The Strongest Team
Disclaimer: Naruto & High School DxD belong to Masashi Kishimoto & Ichie Ishibumi
Author: Alfz
WARNING:Typo, OP!Naru, Isekai!Theme, Godlike!Sasu, Godlike!Shika, Alive!MinaKushi, OOC, Doujutsu!Naru, Harem!Naru
"Bicara"
'Batin'
"Bicara Monster"
'Batin Monster'
Jutsu/Teknik
Pair:
Naruto x Rias x Akeno x Kuroka
Sasuke x Sona x Tsubaki
Shikamaru x Tomoe
Itachi x Serafall
Issei x Asia x Koneko x Le fay
Summary: Berada di dimensi yang baru memanglah epic tapi pernah gak sih kalian baru saja sampai di dimensi baru tersebut tetapi langsung terkena masalah?- "Hah… sudah kuduga kau memang magnet masalah Naruto/dobe"- "Apa salahku Kami-Sama?!"
OP Song: Naruto OST – Blue Bird (Ikimono Gakari)
A/N: Hati-hati readers sekalian, membaca cerita ini akan mengakibatkan menangis, teriak, ketakutan, amnesia, serangan jantung, kejadian memalukan, buang angin yang tidak terkendali, dan diare yang hebat (credit: Spongebob Squarepants)
Chapter 5: Twilight Healing
Sudah hampir dua bulan berlalu, terhitung sejak kedatangan Naruto cs ke dimensi yang baru ini dan menjalani kehidupan mereka dengan damai ya walaupun tidak sedamai itu
Banyak hal yang sudah terjadi dalam kurun waktu hamper dua bulan belakangan ini, misalnya ruangan ORC menjadi tempat nongkrong Naruto cs jika sedang jam istirahat, Koneko yang menjadi murid Naruto, dan adegan NaruRias yang diganggu oleh Akeno
Rahasia Naruto soal shinobi lainnya yang telah diketahui oleh rias dan yang lainnya serta kemampuan yang dimiliki oleh mereka walau tidak semuanya, yah walaupun tugas dari kami-sama tidak diketahui oleh rias dan mereka berterima kasih untuk hal tersebut
Bicara soal Koneko yang menjadi murid Naruto, kalian pasti penasaran bagaimana bisa itu terjadi? Mudah saja, jawabannya adalah Koneko tidak sengaja mengintip latihan Naruto dihutan
Flashback [Three weeks ago]
Hari ini adalah hari minggu dan kuoh gakuen tutup, yang mana artinya Naruto cs tidak punya kerjaan dan mereka bisa santai-santai dirumah ya terutama untuk shikamaru
Bagi shikamaru hari libur adalah surga baginya karena ibunya akan membiarkan dia tidur kecuali ada hal mendadak dan perlu dilakukan olehnya
Sementara bagi Naruto dan Sasuke hari minggu tidak ada bedanya dengan hari biasa. Mengapa? Ya sudah jelas karena ibu mereka akan membuat mereka menjadi pembantu rumah tangga dirumah sendiri
Jujur bahkan Kurama tidak bisa berhenti menertawakan nasib sial yang dialami hostnya itu, bayangkan saja jika orang seperti Naruto yang sudah menjadi pengganti rikudou sennin malah harus menyapu dan mengepel rumah
Bukankah itu keterlaluan? Kalau saja dia tau akan jadi seperti ini mungkin dia akan keluar rumah sejak pagi dan pergi entah kemana kakinya melangkah
"Gaki…" sebuah suara yang lebih seperti geraman terdengar ditelinga Naruto yang sedang melamun dikamarnya
'Ada apa kurama?' dia bertanya pada sosok rubah didalam dirinya
"Coba kau minta ijin pada kushina, katakan kalau kau ingin pergi berlatih. Setidaknya itu lebih baik daripada membuatku tertawa dengan keadaan mu saat ini" balas kurama
'Yah baiklah walaupun aku tidak sudi menerima saran dari rubah sialan sepertimu tapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali' ujar Naruto
Sementara kurama yang mendengar penuturan dari sang host hanya mendengus dengan kesal
"Bocah sialan yang tidak tau berterima kasih" ujar kurama tapi hanya dihiraukan oleh Naruto yang sudah memutus link mereka
Saat ini Naruto sedang menghadap ibunya yang sedang melipat baju miliknya untuk meminta ijin seperti yang disarankan oleh kurama padanya
"Kaa-chan…" panggil Naruto pada ibunya
"Ada apa sochi?" tanya kushina selaku ibu Naruto
"Emm… begini sebenarnya aku ingin meminta ijin kaa-chan untuk keluar" tutur Naruto mengatakan alasannya
"Keluar? Kemana memangnya?" tanya kushina lagi
"Aku ingin pergi berlatih. Ya~ Kaa-chan tau sendiri aku sudah sebulan bahkan mungkin sudah lebih dari sebulan berada disini dan aku tidak pernah berlatih lagi, Tou-chan juga tidak bisa berlatih denganku karena sibuk mengurusi perusahaan miliknya…" gantungnya
"…dan kaa-chan sendiri juga sibuk dengan butik milik kaa-chan. Jadi aku tidak ada teman berlatih dan kalau kaa-chan mengatakan aku punya si pantat bebek serta rusa pemalas itu untuk menemaniku berlatih lebih baik urungkan saja niat kaa-chan" lanjut Naruto
"Hmm? Kenapa begitu?" tanya kushina yang heran dengan perkataan Naruto
"Sudah jelas bukan? Rusa pemalas itu pasti akan tidur jika kuminta menemaniku dan si pantat bebek pasti akan sibuk berlatih dengan kakak nya yang keriput" jawab Naruto sambil mengejek
"Bukankah kau bisa berlatih bersama mereka? Itu akan lebih baik karena ada Itachi-kun yang mengawasi kalian" saran kushina
"Kaa-chan bercanda? Latih tanding ku dengan sasuke pasti akan sangat merusak dan tidak mungkin itachi-nii bisa menghentikan kami walaupun dengan tsukoyomi…" gantung Naruto sambil menekankan kata merusak
"…hah~ walau bagaimana pun itachi-nii berusaha, akan sangat tidak mungkin baginya menghentikan kami yang bahkan terlalu kuat bagi gokage (Lima Kage) sekalipun" ucap Naruto
"Jika kau sadar kalau kau itu terlalu kuat, mengapa kau masih ingin berlatih? Kau bahkan bisa dengan mudah menghidupkan seseorang" ujar kushina
"Aku ingin berlatih agar kemampuanku tidak menumpul, ditambah aku harus selalu siap jika tiba-tiba ada musuh yang menyerang bukan?" balas Naruto
"Yah~ baiklah kaa-chan ijinkan. Tapi ingat kau harus pulang sebelum makan malam" ucap kushina mengijinkan
"Roger Taicho!" seru Naruto senang
SKIP [Forest]
Setelah mendapat ijin Naruto langsung melesat menuju hutan yang berada didekat bukit dan bersiap untuk berlatih
Tajuu Kagebunshin no Jutsu
Naruto menciptakan 1000 kloning dirinya untuk berlatih. Berlebihan? Tentu tidak! Baginya ini sudah biasa bahkan terlalu sedikit
"Baiklah ayo kita bagi latihan kita, pertama 100 bunshin berlatih kontrol chakra tingkat tinggi yakni memisahkan pasir putih dan hitam seperti yang ditunjukan tsunade-baachan, lalu 50 berlatih jutsu elemen dasar mulai rank-D sampai rank-SS, 50 lainnya berlatih kekkei genkai lanjutan dari elemen dasar mulai rank-D sampai rank-SS…"
"…100 bunshin berlatih kekkei touta dan 100 berlatih kekkei moura karena kita tidak bisa menggunakan gedodama tanpa bantuan mode rikudo, 200 berlatih energi yin-yang, 200 berlatih fuinjutsu, 100 berlatih tanding murni dengan fisik, dan 100 sisanya berlatih mengendalikan sharingan dan rinnegan" ujar Naruto membagi tugas bagi para bunshinnya
"Dan ingat! Menghilanglah dengan interval 100 bunshin per 5 menit!" lanjutnya
"SIAP OYABUN!" seru serentak para bunshin
Setelah memberikan perintah pada bunshin miliknya, Naruto langsung bersiap untuk latihan pribadinya yakni mengumpulkan senjutsu dalam jumlah besar
SKIP TIME
Sekarang sudah tengah hari dan Naruto masih tetap dalam posisi lotus (bertapa) sambil mengumpulkan senjutsu yang ternyata dilihat oleh seekor atau seorang youkai berambut putih
Naruto sadar jika dia diawasi karena dia bisa merasakan senjutsu youkai itu namun dia tetap tenang dan terus mengumpulkan senjutsu karena dia tidak merasakan niat jahat dari youkai tersebut
"Keluarlah neko-chan! Aku tau kau disitu!" ucap Naruto santai
Kemudian dari balik pohon keluarlah youkai berambut putih tersebut dan mendekat kearah Naruto
"Jadi… Kenapa kau mengawasiku hm?" tanya Naruto pada youkai tersebut
"Kitsune-senpai tolong ajari aku cara menggunakan senjutsu!" seru youkai tersebut yang ternyata adalah Toujou Koneko si nekomata yang merupakan kouhai Naruto secara tiba-tiba
"Coba jelaskan mengapa kau memintaku mengajarimu senjutsu, bukankah semua youkai bisa menggunakan senjutsu?" Naruto menanyakan alasan dari koneko padanya
"Aku… Aku takut… Aku takut menggunakan senjutsu" jawab koneko pada Naruto
"Kenapa kau takut? Apa terjadi sesuatu sebelumnya?" tanya Naruto lagi
"Dulu… aku punya seorang kakak perempuan, dan dia sangat hebat bahkan menjadi anggota dari bidak salah satu high-class devil…" gantung koneko
"…tapi kemudian dia menjadi gila karena senjutsu dan menghabisi king-nya, sehingga sekarang dia menjadi stray-devil" lanjut koneko
"Hmm… Souka dan menurutmu itu semua akibat dari senjutsu? Kalau begitu hanya ada dua kemungkinan yang sebenarnya terjadi" ujar Naruto
"Kemungkinan? Apa maksudmu senpai?" tanya koneko
"Peristiwa yang sebenarnya terjadi kemungkinan ada dua. Pertama kakakmu tidak bisa mengendalikan senjutsu miliknya kemudian mengamuk dan menghabisi king-nya seperti yang kau ceritakan…"
"…dan kemungkinan yang kedua adalah kakakmu bisa mengendalikan senjutsu miliknya dengan sempurna tetapi, dia menghabisi king-nya karena alasan tertentu. Dan kemungkinan yang paling masuk akal adalah yang kedua, karena setahuku youkai tidak akan menjadi gila karena senjutsu" ucap Naruto panjang lebar menyatakan pendapatnya
"TAPI ITU MUSTAHIL! KARENA AKU ADA DISANA SAAT DIA MENGHABISI KING-NYA!" seru koneko yang seakan tidak percaya
"Neko-chan ten-"
"KAU TIDAK MENGERTI!" ucapan Naruto terpotong oleh teriakan koneko
"Hei tenanglah bukankah sudah kukatakan itu hanya kemungkinan saja, dan tidak ada bukti yang bisa memperkuat hal itu" Naruto mencoba menenangkan koneko
"Lagipula mana mungkin hal mustahil seperti itu terjadi bukan?" tanya Naruto
'Ada yang sesuatu yang aneh disini seperti ada bagian cerita yang hilang, tapi apa? Yare-yare~ Kurasa aku akan menyelidikinya nanti bersama sasuke dan shikamaru' lanjut Naruto dalam pikirannya
"Maaf karena berteriak padamu senpai" ujar koneko yang sudah tenang meminta maaf atas tindakannya
"Maa~ tidak masalah bagiku. Lagipula siapapun tentu akan kesal jika saudarinya atau bahkan keluarganya dituduh seperti itu, bukan?" tanya Naruto
"Kurasa kau benar senpai" balas koneko padanya
"Tidak masalah. Dan lagi apa kau yakin masih tetap ingin ku ajari cara menggunakan senjutsu?" Naruto meminta kepastian dari koneko
"Aku yakin untuk diajari olehmu senpai" ucap koneko dengan mantap
"Baklah kalau begitu jangan menyesal karena meminta ku ajari" ujar Naruto sambil menyeringai atau kata kerennya memakai foxy grin andalannya
Koneko yang melihat seringai Naruto gemetar karena entah kenapa tapi dia merasa kalau dia akan mengalami hal yang buruk, dan mulai saat itu koneko menyesal meminta dilatih Naruto walaupun sebenarnya dia menjadi lebih kuat
Flasback End
SKIP TIME
Naruto cs saat ini sedang berjalan menuju sekolah yang diiringi pertengkaran kecil antara Naruto dan shikamaru yang diawali pembahasan mengenai strategi menghadapi musuh
"Sudah kubilang Naruto! Sebelum melawan musuh kau harus punya strategi untuk mengalahkannya dengan menganalisa caranya bertarung" ujar shikamaru yang memiliki prinsip pikir dulu baru hajar
"Untuk apa? Bukankah kau bisa memikirkannya ditengah pertarungan? Itu bahkan lebih efisien serta mudah bagiku" balas Naruto yang memegang teguh prinsip hajar dulu mikir belakangan
"Hah~ Tidak ada gunanya berdebat dengan dobe, shika. Kau tidak akan bisa menang" ucap sasuke yang sudah terbiasa dengan situasi semacam ini
Ditengah jalan yang penuh pertengkaran itu, Naruto cs melihat issei yang sedang berbincang dengan seorang biarawati langsung menghampiri issei
"Yo! Ero-Kouhai!" seru Naruto saat mereka mendekat kearah issei
"Naruto-senpai, sasuke-senpai, shikamaru-senpai" ucap issei melihat ketiganya
"Apa yang kau lakukan disini issei? Kau bisa terlambat" ucap sekaligus tanya sasuke
"Jangan bilang kau sedang menggoda gadis ini, karena jika itu benar dengan senang hati kami akan menghajarmu" tambah Naruto
Issei yang mendengar itu mulai berkeringat takut karena ancaman Naruto, sementara shikamaru tidak mengucapkan apa-apa karena sedang tidur sambil berdiri
"B-Bukan begitu senpai! Aku sedang membantu gadis ini mencari gereja" ucap issei gugup
"Hmm… Begitu ya? Nona siapa namamu? Aku Naruto, Namikaze Naruto kau bisa memanggilku Naruto" ujar Naruto
"A-Ano n-namaku Asia, A-Asia Argento" balas si gadis yang bernama Asia
"Baiklah kalau begitu Asia-chan, kami akan mengantarmu ke gereja yang kau cari" seru Naruto
"Kau serius dobe?" tanya sasuke
"Sangat serius" balas Naruto mantap
"S-Sungguh? A-Arigato Naruto-san" ucap asia
Mereka pun mengantarkan asia ke gereja tujuannya, tentunya dengan shikamaru yang dibawa [baca: diseret] oleh sasuke
Sesampainya di gereja mereka terkejut melihat kondisi gereja tersebut, karena gereja tersebut terlihat seperti sudah lama ditinggalkan dan tidak ada yang mengurusnya
Lain dengan Naruto cs lain pula dengan issei yang merasa takut saat berada di dekat gereja tersebut
"A-Arigato minna-san, berkat kalian aku bisa sampai disini" asia berterima kasih untuk bantuan yang dia dapatkan
"Maa~ Itu bukan masalah besar, kalau begitu kami pamit dulu karena kami sudah hampir terlambat saat ini" balas Naruto
"K-Kalian yakin tidak ingin mampir sebentar?" tanya asia
"Mungkin lain waktu asia-chan, Jaa ne" jawab Naruto
Naruto cs ditambah issei pun langsung menuju sekolah sambil berlari karena gerbang hampir ditutup
SKIP TIME
Seperti biasanya Naruto cs akan berada diruang ORC saat jam istirahat dengan kondisi yang normal, yap normal bagi mereka
Dimana shikamaru yang tidur-tiduran di salah satu sofa, disampingnya ada kiba yang sedang membersihkan pedangnya, dibelakang sofa itu ada issei yang sedang membaca icha-icha tactics karya jiraiya yang diberikan Naruto sebagai penyemangat saat latihan
Di sofa yang lain ada Naruto yang sedang berbincang dengan sasuke ditemani secangkir teh buatan akeno yang berada didapur, sedang membuat cemilan, dan koneko yang duduk dikursi nya yaitu pangkuan Naruto sambil membantai cemilan yang diberikan Naruto padanya
Jika kalian menanyakan keberadaan rias saat ini, bisa dibilang rias duduk di sofa disamping Naruto seperti biasa, karena entah kenapa tapi beberapa minggu terakhir ini rias sangat menempel dengan Naruto
"Teme… kau tadi pagi juga bisa 'merasakannya' bukan?" tanya Naruto
"Jika soal gadis yang bernama asia itu, ya aku bisa merasakannya bahkan tanpa menggunakan sharingan sekalipun" balas sasuke
"Asia? Siapa dia Naruto-kun?" tanya rias tiba-tiba
"Seorang biarawati yang sepertinya memiliki kekuatan khusus yang kami temui dan antar ke gereja tadi pagi" jawab Naruto menjelaskan
"Biarawati yang memiliki kekuatan khusus?" rias mulai kebingungan
"Ara-ara bisa saja itu sacred gear kan buchou" ujar akeno keluar dari dapur sambil membawa cemilan lain yang langsung dibantai oleh koneko
"Sacred gear ya? Tapi sacred gear apa kira-kira?" tanya rias pada dirinya
"Aku tidak tau itu sacred gear atau bukan tapi asia bisa menyembuhkan luka seseorang dengan cepat" ucap issei yang mendengar pembahasan senpainya
"Sacred gear penyembuh yang kutahu hanyalah twilight healing, dan jika itu memang benar twilight healing maka dia dalam bahaya karena gereja tersebut merupakan markas dari Da-Tenshi…" ucap gantung rias sambil menatap naruto
"…Jika mereka mengetahui asia memiliki sacred gear maka mereka pasti akan membunuhnya dan mengambil sacred gear miliknya tersebut" Naruto melanjutkan ucapan rias
"Itu artinya asia dalam bahaya! Buchou kita harus menyelamatkan asia secepatnya!" seru issei
"Tidak! Kita tidak bisa melakukan hal tersebut karena itu bisa memicu perang kembali ditambah, kita menjadi lemah didekat gereja jadi tidak mungkin kita bisa melawan mereka" ucap rias tegas
"Tapi jika kita tidak melakukan sesuatu asia akan tewas!" issei tetap bersikukuh untuk menyelamatkan asia
"Maaf issei tapi tidak! Jika kau melanggar perintah ku kau akan menjadi stray-devil dan diburu oleh seisi mekai" ucap final rias
TAP! TAP! SET! BRAAK!
Issei yang frustasi langsung beranjak keluar dari ruangan dan membanting pintu dengan kesal, dia bingung karena dia ingin menyelamatkan asia tapi jika dia melakukannya dia akan menjadi stray-devil
Sementara anggota klub ORC melihat kepergian issei dengan pandangan yang sulit diartikan, beda lagi dengan Naruto cs yang tenang-tenang saja, terutama shikamaru yang tetap tertidur walau keadaan berisik
SKIP TIME
Setelah percakapan yang lumayan alot yang terjadi diruang klub tadi, saat ini issei sedang duduk termenung di taman sambil memikirkan nasib asia
"Sial! Bagaimana caranya aku bisa menyelamatkan asia jika begini?! Tolong aku kami-sama, akkhh" issei semakin frustasi
Sementara itu Naruto cs yang baru saja pulang sekolah hanya memandangi issei seperti melihat orang bodoh yang mengutuk diri sendiri di taman ditengah keramaian yah kecuali Naruto yang melihat issei seperti sebuah sampah
"Shikamaru bisakah aku menyumpal mulutnya yang menyedihkan itu dengan tinjuku ini?" tanya Naruto sepertinya kesal melihat issei yang dibalas dengan sweatdrop oleh kedua temannya
"Lalu? Jika kau menyumpalnya dengan tinjumu apa yang akan terjadi padanya? Bisu selamanya?" tanya balik shikamaru sambil sweatdrop
"Paling kepalanya akan terpisah, itu saja" balas Naruto dengan WaTaDos (Wajah Tanpa Dosa)
"Oke dobe! Sudah cukup sampai disitu, karena bisa saja kau membuat kita ditangkap polisi" seru sasuke mulai panik dengan pembahasan naruto
"Cih~ Baiklah bagaimana kalau perut saja? Dia hanya akan berlubang tidak lebih, aku janji" ujar Naruto lagi membuat kedua sahabatnya makin panik
"Bukan itu masalahnya dobe sialan!" sasuke hilang kesabaran dengan tingkah Naruto kali ini
"Baiklah Naruto, mulai saat ini kau dilarang membicarakan hal-hal berbahaya seperti ini" ucap shikamaru menghentikan Naruto sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan
"Lama-lama kau mengingatkan ku pada orochimaru dobe" ujar sasuke sambil mengingat ular pedo yang pernah menjadi gurunya
"Sudahlah, lebih baik kita hampiri dia karena jujur saja dia terlihat sangat menyedihkan" ujar shikamaru memberi usul
"Baiklah/Hn"
Mereka bertiga pun berjalan menghampiri issei yang masih mengutuk diri sendiri dibangku taman ditengah keramaian
TAP! TAP! TAP! PLAAK!
"Ittai!"
"Kau bukan hanya menyedihkan ero-kouhai, kau bahkan sangat menjijikan" ujar Naruto yang menampar kepala issei sambil memandangnya seolah dia itu sampah
"S-Senpai?!" setelah tamparan yang lumayan keras itu mengenainya, issei terkejut melihat siapa yang menamparnya
"Entah kenapa tapi rasanya aku ingin tertawa, melihat sekiryuutei duduk dan mengutuk diri sendiri. Oh ya ampun betapa malangnya nasibmu Ddraig" ucap sasuke dengan pandangan yang sama seperti Naruto
"Senpai, bisa tidak kalian berhenti menatapku seolah aku ini sampah terburuk yang seharusnya dimusnahkan dari muka bumi?" issei merasa tidak nyaman dengan tatapan para seniornya
"Hah~ Kau menyedihkan issei! Kau ini sekiryuutei dan kau malah terpuruk hanya karena seorang gadis?! Kau seharusnya malu pada dirimu!" ujar Naruto yang memang sedari tadi sudah tidak tahan dengan sikap issei
"TAPI APA YANG HARUS KULAKUKAN SENPAI?! JIKA AKU MELANGGAR PERINTAH BUCHOU, AKU AKAN MENJADI BURONAN!" balas issei yang frustasi setelah mendengar pernyataan Naruto
"Kau sudah tau apa yang seharusnya kau lakukan issei dan ingatlah ini: seseorang yang melanggar aturan itu adalah sampah tapi siapa yang meninggalkan temannya karena peraturan lebih rendah dari sampah" ucap naruto pada issei
'Yah setidaknya Naruto/dobe membuat Kakashi-sensei dan obito bangga' begitulah yang dipikirkan kedua sahabat Naruto setelah mendengar penuturannya
"Sisanya kuserahkan padamu, Jaa ne~" ucap Naruto kemudian mengajak kedua sahabatnya pulang dan meninggalkan issei
'Arigato senpai, sekarang aku tau apa yang harus kulakukan' batin issei melihat kepergian senpainya
SKIP TIME [ORC CLUB ROOM – NIGHT]
"Tidak issei, aku tetap tidak akan mengijinkan mu pergi" ucap tegas seorang gadis atau lebih tepatnya iblis bernama rias gremory pada bawahannya
"Maafkan aku buchou, tapi keputusan ku sudah bulat. Aku tetap akan menyelamatkan asia apapun yang terjadi!" balas sang bawahan a.k.a issei
"Kalau kau pergi maka aku akan mencap-mu sebagai stray-devil!" rias tidak mau kalah
"Terserah! Lagipula apa gunanya kekuatan ini jika aku tidak bisa membantu temanku. Dan lagi ada seseorang yang berkata padaku agar tidak pernah meninggalkan temanku apapun yang masalah yang kuhadapi" ucap final issei dan pergi dari ruangan klub
"Bagaimana ini buchou? Apa kita akan membiarkan issei melakukan ini sendiri?" tanya sang wakil alias akeno pada rias
"Aku juga tidak tau harus bagaimana, disatu sisi aku ingin membantu issei tapi disisi lain aku takut ini akan menjadi pemicu perang" balas rias
"Kalau begitu biar aku saja yang mengurusnya, bagaimana?" tanya seseorang yang baru tiba diruangan tersebut
"Naruto-kun/senpai!"
"Kapan dan kenapa kau disini?" tanya rias
"Hei satu-satu kalau bertanya, aku baru saja tiba. Aku kesini karena dalam perjalanan pulang dari minimarket tadi aku sempat melihat issei yang mengayuh sepedanya seperti orang gila" Naruto memberikan penjelasan pada mereka
"Naruto-kun tolong bantu issei!" ucap rias tiba-tiba
"Itulah mengapa aku ada disini baka. Baiklah aku pergi dulu kalian nanti menyusul saja" ucap Naruto bersiap pergi membantu issei
Hiraishin
SRINGG!
"Kiba, kau dan koneko pergi susul issei!" titah rias pada kedua anggotanya
"Ha'i buchou!"
SRET! WUUSSHH!
Kiba dan koneko langsung melesat menggunakan sayap mereka dan menyusul issei yang menuju gereja
CHANGE SCENE [Naruto's Side]
Sementara kouhainya masih diperjalanan rupanya Naruto sudah berada disalah satu pohon didekat gereja yang sudah dia tandai segel hiraishin
Mengenai hiraishin, Naruto sudah bisa menggunakannya berkat gulungan milik ayahnya yang dia ambil secara diam-diam (berbakat jadi pencuri kayaknya)
"Disitu kah asia ditahan?" tanya nya entah pada siapa sambil terus mengamati gereja tersebut
"Baiklah ayo kita mulai pestanya!" ujar nya bersemangat sambil mengeluarkan kunai khas ayahnya walau berbeda warna di bagian kertas segel hiraishin
SET! STAB! SRINGG!
Da-Tenshi yang sedang terbang terkejut akan kedatangan Naruto dan mempersiapkan lightspear untuk menyerangnya
"Siapa kau dan apa tujuanmu kesini?!" tanya salah satu da-tenshi
"Aku? Pfftt, kau pikir aku ini bodoh? Informasi itu hal yang paling berharga, baka" ejek Naruto pada da-tenshi tersebut
"Sialan kau manusia rendahan!" kesal si da-tenshi sambil melempar lightspear miliknya
SIUUUNG! TRAP! BRAAK!
"Hanya segini? Hah~ Bukankah kalian ini terlalu lemah" Naruto kecewa dengan da-tenshi yang meleset saat melempar lightspear
"G-ggkkhh ba-bagaimana dia tidak terluka?!" para da-tenshi seolah tidak percaya dengan Naruto yang baik-baik saja
Padahal da-tenshi itu bukannya meleset melainkan narutolah yang menggunakan kamui untuk menghindar serangan si datenshi
"Baiklah sekarang giliranku!" seru Naruto dengan seringai yang mengerikan dan ditambah killing intent yang luar biasa hebat
Naruto mengambil sebuah kunai peledak di tas ninja miliknya dan melakukan jutsu
Ninpo: Kunai Kagebunshin no Jutsu
Jutsu yang sangat sederhana memang tapi mematikan ditangan yang tepat
SIUUTT! STAB!
"KATSU!"
BOOOMM!
Saat kunai mengenai atau tertancap disekitar datenshi Naruto langsung meledakkan seluruh kunai tersebut dan membuat gosong (menjadi abu) para datenshi yang terbang itu
"Mereka terlalu banyak bicara, bahkan menghindari kunai pun tidak bisa" ujar kecewa Naruto
BOOOM! BRAAK! JRASSHH! AKKHHH!
"Hm? Sepertinya kouhai bodohku sedang bersenang-senang diluar ya?" tanya Naruto entah pada siapa sambil tersenyum ketika mendengar dentuman yang lumayan keras dari luar disertai teriakan pilu
CHANGE SCENE [Issei Side]
BOOOMM!
Issei yang sedang menghajar datenshi bersama kiba dan koneko dikejutkan oleh suara ledakan yang berasal dari dalam gereja
"Issei-kun pergilah lebih dulu! Biar kami yang mengurus sisanya!" seru kiba pada issei
"Kau yakin?!" issei agak ragu dengan ucapan kiba
"Kiba-senpai benar, lebih baik kau masuk saja lebih dulu ero-senpai" balas koneko pada issei
"Baiklah kuserahkan pada kalian Casanova, koneko-chan!" issei pun berlari masuk kedalam gereja secepat kilat meninggalkan kiba dan koneko yang sedang menghadapi datenshi
TAP! TAP! BRAAK!
"ASIAA!" sesampainya didalam issei langsung meneriakkan nama asia
"URUSAI!" rupanya Naruto yang mendengar teriakan issei kesal dengan kelakuan kouhai nya itu
"G-Geh senpai?! Kenapa kau disini?!" tanya issei
"Bukan urusanmu! Dan lagi jika kau masuk ke gereja jangan berteriak dasar bodoh!" ujar Naruto kesal
"Gomen senpai"
"Ayo kita ke tempat asia" ajak Naruto pada kouhainya
"Siap!"
Mereka pun menuruni tangga yang berada dibawah mimbar utama di gereja tersebut dan menuju ke tempat asia ditahan
Sementara itu dibawah, salah satu datenshi sedang melakukan ritual pengambilan sacred gear milik asia
"Dengan ini aku pasti akan diakui oleh Azazel-sama!" ucapnya
"Souka? Maaf saja tapi kurasa kau tidak akan bisa menemui Azazel-sama mu itu, karena kau akan mati disini" ucap Naruto yang baru saja tiba bersama issei
"ASIAA!" issei yang melihat asia langsung meneriakkan Namanya
"I-Issei-san" balas asia lemah
"Kau terlambat! Aku sudah mengambil sacred gear milik gadis bodoh ini! Hahahaha! Dengan ini aku, Kalawarner akan menjadi datenshi yang terkuat?!" ucap datenshi yang bernama kalawarner itu
"Mendokusei~ Issei bawa asia keluar dari tempat ini!" perintah Naruto pada issei
"H-Ha'I senpai!" issei hanya menurut karena saat dia melihat ekspresi Naruto yang menurutnya sangat mengerikan, dia takut
SRINGG! DUAAKHH!
"Kau sangat pantas untuk mati" ucap Naruto yang dipenuhi kebencian
"G-Guh, percuma saja! Aku sekarang abadi!" seru kalawarner sambil menunjukkan lukanya yang mulai pulih
"Heh? Abadi katamu? Bagaimana jika aku memotong-motong tubuhmu dan ku kubur di dalam tanah yang dalam? Kau tau? Temanku pernah melakukan hal itu pada musuhnya yang abadi dan itu berhasil" ucap Naruto dengan nada dingin yang penuh hawa intimidasi
GLEK!
"Bersiaplah untuk bertemu Shinigami" lanjut Naruto menyiapkan kunai hiraishin
SIUUT! STAB! STAB! STAB!
Kinjutsu: Hiraishin senko cho rinbu-ko sanshiki
Begitu Naruto menyelesaikan ucapannya dia langsung menghilang dalam kilatan cahaya berwarna kuning
SRING! DUAKHH! SRING! SRAT!
Setiap kali cahaya itu muncul kalawarner pasti akan terluka dengan sesuatu yang tak kasat mata, yang mana membuat pemulihannya semakin melambat
SRING!
"Akan ku akhiri ini!" seru naruto
Oodama Rasengan
SIUNGG! BLAARRR!
"Kheh! Abadi apanya? Kau bahkan tidak bisa membalas seranganku" ujar datar Naruto setelah mengambil cincin twilight healing dan beranjak pergi dari tempat itu
PROK! PROK! PROK!
"Subarashi ne ningen~" ucap seseorang atau lebih tepatnya sesosok makhluk yang sedari tadi menonton pertarungan Naruto
"Hn? Siapa kau?" tanya Naruto
'Dia bukan makhluk sembarangan, aku bahkan hampir tidak bisa menyadarinya' batin Naruto menganalisa sosok tersebut
"Ah! Maafkan ketidaksopananku! Perkenalkan, aku Kokabiel salah satu petinggi Datenshi atau lebih tepatnya wakil gubernur datenshi" ucap si gagak baru yang bernama kokabiel
"Hn! Aku tidak mengenalmu, jadi lebih baik kau pergi dari sini sekarang juga" balas Naruto datar
"Kehehehe, ayolah jangan begitu~ Kau tau? Kau itu adalah manusia pertama yang berhasil menarik perhatianku" ujar kokabiel pada Naruto
"Lalu? Aku tidak perduli kau itu siapa jadi lebih baik kau pergi sebelum kesabaran ku habis, ini peringatan terakhir dariku" ujar Naruto dengan hawa intimidasi
"Huu~ Aku takut~ Kau pikir kau bisa mengancam diriku ini hm?" ejek kokabiel pada Naruto
"Hah~ Kau yang meminta hal ini untuk terjadi gagak elf, jadi jangan menyesal" balas Naruto bosan
SRING! DUAKKHHH! SIUUU! BLAAARR!
Dengan cepat Naruto menghilang dan memukul jatuh si gagak elf yang tidak siap dengan serangan kejutan menggunakan senjutsu miliknya hingga si gagak elf terkapar tidak berdaya
"Itu hanyalah hukuman kecil dariku, jika sampai aku melihat wajahmu lagi akan kupastikan kau bertemu dengan Shinigami" ujar nya lalu pergi meninggalkan kokabiel yang terkapar
Setelah menjatuhkan kokabiel Naruto pergi ketempat issei dkk untuk melihat keadaan mereka
"Yo! Bagaimana keadaannya?" tanya nya santai
"Rias-buchou dan akeno-san sudah datang senpai" jawab issei
"Aku akan membangkitkan asia menggunakan evil pieces seperti issei" ujar rias
"Itu tidak diperlukan" ujar Naruto lagi
"Apa maksudmu? Bukankah bagus jika dia akan hidup kembali?" tanya balik rias
"Ya memang itu bagus tapi hanya jika dia hidup sebagai manusia biasa dan bukannya iblis" balas Naruto
"Hm? Apakah kau ingin mengatakan kalau dia bisa hidup menjadi manusia kembali?" tanya rias lagi
"Yap itu benar, jadi tolong mundur sedikit dan beri aku ruang" jawab Naruto
Mereka semua pun melakukan apa yang diperintahkan oleh Naruto tanpa membantah karena pada dasarnya mereka juga penasaran dengan yang ingin dilakukan oleh pemuda pirang itu
Gedo: Rinne Tensei no Jutsu
Tiba-tiba dari dalam tanah muncullah kepala raja neraka yang membuka mulutnya dan mengeluarkan cahaya hijau, cahaya itu langsung terserap kedalam tubuh asia
Tubuh asia yang awalnya pucat akibat kehilangan daya hidupnya, secara perlahan mulai mendapatkan rona kehidupan lagi bahkan dia sudah kembali bernafas
Seluruh orang yang menyaksikan hal tersebut hanya bisa tercengang karena ini adalah pengalaman baru bagi mereka
"B-Bagaimana kau m-melakukannya?" rias yang pertama kali sadar langsung bertanya pada Naruto
"Ini adalah salah satu teknik terlarang yang kupelajari dari seniorku, pada dasarnya untuk menghidupkan kembali seseorang aku harus membayar nya dengan nyawaku tapi aku sudah menyempurnakan teknik terkutuk ini…" gantung Naruto
"Apa yang kau maksud senpai?" tanya kiba padanya
"…Hah~ Dengan kata lain, aku bisa membangkitkan seseorang tanpa perlu kehilangan nyawaku hanya saja, teknik memiliki batas pada penggunaannya yaitu aku hanya bisa menggunakannya sekali dalam enam bulan, karena jika lebih maka nyawaku lah taruhannya" lanjutnya menjawab pertanyaan rias dan kiba
"Baiklah mengingat ini sudah larut, aku akan pulang dan membawa asia tapi tenang saja aku tidak berniat macam-macam dengannya" ujar Naruto
"T-Tapi senpai…"
"Tidak ada tapi-tapian ero-gaki, saa te kalau begitu yang disini kuserahkan pada kalian, jaa ne" issei yang ingin mengucapkan sesuatu langsung dipotong oleh Naruto
Naruto pun langsung pergi dari situ dan membawa asia bersama dengannya untuk pulang kerumahnya
SKIP TIME (Namikaze's House)
"Tadaima~" Naruto yang baru saja tiba langsung mengucapkan salam pada orang rumah
"Okaeri Naruto" balas seorang pria a.k.a Minato yang sedang menonton tv tanpa mengalihkan pandangannya
"Kaa-chan mana?" tanya Naruto pada ayahnya
"Di dapur sedang membuat minuman, memangnya kenapa?" balas dan tanya balik minato
"Aku butuh bantuan kaa-chan, ini penting!" jawab Naruto
"Ada masalah ap- Astaga! Kau sudah berani membawa pulang seorang gadis?!" minato yang ingin menanyakan alasan Naruto langsung terkejut saat melihat asia yang digendong oleh putranya
"Minato ada ap- NARUTO?! SIAPA GADIS ITU?! DAN APA YANG TERJADI DENGANNYA?!"seru kushina secara tiba-tiba
"Astaga kaa-chan, bisa tidak kalau bertanya itu satu-satu? Aku bisa menjelaskan semuanya tapi tolong rawat dia dulu keadaannya sangat lemah saat ini" balas Naruto
"Baiklah tapi setelah ini kaa-chan ingin jawaban darimu Naruto dan jangan berbohong!" ujar kushina pada Naruto
Naruto yang mendengar itu hanya sweatdrop lalu menatap ayahnya yang sama sweatdropnya dengan dirinya
"Tou-chan aku ingin mandi dulu, setelah itu baru kujelaskan semuanya" ucapnya
"Baiklah kalau begitu cepat bersihkan dirimu dari noda darah itu, untung saja kaa-san mu tidak melihat noda dipunggungmu" balas minato
"Ya aku mengerti"
Setelah percakapan singkat dengan ayahnya, Naruto langsung ke kamarnya dan bersiap untuk membersihkan dirinya. Saat sudah selesai dia langsung turun kembali ke dapur untuk mencari makanan yang ternyata sudah ada kedua orangtua nya disana
"Kami menunggu penjelasan darimu" ucap datar kushina
"Oh ayolah tidak bisakah aku mendapatkan sesuatu untuk dimakan terlebih dahulu kaa-chan?" tanya Naruto sambil sweatdrop
Kushina pun mengambil makanan kucing yang ada didalam rak lemari bawah dan memberikannya pada Naruto
"Kaa-chan, kau bercanda? Kalau kau berikan ini pada kurama aku masih bisa memakluminya tapi aku ini manusia loh" ujar Naruto
"Apa maksudmu dengan kau bisa memakluminya hah?! Bocah nakal?!" seru kurama yang tidak terima jika dirinya disamakan dengan seekor kucing, maksudku yang benar saja dia yang merupakan seekor bijuu yang agung disamakan dengan kucing? Kau pasti bercanda
Naruto yang mendengar geraman kurama hanya menghiraukannya dan memandang kedua orang tuanya datar. "Baiklah akan kujelaskan" ucapnya
Naruto pun menjelaskan semua hal yang sudah terjadi dalam satu hari itu, sementara kedua orangtuanya hanya menyimak dengan tenang
"Asia-chan yang malang, dia ditipu orang jahat yang ingin kekuatannya" ucap kushina turut bersedih pada asia sambil mengambil makanan untuk naruto
Sementara itu minato sedang memikirkan sesuatu setelah mendengar cerita tentang asia dari putranya dengan sangat serius yang disadari oleh Naruto
"Ada apa Tou-chan?" tanya Naruto
Minato yang ditanya hanya menatap Naruto lalu berkata "Tou-san punya ide tapi tergantung dari keputusan kaa-san mu" ujar nya
"Keputusanku?" tanya kushina dari belakang sambil membawa makanan untuk Naruto
"Ya kushina, aku ingin mengangkat asia menjadi putri kita atau dengan kata lain adik Naruto, bagaimana menurutmu?" tanya minato meminta pendapat istrinya
"Aku setuju anata! Dengan begitu dia akan lebih aman dari incaran makhluk supranatural diluar sana" seru kushina
Naruto yang sedari tadi hanya menyimak karena sedang makan pun angkat suara
"Aku sendiri tidak keberatan dia menjadi adikku, tapi masalahnya apakah dia akan setuju dengan ini?" tanya Naruto
Minato dan kushina kembali larut dalam pikiran mereka masing-masing mengenai apa yang akan ada dibenak asia
"Kalau begitu kita tunggu dia siuman saja lalu kita tanyakan hal ini" saran kushina pada kedua pria pirang disitu
"Ya kurasa kita tidak punya pilihan lain" sambung minato
"Terserah kaa-chan dan tou-chan saja, apapun itu aku akan tetap ikut pilihan kalian" ucap Naruto sambil merapikan piring bekas makannya
"Ah! Benar juga, berhubung asia-chan tidur dikamar mu, malam ini kau tidur sofa ya sochi!" ucap kushina riang seperti tanpa beban
DOONG!
'Yang benar saja?!' batin Naruto dengan aura hitam diatas kepalanya
SKIP TIME
Pagi hari ini serasa ada yang berbeda, jika kalian ingin tau alasannya adalah ini terjadi karena Naruto untuk pertama kalinya bangun sendiri tanpa bantuan ibunya
Dan hebatnya lagi, dia yang bangun paling awal karena tidur di sofa yang sudah tentu tidak nyaman dan menggangu otot serta saraf dan sendi
"Chikuso! Gara-gara asia tidur dikamarku aku terpaksa harus tidur di sofa semalaman, tubuhku malah jadi sakit" ucap gusar Naruto
Naruto pun langsung menuju ke kamar mandi untuk mencuci muka sejenak atau pun mandi sebagai pilihan kedua, saat dia baru mau membuka pintu dia mendengar suara langkah kaki seseorang yang sedang menuruni tangga
"Oya? Kau sudah bangun sochi? Tidak biasanya" tanya orang tersebut yang ternyata kushina – ibu Naruto
"Ya~ aku terbangun awal karena tidur di sofa" balas Naruto
"Sudahlah tidak usah dipikirkan, lagipula jika asia-chan setuju dengan keputusan kita, bukankah dia akan menjadi adikmu? Maa~ anggap saja ini latihan sebagai seorang kakak" ujar kushina
Naruto yang mendengar itu hanya memandang kushina dengan sweatdrop lalu masuk ke kamar mandi dan berkata padanya. "Terserah kaa-chan sajalah~"
To Be Continued
A/N: HEY! HEY! HEY! WASSAP EPRIBADI?! Kembali lagi bersama saya author kampret yang ngilang lebih dari sebulan – Akwkekwe kasian padahal janjinya sebulan doang –
Nah, pertama-tama gw mau minta maaf karena hiatus hampir dua bulan atau lebih bahkan. Jujur gw juga gak mau hiatus tapi mau gimana lagi tuntutan pekerjaan soalnya – Gw udah kerja btw – Jadi berhubung udah lama gak upload nih gw kasih 5K words buat klean readers setia yang nungguin cerita absurd ini walaupun udah diejek orang.
Oh ya soal klean yang bilang ini cringe lah apalah gw mah bodo amat ajg, ini cerita gw ya berarti yang mutusin jalan ceritanya juga gw bukan lu pada. Kalo ga suka ya gausah baca ajg gitu aja kok repot
Maaf aja nih gw toxic tapi kalo lu ga bisa hargain karya orang, coba lu bikin cerita sendiri trus liat kalo ada yang ngehargain usaha lu atau malah ada yang ngejek. Jujur nih ya kalo lu mau hancurin mental author kayak gw mah ga mempan tolol!
Ok gw rasa itu dulu dari gw buat chap ini so, stay safe and keep healthy bro
SEE Y'ALL NEXT CHAP! JAA NE!
