Konnichiwaa..Kembali lagi dengan saya si author gaje (?) Sebelum membaca aku mau minta maaf kalau banyak typo ._. dan keterlambatan update , Sejak kelas 8 ini pr makin banyak, Aku juga mau ucapin terimakasih sebanyak-banyaknya buat yang udah review, Jujur aja dengan baca review-reviewnya aku jadi makin semangat update 0_0 Selamat membaca..!

.

.

"Aku tidak akan membiarkan seorang pun melukaimu.." Ujar Jin dengan gaya ala super hero

"jin, Wajahmu sudah cukup aneh jangan ditambah gaya aneh itu" Canda Micchi

"Micchi, Jin, Kazusa, Kazune, Himeka, karin, apa yang kalian lakukan ?" Seru Ayame sensei tiba-tiba karena merasa terganggu dengan keributan (?) yang terjadi saat pelajarannya

"Anu..sensei, Kami sedang main gunting kertas batu" jawab Micchi ngasal (?)

"Sekarang juga kalian pergi menerjemahkan buku ini di perpustakaan !" Seru Ayame sensei sambil memberi buku 1000 halaman

'Sen..sensei, Ini mustahil diselesaikan sehari !" Ujar Jin mencoba membela dirinya

"Sensei tidak peduli, Pokoknya jam 4 sore kalian sudah harus mengumpulnya!" Seru sensei lalu mereka semua langsung pergi ke perpustakaan

.

.

'Ini gara-gara kau berisik di pelajaran !" Seru Kazune kesal

"Yang berisik itu Micchi dan Jin" Ujar Karin membela dirinya

"Sudahlah, Kazune..Sekarang kau kerjakan tugas dari sensei dengan baik.." Suruh Micchi

"Enak saja..Kau juga harus membantu !" Seru Kazune dengan kesal

"Kami kan tidak ada yang bisa bahasa inggris" Ujar Jin

"Micchi bisa kok! Dia kan sempat tinggal di London..Kazusa dan Himeka juga! Jin, kau kan artis yang sering wawancara dengan bahasa yang berbeda-beda, Mustahil tidak bisa!" Seru Kazune

"Aku ?" Tanya Karin sambil menunjuk dirinya

"Kalau kau..Yah memang tidak bisa" Jawab Kazune *Kazune dicekek Karin*

"Kalau kau mau aku membantu..Kau harus memberitahuku apa yang sebenarnya menyebabkan Karin dalam bahaya, Kau kan sering sekali berkata seperti itu" Ujar Jin dengan liciknya

"Suatu hari nanti kalian akan tahu.." Jawab Kazune

"Tapi ini kan menyangkut keselamatanku, aku berhak mengetahuinya!" Seru Karin naik darah (?) (Author : Ga sekalian naik genteng ? *Ditabok*)

"Itu tidak ada urusan denganmu !" Bentak Kazune

#BRAKK

"Karin, Kazune! Sekarang kalian segera mengepel aula!" Seru Ayame sensei geram

.

.

.

"Gara-gara kau kan.." Gerutu Karin

"Ini semua karenamu !" Seru Kazune

"Enak saja..Kalau tadi kau tidak membentakku ini tidak akan terjadi!"

"Tadi kau duluan yang membentakku, Perempuan bodoh!"

"Enak saja kau mengataiku..Orang jelek"

"Tukang cuci baju !"

"Tukang ojek !"

"Kingkong"

"Gorila"

.

.

"Gyahahaha" Tawa Karin dan Kazune setelah sadar apa yang baru saja mereka katakan

"Heh, gomenne" Ujar Kazune sambil mengulurkan tangannya pada Karin setelah ia menyelesaikan tawanya (?)

"Aku juga minta maaf..Karena mengataimu" Ujar Karin

"Tidak sepantasnya aku menyembunyikan masa lalumu" Ujar Kazune mengakui kesalahannya

"lalu ?"

"Aku akan memberi tahumu di rumah"

"Kenapa tidak sekarang ?"

"Ini tempat terbuka, bodoh"

"Oh"

"Sekarang kita harus melapor pada Ayame Sensei, Kita sudah selesai mengepel"

"Baiklah"

.

.

"Karin awas !" Teriak Kazune saat melihat peluru mengarah ke kepala Karin

.

.

.

#Brukk

.

.

"Kazunee !" Teriak Karin saat melihat Kazune yang sudah tidak berdaya karena peluru mengarah ke tubuhnya

"Senang bertemu denganmu lagi, Nona Suzuka" Ujar seorang pemuda berjubah hitam

"Ka..kau siapa?" Tanya Karin dengan gemetar

.

.

.

Gomen, Kali ini aku Cuma bisa nulis 400an , gomeen ! ._. Tapi ini fic uda mau selesai kok, yah kira-kira 2-3 fic lagi, Aku akan coba update secepat mungkin.. Keep Review