Yak~ Zura dating *ditendang*
Zura mau ngelanjutin chap selanjutnya
Tu de poin aja~!
Puasa Bareng Vocaloid
.
.
Vocaloid bukan punya Zura
.
.
.
.
.
"Rin…hoam aku ngantuk, zzzzz"Len sangking ngantuknya ngorok di teras (?)
"Eh…Len…bangun ada kecoa terbang!"Kata Rin ngerjai Len
"Gya….Mana?"Len yang kaget langsung lompat ke Rin
"Rin kau dimana?"Tanya Len
"Tepat dibawahmu"Kata Rin yang tertindih oleh badan Len
"ah…hahaha…Gomen"Kata Len membangunkan Rin
Siang Harinya
"Hn~~ Laper~~"Kata Len yang lagi tiduran di sofa ruang tamu
"Iya…kapan maghribnya sie?, mana Mama pergi huh…"Kata Rin
"Assalamualaikum.."Miku mengucap Salam
"Wa'alaikumsalam, Mama dari mana?"Kata Rin menjawab Salam dan memberi pertanyaan (?)
"Hehe…barusan Mama daftarin kalian ngaji di TPQ crypton"Kata Miku
"What!"Kata Len kaget
"Nga…Ngaji?"Rin ikutan kaget
"hu'um, wah udah jam 2 ayo cepet ngaji sono"Kata Miku menyuruh Rind an Len bersiap-siap
"Ma…berarti aku pake kerudung?"Tanya Rin
"Pake Sarung sono!"Kata Len ke Rin
"Ih…."Rin cemberut
"Iya..kamu pake kerdung, nah Len kamu pake baju koko, peci, surban (?), sarung"Kata Miku memberi perlengkapan yang tadi ia ngomong
"Ma..kok kaya pa haji aja?"Tanya Len
"Lho…alhamdulillah malah kan berarti udah haji dong?"Jawab Miku
"eh..iya…ya Hehehe~"Len cengingisan
"Len aku cantik gak pake kerudung?"Tanya Rin yang baru aja pake kerudung
"Wah…."Len ngiler
"Hayooo puasanya batal!"Kata Miku mengagetkan Len
"Astaghfirllah…kamu cantik Rin"Kata Len megang pipinya Rin
"Cantik kok 'astaghfirllah'?, cantik ya subhanallah"Kata Rin
"Eh..iya…maksutku subhanallah"Kata Len
"Dah cepet sono ngaji telat lho!"Kata Miku menyuruh kedua anaknya cepet-cepet
"Yasudah aku berangkat dulu, assalamualaikum"Kata Len memberi salam
"aku juga, assalamualaikum"Kata Rin juga memberi salam
"Waalaikum salam, ati-ati ya!"Kata Miku memberi lambaian lidah (?), lho salah memberi lambaian tangan
Ditempat ngaji…
"Assalamualaikum"Seorang ustadah lho? Maksut saya ustad memberi salam
"Wa'alaikum salam ya Ustadah"Jawab seiisi kelas
"Lho ustadah kok gak pake kerudung!"Tanya Len nunjuk ke ustad yang rambutnya puanjang
"He?, Kau bilang apa SHOTA?, saya ini cakep begini dibilang ustadah"Tanya sang ustad yaitu Gakupo Kamu *tepuk tangan*
"OO…ustadah eh salah ustad toh?"Kata Len terkagum-kagum teryata banci bisa jadi ustad *XD*
"Hm..baiklah ayo kita mulai pelajarannya!"Kata Gakupo menyiapkan al-qur'an
Ketika pulang…
"Hei! Gakupo!"panggil Kaito
"He…apa kabar lu?"Tanya Gakupo ke Kaito
"Baik alhamdulillah…ngapain lu disini?, mana pakaiannya pake baju ala kyai"Kata Kaito nepuk pundak Gakupo
"Ya kan gue ustad disini"Kata Gakupo
"Assalamualaikum"Seeorang Gadis berkerudung merah muda
"wa'alaikumsalam, cewe sapa namanya nieh?"Goda Kaito ke Cewe tersebut
"Wahai sahabatku janganlah kau goda istri orang"Kata Gakupo menasihati Kaito
"Ah paling-paling gak ada suaminya"Kata Kaito tidak mempedulikan Gakupo yang menahan marah
"Kaito janganlah anda membuat saya batal puasanya"Kata Gakupo menasehati Kaito (lagi)
"What!, ini istrimu?"Kata Kaito kaget
"Alhamdulillah saya istrinya Gakupo"Kata Istri Gakupo yang tidak lain adalah Luka megurine *tepuk tangan*
"Gakupo kita pulang yuk sudah mau maghrib aku belum nyiapin makanan buat buka"Kata Luka sopan ke suaminya Gakupo
"Iya..sayang, wahai sahabatku saya pulang dulu, assalamualaikum"Kata Gakupo memberi salam
"wa'alaikumsalam"Jawab Kaito yang masih cengo
"Hayoo papa lagi liatin ustadah Luka ya?"Kata Len mengagetkan Kaito
"astaghfirllah Mama kan lebih cantik dari pada ustadah Luka"Kata Kaito
"Oh yasudah"Jawab Len padat
"Len ini temenmu ya?, lho Rin mana?"Tanya Kaito
"Papa…aku bukan temennya Len, Aku Rin!"Kata Rin
"Oh kau Rin, wajahmu berbeda"Kata Kaito cekikikan
"Huh!"Jawab Rin Kesal
5 menit sebelum berbuka
"Haduh, kapan sie bukanya?"Kata Len yang lagi tiduran di kasurnya
"5 menit lagi"Jawab Rin
"Oh…masih lama"Kata Len
Sementara orang tua mereka
"Eh Udah adzan!, Buka!"Seru Miku
"Buka?"Kata Kaito siap-siap buka baju
"Bukan buka baju, tapi buka puasa"Kata Miku menghentikan aksi suaminya
"Oh iya hehe"Kaito cengengesan
"dah silahkan dimakan, baca do'a dulu"Kata Miku
Sementara ke-empat makhluk ciptaan yamaha itu berdo'a
Bagaimana kelanjutan ceritanya
Tunggu di chap 3
~TBC~
Review tapi jangan pedes-pedes ya
