My Busy Yunie

.

.

.

.

.

Disclaimer : Mereka semua milik Tuhan

Cast : DBSK, Suju, BTS (maybe)

Genre : Drama, Romance, School of Life, Little bit Humor, Yaoi

Typos, membosankan, alur suka - suka

Rate : T

Enjoy it ^o^

.

.

.

.

.

~ Chapter 1 ~

.

.

.

.

.

" Joongie?"

"..."

" Joongie? Hey" Mrs. Kim mencoba menggoyangkan lengan anaknya yang terpaku menatap namja yang baru saja pulang itu

" E-eh eomma! Kenapa mengagetkan Joongie eoh?" Jaejoong langsung menoleh dan mempoutkan bibirnya

" Salahmu sendiri kenapa melamun" Ucap sang eomma

" An-aniya!"

" Aigo... Maafkan Joongie ne Yun. Sudah lama tidak bertemu dan kau... Hmm... Makin... Tampan?" Ucap Mrs. Kim dengan ragu

" Beri salam Yunie ah, kenapa diam eoh?"

" Ne. annyeonghasseo ahjumma, ahjusshi"

Jantung Jaejoong rasanya ingin lepas saat mendengar suara rendah namja yang ada di depannya. Jaejoong tidak bisa mengalihkan pandangannya dari namja yang ada di depannya, sungguh...

" Annyeonghasseo Jaejoong ah?"

" A-ah?" Jaejoong segera berdiri untuk membungkukkan tubuhnya " Annyeong Yu-yu-yunho hyung" Jawabnya gugup

" Duduklah Yun"

" Ne"

Namja bernama Yunho itu duduk disamping eommanya dan tak lama Mr. Jung datang kemudian bergabung dengan semuanya.

" Sayang sekali ya..." Tiba – tiba Mrs. Kim terlihat lesu

" Ne? Kenapa Chullie ah?" Tanya Mrs. Jung

" Yunho yah... Sebenarnya kami kemari untuk menjodohkan kalian berdua tapi Jaejoong menolak" Mrs. Kim melirik anaknya dan memberikan seringaian

Jaejoong yang sedang minum langsung tersedak, dia langsung menaruh gelasnya dan membersihkan mulutnya.

" Mwo? Siapa yang menolak eoh?" Ucap jaejoong dengan gugup dan terburu – buru

" Tadi bukannya kau-"

" Aniya eomma, siapa yang menolak? Bukannya kita kesini untuk menentukan tanggal pertunangan Joongie dengan Yunie hyung?" Potong Jaejoong

" Tapi bukannya-"

" Eomma mungkin salah dengar, Jung ahjumma... Ahjumma setujukan?"

Mrs. Jung terkekeh melihat kelakuan Jaejoong, dia kira Jaejoong akan tetap berusaha menolak perjodohan ini saat melihat anaknya tapi... Aigo..

" Ada apa ini eomma?" Tanya Yunho, namja itu memang belum tahu masalah perjodohan

" Begini Yunie ah... Eomma ingin menjodohkanmu dengan Joongie, mau ya?" Mrs. Jung mengatakan hal itu dengan mata andalannya, puppy eyes

" Ke-kenapa eomma tidak memberitahukannya terlebih dahulu?" Tanya Yunho

" Mianhae... Tapi Yunie mau kan?"

" Eomma.."

" Jadi Yunie hyung tidak mau bertunangan dengan Joongie?"

Yunho yang tadinya menatap sang eomma kini menolehkan kepalanya dan mendapati seorang namja terbilang cantik menatapnya dengan mata berkaca – kaca.

" Ne?" Yunho mengerutkan keningnya

" Yunie hyung tidak mau bertunangan dengan Joongie eoh?"

" Eh?" Yunho menatap bingung pada namja cantik yang ada dihadapannya semenatara para orangtua tersenyum melihat kelakuan Jaejoong

.

.

.

Jaejoong tidak henti – hentinya menatap wajah Yunho disampingnya, saat ini mereka tengah diberi waktu untuk saling mengenal lebih jauh. Mereka kan memang dulu sudah saling mengenal bahkan dekat tapi untuk mengurangi kecanggungan para orangtua membiarkan Jaejoong dan Yunho mengobrol berdua agar bisa kembali dekat seperti dulu.

" Kenapa kau lakukan ini Joongie?" Tanya Yunho

" Eh?" Jaejoong menatap bingung Yunho

" Kenapa kau mau bertunangan denganku?"

" Memangnya kenapa?"

" Aku hanya namja kutu buku dan nerd, aku rasa kau bisa mendapatkan yang jauh lebih baik dariku"

" Mwo? Hanya karena alasan itu Yunie hyung ragu dengan Joongie?"

" Coba lihat aku, bagian mana dari diriku yang membuatmu tertarik?"

Yunho menghadapkan tubuhnya pada Jaejoong, reaksi Jaejoong? Sudah berteriak – teriak dalam hati, teriak kegirangan karena ternyata Jung Yunho-nya tidak berubah sama sekali. Kacamata tebal, kemeja yang dimasukkan agar terlihat rapi juga dikancingkan sampai kancing paling atasnya. Dan jangan lupakan rambut Yunho yang terbilang sangat rapi hingga menjelang kearah klimis. UGH~~~ Jaejoong gemas!

" Apa Yunie hyung tidak tahu daya tarik Yunie hyung?" Tanya Jaejoong

" Mwo?"

" Pokoknya Joongie ingin tetap melanjutkan pertunangan ini bersama Yunie hyung"

" Keunde-"

" Tidak ada penolakan!"

Jaejoong berdiri dan menempatkan dirinya didepan Yunho, Yunho yang melihatnya bingung namun dia mendongakkan kepalanya untuk bisa menatap Jaejoong.

CUP

" Joongie masuk dulu ne?"

Jaejoong berbisik lirih didepan bibir Yunho setelah sebelumnya dia mengecup bibir yang sudah terbayang – bayang dipikirannya sejak dulu. Kemudian Jaejoong berjalan santai kedalam rumah Yunho. Yunho sendiri masih terpaku dengan kejadian yang dialaminya, dia perlahan menyentuh bibirnya. Perasaannya tidak menentu, bagaimana bisa Jaejoong yang dulu dianggap adik olehnya bisa seperti ini?

Yunho ingat siapa Jaejoong, tetangganya yang sangat ceria dan cerewet. Mereka sering menghabiskan waktu bersama untuk membaca, bermain ataupun makan malam. Tapi kemudian Jaejoong pindah ke Jepang dan Yunho tidak pernah menghubunginya begitupun sebaliknya. Dan sore ini setelah dia membantu appanya dikantor dia malah menerima kabar mengejutkan.

Dijodohkan dengan seseorang yang sudah dia anggap sebagai adik? Yunho harus bagaimana eoh? Otak jeniusnya belum bisa berpikir jernih. Apalagi dia disibukkan dengan kegiatan kuliah, pekerjaan dikantor appanya dan sekarang? Astaga...

Yunho memijat pelipisnya, rasanya kepalanya sangat pusing.

.

.

.

" Bagaimana Yunie?" Tanya Mrs. Jung pada Jaejoong

" Yunie bersikap baik pada Joongie. Dia tidak berubah masih sama seperti dulu apa lagi caranya berpakaian"

" Aish... Anak itu susah sekali Joongie ah! Sudah ahjumma suruh berubah demi kebaikannya tapi dia malah berkata bahwa dia tidak nyaman dan kembali seperti kutu buku" Mrs. Jung mempoutkan bibirnya

" Tidak apa – apa ahjumma, Joongie suka Yunie hyung yang seperti itu" Ucap Jaejoong dengan rona merah pada wajahnya

" Aigo... beruntunglah Yunie mendapatkan namja cantik dan baik hati seperti Joongie" Puji Mrs. Jung membuat Jaejoong menundukkan kepalanya malu

Sementara itu Mrs. Kim mencibir perbuatan anaknya, dia kesal namun senang anaknya menerima perjodohan ini. Dia memang tahu anaknya menyukai Yunho yang nerd dan bulan lalu ketika sang sahabat mengirimkan foto Yunho, pikiran Mrs. Kim langsung jahil dan ingin mengerjai anaknya.

Setelah agak larut keluarga Jaejoong memutuskan untuk pulang dan Jaejoong memeluk Yunho sekilas sebelum masuk kedalam mobilnya.

" Bagaimana Yun?" Mrs. Jung menatap anaknya

" Eomma..."

" Joongie baikkan?"

" Entahlah, aku dari dulu hanya menganggapnya adikku saja eomma sama seperti Minnie"

" Ck... Kau ini. Sudah sana tidur, besok kau ada kelas pagikan? Dan siangnya membantu appamu"

" Kenapa eomma jadi marah eoh?"

" Sudah tidurlah Yun, kau pasti lelah. Tapi mandi dulu ne?"

" Arasseo"

Yunho menaiki tangga dan masuk kedalam kamarnya sedangkan Mrs. Jung duduk manis bersama Mr. Jung diruang tamu.

" Yakin dengan keputusanmu Bummie ah?" Tanya Mr. Jung

" Hum" Mrs. Jung menganggukkan kepalanya pelan

" Kalau Yunho menolak?"

" Joongie psti berusaha agar Yunie bisa menerimanya"

" Araseo"

" Dan lagi... Kemana perginya anak bungsumu Jung? Astaga..."

" Kau tahu sendiri kemana dia akan pergi bukan?"

" Ish... Menyebalkan"

.

.

.

Hari ini Jaejoong akan masuk ke sekolahnya yang baru, jadi dia berangkat pagi – pagi bersama sang appa menuju sekolah barunya. Jaejoong melangkah sedikit gugup dibelakang kepala sekolahnya, sekrang dia sedang dibawa menuju kelasnya.

" Permisi"

" Oh, Ada yang bisa saya bantu Mr. Kwon?"

" Saya kemari membawa siswa baru, masuklah Jaejoong"

" Terima kasih Pak kepala sekolah" Jaejoong membungkukkan badannya dan berjalan masuk kedalam kelas

Semua mata langsung tertuju pada Jaejoong, aura Jaejoong jelas membuat pada yeoja dan seme tidak bisa memalingkan wajahnya. Mereka menatap kagum pada Jaejoong.

" Silahkan perkenalkan dirimi"

" Ne, nama saya Kim Jaejoong dari Jepang. Salam kenal" Hanya perkenalan singkat yang Jaejoong ucapkan pagi ini

" Nah, kau bisa duduk disebelah Junsu. Kim Junsu"

" Ne! Disebelah sini!" Namja bernama Junsu itu menganggat tangannya

" Nah Jaejoong ah, duduklah dengan Junsu"

" Ne saem" Jaejoong membungkukkan tubuhnya dan duduk berjalan menuju namja bernama Junsu itu " Kim Jaejoong imnida" Sapa Jaejoong

" Ne, aku Junsu" Ucap Junsu kemudian tersenyum

Jam istirahat Jaejoong bingung harus kemana, saat dia menoleh dia melihat Junsu sudah bangkit dari duduknya.

" Junsu sshi... Dimana letak kantin?" Tanya Jaejoong

" Aku akan pergi ke kantin tapi harus ke ruang klub dulu. Mau ikut?" Tanya Junsu

" Klub apa?"

" Taekwondo"

" Whooaaaaaa!" Jaejoong menatap Junsu penuh binar " Kau ikut klub itu?"

" Ya, aku juga pengurus klub itu"

" Boleh aku ikut? Eh, ani... Aku ingin bergabung juga"

" Yakin?"

Junsu memperhatikan Jaejoong yang kurus kering itu. Jaejoong ikut klub taekwondo? Memangnya bisa?

" Aku juga ikut klub taekwondo di Jepang" Ucap Jaejoong seakan mengerti raut wajah Junsu

" Oh? Baiklah. Ayo"

Akhirnya Junsu membawa Jaejoong bersamanya, merekapergi ke ruang klub taekwondo dan Jaejoong bisa melihat beberapa namja dan yeoja sedang berkumpul disana.

" Ketua" Seorang naja menghampiri Junsu dan membungkukkan tubuhnya

" Hum? Ada apa?"

" Kaki Seungri sunbae belum juga membaik. Bagaimana ini?"

" Kau kan bisa menggantikannya"

" Ketua bercandakan? Aku masih sabuk merah! Aish"

" Ya sudah, nanti kita coba pikirkan"

" Ngomong – ngomong siapa yang ada dibelakang ketua?"

" Oh?" Junsu melangkah ke samping agar Jaejoong bisa terlihat " Anggota baru klub"

" Mwo? Cantik sekali"

" Iya..."

" Jadi dia akan ada di latihan dasar?"

" Jaejoong sshi, dulu sewaktu di Jepang kau sudah ada ditingkat apa?" Tanya Junsu

" Sabuk hitam" Ucap Jaejoong kemudian tersenyum riang

" MWO?"

Bukan hanya anggota klub tapi juga Junsu langsung tersedak mendengar jawaban Jaejoong. Namja ini tidak main – main bukan? Dengan tubuhnya yang mulus dan kurus itu dia sudah mencapai sabuk hitam? Junsu saja baru mendapatkan sabuk hitamnya dua bulan lalu.

" Sudah berapa lama kau ada ditingkat itu?" Tanya Junsu penasaran

" Hmmm... Satu tahun? Eh ani... Sudah hampir dua tahun"

Kali ini mereka benar – benar menganga sangking tidak percayanya.

.

.

.

" Jadi kau sudah mengikuti taekwondo sejak kecil?" Tanya Junsu

Saat ini mereka tengah duduk dikantin sembari memakan makan siang mereka. Jaejoong mengangguk kemudian mengerucutkan bibirnya.

" Kenapa tidak ada yang percaya eoh? Besok izinkan aku bertanding denganmu kalau begitu" Ucap Jaejoong kesal

" Ne ne.. Sudah, makan dulu"

" Tapi... memangnya sedang ada pertandingan? Kenapa sibuk sekali di dalam ruang klub tadi?"

" Ya, dua minggu lagi dan Seungri sunbae salah satu peserta, bersamaku dan Changmin yang tadi tidak hadir diruang klub"

" Ah~ Tunggu! Siapa kau bilang? Changmin?" Jaejoong mengerutkan keningnya karena dia merasa tidak asing dengan nama itu

" Ya, Jung Changmin"

Jaejoong ingat benar nama namja itu, namja yang selalu ada disamping Yunho dan sering mengerjainya dulu. Jung Changmin.

" Yo hyung!"

" Hey Min, Kyu. Duduklah"

Perasaan Jaejoong langsung tidak enak saat Junsu memanggil seseorang dengan 'Min', dia langsung teringat bagaimana namja yang usianya dua tahun dibawahnya itu mengerjainya sampai nangis dan Yunho datang memeluknya dulu.

" Siapa?" Tanya namja tinggi itu pada Junsu

" Kenalkan dia Kim Jaejoong, anggota baru klub dan Jaejoong ah kenalkan dia Jung Changmin dan Cho Kyuhyun manager klub" Ucap Junsu, Jaejoong sedikit melirik kearah kanannya. Seorang namja tinggi tengah berdiri dengan wajah berpikir

" Oh? Nama yang tidak asing" Namja itu memperhatikan Jaejoong sampai... " Kim Jaejoong! Astaga!"

Namja bernama Changmin itu langsung duduk disamping Jaejoong dan menepuk pundak Jaejoong hingga namja itu kaget. Jaejoong langsung menoleh dan dia dapat melihat dengan jelas wajah Changmin.

" Omo! Kau bahkan tidak berubah, masih saja seperti yeoja!"

" YA!"

Jaejoong memukul kepala Changmin sampai namja itu meringis sakit.

" Appo!" Pekik Changmin

" Salah sendiri kenapa berkata aku seperti yeoja" Ucap Jaejoong dengan nada kesal

" Tapi memang kenyataannya begitu!"

" Dasar brother complex"

" YA! Aku tidak seperti itu"

" Tapi kau selalu menempel pada Yunie-ku!"

" Hah? Yunie mu! Tunggu... Apa kau sudah bertemu dengan hyungku?" Changmin jadi menatap Jaejoong dan menghentikan perdebatan bodohnya

" Ya kemarin malam dan kami akan bertunangan"

" Jadi kau serius menyukai hyungku sejak dulu?! Astaga..." Changmin menepuk keningnya dengan kencang

Junsu dan Kyuhyun yang melihat mereka jadi bingung namun Kyuhyun tahu siapa yang disebut Yunie dalam perdebatan Jaejoong dan Changmin. Yang Kyuhyun tahu Yunie adalah kakak dari Changmin berarti namja cantik yang ada di depannya ini ada hubungannya dengan kakak Changmin.

" Memang kenapa?" Sinis Jaejoong

" Tidak apa – apa sih... hey Kyu. Kau ingat aku pernah bercerita tentang namja jadi – jadian yang sangat menyukai hyungku?"

" Ne?" Namja bernama Kyuhyun itu mengerutkan keningnya

" Ini dia"

" Eoh? Annyeonghasseo, Cho Kyuhyun imnida, aku manager klub taekwondo"

" Annyeong, aku Kim Jaejoong"

" Yunie? Kakakmu yang mencetak sejarah di sekolahan kita ini?" Junsu ikut bergabung

" Ne, hyung cupuku yang selalu memenangkan perlombaan sains, matematik dan cerdas cermat"

" Oh..."

" Yunie terkenal?" Jaejoong mengerutkan keningnya

" Dua anak keluarga Jung memang terkenal Jaejoong ah. Jung Yunho sudah membuat harum nama sekolah dengan otaknya dan adiknya mau tak mau aku akui juga membanggakan untuk sekolah karena sering ikut lomba olahraga dan taekwondo"

" Oh?"

Jaejoong tersenyum senang, Yunho memang membanggakan dan dia sangat senang bisa bertemu lagi dengan Yunho bahkan akan menjadi tunangannya. Tidak ingatkah saat di jepang dia menolak perjodohan ini karena takut Yunho berubah?

" Jadi kau dijodohkan dengan kakak dari Changmin?" Tanya Junsu

" Ne" Jawab Jaejoong dengan senyum ceria diwajahnya

" Keunde... Kau harus hati – hati hyung" Ucap Changmin

" Kenapa?"

" Banyak yang mengincar hyung cupuku lho"

" Ha?"

" dia kan pewaris utama Jung Corp tentu saja mereka mengincar Yunho hyung"

" Tidak akan aku biarkan! Yunie itu milikku, tidak akan aku berikan dia pada siapapun"

Changmin tersenyum melihat tekad Jaejoong, yang dia ingat Jaejoong sangat menyukai kakakknya dan eommanya memang pernah berkata akan menjodohkan sang kakak dengan Jaejoong. Kemarin dia tidak bisa dirumah karena ada urusan bersama Kyuhyun dan Junsu.

" Jadi kau ada dikelas mana Min?" Tanya Jaejoong

" Satu tingkat dibawahmu hyung"

" Eoh?"

" Changmin ada dikelas sepuluh bersama Kyuhyun, Jae"

" Tapi bukankah usiamu dua tahun dibawahku?"

" Eomma memasukkanku lebih cepat ke sekolah. Sedangkan Kyuhyun karena dia pintar jadi loncat kelas"

" Oh..." Jaejoong menganggukkan kepalanya " Aku harap kita bisa berteman setelah ini. Aku malas menghadapi manusia iseng sepertimu Min"

" Doakan saja seperti itu" Ucap Changmin kemudian tersenyum jahil

" YA!"

Pulang sekolah Jaejoong berjalan bersama Junsu, Changmin dan Kyuhyun yang tadi menghampiri kelasnya karena ada keperluan dengan Junsu. Mereka membahas tentang perlombaan yang akan mereka ikuti dua minggu lagi. Dan Jaejoong kagum dengan Junsu yang bisa memberikan pendapat serta jawaban yang bisa diterima oleh Changmin dan Kyuhyun.

Junsu terlihat cuek pada sekitar tapi setelah Jaejoong perhatikan Junsu orang yang baik dan bisa menjadi pendengar yang baik.

" Joongie!"

Jaejoong yang merasa dipanggil langsung melihat sosok eommanya berdiri tidak jauh dari gerbang sekolah. Jaejoong dan yang lain menghampiri eommanya dan memberikan salam juga berkenalan dengan eomma dari Jaejoong.

"Ada apa eomma?" Tanya Jaejoong

" Eomma akan ketempat Yunho"

" Mwo? Yunie?" Mata Jaejoong jadi berbinar mendengarnya

" Mau ikut? Kau juga Min, mau ikut?" Tanya Mrs. Kim

" Aniya ahjumma, aku, Kyuhyun juga Junsu hyung harus mengurus keperluan klub jadi tidak bisa"

" Sayang sekali... Ya sudah, kajja Joongie"

" Ne, aku pamit duluan ya" Pamit Jaejoong dan langsung melesat masuk ke dalam mobil sang eomma

Tak lama mobil Jaejoong dan eommanya menghilang, Changmin, Kyuhyun dan Junsu melanjutkan perjalanan mereka ke sebuah halte bus. Changmin memang membiasakan dirinya untuk naik kendaraan umum sejak bertemu dengan Kyuhyun yang sederhana. Junsu pun begitu walaupun keluarganya cukup berada tapi dia lebih suka pergi ke sekolah dengan bus atau kereta.

" Bukankah hyungmu menganggap Jae hyung hanya sebatas adik? Kau dulu pernah menceritakannya juga kan Chwang?" Tanya Kyuhyun dengan memanggil nama panggilan darinya khusus untuk Changmin, Chwang

" Ya... Aku tidak tahu apakah hyung berubah pikiran atau tidak. Tapi dulu hyung memang menganggapnya sebatas adik sama sepertiku" Jawab Changmin

" Aku tidak menyangka Jaejoong mau dengan hyung cupumu?" Kali ini Junsu yang bertanya

" Aku juga bingung, yang aku ingat dia selalu menempel pada Yunho hyung dan marah jika aku bermanja pada Yunho hyung. Dia itu aneh"

" Seaneh hyungmu"

Junsu dan Changmin menganggukkan kepalanya, membenarkan ucapan terakhir yang dikeluarkan dari mulut Kyuhyun.

Sementara itu Jaejoong dan eommanya baru saja sampai di perusahaan Jung dan mereka kini tengah diantar ke ruangan Mr. Jung. Jaejoong bersenandung senang disamping sang eomma, dia senang bisa bertemu Yunho kembali.

" Senang sekali hum?" Tanya Mrs. Kim

" Tentu saja"

" Aigo... Siapa yang kemarin di Jepang menangis tidak mau dijodohkan eoh?" Goda Mrs. Kim, mereka masih ada di dalam lift

" Eomma~~~ Joongie menyesal tidak menuruti eomma" Jaejoong bergelayut manja pada lengan sang eomma

" Ck... Dasar"

" Hehehehe"

TING!

Jaejoong dan eommanya keluar dari lift dan mereka tetap mengikuti asisten Mr. Jung dari belakang. Mereka berhenti disebuah pintu kayu berwarna coklat dan sang asisten mengetuk pintu itu.

" Masuk"

Suara berwibawa Mr. Jung langsung terdengar ditelinga Jaejoong.

" Silahkan Nyonya, tuan" Sang asisten membukakan pintu untuk Mrs. Kim dan Jaejoong

" Terima kasih"

" Ya"

Mrs. Kim dan Jaejoong memasuki ruangan yang ternyata sanga besar untuk bekerja sendirian disini. Tapi Mr. Jung melakukannya, diruangan yang besar ini dia hanya bekerja sendiri atau kadang meminta asistennya bekerja diruangan ini bersamanya.

" Chullie..."

" Bummie"

Jaejoong melihat eomma dari Yunho duduk disofa tak jauh dari meja kerja Mr. Jung. Mrs. Kim dan Mrs. Jung berpelukan sebelum akhirnya Mrs. Jung menghampiri Jaejoong dan memeluknya juga.

" Yunie hyung eodie?" Tanya Jaejoong tanpa basa – basi

" Dia masih ada kuliah, duduklah dulu mungkin satu atau dua jam lagi Yunie baru akan ada disini"

" Ne?"

" Jadwal kuliah Yunie memang padat Joongie ah, jangan heran" Ucap Mrs. Jung

" Oke" Ucap Jaejoong pelan kemudian dia duduk dan menikmati donut dan coklat dingin yang sudah disediakan

" Jadi Joongie sudah bertemu dengan Minnie disekolah?" Tanya Mrs. Kim

" Minnie? Changmin maksudnya?" Mrs. Jung mengangguk " Ne, Joongie bahkan satu klub dengannya" Lanjutnya kemudian meneruskan makannya

" Klub? Minnie ikut klub taekwondo kan yeobo?" Tanya Mrs. Jung pada sang suami

Dia hanya memastikan saja karena dia ingat betul sang anak ikut taekwondo sejak sekolah menengah pertama dan dia cukup kaget Jaejoong mengatakan ikut klub yang sama dengan anak bungsunya, kali saja Jaejoong salah sebut klub yang diikutinya, harusnya klub merangkai bunga bukan taekwondo.

" Sudah daftar diklub juga?" Kali ini Mrs. Kim yang bertanya

" Ne eomma"

" Taekwondo? Joongie ikut itu?" Tanya Mrs. Jung

" Ne" Jaejoong mengangguk, Mrs. Jung menatap Mrs. Kim

" Joongie memang mengikuti klub taekwondo sejak sekolah dasar Bummie ya"

" Mwo?!" Kedua orangtua Yunho menatap tidak percaya pada Jaejoong yang kurus kering itu

" Joongie bahkan sudah sampai disabuk hitam"

Ucapan Mrs. Kim selanjutnya membuat pasangan Jung itu makin tidak percaya dan menatap lekat Jaejoong dengan mulut menganga.

" Wae ahjumma?" Tanya Jaejoong

" A-aniya"

Jaejoong benar – benar kurus hingga Mrs. Jung ragu jika Jaejoong memang benar ikut klub taekwondo. Belum lagi kulitnya yang putih, halus terawat tidak seperti anak bungsunya yang kulitnya mulai kearah tan.

" Joongie suka taekwondo?"

" Ne, Joongie sangat suka. Dan Junsu ketua klub sedang mengusahakan supaya Joongie masuk ke dalam turnamen dua minggu lagi menggantikan sunbae yang sedang terluka"

" Wah... daebakk"

Mrs. Kim merangkul bangga anaknya, walaupun terlihat seperti yeoja anaknya memang bisa diandalkan. Dan sudah banyak piaya yang Jaejoong berikan padanya karena memenangkan perlombaan olah raga terutama taekwondo.

" Berjuanglah baby"

" Tentu eomma"

Mrs. Jung tersenyum melihat keluakuan eomma dan anak yang ada di depannya. Walaupun ikut taekwondo tapi Jaejoong tetap berlaku lembut dan sopan pada eommanya tidak seperti anak bungsunya yang kadang kurang ajar walaupun dia tahu sang anak sangat menyayanginya. Ah~ Dia jadi merindukan anak bungsunya walaupun tadi pagi baru saja bertemu.

Dua jam kemudian seseorang mengetuk pintu ruang kerja Mr. Jung dan langsung membuka pintu saat Mr. Jung mengizinkannya masuk.

" Yunie hyung"

Jaejoong langsung berdiri dan membungkukkan tubuhnya memberi salam.

" Oh, Jaejoong?"

Jaejoong mempoutkan bibirnya saat Yunho memanggilnya dengan Jaejoong bukan dengan Joongie. Yunho membungkukkan tubuhnya, menyapa eomma dan appanya juga eomma dari Jaejoong.

" Aku akan langsung ke ruangan saja ne appa" Ucap Yunho

" Tapi disini ada Joongie"

" Aku... Ada berkas yang harus aku pelajari dengan Yoochun hyung appa"

" Oh?" Mr. Jung melirik ke arah Jaejoong

" Tidak apa - apa, silahkan Yunie hyung ke ruangannya saja" Ucap Jaejoong

" Baiklah"

Setelah Yunho keluar dari ruangan, Jaejoong kembali duduk dengan bibir terpout sempurna. Yunho-nya berubah! Tidak memperhatikannya lagi!

" Kalau kau mau kau bisa ke ruangannya Joongie ah" Ucap Mrs. Jung

" Boleh? Benarkah?" Mata Jaejoong berbinar senang

" Ne, ruangannya ada disebelah"

" Araseo ahjumma. Joongie ke sana ne?"

" Ne"

Jaejoong langsung beranjak dari duduknya dan keluar dari ruangan Mr. Jung. Dia melihat seorang namja berdiri didepan sebuah pintu disebelah ruangan Mr. Jung.

" Permisi, apa itu ruangan Yunho?"

" Ya, kau siapa?" Tanya namja itu

" Aku Kim Jaejoong"

" Ah... Mrs. Jung sudah bercerita tentangmu. Aku Park Yoochun, asisten Yunho. Yunho baru saja masuk keruangannya, kau ingin bertemu dengannya?"

" Ne"

" Silahkan"

Yoochun membukakan pintu untuk Jaejoong dan Jaejoong dengan senang hati masuk kedalam ruang kerja Yunho. Dia melihat Yunho tengah fokus pada dokumen yang ada di depannya. Whoaaa... Jaejoong terpana melihatnya!

" Hyung, tolong ajarkan aku perhitungan ini"

Jaejoong mengedipkan matanya, hyung? Ah! Pasti maksudnya Yoochun hyung?

" Yunho, kau ada tamu" Ucap Yoochun

" Siapa?"

Yunho langsung mendongakkan kepalanya dan mengerutkan keningnya saat melihat namja berseragam disamping Yoochun.

" Jaejoong?"

" Ne hyung, Joongie kesini untuk bertemu dengan hyung"

" Ada perlu apa?"

" Memang kalau ingin bertemu harus ada hal penting ya?"

" Kalau tidak ada yang penting kenapa harus bertemu?"

Jaejoong menggeram kesal, namja yang dicintainya itu kenapa berubah drastis seperti ini? Kenapa Yunho menjadi dingin padanya? Atau memang sifatnya seperti itu?

Bagaimana ini? Apa Jaejoong harus menyerah dan membatalkan pertunangannya dengan Yunho yang menyebalkan atau melanjutkan pertunangan dan dia melakukan apapun agar Yunho memperhatikannya?

.

.

.

~ TBC ~

.

.

.

Annyeong! Dah Cho update kan ya...

Yang minta update buru - buru, maaf ya... Cho sekarang ga bs update cepet, ini aja Cho kebut tapi tetep aja ga bs cepet. Mianhae #bow

.

Special Thanks :

.

Kisseujj, My jeje, Jj, MyBooLoveBear, luplupyunjae, otokshii, Dewi YJKTS, jaejungkim0126, akiramia44, aleazurabooyunjae, Kaisoo addicted, EmeraldJae, KimKaiOhun, Ihfaherdianti395, TyaWuryWK, CuteEvil300799, D2121, Bestin84, sheyy bunny, emanyun, leemomo. Chan6520, YuRhachan, Jung HaRa, AprilianyArdeta, RereYunjae Pegaxue, ruixi1, minpark53,

AuliaJC, Avanrio11, nabratz, chwangkyuwoozi, Jung Jaehyun, endahae21, fafafifo, JonginDo, kakisezyCangdola, guest137, misschokyulate, sukhyu, Kamira Fujika, Gaemgyu92, Ako913, elite minority. 1111, kharisma shima, Choi ann, birin rin, fyodult, dheaniyuu, RaizelYJ, Putri246, Shiper89, shanzec, blurybeat, alby. Chun, mou'chan Yjs, Princess Jae, AphroditeThemisYJS, Shieru Hana, Jaenna, liangie, Philomena9095,

Yang udah follow, fav, para Guest juga SiDer

.

Makasih ya udah baca ff gaje Cho #bow

.

Hayo sapa yang nunggu nih ff sampe karatan?! Tunjuk gigi! Hahaha

Mianhae... Cho kan mau update ini kalo ada ff cho yang tamat, tapi nyatanya sampe saat ini blm ada yang taman jadi ya udah cho update in.

Buat yang mau nanya" boleh, pm juga boleh, Cho bls kok walaupun lama. Oke?

.

See u next chap

Chuuuu~~

.

.

.

.

Senin, 20 Juni 2016