Konnichiwa ! Akhirnya aku bisa update lagi, Oke tanpa basa basi silahkan langusng dibaca^^

.

.

"Ka-Kau siapa ?"Tanya Karin dengan gemetaran

"Menurutmu ?" Jawab orang itu dengan senyum licik

"A-Aku tidak akan memaafkanmu kalau sampai terjadi apa-apa pada Kazune !" Seru Karin

"Huh" Kini pemuda itu tersenyum kecut

'Kau tetap saja belum berubah" Ujarnya lagi

"Ma-maksudmu ?" Tanya Karin dengan gemetar

"Kalau kau mau membiarkan ia hidup kau harus ikut denganku, Maka aku akan dengan baik hati membiarkannya hidup" Ujar pemuda itu

".."

"Bagaimana?" Tanya pemuda itu

"Baiklah" Jawab Karin

.

.

~2 Minggu Kemudian~

Setelah Karin pergi dengan pemuda itu meninggalkan Kazune begitu saja dengan amat sangat terpaksa, Untunglah beberapa siswa yang lewat segera membawanya ke rumah sakit terdekat, Sampai sekarang kazune belum juga sadar, Kesehatannya juga makin menurun

"Bagaimana ini, kazune belum juga sadar bahkan kesehatannya memburuk" Ujar Kazusa mencemaskan keadaan kembarannya ini

"Tenang saja Kazusa, Aku yakin ia akan segera sadar" Ucap Jin menenangkan Kazusa

"Apa kalian keluarga dari tn Kujyou ?" Tanya salah seorang dokter yang merawat Kazune

"Betul" Jawab Himeka megharapkan kabar baik

"Kazune baru saja sadar, Kalian bisa melihatnya" Ujar dokter itu

"Ba-baiklah, Arigatou Gozaimasu!" Ujar Micchi

.

.

.

"O-Oni-san" Ujar Kazusa lalu memeluk kakaknya itu

"Gomen, membuatmu khawatir" Ujar Kazune sambil membalas pelukan dari adik tunggalnya itu

"Kazune, Apa yang terjadi ?" Tanya Micchi dengan seriusnya (?)

"Mm..Saat aku dan Karin selesai membersihkan Gudang Olahraga, Kami segera melapor ke ayame Sensei, Namun saat menuju Ruang guru seseorang menembakkan peluru ke arah Karin lalu.." Jelas Kazune lalu segera dipotong Jin

"Siapa pelakunya ?" Tanya Jin

"Aku tidak tahu, Ngomong-ngomong tentang Karin dimana dia ?" Ujar Kazune

"A-ahh, Dia sedang belajar" Ujar Micchi berbohong

"Mi-Micchi.." Bisik Himeka menegur Micchi yang berbohong

"Kita tidak bisa memberitahunya, Himeka" Bisik Micchi

"Apa yang kalian sembunyikan dariku, kenapa wajah kalian memucat setelah aku bertanya tentang Karin ?" Tanya Kazune yang mencium kebohongan Micchi

"A-anuu" Ujar Kazusa

'Kurasa kau berhak tau..Karin hilang setelah insiden itu" Ujar Jin

.

.

#Brukk (Kazune ninju tembok)

.

.

"Sial, Sudah kuduga" Ujar Kazune kesal

.

.

.

"Apa sebenarnya maumu ?!" Seru Karin

"Lupakan Kazune, Kau milikku !" Seru pemuda itu

"Kau bilang kau menyukaiku lalu kenapa kau menembakku ?!" Seru Karin

"Sedikit jebakan untuk Kujyou" Jawab pemuda itu sambil menyeringai

"A-Apa maksudmu ?" Tanya Karin

"Dulu, Aku dan Kazune adalah pemilik corp terbesar di Jepang sampai sekarang pun masih begitu.."

.

.

Flash Back

"Kirito, Ayo kita pergi ke taman yang baru dibuka itu" Ajak Kazune sambil menunjuk-nunjuk sebuah taman yang baru saja dibuka

"Baiklah" Ujarku yang 2 tahun lebih tua darinya

"Eh, lihat disitu ada anak perempuan menangis.." Ujar Kazune, Kazune yang dulu bukanlah orang seperti sekarang yang dingin

"Ayo kita lihat" Ujarku

"Kau kenapa ?" Tanya Kazune

"Orangtuaku meninggal.." Jawab anak itu yang masih menangis

"Lalu kau tinggal dimana ?" Tanya Kazune lagi

"Aku tidak punya rumah" Jawabnya

"Aku akan membantumu.." Ujar Kazune sambil mengulurkan tangannya

.

.

"Lalu ?" Tanya Karin

"Sejak saat itu kau tinggal di rumah Kazune" Jawabnya

"Lalu bagaimana aku bisa lupa ingatan ?" Tanya Karin

"Sebuah penyakit..Kazune sadar aku membencinya karenamu, Ia tahu aku akan melakukan segalanya untuk memisahkan kalian, Bahkan menyakitimu..Lalu ia meninggalkanmu..di hari berhujan" Jawab Kirito sambil tersenyum kecut

"Ja-Jadi itu arti mimpiku selama ini ? .." Ujar Karin

.

.

"Kazune, Kau jangan gegabah !" Ujar Micchi mengingatkan

"Kalau begini terus, Aku tidak akan bisa menepati janjiku!" Seru Kazune

"Aku mengerti, Tapi kau bisa kehilangan nyawamu" Seru Micchi menginngatkan sekali lagi

"Apa gunanya aku hidup kalau aku bahkan tidak bisa melindungi wanita yang kusayangi" Ujar Kazune

.

.

.

To Be Continue

.

.

Gomen ! Aku Cuma bisa nulis 400an kata karena otakku mentok kaga ada ide._. Mohon review

.

.

.