"Aku…"
Semua hanya bisa terdiam menunggu Shinichi melanjutkan kata-katanya. Ran menghembuskan napasnya berat. Pasti orang ini tidak setuju aku bergabung batin Ran sambil menatap Shinichi takut-takut.
"Kau lama sekali Shinichi! Jangan buat kita penasaran dong!" teriak Heiji dengan kesal.
"Aku tidak akan pernah menyetujui siapapun menggantikan Shiho!" kata Shinichi datar dan cukup dingin dengan membalikkan kursi putarnya kearah belakang. Semua terkaget mendengar kata-kata Shinichi kecuali Ran karena memang ia sudah menduga hal itu.
"Lima lawan satu, jadi Mouri tetap akan menjadi pengganti Shiho!" kata Makoto sambil bersandar pada kursinya.
"Tapi kalo Shinichi bilang ngga, bukannya…" kata Eisuke terputus. Semua personil The D6 langsung menghembuskan napasnya berat.
"Ne, tapi tadi aku dengar Shinichi ikut bernyanyi lho!" kata Kaito dengan senyum jahilnya. Shinichi memutar kursinya dan menatap Kaito dengan tatapan cukup kaget dan wajah yang memblushing sedikit. Kaito menahan tawanya saat melihat Shinichi.
"Oh iya, aku juga denger sih tadi waktu Mouri nyanyi bagian tokashite yuku atataka na rizumu sa, Shinichi ikutan nyanyi dan keliatan menikmati lagu itu," kata Saguru membela Kaito yang semakin membuat wajah Shinichi memblushing karena malu.
"Hah? Kok aku ngga denger sih? Aku kan juga mau liat!" kata Sonoko tiba-tiba. Shinichi terlihat kesal karena terpojokkan oleh teman-temannya seperti itu. Beberapa perempatan terlihat menghiasi kepala Shinichi.
Brak!
"Pokoknya aku tetap ngga setuju!" kata Shinichi sambil pergi meninggalkan ruangan itu.
Melody in My Heart
Desclaimer: Detective Conan milik Aoyama Gosho. Melody in My Heart milik Seina Hanagata.
Warning: sedikit OOC, pastinya AU, aneh, asal-asalan bikin, judul dan cerita agak-agak ga nyambung, dan lainnya~ suka ato ga suka silahkan review aja aku terima semua pendapat kalian karena untukku belajar menjadi lebih baik lagi ^^
Summary: The D6, band yang sangat terkenal mencari pengganti untuk vocalis wanita mereka yang pergi ke Amerika. Ran berniat untuk mengikuti audisinya, tapi bagaimana jika sang vocalis pria tidak menyukainya?
_Chap: 2_
Ran hanya bisa terdiam dan menundukkan kepalanya. Ia tidak menyangka akan terjadi seperti itu. Ia takut The D6 jadi bertengkar seperti tadi karena membelanya untuk menjadi pengganti Shiho.
"Tenang saja, Shinichi emang suka begitu. Paling ntar dia balik lagi kok!" kata Kaito mencoba untuk menenangkan Ran sambil tersenyum manis. Ran tersenyum dan mengangguk.
"Heiji, mendingan kamu cari Shinichi terus ajak ngobrol baik-baik!" kata Makoto. Heiji mengangguk dan pergi keluar ruangan mencari Shinichi.
"Dasar Shinichi, sifatnya itu masih saja kaya anak SD!" kata Saguru pelan.
"Udah, kamu ngga usah mikirin Shinichi! Pokoknya mulai besok kamu latihan sama kita-kita!" kata Eisuke sambil tersenyum. Ran mengangguk sebagai jawaban.
"Boleh minta no hpnya? Buat dihubungin kalo ada latihan hehehe…" kata Kaito sambil mengeluarkan hpnya.
.
"Shinichi!" teriak Heiji sambil berlari menyusul Shinichi. Shinichi menengok dengan tampang kesal.
"Apa?" kata Shinichi setengah berteriak. Kini perempatan mulai bermunculan di kepala Heiji.
"Ngga usah pake nyolot bisa kali! Kamu ini kenapa sih kaya gitu sama Mouri? Emang dia punya salah apa?"
"Dia… pokoknya aku ngga setuju dia gantiin Shiho!"
"Kalo bukan Mouri, tapi yang lain yang gantiin Shiho apa kamu setuju?"
"Tetep ngga!"
"Terus?"
"Ya aku ngga mau ada yang gantiin Shiho! Pasti Shiho bakal balik ke Jepang dan bergabung sama The D6 lagi kok!"
Heiji terdiam cukup lama saat mendengar kata-kata Shinichi. Mungkin memang Shiho suatu saat nanti akan kembali ke Jepang, tapi itu baru mungkin kan? masa iya The D6 harus menunggu Shiho sampai dalam waktu yang tak bisa di tentukan? Atau The D6 akan berhenti ngeband sampai Shiho akan kembali lagi? Kalo dia ngga kembali lagi gimana?
Heiji menghembuskan napasnya berat. Ia bingung apa yang harus ia lakukan untuk membujuk Shinichi. Mereka berdua sama-sama keras kepala, jadi ngga ada yang akan mau mengalah. Heiji menatap Shinichi dan menepuk bahu Shinichi.
"Dengar, Shiho memang akan kembali, tapi kita belum tau hal itu benar atau ngganya kan? jadi untuk jaga-jaga kita harus mencari penggantinya untuk sementara. Kalo bener Shiho akan kembali, kita pikirkan itu nanti!" kata Heiji mencoba untuk menjelaskan dan membujuk Shinichi. Shinichi hanya bisa terdiam dan membuang muka dari Heiji. Heiji semakin kesal dengan Shinichi. Ingin rasanya ia menelan Shinichi hidup-hidup sekarang juga, tapi ia menahan semua itu. Ia tau betul saat ini Shinichi sedang galau karena Shiho yang mungkin ia cintai itu pergi.
"Lagi pula Mouri ngga terlalu buruk, buktinya kamu ikut bernyanyi kan tadi?" lanjut Heiji dengan nada menggoda. Shinichi melihat Heiji dengan kaget.
"Wah wah… jangan-jangan bener ya kata Kaito? Hahaha…" kata Heiji terus menggoda Shinichi yang wajahnya terlihat memblushing lagi.
"Sudahlah aku ngga mau mengingat itu! terserah kalian saja mau bagaimana, tapi yang pasti aku ngga akan mau mengakui Mouri sebagai anggota The D6!" kata Shinichi sambil melangkahkan kakinya pergi menjauhi Heiji. Heiji hanya tersenyum melihat Shinichi yang seperti itu.
"Hahaha… jarang-jarang liat Shinichi memblushing kaya gitu!"
.
Ran menatap kosong keluar jendela mobil. Ia menarik napas dan menghembuskannya dengan berat. Sonoko yang melihat Ran seperti itu sejak keluar dari Studio 1 Nichiuri TV hanya bisa terdiam karena ngga tau apa yang harus ia lakukan.
"Hei, Sonoko! Menurutmu, kenapa Shinichi seperti itu?" kata Ran sambil menatap Sonoko.
"Mungkin dia ngga mau ada yang bisa gantiin Shiho. Bukannya pernah ada gosip kalo mereka pacaran?"
"Jadi gosip itu benar ya?"
"Mana aku tau, aku kan bukan fansnya The D6!"
Ran kembali terdiam. Sonoko yang merasa tak enak dengan suasana di dalam mobilnya, menyetel radio dengan volume yang cukup keras. Terdengar sebuah intro lagu. Sonoko terdiam untuk memastikan lagu apa yang sedang diputar.
I can be tough I can be strong
But with you it's not like that at all
There's a girl that gives a shit
Behind this wall you just walk through it
"Ini lagunya siapa ya?" kata Sonoko bingung sambil melihat Ran yang sepertinya tau lagu yang sedang mengalun cukup lembut itu.
"Wish You Were Here by Sherry," kata Ran pelan. Sonoko terdiam dan kembali menikmati lagu itu.
"Oh iya, Sherry itu wajahnya kaya gimana sih? Suaranya lumayan bagus ya!" kata Sonoko berkomentar.
"Setau aku sih, belum pernah ada yang liat dia dan dia juga terkenalnya dari dunia maya, tapi lagu-lagunya enak dan dalem banget lho!"
"Iya sih aku juga sering denger lagu-lagu dia yang lainnya. Sering di puter di radio-radio!"
"Tapi aku ngerasa kaya pernah denger suaranya deh, tapi dimana ya?"
"Oh iya, ini mirip sama suaranya Shiho! Kama nyadar ngga? Masa fansnya The D6 ngga sadar sih?"
"Aku sadar kok, tapi aku masih ragu kalo Sherry sama Shiho itu orangnya sama,"
.
Damn, damn, damn what I'd do to have you here, here, here
I wish you were here
Damn, damn, damn what I'd do to have you near, near, near
I wish you were here
Seorang gadis berambut coklat menghembuskan napasnya berat sambil melirik laptopnya yang sedang terkoneksi dengan internet dan sedang memutarkan sebuah lagu dari salah satu siaran radio yang ada di Jepang.
"Wah, lagumu terkenal di Jepang ya, Sherry? Eh maksudku Shiho!" kata Akemi sambil terduduk disamping gadis yang dipanggilnya Shiho itu.
"Iya nih, jadi ngga enak ninggalin Jepang! Kok nee-chan bisa tau Sherry itu aku?" kata Shiho sambil tersenyum.
"Suaranya sangat mirip denganmu dan sepertinya lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Sherry itu buat seseorang di The D6! Bener ngga?"
"Hahaha… nee-chan bisa aja! Tebakanmu ngga sepenuhnya salah sih!"
"Oh iya, gimana kalo kita munculin Sherry sebagai penyanyi di Amerika? Kamu pasti mau kan?"
Shiho terdiam mendengar kata-kata Akemi. Menjadi penyanyi di Amerika dengan nama Sherry? Itu pasti sangat menyenangkan dan mengejutkan untuk semua orang terutama orang-orang Jepang. Dengan yakin, Shiho mengangguk dan menyetujui usulan dari Akemi. Akemi tersenyum senang melihatnya.
"Ok, biar aku urus semuanya!" kata Akemi sambil berjalan menjauhi Shiho.
"Konbanwa minna-san, kali ini kita akan menyampaikan informasi yang mungkin cukup mengejutkan untuk semuanya. Siapa yang ga kenal band The D6? Semua orang pasti kenal band yang satu itu dengan personilnya enam orang cowok ganteng dan keren dan satu vokalis perempuan yang cantik. Eits, vokalisnya bukan Shiho Miyano lagi karena dia udah ke Amerika dan mungkin ia akan menjadi penyanyi di sana, jadi The D6 mengadakan audisi untuk mencari penggantinya!"
Shiho terdiam mendengar kata-kata dari penyiar radio itu. Tak lama, sebuah senyuman kecil terlihat menghiasi wajahnya.
"Jadi, kau benar-benar menuruti kata-kataku ya, Shinichi!" kata Shiho pelan.
"… dan akhirnya terpilih juga seorang perempuan yang akan menggantikan Shiho! Mau tau siapa orang itu? tunggu jawabannya setelah lagu yang akan diputar berjudul My Heart dari The D6!"
Terdengar sebuah intro lagu yang sangat dikenal oleh Shiho. Lagu yang sudah cukup lama dan lagu yang mungkin telah menjadi kenangan termanisnya saat bersama The D6 dan juga Shinichi Kudo.
Disini kau dan aku terbiasa bersama
Menjalani kasih sayang bahagia ku denganmu
Pernahkah kau menguntai hari paling indah
Kuukir nama kita berdua disini surga kita
Senyuman di wajah Shiho kini berubah menjadi senyuman yang pahit. Matanya kini mulai terlihat berkaca-kaca. Shiho menekuk kakinya dan menenggelamkan kepalanya di lututnya. Tiba-tiba saja ia teringat dengan masa-masa saat bersama The D6. Ia juga teringat waktu saat menyanyikan lagu My Heart.
Bila kita mencintai yang lain
Mingkinkah hati ini akan tegar
Sebisa mungkin tak akan pernah
Sayangku akan hilang
"Apa kamu akan melupakanku, Shinichi?" kata Shiho di tengah isak tangisnya.
.
If we love somebody could we be this strong
I will fight to win our love will conquer all
Wouldn't risk my love even just one night
Our love will stay in my heart
My heart
Shinichi terdiam memandang keluar jendela kamarnya dambil menikmati lagu My Heart yang diputar melalui radio. Ia tersenyum kecil mendengar suaranya dan Shiho yang menyanyikan lagu itu. ia menghembuskan napasnya berat jika mengingat bahwa Shiho telah pergi ke Amerika. Ia melirik foto-foto yang ada di meja belajarnya. Foto bersama para personil The D6, foto bersama kedua orang tuanya dan foto bersama Shiho. Ia mengambil fotonya yang bersama Shiho dan mengelus foto itu dengan lembut.
"Shiho, apa yang kamu lakukan? Apa kamu senang disana?" kata Shinichi pelan.
"Ya itulah dia lagu My Heart dari The D6 dengan Shiho sebagai vokalis perempuannya. Lagu ini paling di sukain orang-orang karena banyak yang request lagu ini. Mungkin lagu ini ngga akan bisa di dengar secara live dari Shihonya lagi. Ok, kembali ke topik awal tentang vokalis barunya The D6 atau penggantinya Shiho Miyano. Kata Kuroba, orang ini suaranya ngga kalah bagus sama Shiho. Buktinya, waktu audisi Hattori sampai ikut nyanyi dan mainin gitarnya di depan orang itu bahkan Kudo sempet ikut nyanyi pelan, tapi cuma kedengeran sampai di tempatnya Hakuba aja,"
Shinichi kaget saat mendengar kalimat terakhir dari penyiar radio itu yang mengatakan kalau ia ikut bernyanyi pelan. Ia meletakkan foto yang dipegangnya dengan lembut. Dan perempatan kembali terlihat menghiasi wajahnya.
"Kaito… kubunuh kau nanti!" kata Shinichi kesal.
"…ya, namanya adalah Ran Mouri! Oh iya, aku akan memutarkan lagu saat ia audisi dan minna-san bisa komentar tentang suaranya dengan cara sms ke nomer…."
Shinichi menjatuhkan tubuhnya di kasurnya yang empuk. Ia menatap kosong langit-langit kamarnya. Tiba-tiba saja ia teringat saat hari terakhirnya konser bersama Shiho.
_Flashback mode: on_
"Guys, diem sebentar dong!" kata Jodie, manager The D6. Semua personil The D6 akhirnya terdiam dengan bingung.
"Cepat, katakan!" kata Jodie sambil mendorong Shiho yang berdiri di belakangnya tadi. Shiho terlihat menarik napasnya dan matanya terlihat seperti habis menangis.
"Shiho kena-" kata Eisuke langsung dipitong oleh Shiho.
"Minna-san, ini adalah konser terakhirku karena aku akan pergi ke Amerika besok!" kata Shiho sambil tersenyum. Senyuman yang sangat palsu.
"Heh? Kenapa mendadak?" kata Heiji.
"Gomennasai, aku juga mendadak dikasih taunya," kata Shiho sambil menggaruk kepalanya yang ngga gatel.
"Lalu, gimana sama The D6?" kali ini giliran Saguru.
"Kalian bisa mencari penggantiku kok!"
"Baiklah, kalo itu emang maumu, Shiho! Berarti kita harus persembahkan yang terbaik di konser terakhir Shiho bareng The D6!" kata Makoto memberikan semangat.
"Ok, ayo kita bikin semeriah mungkin!" teriak Kaito. Semua ikut berteriak dan tertawa kecuali Shinichi yang masih terdiam. Kemudian, ia pergi keluar. Melihat itu, Shiho akhirnya ikut keluar juga.
"Shinichi!" panggil Shiho. Shinichi menghentikan langkahnya dan melihat Shiho yang berdiri tepat dibelakangnya.
"Kenapa kamu ngga kasih tau aku?" kata Shinichi pelan.
"Tadi udah kan?" kata Shiho bercanda.
"Aku serius, Shiho! Kenapa kamu ngga bilang ke aku lebih cepat? Kenapa mendadak gini?"
"Aku juga baru tau tadi dari Akemi-neechan! Lagipula nanti kalian bisa cari vokalis penggantiku kok!"
"Ngga! Ngga akan ada yang bisa gantiin kamu!"
"Kamu ngga bisa egois dong! The D6 harus tetap jalan walaupun tanpa aku! Aku yakin diluar sana banyak yang lebih baik dari aku!"
"Terus bagaimana sama aku? Sama perasaan aku nantinya?"
Shiho terdiam cukup lama saat mendengar kata-kata Shinichi. Ia tau kalau Shinichi akan mengatakan hal itu karena ia juga mengatakan hal yang sama berkali-kali di hatinya. Ini memang berat, tapi ia sangat ingin ke Amerika menyusul kedua orang tuanya. Ia menatap Shinichi yang masih terdiam dan tertunduk. Ia menepuk bahu Shinichi.
"Tenang saja, dimanapun aku berada, kamu akan tetap di hatiku. Aku akan tetap mencintaimu seperti biasanya dan aku percaya kamu juga akan ngelakuin hal yang sama," kata Shiho pelan. Shinichi mengangkat kepalanya dan menatap Shiho penuh keyakinan.
"Tapi, kita ngga mungkin LDR kan? jadi, kita putus ya!" lanjut Shiho berusaha untuk tenang. Mata Shinichi membulat dengan sempurna saat mendengarnya. Inilah yang paling ia takutkan.
"Tapi tunggu aku kembali ya, aku akan menjadi pacarmu lagi saat aku kembali nanti walaupun aku ngga tau kapan aku akan kembali," kata Shiho sambil mencium dahi Shinichi dengan lembut dan pergi meninggalkan Shinichi sendiri karena Jodie memanggilnya. Shinichi terdiam sambil memegang dahinya yang baru saja dicium oleh Shiho tadi. Ia tersenyum dengan miris.
"Ya, aku akan nunggu kamu," kata Shinichi pelan.
_Flashback mode: off_
"Ran Mouri… aku ngga akan bisa mengakuimu…" kata Shinichi sambil memejamkan matanya.
_To be Continued_
Star list:
Ran Mouri
Sonoko Suzuki
Shinichi Kudou
Kaito Kuroba
Heiji Hattori
Eisuke Hondo
Saguru Hakuba
Makoto Kyogoku
Shiho Miyano
Akemi Miyano
Jodie Starling
Song list:
Wish You Were Here by Avril Lavigne
My Heart by Acha feat Irwansyah
A/N:
Minna-san… inilah dia chap 2nya! Gimana nih menurut kalian? kalo ada yang kurang kasih tau ya lewat review! Aku menerima segala bentuk kritik maupun saran kok. Key, akhir kata klik review please… ^^
jawaban review non login:
Edogawa Sora
udah ku perbaiki ^^
makasih ya sarannya :D
