Wuaaahhh..Ternyata banyak yang review ya ? Aku jadi terharuu..*dilempar* Oke, Sebelumnya aku mau minta maaf kalo mulai dari chapter 4 ini mungkin updatenya gabisa cepet karena tugas dari sekolah numpuk dan..mulai hari senin aku udah mulai sekolah padahal belom nyampul buku ._." Selamat membaca..!

.

.

"Eh?" Sahutku..Apa aku tidak salah dengar Kazune tadi bilang hal seperti itu?._. Gw kan belom korek kuping 2 bulan *Dilindes Karin*

"Lupakan" Ujar Kazune lalu pergi meninggalkanku..Yah kaga jadi pdktnya-_- *Dilempar wajan*

"Ayo pulang" Tambahnya..Sosok asli Kazune yang dingin pun keluar lagi

.

.

.

"Tadaima"

"Onii-san ! Kau kemana saja?!" Seru Kazusa yang segera menghampiriku dan Kazune

"Berisik" Ujar Kazune seperti biasa -_-lalu pergi

"Karin..Tadi kau kemana ?" Tanya Himeka cemas

"Hanya jalan-jalan..Katanya ia mau mengatakan hal penting" Jawabku sambil mengatifkan ponselku, Terdapat 40 panggilan tak terjawab..Ternyata mereka sangat mengkhawatirkanku-_-

"Hal penting apa..Pernyataan cinta ya ?!" Tanya Kazusa dengan mata berbinar-binar

"Bukan, Kazune itu kan manusia tanpa perasaan" Bantahku dengan rona merah di wajah (?)

"Wajahmu memerah..Kau pasti berbohong" Goda kazusa

"Eh Karin, kau tidak pulang ?" Tanya Himeka mengalihkan pembicaraan..Terima kasih Himeka, Kalau tidak ada kau..Kazusa pasti sudah mencecarku dengan semilyar pertanyaan-_-

"Mulai hari ini dia tinggal disini.." jawab Kazune dari belakang-_- Sebenarnya Kazune manusia atau bukan sih? Ia bisa muncul dan hilang tiba-tiba-_-

"Kok bisa?" Tanya Kazusa

"Oh..Jadi ceritanya ngusir?" Candaku

"Bu..Bukan begitu, Hanya saja aku bingung kenapa tiba-tiba Kazune mengajak Karin tinggal disini" Ujar Kazusa dengan nada menggoda, Aku yakin wajahku sudah memerah-_-

"Itu bukan urusanmu" Jawab Kazune dengan ekspresi datar

"Kau serius, Onii-san?" Goda Kazusa

"Aku tidak punya hubungan khusus dengannya" Ujar Kazune dengan datarnya, Saat itu rasanya hatiku sakit sekali (?) Mungkin aku benar-benar sudah menyukai Kazune..

.

.

.

Kazune Pov

Aku tidak mau lengah lagi..Kalau aku kehilangan kesempatan kali ini juga.. Mungkin aku akan kehilanganmu selamanya..

End Of Pov

.

.

.

~Hari Pariwisata~

"HALO DUNIA !" Teriak Micchi dengan gajenya-_-

"Micchi, hentikan itu !" Seru Kazune yang sedang membaca

"Senangnya..Hari pertama masuk sekolah langsung pariwisata.." Seru Kazusa

"Tapi sekolah masakmu kan sudah setengah jalan, Kazusa" Ujar Karin

"Aku sudah muak melihat kompor!" Ujar kazusa dengan senang

"Oh iya.. 10 menit lagi busnya akan berangkat..Sebaiknya kita segera masuk ke dalam bus" Ujar Kazusa sambil melihat ke arah arlojinya

"Aku, Kazusa dan Kazune di bus 2 sementara Jin, Karin dan Micchi di bus 1" Ujar Himeka sambil menunjuk ke arah bus-bus itu

"Karin, Maukah kau duduk denganku?" Ajak Jin penuh harap

"Boleh" Terima Karin

"Sini kubawakan kopermu.." Ujatr Jin

"Lanjutkan Jin! Taklukan Karin !" Seru Micchi pada Jin yang sedang berjalan menuju bus bersama Karin dibalas kode 'iya' dari Jin

" K !" Teriak Kazune dengan muka yang terlihat benar-benar kesal

"Kau cemburu ya?" Goda micchi

"Tidak" Bantah Kazune

"Sini kubawakan kopermu !" Tambah Kazune pada adik semata wayangnya seolah-olah mau membuktikan bahwa ia tidak kalah dengan Jin Kuga-_-

"Onii-san, Apa kau sakit?" Tanya Kazusa sambil memegang kening kakaknya itu

"Ahhh" Geram kazune lalu pergi

.

.

.

"Kamar kita besar sekali ya, Karin.." Ujar Kazusa

"Iya..Apalagi kita bertiga sekamar..Pasti asyik" Ujar Himeka dari atas genteng (?)

"Hoi ! Himeka, Karin, kazusa !" Teriak Micchi dari depan pintu menggema ke satu hotel (?)

"Micchi, Suaramu terlalu keras!" Seru Kazusa

"Gomenne..Eh, Kita akan mengadakan pesta barberque"Ujar Micchi

"Benarkah? Tapi yang bisa bergabung kan hanya 30 murid dengan nilai tertinggi" Ujar Karin dengan nada kecewa

"Tidak apa-apa..Kazune kan murid peraih nilai tertinggi, Jadi ia pasti bisa memberi ijin khusus kita" Seru Micchi

"Tidak bisa-_-" Ujar Karin

"Himeka, Kau bergabunglah..Kau kan termasuk golongan 30 anak terpintar..Kau juga Kazusa, meskipun kau anak baru, tetapi kau meraih nilai tertinggi di tes masuk" Ujar Karin tidak bersemangat

"Tenang saja..Aku akan menemanimu, Karin, Nilaiku banyak yang kurang karena sibuk syuting" Ujar Jin sambil memeluk Karin dari belakang

"Iya" Sahut Karin lalu pergi bersama Jin

"Hei Karin! Kami tidak mau ikut kok!" Seru Kazusa dan Micchi namun dihiraukan

''Sudahlah..Mungkin Karin hanya tidak mau merepotkan kita" Ujar Himeka

.

.

.

"Aku tidak pernah mendapatkan apa yang kumau..Semua yang kusuka selalu pergi meninggalkanku" Ujar Karin pada Jin (Maksudnya Kazune -_-)

"Kenapa?" Tanya Jin penasaran

"Tidak apa-apa" Jawab Karin berusaha menutup pembicaraan

"Karin, Aku menyukaimu.." Ujar jin

"Maaf Jin.." Belum sempat Karin menyelesaikan kata-katanya , Jin langsung menutup mulut Karin dengan bibirnya

.

.

.

Di Saat yang Sama

"Hei, Dimana Karin?" Tanya Kazune

"Cie, yang khawatir" Goda Kazusa

"Tadi pergi dengan Jin ke arah situ" Jawab Himeka

"Kesitu ?! Disitu kan hutan !" Seru Kazune lalu segera berlari kea rah yang ditunjuk Himeka

"Kazune, Kejar terus cinta pertamamu !" Seru Micchi pake toa (?)

.

.

.

Mereka..berciuman ?

.

.

.

~To Be Continue~

Chapter 4 selesai ! Mohon reviewnya..Gomen, Aku ga bisa comment banyak-banyak tentang chapter yang satu ini._. Sampai ketemu lagi di chapter 5