COMPLICATED LOVE

Author ::: namkimwoogyu

Cast ::: B.A.P Member

Disclaimer ::: B.A.P milik Tuhan, TS Entertainment, orang tua mereka masing-masing dan milik para BABYz

WARNING! YAOI FANFICTION

TYPO DIMANA-MANA

Halo semuanya! Maaf jika ceritanya ga jelas, mengecewakan dan end dengan maksa seperti ini. Author sangat minim pengalaman dan imajinasi. Akhirnya ff abal ini menemui ujung hayatnya/apaansih/ semoga abal ini sedikit membekas di hati readers =_=

Yay! #ItsZeloDay ㅋㅋ

DON'T LIKE DON'T READ

.

.

.

.

Chapter 5

"Zelo-ya! Jung Zelo! Kau membaca surat ini kan? Aku harap kau membacanya. Aku Moon Jongup namja pecundang yang berusaha melindungimu dan selalu mencintaimu walau aku tau perasaan ini tidak mungkin terbalas. Aku memiliki sebuah harapan tidak berguna bahwa kau akan melihatku setidaknya sekali. Meskipun aku tidak memilikimu, meskipun kita tidak akan bersama, it's alright. Akan kah kau merindukan diriku? Sepertinya tidak, tetapi aku akan selalu merindukanmu Zelo-ah. Melihat senyumanmu membuat hatiku menjadi tenang, aku saat membenci melihat air mata itu jatuh dipipimu. Saat kau membaca surat ini aku sudah sampai di Jepang. Aku harap kau juga bisa melihat pemandangan indah di Jepang bersamaku, tetapi ini hanya salah satu harapan tak berguna yang aku inginkan. Kau ingin tau mengapa aku pindah ke Jepang? Aku pindah ke Jepang demi mengejar impianku dan juga aku ingin menjauh dari sisimu, walau aku berjanji akan melindungi tapi semua ini begitu menyakitkan. Aku sempat menyalahkan Youngjae karena dia yang membuatmu merasakan sakit yang sangat menyiksa, tapi aku sadar Youngjae adalah sahabatku dan menurutku hidup ini terlalu singkat jika hanya untuk menyalahkan orang lain. Zelo-ya, nyatakanlah perasaanmu pada Youngjae. Tidak peduli dia akan menolak atau apapun yang penting perasaanmu telah tersampaikan padanya, memendam perasaan itu selamanya hanya membuat luka yang tidak bisa ditutup dalam hatimu. Jangan pernah seperti diriku yang tidak pernah berhasil menyatakan perasaanku secara langsung tetapi dengan surat yang aneh ini. Zelo-ah jika kau merindukan diriku lihatlah langit, meski tidak bisa bertemu tetapi kita masih berada di bawah langit yang sama dan maafkan aku yang tidak bisa melindungimu seperti janjiku.
one out everyone in this world, I choose to love you Jung Zelo. Saranghae ^^"

"hyung.. aku benar-benar merindukanmu, 4 tahun ini terasa berat untukku. Aku sudah menyatakan perasaanku pada Youngjae-hyung. Memang segalanya menjadi lebih baik dan kini aku sadar selaman ini aku mencintaimu yang selalu berusaha melindungiku bukan Youngjae-hyung. bogoshipeo" seorang namja disudut perpustakan itu menangis dengan wajah tertunduk sambil memegang kertas lusuh yang merupakan surat dari Jongup, namja itu adalah Jung Zelo.

.

.

-Zelo's home-
"ya! Jung Daehyun! Jangan sentuh makanan itu! Aku dan himchan-hyung memasak bukan untuk bayi besar sepertimu cepat jauhi makanan-makanan itu! Kyaaa!"
"Yoo Youngjae kau berisik, Daehyun tidak akan memakan semuany hanya mencicipinya. Kau berlebihan"
"Chagiya harusnya kamu mendengarkan apa kata Himchan-hyung, bahkan dia bisa mengerti diriku. Aih calon istri idaman"
"kalau Himchan-hyung calon istri idaman kenapa kau tidak pacaran dengannya kemudian melamarnya lalu kalian menikah dan hidup bahagia selamanya?! Kau menyebalkan Jung!"
"Ya, Yoo Youngjae bagaimana bisa kamu cemburu hanya karena Daehyun mengatakan hal aku calon istri idaman, eo? Ingat aku ini adalah istri Bang Yongguk, aku Bang Himchan bukan Kim Himchan lagi. Aku heran bagaimana kalian bisa menjadi sepasang kekasih"(author juga bingung/eh)
"tapi Daehyun seperti mempermainkan perasaanku hyung. Lalu aku calon istri yang buruk?"
"chagiya kau ini-
"YA! Yoo Youngjae! Jung Daehyun! Jika kalian tidak berhenti akan ku buat kalian berdua menjadi hiasan untuk ulang tahun Zelo! Youngjae kembali ke dapur dan bantu Himchan, bagaimana bisa kau membiarkan orang yang sedang hamil bekerja sendirian dan kau Daehyun, apa tugasmu eo? Cepat bantu aku menghias ruangan ini waktu kita tidak banyak"
"ne hyung" Daehyun dan Youngjae membalas dengan kompak, terlihat masih ada kekesalan diwajah Youngjae akibat pernyataan Daehyun mengenai dirinya. Dan mereka kembali menyelesaikan tugas mereka. Yap, today is Zelo's birthday!

.

.

Terlihat seorang namja tinggi berjalan menuju rumahnya dengan tampang lesuh dan tidak bersemangat, sepertinya hal buruk telah ia alami hari ini. Ketika ia sampai didepan rumahnya namja itu terlihat heran, rumahnya terlihat gelap dan tidak berpenghuni. Padahal tadi pagi rumahnya dipenuhi oleh 4 orang berisik yang bisa menghancurkan rumahnya, dengan ragu Zelo memasuki rumahnya yang ternyata tidak terkunci, ia semakin heran bagaimana mereka meninggalkan rumah tanpa mengunci pintu. Apakah seorang pencuri telah masuk? Entahlah. Ketika Zelo menyalakan lampu, keempat orang yang dianggap berisik pun muncul dengan membawakan cake, "saengil chukahamnida~ saengil chukahamnida~ saranghaneun uri Zelo~ saengil chukahamnida~" Zelo terkejut, rumahnya di penuhi dekorasi-dekorasi aneh – karya Yongguk dan Daehyun, walaupun begitu ia sangat berterima kasih karena mereka merayakan ulang tahunnya bahkan dirinya sendiri melupakan hari penting dalam hidupnya ini.
"Zelo-ah tiup lilinnya. Jangan lupa make a wish sebelum meniupnya" Youngjae dengan semangat menyuruh Zelo untuk make a wish, Zelo mulai menutup matanya. Beberapa detik kemudian ia meniup lilin tersebut, semuanya bertepuk tangan dengan gembira. Zelo sangat senang karena Yongguk dan Himchan sudah seperti appa dan eomma baginya, Daehyun dan Youngjae juga menjadi hyung yang baik untuk dirinya, ia sangat berterima kasih karena Tuhan telah mempertemukan mereka semua akan tetapi masih ada satu hal yang membuat Zelo sedih, Jongup, orang yang ia tunggu selama empat tahun ini.

.

.

"Zelo-ah makan yang banyak, aku dan Yougjae khusus membuat makanan ini untukmu"
"kalau rasanya tidak enak katakan padaku, biar aku yang menyelesaikannya"
"ya, Jung Daehyun, kami memasak semua ini untuk Zelo, aku tidak akan membiarkanmu menghabiskannya"
"jangan bertengkar lagi, kalian sangat kekanakan, lihatnya Zelo ia sekarang sudah dewasa tapi mengapa kalian yang lebih tua malah seperti anak-anak. Dasar pasangan kekanakan"
"hyung!" sekali lagi Youngjae dan Daehyun dengan kompak berteriak pada Yongguk, sepertinya pasangan ini semakin kompak.
"sudalah tidak perlu pedulikan mereka. Zelo-ah maaf jika hyung tidak bisa memberikan hadiah yang bagus, hyung akan memberikanmu ppoppo" Himchan mencium pipi Zelo sambil memeluknya penuh kasih, ia mengganggap Zelo seperti anaknya sendiri/whut?
"gwaenchana hyung. Gomawo" Zelo sangat senang, ia seperti mendapatkan pelukan dari eommanya
"aku akan memberikanmu sebuat skateboard, tetapi besok baru skateboardnya selesai. Aku memesan desain khusus untukmu"
"jinjja? gomawo Yongguk-hyung" Zelo melompat kegirangan dan memeluk Yongguk dengan bahagia
"sepertinya hadiahku ini paling spesial diantara kita semua. Kita akan berlibur ke pulau Jeju, semua biaya di tanggung oleh Jung Daehyun yang baik hati ini. Tapi ketika Zelo tidak terlalu sibuk dengan kuliahnya" Himchan dan Zelo terlihat paling bahagia mereka berdua berpelukan dan berteriak kegirangan karena mereka akhirnya bisa berlibur bersama, Yongguk menatap Daehyun tidak percaya sejak kapan bayi besar itu berbaik hati namun Youngjae terlihat meremehkan apa yang Daehyun katakan.
"Ya, hadiah kalian semua itu tidak ada yang spesial. Ppoppo? Skateboard? Liburan ke Jeju? Semuanya sudah biasa. Punyaku yang terbaik" semua menatap Youngjae heran.
"memangnya apa yang kamu siapkan chagi? Makanan gratis?"
"bagaimana bisa otakmu dipenuhi oleh makanan hah?"
'ting tong'
"hadiahku telah datang!" Youngjae berlari dengan cepat untuk membukakan pintu, ketiga orang yang duduk saling menatap heran.
"Zelo-ah! Ini hadiah spesial untukmu"
"Jongup-hyung?!" Zelo terkejut dengan apa yang ia lihat, orang yang berada disampingnya adalah Moon Jongup! Namja yang selama empat tahun ini ia tunggu. Tidak jauh berbeda dengan Zelo, Himchan, Yongguk dan Daehyun juga terkejut melihat Jongup. Zelo bangkit dari duduknya dan berlari memeluk Jongup, Zelo pun menangis sambil mengumpat kata pabo kepada Jongup, Jongup hanya tersenyum dan bergumam saengil chukhae kepada Zelo ia senang bisa memeluk Zelo dengan erat seperti ini, pelukan ini terasa seperti mereka tidak akan melepaskan satu sama lain.

"apa yang kamu lakukan selama ini di Jepang, Jongup-ah?"
"aku masuk ke sekolah dance yang paling terkenal di Jepang. Aku sudah debut di Jepang, sekarang aku akan debut di korea"
"huaaa kau luar biasa Jongup-ah, aku bangga mempunyai sahabat sepertimu, kau melalukan yang terbaik seperti janjimu" Youngjae memeluk Jongup erat, Daehyun yang melihat adegan tersebut berpura-pura batuk dengan suara yang keras tanda ia tak suka melihat hal tersebut.
"hyung menjauh dari Jongupie-hyung! Jongupie-hyung naekkeoya!" Zelo terlihat kesal menarik Jongup dan mendorong Youngjae agar menjauh dari 'Jongupnya'. Youngjae mempoutkan bibirnya dengan imut sambil bergumam ia hanya memeluk karena ia bangga, yang lain hanya menertawakan Youngjae yang terlihat seperti anak TK yang tidak dibelikan permen sedangkan Daehyun yang tidak tahan melihat keimutan namjachingunya itu langsung mencium Youngjae.
"ciuman mereka berdua sangat mengesankan" Zelo mulai berkomentar dan menyaksikan dengan seksama adegan didepannya
"jangan-jangan ini ciuman kedua mereka setelah SMA dulu" Jongup tampak berpikir keras/? =_=
"pasangan mesum" Yongguk hanya menatap datar kepada dua orang namja didepannya
"bbang.. aku.."
"ada apa hime? Kau baik-baik saja?" Yongguk khawatir melihat wajah Himchan yang sedikit pucat
"aku.. argh! Ketubanku pecah" (ditambal saja/?)
"mwo?!" kelima orang lainnya terkejut mendengar perkataan himchan, mereka semua dengan panik menuju mobil dan membawa Himchan menuju rumah sakit

-Seoul Hospital-
16 oktober 2015 pukul 00.10 telah lahir seorang anak laki-laki dengan berat 3,2kg dan panjang 30cm/demi apa kayak penggaris=_= putra dari Bang Yongguk dan Bang Himchan yang diberi nama Bang Yongchan, lahir dengan proses persalinan normal.
"oh tidak" Daehyun frustasi melihat anak yang sedang tertidur di samping Himchan.
"wae Daehyun-ah?" Himchan bertanya dengan heran, yang lainnya juga menatapnya dengan heran.
"Tuhan memberikan cobaan yang besar untukku... dengan Bang Yongguk yang besar saja aku sudah tidak tahan bagaimana dengan Bang Yongguk versi kecil ini. Matilah aku" Daehyun berkata dengan raut wajah dan suara yang mendramatisir keadaan aka memperalaylisasi/? keadaan.
"JUNG DAEHYUN!" Yongguk menjitak kepala Daehyun dengan kesal, sementara yang dipukul menahan rasa sakit sambil tertawa bersama yang lain.

.

.

Youngjae's Note :::
Yesterday is only today's memory and tommorow is today's dream. Kau tak pernah tau apa yang akan terjadi setiap hari, sama rasanya seperti berjalan diatas tali yang kecil. Banyak orang berkata takdir sudah ditentukan sejak lahir tapi menurutku seseorang bisa merubah takdirnya dengan usaha dan semangat yang kuat. Pada suatu hari nanti, apa yang telah kamu lakukan akan kau dapatkan balasannya. semua akan indah pada waktunya.
(ga nyambung sama cerita oke =_=)

"chagiya apa yang sedang kamu lakukan hm? Kau terlihat serius sampai suami mu yang begitu mempesona diabaikan begitu saja?" Daehyun tertawa kecil sambil mengacak rambut istrinya.
"Jung jangan terlalu percaya diri. Aku hanya sedang mengingat masa lalu yang pernah kita lewati"
"appa! Eomma! Aku akan bermain ke pantai bersama Hyunjae-oppa!"
"ne, hati-hati Daeyoung-ah" Daehyun dan Youngjae tersenyum melihat buah hati mereka yang telah beranjak dewasa.
"perjalanan yang jauh dan melelahkan hingga kita bisa bertemu mereka, aku sangat bahagia Jung mendapatkan Daeyoung dan Hyunjae" Youngjae menyandarkan/? kepalanya dibahu Daehyun.
"Jauh? Tidak jauh Jae-ah" Daehyun menatap Youngjae dengan senyuman yang mengahayutkan/author ikutan terhanyut=_=
"mwo?! Ingat Jung berapa tahun yang kita lalui hingga sekarang"
"ucapanku itu benar chagi, cukup masuk kekamar dan besoknya mereka mulai berkembang dalam perutmu" Daehyun menatap Youngjae dengan senyuman aneh
"ya! Dasar namja mesum"
"tapi kau mencintaiku kan, Jung Youngjae?"
"ne~ saranghae Jung Daehyun"
"nado~"
Daehyun dan Youngjae pun berciuman dibawah sinar senja yang menemani suasana romantis yang di ciptakan oleh mereka berdua.

이제보다는 많이 그치만 내일보다는 조금 당신을 사랑합니다.
늘 제 마음속에 함께 하실 거예요.
I love you more than yesterday and less than tommorow.
You'll be in my heart forever.

.

.

.

END

author sebenarnya bingung ini ff DaeJae atau ff apaan T.T

Big thanks to :: Jang Taeyoung, banghimdaisuki, maya22, matokeke, maknaechan93 eonni, Daejun. Terima kasih atas saran dan dukungan kalian. Tanpa kalian author makin ngaco/? Hehehe

Sampai bertemu di lain ff jika author masih dapat berimajinasi =_=
annyeong =3=