MAIN CAST:
Sendy Ariani as Sendy / GaoWhite III
Riskha Fairunissa as Ikha / KyoryuViolet IV
Alicia Chanzia as Acha / GoseiPink II
Nabilah Ratna Ayu as Ayu-chin / Pink Racer II
GUEST STAR:
Mayu Watanabe as Gadis Misterius a.k.a. Mayuyu / GaoWhite II
Dalam episode Sebelumnya, empat member JKT48 yang akan mengisi waktu break makan siang di hari konser mereka tiba-tiba diserang oleh sekelompok Zomburima. Mereka pun diselamatkan oleh seorang gadis misterius yang memberi mereka sebuah alat untuk berubah menjadi superhero dan mengalahkan gerombolan Zomburima.
"Gao Access! Ha!"
"Brave In! [Gaburincho! Plezuon!] Kyoryu Change!"
"Tensouder,Gotcha! Change Card Set!"
"Shift into Turbo!"
[henshin scene skip]
"Belle Tiger, GaoWhite!"
"The Marine Brave, Kyoryu Violet!"
"Skick Power of Breath, GoseiPink!"
"Pink Racer!"
Bagaimanakah aksi mereka dalam melawan gerombolan Zomburima?
Setelah berubah mereka pun terkejut melihat kostum mereka. Tanpa berbasa-basi mereka pun bersiap menyerang para Zomburima.
"Teman-teman, ayo kita kalahkan mereka sebelum break makan siang berakhir!" teriak Sendy.
"OK!" jawab Ikha, Acha, dan Ayu-chin.
Sendy sebagai yang tertua diantara mereka berempat memulai serangan mereka yang pertama. Dia pun mengeluarkan senjata khas GaoPink: TIGER BATON. Ketika akan menyerang salah satu Zomburima, tiba-tiba G-Phone miliknya berdering,
[GAO! GAO!]
"Moshi-moshi"
"Halo, tolong gunakan imajinasimu untuk membuat senjatamu lebih kuat." ucap si gadis misterius.
"OK, arigato."
"Hmm, sepertinya aku tau gimana cara membuat senjata ini lebih kuat."
Sendy pun menghantam salah satu Zomburima dengan Tiger Batonnya namun dapat ditahan. Tiba-tiba Sendy bersikap seolah-olah ingin meniup suling.
"Hehe, rasakan ini. Tiger Baton Flute Mode! Dangdut Dance Attack!"
Zomburima yang berada di sekeliling Sendy mendadak berjoget dangdut dan setelah 10 detik Sendy menyerang mereka dengan cepat seperti seekor harimau. Dalam sekali pukulan para Zomburima sudah dilumpuhkan.
"Rasakan alunan dangdut khas Indonesia!" kata Sendy sambil membentuk V-sign pada jarinya.
Tak jauh dari situ, Ikha sedang menembaki para Zomburima dengan Gaburicannon sambil berusaha menghindari serangan Zomburima lainnnya. Ketika sudah terkepung, Ikha pun memutar Gaburevolver miliknya lalu digesekkan pada lengan kanannya.
"Armed On! Plezuon Rocket!"
"Wow, senjata ini totemo sugoii! Yosh! Ini akan menjadi liar,coba hentikan aku kalo bisa!" ujar Ikha bersemangat.
"HAAAA! Rasakan ini! Plezuon Rocket Dash + Shot!"
Ikha melaju dengan Plezuon Rocket dan merobohkan barisan Zomburima yang menghadang dan kemudian menembaki Zomburima di belakangnya. Sudah dua lusin Zomburima berhasil dikalahkannnya.
"Sebagai hadiah perkenalan, terima ini: PLEZUON ROCKET KNUCKLE!"
Plezuon Rocket pun terlepas dan menghantam para Zomburima dengan kecepatan penuh layaknya sebuah roket yang menghantam asteroid.
"Bye bye!" Ikha pun berbalik dan melambaikan tangan.
Sementara itu Acha dan Ayu-chin menyerang para Zomburima secara tag-team. Mereka menembaki para Zomburima dengan Phoenix Shot milik Acha dan Bumper Arrow milik Ayu-chin. Terkadang mereka saling bertukar senjata dan dengan sebuah serangan memutar para Zomburima berhasil ditaklukkan.
"Cih, kuat sekali mereka berempat. Tapi mereka pasti kalah apabila berhadapan denganku. Menyedihkan." ujar Aigaron yang melihat dari atap sebuah rumah.
Karena merasa kesal pasukan Zomburima berhasil dikalahkan, akhirnya Aigaron memutuskan untuk menghadapi mereka langsung.
Ikha yang melihat Aigaron pertama kali memutuskan untuk bertarung 1-on-1 dengan Aigaron. Walaupun telah menembak dari berbagai sisi namun serangan Ikha tak ada yang berhasil menjatuhkan Aigaron. Tiba-tiba dari belakang Sendy berusaha menusuk Aigaron dengan Tiger Baton Dagger Mode namun berhasil ditangkis Aigaron. Acha dan Ayu-chin pun mencoba menyerang namun masih saja gagal.
"Apa cuma segini aja kemampuan kalian, hai bocah ingusan? Menyedihkan. Rasakan serangan dariku: Tebasan Kesedihan!" teriak Aigaron.
Aigaron berhasil menyerang mereka hanya dengan sekali tebasan dari Kapak Air Mata miliknya dan mereka berempat pun terkapar.
"Duh, gimana ini ka Sendy. Dia terlalu kuat. Serangan kita ga ada yang kena nih." kata Ikha.
"Kita harus memikirkan cara untuk mengalahkan orang menyedihkan itu gimana pun caranya." kesal Acha.
"Ada kata-kata terakhir, bocah-bocah ingusan?" tawa Aigaron sambil bersiap melakukan Tebasan Kesedihan.
Saat Aigaron sudah mengangkat Kapak Air Mata-nya tiba-tiba dia ditembaki dari oleh dua orang gadis berbaju hitam yang mengendarai masing-masing Yamaha YZF-450 berwarna hitam kemudian melewati Aigaron dan berhenti di depan tim NaChaKhaSen yang sudah unmorphered.
Ketika melihat dua gadis itu, mereka berempat terkejut ketikan melihat logo JKT48 di bagian belakang jaket keduanya.
"Logo JKT48? Jangan-jangan mereka member. Tapi kira-kira siapa ya?" tanya Ayu-chin.
"Yaudah kita tanyakan saja pada mereka." sambung Acha.
"Umm, makasih ya udah nolong kita. Kalian member JKT48 juga?" tanya Sendy.
"Sebaiknya pertanyaan kalian disimpan dulu hingga luka-luka kalian sembuh. Ayo kita ke Gokai Galleon." jawab salah satu gadis berjaket hitam.
"Tapi sebelumnya kita mundur dulu dari arena ini," sambung gadis berjaket hitam yang lain.
"Brave In!" [Gaburincho! Ovirapoo!] "Fire!"
Dari ekor Gaburevolver milik salah satu gadis berjaket hitam tersebut keluar sebuah gas kentut yang menyelimuti area itu, dan setelah asapnya menghilang mereka semua telah menghilang.
"Damn! Damn! Damn! Liat aja suatu hari pasti aku akan kalahkan mereka semua." kesal Aigaron sambil berjalan pulang ke Kastil Beku.
[narrator]
Akhirnya tim NaChaKhaSen bertemu dengan dua orang gadis berjaket hitam yang ternyata adalah member JKT48 seperti mereka. Siapakah dua orang gadis berjaket hitam tersebut? Nantikan di episode berikutnya.
