KITTY SUHO 5

Pairing :Krisho

Genre : romance, Yaoi, Humor

Length : 5 of?

DEPO LDH

"Aku ingin mengajakmu keluar malam ini, bisakah?"

"Maaf aku sedikit lelah, karena menemani Suho bermain. Jadi aku tak bisa" untung Kris tak bisa melihat wajah tak suka dari Lay, kalau sampai tahu, mungkin Kris malah tak akan repct lagi pada Lay.

"Kenapa sih selalu Suho? Kata Xiumin kalian tak berpacaran, tapi kenapa kau selalu mementingkan Suho di atas segalanya?" Kris sekarang bisa mendengar Lay mulai merajuk, dan benar, Kris agak tak suka.

"Memang kami tak berpacaran" jeda sedikit ini membuat Lay agak sedikit was-was dengan kalimat yang akan di ucapkan Kris, ia sangat yakin bahwa ada lagi kalimat selanjutnya yang akan di ucapkan oleh namja bernama Kris Wu tadi "Tapi aku rasa sekarang aku mulai menyukainya"

Kalimat tersebut sukses membuat dua orang terkaget-kaget, yang satu Lay, tentu saja. Dan satu lagi Suho yang masih memegang kenop pintu karena baru selesai mandi, ia tak sengaja mendengar kalimat yang diucapkan Kris tepat dibagian terpentingnya.

"Wu Yi Fan Kris" Kris berbalik dan melihat Suho sedang menatapnya bingung.

"Apa yang kau katakan tadi benar?" Kris melempar ponselnya ke atas kasur tanpa mematikannya dan mendekati Suho. Mengangkatnya tinggi –tinggi ke dalam gendongannya, lalu.

"Kalau iya memangnya kenapa?" Kris tersenyum, jelas sekali bahwa ia menggoda Kim Joonmyeon yang dandananya masih acakacakan karena habis mandi.

...

"Aku juga saaaaaangat menyukaimu" Tangannya bergerak seolah ingin menunjukkan bahwa ia juga saaaangat menyukai Kris.

"Hahahaha" Keduanya tertawa, Kris membawa Suho berputar-putar dengan tubuh yang masih ada di gendongannya.

"Sejak kapan kau menyukaiku?" hidungnya sudah di tempelkan pada hidung milik Kris, mereka tak lagi tertawa karena Suho telah menampakkan wajah cukup serius yang amat jarang ia tunjukkan.

"Mungkin sejak kau pergi tanpa pamit waktu itu" Suho tersenyum, menghadiahi Kris dengan sebuah kecupan singkat di bibir karena telah begitu lama menyukainya. Bahkan sejak mereka baru saja mengenal kurang lebih satu minggu.

"Jadi apa kita sekarang berpacaran?" Kris mengangguk dan mencium pipi Suho dengan lembut "Ahahaha aku saaaaangat menyukai...eh..tidak...bahkan aku saaaangat mencintai Wu Yi Fan Kris" Suho mengeratkan pelukannya dan menaruh kepalanya di bahu Kris, menghirup bau alami yang keluar dari tubuh kekasih barunya, meskipun terbukti Kris belum mandi.

"Karena sekarang kau sudah menjadi kekasihku, ada satu hal yang harus kau lakukan setiap hari" meskipun tak mengerti dengan maksud Kris, Suho tetap tak mau memindahkan kepalanya.

"Memangnya apa yang harus aku lakukan?"

"Kau harus sering-sering menciumku" Suho memukul bahu Kris pelan

"Bukankah kemarin-kemarin aku juga sudah sering menciummu? Kenapa baru minta sekarang? Bodoh"

"Hahahaha...tapi kau harus lebih sering melakukannya Kim Joonmyeon!"

tak mau berlarut-larut dengan suasana romantis ini, Kris melepaskan gendongannya dan menyuruh Suho untuk menunggu di depan ruang TV, karena ia berniat mandi terlebih dahulu. Menghilangkan bekas-bekas kotoran bermain basket sore tadi.

Entah apa yang dilakukan Kris di dalam kamar mandi, yang jelas Suho sudah tertidur sambil memegang remot TV ketika si tinggi itu keluar, sedangkan wajahnya mengukir sebuah senyum hangat, tanda bahwa ia sangat bahagia hari ini.

"Selamat malam Kim Joonmyeon" tak mau repot-repot memindahkan Suho ke kamar, Kris ikut merebahkan dirinya disamping Suho dan ikut memejamkan mata.

...

"Huh...salah sendiri Kau melarangku ikut bermain kemarin" hari masih pagi tapi Suho sudah pamer di depan Chanyeol, Sehuun dan Kai. Bukan pamer tentang hubungannya dengan Kris hingga membuat Sehuun cemberut seperti ini, lebih tepatnya pamer karena kemarin Suho berhasil menyeret Kris agar kembali bermain basket dan menunjukkan Slamdunk yang sangat keren.

"Slamdunknya...benar-benar kereeeeen"

"Sudah hentikan ceritamu, membuatku semakin kesal saja" Sehuun dengan lucu mencoba menutup kedua telinganya, berusaha agar cerita Suho yang membuatnya iri itu tak sampai terdengar.

"Coba kalau kau kemarin tak melarang Suho untuk ikut bermain dengan Kita, pasti kita juga bisa melihat kapten bermain basket lagi"

"Jadi kau menyalahkanku?" Sehuun melepaskan tangannya dari telinga begitu mendengar protes Kai yang menyudutkannya.

"Sebaiknya aku pergi saja...pai..pai..."

"Tunggu!" Chanyeol menahan lengan Suho agar tak beranjak pergi terlebih dahulu. Ia masih sangat penasaran dengan kembalinya Kris bermain basket. "Jadi...apakah Kris akan bermain basket untuk seterusnya" Suho menggelengkan kepala, Chanyeol jelas tak paham dengan maksud gelengan tersebut.

"Dia bilang belum tahu, jadi aku juga pasti tak tahu ...pai...pai" begitu saja, Suho lebih memilih pergi dengan riang tanpa menyadari bahwa ada rasa bahagia dalam diri ketiga namja yang dulu pernah menjadi teman satu Tim basket Kris.

...

"Kau tadi bercerita apa pada Sehuun?haaaaah" Kris sedang asyik menjewer telinga Suho seperti seorang Appa yang sedang menghukum anaknya "Tiba-tiba aku dihadang begitu keluar dari toilet"

"Lepaskan duluuuu...Awww...baru aku mau cerita" Kris melepaskan jewerannya, menggantinya dengan sebuah usapan lembut agar telinga Suho tak membekas merah "Aku bercerita kalau kau sudah kembali bermain basket"

"Pantas saja ia tadi bertanya yang tidak-tidak"

Keduanya kembali berjalan menuju rumah, mereka tak lagi menggunakan motor keren milik Kris karena kaki Suho sudah sembuh sejak beberapa hari yang lalu, jadi tak ada alasan lagi untuk menggunakannya. Mereka saling bercanda hingga di depan rumah, dan baru berhenti ketika keduannya menatap dua orang anak kecil sedang duduk berjongkok sambil memainkan Tiffany di teras rumah Kris.

"Siapa mereka?" Kris mungkin bertanya pada Suho, tapi si imut itu jelas tak tahu jawabannya dan memilih untuk mendekati kedua anak kecil yang ternyata kembar itu.

"Heiii...kalian siapa?" Suho berjongkok dan memandang keduanya

"Mommy..."salah satu dari mereka yang Nampak ceria langsung menerjang Suho dan memeluknya erat. Suho jelas bingung, bahkan Kris juga sama.

"Mo-Mommy" satu lagi yang Nampak ingin menangis ternyata ikut memanggil Suho Mommy.

"Kau mengenalnya?" Kris berjalan mendekat dengan pandangan tak mengerti. Si ceria melepaskan pelukannya dari Suho dan segera memeluk kaki Kris

"Daddy..." Suho jelas ingin sekali tertawa melihat tampang Kris saat ini, wajahnya yang tampan kini sudah dihiasi tampang tak mengenakkan. Si wajah cengeng sudah memeluk Suho erat sambil mengintip Kris dengan pandangan takut-takut.

"Sebaiknya kita bawa mereka masuk dulu...Daddy.."Suho mencoba menggoda, tapi nampaknya Kris tak suka, apalagi melihat salah satu dari si kecil masih memeluk kakinya dengan erat.

Mereka sudah duduk di meja makan dengan tenang, kedua anak kecil kembar itu terlihat sedang memakan roti dan sudah ada segelas susu di depan mereka.

"Jadi...siapa kalian?"

"Aku Baekieeeee..."Jawabnya terlalu ceria, makanan yang ada di mulutnya sampai terlihat "Dan dia saudara kembarku, Luluuuuu" namja yang disebut Lulu tadi mengangguk dan memegang Baju saudaranya yang berada di kursi yang berbeda.

"Kenapa kalian disini? Tidakkah kalian harus pulang?" Kris terlihat bertanya tak senang, padahal yang ditanyai hanya anak kecil. Suho tak senang dengan reaksi Kris jadi ia malah cemberut sambil melihat kekasihnya.

"Untuk sementara...aku tak tahu apa maksudnya tapi kita harus tinggal disini, dan memanggil kalian dengan 'Mommy dan Daddy'" begitu lancar si kecil Baekie mengucapkannya, membuat Suho sangat gemas.

"Bolehkah mereka tinggal disini?kumohoooon" kali ini Suho ingin sekali membujuk Kris agar membolehkan kedua anak kecil itu tinggal dengan mereka.

"Tidak...cukup dengan kau saja Kim Joonmyeon" Suho cemberut dan berdiri berkacak pinggang.

"Kalau kau tak membolehkan mereka tinggal disini, aku akan pergi ikut mereka" dua namja kecil yang sedang dibicaran jelas-jelas tak mengerti apa yang sedang terjadi, mereka hanya memandangi Suho dan Kris bergantian.

"Mommy...daddy...Jangan bertengkar! Nanti Lulu takuuuut" Suho dan Kris memandang Lulu bersamaan, dan memang benar apa yang dikatakan Baekie. Lulu sudah mau menangis dan semakin kencang menarik baju saudaranya.

"Ssssst...jangan menangis sayaaang...sini ikut Mommy" Kris tertegun mendengar Suho menyebut dirinya dengan 'Mommy', seolah luluh dengan bujukan Mommy barunya, Lulu segera turun dari kursi dan memeluk Suho untuk digendong.

"Baekie...cepat selsaikan makanmu, kita harus segera pergi. Daddy tak mau kita tinggal disini" Tak tahu harus bagaimana lagi menghadapi Kekasihnya yang suka seenaknya, Kris hanya menggretakkan gigi kuat-kuat, tanda menahan emosi.

"Ya...ya...bawa saja anak-anak barumu pergi!" dan benar mereka bertiga keluar dari rumah, tapi belum sampai pintu tertutup Baekie kembali masuk dan memeluk kaki Kris.

"Semoga Daddy tidak kesepian" begitu saja, Baekie berlalu dan menyusul Suho dengan riang.

...

GLEGAAAAR

Suara petir di luar begitu menggelegar, Kris berulang kali membolak-balik posisi tubuhnya di atas kasur. Pikirannya tak tenang, selalu Suho yang berputar disana. Bagaimana keadaan ketiga orang yang baru saja diusirnya? Bagaimana keadaan Suho yang tak suka dingin karena biasanya ia akan bergelung manja pada tubuh Kris yang hangat?, dan Kemana mereka akan pergi?

Karena tak tahan Kris akhirnya bangkit dari ranjang dan mengambil sebuah mantel dan payung. Begitu tergesa-gesa hingga ia menubruk banyak barang di dalam ruangan, tapi saat pintu dibuka Kris menatap bingung pada teras rumahnya. Suara tawa terdengar dari dua anak kecil yang sedang menertawakan 'Mommy' mereka yang cemberut. Tanpa sadar Kris tersenyum lega, Suho tak menyadari kehadiran Kris, tapi Lulu sadar dan segera memeluk Mommy-nya erat.

"Daddy..." Teriak Baekie ceria, tubuhnya yang kecil berusaha untuk memeluk pinggang daddy-nya. Kris mengangkat Baekie agar masuk ke dalam gendongan, dan ia menarik Suho agar berdiri.

"Maafkan aku...sebaiknya kita masuk! Aku tahu kau tak suka dingin" Suho tersenyum, menggandeng lengan kekasihnya dengan manja tak memperhatikan wajah Lulu yang terlihat masih takut.

...

Kris masih sibuk berpikir, bagaimanamungkin kehidupan yang dulu tenang mulai terusik dengan kedatangan Suho, lalu si kecil tukang heboh itu menghilang dan suasana kembali normal, tapi bagi Kris ada yang kurang setelah kepergian namja yang tiba-tiba menumpang di rumahnya itu. Lalu Suho kembali dan menjabat sebagai teman sekelas bahkan teman sekamarnya. Dan terakhir ia harus terjebak dengan dua anak kecil yang memanggil dirinya Daddy. Bahkan Kris saja belum berani melakukan hal 'itu'pada Suho, tapi tiba-tiba sudah muncul dua bayi berumur tiga tahun.

"Daddy...sekarang giliranmu!" Baekie berhasil mebangunkan Kris dari bayangan-bayangan yang tidak-tidak. Mereka sekarang tengah asyik bermain di atas ranjang. Baekie duduk di pangkuan Kris, dan Lulu berselimut Bad cover berada dalam pelukan hangat Suho yang tengah merebahkan diri sambil bersandar pada beberapa bantal. Terlihat seperti keluarga bahagia.

"Memangnya apa yang kita lakukan?"

"Daddy payah..." Kris di buat melongo dengan perkataan Baekie "Daddy harus menceritakan hal yang lucu sampai kami tertawa"

"Aku tak punya cerita lucu"

"Da-Daddy payah..." kali ini Lulu yang mengatai, Suho tersenyum dan mencoba menyembunyikan wajahnya di leher Lulu, berniat agar Kris tak melihatnya.

"Daddy harus melakukan Aegyo" kalau bukan karena Suho yang tiba-tiba menyayangi anak kecil-kecil ini, Kris sudah dari tadi ingin membekap mulut cerewet Baekie.

"Baiklah..."

Benar-benar, sebelum Kris mengakhiri Aegyo-nya, Suho sudah tertawa terbahak-bahak, bahkan kali ini yak bisa di tahan lagi.

"Hentikan Kriiiis...! kau sangat lucu...hahahaha" bukanya senang, Kris malah cemberut "Daddy lucu kan sayang?hahahaha" Suho bertanya pada Lulu, dan Lulu malah memandang Kris.

"Kalau Lulu bilang Daddy Lucu, Daddy jangan marah yaaah!" astagaaa...anak-anak ini benar-benar imut menggemaskan, membuat Suho tak tahan dan kris mulai luluh.

"Karena Daddy sudah melakukan hal yang lucu, sekarang waktunya untuk tidur"

"Yaaa...Mommy" Baekie mengeluh panjang, padahal Lulu sudah memejamkan mata

"Besok lagi sayaaaang" dan hadiahi terakhir diberikan Suho pada Lulu dan Baekie dengan mengecup dahi mereka "Selamat malam"

Begitu Kris dan Suho keluar dari kamar yang sebenarnya milik Kris. Kris memluk Suho dari belakang dan menariknya agar berjalan ke arah sofa.

"Jadi sekarang kita harus tidur dimana?" Suho menatap Kris sejenak, tak lama kemudian ia mencium kekasihnya tepat di pipi

"Di sofa saja seperti semalam, lagipula itu lebih hangat"

"Maafkan aku untuk yang tadi"

"Aku sudah memaafkanmu 'Daddy'..hehe" lagi-lagi Suho mengejek

"Hentikan Kim Joonmyeon! Itu membuatku merasa seperti seorang Ayah dari pada seperti murid SMA"

"Kau sudah pantas menjadi ayah"

"kalau begitu kapan kau akan memberiku anak sendiri?"

"Heeei...jangan ngelantur"

"Ngomong-ngomong aku tak tahu kalau Suho yang manja bisa begitu dekat dengan anak kecil"

"Eh...iyah...yah...aku tak sadar, mungkin mereka seperti Tiffany jadi aku langsung menyayangi mereka"

"Tega sekali kau menyamakannya dengan Kucing-mu itu...tapi mereka lumayan lucu sih"

"Kriiiis...Bagaimana besok?"

"Memangnya besok ada apa?"

"Besokkan kita harus sekolah, lalu bagaimana dengan Baekie dan Lulu?"

"Kau tinggal saja dirumah untuk sehari, aku akan memberikanmu alasan sakit nanti. Untuk hari berikutnya sepertinya kita harus menitipkan mereka"

"Kau tak berniat meninggalkan mereka di tempat penitipan kan?"

"Bagaimanamungkin kau bisa berpikiran seperti itu? Kau anggap aku apa hei"

"Iya...iya maafkan aku"

CUUUP

Suho mengecup pipi Kris dan Kris juga balas mengecup pipi Suho.

...

"Daddy...kalau pulang bawa oleh-oleh" yah...itu teriakan Baekie yang mengantar kepergian Kris ke sekolah.

"Dimana Suho?" Kris menatap Chanyeol curiga karena mencari kekasihnya

"Kenapa harus mencari Suho kalau kau sebenarnya ingin mengajakku bermain basket" Kena. Chanyeol hanya bisa menggaruk tengkuknya.

"Kau sangat susah sekali diajak kembali ke Tim, yaaah...terpaksa kami selalu mencari-cari Suho" Kris tak memberi respon, pikiranya malah melayang ke rumah, bagaimana keadaan rumah bila di tinggal dengan ketiga orang yang kelihatannya anak kecil semua.

"Kriis...hei...jadi apa kau akan kembali ke Tim?" Kris mendesah lalu menggeleng, membuat Chanyeol patah semangat.

"Aku tak tahu. Lihat nanti...karena sekarang banyak hal yang tak terduga" Ohh...ini seperti sebuah harapan bagi Chanyeol.

...

"Kenapa kau masih mengikutiku Lay?" ketika Kris hendak pulang setelah sekolah bubar, Lay ternyata sudah menunggunya di depan gerbang. Senyumnya begitu lebar, apalagi saat tak melihat Suho bersama Kris.

"Aku ingin main ke rumahmu"

"Jangan sekarang Lay, di rumah sedang ada masalah?"

"Memangnya masalah apa? Bukankah kau hidup sendiri dari dulu" Lay tetap bersikukuh memegang lengan Kris dan berjalan mengikuti si jangkung itu.

"Masalahnya adalah-"

"Daddy..." dari kejauhan Baekie berteriak kencang dan berlari menuju Kris. Masih dari arah yang sama juga Lulu terlihat sedang bersemangat menarik Suho agar mendekat ke arah Daddy-nya

"K-Kris...mereka siapa?" itu suara Lay, ia jelas tak percaya dengan sesosok makhluk yang memanggil Kris dengan sebutan 'Daddy'

"Daddy...kami habis jalan-jalan" Begitu Baekie sudah dekat, Kris segera mengangkat si kecil itu ke dalam pelukannya, melepaskan peganggan Lay.

"Apa kau senang?" Kris hanya acting, ia berharap dengan begini Lay akan segera pergi. Sebagai jawaban Baeki mengangguk antusias

"Daddddy..."panggil Lulu pelan

"Ayo kita pulang!" Tangan yang tidak sedang menggendong Baekie digunakan untuk menarik jemari Suho "Maaf Lay...kami harus pulang. Kau bisakan pulang sendiri" karena tak ada respon Lay malah ditinggalkan begitu saja.

"Jadi...mereka sudah sejauh itu" ucap Lay lemas.

UDAH DULU CHAP 5-NYA

Saya sebenarnya ingin sekali bikin ff krisho dengan adek-adek lucu bernama Baekie dan Lulu, tapi itu tak mungkin terjadi karena gueh masih punya utang FF KLEPTO yang tak tersentuh sama sekali setelah chap 3. #nangiiiiis...jadi alhasil saya masukkan deh duo runyem itu ke cerita. Mungkin g seberapa lama FF ini akan saya tamatkan, g sampek chap 10 kayaknya, soal y Hubungan KRISHO kan udah jelas...tinggal gimana caranya balikin Kris agar mau masuk ke Tim basket lagi.

Yaelah...ngomong mulu..udahan...sekarang saatnya bales repiuw #tidur gueh g tenang karena g pernah bales ripiuw kalian, suer...

DiraLeeXiOh : aduuuh cincai...repiunya rombongan langsung terimakasih karena uda baca dan udah review

: sbnr nya ane lbh suka baca ff dr pd bikin. Suer dah...tapi apa daya ff krisho emang dikit dan akhirnya jiwa penulis saya tergerak untuk memunculkan abang Krisho ini.

Kim Mika : enak sekolah dulu...ntar pas udah lulus giliran bingung cari kerja. Huffft karena dirimu selalu koemnt namamu bersarang dibenakku #gombal, abaikan saja. Makasiiiiih

Fifahdina01 : aduuuh makasih uda ikut seneng krn diriku lulus. G papa kok reviewnya br sekarang, itu hak readers ngasih review apa enggak. Krn review adalah sebuah penghargaan bagi saya.

Augesteca : belom pacaran beibeh...tapi di chap ini mereka udah #apa gueh ini?

ChickenKID : alah kagak pape kali br repiuw sekarang. Lu juga kerjaanya repiuw di ff gueh yg Namja with trouble.

HyeJi-Sani : yaelah nih anak giraaang amat padahal gueh yg lulus. Ahahaha tapi g papa saya ikut seneng. Eh FF lu yg Loving U jgn ditamatin dulu doong...jgn buru2 ntar g ada ff krisho yg gue tungguin lg.

meyminimin : jika anda berhasil menemukan siapa saya, bakal saya traktir deeeeeh...ahaha #pemberiharapanpalsu

evilfish1503 : iya nih tanpa terasa saya memasukkan pairing kesukaan gueh...Kaihun, padahal niat awalnya Cuma pengen hanya ada hubungan Kris dan Suho ajah, tapi malah Kaihun berasa nyelip2 gt. #kesian chanyeol gueh nistain krn sendiri.

Vicky98Amalia : iyah sayaaaang saya bakalan lanjutin kok saaaampai tamat dah.

RaeMii : iyah gue bikin tuh anak cemburu, kalo g gt nih cerita g kelar2

ekasudaryadi : sebenenernya gueh pengen bikin karakter suho itu bego...eh malah terlanjur jadi polos begini.

chairun : iyah dong harus TBC, kalo enggak tbc berarti nih cerita udah tamat. Iyah makasih bangeeet karna uda ikut seneng gue uda lulus.

lee minji elf : masak seromantis itu, saya pikir kris kurang menunjukkan

AYUnhomin: harus gt dong, saya yakin kalian uda pada eneg liat kata TBC, jadi gueh ganti deh istilahnya(yah...meskipun intinya tetep sama)hahaha

KrisHo WonKyu : udah saya bikin mereka pacaran kok di chap ini, kalo g gt gueh bakalan dikejar2 ma kalian

QyuDev178 : iyah dong sayang, kalo malah terjadi kemunduran bisa2 nih chap kagak bakalan tamat2

Isnaeni love sungmin : iyah g papa br repiuw...itu hak para readers kok mau saya ngasih repiuw berjibun apa enggak,hehehe tapi saya bnr2 seneng kalo ada yg ?

Mitchihyun : dodolnya suho itu mah turunan dr emaknya, susah di hapus. Ane merasa bersalah bikin lay OOC begini

cacingkawat : aduuuuh mereka itu belum jadian, baru di chap ini mereka pada ngaku suka. Jadi jangan bingung oke. Makasih uda review di tiap chapternya.

Nurfadillah : beibeh diriku juga butuh inspirasi doooong...kadang inspirasinya uda muncul pas nulisnya maleeeees harus sabar yah...ini uda diusahain secepet mungkin.

moechan35 : amiiin. Makasih banget atas doanya. Gueh juga pengen bgt update cepet, tapi apa daya banyak hal yang menghalangi semuanya

Myunnie : aduh baeibeh iyah luhan sekarang amnly banget. Nah emg dulunya dia apa? Tp maaf permintaanya g bisa diturti abis abang luhan bakal gue pakek jadi luhan

parKYeollie : iya makasih banget doanya sayang. Kalao untuk urusan lebih panjang, kayaknya susah. Abis inspirasinya kadang notok sampek sgtu doang

Le3chan : iyah gue juga seneng banget ma krakters uho. Padahal gueh yg bikin karakter yee

Mitchihyun : ya...itu mah emang suho terlalu polos, di amah kayak anak kecil. Tau seneng udah gt

adhaniLHJ0304 : sama...kita sam...gueh suka gimanampun ceritanya asalkan tuh ff KRISHOoooo...hahaha

zhoelichy : iyah say, saya g beda2in readers baru ato lama, br repiuw ato uda lama...yg penting kalian suka ff saya, saya sudah sangat broooo #sok asik gueh

Ryeolu : iyah nig gueh bikin ff suho y manja g ketulungan, seenaknya sendiri OOC bgt kan?

fsuho : hahah iyah gueh juga suka karekter suho yg heboh, kasian kalo pendiem terus. Ih...kita aneh tau, dulu mau gueh kasih nama ma mbak kosku Im Yoona, tp tuh kucing suka masuk2 kamar jadi kita ganti jadi Tiffany (terus hubungannya) salam yee buat soojung.

ya uhu : heem beibeh...ane juga kadang masih bingung nama y suho itu gmna yg bener. Saya selalu berusaha nulis yg sesuai EYD, tapi apa daya Typo memang selalu

enchris.727 : sini sini mama peluk..puk puk...ya udin kalo br tahu ini sequelnya dibaca ajah yah. Semoga seneng ma ceritanya

zukazuka : gueh Cuma krisho selamaaaanya...tp kalo suho dipasangin ma baekie, luhan, sehun apa kai gue g papa. Tp tetp abang Kris itu suami sepanjang masanya Suhoooo

yongchan : entah kenap tiap liat fotomu yg himchan ini, gueh selalu ngerasa yg koment beneran himchan. Apa juga yaaaah? Ising Cuma penggembira ajah, numpang lewat doang.

Guest : Lay Cuma actor numpang doang, jadi Lay tidak akan membuat huru hara yg parah kok.

DianaSangadji : yaelah di...sok2an panggil author. Tinggal sms juga langsung bisa kale...

Adhaninabila : iyah tuh si lay uda berhasil jadi orang ketiga, tapi kesian kalo dibikin kejem2, ane g tega

Kris Fiance : keluarga suho emg abnormal jadi yah harap maklum. Kalo ceritanya pendek itu karena otakku hanya mampu menulis segitu beibeh.

xoxogirls : aduh sayang jangan main culik suho, ntar cast y ilang gimana?

Kalo ada yg belum kesebut, langsung protes dan samperin author diakun FFN ini ato di akun fb, akun apa dah terserah...pokoknya jangan protes di akun orang. Oke nanti yg punya akun