Konnichiwa! Akhirnya aku bisa update lg..Di Chapter 2 ini mungkin aku gak bisa tulis sepanjang di Chapter 1 karena masalah waktu dan ide._. Tapi masalah update akan diusahakan secepat mungkin karena liburan sekolah yang sudah mau selesai._. Selamat membaca!^^

.

.

Karin Pov

"Karin!" Seru Himeka dan Micchi dari depan pintu gudang

"Kalian rupanyaa.." Ujar Kazune

"Tadi kau mau bilang apa Kazune?" Tanyaku, Entah sejak kapan aku jadi mengharapkan hal yang aneh-_-

"Mm..Aku menolongmu karena kau adalah orang yang bodoh-_-" Jawadnya dengan santai seperti biasa, Tangan kananku segera mendarat di kepalanya(?)

"Perempuan suka memukul" Gerutu Kazune

"Sudah..sudah, Kalian ini di saat seperti ini masih bisa bertengkar" Lerai Micchi dengan bijaknya (?)

"Jangan-jangan Kazune menyukai Karin.."Goda Himeka membuat rona merah tipi di wajahku

"Siapa juga yang menyukai 'si lelet' ini-_-" Bantah Kazune acuh tak acuh. Lagi-lagi aku mengharapkan hal yang mustahil._.

"Sudah! Sebaiknya kita antarkan Hanazono pulang.." Usul Micchi

"Tapi..Kita belum mengetahui pelaku dari semua kejadian ini.." Ujar Himeka dengan cemas

"Kalau begitu kita bawa Hanazono ke MANSION KUJYOU saja.." Usul Micchi sambil memberi penekanan pada kata "MANSION KUJYOU" Aku tidak mengerti dengan tingkah Micchi, Ia seperti memberi kode pada Kazune dengan melirik padanya.

"Kau kira mansionku itu hotel ?"Tolak Kazune

"Memang kau tega melihat Hanazono sendirian di rumahnya.." Bujuk Micchi

"Sudahlah Micchi..Siapa juga yang mau tinggal di rumah kazune-_-" Ujarku, Aku juga tidak mau tinggal dengan mahluk ini-_-

"Tunggu..Kau tinggal sendiri?" Tanya kazune padaku dengan nada cemas..Kamisama, Mengapa aku selalu mengharapkan hal yang terlalu tinggi-_-

"I..iya" Jawabku seadanya

"Kau cemas sekali Kazune.." Goda Micchi namun dihiraukan oleh Kazune

"Huh..Baiklah kau boleh tinggal di rumahku untuk sementara" Ujar Kazune sambil melihat ke arah Micchi entah sedang memberi kode apa lagi

"Aku tidak mau-_-" Tolakku

"Kalau kau tidak mau, aku tidak akan mau berteman lagi denganmu" Ancam Himeka, Aku terkejut sekali..ternyata dibalik wajah polos Himeka menyimpan kelicikan-_- *Dilempar Himeka*

"Ah..Baiklah!" Seruku sedikit terpaksa

.

.

.

Kujyou Mansion

"Wahh..besar sekali!" Seruku..Maklum saja, Mansion Kujyou ini terdiri dari 4 lantai yang luas..berbeda dengan rumahku._.

"Tenang saja, Hanazono..Sebentar lagi mansion ini akan menjadi milikmu^^ Kira-kira 7 tahun lagi" Ujar Micchi dengan santainya sambil melirik ke Kazune-_- Kali ini aku tahu apa maksudmu Micchi

"Sampai matipun aku tidak mau menikah dengan dia" Seruku

"Siapa juga yang mau" Ujar Kazune lalu pergi..Mungkin ke kamar pribadinya

"Oh iya, Karin! Aku kenalkan kau dengan Kazusa!" Seru Himeka bersemangat sambil menarik-narik tanganku

.

.

.

"Kazusaaa !" Seru Himeka

"Himeka, ada apa? Heboh sekali.." Sahut Kazusa

"Aku membawa seorang teman.." Ujar Himeka

"Karin?" Ucap Kazusa

"Darimana kau tahu namaku?" Tanyaku. Ini kan pertemuan pertamaku dengannya..Darimana ia tahu namaku? Memang aku seterkenal itu, ya?._.

"Tentu saja! Kau kan..eh...Maksudku himeka sering menceritakanmu!" Jawabnya.

"Begitu? Senangnya..Aku Karin..Kau Kazusa kan?"Tanyaku. tentu saja aku senang..Ternyata aku memang seterkenal itu! *Dilempar Ke laut*

"Kirei...Kau manis sekali" Puji Kazusa

"Hah? Gomen..Kau adik kembar kazune, kan?" Tanyaku. Sifatnya berlawanan dengan Kazune-_-

"Iya..Tapi onii-chan itu menyebalkan , tidak asik" Jawabnya sambil terkekeh-kekeh

"Kazusa..aku dengar semuanya.." Ujar Kazune dari ujung (?) Ntah sejak kapan dia disitu

"Hiraukan saja dia..Karin, Kumohon jadilah boneka percobaanku hari ini.." Bujuk Kazusa sambil menggenggam tanganku..

"Boneka percobaan ?" Tanyaku

"Ah itu..Sepertinya kazusa mau..mendandanimu" Ujar Himeka sambil tertawa gugup (?)

'Aku tidak mau !" Tolakku

"Ayolaah.." Bujuk Kazusa sambil menyeretku kedalam kamarnya

"Kazusa..Dia baru saja disekap dalam gudang-_- Setidaknya beri dia waktu istirahat" Suruh Kazune dari ujung ruangan lalu pergi

"CIE KAZUNE ! TUMBEN SEKALI KAU MENGKHAWATIRKAN SEORANG GADIS !" Teriak Kazusa bergema ke seluruh mansion.. Bahkan Micchi yang sedang mandi(?) bisa mendengarnya

"Berisik." Ujar Kazune tidak terlalu menghiraukannya

.

.

.

"KARIN !" Teriak seseorang dari lantai bawah-_- Teriakan aneh pun terdengan lagi..kali ini datang dari seorang Jin Kuga

"Gomenne..Tadi aku syuting film..Aku tidak tahu kalau kau tertimpa musibah..Aku berjanji iapapun yang melakukannya akan kuhukum seberat-beratnya (?)" Ujar Jin sambil berpose ala super hero

"Ya..Terserah padamu" Ujarku sambil menahan tawa

"Baiklah..Karin sekarang waktunya aku megubahmu.." Ujar Kazusa sambil tersenyum licik

"TIDAAK !" Teriakku menyebabkan teriakan aneh untuk ketiga kalinya

.

.

.

"Kamisama..Karin, Kau cantik sekali.." Ujar Himeka dan Kazusa

"Aduhh..Kumohon hapus semua make-up ini.." Pintaku

"Akan kutunjukan pada onii-chan" Ujar Kazusa..Sambil mendorongku keluar pintu

"BERISIK !" Seru Kazune tiba-tiba

"Kazunee..Baru saja aku mau menghampirimu..Lihat, onee-san jadi cantik sekali.." Ujar Kazusa

"Hei, Aku ini kakakmu-_- Jangan menyebut namaku-_-" Ujar Kazune..Sekilas aku bisa melihat rona merah di pipinya

.

.

.

"Jadi Karin..Sebenarnya siapa yang melakukan semua itu ?" Tanya Jin saat makan malam

"Emm..anu" Jawabku. Aku takut mengatakan yang sebenarnya._.

"Sudah katakan saja, Hanazono" Bujuk Micchi

"Para kazunez" Jawabku membuat Kazune mebulatkan matanya

"itu sudah keterlaluan.." Ujar Kazune mengehentikan makannya lalu pergi

"Tunggu Kazune..Kalau Kazunez tahu bahwa Karin melaporkannya padamu , Mereka akan makin marah" Ujar Micchi

"Satu-satunya cara agar Karin aman adalah.." Ujar Jin ragu-ragu

"Apa ?" Tanya Kazune menoleh ke arah Jin

"Kau harus menjauhi Karin.." Jawab Jin dengan ragu-ragu

.

.

.

~ To Be Continue~

Gomen..Aku gak bisa nulis sebanyak chapter kemaren yang sampe 1000 kali ini Cuma 700an ._. Dikarenakan ide yang amat terbatas. Tapi aku janji akan update dengan cepat..mohon maaf untuk semua kesalahan dan jangan lupa review