Malam hari yang cerah dengan di temani bulan purnama terang yang menggantung di langit sana, puluhan wolf sedang berburu hewan liar yang keluar di malam hari, sang pemimpin kelompok wolf yang memiliki bulu agak kebiruan dan juga mempunyai iris berwarna sapphire tampak memulai aksinya menerkam mangsa di depannya dengan satu gerakan yang gesit mangsa itu langsung tumbang.

Bunyi lolongan serigala menjadi pertanda berakhirnya aksi berburu para wolf, di sebuah atap rumah berdiri seorang yeoja yang sedari tadi memperhatikan aksi gerombolan para wolf, surai madu bergelombangnya berkibar tertiup angin malam mata caramel indahnya mengamati tiap gerak-gerik para wolf saat mereka memangsa buruannya, wajahnya datar tanpa ekspresi sedikit pun seolah tak merasakan ketakutan terhadap gerombolan mahluk-mahluk yang tengah di amatinya.

Sang pemimpin wolf mengangkat kepalanya dan melihat kearah sosok yeoja mungil itu, iris caramel dan biru sapphire bertemu keduanya saling bertatap cukup lama hingga akhirnya iris seindah caramel itu memutuskan kontak mereka lalu melesat pergi meninggalkan para gerombolan wolf yang masih menatap heran kearahnya, tak terkecuali sang pemimpin yang kini tampak menyeringai.

'Bau ini... akhirnya aku menemukanmu.'

Title : Blood and Destiny

Disclameir : semua cast yang ada di sini bukan punya kimi^^

Pair : Kyuwook, slight... , Haehyuk, Kangteuk, Sichul dll.

Warning : Vamfic, wolf:kyu, vamf:wook, crack pair, OOC, GS, aneh,gaje, typo (pasti ada), alur gaje, berantakan dll.

Rated : M ( untuk beberapa adegan tertentu).

Genre : Romance / hurt / fantasy/ supranatural.

Ini Cuma cerita fiksi semata dan semua yang ada di dalamnya adalah karangan author dan tidak ada dalam dunia nyata.. oke...

Tidak suka jangan di paksakan membaca KLIK BACK aja, warning berlaku jadi NO BASH.

Chapter 3

.

.

Ryeowook duduk seorang diri di atap universitas sambil membaca sebuah buku yang lumayan tebal, suasana teduh di atap membuatnya merasa nyaman dan yang terpenting untuknya adalah 'tidak ada pengganggu' mungkin untuk saat ini.

Cklek

Pintu atas di buka seseorang, Ryeowook yang posisi duduknya menyamping dengan sandaran tembok di belakangnya melirik sosok yang baru saja mengganggunya melalui ekor matanya.

"Haah~" helaan nafas panjang terdengar dari bibir cerry yeoja mungil itu.

Tap tap

Buk

Sosok itu menghampiri Ryeowook dan dengan seenaknya mendudukan dirinya di samping yeoja mungil yang mulai menunjukan raut jengah.

"Boleh aku duduk di sini kan?" tanyanya basa-basi, padahal sudah jelas jika dirinya kini tengah duduk dengan santai tanpa perlu ijin yeoja mungil di sampingnya.

Melirik Henry sekilas sambil berujar 'Hm' sebagai jawaban kemudian melanjutkan membaca bukunya kembali.

"Aku heran kenapa setiap hari kau selalu memakai kacamata hitam?" tanya Henry, memang sudah bukan hal yang aneh jika seseorang memakai kacamata dan itu pun hanya kacamata biasa atau berlensa minus, tapi jika kacamata yang di pakainya berwarna hitam bahkan dalam pelajaranpun tidak pernah di lepas itu merupakan sesuatu yang aneh menurut Henry.

"Ada masalah?" tanya Ryeowook datar, setiap hari gadis mungil itu selalu memakai kacamatanya itu di karenakan jika ia melepasnya maka tubuhnya akan terasa lemas dan sakit, beberapa hari yang lalu Ryeowook sempat menanggalkan kacamatanya saat kuliah dan alhasil tubuhnya terbaring selama seminggu.

"Tidak, hanya aneh saja." Jawabnya gugup, yeoja berpipi mochi itu menggeruk tengkunya yang tak gatal.

Keadaan saat itu kembali sunyi Ryeowook memutuskan untuk tidak mempedulikan yeoja di sampingnya sementara Henry yang memang tidak mau mengganggu teman barunya memilih untuk tidak mengajaknya berbicara, tangannya sibuk mengirim pesan pada namjachingunya yang berada di China.

"Sabtu depan kau ada acara?" tanya Henry tiba-tiba yang sebenarnya mulutnya sedari tadi terasa gatal ingin mengajak Ryeowook berbicara.

"Tidak." Jawab Ryeowook singkat.

"Jinja~, kau maukan menemaniku berkeliling di kota ini?"

"Sirheo."

"Jebal aku tidak punya teman di kota ini, kau maukan menemaniku sehari itu saja." Henry mengangkupkan kedua tangannya.

"Aku bilang tidak mau ya tidak." Ryeowook menutup bukunya dengan keras lalu berdiri dari duduknya.

"Ya! Kau mau kemana?" Henry ikut berdiri.

"Pergi." Jawabnya ketus lalu berjalan keluar dari atap universitas.

Henry menghela nafas berat, susah memang jika mengajak pergi seseorang yang antisosial seperti Ryeowook, namun dia takan menyerah karena dia akan terus memaksa Ryeowook sampai yeoja mungil itu mau menemaninya berkeliling kota.

.

.

Ryeowook masuk kedalam rumahnya dengan langkah lesu, Appa dan Ummanya terlihat sedang menunggu kedatangannya di ruang tamu, Ryeowook melepas kacamata hitam nya saat dirnya sudah masuk kedalam rumahnya.

"Wookie, sudah pulang nak." Ryeowook mengangguk sebagai jawaban.

Leeteuk menghampiri putrinya lalu menuntunnya ke sofa ruang tamu.

"Coba lihat apa yang baru saja Umma belikan untukmu." Leeteuk memperlihatkan sebuah gaun putih yang sangat indah dan anggun.

"Gaun." Gumam Ryeowook.

"Ne, kau harus memakai gaun ini besok lusa, saat ke pesta ulangtahunnya Seohyun." Ujar Leeteuk.

"Aku tidak mau datang." Sahut Ryeowook.

"Wookie, jangan egois seperti itu nak, walaupun yang berulangtahun bukan dari bangsa kita tapi kita harus tetap menghormati mereka, kau tau kan kalau Umma dan Jae ahjumma adalah sahabat." Tak ada sahutan dari Ryeowook, tangan mungil Leeteuk terangkat lalu mengusap surai madu putrinya.

"Kali ini saja, kau maukan menuruti kata-kata Umma." Bujuk yeoja cantik berwajah malaikat itu.

"Baiklah." Senyum bahagia terukir di bibir manis Leeteuk begitu mendengar ucapan dari putrinya, seketika itu juga yeoja cantik itu langsung memeluk putri semata wayangnya.

"Gomawo chagie, Umma sangat senang sekali." Pekiknya senang, sementara Ryeowook masih setia dengan wajah datarnya.

.

.

Di sebuah hutan yang sunyi di sore hari, seseorang dengan pakaian jubah yang menutup kepalanya sedang mengamati seekor rusa yang sedang memakan rumput di sekitarnya, sosok itu nampak menghunuskan anak panah yang siap di lesatkan pada sasaran di depannya, sosok manis dengan iris rubby itu memfocuskan arah panahnya agar tepat pada sasaran.

Set

Anak panah mulai di lesatkan dan hampir mengenai rusa yang masih setia memakan rumput di bawahnya namun belum sempat anak panah itu mengenai sang rusa, seekor serigala berbulu agak kehitaman menggagalkan tembakannya.

"Ya! Serigala jelek, apa yang kau lakukan eoh? Berani sekali kau mengambil buruanku." Raungnya pada serigala yang kini di mulutnya terdapat seekor rusa yang baru saja di burunya.

"Auuu~," aum sang serigala mungkin jika di artikan serigala itu sedang mengejek orang yang memakinya.

"Aishhh, serigala jelek berikan rusa itu padaku." Makinya seraya menunjuk-nunjuk rusa yang masih berada di mulut sang serigala.

"Auuu~,"

Ctak

Urat kemarahan sosok berjubah itu makin terlihat jelas, dirinya benar-benar jengkel pada serigala yang selalu saja mengganggunya saat berburu.

"Kau... serigala jelek kurang ajar... akan ku-"

"Phantom sedang apa kau di sana cepat kembali." Sosok mungil yang di panggil Phantom itu menoleh pada seseorang yang memanggilnya.

"Ne, tapi aku sedang berburu hyung." Ujarnya.

"Aku tidak peduli kajja kita kembali ke markas." Sosok namja tinggi itu menarik lengan Phantom lalu pergi menjauh dari hutan itu.

Serigala berbulu agak kehitaman itu hanya diam memandang kepergian sosok mungil yang di panggil Phantom itu, cahaya biru berpendar mengelilingi tubuhnya menampakan sosok asli dari sang serigala.

"Donghae, pangeran mencarimu."

Donghae –nama sosok manusia serigala itu- menoleh pada sosok yang baru saja memanggilnya.

"Ne, aku akan segera kembali." Donghae berbalik dan mengikuti orang yang baru saja memanggilnya.

.

.

"Donghae, darimana saja kau?" tanya Kyuhyun dengan nada tinggi.

"Aku habis berburu pangeran." Jawab Donghae cuek, wajar saja jika namja bernama lengkap Lee Donghae itu bersikap cuek di depan sang pangeran Wolf, itu karena dia adalah anak dari sepupu sang raja, jadi keduanya masih memiliki hubungan keluarga walaupun posisi Kyuhyun lebih tinggi dari Donghae.

"Ya! Di saat seperti ini kau masih sempat-sempatnya berburu." Sergah sang pangeran.

"Mian, tadi aku menemukan mangsa yang unik, makanya aku berusaha untuk mengejarnya pangeran."

Kyuhyun menautka kedua alisnya, "Mangsa unik?" tanyanya heran.

"Ne, dia sangat unik dan juga cantik, ah~ kalau pangeran melihatnya pasti akan jatuh hati." Ujarnya sambil menerawang membayangkan sosok berjubah yang menurutnya sangat cantik.

Kyuhyun mendengus, "Bukannya dia itu seorang namja."

"Ne, dia memang namja yang merangkap seorang yeoja, hahaha." Tawanya.

"Kh, dasar." Umpat sang pangeran.

.

.

Phantom berjalan dengan tergesa-gesa menuju markas rahasia para hunter, nama aslinya adalah Lee Hyukjae atau Eunhyuk, Phantom adalah nama julukannya karena Eunhyuk mempunyai kemampuan misterius yang berbeda dari hunter lainya.

Jika dilihat dari segi pakaiannya (bayangin hyuk yang di MV opera) dirinya tampak seperti namja padahal sebenarnya dia adalah yeoja, namun karena suatu alasan dia menyamar menjadi namja.

"Huh, dasar serigala jelek, kurang ajar, gara-gar mahluk menyebalkan itu aku jadi tidak bisa menangkap buruanku, huh." Umpatnya sepanjang perjalanan.

"Sudahlah biarkan saja." Kata namja tinggi yang berjalan di sampingnya.

"Aku sangat kesal padamu dan juga serigala jelek itu, jadi jangan mengajakku berbicara." Ucapnya sarkatis sambil mempoutkan bibirnya, pria di sampingnya hanya tersenyum melihat tingkah lucu dongsaeng angkatnya.

"Tapi ketua memanggil kita Hyukk, aku janji setelah ini kau boleh berburu rusa lagi." Seketika mood Eunhyuk kembali baik, wajah sumringah dengan mata berbinar serah.

"Jinja? Yeay... gomawo hyung tampan." Pekiknya girang.

"Dasar." Ucapnya sambil mengusap kepala Eunhyuk yang tertutupi hoodie di kepalanya.

Skip

.

Ryeowook kini mematut dirinya di cermin, memandang gaun putih terbuka dengan aksesoris bulu-bulu angsa di sekitar dada yang kini di kenakannya, cantik begitulah gambaran dirinya, siapapun pasti akan terpesona jika melihat betapa anggun dan cantiknya putri cantik dari pasangan Kangteuk ini, namun ada satu yang kurang dari sang putri yaitu senyum manisnya, ya seperti yang kita tau Ryeowook sangat jarang tersenyum di depan oranglain termasuk kedua orangtuanya bahkan saat ini pun wajahnya tampak malas melihat penampilannya sendiri.

Cklek

Pintu kamar Ryeowook di buka menampakan sosok sang Umma yang kini tengah tersenyum di ambang pintu, sang Umma tampak sudah bersiap-siap terlihat.

"Aigoo~, putri Umma cantik sekali, kajja kita turun di bawah sudah ada Sungie yang menjemput kita."

Ryeowook berjalan menghampiri Leeteuk, "Yesung Oppa kemari?"

"Ne, chagie palli kita sudah tidak ada waktu lagi." Leeteuk meraih lengan putrinya lalu keduanya berjalan menuju lantai bawah.

"Kalian sudah siap?" tanya sang kepala rumah tangga a.k.a Kangin.

"Ne, kami sudah siap." Balas Leeteuk.

"Kajja kita berangkat."

Yesung menatap kagum pada sosok cantik yang kini berjalan di sampingnya, sirat rindu terlihat jelas di kedua mata sipitnya, 14 tahun lamanya namja tampan bermata sipit itu tidak bertemu dengan sang pujaan hati yang membuat rasa rindunya semakin menjadi setiap harinya, namun kini sosok itu tengah berada di sampingnya, walau tidak menyapa bahkan terkesan cuek namun itu sudah cukup mengobati rasa rindu di hatinya..

.

.

Suasana pesta di sebuah bangunan mewah milik seorang bangsawan Jung tampak ramai di penuhi para tamu undangan, sang putri kebanggaan keluarga bangsawan Jung kini sedang duduk di sebuah kursi berukuran besar bak sebuah singasana, di sampingnya terdapat sebuah kue tart tinggi dengan lilin yang membentuk angka 19, senyum cantik terpatri di bibirnya untuk menyambut para tamu yang hadir terutama pangeran wolf yang sangat di nanti kedatangannya.

Wush

Angin hitam yang berputar berhembus dan berhenti tepat di gerbang bangunan mewah itu menampilkan sosok sang penyihir keturunan gipsi dengan seekor kucing hitam yang bertengger di bahu kanannya, sebenarnya dirinya tidak begitu tertarik dengan pesta itu, namun dari percakapan yang di curinya saat Hangeng dan Kyuhyun berbincang membuatnya agak tertarik dan yang membuatnya tertarik adalah para vambire yang juga ikut di undang dan itu membuatnya memiliki kesempatan untuk mempertemukan sang pangeran wolf denga putri dari ras vampire.

"Saatnya berpesta." Ucapnya lalu berjalan masuk kedalam gedung.

Ryeowook dan keluarganya kini sudah tiba, keempat vampire itu langsung masuk kedalam gedung, Ryeowook yang kini sudah memakai topeng putih berbentuk kupu-kupu memilih berbaur di antara para vampire dan meninggalkan kedua orangtuanya juga Yesung.

Di sisi lain sang pangeran wolf yang sudah ada di dalam gedung memandang bosan para tamu yang hadir di sana.

"Pesta ini sangat membosankan aku ingin segera pulang." Ujarnya.

"Tapi pangeran kita baru saja sampai 2 menit yang lalu, dan anda belum mengucapkan selamat pada nona Seohyun." Ucap Siwon.

Kyuhyun dan Siwon sebenarnya sudah tiba hanya saja Kyuhyun enggan untuk menemui putri bangsawan Jung itu.

"Siwon, apa kau tidak ingin berdansa dengan para yeoja yang ada di sini?" tanya Kyuhyun iseng.

"Hahaha anda ini bagaimana sih, cintaku hanya untuk satu orang." jawab Siwon di selingi tawa yang jika di dengar baik-baik seperti tawa pahit.

"Memang kau pernah mencintai seseorang?"

"Ne, dia adalah istriku."

"Apa kau juga memiliki seorang anak?" tanya Kyuhyun agak penasaran di tambah lagi ini adalah pertama kalinya Siwon menceritakan kisah cintanya.

"Tentu saja pangeran, anak kami laki-laki dan dia sudah besar seusia dengan anda." jawab Siwon, tatapan matanya berubah sendu.

"Benarkah, tapi kenapa kau terlihat sedih?"

"Itu karena kami tidak bisa bersama, pangeran. istriku membawa pergi anakku dan sekarang aku hanya sendiri tanpa mereka berdua." ungkapnya.

"Tidakkah ada keinginan di hatimu untuk mencari mereka?"

"Segala macam cara sudah aku lakukan pangeran tapi semua itu sia-sia saja, tapi saat aku sudah menemukan keberadaan anak kami, aku kembali di hadapkan pada kenyataan pahit, istriku menitipkan anak kami pada mantan kekasihnya, itu yang membuatku merasa terpukul sampai sekarang."

Kyuhyun tertegun mendengar cerita dari pengasuh kepercayaan sang Raja, entah kenapa hatinya juga ikut merasa sesak.

"Lalu kenapa kau tidak menemuinya dan mengatakan yang sejujurnya pada anakmu?"

"Aku takut pangeran, jika aku tiba-tiba datang dan mengakuinya sebagai anakku, dia tidak akan percaya begitu saja."

"Memang sepertinya itu sulit sekali, ah kita lanjukan pembicaraan ini nanti, aku akan mengambil segelas dulu di sana." Kyuhyun mulai melangkah meninggalkan Siwon.

"Silahkan pangeran." Siwon memrendahkan sedikit tubuhnya.

Sementara itu di tempat lain Heechul menyeringai senang saat melihat kedatangan Ryeowook, penyihir cantik itu langsung mengucapkan sebuah mantra.

Kyuhyun yang kini sedang berjalan menuju tempat di mana terdapat gelas-gelas berisi wine sepontan menghentikan langkahnya dan bergerak kearah lain, entah kenapa tiba-tiba kedua kakinya bergerak maju kearah depan seolah ada yang menuntunnya.

'Berjalanlah kedepan, di sana kau akan bertemu dengan seseorang'

Kyuhyun terus berjalan mengikuti sesuatu yang berbisik di telinganya, menyingkirkan orang-orang yang menghalangi langkahnya.

'Disana, dia sedang sendirian, temui dia, cepat jangan sampai dia di rebut oranglain.'

Kyuhyun yang semula menghentikan langkahnya kembali berjalan kearah sosok gadis yang kini membelakanginya,.

Deg

"Bau ini, dia.." gumam Kyuhyun, sebelah tangannya terangkat dan menepuk bahu gadis mungil bergaun putih yang ternyata adalah Ryeowook.

Ryeowook menoleh kebelakang kemudian menghadap pada Kyuhyun, gadis mungil itu memandang bingung pada Kyuhyun yang kini sedang tersenyum di depannya.

"Nuguya?" tanya Ryeowook.

"Namaku Kyuhyun mau berdansa denganku nona." Kyuhyun mengulurkan tangannya, dan entah kenapa Ryeowook menerima uluran tangan itu.

Alunan musik mengalun merdu sangat pas untuk para pasangan yang sedang berdansa, beberapa tamu yang lain juga melakukan hal yang sama.

"Siapa namamu?" tanya sang pangeran.

"Untuk apa."

"Hanya ingin tau saja."

"Itu tidak penting."

"Apa kau percaya jika kita pernah bertemu sebelumnya?"

"Tidak, karena aku tidak pernah mengenalmu."

"Kau ini dingin sekali, wajar jika kau tidak mengenalku, karena kita bertemu saat kau masih bayi." Jelas Kyuhyun.

Ryeowook tidak menyahut, namun dalam hati dirnya merasa hangat saat tangan namja tinggi itu menggenggamnya.

Sementara itu dari kejauhan Heechul si penyihir cantik tampak tertawa puas melihat Kyuhyun dan Ryeowook yang sedang berdansa.

"Kau lihat Heebum, mereka sangat serasi sekali, putraku kau harus berusaha lebih keras lagi, luluhkan hatinya." Ujarnya yang bagaikan sebuah mantra.

Di sisi yang lain Yesung tampak mengepalkan tangannya dengan sorot mata penuh amarah ketika melihat sang pujaan hati berdansa dengan namja lain.

Tbc

Annyeoooonggg para readerr.. chap 3 udah datanggg...

Makasih buat semua reader yang udah review di ff kimi, semoga chap kali ini tidak membuat kalian bosan buat mampir dan membaca ff ini.. mianhae kalau kyuwook momennya masih sedikit..

Balesan review

Mufidatul andriani : hahaha ne seo emang muncul buat kelancaran cerita.. hoho aneh ya tapi mau gimana lagi#apaannih... gomawo..

FikaClouds : ne mereka beda ras.. ini udah update..

NishaRyeosomnia : ini kyuwook momentnya masih dikit emang.. keburu pegel#digetok..kyuwook udah ketemu tuh.. kalo yeppa udah sama kimi kok :p... mampir lagi yeee...

Adeismaya : ini udah lanjuttt

Ryeon9yu : ne kyu emang sengaja di buat berumur segitu.. kalau status henry kayanya masih di rahasiakan dulu nih.. khukhukhu...ne slighnya emang yewook Cuma belum di cantumin dulu.. oke makasih buat reviewnya...

MyryeongkU : annyeong...bwahahaha prolognya emang sengaja di buat aneh kok...ini mereka udah bertemu tuh.. hoho ngga kok heechul kan penyihir baik..makasih udah mampir...

Lady Azhura : salam kenal juga lady.. wah masa ceritanya unik.. tapi gpp lah...yah keduanya akan tetap bersatu kok walau beda ras... endingnya udah ada gambaran kok,, soal Ummanya kyuppa kayanya udah mulai ketebak dikit deh..#plakk...Ini lanjutannya...

Byun hyerin : maksih udah bilang seru...ne sifatnya kyu ama wook emang sengaja di balik..gomawooo

Cloudsomnia88 : hohoho yah mau gimana lagi seo kan Cuma lewat bentar.. kkk... wook begitu sebenarnya karena sesuatu.. nanti di kasih flashback kok...yewook momen Cuma sligh kayanya.. makasih udah mampir...

Key yoshi : ne karakternya emang di buat beda... buat hubungan hanchulwon..nanti ada flashbacknya kok...kyu kan emang setia.. ini kyuwooknya masih sedikit...

Wook aegi : yesung emang bakal jadi orang ketiga tuh.. ^^...kalau masalah sichul nanti akan di jelaskan di flasback...

Kim ryokie : hahaha yang ngintip itu heechul kok bukan orang jahat tuh makanya dia nongol di pestanya seo...

Kimparkshi1 : ne cheonma.. ini udah lanjut lagi kok...

Ryeofha2125 : ne wookie karakternya emang sengaja di buat begitu...kyu kan emang selalu setia kk. Ini kyuwook momentnya..ne wolfnya emang kyuhyun kok...panggil kimi aja deh gpp..

Sushimakipark : ne ini udah update.. wookie sakit karena bias matahari tuh vampire kan rata-rata takut sama sinar matahari( stau ku)... kyuwook kan emang udah ketemu di chap 1.. Cuma wooknya masih bayi waktu ketemunya..ini udah lanjut..

Ryeohyun09 : hahaha ne itu emang wookie.. bukan kok heechulkan penyihir yang baik..yang nguping itu chul umma kok..ini kyuwook momentnya.. makasih udah mampir..

Lailatul magfiroh (selalu setia#plakk) : huhuhu wook begitu karena sesuatu yang belum bisa di jelaskan dan masih di rahasiakan#digeplak... siip kita dukung henry...ini kyuwooknya saeng semoga ngga ngiler pas bacanya..kkk#kaburrr.. gomawooo

Hanazawa kay : ne wookie di sini emang sengaja di buat OOC.. jadi maklum..gomawo udah mampir...

Meidi96 : wah masa... huhuhu yah mau giman lagi udah takdir#lha? Mengenai hubungan sichul nanti akan di kasih flashback kok...hohoho tenang aja kyu tetap sama wook ...wah jangan dong nanti kimi juga ketendang kkk.. gomawooo

Dheek enha1 : ne wookie emang dingin tuh.. yesung emamg suka sama wook.. ini lanjutannya..

Sekali lagi kimi ucapkan banyak terima kasihh.. mohon maaf bila ada kalimat yang salah dari kimi..sampai jumpa lagi reader semuanya...