_ IF YOU LOVE ME MORE _
(Chap 1)
By:Uqqielf Lee Minsung
Pairings : YeWook/KyuMin/KyuWook
Genre: Gender Switch/Hurt/Romance
Rate: T
Summary: Kehidupan rumah tangga YeWook yang bahagia. Ryeowook mencintai Yesung, Yesung mencintai Ryeowook, tapi ternyata takdir lebih mencintai Yesung hingga mengambilnya, lalu bagaimana Ryeowook?
Disclaimer: Super junior © God, SMEnt, ELFs, Their Parents & Themselves
_ IF YOU LOVE ME MORE _ Uqqielf a.k.a Kim Minsung
Warning : Surprise come!
Before...
Langit cerah menampakkan warna biru yang cemerlang nyaris tanpa awan. Matahari pagi bersinar hangat, dan siapa sangka hal ini sungguh bertolak belakang dengan suasana hati seorang yeoja yang kini duduk di depan sebuah pusaran baru yang masih merah. Kemeja hitamnya sudah basah karena air mata yang tak bisa ia hentikan keluar dari pelupuk matanya. Beruntung karena kacamata hitam ia kenakan sehingga menyamarkan matanya yang sembab itu.
"Oppa...bukannya seharusnya kau pulang dan memelukku kemarin? Tapi kenapa? Kenapa kau sekarang justru di sini? Meninggalkkanku...dan tidur tenang tanpa memperdulikanku yang menunggumu?"
"Oppa...kurasa baru kemarin kau mengikat janji denganku, mencintaiku, menyayangiku, dan menerimaku disaat sehat maupun sakit, hingga kematian memisahkan kita"
"Lalu kenapa kau justru mendahului janji itu...oppa...Yesung oppa...hiksss"
STORY START!
-Kyuhyun POV-
Sepulang dari pemakaman, aku memapah Ryeowook nuna untuk beranjak pulang. Aku tahu dia pasti terpuruk karena hal ini.
"Kyu, kau tak kerumah sakit?" tanya Ryeowook nuna sesampainya di rumah. Aku menatapnya ragu, aku ingin menemaninya, tapi aku juga tidak tahu bagaimana menenangkan perasaannya.
"Pergilah, Sungmin masih dirawat kan? Kau harus menemaninya juga," kata Ryeowook nuna lagi. Membuatku teringat Sungmin.
"Tapi nuna...nanti kau..." ucapku, aku tidak bisa nyaman berbicara dengan Ryeowook nuna, karena perasaannya sekarang pasti sangat sensitif, jadi aku harus berkata dengan hati-hati di setiap kata yang aku katakan.
"Tunggu, aku boleh ikut?" kata Ryeowook nuna, fuih~~ sebenarnya aku ingin mengajaknya, hanya aku takut nanti justru membuatnya tambah sedih, tapi sepertinya dia benar-benar ingin ikut.
"Baiklah nuna,ikutlah," jawabku.
Dalam perjalanan di mobil Ryeowook nuna duduk dengan tenang di sampingku, meski sesekali dia memeluk kedua pinggangnya sendiri, seperti seseorang yang menahan sakit di bagian bawah dadanya.
"Nuna gwaencahanayo?" tanyaku karena makin sering dia melakukan itu, sepertinya dia sakit. Ryeowook nuna menyandarkan punggungnya di sofa mobil, dan tersenyum ringan, bahkan dia masih saja menunjukan senyum palsu, aku tahu itu. Agar mengatakan kalau dia baik-baik saja.
.
=Uqqielf_If You Love Me More=
.
Sungmin nuna masih terbaring di ruang rawatnya. Dia belum sadar sejak dirawat kemarin. Bagaimana ini terjadi ketika dia baru saja bertemu denganku, ketika aku hendak melamarnya.
"Eonnie...cepatlah bangun," ucap Ryeowook nuna yang berdiri di depanku di samping ranjang Sungmin nuna. Aku menatap raut wajahnya, dia tidak terlihat baik. Sungguh sebagai seorang adik ipar aku merasa sangat bersalah pada Ryeowook nuna. Bagaimanapun dia juga baru menikah dengan mendiang Yesung hyung. Mengapa semuanya membuatku tertusuk.
"Akkh..." Ryeowook nuna tiba-tiba saja kembali mencengkeram perutnya, aku menatapnya khawatir. Hal itu dilakukannya beberapa kali sejak perjalanannnya tadi.
"Nuna gwaencana?Sepertinya kondisimu kurang baik, duduklah nuna," bujukku dan memapah kedua bahunya menuju kursi di kamar rawat Sungmin nuna.
"Nuna? Apa sebaiknya kau cek up saja? Sepertinya sesuatu yang salah terjadi padamu, wajahmu juga pucat nuna," ucapku, bagaimanapun Ryeowook nuna terlihat seperti orang sakit. Kurasa rasa sedihnya yang ia sembunyikan membuatnya jadi seperti ini. Ryeowook nuna mengangguk lemah dan aku mengantarnya keluar dari kamar rawat Sungmin nuna dan membawanya ke ruang kesehatan.
"Chukkae Kyuhyun-sshi anae anda sedang mengandung, dia bukan sakit, dia hanya sedikit stress dan membuat tubuhnya melemah," ucap dokter yang baru saja selesai memeriksa Ryeowook nuna. Dokter itu menjabat tanganku ramah, sementara aku membeku di hadapan dokter itu.
'Anak Yesung hyung?' batinku. Bagaimana bisa ini baru aku ketahui ketika Yesung hyung sudah tenang. Hyung...anaemu, anakmu.
Setelah keluar dari ruang kesehatan, sepertinya Ryeowook nuna sudah tahu keadaannya, dia diam tanpa mengucap sepatah katapun kepadaku. Rasa bersalah kembali mengerogoti perasaanku, bagaimana bisa aku menjadikan kakak iparku janda dengan seorang aegy di rahimnya?
"Apa yang kau cemaskan Kyu?" pertanyaan Ryeowook nuna memecah lamunanku, sejak tadi aku juga diam, sepertinya Ryeowook nuna bisa menatap raut kecemasan di wajahku.
"Tak ada yang perlu kau khawatirkan, Yesung oppa...dia meninggalkan sesuatu yang sangat berarti sekarang," ucap Ryeowook nuna dan tersenyum, sebuah senyum palsu, aku selalu tahu itu. Bagaimana bisa aku membiarkan kakak iparku dengan calon keponakan tanpa seorang suami?
"Tapi nuna..kau sekarang sendirian tanpa Yesung hyung di sampingmu," ucapku lesu.
"Aku tahu, apa sulitnya? Membesarkan anak Yesung oppa sama seperti merawat Yesung oppa, aku percaya itu tak akan sulit," kata Ryeowook nuna menghibur dirinya sendiri. Mengapa aku begitu menambah baban pada kakak iparku ini?
-Kyuhyun POV end-
.
=Uqqielf_If You Love Me More=
.
"K-ky-kyu...hyung mohon jaga anae hyung ketika hyung tidak bisa lagi bersamanya," Permintaan Yesung ketika dia hendak dibawa keruang UGD dan suara tercekatnya.
"Hyung...apa yang kau bicarakan, kau akan tetap bersama Ryeowook nuna, jangan bicara yang tidak-tidak," jawab Kyuhyun dan terus mendorong ranjang Yesung agar segera sampai di ruang UGD.
"Barjanjilah, kau tidak akan membuatnya menangis karena mengingatku, tapi buat dia selalu tersenyum, jaga dia ketika hyung tidak bisa menjaganya lagi, kau bisa melakukannya untuk hyung?" pinta Yesung dan menggenggam tangan Kyuhyun meski darah terus merembes dari luka di kepalanya.
Permintaan itu terus terngiang di benak Kyuhyun, bahkan ketika dia mulai berjalan menuju altar yang akan membawanya kepada seorang yeoja yang amat dicintainya, Lee Sungmin yang sudah berdiri di depan altar dan menanti Kyuhyun.
'Hyung bagaimana bisa kau menitipkan anaemu kepadaku? Hyung...' batin Kyuhyun tercekat di depan pastur yang akan memberkatinya dan Sungmin.
Kyuhyun menoleh ke samping kanan dan kirinya, dan dapat dilihatnya, kakak iparnya—Ryeowook berdiri tepat di samping Sungmin sebagai pengiringnya. Meski sekarang tubuhnya masih rata, tapi Kyuhyun tahu, anae mendiang hyungnya itu kini tengah hamil muda. Dan Kyuhyun begitu tercekat, dia harus menikah ketika makam hyungnya baru saja mengering di pusaran tanah.
Sebuah janji terlontar mulus, dan sebuah senyum haru mengembang di bibir Sungmin maupun Kyuhyun. Ryeowook menatapnya dengan pandangan haru dan tersenyum tipis, adik iparnya sudah menikah tapi kenapa hatinya tercekat melihat ikrar sepasang kekasih itu? Ya, seharusnya dia menyadari, pernikahannya dengan Yesung baru berlangsung beberapa bulan kemarin, sekarang bahkan Yesung sudah pergi, melihat pernikahan adik iparmu, bukankah sedikit menyakitkan?.
'Chukkae Kyu...Min..' Batin Ryeowook miris, perlahan dia tahu hatinya sakit mengingat mendiang suaminya. Jauh dalam hatinya dia benar-benar tidak rela dipisahkan dengan mendiang suaminya. Rasa pusing merangkak menuju kepalanya, nyeri dan sakit, pemandangan di sekitarnya memburam, tubuhnya terhuyung. Dan gelap.
"Nunaa!" satu kata terakhir yang Ryeowook dengar dari Kyuhyun yang menghampirinya sebelum dia benar-benar pingsan.
.
=Uqqielf_If You Love Me More=
.
"Kyu...kenapa dengan Ryeowook? Sesuatu terjadi?" tanya Sungmin masih dengan gaun putih yang dipakainya dan duduk di samping Kyuhyun yang menunduk, juga masih sama dengan setelan tuxedonya. Sungmin meraih bahu Kyuhyun agar namja itu menatapnya, karena Kyuhyun terus saja menunduk.
"Wae Kyu? Katakanlah!" pinta Sungmin dan menatap manik hitam Kyuhyun. Tatapan mata Kyuhyun yang bingung dan seperti memendam banyak kesalahan.
"Ryeowook nuna, dia mengandung anak Yesung hyung..." ucap Kyuhyun lesu.
"Mwo? Ba-bagaimana bisa? Sekarang Yesung hyung..." kaget Sungmin dan memotong perkataannya.
"Aku tahu, usianya sudah dua bulan, kurasa itu sudah lama, hanya saja aku mengetahuinya baru-baru ini, dan..." kini gantian Kyuhyun memotong ucapannya.
"Aku bersalah padanya karena membuatnya kehilangan Yesung hyung..." lanjut Kyuhyun.
Sungmin diam, dia ingin mendengarkan apa yang Kyuhyun katakan tanpa memotongnya.
"Jika itu anak Yesung hyung, Ryeowook nuna akan kesulitan merawatnya, karena dia juga harus mengurus perusahaan Yesung hyung"
"Lalu dia akan menjadi seorang yeoja tanpa suami yang mempunyai aegya."
"Kesehatannya tidak baik, karena dia masih saja bersedih dan membuatnya stress,"
"Dan kandungannya terganggu karena kesedihannya,"
"Meski dia tidak pernah menunjukkannya lagi di depan kita, tapi sebenarnya dia masih saja menangis ketika sendirian,"
"Dan semua itu karena tak ada satupun orang di sampingnya sekarang untuk menopangnya,"
Sungmin mendengarkan kalimat Kyuhyun dengan seksama, dia mulai menerka apa sebenarnya yang akan terakhir Kyuhyun ucapkan. Mendengar penuturan Kyuhyun hatinya jadi tercekat. Seolah bagaimana seorang adik ipar begitu memahami kakak iparnya dan memperhatikannya.
"Kau bisa menjadi penopangnya Kyu..." ucap Sungmin akhirnya, dia menghela nafas berat. Kyuhyun menoleh kearah Sungmin.
"Setidaknya kau bisa jadi penopangnya ketika tak ada satupun yang bisa menghiburnya, kecuali kau yang begitu memahaminya," lanjut Sungmin. Mengucapkan kalimat itu hatinya tertohok, entah kenapa itu sakit, tapi dia berusaha menepis perasaan egois itu.
"Kau...kau bisa menjadi Yesung oppa untuknya.." ucap Sungmin lancar.
"Nuna..." panggil Kyuhyun lirih dan menatap Sungmin mencoba mencari kebohongan di mata itu. Tapi nihil di mata itu hanya tersirat ketulusan sekarang. Kyuhyun tak pandai membaca mata Sungmin. Atau mungkin Sungmin yang terlalu pandai menyembunyikan perasaan egoisnya.
.
=Uqqielf_If You Love Me More=
.
Tepat ketika Ryeowook melangkahkan kakinya menuju pintu rumah Kyuhyun, Sungmin mengahampirinya dan memeluknya lembut.
"Selamat datang Ryeowook," ucap Sungmin dan mempersilahkan kakak ipar merangkap dongsaeng sekaligus madunya itu untuk segera masuk. Ryeowook tersenyum tipis dan membawa kopernya masuk ke dalam.
Ryeowook menatap ke sekelilingnya, sungguh hatinya benar-benar tidak nyaman menjadi istri kedua dari adik iparnya sendiri. Menjadi istri dari adik mendiang suaminya. Menjadi istri lain dari suami sahabatmu sendiri. Menjadi suatu batu sandungan untuk sepasang kekasih yang baru saja menikah kemarin.
"Kau baik-baik saja Ryeowook-ah?" tanya Sungmin. Ryeowook mengangguk dan meletakan kopernya di kamarnya. Wajah Ryeowook masih sedikit lesu kerena kemarin dia pingsan gara-gara kandungannya bermasalah karena stress, bisa dibilang dia hampir kehilangan calon aegyanya itu.
Kyuhyun masuk ke dalam rumah dan membawa beberapa koper Ryeowook juga dan membawa koper itu masuk kedalam kamar Ryeowook di mana ada Sungmin dan Ryeowook di sana.
"Eh Kyu...sepertinya Ryeowook lelah, kau bisa menata perabotnya di kamar ini?" ucap Sungmin, dengan nada yang sudah pasti tidak akan Kyuhyun tolak.
"Sudah eonnie..aku bisa menatanya sendiri nanti," cegah Ryeowook, dia tahu benar sifat Kyuhyun, dia bukan seorang yang penurut. Sungmin tersenyum menang kearah Kyuhyun.
"Dia juga istrimu sekarang, jangan kekanakan lagi arrachi?" kata Sungmin dan menepuk-nepuk pundak suaminya itu dan tertawa kecil.
"Ne arra chagi..." jawab Kyuhyun dan balas tertawa kecil menuruti permintaan Sungmin.
"Sudah biar Kyuhyun yang menatanya Ryeowook-ah sekarang ikut aku saja, ayo kita ke dapur bersama," ajak Sungmin bermaksud mengajaknya masak bersama. Mereka berdua pandai memasak.
"Uhmm... ne eonnie," jawab Ryeowook yang tak sengaja terbengong sejak tadi.
"Kau tidak harus menatanya Kyu..." pesan Ryeowook sebelum dia keluar mengikuti langkah Sungmin. Bagaimanapun dia tidak tega membiarkan mantan adik iparnya itu atau lebih tepat suaminya itu melakukan sesuatu yang memberatkannya, meski hanya sekedar menata barang-barangnya.
"Gwaenchana chagi...aku akan menatanya, kau ikut Sungmin nuna saja," jawab Kyuhyun manis, membuat Ryeowook tercengang karena menggunakan kata 'chagi' ketika Kyuhyun memanggilnya.
"Wae?" tanya Kyuhyun karena Ryeowook malah seperti kebingungan di depannya.
"Aniya...aku akan masak dengan Sungmin eonnie," jawab Ryeowook dan segera berjalan meninggalkan kamarnya. Kyuhyun menata beberapa perabot Ryeowook dan memindahkannya kedalam lemari di kamar itu.
'Apa aku mengatakan sesuatu yang salah tadi?' batin Kyuhyun dan kembali menata pakaian-pakaian itu ke dalam lemari.
Sungmin sudah sibuk di dapur dan kemudian Ryeowook datang membantunya. Duo Minwook berkolaborasi dalam memasak, hasilnya pasti tidak akan buruk. Dan beruntunglah namja dengan dua yeoja aegyo di hidupnya dengan wajah termanis dan tercute dan sifat keduanya yang begitu baik. Tapi apa namja itu bisa bersikap adil pada kedua istrinya itu? Karena keduanya teramat baik, pasti akan terlalu sulit.
.
=Uqqielf_If You Love Me More=
.
"Aku pergi chagi...jaga rumah dengan baik," ucap Kyuhyun dan mengecup kedua pipi chubby Sungmin, mencium bibir pink Sungmin sekilas dan kemudian mengecup puncak kepalanya. Kyuhyun akan berangkat ke kantornya menggantikan Ryeowook mengurus perusahaan Yesung karena Ryeowook tidak boleh terlalu lelah, karena kandungannya lemah. Ryeowook yang berdiri di samping Sungmin tersenyum menatap kemesraan Kyumin itu, tapi senyumnya memudar ketika Kyuhyun berbalik berdiri di hadapannya dan menatapnya seperti ketika Kyuhyun di hadapan Sungmin.
Kyuhyun berdiri di hadapan Ryeowook sama seperti dia di hadapan Sungmin tadi. Dia canggung dan itu wajar, karena istri keduamu adalah seorang mantan kakak iparmu dan mantan istri dari kakakmu sendiri. Kyuhyun tersenyum tipis.
"Aku pergi chagi...jaga dirimu dengan baik," ucap Kyuhyun dan mengecup puncak kepala Ryeowook pelan. Adegan yang terlihat begitu tidak natural, dan terkesan begitu kaku. Ryeowook mengangguk dan balik tersenyum.
Ryeowook menghela nafas berat setelah Kyuhyun mengecup puncak kepalanya. Kyuhyun tahu jika di hati istri barunya itu masih diisi oleh hyungnya, dan Kyuhyun juga tahu, mungkin istri barunya itu belum terbiasa dengan kecupan seperti yang dia lakukan pada Sungmin. Tapi berbuat adil dengan mengecup kepalanya adalah hal yang akan menjadikannya sebagai seseorang yang mampu berbuat adil kepada kedua istrinya.
"Lohh...kok Kyuhyun tidak adil? Kau mencium semua bagian di wajahku loh~" goda Sungmin yang berdiri di samping Ryeowook. Sungmin terlalu baik dan dia ingin agar Kyuhyun mampu berbuat adil pada Ryeowook juga. Sungmin mengalahkan perasaan egoisnya. Ryeowook menatap Sungmin khawatir.
"A-aniya eonnie...Kyuhyun sudah cukup adil kok..." jawab Ryeowook pada Sungmin dengan gugup, dia sungguh tidak nyaman atau belum terbiasa mungkin.
"Kyu~~" rajuk Sungmin agar Kyuhyun menuruti perintahnya, Kyuhyun tersenyum canggung. Suasana terasa begitu kaku.
Kyuhyun mendekatkan wajahnya kewajah istri barunya itu dan memiringkan kepalanya sedikit. Ryeowook memundurkan posisi tubuhnya, dan menatap mata Kyuhyun yang mendekat padanya. Saat benar-benar sudah tak ada jarak disana, Kyuhyun menatap mata Ryeowook dalam. Ryeowook memejamkan mataannya erat, bagaimanapun jika dia menolak perlakuan suaminya itu akan terkesan begitu tidak sopan.
Kyuhyun mengecup sekilas pipi di bagian terdekat dengan bibir Ryeowook dan dan kembali tersenyum. Sungmin yang menatap adegan itu juga tersenyum tipis, mengetahui suaminya itu bisa berbuat adil. Sementara Ryeowook hanya bisa tersenyum kaku.
"Aku pergi..." lanjut Kyuhyun pada kedua istrinya itu dan segera masuk ke mobilnya. Sungmin dan Ryeowook masuk kembali kedalam rumah.
Ryeowook menekan bagian tengah dadanya yang terasa aneh setelah Kyuhyun menciumnya sekilas tadi. Sungmin berjalan di belakangnya. Dia merasa gugup ketika Kyuhyun menciumnya, apa dia sekarang mulai jatuh cinta dengan adik iparnya sendiri? Oh hentikan itu, dia adalah suami Sungmin, jangan merusak hubungan mereka. Tapi kau juga istrinya! Kau mempunyai hak yang sama untuk mencintainya! Tapi dia menikahimu karena ingin menjadi penopangmu! Bukan karena dia mencintaimu!. Jangan berharap terlalu banyak jika dia akan mencintaimu sama seperti yang kau harapkan.
Pikiran itu terus menganggu Ryeowook sekarang, bagaimana jika dia memang mulai menyukai mantan adik iparnya itu? Bagaimana dengan hatinya jika Kyuhyun ternyata hanya kasihan padanya? Bagaimana jika perasaannya bertepuk sebelah tangan? Meski dia juga istrinya, tapi mengharapkan sesuatu yang sama seperti yang Sungmin dapatkan adalah terlalu egois. Cinta Kyuhyun pasti hanya satu meski pada nyatanya dia harus bisa membaginya, tapi Ryeowook tahu hati seorang pria hanya akan mencintai satu wanita yang benar-banar dicintainya dan yang lainnya adalah rasa simpati.
.
=Uqqielf_If You Love Me More=
.
Kyuhyun masuk kekamar Ryeowook dan menutup pintunya pelan. Ryeowook yang baru saja selesai memakai piyamanya itu buru-buru mengancingkan seluruh kancing di piyamanya. Kyuhyun menatap Ryeowook dengan tatapan manis. Dia baru sadar kalau istrinya itu begitu cantik dan manis.
"Ada apa kemari Kyu? Kau butuh sesuatu?" tanya Ryeowook dan menarik ujung piyama suteranya agar tertutup rapat.
"N-n-nuna?" panggil Kyuhyun, bahkan suara Ryeowook sekarang membuatnya kaku, suaranya begitu lembut ketika dia tidak bernyanyi dengan suara tenornya. Tapi Kyuhyun mencoba berfikir jernih dan menjauhkan sinyal setannya dan mengatakan maksudnya datang kekamar Ryeowook.
"Ini adalah hari di mana aku ada di kamarmu..umm...kira-kira seperti itu..." jawab Kyuhyun dan menggaruk belakang kepalanya, dia tidak tahu kata-kata yang lebih baik untuk mengatakannya.
"Eh? Ne?..." jawab Ryeowook tak kalah canggung seperti biasanya, mungkin ini adalah tahap adaptasinya.
"Kau tidak keberatan kan?" tanya Kyuhyun saking bingungnya harus berbicara tentang apa. Ryeowook menggeleng dan tersenyum kaku.
"A-a-aniyo...aku sama sekali tidak keberatan, lagipula ini rumahmu..." jawab Ryeowook asal.
"I-ini kamarmu sekarang chagi..bukan cuma rumahku tapi juga rumahmu," jawab Kyuhyun, dia merasa begitu kesulitan mencari topik bicara sekarang, bahkan lebih sulit ketika dia harus bermain starcraft level terakhir agar dia menang game.
"Nuna mau batle game denganku?" tawar Kyuhyun karena tidak menemukan topik untuk bicara. Seharusnya dia kemari untuk tidur setelah lelah bekerja di kantor, tapi hobinya masih tetap sama . GAME!
"Eh?" gumam Ryeowook heran dengan sikap Kyuhyun yang berubah kekanakan itu.
.
=Uqqielf_If You Love Me More=
.
"Yak Kyu! Minggir! Jangan terus di depanku! Aku mau lewat!" teriak Ryeowook sambil menekan joysticknya semangat. Mereka sudah mulai bermain game ria. Kyuhyun juga sibuk menekan joysticnya, si raja gamers itu sekarang sedang mengarahkan pistol kearah gamer Ryeowook di layar laptopnya.
"Duarr!" suara ledakan dari arah laptop
"Nuna kalah..." ucap Kyuhyun dan tersenyum menang kearah istrinya itu. Sudah berkali-kali dia memenangkan game. Dan itu wajar, selain dia adalah raja gamers, lawannya adalah Ryeowook yang bukanlah seseorang yang pandai bermain game.
"Isshh~! Selesai! Aku tidak mau main lagi!" ucap Ryeowook kesal, karena sejak tadi bermain dia tidak pernah menang. Kyuhyun tertawa kecil kemudian meraih bahu Ryeowook mendekatkannya pada posisi tubuhnya.
"Aku tidak suka game komputer," tambah Ryeowook mencoba lepas dari dekapan ringan Kyuhyun itu. Ryeowook mematikan laptop di hadapannya. Kyuhyun menguap ringan di samping Ryeowook.
"Hufftt..kurasa kau harus tidur Kyu," ucap Ryeowook dan mengangkat tangan Kyuhyun dari atas bahunya. Sekarang suasananya terasa sedikit lebih ringan dan tidak kaku lagi.
"Aku haus..." kata Kyuhyun pada Ryeowook seperti meminta istrinya itu untuk mengambilkannya air minum.
"Ne,ne, jangan memohon seperti itu...aku akan ambilkan..ck.." jawab Ryeowook dan bangun dari sisi Kyuhyun hendak keluar dari kamarnya.
Ryeowook berjalan kedapur dan tak sengaja berpapasan dengan Sungmin yang ada di sana.
"Kyuhyun tidak melakukan hal buruk padamu kan? Hingga kau harus keluar sekarang?" tanya Sungmin khawatir, dia belum tidur, atau tepatnya tidak bisa tidur karena belum terbiasa. Tapi dia tahu berbuat adil pasti akan menghasilkan sesuatu yang baik nantinya, yaitu tak akda rasa iri di antara dia maupun Ryeowook.
"Aniyo eonnie...aku hanya akan mengambilkannya air, dia kehausan" jawab Ryeowook.
"Uhm...ambilkan saja dia wine...udaranya cukup dingin malam ini, kau tahu? Dia itu suka sekali wine, jadi beri saja itu padanya," saran Sungmin dan menunjuk ke arah botol wine yang ia taruh di lemari atas dapur. Ryeowook mengangguk mengerti.
"Eonnie akan baik-baik saja?" tanya Ryeowook pada Sungmin. Dan dibalas senyum tipis oleh yeoja aegyo itu.
"Tentu, kau adalah istrinya juga..selamat malam Ryeowook-ah," ucap Sungmin dan berbalik menuju kamarnya. Ryeowook menatap kepergian Sungmin dan kemudian dia kembali ke kamarnya.
.
=Uqqielf_If You Love Me More=
.
"Minum ini.." kata Ryeowook menyodorkan satu gelas wine yang baru saja dia tuang kegelas kecil Kyuhyun. Dan langsung diterima Kyuhyun.
"Kau tidak minum?" tawar Kyuhyun. Dia tahu Ryeowook juga suka wine. Dua magnae ini kan memang jago untuk urusan wine. Ryeowook menuang satu gelas kecil wine lagi. Mereka meminumnya bersama. Satu gelas wine tidak akan membuat mereka mabuk kan?
"Udaranya dingin sekali..." ucap Kyuhyun dan kembali menuang wine ke gelasnya sendiri. Perlahan suara rintik hujan di atas genting seperti sebuah nyanyian malam yang membuat setiap orang yang mendengarnya akan memilih untuk tidur.
"Tidurlah Kyu..." perintah Ryeowook setelah Kyuhyun meminum winenya, bagaimanapun besok Kyuhyun harus bangun pagi untuk mengurus kantornya.
"Kau juga..." ucap Kyuhyun dan mereka masuk kedalam selimut tebal di kamar itu. Kyuhyun melepas beberapa kancing piyamanya, udara tadi yang dingin sekarang justru berubah sesak dan gerah. Ryeowook berbaring di sampingnya dan mulai memejamkan mata. Ryeowook menepuk-nepuk perutnya pelan seolah meninabobokan seseorang.
'Tidur aegy...katakan pada appa umma merindukannya' batin Ryeowook, pikiran tentang Yesung masih menyelimutinya, dia tidak pernah menunjukkan rasa rindunya pada Yesung tapi Kyuhyun tahu, Ryeowook akan merindukan mendiang hyungnya itu ketika dia sendirian. Dan itu membuat hati Kyuhyun sedikit sesak.
Bagaimanapun sekarang mantan kakak iparnya—Ryeowook adalah istrinya, dan mengetahui istrimu memikirkan orang lain di hatinya adalah wajar jika kau merasa terluka. Dan terlebih kau tahu siapa orang lain yang dipikirkan istrimu itu, mendiang kakakmu sendiri.
Bukan berarti Kyuhyun hanya menikahi kakak iparnya semata karena iba, tapi jauh di hatinya dia pernah mencintai kakak iparnya sendiri itu. Sebelum mendiang kakaknya menikahinya, Kyuhyun pernah menaruh perasaan padanya, meski bertepuk sebelah tangan dan sekarang perasaan lama itu mulai tumbuh lagi.
'Hyung..meski kau pergi tapi aku masih merasa kau selalu di sini menemaninya' batin Kyuhyun dan memejamkan matanya—bicara pada Yesung.
Dia tidak mungkin mencumbu kakak iparnya *coret* istrinya itu, sementara di hatinya masih bermayoritas milik mendiang kakaknya, lagi pula istrinya juga sedang hamil muda.
Kyuhyun membuka matanya lagi, dia tidak bisa terlelap, ditatapnya wajah Ryeowook yang sudah tidur dengan wajah damai di sampingnya. Wajah itu, Kyuhyun ingin menyentuhnya, ekspresi damainya begitu manis dan lugu. Tak heran jika mendiang hyungnya begitu menjaga Ryeowook. Dia terlihat kuat tapi sebenarnya begitu rapuh. Menyembunyikan kesedihan dan kerinduannya di hadapan setiap orang dan menangis ketika dia sendirian.
Kyuhyun meyelipkan rambut pendek yang menutupi pipi mulus Ryeowook dan menyelipkan rambut itu diantara telinga Ryeowook. Membuat wajah damai itu makin terlihat jelas.
'Tidur yang nyenyak chagi...' batin Kyuhyun dan mengacup sekilas pipi Ryeowook.
Seseorang tersenyum miris di sisi pintu menatap Kyuhyun yang mencium pipi Ryeowook lembut.
'Semuanya...seandainya kembali seperti dulu, aku tidak akan keberatan, tapi aku percaya kau juga mencintaiku kan? Cho Kyuhyun?' batin yeoja itu dan mengerjapkan matanya yang berkaca-kaca,kemudian menutup pintu kamar Ryeowook yang ia buka sedikit itu.
.
=Uqqielf_ If You Love Me More=
.
.
.
.
.
.
~~TBC~~ TBC ~~TBC ~~TBC ~~ ~~TBC~~ TBC ~~TBC ~~TBC ~~
~~TBC~~ TBC ~~TBC ~~TBC ~~ ~~TBC~~ TBC ~~TBC ~~TBC ~~
Big Thanks to
jangmiyesi, SimbaRella, blackautumn24, hanazawa kay, UMeWookie, cloudsomnia88 , adeismaya, bluerose, PaboGirl, yunip, sushimakipark, mie2ryeosom , , ryeozaki
mohon maaf bila ada kesalahan penulisan nama ._.v
mohon maaf untuk typo antara hyung dan nuna d chap 1, apa di sini masih ada lagi? ._.v
mohon maaf untuk typo lain yang sangat menggangu, semoga readers mau memaafkan kesalahn typo saya ._.
apapun saran dan review yang kalian berikan adalah motivasi dan semangat saya \^^/
Mind to review?
#KomenMempereratTaliPerFanfictan
uKYUkkie213
