Genre : Romance, Hurt/Comfort

Rate : Teens

Pairing : Sasuke Uchiha x Hinata Hyuuga

Desclaimer : Naruto by Masashi Kishimoto

Waring : OOC, Typo bertebaran, dan segala kekurangan yang ada

Title : A Vampire Boy

.

.

.

Chapter 2

Sudah seminggu Sasuke berada di dekat Hinata dan keluarga nya. Sore ini pun Sasuke sedang membantu Hinata memberikan makan pada kuda. Tiba-tiba saja sebuah besi dari atas atap kandang kuda jatuh mengenai Sasuke, Hinata sangat terkejut apalagi saat ini Sasuke terlihat tidak apa-apa.

"Apa sakit, Sasuke-kun ?" tanya Hinata khawatir.

"Tidak." jawab Sasuke santai. Hinata menatap tak percaya pada Sasuke, mana mungkin Sasuke merasa tidak sakit tertimpa besi yang cukup berat.

"Kau yakin, Sasuke-kun ?" tanya Hinata lagi berharap Sasuke menjawab sesuai pikiran nya.

"Hn." gumam Sasuke lalu melanjutkan memberi makan pada kuda yang ada di depan nya.

"Syukurlah." ucap Hinata tenang meskipun ada rasa sedikit tidak percaya.

.

.

.

Keesokan hari nya

Hinata membuka jendela dan melihat Sasuke sedang menyirani tanaman pemberian Hanabi dengan hati-hati. Hinata tanpa sadar tersenyum. Hinata pun keluar kamar dan mengajak Sasuke duduk di ruang keluarga, pandangan Sasuke tertuju pada sebuah benda yang diletakkan di sudut kursi. Hinata duduk di atas sofa dengan sebuah gitar di pangkuan nya. Walaupun Hinata sudah lama tidak memainkan gitar tersebut tapi Hinata akan mencoba memainkan nya lagi untuk Sasuke.

Senar dipetik dan Sasuke merasa terpesona karena suara merdu Hinata yang mampu menghipnotis nya.

Nan geudae jinachyo gal ttaemyeon
Haru jongil gaseumi tteollyeoyo
Hollo geudaereul geurigo itjyo
Jakku geudaeran jagugi namayo

Do umyeonin deut buditjyeo ga do
Nan meonghani gokaereul sungyeoyo
Mundeug geudaewa maju chil daedo
Sujubeun misoman boyeoyo

Geudae ijeneun alsu itnayo
Geudae ijeneun nae nam bolsu itjyo
Sorido eopsi dagaon sarangi
Geudaeneun geudaeneun deullinayo

Cheoeumbuteo nae sarangingeollyo
Chagaun nae mame ttaseuhi bichujyo
Hangeoreum hangeoreum dagaoneun sarang
Nan jogeumeun duryeopjiman
Seolleineun nae sarangingeollyo
Biodeut sarangi nae mameul jeoksyeoyo
Nae mami nae mami jeongmal sarangingeollyo
Geudae geuriunmankeum

Hinata pun mengakhiri pertunjukan kecil nya. Sasuke mendekati Hinata dan mengelus kepala Hinata. Hinata merasa malu dan beranjak pergi ketika mendengar dering telepon berbunyi.

.

.

.

Sasuke hanya duduk menunggu di kursi. Entah apa yang ditunggu nya sementara Hitomi dan Hanabi sibuk dengan urusan nya masing-masing. Pintu di depan Sasuke terbuka, Hinata keluar dalam kondisi baru saja selesai mandi. Hinata tersenyum malu pada Sasuke dan tanpa menunggu aba-aba, Sasuke mengikuti Hinata.

"Sasuke-kun, kenapa mengikuti ku ? Kamarmu ada belakang rumah." ucap Hinata lalu masuk ke kamar nya.

Sasuke hanya berdiri di luar dan sesekali mondar mandir. Beberapa detik kemudian Sasuke memutuskan tidur di depan pintu kamar Hinata. Sementara itu Hinata sendiri di balik selimut tak henti-henti nya memandangi pintu kamar nya. Hinata bangun dan menarik futon nya mendekat ke pintu. ~So Sweet~

Sebuah mobil berhenti di depan kediaman Hinata. Sai turun dan berjalan dalam keadaan sempoyongan menuju rumah Hinata (Sai dalam keadaan mabuk). Langkah Sai membawa nya menuju kamar Hinata, kunci rumah berada di tangan nya termasuk kunci kamar Hinata. Sasuke melihat nya tidak senang dengan apa yang dilakukan Sai pada Hinata. Sai membawa Hinata menuju pekarangan di belakang rumah.

"Apa yang kamu lakukan tengah malam begini ?" tanya Hinata kesal karena malam-malam ditarik oleh Sai menuju pekarangan rumah.

"Hei jangan kasar begitu. Ayo ikut aku, akan aku belikan minuman yang segar." ajak Sai yang sedang berada di bawah pengaruh alkohol.

Hinata berbalik pertanda menolak namun Sai tentu saja tidak tinggal diam dan menarik pergelangan tangan Hinata dengan paksa.

.

.

Tepat di belakang Hinata dan Sai, Sasuke menahan amarah. Hinata meminta Sasuke untuk tetap diam dan tak melakukan apa-apa. Tetapi, sikap kasar Sai terhadap Hinata membuat Sasuke tak mampu menahan amarah nya. Dalam waktu sekejap Sasuke akhir nya berubah menjadi vampire. Onxy yang biasa nya berwarna hitam kelam saat ini berwarna merah darah, gigi nya pun menampakkan gigi seorang vampire.

Sai dan Hinata terkejut melihat penampakan Sasuke yang baru. Sai ketakutan dan mulai menyerang Sasuke, sementara Hinata masih syok. Namun, dengan mudah Sasuke mengalahkan Sai. Sasuke berjalan ke arah Hinata yang ketakutan, saat ini Sasuke sudah kembali ke bentuk manusia biasa, Sai segera bangkit dan memukul kepala Sasuke dengan batu. Sasuke jatuh dan pingsan.

Tak selang berap lama polisi datang ke kediaman Hinata. Sai berusaha mengungkapkan jati diri Sasuke yang seorang vampire.

"Hinata, kau juga melihat nya kan ?". Hinata yang ditenangkan ibu nya menjawab tak tahu.

.

.

.

Untuk sementara Sasuke dikunci di dalam gudang. Dari dalam gudang Sasuke terus memperhatikan Hinata yang belajar di meja luar. Hinata menyuruh Sasuke duduk, Sasuke pun segera duduk namun kembali berdiri memperhatikan Hinata. Tak selang berapa lama Hitomi tiba dirumah, ia pun menyuruh Hinata masuk ke dalam rumah karena cuaca dingin. Hinata menjawab kalau ia sesak di dalam kamar.

"Aku akan pergi ke kantor pos untuk mengirim dokumen." ucap Hitomi. Hinata melihat Hitomi menaruh kunci ruangan Sasuke di bawah pot, Hinata pun mengambil nya begitu Hitomi pergi.

Sasuke terlihat senang melihat Hinata masuk ke ruangan nya. Hinata masuk dengan beralasan ia masuk karena dingin. Sasuke mengambil sebuah buku dan menunjukan gambaran nya pada Hinata.

"Apa itu aku ?" tanya Hinata tersenyum. Sasuke lalu membuka halaman lain bergambar gitar.

"Tidak bisa, sekarang sudah tidak ada lagi." ucap Hinata sedih, tapi sebagai ganti nya Hinata membawa sebuah buku cerita. Hinata memberi tahu bahwa buku ini adalah pemberian ayah nya, dan Hinata ingin Sasuke membacakan nya untuk nya.

Keesokan hari nya Hinta pergi ke dokter diantar oleh Hitomi. Sasuke hanya bisa memandang kepergian mereka dibalik ruangan yang memenjarakan nya. Hinata masuk ke ruangan mengantarkan makanan nya.

"Aku akan pergi ke dokter sebentar." pamit Hinata pada Sasuke.

"Hn." ucap Sasuke pada Hinata, onxy nya memancarkan kelembutan.

Pintu berhasil ditutup dan digembok, kepala polisi mengingatkan jika hal ini berbahaya. Sekali lagi hal ini terjadi ia tak akan segan-segan menembak Sasuke.

"Menembak ? jangan coba-coba menyentuh Sasuke ketika aku tidak ada di sini." Tegas Hinata lalu beranjak pergi bersama ibu nya.

.

.

.

Sasuke yang sedang melamun terkejut menyadari seseorang yang ditunggu nya datang. Yup, Hinata datang menemui nya, Sasuke tak segera beranjak dari tempat tidur. Hinata menghampiri Sasuke dan memeluk nya erat. Orang yang melihat momen tersebut terharu, Hitomi sampai menangis.

Malam hari pun tiba, Sai masuk ke ruangan Sasuke dan menghina Sasuke.

"Apa yang dilihat Hinata kepada mu ?" tanya Sai meremehkan.

"Jelas-jelas aku lebih dari segala nya darimu." ucap Sai frustasi.

Tiba-tiba Hinata dan beberapa polisi datang menemui Sasuke dan Sai.

"Apa yang kau lakukan ?!" teriak Hinata kesal.

"Oh kau, aku hanya menilai apa yang aku tak punya dari nya. Jelas-jelas aku lebih segala nya dari nya." ucap Sai sambil menunjuk Sasuke yang sedang menahan amarah.

Hinata berjalan menuju Sai dan mendorong nya, namun tenaga Sai lebih besar dari Hinata. Sai mendorong Hinata hingga kepala Hinata tak sengaja membentur dinding dan mengeluarkan darah. Sasuke yang sedari tadi menahan amarah, tak kuat lagi menahan amarah nya. Sasuke pun berubah menajdi vampire seutuh nya. Dan siap menerkam Sai saat ini. Sai dengan segera menodongkan pistol nya menuju Sasuke, namun nihil. Sasuke sudah menerkam dan mematahkan leher Sai.

Hinata yang kesadaran nya masih ada menatap miris pada Sasuke. Sasuke panik, ia pun membopong Hinata lari dan masuk ke dalam hutan. Kepala polisi pun mengejarnya. Sasuke terus berlari ke dalam hutan hingga kaki nya berdarah akibat bergesekan dengan ranting. Hinata terus meneteskan air mata nya dalam bopongan Sasuke. Mereka pun sampai di sebuah gua, Hinata didudukkan di dalam gua. Sasuke menghapus air mata Hinata.

"Sasuke-kun, apa kau benar-benar seorang vampire ? " tanya Hinata pada Sasuke. Setelah mengatakan itu, Hinata pun pingsan. Diletakkan kepala Hinata di dada nya, membiarkan Hinata tertidur di pelukan nya.

~TBC~

Kepanjangan ya minna-san. Gomennn ..

Ini terlintas begitu saja di otak saya.

Tapi tolong tetap review minna ..

Lagu yang dinyanyikan Hinata itu lagu nya Sunny and Taeyeon 'SNSD' ~ It's Love ..