COMPLICATED LOVE
Author ::: namkimwoogyu
Cast ::: B.A.P Member
Rating ::: T
Disclaimer ::: B.A.P milik Tuhan, TS Entertainment, orang tua mereka masing-masing dan milik para BABYz LOL.
Wuaahh udah chapter 3 rupanya. Terima kasih untuk reviewnya author sampai terhura. Sepertinya cerita ini akan semakin aneh =_= di chapter ini author akan memperjelas siapa suka siapa/? Kkk selamat menikmati/?
WARNING! YAOI FANFICTION
TYPO DIMANA-MANA
DON'T LIKE DON'T READ
.
.
.
.
Chapter 3
Author pov
Tangisan zelo makin menjadi akan tetapi daehyun dan youngjae belum menyadari kehadiran zelo. Tiba-tiba sebuah tangan menarik zelo menjauh dari lapangan tersebut, orang itu menarik zelo sambil berlari hingga mereka sampai didepan gerbang sekolah, "zelo-ya. Uljima" kata jongup –orang yang menarik zelo. "hyung.. dadaku terasa sakit. Sangat sakit" zelo sudah mulai berhenti menangis tetapi masih sedikit terisak "nan arra zelo-ya, aku juga sering merasakannya. Berhentilah menangis, aku tidak bisa melihatmu seperti ini zelo-ah" "tapi hyung aku terus menahan perasaan ini! Sudah bertahun-tahun aku memendam perasaan ini kepada youngjae hyung! Youngjae hyung tidak pernah bisa menyadari perasaanku dan sekarang aku harus merelakannya demi jung daehyun?! Aku tidak akan membiarkannya!" zelo kembali menangis, jongup pun terdiam kemudian memeluk zelo untuk menenangkannya 'zelo-ah apa kau tidak sadar? Aku juga merasakan hal yang sama. Aku mencintaimu sangat mencintaimu'
.
.
.
.
"aku pulang" ucap youngjae sambil memasuki rumahnya, youngjae terlihat bingung padahal rumah mereka akan ramai walaupun orang tua mereka –youngjae dan himchan tidak ada. Mereka hanya tinggal bertiga, youngjae himchan dan yongguk. Youngjae melangkahkan kakinya menuju dapur, ia terkejut dengan pemandangan yang ia lihat yongguk dan himchan sedang berciuman. Youngjae bingung harus melakukan apa, perlahan-lahan mundur selangkah demi selangkah. Tiba-tiba ia menabrak kursi yang menyebabkan bunyi yang cukup kuat hingga yongguk dan himchan menghentikan ciuman mereka "eo? Youngjae-ah kau sudah pulang?" himchan bertanya pada youngjae dengan gugup dan wajah yang memerah "ah, ne. Hyung cepat selesaikan masakanmu aku sudah lapar, aku ganti baju dulu. Annyeong" youngjae langsung berlari menuju kamarnya dilantai 2. "Bbang, aku sangat menyesal membuat youngjae terus bersedih terus menerus" Himchan berkata sambil menunduk, "sudahlah, youngjae itu anak yang kuat. Ini bukan salahmu tapi salahku" ucap yongguk lalu memeluk himchan.
Youngjae pov
aku masuk kekamar dengan tergesa-gesa. aku bingung apa yang sebenarnya aku rasakan sekarang dadaku terasa sesak tapi tidak seperti biasanya, apa aku mulai melupakan yongguk hyung? Apa karena daehyun menciumku? Eih bagaimana aku bisa memikirkan namja sialan yang mencuri first kiss ku itu. Jika aku bertemu dengannya sekali lagi akan ku bunuh dia.
.
.
.
Author pov
Waktu menunjukkan pukul 11.30pm, terlihat seorang namja masih sibuk berkutat dengan tugas-tugasnya walaupun raut wajahnya menunjukkan bahwa ia sudah kelelahan dan sesekali menguap tapi ia tetap berusaha menyelesaikan tugasnya. 'tukk.. tukk..' sebuah bunyi berasal dari jendela yang tak jauh dari meja belajarnya, ia mulai ketakutan ia mulai ketakutan jika itu adalah penjahat yang ingin mencuri barang-barang dirumahnya. Youngjae –namja itu mulai mengambil sebuah buku yang cukup tebal untuk dijadikan senjata perlindungan. "chagiya~~" muncul sesosok kepala dari jendela, "huaa eomma" youngjae yang terkejut langsung terjatuh dari kursi, daehyun –sang penyusup/? Langsung membuka jendela selebar mungkin dan berusaha menolong youngjae "gwaenchana? Argh.. appo" "ya! Kau gila? Untuk apa kau datang ke rumah ku jam segini hah? Bagaimana kau bisa tau rumahku?" youngjae memukulkan buku yang ia pegang ke kepala daehyun sambil berusaha menjauhinya "chagi kau tega memukulku eo?" daehyun berusaha mendekat pada youngjae. "chagi? Menjijikan, menjauh dariku namja mesum" youngjae semakin terdesak dan ia pun terjatuh ke atas tempat tidurnya. Daehyun mencoba menarik tangan youngjae agar namja itu dapat berdiri namun youngjae melakukan perlawanan, daehyun yang kehilangan keseimbangannya pun terjatuh menindih youngjae dan saat bersamaan pula pintu kamar youngjae terbuka, muncullah sosok yongguk dan himchan "youngjae-ah gwaencha.. YA!" yongguk berteriak ketika melihat adengan antara youngjae dan daehyun, himchan tidak dapat berkomentar apapun ia terlalu shock melihat dongsaengnya sedang bersama namja asing dengan posisi yang ambigu/? Daehyun dengan cepat berdiri menjauhi youngjae dan betapa terkejutnya ia melihat orang yang baru saja masuk ke dalam kamar youngjae "JUNG DAEHYUN! BAGAIMANA KAU MASUK KE SINI HAH? KAU CARI MATI?" yongguk terlihat kesal karena ternyata yang menindih dongsaeng namja chingunya ini adalah seseorang yang ingin ia lempar ke sungai han, "yo-yongguk hy-hyu-u-hyung" daehyun mulai ketakutan melihat yongguk dengan wajah menyeramkannya/wks "ini semua salah paham aku tidak sengaja melakukan ini pada youngjae.. huaa" daehyun berteriak ketakutan lantaran yongguk mulai melemparinya dengan buku-buku tebal yang berada di kamar itu "aku sudah peringatkanmu dari setahun yang lalu jangan pernah dekati youngjae, apa kau tidak mengerti!" "mi-mianhae hyung"
Flashback on
Kira-kira setahun yang lalu, saat daehyun pulang sekolah. Walaupun ia adalah anak orang kaya ia lebih memilih pulang dengan berjalan kaki ataupun naik bis menurutnya itu lebih baik daripada ia diantar jemput menggunakan mobil dan itu terkesan bahwa ia adalah anak manja yang suka pamer –menurut pemikirannya tetapi raut wajahnya sedikit kusut siang ini karena seharian ini ia tidak melihat 'kekasihnya' –youngjae dan itu membuat ia menjadi kehilangan semangat untuk menjalani harinya. Ketika ia melintasi sebuah apotek ia melihat sepeda yang sangat tidak asing dimatanya, ia berhenti sejenak dan berpikir "ah bukankah itu sepeda milik youngjae?" daehyun mendekati sepeda tersebut untuk memastikannya. Ternyata benar pada stir sepeda itu terdapat sebuah ukiran bertuliskan yoo youngjae, daehyun kemudian tersenyum aneh sepertinya ia sedang merencanakan sesuatu. Sementara itu di dalam apotek terdapat antrian panjang, salah satu pengantri tersebut adalah bang yongguk dari raut wajahnya terlihat ia sangat gelisah karena antrian begitu panjang, ia tidak sabar ingin cepat pulang mengingat keadaan youngjae yang lumayan parah. Akhirnya setelah sekian lama yongguk keluar dari apotek tersebut dari wajahnya tergambar sedikit kegembiraan "youngjae-ya sebentar lagi hyung akan pulang" yongguk bergumam, ketika sampai ditempat parkir yongguk kebingungan bagaimana bisa sepeda yang ia pakai tadi telah berubah menjadi sangat mengerikan –menurutnya. Kini sepeda itu telah berhiaskan balon berwarna-warni dan bunga mawar putih, itu semua adalah hasil karya seorang jung daehyun. Daehyun bersembunyi dibalik sebuah pohon didekat parkiran, sebenarnya daehyun ragu dengan namja yang berdiri dekat sepeda itu dan juga wajah orang itu tertutupi oleh topi yang digunakan. Tanpa berpikir panjang, saat yongguk hendak mencabut semua hiasan disepeda itu daehyun dengan cepat menahan pergerakan yongguk dan berlutut dihadapannya sambil menyodorkan/? Setangkai mawar putih "yoo youngjae, aku jung daehyun dengan ini menyatakan bahwa aku benar-benar mencintaimu. Maukah kau menjadi namjachingu ku?" ungkap daehyun mantap. Ia yakin youngjae akan menerimanya karena ia tau mawar putih adalah bunga kesukaan youngja. "siapa namamu? Jung daehyun?" daehyun mengangkat kepalanya karena terkejut suara yang ia dengar bukanlah suara merdu nan lembut milik youngjae tetapi suara berat yang sangat asing di telinganya. Daehyun bertambah shock ketika melihat namja itu membuka topi dan menunjukkan wajah garang yang sangat menakutkan "mi-mianhae se-se-sepertinya a-aku sa-ssa-salah orang" daehyun pun berdiri dan ketika ia ingin lari yongguk menarik kerah bajunya dan mencekik leher daehyun menggunakan lengannya "YA! JUNG DAEHYUN! Kelakuanmu ini sangat menjijikan jika sampai terulang atau sampai kau dekati youngjae, aku bang yongguk tidak segan-segan melemparkanmu ke sungai han! Mengerti?!" "arraseo" jawab daehyun dengan cepat, yongguk melepaskan daehyun. Daehyun langsung berlari secepat mungkin menjauhi yongguk sebelum terjadi hal yang lebih mengerikan.
Flashback end
"jadi kau jung daehyun?" himchan menatap daehyun dengan horor, sementara yongguk mulai kesal mengingat kejadian tersebut dan youngjae yang terdiam memikirkan sesuatu. Daehyun pun tertawa canggung dan langsung berlari melompat jendela "JIKA KAU MENDEKATI YOUNGJAE AKU BENAR-BENAR MEMBUNUHMU!" "Bbang sudahlah" "tapi dia sudah keterlaluan" yongguk menatap youngjae dan bertanya "gwaenchana?" "ne. Gwaenchana hyung" youngjae menjawab tetapi ia masih sibuk menatap lantai kamarnya "youngjae-ah tidurlah. Besok kau harus ke sekolah. Jaljayo" ucap himchan sambil mengelus rambut youngjae lembut "ne hyung." Setelah kepergian yongguk dan himchan, youngjae melihat sebuah benda tergeletak dilantai dekat jendela yang ternyata adalah handphone milik daehyun "baiklah aku akan mengembalikan besok dan aku harus berbicara dengannya" youngjae mulai menutup mata dan memasuki alam mimpinya
.
.
.
To Be Continued
Maaf jika chapter kali ini mengecewakan dan makin aneh. Terima kasih atas review yang telah kalian berikan~~
Reviews reply
maya22 :: tebakan anda meleset. Kkk thanks chingu ^^
banghimdaisuki :: duafa imajinasi itu macam apaan yah? =_= thanks chingu ^^
matokeke :: author merasakan sesuatu yang mengganjal/? Kalo mau ngetik ff crack-pair ._. thanks chingu ^^
diharapkan meninggalkan sepatah dua kata untuk review. Kalo ngereview cuman tanda titik doang ga apa-apa kok/gila
annyeong~~~
