It's You (Neorago) Part 4/11

.

Pairing :: Qmi, Mixian, Kyumi

Cast :: All SJM member

Genre :: Romance / Family

Rate :: antara K mpe T aja adeh

Warning :: Yaoi, gaje, gak mutu, lebay, missTypo, bahasa yang agak belibet (sepertinya)…

Disclimer :: Semua nama yang Mina sebut disini punya semua ELF di seluruh dunia, kecuali KYU dan Zhou Mi. mereka punya Mina (hahahaha)

.

.

Zhou Mi keluar dari kamar Henry dengan muka kusut. Setelah meminta putus dari Kyuhyun tadi dia memang tidak kemana-mana. Dia hanya pindah ke kamar Henry dan melepaskan bebannya di sana. Dibiarkannya air mata yang terus ditahannya di hadapan Kyuhyun mengalir di kedua pipinya. Hatinya sakit. Terasa amat sangat sakit. Melukai orang yang sangat dicintai dengan tangan sendiri ternyata lebih menyakitkan daripada apapun. Dia masih ragu dengan keputusannya tadi. Apa ini satu-satunya cara? Apa mereka memang harus putus? Apa itu hanya emosi sesaat karena kecemburuannya pada yeoja itu? Apa tidak lebih baik jika menjalani semua apa adanya seperti selama ini. Biarkan takdir nanti yang menentukan bagaimana akhir hubungan mereka. Sekarang nikmati saja apa yang ada. Menikmati tiap detik hidupnya bersama Kyuhyun. Kyuhyun yang ceria, yang senang sekali menggodanya, yang terlihat sangat cuek tapi sebenarnya sangat memperhatikannya, dan yang terus membuatnya tersenyum. Dengan pikiran seperti itu akhirnya dia tertidur. Dia baru bangun setelah Henry membangunkannya dan menyuruhnya untuk makan siang.

Di ruang makan, tiga orang telah mengelilingi meja makan. Diabsennya satu-persatu member yang ada. Dimana Ryeowook dan Kyuhyun?

Dengan muka yang masih mengantuk dia duduk di samping Sungmin dan bertanya tentang keberadaan dua orang itu. "Dimana Li Xu dan Kui Xian?"

"Wookie sedang membangunkan Kyuhyun. Kenapa kamu tidur di kamar Henry bukannya di kamarmu sendiri? Masalah kalian belum selesai?"

Belum sempat Zhou Mi menjawab, terdengar suara teriakan Ryeowook dari arah kamarnya. Pikiran buruk langsung melintas di otaknya. Apa yang terjadi? Dengan tergesa dia berlari menuju kamarnya. Member yang lain ikut berlari di belakangnya. Pintu menjeblak terbuka dengan sangat keras saat dia masuk ke ruangan itu. Dilihatnya Ryeowook yang berdiri di samping ranjang Kyuhyun dengan muka panic.

"Ada apa Li Xu?" tanyanya sambil menatap ke arah Kyuhyun. Ada yang aneh. Kenapa kyuhyun tidak terbangun dengan suasana yang berisik ini?

"Kyuhyun tidak mau bangun padahal aku sudah mengguncang-guncangkan tubuhnya. Bahkan aku sudah membasahi wajahnya dengan air. Tapi dia tak bergeming." Ryeowook menjawab dengan muka keruh.

Zhou Mi langsung mendekati Kyuhyun dan menaruh telinganya di dada Kyuhyun. Dia masih bisa mendengar suara nafas Kyuhyun walaupun tarikan nafasnya terdengar lebih lemah dari bisaanya. Kemudian ditepuknya pipi Kyuhyun pelan berulangkali sambil memanggil namanya. Tapi Kyuhyun tetap tak bergeming. Apa yang terjadi padanya?

"Kui Xian? Ayo bangun! Kamu kenapa?" Zhou Mi mulai mengguncang-guncangkan badan Kyuhyun dengan panic. Tadi Kyuhyun masih baik-baik saja. Kenapa sekarang dia sama sekali tak mau membuka matanya?

Sungmin yang paling tua di antara mereka berinisiatif untuk menghandle keadaan. Disuruhnya Henry untuk menelepon dokter. Sedangkan dia sendiri membuka satu persatu laci meja Kyuhyun. Akhirnya ditemukannya botol berisi obat tidur yang tadi diminum Kyuhyun. Dihitungnya jumlah obat yang ada di dalamnya. Sudah berkurang 7 butir. Mukanya pias saat menyadarinya.

"Dia minum ini?" katanya tak percaya.

"Apa itu Cheng Min-ge?" Tanya Zhou Mi.

"Ini obat tidur yang dibelinya beberapa hari yang lalu. Kadang-kadang dia minum obat ini kalau dia tak bisa tidur padahal esoknya ada jadwal yang harus didatanginya."

"Tapi minum obat tidur kan tidak akan membuat orang tidur seperti ini." Kali ini Ryeowook yang mengatakan keheranannya.

"Iya. Kalau dia hanya minum satu butir. Sepertinya dia minum tujuh butir sekaligus."

"TUJUH?" Zhou Mi, Eunhyuk, dan Ryeowook berseru bersamaan. Tujuh obat dalam sekali waktu?

"Cheng Min bercandamu tidak lucu!" Zhou Mi menatap tajam pada Sungmin.

"Siapa yang bercanda. Ini masih baru. Kyuhyun baru membelinya beberapa hari yang lalu sebelum berangkat ke Korea. Jadi tak mungkin aku salah hitung."

Muka Zhou Mi terlihat pias. Apa yang dilakukan Kyuhyun? Kenapa dia minum sebanyak itu dalam satu waktu? Apa dia tak tahu akibatnya? Tubuh tinggi Zhou Mi ambruk ke lantai karena tak kuat menanggung rasa sedihnya. Dia sadar, kata-katanya tadi adalah pemicu utama kenapa Kyuhyun melakukan ini.

Tak berapa lama kemudian dokter datang dengan Henry yang mengikuti dibelakangnya. Dia memeriksa Kyuhyun dengan cermat.

"Bagaimana keadaannya dok?" tanya Zhou Mi ketika dokter itu telah selesai memeriksa Kyuhyun.

"Dia tak apa-apa. Hanya masih berada dalam pengaruh obat tidur yang diminumnya. Ditunggu saja sampai dia bangun. Kalau boleh tahu apa ada sesuatu yang mengganggu pikirannya? Kalau saya lihat sepertinya dia sedang menanggung beban yang berat, dan karena itulah otaknya menolak untuk segera sadar. Jadi tolong jangan memberinya beban pikiran dulu jika dia sudah sadar. Karena itu tidak akan baik bagi kesehatannya."

Semua yang ada dalam ruangan itu menganggukkan kepalanya. Hati mereka menjadi sedikit tenang karena keadaan Kyuhyun baik-baik saja. "Kapan dia akan sadar dokter?" Zhou Mi memandang penuh tanya ke arah dokter itu.

"Maksimal besok pagi lagi dia harus sadar."

"Bagaimana kalau dia masih juga tak sadar dokter?"

"Dia harus dibawa ke rumah sakit. Untuk menyaring obat yang sudah terlanjur masuk ke pembuluh darahnya. Ada lagi yang ditanyakan? Kalau tidak saya pamit pulang!"

"Silahkan dokter."

Henry mengangguk menerima lirikan dari Sungmin yang memintanya mengantarkan dokter itu keluar dengan tanpa kata-kata. Begitu Henry dan dokter itu sudah keluar dan pintu ditutup oleh EunHyuk, terdengar suara Sungmin yang sedikit tajam ketika bertanya pada Zhou Mi.

"Apa yang kamu katakan atau kamu lakukan padanya Mimi! Jangan bilang kamu tak tahu apa-apa! Hanya kamu yang bisa memaksanya hingga melakukan tindakan konyol seperti ini."

Zhou Mi memandang Sungmin dengan wajah memelas. Semua yang dikatakan Sungmin benar apa adanya. Dialah yang menyebabkan Kyuhyun menelan semua obat tidur sialan itu.

"Aku memintanya untuk mengakhiri hubungan kami." Jawab Zhou Mi pelan.

"Apa?" terdengar seruan dari tiga orang yang berada di sana dengan bersamaan. Sungmin, Ryeowook dan Eunhyuk memandang tak percaya padanya.

"Kenapa kamu melakukan itu Mimi?" Sungmin masih tak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya itu.

"Kenapa kamu tidak memintanya untuk menghabisi nyawanya sekalian saja Mimi-ge?" Zhou Mi memandang Ryeowook yang baru saja mengeluarkan kata-kata itu. Dilihatnya ekspresi keras yang jarang sekali muncul kini terlihat dengan jelas di wajah Ryeowook.

"Apa maksudmu Li Xu?"

"Kenapa kamu tidak membunuhnya saja daripada dia harus merasakan sakit seperti ini?" Ryeowook kembali mengulang kata-katanya. "Apa kamu masih tak tahu apa arti dirimu untuknya? Apa kamu benar-benar buta dan tuli? Apa semua perhatian dan perkataannya sama sekali tak membekas di hatimu?" Ryeowook meneriakkan semua itu tepat di depan wajah Zhou Mi. Dia tak bisa menahan kekecewaannya. Dia tahu dengan pasti bagaimana perasaan Kyuhyun. Dia tahu peperangan yang terjadi dalam diri Kyuhyun ketika dia pertama kali menyadari perasaaannya pada Zhou Mi. Dia tahu seberapa banyak air mata yang mengalir dari kedua mata Kyuhyun. Dia tahu seberapa banyak luka yang tertoreh pada hati Kyuhyun. Dia tahu seberapa besar beban yang ditanggung Kyuhyun karena harus menyembunyikan hubungannya dengan Zhou Mi. Dia tahu seberapa besar rasa bersalah yang menggerogoti hati Kyuhyun karena dia sadar dia telah mengecewakan orang tuanya dengan tetap bersama Zhou Mi. Dia tahu semuanya. Dan sekarang apa yang dilakukan oleh tiang listrik di hadapannya ini? Dia meminta putus darinya setelah semua yang telah dilakukan Kyuhyun untuknya?

Mata Zhou Mi berkaca-kaca mendengar semua kata-kata yang diteriakkan Ryeowook tepat di hadapannya. Dia tidak buta. Dan dia juga tidak tuli. Dia tahu dengan pasti bagaimana perasaan Kyuhyun padanya. Karena dia juga merasakan hal yang sama pada Kyuhyun. Tak usah meneriakkan semua itu padanya pun dia sudah merasa sangat bersalah dan berdosa. Ibliskah dia? Kenapa dia bisa melukai orang yang sangat berarti untuknya dengan tangannya sendiri? Kenapa dia tega memaksa orang yang paling dia cintai sampai seperti ini?

Zhou Mi bergeming. Tak mengucapkan sepatah katapun. Dia tahu tak ada gunanya membalas ataupun membantah kata-kata Ryeowook. Karena bagaimanapun juga dia yang bersalah. Dibiarkannya air mata mengalir dengan bebas melalui kedua pipinya. Tapi tak ada isak tangis yang terdengar. Dia menangis dalam diam. Pandangan menatap nanar pada sosok Kyuhyun yang terbaring dengan tenang di atas ranjang.

"Jangan diam saja Mimi! Katakan padaku! Kenapa kamu tidak sekalian membunuhnya saja! Dengan begitu semua penderitaannya akan berakhir!" Ryeowook menarik kerah kemeja yang dipakai oleh Zhou Mi. Dia marah. Sangat marah. Apalagi melihat Zhou Mi yang hanya diam saja. Dia benar-benar ingin memukulnya. Tangannya sudah terangkat untuk memukul Zhou Mi ketika dirasakannya sebuah tangan menahannya. Dialihkannya pandangannya mencari tahu siapa yang menahannya. "Lepaskan Sungmin hyung!"

"Jangan melakukan tindakan konyol Wookie. Kamu yang paling tahu bagaimana perasaan Kyuhyun. Apa kamu pikir dia akan terima jika dia tahu kamu memukul Mimi karenanya?" Sungmin tak melepaskan genggaman tangannya. Mungkin badannya sama kecilnya dengan Ryeowook. Tapi tenaganya jauh lebih besar dari Ryeowook. "Mungkin saja Mimi punya alasan kenapa dia meminta putus dari Kyuhyun. Kita dengarkan alasannya dulu."

Tangan Ryeowook melemas dalam cengkeraman tangan Sungmin. Kemudian dia ambruk berlutut di lantai. Terdengar suara isakan dari mulutnya. "Kenapa Mimi? Kenapa kamu sangat kejam pada Kyuhyunnie? Apa belum cukup bebannya selama ini? Belum cukup dalamkah lukanya?"

Eunhyuk yang juga telah berlinang air mata berlutut di samping Ryeowook dan memeluknya. "Sst… Jangan menangis Wookie.."

Air mata Sungmin sudah hampir jatuh melihat pemandangan di depannya. Kyuhyun yang masih terbujur di ranjangnya dengan wajah pucat pasi dan sembap, Zhou Mi yang menangis dalam diam di sampingnya, EunHyuk dan Ryeowook yang menangis sambil berpelukan tak jauh dari Zhou Mi. Dia sebenarnya ingin menangis seperti mereka. Tapi dia yang paling tua di sini, jadi dia harus lebih bisa menahan dirinya.

"Sudahlah! Hentikan tangisan kalian semua. Sudah tak ada gunanya kita menangis. Kita pikirkan saja apa yang akan kita lakukan sambil menunggu Kyuhyunnie sadar."

Menyadari kebenaran kata-kata Sungmin, Zhou Mi berusaha untuk menghentikan air matanya. Nasi sudah menjadi bubur. Menunggulah satu-satunya yang bisa mereka lakukan saat ini. Lebih baik dia memikirkan apa yang akan dilakukannya agar Kyuhyun cepat sadar, dan apa yang akan dikatakannya saat Kyuhyun sudah sadar.

.

.

Te be ce

.

.

Maaf… Maaf… Klo lagi-lagi pendek. Soalnya Mina baru banyak tugas dan yang lain sebagainya. Btw, aku rindu kemesraan Appa dan Umma.. Kenapa akhir2 ini foto mereka selalu bersama dengan orang yang berbeda? Emang sih, mereka sekarang berbeda Negara, tapi gak gini banget juga kan?

Balasan review

Kangkyumi :: sudah terlanjur masuk kan bukan berarti gak bisa keluar kan? Mereka sama2 sakit kok benernya.

Rizkyeonhae :: iya itu maksudnya Mina. Klo di sebagian FF gay itu biasa, Mina pingin lihat dari sudut pandang lain.

Kyuminjoong :: gak OD kok. Cuma mungkin tidurnya jadi luama… soalnya obat tidurnya dosisnya gak tinggi.

Momoelfsparkyu :: slight wonkyu? Mungkin lebih tepat dikatakan one sided wonkyu?

Mimiyeon :: ini mereka udah kadung putus. Gimana jal?

WookieBabyKyuu :: Aku seneng kalo lihat kasih sayang wookie ke kyu, makanya kubuat yang paling dekat dengan Kyu itu Wookie.

Forniakyu :: thanks?

Kyuna :: the way to get your love? Aduh gimana ya? Draft rencana plotnya Mina lupa naruhnya. Habis udah terlalu lama. Mian… tapi Mina usahakan.

Devour Kyu :: thanks buat sarannya? Ntar Mina usahakan kalimat itu muncul. Mina juga suka Mimi yang dodol macem ini…

Meong :: hahaha… nyantae aja… akhirnya happy end kok…

Lee sunjee :: siap2 tisu saja.. masih banyak chap yang lebih sedih..

Cho tika hyun :: pikirannya mimi emang kayak benang kusut… gak tahu tuh…

Kyumi Bunny :: bukan 5 tapi 7 pil. Cerita yang sebelumnya Mina usajakan, tapi kalau gak bisa ntar Mina ganti FF lain.

minIRZANTI :: mian… ini gak jadi 10 chap, tapi 11 chap. Tapi sebagian besar chapnya pendek2.

Anonym? :: fb dan twitter cari aja dengan Zhao_MiXianyahoo. com

Tya andriani :: ini mpe 11 chap…

Akhir kata makasih buat yang udah mau baca dan review. Bagi yang mau ngobrol boleh add Mina di FB, twitter, tumblr, ato LJ (hehehe… Mina pede).