Ke ajaiban 00qan di persona
Summary: setelah team SEES(juga Setsuna) kembali ke asrama, Minato mengajak Yukari untuk melakukan suatu hal sampai-sampai kerasukan hantu dan sebagainya. lah Apa yang sebenarnya terjadi?
Pairing: Minato X Yukari
Disclaimer: persona 3 Fes milik Atlus dan gundam 00 milik SunRise(bukan Rise yang di persona 4).
Warning: OOC, gaje dan kebanyakan POV
Chapter 2: Moment untuk tak di lupakan
-Yukari pov-
Setelah aku masuk kekamarku sendiri, tiba-tiba terdengar suara pintu kamarku diketuk oleh seseorang."siapa itu?",tanyaku. Lalu terdengar suara Minato,"ini aku Yukari, Minato". Minato, untuk apa dia kesini?, apakah dia ingin mengatakan sesuatu.
akhirnya aku mengijinkannya masuk ke kamarku dan dia langsung duduk di kasurku. Akupun duduk disebelahnya dan bertanya,"kenapa kamu berada disini Minato-kun?". Dia menjawab,"aku disini hanya ingin mengatakan sesuatu yang ada dalam hatiku sebelum kita kehilangan memory tentang semua yang berhubungan dengan shadow dan juga persona. aku ingin kau tidak akan melupakan sesuatu yang akan aku berikan dan aku katakan ini padamu Yukari-chan". Kata-kata Minato membuat wajahku sedikit memerah, sepertinya aku tahu apa yang akan dia katakan. Minato berkata,"Yukari, aku ingin mengatakan bahwa... a-aku mencintaimu Yukari-chan".
Sudah kuduga dia mengatakannya, rasanya waktu berhenti hanya untuk kami berdua, tanpa sadar aku menatap mata kristal abu-abunya dengan pipi memerah. Dan akhirnya aku membalas perkataannya yaitu,"aku juga mencintaimu Minato-kun...". kami pun saling mendekatkan wajah sampai mulut kami saling bersentuhan dan itu merupakan moment selanjutnya yang sangat berharga bagi kami berdua. tapi sayang, saat kami bangun sebuah memori tentang awal kami bertemu sampai salinng menyatakan cinta saat ini pasti akan terhapus.
Tiba-tiba Minato tahu caranya bagaimana kami berdua tidak akan melupakan awal kami bersama. Minato berkata,"Yukari, aku tahu bagaimana cara kita agar tidak melupakan awal bersama, yaitu kita foto berdua di atap saja". Pikiran Minato membuat aku takjub agar kami tidak akan melupakan saat bersama tapi aku bertanya,"kenapa di atap?". Minato Menjawab,"karena disana kita bisa melihat cahaya bintang dari atap bukan". Sekali lagi aku takjub akan pemikirannya.
Akhirnya kami berdua berada di atap dan bersiap berfoto bersama untuk tidak melupakan moment bersama. Saat kami sudah selesai di foto, tiba-tiba ada penampakan yang tertangkap kamera berada di belakang kami, penampakan hantu tanpa kepala, KYAAAAAAA... . jadi aku tanyakan kepada Minato,"ke-kenapa di belakang kita ada penampakan". Minato menjawab,"mungkin aku salah memakai kamera". lalu melihat kamera usang yang di pakai Minato, lalu aku berkata."tentu saja kau salah memakai kamera, itukan kamera obscura, kamera untuk melawan hantu, pasti saat ini hantu yang kita foto terluka dan marah. mungkin dia mengajak teman-temannya untuk balas dendam kepada kita, KYAAAAAAA... . aku takut Minato, tolong lindungi aku dari mereka". Tanpa sadar aku memeluk badan Minato dengan ketakutan, tapi dia hanya menjawab dan tersenyum padaku sambil mengelus rambut coklat susuku dengan lembutnya,"tenang aku akan selalu menjagamu dari mereka".
Bagus, setelah shadow sekarang kami menghadapi setan yang gentayangan, KYAAAAAAAAA..., aku tidak mau berhadapan dengan makhluk yang paling aku takuti. Minato ini semua memang salahmu, jadi kau memang wajib untuk melindungiku.
Tiba-tiba Minato tertawa sendiri tanpa sebab,"HAHAHA... HAHAHAHA... HAHAHAHAHAHAHAHA...". Aku kaget dan sedikit menjauh darinya kemudian bertanya dengan nada sedikit ketakutan,"M-Minato-kun..., ka-kau tidak apa-apakan?". Tetapi dia hanya tertawa terus seperti, kerasukan. KYAAAAAAAAA..., Minato kerasukan. Aku harus bagaimana?, Panggil Mitsuru-senpai mungkin dia bisa membantuku. kemudian aku berkata kepada Minato yang sedang kerasukan,"Mianto-kun tetap disini dan lawan makhluk aneh yang masuk kedalam tubuhmu". Tiba-tiba Minato menyeringai mesum padaku dan bertanya dengan nada mesum,"tadi kau bilag apa cantik...". Oke aku harus segera pergi dan panggil Mitsuru-senpai secepatnya.
Saat aku sampai didepan kamar Mitsuru-senpai dan memanggil namanya, tidak ada jawaban sama sekali. Apa-apaan ini?, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki Minato yang kerasukan turun dari tangga dengan aura setan. kemudian dia mengucapkan kata-kata yang hampir menghipnotisku,"caaantik..., ayo kita maiiiiin...". aku harus ke lantai dua, minta perlindungan kepada siapa saja.
Aku telah sampai didepan kamar Akihiko-senpai tapi juga tidak ada jawaban, didepan kamar Stupei juga sama, dimana yang lain, tiba-tiba aku ingat tentang orang yang menyelamatkan Minato pulang dengan selamat, kalau tidak salah namanya Setsuna . memang akhiran namanya aneh '' tapi siapa peduli, jadi aku langsung mengetuk pintu kamar Setsuna.
-Yukari pov end-
-Setsuna pov-
Kudengar suara ketukan dan teriakan keras suara wanita yang ketakutan. Lalu aku mendengar suara Neil dikepalaku yang mengatakan,"bukalah cepat". Akhirnya aku membuka pintu kamarku dan mendapati seorang gadis yang di peluk oleh Minato di belakang sekolah tadi, ketakutan akan sesuatu tapi apa itu.
Aku berusaha menenangkannya di kamar yang aku tempati dan berhasil kutenangkan, kemudian dia memperkenalkan diri padaku. gadis yang di peluk Minato di belakang sekolah itu namanya Yukari Takeba dan dia menceritakan bahwa Minato sedang kerasukan setan.
Hening...
Hening...
Hening...
APA KERASUKAN SETAN!, YANG BENAR?. aji gile ternyata asrama ini angker juga. Aku pun bertanya padanya,"kenapa kamu nggak manggil yang lain tentang masalah ini?". Kemudian Yukari menjawab,"aku sudah mengetuk pintu kamar mereka dan memanggil mereka, tapi tidak ada jawaban. Jadi aku memanggil anda Setsuna-san untuk menghentikan setan yang bersemayam di tubuh Minato-kun, aku mohon dengan sangat". Walau pun kau memohon dengan sangat padaku, aku pun juga tidak dapat membantumu karena aku nggak tahu sama sekali mengenai dunia supernatural. seandainya aku tahu pun, aku bisa apa?.
Tiba-tiba terdengar suara Minato dengan nada geram yang mengatakan,"dimana kau cantik..., ayo kita main bersama...". Suara yang mengerikan itu membuat Yukari bersembunyi dibelakangku, Yukari pun mengatakan,"Setsuna-san,kumohon lakukan sesuatu, jangan sampai setan itu 'grepe-grepe' tubuhku". Akupun merinding mendengar perkataan 'grepe-grepe', membayangkannya saja sudah merinding apalagi melihat yang begituan tambah merinding aku. Lalu terdengar suara Neil lagi di dalam pikiranku dan mengatakan,"Setsuna, masuk ke lemari pakaian". Lalu aku tanya,"kenapa lemari pakaian?". Neil berkata,"sudahlah nanti kau tahu sendiri, jadi cepat". Baiklah-baiklah sepertinya aku tidak dapat tidur dengan nyenyak hari ini. Lalu Yukari bertanya kepadaku,"Setsuna-san, kau bicara dengan siapa?". Lalu aku bilang,"lupakan, sekarang kita bersembunyi di lemari pakaian".
Yukari pun mematuhi perkataanku dan kami bersembunyi di lemari pakaian, tiba-tiba di kakiku ada sesuatu yang berbentuk balok kecil. Ketika aku lihat kebawa, ternyata ada sebuah kamera yang sudah usang dan bertuliskan 'kamera obscura'. hah kamera obscura?, kamera apa ini?. Lalu aku mengambilnya dan menunjukannya ke pada Yukari. Yukari pun kaget dan bertanya,"Setsuna-san, darimana anda mendapatkan kamera obscura?".lalu aku bertanya,"kamera obscura?, kau tahu kamera apa ini?". Lalu Yukari menjawab,"itu adalah kamera yang digunakan untuk melawan hantu atau setan yang gentayangan, biasanya hanya arwah orang yang kita sayangi yang membawakan kamera itu untuk kita. Apa Setsuna-san mempunyai teman atau kerabat yang mati?".
Bagus, pertanyaannya sukses membuat aku sedih karena teringat akan saat aku terlambat menyelamatkan seseorang dari serangan Ali-alsached. Yukari merasa menyesal dan meminta maaf. Tiba-tiba pintu terbuka dengan kasar dan terasa aura mencengkam di sekeliling kamar. Kemudian Minato masuk dengan seringai jahatnya dan mengatakan dengan nada yang hanya dapat menghipnotis Wanita saja,"Yukari-chan..., ayo kita main..., apa kamu tidak mau membuat anak bersama...". lalu Yukari sukses dibuatnya tak berdaya dan mencoba keluar. Akhirnya aku mencegahnya dengan sekuat tenaga, Tapi gagal. pintu lemari berhasil terbuka dan Minato yang kerasukan pun melihat Yukari keluar dari lemari. Minato yang kerasukan itupun berkata dengan nada merayu,"disitu rupanya kau sayang..., mari kita membuat anak bersama...,". dan yukari yang dalam keadaan hipnotispun mengatakan,"baik sayang...". kemudianku arahkan kamera obscura ke arah Minato dan menekan tombol klik. Setelah itu Minato merasa kesakitan dan sadar begitu juga Yukari yang sadar dari hipnotis setan itu.
aku bertanya pada mereka,"apa kalian berdua baik-baik saja?". Yukari menjawab,"aku tidak apa-apa" dan Minato bertanya,"apa yang terjadi, bukannya kita berada di atap?". Setelah itu aku ceritakan kepada mereka kejadian yang telah dialami mereka. Minato bertanya,"oh begitu, lalu bagaimana wujud makhluk itu Setsuna-san?". Kemudian aku tunjukan gambar setan itu dan alangkah terkejutnya mereka. Yukari berkata,"benar itu setannya?". dilanjutkan oleh Minato,"tidak mungkin, itukan Mara dan Mara itu sebuah persona miliku". Aku pun mulai heran tentang 'persona' tapi itu bukanlah urusanku.
Yukari menampar Minato dengan keras dan berkata dengan nada marah,"jadi selama ini kau masih menyimpan persona yang abstrak itu, bukankah sudah ku suruh untuk membuangnya". Minato lalu berkata,"maaf Yukari, aku berjanji akan membuangnya". Yukari berkata lagi,"cepat buang sekarang kalau nggak kita putus". Minato panik dan dengan cepat dia membuang persona bernama 'mara' itu dan kembali lagi ke Yukari dengan berkata,"yukari kumohon jangan putus, personanya sudah kubuang jadi kau tidak usah khawatir. kita jangan putus ya, karena... tanpamu aku galau yukari. jadi kumohon sekali lagi jangan putus". Akhirnya mereka berdua baikan, aku sendiri malah teringat Allelujah dan Soma, apa lagi Lyle dan Anew. Aku jadi iri pada mereka yang mempunyai orang untuk di cintai sedangkan aku, haaaah... lupakan. Aku pun mulai membuka perkataan,"hey kalian, kalau pacaran jangan disini, di kuburan saja kalau pacaran. soalnya pantes". Setelah aku berkata begitu, tiba-tiba aku langsung tepar, kenapa ya?. Oh ya aku ingat kalau aku habis di keroyok karena ngucapin kata tadi ke mereka dan mereka berteriak padaku,"EMANGNYA KAMI APAAN, SETAN.", lalu mereka pergi meninggalkan aku yang tepar di lantai begitu saja tanpa mengucapkan kata terimakasih.
-Setsuna pov end-(karena dia tepar*ditebas pedang Exia*)
-Minato pov-
Setelah keluar dari kamar yang di tempati Setsuna, kami berdua kembali menuju atap untuk mengingat awal kami berdua terbentuk. jadi aku mengambil kamera biasa, bukan kamera obscura lagi.
Setelah kami sampai di atap, kami melihat laki-laki berambut putih bermantel biru dan membawa katana yang bernama 'Yamato'. kemudian dia berkata ,"aku sudah menunggumu Dante, jadi disinilah kau akan mati".setelah itu dia membalikan tubuhnya ke arah kami dan dia kaget sendiri sedangkan Yukari malah blushing melihat wajahnya, disinilah aku ingin bunuh diri sepertinya. Laki-laki biru itu bertanya kepada kami,"siapa kalian dan ada urusan apa kalian di temen~ni~gru?". Temen-apa?, kemudian aku bertanya kepadanya,"kau sendiri siapa, dan apa maumu berada diatas asrama ini?". Dan dia kaget lagi kemudian berkata kepada kami,"asrama?, jadi ini bukan Temen~ni~gru?". Lalu aku menjawab,"bukan ini asrama iwatodai, tempat tinggal kami". Kemudian dia pergi tanpa berkata apapun."orang yang aneh",ucapku. kemudian Yukari mengatakan sesuatu hal yang tidak ingin ku dengar,"tapi dia sangat tampan rupawan Minato-kun."
Suatu perkataanku pun meluncur karena cemburu padanya,"Yukari, lebih baik kita putus jadi maafkan aku", lalu aku berlari menuju kamar sambil dikejar Yukari yang tengah memaggil namaku tapi aku tidak peduli. Dan saat aku berada diatas kasur ku untuk tidur, aku mendengar isak tangis Yukari dan berkata padaku ,"M-Minato-kun... maafkan aku... aku tidak sengaja bilang begitu... jadi maafkan aku... kumohon jangan begini... kita belum sempat merasakan kebersamaan kita dan membuat kenangan terindah... jadi kumohon ayo ulang sesuatu yang kita jalin... bersama Minato-kun... kumohon kembalilah... aku tidak ingin kehilangan memory ingatan seperti ini...",nadanya meronta-ronta meminta maaf di iringi dengan suara isak tangisnya.
Kemudian aku mendekati pintu dan membukanya. Setelah aku buka pintu kamarku, aku langsung memeluknya dan berkata,"maafkan aku Yukari, ini semua salahku. seharusnya aku tidak membuatmu menangis, aku sangat cemburu saat kau menyukai laki-laki lain. jadi maafkan aku Yukari". Dan Yukari pun blushing , kemudian dia menjawab,"tidak, ini sebenarnya salahku Minato-kun". akupun menyeka air matanya yang telah membasahi pipinya yang mulus itu dengan lembutnya."sudh jangan menangis, tersenyumlah. aku janji tidak akan lagi cemburu padamu hingga membuatmu seperti ini lagi my cinderella", ucapku. akhirnya Yukari tersenyum padaku dengan pipi sedikit memerah.
Kemudian aku mengajak Yukari ke atap untuk ke tiga kalinya dan berdoa kepada tuhan yang maha esa semoga tidak terjadi apa-apa lagi. Dan setibanya disana, benar-benar tidak ada apa-apa lagi jadi aku dan Yukari bersiap pada posisi kami(bukan posisi hentailoh*di bacok*). Dan saat kami berdua mulai mengambil gambar, aku dan Yukari saling tersenyum dan foto kami berdua pun jadi tanpa gangguan apapun. Setelah selesai, aku pun mengantarkan Yukari kembali ke kamarnya. Saat kami berada di depan kamar Yukari, aku mengatakan padanya dengan memegang tangannya,"Yukari, kelak setelah ingatan kita berdua kembali, maukah engkau... hidup bersamaku untuk selamanya, Yukari?". dia blushing dan mengatakan,"tentu aku bersedia Minato-kun, selamanya... untukmu, dirimu seorang".kemudian kami berdua saling berpelukan dengan hangat dan aku mengatakan,"jaga selalu hatimu Yukari". Dia juga berkata,"kau juga Minato-kun, jaga selalu hatimu". Kemudian kami masuk ke kamar masing- masing dan tidur untuk sekolah nantinya.
-Minato pov end-
A/N(baru make pertama kali): memang aneh ada insiden hantunya dan juga ada kamera obscuranya. tapi ini yang saya pikirkan kemarin sampai hampir membuat saya galau karena 'AKU NGGAK PUNYA PACAR, HUWAAAAAA'. Tapi saya masih terus membuat cerita walau kalian para pembaca tak tahu dimana cerita saya berada. Tolong para pembaca sekalian berilah Review untuk saya dan cerita saya agar saya nggak galau-galau amat. Terima kasih sekian saya sampaikan dari pikiran saya. Terimakasih...
pertanyaan:
siapa orang yang di temui oleh Minato dan YUkari di atas asrama saat menuju ke atap asrama Iwatodai untuk ke dua kalinya?
A. kira Yamato(MC Gundam SEED)
B. Setsuna (MC Gundam 00)
C. Dante(MC Devil May Cry)
D. Vergil(Saudara Dante)
E. Tsuukasa Kadoya(MC kamen rider Decade)
A/N: saya tunggu balasannya di chapter 3 atau inbox saya...
