Protective Mother

Rated: T

Pair: YUNJAE.. selingan 2Joong, ChangKyu, HanChul etc etc /plak

Disclaim: ini ff punya saya, terinspirasi dari sebuah film jaman dulu. tapi plot dll dari otak saya.. kalo ada kesamaan yang tidak sengaja! anggap saja otak saya lagi berkelana ke otak anda /apaan sih/ -_-

Warning! ini ff Yaoi pertama saya yang bercapter ok, jadi kalo misalnya mual-mual jangan lanjut baca. minum obat aja /apaan/ -_-

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Chapter 2

Drap

Seseorang dibelakangnya menepuk pundaknya dari belakang membuat dia terlonjak kaget "OMO~" ucap Changmin kaget. "Kau sedang apa Min?" tanya seseorang yang telah menepuk pundaknya dari belakang itu. "Aigo Kyu~ kau membuatku kaget tau!" dengus Changmin, orang itu –Cho Kyuhyun. Hanya terkekeh pelan mendengar penuturan sahabatnya itu.

"Habisnya kau terlihat serius sekali sih, memang kau sedang apa?" tanya Kyuhyun

"Sssttt.. Kyu jangan berisik!" ucap Changmin pelan sambil menaruh telunjuknya didepan bibirnya, mengisyaratkan agar Kyuhyun tidak berisik. Kyuhyun menatap Changmin penuh tanya lalu dia arahkan kepalanya kearah belakang Changmin, seketika matanya terbelalak lebar dan mulutnya siap terbuka untuk berteriak karna kejadian 'mengejutkan' di depan matanya.

Hap

Changmin yang melihat akan ada 'sinyal' bahaya langsung membekap mulut Kyuhyun dan membawanya pergi dari tempat pengintaian tersebut.

.

"Awwww~" ehh? Teriakan siapa ini...

"Aish, Kyu kau ini apa-apaan sih, sakit tau!" seru Changmin karna tadi kakinya di injak, dan sudah di pastikan teriakan tadi adalah teriakan seorang Kim Changmin.

"Kau itu yang apa-apaan, seenaknya saja membekap mulutku. Aku tidak bisa nafas tau!" kesal Kyuhyun sambil merengut. "Habisnya tadi kau itu berisik sekali, kalau ketahuan! Rencanaku bisa gagal!" Sahut Changmin yang tak mau kalah. "Rencana? Rencana apa maksudmu, apa yang mau kau lakukan dengan Hyunjoong sunbae dan Tiffany-ssi?" sahut Kyuhyun penasaran "Eh! Tiffany? Dia siapa Kyu?" Tanya Changmin dengan polosnya. Kyuhyun Sweetdrop dan dengan senang hati memberikan bogeman ke kepala Changmin yang jenius itu "Yakk! Kenapa memukulku?" tanya Changmin sambil mengusap-usap kepalanya yang tadi di pukul Kyuhyun dengan sepenuh hati. "Neo paboya~ Tiffany itu yeoja yang bersama Hyunjoong seunbae." Changmin membulatkan bibirnya ber-oh ria, Kyuhyun memutar bola matanya bosan melihat sahabatnya yang katanya memiliki otak jenius tapi terkadang eror juga *di timpa kulkas Changmin*

"Eh…" ucap Kyuhyun tiba-tiba, seperti nya dia tengah mengingat sesuatu "Min.. dia Hyunjoong-ssi pacar kakak mu itu kan?" ucap Kyuhyun dengan nada shock, Changmin dengan malas menatap kearah Kyuhyun kemana saja ia baru sadar kalau Hyunjoong yang sedari tadi di intainya adalah Hyunjoong pacar hyung cantiknya itu. Memangnya ada berapa banyak Hyunjoong di sekolah ini?

Dengan senang hati Changmin memberikan jitakan penuh kasih sayang kepada Kyuhyun "Yak! Pabo!" ucap Kyuhyun tidak terima. "Kau yang pabo! Dasar lemot! Kupikir otakmu sudah jauh lebih pintar dariku.. ternyata semakin memburuk!" seru Changmin dengan wajah meremehkan yang menjengkelkan bagi Kyuhyun.

"Ish~ menyebalkan!" sahut Kyuhyun sambil mencebilkan bibirnya, merajuk? Mungkin saja.

"Aish~ sudahlah.. hentikan acara merajukmu itu Cho Kyuhyun! Sebaiknya kau membantuku untuk memberikan bukti untuk hyung lemotku itu kalau Hyunjoong bukan pria yang baik!"

"Imbalannya?" Tanya Kyuhyun angkuh, Chngmin menata malas kearah Kyuhyun lalu memberika beberapa tumpuk Video Game ketangan Kyuhyun, video game yang tadinya akan di berikan Cuma-Cuma kepada Kyuhyun sekarang dimanfaatkan, licik sekali kau Changmin! -_-

Kyuhyun tersenyum menatap kepada video game tersebut, semua ini adalah video game incarannya! Senangnya bisa mendapatkan video game ini secara gratis.

Dan sekarang mulailah aksi kalian duo Evil kkk~

.

.

.

Nampak seorang ah ani tapi dua orang namja tampan berbeda usia tengah menapaki kakiknya di bandara International Seoul, matany melihat kesegala arah untuk mencari seseorang yang mungin menyambut nya dan…. Ketemu.

Di lihatnya sepasang suami istri tengah membawa papan bertuliskan "Jung Yunho dan Jung

Jihoon" dihampirinya kedua pasang suami istri yang ternyata Kim Hankyung dan Kim Heechul tersebut.

"Annyeong Ajhumma Ajhussi~" ucap Yunho sopan dan membungkuk seraya memberi hormat kepada orang yang lebih tua. Heechul menatap kagum kepada Yunho anak laki-laki ini sangat tampan dan sikapnya begitu manis.

"Ahh~ kau manis sekali Yunnie-ya~" pekik Heechul histeris sambil mencubit pipi Yunho gemas, Yunho yang dapat perlakuan seperti itu pun hanya dapat bengong di tempatnya mendapat perlakuan ajaib dari Ajhumma teman appanya tersebut, Hankyung yang melihat kelakuan ajaib istrinya hanya dapat memutar bola matanya bosa 'Selalu saja seperti ini' batin Hankyung. Hankyung maklum dengan sikap istrinya kalau dia melihat seorang anak lelaki yang tampan dan sopan seperti Yunho tersebut. Mungkin seperti terobsesi? Entahlah!

"Yunnie-ya~ kau sekarang sudah besar tampan dan sangat berkharisma.. aigo kau mirip appamu!" lagi ucap Heechul histeris dan melirik kearah Jihoon genit, "Kau bisa saja Heechulie~ bagaimana kabarmu?" Tanya Jihoon kepada Heechul. "Aku baik!" sahut Heechul singkat.

"Ehem, masih ada aku~" ucap Hankyung pelan tapi masih bisa didengar oleh semuanya, matanya menengok kesana-kemari dan bersiul-siul tidak jelas, ck decak Heechul sebal.

"Hahaha, kau sama sekali tidak berubah, masih saja mudah cemburu!" kekeh Jihoon "Kau tau, aku ini bukan tipe pencemburu, tapi karna dia selalu genit kepada siapapun. Yah jadilah seperti ini!" ucap Hankyung sambil mengendikkan bahunya, Heechul melototkan mata bulatnya menatap sang suami dengan pandangan mengintimidasi. "Aku tidak genit!" ucap Heechul tak terima.

"Heechulie sayang, tadi apa namanya kalau bukan genit?" ucap Hankyung mengingatkan tentang dia yang genit kepada Jihoon. "Hey! Sudah sudah! Kalian ini, bertengkar terus!" ucap Jihoon menengahi.

"Ehem maaf bapak dan ibu, mengganggu acara reuni kalian. Bisa kita lanjutkan acara reuni nya dirumah saja? Aku lelah!" ucap Yunho yang sedari diam melihat adegan absurd di depannya itu.

"Oh~ mian Yunnie-ya~ mari kita kerumah ajhumma! Aku sudah memasak banyak makanan enak untukmu dan bla bla bla…" ucap Heechul tanpa henti dan Yunho hanya pasrah menjadi pendengar yang baik untuk Heechul. Hankyung yang melihat istrinya sudah membawa anak sahabatnya yaitu Jung Jihoon hanya dapat menggelengkan kepalanya "Sifat pedofilnya kambuh lagi!" lirih Hankyung

"Istrimu ajaib Han!" sahut Jihoon sambil tertawa renyah, dan dibalas kekehan kecil oleh Hankyung "Ya! Dan aku mencintainya walau dia ajaib~" lalu keduanya tertawa bersamaan, dan mengikuti Heechul menuju mobil mereka karna tidak mau Heechul berteriak karna lama menunggu.

.

.

.

Sesampainya pasangan Kim Tuan Jung dan Jung Yunho di kediaman Kim tersebut, Yunho masih dengan setianya mendengar celotehan Heechul yang entah apa.

Kenapa Kim Heechul ini bisa sangat histeris dengan seorang Jung Yunho? Yah itu karna Heechul sangat ingin mempunyai anak laki-laki! Eh? Lalu…. Bagaimana dengan Kim Jaejoong dan Kim Changmin tapi ayolah Kim Jaejoong bahkan lebih cocok menjadi anak perempuan dalam keluarga Kim dan Changmin? Yah dia memang pemuda tampan dan pintar tapi kalian harus berfikir dua kali jika ingin mempunyai seorang anak seperti Changmin *sujud dikaki chamin-_-v* ketika Heechul dan Yunho tengah asyik berceloteh –lebih tepatnya Heechul yang berceloteh– tiba-tiba

Brak

Suara pintu ditutup dengan cukup keras! Sepertinya sang pelaku yang membanting pintu tak berdosa itu tengah kesal. Lihat saja bibirnya yang mencebil lucu dan matanya yang memicing imut! Ok aku tau itu sama sekali bukan ekspresi yang menyeramkan.

Heechul yang mendengar bantingan pintu tersebut langsung menuju kearah pintu depan dan melihat putra cantiknya dengan putra bungsunya saling menatap dengan pandangan yang berbeda yang satu memandang dengan tatapan tajam tapi imut (?) yang satunya lagi malah tak menghiraukan dan terkesan masa bodoh.

"Yak! Jaejoongie, kenapa kau membanting pintu eoh?" ucap Heechul sang ibu murka. Jaejoong yang mendengar alarm bahaya sang ibu pun menundukkan kepalanya takut, yah Kim Heechul akan menjadi seekor singa bila ia tengah murka.

"Mianhaeyo umma aku tidak akan mengulanginya lagi!" ucap Jaejoong acuh lalu melangkahkan kakinya menuju kamarnya. "Yak! Yak! Jaejoongie ada apa denganmu?" ucap Heechul yang melihat sikap anak nya sedikit aneh.

"Changmin-ah~" Heechul melirik anak bungsu nya meminta penjelasan kepada si bungsu, Changmin menghembuskan nafasnya keras "Umma lihat saja sendiri!" ucap Changmin sambil memberikan sebuah handphone touchscreen kepada ibunya.

Mata Heechul melotot melihat apa yang tengah dilihatnya dari handphone layar datar anak bungsunya. "Changmin-ah siapa dia?" Tanya Heechul bingung. "Dia itu Hyunjoong, kekasih Jae hyung yang ku katakana tadi pagi umma!" ucap Changmin datar, Heechul sudah menggeram marah mendengar cerita Changmin rasa-rasanya Heechul ingin mematahkan semua gigi Hyunjoong saat ini juga dan mengulitinya, ouch! Itu sangat mengerikan Mrs. Kim!

"Lalu… kenapa Jaejoongie bersikap seperti itu?" Tanya sang ibu penasaran, "entahlah, mungkin ia merasa di khianati atau dibohongi?" ucap Changmin seadanya.

Heechul langsung berjalan kearah anak tangga menuju kamar anak sulungnya. Inilah perannya sebagai seorang ibu! selalu ada disaat yang anak tengah membutuhkan sandarannya pelukan hangat darinya. Dan dia rasa anaknya saat ini tengah membutuhkan semua itu darinya.

.

.

.

.

Heechul telah berada didepan pintu kamar anak sulunya tersebut, mengetuk pelan pintu itu dan meminta ijin masuk kepada sang anak "Jaejoongie~ bolehkah umma masuk?" Tanya Heechul pelan, tak ada jawaban. Heechul menghembuskan nafasnya pelan "Eomma masuk ne~" tanpa menunggu jawaban dari sang anak Heechul masuk kedalam kamar sang sulung

Ceklek~

Terbuka… syukurlah pintu kamarnya tidak di kunci. Heechul melihat sang anak tengah duduk di balkon kamarnya memeluk kedua lututnya dan menenggelamkan wajahnya disana. Dilangkahkannya kakinya mendekat kearah Jeajoong.

Setelah berada tepat dibelakang Jaejoong, Heechul mendengar sebuah isakan kecil lolos dari sang buah hati. Di peluknya tubuh mungil sang anak dari belakang dengan lembut "Ceritakan pada Eomma, apa yang menjadi kegundahan mu sayang~" ucap sang eomma lembut, "Hiks… Eomma~ aku sudah mempercayainya, memberikan dia cinta yang tulus! Tapi.. tapi.. hiks~ kenapa Hyunnie menghianatiku eomma~ apa salahku?" kata Jaejoong dengan diselingi tangisannya, tampak Jaejoong mecengkram lengan ibunya yang berada di lehernya. Meminta kekuatan kepada sang ibu.

"Bahkan aku baru saja memulainya dengan Hyunnie~ kukira Hyunnie bisa menggantikan sosok dia yang sudah meninggalkanku! Aku merasa Hyunnie adalah orang yang tepat eomma~" lanjut Jaejoong kali ini sedikit dengan nada emosi.

Heechul tau bagaimana terpuruklnya Jaejoong saat sosok dia yang sangat di sayangi Jaejoong yang saat itu baru berusia 10 tahun, pergi meninggalkan Jaejoong karna tugas sang orang tua yang mengharuskan dia pergi meninggalkan Seoul.

Jaejoong kecil yang saat itu mengantar dia kebandara menangis sejadi-jadinya, meraung dan meronta dalam gendongan sang ayah, yang saat itu Jaejoong akan berlari mengjar nya.

Heechul membalikkan tubuh Jaejoong dan mengusap wajah putera cantiknya dengan lembut. "Kau, tidak pantas menjatuhkan air mata mu hanya karena laki-laki seperti dia!" ucap Heechul menatap mata sembab Jaejoong "Hapus air matamu! Dan berhentilah menangisi hal yang tidak penting!" ucap Heechul tegas.

Jaejoong mengapus air matanya dengan imut dan menganggukkan kepalanya imut "Arraseo eomma~" Heechul tersenyum melihat tingkah anaknya itu lalu memeluk tubuh Jaejoong. "Jja~ sekarang kau ikut eomma! Ada kejutan untukmu~" ucap heechul riang. Jaejoong mengerutkan alisnya bingung, kejutan? Kejutan apa?

Tanpa banyak bertanya Jaejoong mulai mengikuti sang Eomma keluar dari kamarnya, menuruni anak tangga dan berakhir di ruang tamu yang disana terdapat empat orang laki-laki dan tidak hanya ayah dan adik nya melainkan ada dua orang lagi, siapa mereka? Pikir Jaejoong.

"Jja~ Jaejoongie, beri salam pada Ajhussi dan anaknya~" ucap Heechul membuat kedua orang pria asing –menurut Jaejoong– berdiri dan berbalik menghadap Jaejoong. Dan ketika tatapan mata bulat itu bertemu dengan sepasang mata tajam seorang Jung Yunho, matanya membulat sempurna.

Ini tidak mungkin! Orang yang selama ini susah payah ia buang dari hati dan pikirannya, sekarang tengah berada dihadapannya? Mau apa dia?

"Eomma! Apa ini yang kau sebut dengan kejutan?" ucap Jaejoong tajam kepada eommanya "Ne~" sahut sang eomma sambil mengeluarkan charming smilenya.

"Boo~ aku merindukanmu~" ucap Yunho sambil berjalan kearah Jaejoong, mencoba merengkuh tubuh mungil Jaejoong kedalam pelukan hangatnya. Sungguh! Yunho sangat merindukan Jaejoong!

Tapi…

"Berhenti disitu! Jangan menyentuhku!"

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Tipok

Bang

Changmin

SELAMAT HARI IBU :*

lama update nya yah? hehe gomenasai~

saya terkena virus Matik /plak/

ceritanya makin aneh yah? iya saya tau ini aneh banget yampun :"D

makasih yang udah review yah, yang udah fav follow.. terimakasih :"D wah betapa bahagianya saya membaca review kalian :"D

BIG Thanks TOO:

yoon HyunWoo

missjelek

Ai1324

diyas

ChwangKyuh EvilBerry

YunHolic

may

junghyema

ifa.

hanasukie

haruko2277

nunoel31

3kjj

makasih yah udah mau komen :"D /cium satu-satu/ditabok

yang udah baca maaciw juga yaw /kasih kissbye/plak

oh iya satu lagi, boleh gak saya minta kalian manggil saya jangan thor yak :"D panggil aja Rie, atau iyun, atau Red atau ballons atau 9096 /makin ngaco/ tapi jangan author kkk~ thor thor kayak pakaian kotor /?/ #plaked

yosh, sampai ketemu di episode selanjutnya kkk~

Jakarta, 12/22/2013 15:54 PM

Rieyun~