Bukti cintaku, Bukti penghianatan dimatamu
by hime kirika
disclaimer : you-know-who alias masashi kishimoto-sensei
Pairing : siapa aja boleh.. hahahah :p
warning : gaje, alur kecepetan, dan silahkan nilai sendiri ^_^
Happy reading
...
Sebulan setelahnya
"Sedang apa sakura..? sudah malam, nanti sakit.."
"hanya melihat bintang nii-chan, tidak apa-apa, nii-chan tau kan sistem imunku bagus. Tak perlu hawatir."
"meskipun begitu aku khawatir karena aku menyayangimu. Telah cukup 'letih' yang kau tanggung, dan cukup pula 'beban' yang kau pikul, setiap malam melihat bintang yang masih sama, atau mungkin kau tengah memandangi malam dan berdalih melihat bintang?"
"sepertinya aku memang tidak bisa membohongi nii-chan, hmm.. mungkin karena malam mengingatkanku padanya.. malam yang sesak, di penuhi kegelapan, tanpa mereka para 'bintang' yang kini di hadirkan untukku, untuk melanjutkan hidup tanpa sang 'malam', tapi kau tau nii-chan? Apa gunanya bintang tanpa malam? Mungkin langit malam akan begitu kosong tanpa para 'bintang', tapi para bintang tidak bisa muncul tanpa sang 'malam'.."
Sasuke memeluk sakura dari belakang dan sasori berlalu menepuk bahu sasuke pelan, kemudian sasuke mengecup pipi ranum sakura
"tapi malam akan selalu di temani bintang sakura, meskipun tidak dapat kau lihat jelas, para bintang itu akan selalu berdampingan dengan sang malam, maafkan bila sang malam itu membuatmu sesak, namun dia kembali di sini bersamamu" kata sasuke tersenyum memeluk istrinya kemudian ia melanjutkan
" aku berjanji tidak akan meninggalkan kalian lagi"
"tepati janjimu kali ini sasuke-kun" kata sakura kembali memeluk sasuke
"EKHEMMM!" deheman yuki membuat sasuke dan sakura yang saling memeluk, melapaskan pelukan mereka, yuki kemudian menyisip di tengahnya
"ih, nii-chan setelah menikah kau jadi genit pada nee-san" kata yuki memandang sasuke pura-pura tak suka. Sasuke mengacak rambut yuki pelan dan merangkulnya
"hei, gadis sok tau. Aku ini tou-san mu bukan nii-chan mu, dan lagi salahnya dimana aku memeluk istriku?" tanya sasuke pada yuki
"hn, terserahlah. Siapa suru umur kalian kelewat muda, pokoknya aku tidak mau tau, aku akan memanggilmu begitu, lebih keren" kata yuki tersenyum
"yuki, kau tidak takut kalau nanti kau memanggil tou-san mu dengan sebutan nii-chan, bisa-bisa teman-temanmu menjadi FG sasuke, kau tidak tau saja, FG sasuke tersebar banyak di seluruh dunia, bahkan mayoritas penduduk konoha itu FG sasuke-kun" kata sakura yang membuat yuki mengerutkan kening
"benarkah? Akh, tou-san dan aki-nii sama-sama punya FG menyebalkan!" kata yuki cemberut membuat sasuke menyeringai dan mengacak rambutnya lagi
"dan hei tou-san, hentikan itu, aku baru merapikannya" tegur yuki pada sasuke
"tou-san"suara di belakang mereka membuat mereka melihat siapa si pemanggil dan ternyata itu aki.
"ada apa aki?" tanya sasuke mendekatinya
"ada paman naruto dan bibi hinata sama paman sai dan bibi ino di bawah" kata aki beranjak meninggalkan ruangan. Mereka sekeluarga pun turun kebawah, ke ruang tamu mendatangi sahabat mereka
"bibi hinaaataaaaa" panggil yuki sambil berlari dan memeluk hinata, yang di balas pelukan lembut oleh hinata. Sakura dan sasuke tersenyum mendapati sahabat-sahabat mereka.
"ikh, yuki kau selalu memeluk hinata di banding aku" ino pura-pura cemberut pada yuki
"loh, bibi ino kan ada aki-nii" kata yuki menggoda ino
"apanya, kau tidak tau saja, sewaktu kecil dia lebih suka mengompoliku" kata ino menyeringai pada aki yang tengah memerah kemudian bersikap datar kembali
"yah, bagaimana yah bi, itu adalah sifat alamiah ketika aku berada dalam jarak dekat dengan orang menyebalkan" kata aki cuek yang membuat kami semua tertawa
"oh iya, ada apa kemari ramai-ramai seperti ini di tengah malam begini?" kata sakura bertanya pada sahabat-sahabatnya
"mengantar undangan padamu sakura-chan, dan juga si teme, kalian kan sudah menikah 2 minggu lalu, aku dan hinata-chan juga akan segera menyusul" kata naruto menyengir sambil memeluk hinata yang menahan malu
"kami juga, acara kami akan di adakan berselang seminggu dari acara naruto, yah mendahului undangan resmi" kata ino menambahi
"waaah, selamat yah" kata sakura dan sasuke. Setelahnya mereka berbincang di ruang tamu itu, semakin menyenangkan karena kehadiran aki dan yuki. Sakit yang berubah menjadi bahagia, bersama cinta dan persahabatan sejati hinggan akhir nanti
OWARI
