I Hope
Chapter sebelumnya ..
Sungmin POV
Aku berjalan keluar kelas,aku lihat
karidor sekolah mulai sepi karna
banyaknya murid telah pulang . Aku
langkahkan kakiku menuju perpustakaan.
Aku pun mulai memasuki perpustakaan .
Aku ingin meminjam buku untuk
mengerjakan tugas yang diberikan oleh
Songsaenim tadi .
Ternyata perpustakaan pun juga begitu
sepi,aku lihat tak ada orang di sini .
Kemana ahjussi yang menjaga
perpustakaan ini?Aku harus meminta
kartu tanda peminjam buku . Haruskah
aku menunggu di sini?ah itu tak
mungkin.
Aku tetap berada di perpustakaan
tersebut . Aku mondar mandir tak
karuan, 'lama sekali ahjusshi itu. kemana
sih dia?' batinku.
Sudah hampir menunggu 30 menit
ahjussi itu belum datang juga.
'BRUGH'
Eh?suara apa itu?
.
.
.
Chapter 2
Ku langkahkan kakiku pelan dengan rasa takut dan gugup. Apakah di sini ada hantunya ? Oh tidak ,, ini zaman modern , mana ada hal hal mistis seperti itu?
Ku terus berjalan mendekat dengan suara itu , hatiku berpacu dengan cepat . Ku berhenti di dekat rak buku , aku intip dari rak buku tersebut , aku hanya melihat sebuah buku yang berada di dekat meja terjatuh di lantai . Oh apa ini ? mengapa sepertinya perpustakaan ini sangat menyeramkan? 'Sepertinya aku harus keluar dari sini , yah aku harus keluar dari sini ' batinku .
Author POV
Sungmin pun membalikkan badannya ke belakang dan ...
"Kyaaaaaa hantuuu .. jebal jangan menghantui aku . Aku tak mauuu , aku masih menyanyagi orang tuaku .. jeball " teriak Sungmin saat seseorang ada di belakangnya dan itu sangat membuat dia ketakutan dan memeramkan matanya
"YAK ! BISAKAH KAU TAK BERISIK ? AKU INI MANUSIA , BUKAN HANTU !" tak kalah kencang teriaknya seseorang itu
Sungmin pun terpangah(?) iya pun membuka matanya sedikit demi sedikit
"Benarkah?" tanya Sungmin sambil menepuk nepuk wajah orang tersebut yang berjenis kelamin namja
"Yakk ! sakit pabo !" ucapnya
"Huuuhh .. syukurlah , ku kira kau hantu"
"Hemm .." Namja tersebut hanya mengela nafasnya
"Mengapa kau ada di sini ?" tanya namja itu
"Oh .. aku meminjam buku , tapi aku ingin meminta kartu tanda meminjam buku pada ahjussi" ucap Sungmin seadanya
"Jangan menunggunya , kau bawa saja buku yang kau pinjam ini"
"Mana bisa ,, itu melanggar aturan ,kau tau !" ucap Sungmin
"Begitukah ? Jadi kau menunggu ahjussi itu sampai malam eoh , demi hanya mendapatkan kartu peminjam itu?"
Sungmin pun tampak berfikir , 'ucapannya itu memang ada benarnya , masa iya aku menunggu di sini sampai malam hanya meminta kartu pinjaman buku ? Toh nantinya aku jujur akan membalikkan buku ini . " ucap Sungmin dalam hati
"A - aniya"
"Kalau begitu , kau pulanglah ~ mau ku antar? kita pulang bersama"
Jantung Sungmin berdetak kencang saat namja itu memintanya pulang bersama . 'Ada apa ini ? mengapa jantungku mendadak lebih cepat dari biasanya ? argh tidak mungkin .. aku baru mengenalnya . Mana mungkin aku langsung menyukainya ? toh dia tak mengenalku . itu hanya sekedar basa basi saja' batin Sungmin
"T - tidak usah terima kasih" tolak Sungmin
"Oh ya sudah , aku pulang dulu . Kau pulanglah" ucap namja itu sambil berjalan keluar perpustakaan
Sungmin hanya melihat kepergian namja itu , entah mengapa ia merasa menyesal tidak ikut pulang bersama namja itu .
.
.
.
Tibanya Sungmin di rumah , ia lemparkan tasnya kesembarang tempat di kamarnya . Ia rebahkan badannya ke kasur empuknya itu .
"Mengapa jantungku berdetak kencang saat dia ada bersamaku ? apa aku benar menyukainya ?" ucap Sungmin berdialog sendiri . Tak lama kemudian ia pun tidur dengan sendirinya
.
.
.
"Sungmin-ahh .. ayo bangun, ini sudah pagi . Nanti kau telat ke sekolah sayang" ucap yeoja paruh baya di balik pintu kamar Sungmin tak lain yaitu ummanya Sungmin yaitu bernama Leeteuk
Sungmin pun merasa risih , lalu iya bangun dari tidurnya dan duduk di tepi ranjangnya
"Ne umma .. aku sudah bangun" ucap Sungmin serak
"Cepatlah bersiap-siap , umma akan masak untuk sarapan pagi ini"
"Ne"
Sungmin pun langsung berdiri lalu mandi
.
.
"Wah umma memasak nasi goreng kimchi ? sepertinya enak" ucap Sungmin setelah tiba di meja makan rumahnya
"Ne , ayo di makan nak" Leeteuk tersenyum senang mendengarnya
Sungmin memakan masakan ibunya tersebut dengan lahapnya . Sang ibu hanya tersenyum melihat anak semata wayangnya itu.
"Umma umph appa mana?" ucap Sungmin yang masih penuh dengan makanan yang ada di mulutnya
"Ah .. appamu? emm.. itu dia" unjuk sang umma pada ayah Sungmin saat atahnya itu berada tak jauh dari meja makan
"Ada apa kau mencari appa eoh?" tanya ayahnya pada Sungmin . Sang appa langsung duduk di sebelah sang anak
"Ani , aku hanya bertanya saja" ucap Sungmin
"Begitukah?"
"Ne appa"
Leeteuk hanya melihat kedua orang yang iya cintai itu sambil memasukkan nasi goreng kimchi kedalam piring sang suami yang bernama Kangin
"Gomawo yeobo" ucap Kangin pada Leeteuk sambil mencium pipi sang istri
"Huuh pagi-pagi sudah mesra-mesraan" umpat Sungmin
"Kau cemburu jika appa bermesraan dengan ummamu eoh?" selidik Kangin
"Ani"
"Haha dasar kau ini Sungmin , kalau kau juga pingin seperti itu , cepatlah menikah" tutur sang ayah
"Aku ini masih sekolah appa , aku tak mau menikah dulu . Lagi pula aku belum bekerja"
"Kau tak usah mengurusi tentang pekerjaan dulu Sungmin. Masalah itu biar appa yang bantu nanti . Kau boleh bekerja di perusahaan appa"
"Jinjayo ?" tanya Sungmin
"Ne , tapi ada satu syarat" ucap Kangin
"Apa itu ?" Tanya Sungmin antusias
"Kau ... " Kangin sang appa menggantungkan kalimatnya , terlihat Sungmin sangat penasaran dengan persyaratan sang appa
"Kau harus ..
.
.
.
TBC
Hai hai semua , terima kasih untuk yang udah review . Mian baru update sekarang :D
Gimana ceritanya ? gaje ya ? Mian .. Konfliknya belum ada . Mungkin nanti di chapter 4 atau 5 tapi gak nentu juga , tunggu aja nanti . Sepertinya author bikinnya rada panjang hehehe ..
Review yang banyak yah , biar lanjutinnya cepet dan semangat hahaha :D
Terima kasih sekali lagi untuk yang udah baca dan udah review ff ini ^^
