Chapter 3! Akhirnya setelah cari-cari ide , Aku dapet lagi ide buat chapter 3.. Mohon maaf sebelumnya kalo alur aku kelambatan..Karena inti dari masalahnya belum disampein._. Tapi inti dari masalahnya akan mulai aku bahas di chapter ini._. Semoga suka , Dan jangan lupa review..karena setiap reviewnya sangat berharga buat aku._. Selamat Membaca !

"Baiklah.." Ujar Kazune dengan wajah acuh tak acuh sebenarnya aku sedikit sedih dengan keputusan ini._.

"Ahh..Jangan begitu onii-chan..Aku tau kau tidak rela" Goda Kazusa

"Berisik" Ujar Kazune dengan tampang kesal berhasil membungkam Kazusa

.

.

.

"Gomen, Karin..Aku sudah bertindak seenaknya" Ujar Kazusa sambil menundukkan kepala

"Tidak kok, Kazusa ! Iya kan, Karin?" Ujar Himeka

"Iya kok.."Jawabku

"Kau pasti tidak menganggapku sahabat" Ujar Kazusa dengan rendah diri

"Tidak kok" Bantahku

"Seorang sahabat selalu berbagi rahasia.." Ucap Kazusa dengan senyum liciknya

"Sudah kuduga..Kau pasti ada maunya-_-" Ujar Himeka

"Baiklah..Akan kuceritakan suatu rahasia.." Ujarku sambil menarik bantal berbentuk hati dibelakangku

"Apa?" Tanya Kazusa dengan penasarannya

"Setiap hujan..Aku selalu bermimpi sesuatu..Mimpi yang aneh..Aku selalu memimpikannya" Jawabku sambil menatap menerawang ke masa lalu

FLASH BACK

"Jangan tinggalkan aku kumohon"

"Maaf..Aku menyanyangimu..tapi aku harus melakukannya"

"Suatu hari kita akan berjumpa lagi di hujan yang sama.."

.

.

.

"Mimpi yang aneh.." Komentar Himeka

"Begitulah.." Ujarku seadanya

"Karin..Himeka, Aku ke kamar onii-chan sebentar ya.." Ujar Kazusa tiba-tiba

"Baiklah" Jawab Himeka

.

.

.

"Begitukah ?"

"Kumohon..Dia belum benar-benar melupakanmu.."

.

.

.

~12 pm~

Meskipun sudah malam..Aku tetap belum bisa memejamkan mataku..Setelah mendengar pernyataan bahwa aku dan kazune haruss menjaga jarak , Kuputuskan untuk mengelilingi mansion ini , Aku pun mencari lagu yang bagus untuk didengar..

"Sedang mendengar lagu?" Tanya seseorang yang suaranya sangat familiar

"Kazune? Belum tidur?" Tanyaku

"Belum.." Jawabnya dengan lembut..berbeda sekali dengan biasanya . Ia menarik earphone yang melekat di telingaku...

"Ini lagu Like A Star kan?" Tanyanya sambil duduk disampingku

"Yup.." Jawabku

"Ini lagu yang sering kuputar saat SMP" Tambahku

"Begitu?" Tanyanya memastikan

"Iya" Jawabku singkat

"Soal para Kazunez itu.. Aku minta maaf..'Ujarnya

"Tidak apa-apa" Ucapku

"Kau kenapa ?" Tanyanya, Sepertinya dia mulai merasakan atmosfe di sekitarku -_-

"Tidak apa-apa" Jawabku sambil menunduk aku pun segera pergi

"Hei, tunggu !" Seru Kazune sambil menahan tanganku

'Gomen..Aku mau tidur.. Kalau kau mau mendengar lagu..Ambil saja ipodku" Ujarku lalu pergi

.

.

Aneh.. Karin kau sungguh aneh..

.

.

.

~Esok Harinya~

"Anak-anak, Minggu depan kita akan mengadakan karyawisata ke Kyoto selama 5hari 4malam.. Sementara mulai besok sampai hari karyawisata, Kalian diliburkan untuk rapat guru" Ujar Ayame Sensei dan segera disambut meriah oleh murid-murid

"Karin..Kau mau kan menginap di rumahku?" Tanya Himeka setengah membujuk

"Gomenn..Aku tidak bisa"Tolakku dengan halus

'kenapa?" Tanya Himeka dengan ekspresi sedih

"Banyak urusan.." Jawabku bohong

Seandainya kau tahu..Aku tidak apa kalau hanya dibully..Tapi aku pasti akan rindu masa bertengkar denganmu..Ntah sejak kapan kau masuk kedalam hatiku..

"Ayolah..Karin.."Bujuk Himeka

"Baiklah.." Ujarku..Aku tidak tahan dirayu seperti itu._.

.

.

.

"Selamat datang, Karin!" Seru Kazusa

"Kazusa..memang kau selalu di rumah?"Tanyaku

"Aku sekolah kejuruan memasak..Nanti kelas 2 mungkin aku akan pindah ke sekolahmu" Jawabnya

"Tes masuknya tidak mudah lho._." Ujarku mengingatkan

"Tenang saja..aku kan punya guru les privat yang jenius" Ucap kazusa maksudnya pasti kazune-_-

"Haha" Tawaku

.

.

.

"Karin..Kau kenapa sih? Dari pagi terlihat lesu.." Tanya Kazusa saat makan malam

"Hanya sedikit tidak enak badan" Jawabku

"Karin..Besok bisa kau temani aku?" Tanya Kazune tiba-tiba

"Aku sibuk.." Jawabku

"Yasudah.." Ujarnya

"Ah..Iya..Baiklah.." Ujarku lagi

.

.

Bodoh..Kenapa kuiyakan ajakan dia?

.

.

~Esok Harinya~

"Hei Karin, bangunlah !" Seru seseorang sambil mengguncang tubuhku..Aduh ini kan hari libur-,-

"Apa sih?" Sahutku lalu segera bangun

'Dasar bodoh..Kau itu tidur atau mati suri sih?" Seru Kazune..Ah ternyata dia-,-

"Ada apa membangunkanku pagi-pagi begini? Menyebalkan sekali.."Tanyaku kesal.

"Kemarin kan aku sudah bilang..Kau harus menemaniku pagi ini"Jawabnya sambil melihat ke arah jam tangannya

"Iya" Ujarku acuh tak acuh lalu segera pergi ke kamar mandi

.

.

.

"Lama sekali! Kau mandi atau berenang sebenarnya?" Seru Kazune

"Ahhh..Memang kau tidak bisa sabar sedikit?!" Seruku balik

"Sudah! Cepat ikut aku.." Serunya lalu menarik tanganku

"Jangan menarik tanganku, hei!" Seruku namun dihiraukan

.

.

.

"Sebenarnya kita mau kemana ?" Tanyaku

"Ada yang mau kubicarakan" Jawabnya acuh tak acuh

"Tentang apa?" Tanyaku lagi

"Lihat saja nanti..Hei, Kau lapar kan?" Ujarnya mencari topik lain

"TENTU SAJA!" Jawabku setengah berteriak-_- Dia membangunkanku tanpa memberikanku sarapan atau bahkan setetes air (?)

"Gyahaha" Tawanya, Aku cukup kaget..Kukira ia tidak bisa tertawa

"Ikut aku.." Ujarnya sambil menarik tanganku lagi

.

.

.

"Mmm..Sandwich ini rasanya enak sekali" Ujarku

"Kau bicara seperti tidak pernah makan sandwich-_-" Ujar Kazune dengan kejamnya(?)

"Tentu saja pernah!" Bantahku

"Hei, hati-hati sausnya.." Ujarnya namun terlambat sausnya sudah mengenai tanganku

"Bodoh.." Ujar Kazune..Lalu ia menjilat tanganku

"Apa yang kau lakukan?!" Seruku

"Sedikit membantumu.." Jawabnya denga sekali, Aku yakin mukaku sudah semerah tomat sekarang

"..."

"Hei, Aku bosan..Temani aku ke game stasion !" Seru Kazune lalu menarik tanganku lagi

.

.

.

"Hebat sekali si blonde itu!"

"Hei, Kazune..Kita jadi bahan perbicaraan orang-orang" Bisikku

"Tunggu, Gamenya selesai sebentar lagi.." Ujar Kazune yang sedari tadi terus memenangkan permainan

.

.

.

"Baiklah..Ayo kita pergi" Ajak Kazune

"Sudah mau jadi jagoan rupanya.." Ujar pemuda dari belakang kami..Mungkin ia seorang anak SMA

"Apa maksudmu ?" Sahut Kazune yang segera menoleh ke belakang

"Masih SMP saja sudah sok jagoan" Seru pemuda itu lalu melayangkan tinjunya

"KYAA!" Jeritku. Namun Kazune segera menahan tinju pemuda itu

"Bodoh, Jangan berteriak..Cepat lari !" Seru Kazune lalu segera menarik tanganku

.

.

.

"Gomenn..Tadi aku tidak bisa bantu apa-apa" Ujarku merasa sedikit bersalah

'Siapa yang mengharapkan bantuanmu-_-" Ujar Kazune

"Tanganmu luka?" Tanya Kazune tiba-tiba

"Tidak apa-apa..Tadi tergores sesuatu" Jawabku

"Bodoh..Ayo ke rumah sakit!" Serunya lalu menarik tanganku lagi..Dia mengkhawatirkanku._.

"Ini luka kecil, Tidak perlu sampai pergi ke rumah sakit!" Seruku

.

.

.

~At River~ Pk 19.00~

"Sebenarnya apa yang mau kau katakan?"Tanyaku

"Ini mengenai...Masa lalu" Jawabnya

"Maksudmu?" Tanyaku

"Aku tahu..Kau pernah lupa ingatan.."

"Bagaimana bisa kau tahu ?"

"Itu tidak penting..Tapi kalau tidak dijaga.."

"Tentu saja itu penting !"

"Dengarkan aku, Karin!"

"Apa?"

"Tinggalah bersamaku , Himeka dan Kazusa.."

"Aku tidak mau..Bagaimana dengan obaa-san ?"

"Dia bukan bibi kandungmu kan?.. kau hanya diadopsi.."

"..."

"Kumohon..Tinggalah bersama kami.."

"Kenapa aku harus ?"

"Karena mungkin setelah ini..Kau akan dalam bahaya"

'Apa pedulimu ?"

"Karena kau adalah orang yang berharga untukku"

.

.

.

~TO BE CONTINUE~

.

.

Uwaa...Di chapter 3 – 4 ini aku baru mau mulai masukin inti ceritanya..Karena fanfic ini genrenya Mystery..Mungkin akan jadi rada gaje gimana..gitu._. Mohon maaf untuk segala keGAJEan yang ada dalem cerita..MOHON REVIEW