Being Manly? © The Bloody Phoenix

Disclaimer: The Characters in this fanfiction are belongs to God, SM Entertainment, their family and them self.

Casts: Choi Siwon, Cho Kyuhyun, Shim Changmin, Kim Heechul, Tan Hangeng, and other supported casts.

Pairing: WonKyu (Choi Siwon x Cho Kyuhyun)

Genre: Romance, Comedy

Rated: PG-15

Warning: The plot of this fanfiction are originally MINE. Plagiators, Copy-caters, etc. are NOT ALLOWED here. Please click the 'x' button if this fanfiction are not suit to you.

Boy x Boy/Shounen ai, OOC, a story from a beginner author, an absurd plot, full of gajeness, typo(s).

Summary: Cho Kyuhyun, seorang remaja manis bergelar The Little Princess, memiliki ambisi kuat untuk menjadi seorang model profesional. Suatu hari ia mendapatkan peluang untuk menjadi seorang model di sebuah majalah –yang sialnya- adalah majalah untuk pria dewasa!

Hope you guys enjoy the story,

Don't like don't read please~

. . .

.

Part Five: Kekhawatiran Siwon

.

.

Perang dingin malam itu terjadi begitu saja diantara Siwon dan Kyuhyun. Mereka berdua berbaring diatas ranjang dengan posisi saling memunggungi. Siwon asik sendiri dengan ponsel pintarnya sedangkan Kyuhyun hanya bisa berguling-guling kebosanan diatas kasur.

Ceritanya Siwon sedang marah kali ini karena Kyuhyun telah meninju kakinya yang cedera dengan sekuat tenaga sehingga kakinya berdenyut-denyut sakit. Memang bukan salah Kyuhyun sepenuhnya, tapi tetap saja kan itu menyakitkan.

Entah sudah berapa lama mereka saling berdiam diri seperti itu. Yang jelas Kyuhyun sudah sangat bosan karena Siwon tidak mengajaknya bicara sedari tadi. Ia menguap beberapa kali saking bosannya.

"Ahjussi," Kyuhyun berguling memeluk tubuh Siwon dari belakang. "Jangan acuhkan aku, bosan sekali rasanya, kau tahu?"

Tidak ada respon yang berarti dari Siwon, hal itu jelas membuat Kyuhyun jengkel. Dengan sebal Kyuhyun mencubit pipi Siwon.

"Awww! Sakit!" ritih Siwon karena pipinya ditarik oleh Kyuhyun. "Makanya, jangan diamkan aku seperti itu dong Ahjussi! Aku bosan." Kata Kyuhyun sambil cemberut.

Menyerah, Siwon menghadapkan tubuhnya kearah Kyuhyun. Ia balas mencubit pipi Kyuhyun dengan gemas, "Siapa suruh kau bertingkah menyebalkan padaku?" jawab Siwon sambil memeletkan lidahnya.

"Oh iya Kyu, besok kau ada jadwal pemotretan eksklusif untuk majalah Seductropolis di volume ke 32 nanti. Sepulang sekolah kau langsung saja ke kantorku, jangan lupa bawa baju dan silikon yang waktu itu aku belikan untukmu!"

"Loh? Kenapa Ahjussi baru memberitahuku sekarang kalau besok ada jadwal pemotretan?" protes Kyuhyun. Siwon tersenyum garing, "Maaf, aku lupa kemarin."

"Arasseo, arasseo. Kalau begitu aku akan datang ke kantormu sepulang sekolah." Kata Kyuhyun mantap.

.

.

~WonKyu~

.

.

Keesokan harinya Siwon berangkat ke kantor pada siang hari, tidak seperti biasanya. Ia meminta Yesung untuk menjemputnya ke rumah lalu kembali ke kantor bersamanya. Sebenarnya Siwon sedang malas untuk pergi ke kantor, tetapi berhubung ada jadwal pemotretan untuk Kyuhyun hari ini maka ia memaksakan dirinya untuk pergi ke kantor.

"Oi Siwon, ada apa dengan kakimu? Baru saja diinjak gajah ya?" canda Yesung saat Siwon berjalan kearah mobilnya dengan terpincang-pincang.

"Kakiku baru saja tertimpa musibah kecil, Hyung" jawab Siwon santai seraya mendudukkan dirinya disamping Yesung.

"Kelihatannya parah sampai kakimu di gips seperti itu. Apa kau tidak butuh semacam alat bantu untuk berjalan? Maksudku, selama kakimu cedera seperti ini?"

"Tidak perlu, Hyung. Aku masih bisa berjalan dengan tumitku walaupun sedikit sakit." Jawab Siwon.

"Aku mengerti." Timpal Yesung. "Omong-omong, apa jadwal pemotretan Kyuhyun hari ini jadi dilaksanakan?" tanya Yesung.

"Tentu saja jadi, aku sudah menghubungi Donghae tadi. Oh ya Hyung, kau bisa kan menjaga identitas asli dari Kyuyoung yang sebenarnya adalah Kyuhyun?" Pinta Siwon. "Iya iya, kau sudah mengatakan permintaan itu padaku berkali-kali" jawab Yesung agak dongkol dengan permintaan Siwon yang terus diulang. Siwon hanya nyengir kuda saja.

Sepajang perjalanan Siwon dan Yesung isi dengan keheningan, Yesung sedang fokus menyetir di tengah keramaian kota Seoul sedari tadi. Sedangkan si pangeran kuda kita malah asik melamun.

"Siwon-ah? Kau baik-baik saja?" tanya Yesung melihat keanehan sahabat baiknya itu. Siwon sendiri malah tersenyum-senyum tidak jelas.

"Aku takut pingsan, Hyung" sahut Siwon.

"Heh? Pingsan apa maksudmu?" tanya Yesung sambil matanya tetap terfokus pada jalanan.

"Kyuhyun. Aku takut akan pingsan saat menghadapinya nanti. Kau pasti mengerti maksudku" jawab Siwon lagi. Yesung menggelengkan kepalanya, otak pria ini pasti sedang memikirkan hal yang macam-macam.

Tak lama setelah itu sedan hitam milik Yesung berhenti tepat di depan gedung agensi Seductropolis Entertaiment. Makhluk nyentrik berambut pink itu bergegas keluar dari mobilnya dan membantu Siwon untuk berjalan.

"Thanks Hyung!" kata Siwon berterima kasih. Mereka berdua berjalan memasuki gedung itu dengan Siwon yang di papah oleh Yesung. Beberapa staf dan karyawan yang berpapasan dengan mereka memberi salam, terkadang ada juga yang menanyakan tentang keadaan Siwon.

"Tidak apa-apa, ini hanyalah masalah kecil. Lebih baik kau kembali bekerja" begitulah yang sering diucapkan Siwon pada karyawannya yang bertanya sambil tersenyum.

Mereka berdua langsung melesat menuju lantai tiga dimana set pemotretan yang akan digunakan ditempatkan. Begitu memasuki ruangan yang dimaksud, disana belum ada siapa-siapa selain beberapa orang petugas properti yang sedang menata barang-barang sesuai dengan konsepnya.

"Annyeong haseyo, Sajangnim!" sapa para petugas tersebut begitu melihat Siwon memasuki ruangan itu. Siwon tersenyum kepada mereka, "Annyeong! Apa kalian sudah selesai menata propertinya?" tanya Siwon.

Para petugas itu serempak mengangguk, "Ne, kami sudah selesai, Sajangnim" jawab mereka. Siwon tersenyum lagi, "Baiklah, kalau begitu kalian boleh pergi. Terimakasih atas kerja kerasnya". Setelah diberi perintah seperti itu para petugas pun mengangguk kemudian pergi setelah sebelumnya membungkuk memberi hormat pada Siwon.

"Baiklah, pemotretan akan dilakukan sekitar satu setengah jam lagi. Lalu sekarang dimana Kyuhyun?" tanya Yesung pada Siwon yang sedang mengutak atik smartphone hitamnya.

"Ia baru saja naik bis dari rumahnya, mungkin sekitar dua puluh lima menit lagi dia sampai" jawab Siwon.

Selama menunggu Kyuhyun, mereka berbincang-bincang santai soal pemotretan sambil memakan makanan ringan yang dibawakan salah seorang staf wanita dari bagian pantry. Tak sampai dua puluh lima menit kemudian Kyuhyun tiba dan langsung menghampiri mereka.

"Siwon Ahjussi!" panggil Kyuhyun begitu memasuki ruang pemotretan. Siwon dan Yesung menoleh.

"Halo Kyu. Akhirnya kau datang juga" Siwon melambaikan tangannya kearah Kyuhyun mengisyaratkannya untuk bergabung dengan mereka. Kyuhyun duduk di samping Siwon, berhadapan langsung dengan Yesung.

"Halo, aku Yesung, senang bertemu denganmu adik manis!" sapa Yesung sambil mengulurkan tangannya. Kyuhyun tersenyum dan balas menjabat tangan Yesung.

Siwon berdehem, kemudian ia melirik Kyuhyun disampingnya. "Kyu, Yesung ini adalah staffku yang akan ikut memantau proses pemotretan ini. Dia sudah tahu tentangmu, jadi aku harap kau bisa bersikap baik padanya" kata Siwon.

"Neee.." jawab Kyuhyun singkat sambil mengangguk.

"Kau sudah makan siang?" tanya Siwon, Kyuhyun mengangguk lagi. "Sudah. Tadi sepulang sekolah aku makan terlebih dahulu di rumah" jawabnya.

"Baiklah. Kalau begitu kau ikut denganku, kau harus berganti baju" Siwon bangkit dari duduknya kemudian meraih sebuah paper bag cokelat yang tadi dibawa Kyuhyun. Kyuhyun pun mengikuti langkah Siwon menuju sebuah kamar ganti di dalam ruangan tersebut.

Cklek

Pintu kamar ganti itu tertutup. Siwon mengeluarkan pakaian yang dibawa Kyuhyun.

"Ayo cepat buka bajumu, kita harus segera melakukan sesi make-up!" perintah Siwon.

"Tapi errrr.. Ahjussi, tidak bisakah kau menunggu di luar?"

"Sudah, santai saja. Aku disini untuk membantumu memakai gaunnya" balas Siwon. Dengan amat sangat terpaksa Kyuhyun membuka kancing baju kemeja santainya satu persatu. Saat akan membuka celananya, ia menatap Siwon ragu.

"Oh oke oke. Aku akan berbalik sekarang" kata Siwon mengalah sambil menghadapkan tubuhnya pada dinding. Kyuhyun pun menyelesaikan prosesi pelepasan(?) bajunya tersebut dengan lancar dan memakaikan gaun keperakan yang waktu itu pernah dicobanya.

"Sudah selesai?"

"Hmm iya.."

Siwon kembali menghadapkan tubuhnya pada Kyuhyun. Matanya menatap takjub pada Kyuhyun, sungguh anak itu terlihat begitu cantik dalam balutan gaunnya.

"Oh Ahjussi, bisa kau membantu menyeletingkan gaunku?" pinta Kyuhyun. Siwon langsung mengangguk semangat. Siwon pun memutar tubuh Kyuhyun, sempat terpukau sesaat sebelum kemudian tersadar dan menyeletingkan gaunnya.

"Nah sekarang kau pakai dulu silikonnya. Kau pasti bisa kan? Aku harus keluar mengambil wig terlebih dahulu"

Kyuhyun mengangguk. Tak lama Siwon pun kembali dengan sebuah wig sepanjang bahu dengan model lurus berwarna kemerahan.

"Sudah kau pakai?" Siwon mencuri sebuah intipan(?) pada dada Kyuhyun yang telah terpasang silikon. Ia tersenyum. Kemudian Siwon menginstruksikan Kyuhyun untuk sedikit menundukkan kepalanya agar ia dapat lebih leluasa menjaring rambutnya kedalam hairnet, setelah selesai Siwon memasangkan wig yang ia bawa tadi ke kepala Kyuhyun.

"Owww, sempurna!" pekik(?) Siwon kegirangan. Kyuhyun mengusap-usap rambut palsunya, kali ini berwarna merah dan lurus sepanjang bahu, ia lebih suka wig ini dibanding wig yang ia pakai tempo hari.

"Oke, kalau begitu kita langsung masuk ke sesi makeup, aku sudah meminta bagian tata rias untuk datang" jelas Siwon saat mereka keluar dari kamar ganti tersebut.

Begitu Kyuhyun kembali duduk di kursinya tadi, Yesung sampai-sampai tercengang melihatnya.

"Ka-kau.." kata Yesung terbata sambil menatap Kyuhyun dari kepala hingga ke ujung kakinya.

"Wae?" tanya Kyuhyun tidak mengerti sambil mengikuti Yesung menatap tubuhnya sendiri.

"A-ani, tidak apa-apa. Hehehe, oh ya apa kau tidak berencana untuk memakai semacam sepatu, begitu?" tanya Yesung sedikit keheranan begitu melihat Kyuhyun masih memakai sepatu sneakersnya padahal tubuhnya sudah berbalutkan gaun.

Kyuhyun malah berbalik menatap Siwon dengan pertanyaan pada tatapannya. Siwon segera menepuk kepalanya pelahan.

"Oh iya aku lupa. Sebentar, biar aku suruh noona penata rias datang kemari sambil membawakan sepatu perak futuristik yang aku pilih untuk Kyuhyun" jawab Siwon sambil mengetikkan pesan singkat pada bawahannya tersebut. Memang dalam hal yang berkaitan dengan Kyuhyun Siwon sendiri lah yang mengatur segalanya, mulai dari desain set pemotretan hingga ke kostumnya. Walaupun ini adalah agensi majalah 'pria dewasa', ia belum berani untuk memakaikan Kyuhyun baju yang terlalu minim. Paling pendek pun hanya sampai sebatas paha.

Tanpa perlu menunggu lama seorang wanita yang kira-kira sudah berusia diatas 25 tahun datang membawa sebuah jinjingan besar berisi peralatan make-up dan sepatu.

"Annyeong haseyo Sajangnim, Sunbaenim!" sapa wanita itu.

Siwon dan Yesung tersenyum kemudian mempersilahkan wanita itu untuk mengambil alih posisi mereka. Dengan cekatan wanita itu segera duduk dan membuka peralatan make-upnya dan langsung merias Kyuhyun. Sementara itu Siwon membantu memasangkan sepatu high heels pada kaki Kyuhyun.

Sekitar empat puluh lima menit berlalu, Kyuhyun sudah selesai dengan make-upnya. Bertepatan dengan si fotografer, Donghae, datang dengan kamera berlensa besarnya.

"Nah, ayo cepat masuk ke set! Donghae sudah datang" perintah Siwon sambil membantu Kyuhyun untuk bangun dan berjalan menggandengnya ke dalam set. Setelah memastikan Kyuhyun berdiri disana, Siwon langsung menghampiri Donghae dan berdiskusi sebentar.

"Baiklah Kyuyoung-ssi! Harap diperhatikan, Siwon-nim menginginkan konsep Advance Sexyness, sebuah sisi sexy seorang wanita yang tidak monoton dan mainstream," jelas Donghae pada Kyuhyun –alias- Kyuyoung tentang konsep pemotretan mereka kali ini. "Aku tahu kau memiliki aura seksi yang unik dibalik wajah innocent-mu. Jadi aku harap kau akan melakukan yang terbaik" pungkas Donghae sambil tersenyum dan menyalakan kameranya.

Donghae memberikan aba-aba serta instruksi kepada Kyuyoung perihal pose yang harus diberikannya. Set kali ini terdiri dari properti-properti vintage yang didominasi oleh warna coklat gelap dan beige serta ada beberapa properti berwarna merah menyala seperti sebuah telepon rumah klasik merah yang sedang dipegang Kyuhyun. Pemuda manis kita yang satu ini tampak mencolok karena bajunya yang berwarna keperakan, menunjukkan sisi 'advance' konsepnya.

Kyuhyun duduk diatas set dengan tubuh menyamping dan kaki yang diselonjorkan, kaki kanannya ia tumpangkan pada kaki kirinya sehingga membentuk huruf 'x' yang membuat paha indahnya terekspos. Bibirnya yang terpoles lipstick berwarna hot pink terbal mengapit kabel telepon merah ditengahnya. Matanya ia buat agar terlihat sayu. Sempurna!

Jepreet Jepreeett Jepreett

Setiap gambar yang Donghae ambil selalu terlihat sempurna, paduan antara sang model yang luar biasa dan keahlian Donghae dalam bidang fotografi yang sudah tidak diragukan lagi.

"Okay, the last shoot!" kata Donghae, "Siwon Sajangnim, kenapa kau tak bergabung saja dengan Kyuyoung di dalam set? Aku akan mengambil foto kalian berdua" pinta Donghae pada Siwon. Si tuan President Director tersebut yang sedang melamun sambil memandang Kyuhyun langsung terkaget.

"Ha? Apa?" tanyanya seperti orang bodoh.

"Apa Sajangnim tidak keberatan untuk bergabung dengan Kyuyong ke dalam set? Aku ingin mengambil foto kalian berdua" pinta Donghae sekali lagi. Batin Siwon langsung berteriak kegirangan!

"Umm, tapi itu kan tidak termasuk pada rencana pemotretan yang telah aku buat?" tanya Siwon sedikit jual mahal. Padahal walau tidak tercantum dalam konsepnya pun Siwon akan sukarela untuk melakukannya!

"Oh ayolah Sajangnim," kata Donghae, "Apa kau tidak ingin memberikan suatu 'kejutan' untuk pembaca majalah kita nanti dengan menampilkan the owner of the Seductroplis magazine yang hebat bersama seorang model yang akan segera menjadi idola mereka?" tambahnya.

'Idenya hebat juga!' batin Siwon.

"Baiklah. aku bersedia. Tapi ingat, jangan buat gips di kakiku terlihat dengan jelas dalam fotonya!" titah Siwon sambil berjalan memasuki set dan menghampiri Kyuhyun –a.k.a- Kyuyoung yang tak tahu apa-apa.

"Sajangnim, kau boleh atur pose kalian berdua sesukamu!" kata Donghae setengah berteriak.

Kyuhyun menatap Siwon bingung, untuk apa si Ahjussi mesumnya ini ikut masuk ke dalam set?

"Kau tidak usah bingung. Cukup berpose dan berfoto bersamaku!" kata Siwon seolah mengerti dengan kebingungan Kyuhyun.

Siwon menarik Kyuhyun untuk berbaring diatas sebuah sofa berwarna coklat gelap. Ia membiarkan tubuh Kyuhyun terlentang disana, kemudian Siwon bergerak naik ke atas sofa dan mengunci tubuh Kyuhyun dengan tubuhnya.

"A-ahjussi, apa yang akan kau lakukan?" tanya Kyuhyun panik. "Sudah jangan takut, kita hanya berpose intim saja" sahut Siwon.

Siwon memberikan kode pada Donghae untuk bersiap mengambil fotonya. Siwon memerintahkan Kyuhyun untuk memutar kepalanya kearah kamera, Siwon juga menyuruh Kyuhyun untuk mengedipkan sebelah matanya.

"Buat kedipan mata yang sangat genit dan gigit bibirmu!" begitulah kira-kira perintahnya.

Tangan Donghae bergerak di udara, menunjukkan hitungan mundur oleh jemarinya.

Tepat pada saat hitungan ketiga, foto diambil. Dan tercetaklah sebuah foto yang akan mampu menggemparkan seluruh dunia. Seorang pria tampan pemilik majalah tersohor Seductropolis Magazine berpose intim dengan seorang model cantik pendatang baru, yang padahal adalah seorang laki-laki, dengan tatapan penuh nafsu(?) milik Siwon serta kedipan genit milik Tan Kyuyoung.

.

.

~WonKyu~

.

.

Saat fajar mulai terbenam Siwon dan Kyuhyun baru saja keluar dari gedung agensi Seductropolis. Mereka sengaja baru akan pergi pulang setelah jam kantor selesai karena menghindari kecurigaan publik terhadap Kyuhyun. Maklum, tadi Kyuhyun datang sebagai seorang anak laki-laki, kemudian para staf yang kebetulan melihatnya akan merasa aneh jika Kyuhyun baru pulang setelah berjam-jam lamanya ada di gedung itu. Mereka akan berpikir apa yang sebenarnya dilakukan Kyuhyun selama itu, padahal Kyuhyun melakukan penyamaran sebagi 'Kyuyoung'.

Hari ini Siwon dan Kyuhyun pulang bersama menaiki bis dengan rute yang sama. Sebenarnya arah rumah Siwon dan Kyuhyun saling berlawanan, namun kebetulan hari ini Siwon akan pergi ke rumah Changmin yang letak rumahnya tak jauh dari rumah Kyuhyun.

"Terimakasih untuk hari ini Ahjussi"

Kyuhyun dan Siwon duduk di deretan kursi yang paling belakang. Mereka berdua duduk santai sambil meminum segelas bubble coffee yang sempat mereka beli tadi.

"Ya, aku juga berterimakasih padamu karena sudah mau menghadiri pemotretan hari ini" balas Siwon sambil tersenyum.

"Oh ya, Ahjussi bilang akan pergi ke rumah Changmin kan?" tanya Kyuhyun sambil menatap Siwon.

"Ya. Memangnya kenapa?" tanya Siwon balik.

"Untuk apa bermain ke rumahnya saat hampir malam seperti ini?" tanya Kyuhyun penasaran.

"Memangnya tidak boleh? Aku kesana hanya ingin mengunjungi Jaejoong Ahjumma dan bermain sebentar dengan Changmin"

"Oooh. Apa Ahjussi memiliki rencana untuk memberi tahukan Changmin mengenai kontrakku sebagai model samaran? Aku hanya merasa tidak enak pada Changmin, dia kan yang mengenalkanku padamu tapi aku tidak bercerita padanya mengenai karirku" tanya Kyuhyun lagi sambil cemberut.

Siwon mengangkat bahunya, "Ya, aku juga sempat memiliki niatan untuk menceritakannya pada Changmin. Doakan saja semoga aku masih bisa pulang ke rumah dengan keadaan utuh" canda Siwon. Kyuhyun terkekeh mendengarnya.

"Kalau begitu apa kau ingin mampir ke rumahku terlibih dahulu sebelum pergi ke rumah Changmin?" tanya Kyuhyun. Ia menatap Siwon penuh harap, "Kau mau yaaa?"

"Baiklah, tapi hanya sebentar saja ya" jawa Siwon menyetujui.

Perjalanan selama sekitar dua puluh limat menit itu terasa cepat karena mereka melaluinya dengan segudang obrolan seru. Setelah turun dari bis di halte dekat rumah Kyuhyun, mereka berjalan sekitar 200 meter dari sana.

Cklek

Kyuhyun memutar kenop pintu rumahnya yang tak terkunci. Ia memasuki rumahnya tersebut bersama Siwon dibelakangnya.

"Aku pulang!" teriak Kyuhyun yang terdengar hingga kedalam rumah. Kyuhyun berjalan masuk ke dalam diikuti Siwon yang telah menanggalkan sepatu yang dikenakannya.

Kyuhyun melihat keadaan ruang tengah rumahnya sangat sepi. Oh, mungkin ibunya sedang memasak di dapur.

"Ahjussi, kau duduk saja dulu. Aku mau menemui umma dulu di dapur" kata Kyuhyun. Siwon mengangguk kemudian ia mendudukkan dirinya disalah satu sofa di ruangan itu. Baru saja Kyuhyun akan pergi menemui ibunya di dapur, Heechul sudah muncul terlebih dahulu dengan apron pink melilit di tubuhnya.

"Oh, kau sudah pulang?" tanya Heechul begitu melihat putranya ada disana, ia melongok kearah belakang Kyuhyun dimana Siwon berada, "Dia temanmu?" tanya Heechul sambil menunjuk Siwon dengan ibu jarinya. Siwon yang menyadari kehadiran Heechul itu pun langsung berdiri dan menunduk hormat padanya.

"Annyeong haseyo, Ahjumma! Saya Choi Siwon, umm teman Kyuhyun" Siwon memperkenalkan dirinya. Heechul tersenyum.

"Ooh Siwon, sepupu Changmin ya? Yang kemarin Kyuhyun menginap di rumahmu itu?" tanya Heechul sambil mendekati Siwon. Pria berlesung pipi itu tersenyum.

"Ne, benar sekali, Ahjumma" jawab Siwon.

"Baiklah, Ahjumma tinggal sebentar ya. Kyu, temani dia mengobrol saja, biar umma yang menyiapkan minumannya. Kebetulan umma juga baru selesai memasak, jadi nanti Siwon bisa ikut makan malam bersama kita"

"Ah, tidak perlu repot-repot" tolak Siwon secara halus, namun Heechul hanya mengibaskan tangannya sambil berlalu.

Siwon kembali duduk dan Kyuhyun menyusul untuk duduk di sampingnya.

"Aku merasa wajah ibumu sangat familiar" kata Siwon membuka pembicaraan mereka di rumah itu.

"Familiar bagaimana?" tanya Kyuhyun.

"Aku merasa sering melihat wajahnya wara-wiri di majalah-majalah mode"

"Oh, itu. Dulu ibuku memang seorang model, bukankah aku pernah mengatakannya padamu, Ahjussi?"

"Oh iya ya, aku lupa" kata Siwon seraya menampilkan cengiran kudanya(?).

Tetapi kefamiliaran wajah ibu Kyuhyun terus saja berputar di kepalanya. Sejujurnya ia sendiri tidak tahu siapa nama ibu Kyuhyun itu meskipun ia sering melihat wajahnya di majalah dulu. Mata Siwon menatap ke sekeliling ruang santai itu, disamping meja televisi besar di hadapannya (posisi sofanya memang memanjang dan menghadap ke televisi) terdapat sebuah buffet klasik disampingnya. Ia mengabsen satu persatu benda dalam buffet itu yang kebanyakan adalah koleksi foto keluarga.

Tiba-tiba sebuah foto keluarga yang berukuran agak besar dalam buffet itu menarik perhatiannya. Itu adalah foto keluarga Tan dimana Ayah, Ibu, dan Kyuhyun berfoto bersama.

Satu detik, dua detik, tiga detik, mata Siwon membelalak seketika. Astaga! Ia merasa bahwa ia menyadari sesuatu. Ayah Kyuhyun, sesosok pria China yang berdiri di sebelah kanan Kyuhyun dalam foto itu adalah, Senior Tan Hangeng! Seorang fotografer profesional yang pernah ia temui di sebuah event di Beijing. Tak salah lagi, ia memang Senior Tan Hangeng!

"Um, Kyu, kalau tak salah appamu itu adalah seorang fotografer, benar?" tanya Siwon pada Kyuhyun yang sedang menonton televisi di sampingnya.

"Iya, memangnya kenapa? Kau kenal dengan appaku?"

"Tidak juga. Hanya saja aku pernah bertemu dengannya sekali sewaktu di Beijing" jawab Siwon.

Mereka berdua kembali terdiam, Kyuhyun sibuk dengan televisinya sedangkan Siwon sibuk dengan pikirannya.

'Gawat, kalau tidak salah saat bertemu dengan Senior Tan aku pernah memberinya kartu namaku. Bagaimana kalau ia masih mengenaliku dan menyimpan kartu namaku walaupun kami bertemu sekitar dua tahun yang lalu? Dan akhirnya ia tahu kalau aku ini pemilik Seductropolis Entertaiment? Bisa-bisa karir Kyuhyun dan hidupku akan berakhir saat itu juga' pikir Siwon gelisah.

Tiba-tiba seseorang muncul dari balik dinding pemisah antara ruang tengah dan ruang tamu. Senior Tan!

"Appa pulang! Loh, ada tamu?" tanya Hangeng begitu melihat seseorang duduk di samping anaknya. Siwon dan Kyuhyun langsung menengok ke sumber suara.

"Ah selamat datang appa!" sambut Kyuhyun riang. Siwon berdiri dari duduknya dan memberi salam padanya.

"Ah, annyeong haseyo" sapa Siwon. Hangeng tersenyum, "Ah silahkan bersantai kembali," katanya sambil menyuruh Siwon untuk duduk, "Appa ke kamar dulu Kyu, nanti kita makan malam bersama, kau juga boleh ikut umm.."

"Siwon, Ahjussi"

"Ah iya, Siwon. Keurom"

Hangeng pun berlalu. Tak lama datang lah Heechul, ia membawakan sepiring kue untuk Kyuhyun dan Siwon.

"Ini cemilan untuk kalian. Tetapi lebih baik kalian makan malam terlebih dahulu, umma sudah menyiapkannya" kata Heechul. Kyuhyun mengangguk.

"Siap umma," balas Kyuhyun, "Nah, ayo Ahjussi kita makan"

Di atas meja makan sudah tertata rapi berbagai macam hidangan. Kyuhyun segera menempati kursinya, ia juga menyuruh Siwon untuk makan disampingnya. Tak lama kemudian Hangeng datang dengan tampilan yang santai.

"Ayo mari kita mulai makan malamnya!" Sebagai kepala keluarga, Hangeng mempersilahkan mereka untuk memulai kegiatan makan malamnya. Siwon sendiri hanya menurut dan makan dalam diam.

"Jadi, siapa nama lengkapmu nak?" tanya Hangeng pada Siwon disela-sela kegiatan makan mereka.

"Nama saya Choi Siwon, Ahjussi" jawab Siwon.

"Oh, jadi nama lengkapmu Choi Siwon ya. Omong-omong kau bekerja dimana?"

"Uhuk.. uhuk.."

Mendengar pertanyaan Hangeng tersebut langsung membuat Siwon tersedak makanannya karena kaget. Kyuhyun segera menyodorkan segelas air kepadanya. Setelah meneguknya hingga seperempat gelas, Siwon sudah dapat mengatasi aksi tersedaknya.

"A-ah itu.. aku bekerja di—"

Belum sempat perkataan Siwon selesai, Hangeng segera memotongnya.

"Eh tunggu sebentar!" kata Hangeng sambil menatap wajah Siwon lekat-lekat.

"Sepertinya aku pernah bertemu denganmu.. hmm.." lanjutnya.

Gulp.

Inilah yang Siwon takutkan.

"Walaupun aku kurang yakin, tetapi aku merasa pernah bertemu denganmu sekitar satu atau dua tahun yang lalu di Beijing," kata Hangeng sambil berusaha mengingat ingat.

"Choi Siwon.. Aku merasa kau pernah memberikan kartu namamu padaku. Kalau tidak salah kau itu bekerja di.."

Oh tidak, kini sebutir keringat jagung turun di pelipis Siwon.

"Ah, bukankah kau itu seorang President di sebuah agensi yang namanya.." kata Hangeng sambil sedikit memberikan jeda atas apa yang akan di ucapkannya.

Siwon semakin tegang.

"Agensi um.."

Mungkin setelah ini riwayat karir Kyuhyun bisa hancur seketika karena dirinya.

"Agensi Se—"

BRUUUKKK

Siwon tak sadarkan diri seketika.

.

.

.

TO BE CONTINUED