"ah! Oy! Yuuki!"

Aku pun lari menuju ke kolam renang itu, dan meninggalkan Yuuji yang masih berada di atap sekolah kami.

Eh? Pintunya terbuka? Apa ada orang disana?

Sesampainya didepan pintu masuk kolam renang itu, aku mempunyai perasaan yang sangat kuat…entah apa ini…ini bukanlah perasaan buruk maupun baik…seakan-akan perasaan ini menyuruhku untuk membuka pintu itu…

Perasaan…apa…ini…?

Setelah menghirup nafas dengan kuat pun untuk memberanikan aku, aku pun membuka pintu itu

*krek*

Semua tatapan menuju kepadaku…

Siapa mereka ini? Sepertinya aku mengenalnya…tetapi siapa…?

"perkenalkan aku _!"
"aku Yuuki, salam kenal!"
"Y-Yuu…ma…?"
"HARU_!"
"ugh…" aku pun memegang kepalaku

Ada apa ini? Kepalaku terasa sakit sekali. Suara siapa? Suara siapa yang memanggilku tadi? Bukannya hal seperti itu hanya ada pada mimpiku? Tetapi kenapa sekarang….?

"_! _Senpai!"

Aku pun tersadar

"apa Senpai baik-baik saja? Mukamu terlihat pucat…" seorang lelaki berambut coklat dan bermata emerald pun memegang kedua pundakku
"ah!...i-iya…aku tidak apa-apa…" ucapku dengan tersenyum lemah

Tunggu….rasanya aku mengenalnya….eh! jangan-jangan dia itu…?

"M-Mako…chan…?"

Ya! Tidak salah lagi! Mata emerald itu! Dan tatapannya yang terasa hangat dan lembut itu! Ya! Dia adalah Makoto Tachibana yang dulu sempat 1 SD dan 1 klub renang denganku! Dia termasuk perenang yang handal di grup laki-laki. Walaupun aku berada di grup perempuan, aku sering bermain dengannya.

"Mako-chan! Ini aku! Yuuki! Wakamatsu Yuuki yang dulu 1 SD denganmu!"
"HE!? YUUKI!?" ujarnya dengan sangat kaget

Akhirnya dia mengingatku juga, aku pun menghela nafas lega

"ada apa Mako-chan~? …AH! YUU-CHANNNNNNNN!" setelah bertatapan denganku selama beberapa detik seorang lelaki berambut blonde itu pun memelukku dengan kuat

Yup, kalau yang satu ini aku sudah sangat hafal dengan sifatnya. Dia adalah Nagisa Hazuki, si periang yang tidak bias diam! Dulu aku, Mako-chan, Nagi-chan, Haru-chan juga sering bermain bersama. Lalu ada satu orang lagi…

"se…sak…na…gi..chan…"
"ahahaaa~ habis, kita kan sudah lama sekali tidak bertemu!" akhirnya si blonde periang itu pun melepaskan pelukan mautnya
"HARU-CHANNNN! LIHATTT! ADA YUU-CHANNN!"
"..." seorang lelaki berambut hitam pun hanya menatapku dari sudut kolam renang lalu memendamkan tubuhnya kedalam air

Ahaha~ mereka tidak berubah ya! Tetap saja seperti dulu!
Dan dia adalah Haruka Nanase seorang lelaki yang selalu terlihat angkuh dan dingin, yah~ tetapi sebenarnya dia anak yang baik kok!
Aku pun tertawa lembut

"oh ya! Gou-chan~ kesini sebentar dehhh~!" ujar Nagisa melambaikan tangannya kepada seorang anak perempuan yang sejak tadi memperhatikan kita sambil duduk di pinggir kolam renang

Ah! Rambut yang merah itu…
Ya, dia mirip dengan seseorang yang sangat kubenci. Aku pun tidak ingin mengingatnya kembali…

"Gou-chan! Perkenalkan! Ini Yuu-chan! Dia senior kita, dulu dia 1 SD juga ikut klub renang yang sama dengan kami~" Nagisa pun memperkenalkanku dengan anak perempuan berambut merah itu
"salam kenal, aku Wakamatsu Yuuki" aku pun tersenyum dan membungkuk kepadany
"mou~ Nagisa-kun! Jangan panggil aku 'Gou' tapi 'Kou'! Wakamatsu….Yuuki…..? ah! Senpai itu Wakamatsu Yuuki yang dulu memenangkan tournament renang grup perempuan secara berturut-turut itu kan!? Kakakku sering cerita tentang Senpai dulu~ ah! Aku Matsuoka Kou! Salam kenal senpai!" dia pun membungkuk dengan sopan

Sungguh anak yang bersemangat ya haha~ tunggu…Mat….suoka…..?

"Ma…Matsuoka….?" Tunggu dulu…aku tidak salah dengar kan tadi!? Masa anak seperti ini
"oh ya, Kou ini adalah adiknya Rin" ujar Makoto

Ah….ternyata benar….memang sih aku sering melihat adiknya berkali-kali…tetapi aku tidak percaya kalau adiknya bersekolah disini…kenapa kenangan buruk itu harus teringat kembali?

"me-memangnya Rin sering cerita apa tentangku Kou-chan?" aku pun bertanya pada anak perempuan berambut merah it
"eh? Hmmm….banyak hal sih…tapi intinya kakak sepertinya menganggap Senpai rival yang sangat kuat…"

Rival? Benar juga…aku dan Rin sering berlomba dan akulah yang selalu menjadi pemenangnya…walaupun aku perempuan, dia tidak membeda-bedakanku dengan anak yang lainnya, dia memang anak yang ceria dan sombong…tetapi dalam hal renang…dia sangat serius melakukannya…

"o-ohhh, begitu ya" aku pun tersenyum pahit

Anak itu…aku tidak ingin sekali pun mengingatnya lagi….dia sudah berubah…sangat berubah…

TBC?