berukuran paling kecil dan mengangkatnya dengan satu tangan.
"Cara menggunakannya seperti ini," Siwon mempraktikkan cara menggunakan barbel tadi, "Ini gunanya untuk mengencangkan juga melatih bentuk otot bisep dan trisep" katanya.
Kyuhyun mengangguk-angguk mengerti, ia tampak tertarik dengan benda bernama barbel tersebut.
"Ahjussi, aku ingin mencoba menggunakannya" Siwon mengangguk kemudian memberikan barbelnya kepada Kyuhyun. "Hati-hati, jangan kau tumpukan semua beban barbelnya pada telapak tanganmu, gunakan juga tenaga dari lenganmu"
Awalnya Kyuhyun terlihat kepayahan, namun setelah dibantu membenarkan posisi barbelnya oleh Siwon ia dapat memegangnya dengan baik.
"Uh berat sekali~" keluh Kyuhyun saat mencoba melipat lengannya dengan barbel yang membebaninya.
"Ah barbel ini berat, lenganku pegal" Kyuhyun pun meletakkan barbelnya ke lantai. Kemudian ia memposisikan dirinya untuk duduk disamping Siwon.
"Payah sekali, baru mengangkat barbel kecil seperti itu saja sudah bilang berat" ledek Siwon sambil memeletkan lidahnya yang dibalas Kyuhyun dengan perlakuan serupa.
Kyuhyun menarik tas yang diletakannya diatas lantai, ia merogoh bagian terkecil dari tasnya kemudian mengambil hanphonenya. Iseng, dia membuka laman pencarian.
"Ahjussi, menurutmu binaragawan yang memiliki tubuh paling bagus itu siapa?" tanya Kyuhyun. Siwon berpikir sebentar.
"Sebenarnya banyak sih yang memiliki tubuh yang bagus, contohnya saja para binaragawan Australia ataupun Amerika. Tapi ada satu binaragawan yang menurutku paling bagus adalah Agung Hercules"
Kening Kyuhyun mengerut, "Dia orang Amerika?"
Siwon menggeleng, "Dia orang Indonesia. Coba cari saja"
Kyuhyun mengangguk patuh lalu mengetikkan keywords'Agung Hercules' pada laman pencariannya. Tak lama proses pencarian itu pun selesai, banyak sekali foto-foto yang muncul pada layar handphonenya.
"Waaaah, kau benar ahjussi! Badannya bagus!" seru Kyuhyun semangat sambil memperhatikan foto-foto Agung Hercules tersebut dengan seksama.
"Wah wah, Ahjussi, lihat ini! Agung Hercules menggunakan barbelnya sebagai microphone(?)" kata Kyuhyun takjub. Siwon ikut memperhatikan apa yang sedang dilihat Kyuhyun.
"Dia hebat sekali bukan? Kudengar ia juga seorang penyanyi" sahut Siwon. Kyuhyun membulatkan bibirnya kagum.
"Ya dia hebat. Aku ingin memiliki tubuh sepertinya, menjadi penyanyi yang menggunakan barbel sebagai microphonenya, dan aku akan mengganti nama panggungku sebagai Kyu Hercules"
GUBRAK
.
.
~WonKyu~
.
.
Menyesal Siwon telah memberitahu Kyuhyun tentang Agung Hercules. Lihat saja kini pria muda itu malah diacuhkan Kyuhyun dan dibiarkan menyendiri di pojok ruangan, sedangkan Kyuhyun malah asik bergulat dengan benda-benda kebugarannya.
"Kyu, istirahatlah dulu! Apa kau tidak merasa capek mengangkat barbel terus sedari tadi?" tanya Siwon sedikit dongkol.
"Nanti saja, aku masih ingin latihan" sahut Kyuhyun keras kepala. Kasihan melihatnya berkeringat banyak dan terlihat kehausan, Siwon menghampirinya dengan membawakan sebuah handuk kecil dan sebotol air mineral.
Grep
"Ayo duduk dulu!" Siwon menarik satu lengan Kyuhyun yang bebas.
"Waeeee?" tanya Siwon kesal karena lagi-lagi Kyuhyun terdiam ditempatnya.
"Sudah disini saja, kemarikan botolnya" sahut Kyuhyun sambil mengambil botol air mineral yang dipegang Siwon. Ia langsung meneguknya tanpa ampun, melihat itu Siwon tersenyum.
Si pria bertenaga kuda itu pun mengusapkan handuk kecil yang dibawanya kewajah dan tubuh Kyuhyun yang telah bercucuran keringat dengan lembut. Saking lembutnya Kyuhyun sampai terlena dan memberanikan diri untuk menatap wajah Siwon dari dekat.
"Ahjussi~~" panggil Kyuhyun lembut, wajahnya menampilkan sebuah senyuman manis saking terharunya(?).
"Ahjussi, gomawo.." Kyuhyun tersenyum hingga garis matanya tidak lagi terlihat.
Gulp
Wajah Kyuhyun terlihat sangat sangat manis juga polos saat ini membuat perut Siwon serasa dipenuhi oleh kupu-kupu yang beterbangan, geli. Tiba-tiba saja jantungnya berdegup kencang, ia tak tahan lagi melihat nona(?) Kyuhyun yang manis ini.
15 cm..
10 cm...
5 cm...
"hmphhh.."
Sudah tidak ada jarak lagi yang tersisa, lekuk wajah Siwon telah menutupi celah lekukan yang terdapat diwajah Kyuhyun. Tidak ada penolakan atau tonjokan lagi dari Kyuhyun untuk Siwon, si bocah manis itu menutup matanya dan membiarkan Siwon mengecupi bibirnya. Bahkan kini tangan Kyuhyun mulai bergerak untuk merangkul leher Siwon dihadapannya, tapi ada satu hal yang sedikit dilupakannya.
DUUUUGH
"ARRRRGGHHT"
Naas. Barbel pun melayang dan mendarat menimpa kaki Siwon.
.
.
~WonKyu~
.
.
"Ahjussi.. huwee ahjussi maafkan aku.."
Baru saja Siwon dan Kyuhyun keluar dari pelataran rumah sakit Seoul setelah sebelumnya mereka berdua sama-sama berada di ruangan gawat darurat. Kini Siwon berjalan terpincang-pincang dengan sebelah kaki yang di gips sambil menopangkan tubuhnya pada Kyuhyun, sebagian tulang di telapak kakinya retak akibat tertimpa barbel di Gym Center tadi. Untung saja tulang kakinya tidak sampai remuk.
"Sudah sudah tidak usah menangis. Sekarang tolong bantu aku berjalan sampai halte bis, setelah itu kau pulang saja" kata Siwon sambil sesekali meringis kesakitan.
"Andwae, aku ingin mengantar ahjussi sampai ke rumah" rengek Kyuhyun.
"Baiklah, terserah"
Siwon dan Kyuhyun pun menumpangi sebuah bis yang akan membawa mereka menuju rumah Siwon. Setelah menghabiskan sekitar tiga puluh menit perjalanan akhirnya mereka sampai juga di rumah Siwon yang tidak terlalu jauh dari halte bis.
Dengan susah payah Kyuhyun membantu Siwon untuk berjalan sampai ke rumah. Setelah berhasil, Kyuhyun pun membawa Siwon untuk berbaring di kamarnya.
"Ah terimakasih Kyu telah mengantarku sampai ke rumah" kata Siwon begitu ia dapat berbaring dengan nyaman di kasurnya. Kyuhyun mengangguk pelan.
"Tidak masalah, kan aku juga yang membuat Ahjussi celaka.." jawab Kyuhyun pelan sambil menggigit bibirnya. Siwon tersenyum kecil.
"Sudah tidak apa-apa. Lebih baik sekarang kau ganti bajumu dahulu, kau belum berganti baju sejak dari Gym Center tadi bukan?" tanya Siwon. Kyuhyun mengangguk.
"Tapi aku tidak membawa baju lagi. Boleh aku pinjam bajumu ahjussi?" pertanyaan Kyuhyun itu dibalas anggukkan dari Siwon.
"Pilih saja sesukamu"
Kyuhyun pun mengganti bajunya dengan pakaian milik Siwon. Ia memilih sebuah kaus berlengan pendek dan sebuah celana santai yang kebesaran di tubuhnya.
"Ahjussi, bajumu besar-besar semua! Lihat, kaus ini longgar sekali ditubuhku" keluh Kyuhyun sambil memamerkan baju Siwon yang dikenakannya. Perkataan Kyuhyun tadi membuat Siwon tertawa.
"Itu tubuhmu saja yang terlalu kecil, Kyu" katanya. Siwon melambaikan tangannya kearah Kyuhyun, "Ayo kemari, lebih baik kita tidur siang dulu. Kau pasti lelah"
Kyuhyun berjalan menaiki ranjang dan ikut berbaring disamping Siwon, ia menghadapkan tubuhnya kearah pria tampan itu. Tangan-tangannya yang ramping bergerak memeluk tubuh Siwon.
"Aku tidak bisa tidur kalau tidak memeluk sesuatu, jadi aku ingin memeluk Ahjussi saja. Selamat tidur."
.
.
~WonKyu~
.
.
"Kyu, Kyu, bangun!
"Eungh~"
Suara lenguhan terdengar perlahan dari bibir Kyuhyun ketika Siwon menepuk-nepuk pipinya untuk bangun, tangannya menepis tepukan Siwon dengan malas.
"Uhmm, ada apa ahjussiiii?" tanya Kyuhyun masih setengah tersadar. Dihadapannya Siwon tersenyum.
"Sudah hampir malam, apa kau tidak pulang? Nanti ibumu mencari" tanya Siwon lembut. Kyuhyun menggeleng.
"Aniaaa, aku mau menginap saja disini. Aku akan menelepon umma nanti" balas Kyuhyun yang masih terkantuk-kantuk. Siwon menggeleng kecil memperhatikan tingkahnya.
"Tidak bisa begitu, nanti ibumu khawatir. Lagipula besok kan kau harus pergi sekolah" kata Siwon sambil mengelus puncak kepala Kyuhyun perlahan. Si bocah manis itu tetap bersikeras dengan keinginannya untuk menginap.
"Itu perkara gampang, Ahjussi. Yang penting malam ini aku mau menginap disini, aku mau menemanimu saja" kata Kyuhyun keras kepala. Siwon mengangkat bahunya menyerah.
"Baiklah, kau boleh menginap, tapi jangan lupa untuk memberi tahu ibumu. Nah ngomong-ngomong aku lapar, bisa kau masakkan aku sebungkus ramen? Kau juga boleh memasaknya untukmu" pinta Siwon.
"Arasseo, Ahjussi. Tunggu sebentar ya~" jawab Kyuhyun semangat dan bergegas keluar dari kamar itu dan melupakan rasa kantuknya untuk sesaat.
.
Sudah sekitar dua puluh menit berlalu sejak Kyuhyun pergi untuk memasak ramen dan kini bocah itu tak kunjung kembali. Sebersit rasa khawatir menghampiri Siwon, ia takut Kyuhyun kenapa-napa. Namun tak lama kemudian kepala remaja manis itu muncul diambang pintu kamar Siwon.
"Ahjussiiiii~ makanannya datang~" Kyuhyun masuk kedalam kamar sambil membawa sebuah nampan besar ditangannya. Ia menghampiri ranjang dimana Siwon berada.
"Kenapa lama sekali? Perutku sudah keroncongan tahu" sambut Siwon saat Kyuhyun duduk dihadapannya. Hidung mancung Siwon menangkap bau harum dari makanan yang dibawa Kyuhyun.
"Kau tidak memasak ramen?" tanya Siwon heran saat Kyuhyun menyodorkan sepiring nasi goreng kimchi ketangannya. Kyuhyun tersenyum.
"Tidak, aku ingin memasakkan sesuatu yang spesial untukmu, walaupun hanya nasi goreng. Hehehe" kekehnya. "Semoga rasanya tidak mengecewakan" sambung Kyuhyun.
Siwon tersenyum kemudian mengambil sendok yang ada di atas nampan dan mulai menyendokkan nasi goreng buatan Kyuhyun kedalam mulutnya.
"Hmmm, masakanmu enak sekali, Kyu" puji Siwon saat sesendok nasi goreng kimchi telah berhasil masuk kedalam perutnya. Kyuhyun tersenyum girang mendengarnya.
"Benarkah? Kalau begitu makanlah yang banyak Ahjussi~" timpal Kyuhyun senang sambil menyuapkan nasi goreng yang ada di piringnya kepada Siwon. Alhasil kegiatan makan malam itu disertai dengan acara saling suap-menyuap.
Setelah kenyang Siwon menyerahkan piring kosongnya kepada Kyuhyun yang langsung disimpannya ke dapur. Setelah selesai mencuci piring kotornya, Kyuhyun kembali ke kamar Siwon.
"Ahjussi, sekarang aku akan mengganti bajumu dulu ya" kata Kyuhyun sambil masuk kedalam kamar mandi milik Siwon, tak lama ia keluar sambil membawa sebuah ember kecil berisi air hangat beserta lap dan seperangkat pakaian bersih untuk Siwon.
Ia berjalan menghampiri Siwon yang sedang duduk diranjangnya. Ia menginstruksikan Siwon untuk membuka bajunya.
"Ahjussi, tolong buka bajumu. Aku ingin melap tubuhmu sebentar" pinta Kyuhyun. Siwon menurut saja tetapi keningnya sedikit berkerut heran.
"Loh? Untuk apa kau melap tubuhku Kyu? Aku kan bisa mandi sendiri" tanya Siwon keheranan sambil membuka bajunya. Kyuhyun bergerak mendekati tubuh topless Siwon dan mulai menggosokkan lap basahnya ke tubuh Siwon.
"Biasanya ibuku selalu melap tubuhku seperti ini ketika aku sedang sakit karena aku tidak bisa mandi sendiri. Nah sekarang giliran aku yang harus mempraktikannya padamu, kau kan tidak bisa berjalan bagaimana mau mandi sendiri?" terang Kyuhyun. Mendengarnya Siwon terdiam saja sambil menikmati usapan lembut yang Kyuhyun berikan. Usapan-usapan Kyuhyun terasa begitu lembut, mirip seperti belaian ibunya.
Setelah selesai melap tubuh bagian atas Siwon, Kyuhyun segera memakaikannya pakaian tidur untuknya. Kini tinggal tubuh bagian bawah Siwon yang belum ia lap. Ia sedikit ragu untuk melakukannya.
"A-ahjussi, kau bi-bisa ganti celanamu sendiri tidak?" tanya Kyuhyun tergagap sambil memalingkan wajahnya.
"Kalau aku bisa melakukannya sendiri untuk apa kau membantuku? Jelas-jelas sebelah kakiku akan terasa sakit jika digerakkan terlalu banyak" balas Siwon cepat. Kyuhyun itu aneh sekali sih.
"Ta-tapi Ahjussi.. aku kan maluuu" rengek Kyuhyun sambil menundukkan kepalanya dalam-dalam, wajahnya serasa terbakar! Ia malu!
Siwon sedikit terperangah mendengarnya, bocah itu memiliki rasa malu juga ternyata (#plak). Penyakit penggodanya itu pun kembali kambuh, ia ingin memanas-manasi Kyuhyun kali ini.
"Kenapa harus malu Kyu? Aku kan tidak akan langsung menyerangmu selagi kau mengganti celanaku. Kan hitung-hitung belajar mengurus calon suami yang sedang sakit~"
"Diam kau mesum!" bentak(?) Kyuhyun garang.
"Ayolah, masa untuk membantuku mengganti celana saja malu. Bagaimana dengan malam pertama kita nanti? Kau yang akan malu karena 'melihatku' atau kau akan malu karena aku yang 'melihatmu' hmmm?"
Oke. Candaan Siwon sudah diluar batas wajar. Wajah Kyuhyun benar-benar terbakar hebat hingga telinganya memerah. Bibirnya mulai komat-kamit tak menentu. Ia menengokkan kepalanya kearah Siwon dengan gerakan patah-patah dan mata melotot, horror sekali tampangnya.
"Choi Siwon..." desisnya.
"Diam dan jangan menggodaku atau akan kubuat kakimu remuk seremuk-remuknya.."
"Aigooo, Kyuhyunku yang manis ini mengancamku. Cute sekaliiii~"
HANA
DUL
SET
BUUUUGHH
Sial. Kyuhyun tak main-main ternyata.
TO BE CONTINUED
A/N: WTF.. saya nulis apaan tuh diatas? QAQ aduh aduh otak saya lagi ngaco parah, mohon maaf kalau garing kriuk-kriuk ceritanya TAT
Huehehe, maaf yah updatenya lama, biasa penyakit malas saya kambuh. Hohoho untunglah cerita ini bisa selesai dalam waktu satu hari, jadi saya nggak nunda-nunda lagi buat updatenya. Mohon maaf kalau ceritanya semakin kesini semakin nggak jelas -_-
Gimana nih yang kemarin minta WonKyu momentnya ditambah? udah cukup belum? Tadinya saya mau buat chapter ini full WonKyu moment tapi.. nggak jadi deh karena saya bingung harus mulai ceritanya dari mana. Jadilah WonKyu momentnya segitu dan agak maksa wkwkwk
Sudahlah, saya bingung mau ngomong apa lagi =3= Pokoknya jangan lupa review yaaa~~
Salam Barbel Melayang,
The Bloody Phoenix
