Comatose-Prolog
ChanBaek/BL/Romance/Angst/T-rated
Baekhyun mengalami koma karena kecelakaan mobil. Saat bangun ia kehilangan kemampuan berbicaranya. Dysarthria dalam bahasa kedokteran. Baekhyun kesulitan menggerakkan anggota tubuhnya karena cedera traumatis di kepala setelah kecelakaan mobil yang dialaminya. Satu bulan koma, akhirnya Baekhyun membuka matanya di akhir bulan November. Meskipun ia kesulitan berbicara dan bergerak, ia disambut oleh keluarga dan sahabatnya. Juga satu orang lagi yang mengaku ia berulang tahun di hari Baekhyun bangun dari komanya. Ia pasien yang dirawat di kamar yang berseberangan dengan kamar Baekhyun di rumah sakit. Ia menggunakan kursi roda, dan ia juga mengalami kecelakaan yang menyebabkan kerusakan pada spinal cordnya. Kerusakan itu menghambat transmisi rangsangan antara periferi dan otak sehingga tubuhnya kehilangan kendali syaraf dan refleks. Bisa dikatakan, kelumpuhan.
"Hai, aku Chanyeol. Aku dirawat di seberang kamarmu. Aku tidak bisa berjalan. Senang berkenalan denganmu, Baekhyun."
Selama enam bulan Baekhyun mencoba mengingat kembali cara berbicara dan bergerak. Jika Baekhyun bergerak dalam waktu yang begitu cepat, maka Chanyeol bergerak dalam waktu yang lebih lambat. Baekhyun menunjukkan perkembangan drastis, ia hampir dinyatakan pulih. Namun tidak dengan Chanyeol.
"Meskipun syarafku tidak secepat itu pulih, aku ingin segera sembuh sepertimu. Ayo sembuh bersama, Baek!"
Baekhyun mencoba berjalan. Ia sudah diperbolehkan berjalan menyusuri koridor sepanjang kamar para pasien. Ia berjalan bolak-balik sambil berpegangan pada railing agar tidak terjatuh. Dua hari yang lalu ia terjatuh saat sedang berlatih berjalan di kamarnya. Otot kakinya kesulitan merespon saat ia mencoba berjalan menghindari ujung tempat tidur. Sekarang ia memiliki memar kebiruan di dagu karena ia terantuk pinggiran meja yang terletak di samping tempat tidurnya. Sekarang Baekhyun lebih berhati-hati ketika berlatih berjalan agar tidak ada luka lain pada tubuhnya. Namun sepertinya ia akan kesulitan berkonsentrasi karena ada Chanyeol yang mengikutinya dengan kursi rodanya. Sedikit-sedikit Chanyeol akan mengingatkannya agar tetap berpegangan pada railing agar tidak terjatuh. Tentu saja Chanyeol berbicara tanpa mengharapkan balasan dari Baekhyun karena Baekhyun masih belum bisa berbicara.
"Sini pegangan pada bahuku," Chanyeol meletakkan satu tangan Baekhyun di bahunya dan berjalan perlahan mengiringinya. Baekhyun tersenyum dan ia berpegangan pada railing dan bahu Chanyeol. Chanyeol berjalan perlahan, kursi rodanya sedikit berderit.
'Terima kasih.'
"Tak perlu berterima kasih, Baek."
Saat Chanyeol melihat wajah Baekhyun, tidak perlu kata-kata untuk bisa saling berkomunikasi. Hanya menatap satu sama lain maka semuanya akan menjadi begitu natural untuk keduanya.
