HATI-HATI! DENGAN VIDEO DIBAWAH INI!
【三國無双 MAD】5大軍師でプリキュア5、スマイル go go!
Tapi kalau cerita kali ini kurang menghibur kalian bisa search vid nista ini di yutub, kalo ga salah ana belum ngasih vid yang ini.
Warning: kerenyes kranci, OOC, genre berbeda tiap chap mungkin, IMAJINASI HARUS TINGGI! AWAS TYPO! CERITANYA MAKIN LAMA MAKIN ABSURD! terganggu dengan cerita ini? silahkan langsung pergi dari cerita ini. Bahasa BIKIN BINGUNG PLES ANEH, gaya ngetiknya jadi beda, bayangkan mereka menggunakan kostum DW5, btw setelah mereka berubah bayangin ver DW6
Genre: Humor, Family, Supernatural, keknya nyerempet Fantasy, nyerempet krosoper Legend Of Mana dan Precure
Rate: T
Disclaimer: WO punya Koei
Mystic Kos
Chapter 8: Gara- gara Bubur atau?
Selamat Membaca
"Hmm.."
Taigong Wang mengerjapkan matanya beberapa kali. Ia melihat sekelilingnya.
Ini dimana? Seinget gue, gue terakhir ada di bengkel..
Taigong Wang melihat lima orang sedang berjalan di depannya, dan beberapa dari mereka mirip dengan orang yang dikenalnya. "Ano.. Zhou Yu?" panggil Taigong Wang pada salah satu dari mereka. Lima orang itu melihat pada Taigong Wang dengan ekspresi bingung. Lalu salah satu orang itu yang mirip dengan Zhou Yu berkata. "Shū Yu? Namaku Shū Nozomi."
Sekarang giliran Taigong Wang yang bengong, Shū Nozomi? Namanya kek kenal.. dimana ya? Kek kopas darimana gitu.
"Sebenernya kalian siapa?" tanya Taigong Wang.
"Kami?" Mereka berpose layaknya pawer renjers. "Kami! Smile Warriors!"
Taigong Wang bengong.
Udah sakit.. sekarang mimpi buruk, nanti apalagi?
Taigong Wang menggelengkan kepalanya cepat. "Smile Warriors? AH! Kalian kopas dari SPC!"
Laki-laki yang mirip dengan Jiang Wei memprotes perkataan Taigong Wang. "Kami ga kopas kami beneran Smile Warriors, Aku Kyō Komachi."
Semalem gue makan apa coba sampe mimpi begini.. bentar, tadi belum malem masih siang, dan terakhir gue cuman makan bubur buatan… IBU?!
"Hmm.. gimana caranya untuk kel-" perkataan Taigong Wang terputus karena hapenya yang tiba-tiba bergetar di dalam saku celananya, lalu ia mengambil hapenya dari saku celana.
Yang benar saja?! Terakhir gue masih nitip ke Yukimura…
Taigong Wang menatap layar hapenya.
Mau keluar dari mimpi buruk ini?
Taigong Wang ngangguk-ngangguk. "INGIN BANGET."
Kamu harus bekerja sama dengan Smile Warriors menghancurkan Nightmare Cao Cao.
Hint: carilah Jumi di Domina, dan dapatkan artefak Jade Egg darinya
Taigong Wang bengong, lalu dia mencubit kedua pipinya, "Auw, sakit.. sebenernya ini dimana?"
"Domina, desa kecil di Fa'Diel," jawab orang yang disebelah Komachi, pakaiannya serba merah. "Lu Xun?"
orang itu menggeleng. "Namaku Riku Rin," Taigong Wang bengong, lalu is mengalihkan pandangannya dari Rin kepada dua orang sisanya sambil ngelus dagu, dua orang itu balik menatap Taigong Wang sambil kipasan. "Biar kutebak kalian berdua pasti, Kasugano, dan Minazuki."
Dua orang itu mengangguk barengan.
"Kasugano Koumei."
"Minazuki I."
Maksa…
"Etto.. apakah kalian tau soal Jumi?" saat Taigong Wang bertanya, seseorang keluar dari bar, dan membawa telur berukuran sedang berwarna hijau. Orang itu melihat Taigong Wang dengan tajam. "Apa yang kau lihat?"
"A-aku tidak melihat kok." kata Taigong Wang sambil mengibaskan kedua tangannya.
Taigong Wang memperhatikan penampilan orang itu, didadanya ada permata lapis lazuli, keknya enak kalo tuh permata dijual.
"Cao Pi?" orang itu melihat Taigong Wang lagi dengan tajam, kali ini namanya normal..
"Apa?" tanyanya dengan nada datar.
"Boleh kupinjam artefak itu sebentar?"
"Buat?"
"Mungkin, aku bisa membantumu." tanpa aba-aba Cao Pi melemparkan artifak itu pada Taigong Wang. "Wa?!" Taigong Wang menangkap artefak itu.
"Bantu aku menemukan temanku, dia mempunyai mutiara berwarna putih di dadanya."
"Ba-baik," Taigong Wang melirik Smile Warriors, dan layar hapenya, lalu kembali melihat Cao Pi. "bagaimana dengan mereka? Mereka boleh ikut?"
"Baiklah,"
Mereka pun keluar dari Domina, lalu Taigong Wang menaruh artefak itu di tempat kosong, dan boom! Artefak itu menjadi sebuah gua.
Metamorufōze! (Go!)
Cao Pi langsung masuk ke gua itu untuk mencari temannya, sementara Smile Precure lagi pada berubah, dalam mode Warriors, oke lupakan dengan paragraf ini.
Krek!
Diem lu hape syialan gausah nyanyi, Taigong Wang meremas hapenya, membelah benda itu menjadi dua, beberapa detik kemudian Taigong Wang menyesal membelah dua hapenya, dan akhirnya dia memasuki gua sambil nangis dalam hati.
Cring!
Permata lapis lazuli milik Cao Pi bersinar sekali, "Dia ada disini,"gumamnya, dan langsung berlari ke salah satu lorong di gua itu. "OI! TUNGGU!" Taigong Wang berlari mengikuti Cao Pi.
Setelah beberapa menit berlari mengikuti Cao Pi, akhirnya mereka bertemu dengan Cao Cao.
Taigong Wang mengeluarkan pancingan kebanggaannya. "KEMBALIKAN GUE!" tanpa basa basi lagi Taigong Wang langsung berlari ke arah Cao Cao, dengan sekali pukul Cao Cao langsung menghilang.
Drrt… Drrt…
Taigong Wang memasukkan tangan kanannya ke dalam saku celana, dan mengeluarkan hapenya yang sudah kembali ke bentuk semula. "OHH HAPEKU~" Taigong Wang menggosok-gosokkan hape ke pipinya.
"Oi shujinko,"
"Apa Minazuki?"
"Liat ke atas," Minazuki menunjuk ke langit-langit gua.
Taigong Wang menengadah. "AIR?!"
BYUUURR!
"HUWA! Haa.. haa.. gue pikir gue bakal mati, kok tangan kiri gue basah, dan lengket ya?" Taigong Wang melihat ke tangan kirinya yang penuh dengan iler, Dia mengangkat tangan kirinya, terus doi ngelap ke baju seragam Yukimura. "Iuwh, Yuki kalo mau ngiler jangan di kasur rumah sakit nanti.. eh rumah sakit?"
cklek
Taigong Wang kaget melihat seorang dokter berjenggot panjang, mirip sekali dengan seseorang yang ada di mimpinya, Dokter itu berjalan mendekatinya, jangan lupakan di samping dokter itu ada Ibunya dengan raut muka khawatir.
"Dok, sebenernya anakku sakit apa?"
"Hanya demam biasa,"
Nu Wa menghela nafas lega. "Syukurlah kalau begitu."
"Dok, apakah kita pernah bertemu?" tanya Taigong Wang ke Dokter itu.
"Mungkin," jawab Dokter itu sambil kipas-kipas. Saat itu juga Taigong Wang melihat sebuah jam berwarna hijau yang tertutupi dengan lengan bajunya. "Dok, bolehkah saya bertanya?"
"Bertanya apa?"
"Kenapa Dokter memakai jam itu?"
"Ini jam pemberian istriku."
"Bukan untuk menghancurkan kejahatan?"
Dokter itu terdiam, melirik Nu Wa, lalu kembali melihat ke Taigong Wang.
TAK!
bruk
Kepala Taigong Wang dipukul dengan kipas bulu oleh dokter itu, dan Taigong Wang kembali 'tertidur'. Di dahinya Taigong Wang ada jimat yang menempel.
"Dok, anak saya diapain?"
"Anak anda masih butuh istirahat, cabut jimat itu di esok hari."
Nu Wa terdiam. Lalu duduk sofa di samping kasur Taigong Wang.
TBC
Gaje yaa~ salah dapet ide soalnya saya :") well, kalau bener tidak terhibur dengan chap kali ini maafkan.
nemu twitternya, nemu yutub channelnya, terus sekarang nemu akun ignya, nanti ketemu apa lagi? Ketemu face-to-face~ aamiin… lupakan.
Makasih sudah baca cerita ini
See you next chapter~
