Genre : Romance, Hurt/Comfort
Rate : Teens
Pairing : Sasuke Uchiha x Hinata Hyuuga
Desclaimer : Naruto by Masashi Kishimoto
Warning : OOC, Typo bertebaran, dan segala kekurangan yang ada
Title : A Vampire Boy
.
.
.
Chapter 3
Keesokan pagi nya, Hinata terbangun dan mendapati Sasuke sudah tak ada. Ia pun bergegas mencari Sasuke. Hinata mendengar ibu nya dan penduduk desa mencari nya. Hinata telah menemukan Sasuke dan Hinata segera menyuruh Sasuke bersembunyi, namun Sasuke tetap mengikuti nya.
"Pergi. Jika kau tertangkap, kau bisa mati. Saat ini kita tidak bisa hidup bersamamu. Pergi! Aku benci padamu." Hinata tanpa sengaja menampar Sasuke. Hinata sadar telah menampar Sasuke.
"Ma-maafkan aku, Sasuke-kun." ucap Hinata menyesal. Hinata mengatakan jika ini semua demi kebaikan Sasuke. Sasuke pun buka suara.
"Jangan pergiā¦" ucap Sasuke pelan dan lembut. Hinata semakin terharu ia tak kuasa menahan tangis nya. Melihat Hinata menangis sesenggukan, Sasuke tanpa sadar meneteskan air mata.
Hinata kembali menyuruh Sasuke pergi, bahkan Hinata melempari Sasuke kerikil hingga membuat pipi Sasuke berdarah. Sasuke pun mengikuti perintah Hinata, memandang kepergian Hinata sambil meneteskan air mata.
.
.
.
Selang beberapa menit kemudian, Hinata ditemukan oleh keluarga nya. Kepala polisi terus bertanya dimana keberadaan Sasuke, namun lagi-lagi Hinata menggelengkan kepala nya. Akhir nya kepala polisi menyerah. Jika mereka memperluas pencarian Sasuke maka berita ini akan tersebar. Kepala polisi pun memutuskan menghentikan pencarian dan kembali.
Keesokan pagi nya, kepala polisi berpamitan pada Hinata dan berpesan agar mereka menelponnya jika Sasuke kembali muncul. Hinata mengatakan kalau ia akan pindah juga.
Hanabi dan Hitomi membereskan pakaian, saat melihat baju yang pernah dikenakan oleh Sasuke. Hanabi bertanya pada Hinata apa yang harus ia lakukan dengan pakaian itu.
"Aku membelikannya pakaian baru. Tapi dia tak sempat memakainya." ucap Hitomi sedih. Hinata tampak memikirkan sesuatu.
Sebelum berangkat pergi, Hinata menulis surat untuk Sasuke dan meletakkan nya di gudang tempat mengurung Sasuke. Sekeluarnya dari ruangan itu, Hinata tak kuasa menahan tangis, para tetangga keluarga melepas kepergian keluarga Hinata.
Flashback END.
Kembali ke masa kini, dimana Hinata kembali datang ke rumah yang pernah ditinggalkan nya. Tuan Jiraya dari kantor daerah memberitahu kalau rumah itu dikembalikan ke pada Hitomi Hyuuga (Kaa-san Hinata) setelah keluarga Sai bangkrut. Hinata bisa menjual rumah itu dengan harga bagus karena ada kompleks yang akan dibangun di sekitar situ. Hinata memutuskan untuk menginap semalam di rumah itu sebelum menjual nya.
Hinata dan Hanabi tidur beralaskan futon sambil mengobrol. Hanabi berharap tidak ada tikus di rumah ini.
"Ngomong-ngomong kak, kenapa kau memilih tempat ini ?" tanya Hanabi. Hinata tidak menjawab. Hanabi mengeluh kenapa kakak nya selalu saja begitu.
Hanabi memperlihatkan handphone nya yang berisi foto diri nya dan pacar nya. Hinata memuji ketampanan pacar adik nya yang diiyakan oleh Hanabi. Hinata bertanya apa pemuda itu kaya? Hanabi menjawab seperti nya bukan. Hanabi juga menambahkan jika kekasihnya itu pemuda baik-baik.
Tiba-tiba Hanabi mendapatkan panggilan dari kekasihnya, ia pun keluar menerima panggilan itu. Tiba-tiba Hanabi mendengar sesuatu dari ruangan yang dulu digunakan oleh Sasuke, Hanabi menutup telepon dan kembali masuk kedalam rumah sambil membawa kayu untuk berjaga-jaga jika ada orang yang masuk.
.
.
.
Hinata tidak bisa tidur, saat duduk di kursi ia menemukan permen terselip di sandaran kursi. Hinata menyadari sesuatu, ia pun beranjak keluar rumah menuju ruangan yang dulu ditempati oleh Sasuke. Hinata terhenyak di dalam ruangan itu penuh bunga yang bermekaran, ia pun mendekati pintu yang terhubung dengan ruangan lain. Hinata terharu, sebelum membuka pintu nya, Hinata merapikan penampilannya. Hinata terhenyak melihat Sasuke masih duduk di sana menunggu dengan penampilan dan ketampanan yang masih sama. Sasuke menyerahkan surat yang dulu ditinggalkan oleh Hinata. Hinata membaca surat itu dan menangis terharu.
"Apa kau menungguku ?" tanya Hinata. Sasuke mengangguk.
"Sekarang berhentilah menungguku." ucap Hinata lalu memeluk Sasuke. Sasuke membalas pelukan Hinata.
"Sasuke-kun, maafkan aku. Kenapa? Kenapa kau menunggu? Maafkan aku." ucap Hinata sambil menangis.
Hinata menghapus air mata nya. "Sekarang aku hanyalah wanita umur 27 tahun. Aku tidak secantik saat umur nya 17 tahun." ternyata Sasuke menjawab bahwa Hinata masih sama seperti dulu.
"Tidak. Kau tetap sama. Tanganmu. Matamu. Bahkan bibirmu. Kau masih tetap cantik seperti dulu. Aku sangat merindukan mu." ucap Sasuke panjang dan lembut lalu memeluk Hinata erat.
"Hinata, maukah kau menjadi pendamping hidupku selama nya ?" tanya Sasuke lembut lalu melepaskan pelukan nya dan menatap Hinata intens.
"K-kau se-serius, Sa-sasuke-kun ?" tanya Hinata tak percaya.
"Aku sangat serius." jawab Sasuke serius.
"Ba-baiklah, aku ma-mau jadi pen-pendampingmu." ucap Hinata yang sukses membuat Sasuke tersenyum. Hinata dan Sasuke pun berpelukan erat.
Hanabi yang daritadi melihat Hinata dan Sasuke tersenyum.
"Akhirnya, nee-san bersatu dengan Sasuke-nii. Aku sangat bahagia." Ucap Hanabi pelan lalu tanpa sadar meneteskan air mata bahagia.
~THE END~
Akhir nya selesai juga .#nangisterharu.
Semoga fanfic ini diterima oleh para readers ya.
Saya hanya minta review nya, karna review kalian adalah semangat untuk saya tetap menulis.
Sesungguh nya fic ini terinspirasi dari Korean Movie ..
