Title : GONE
Mian Cast :
Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
and another support cast
Main Pair : Kyumin
Genre : BL / Romance / Hurt / Comfort
Rating : T
Length : Chapter
Author : Matsuo Kumiko
Sungmin berjalan dengan perlahan. Di sampingnya, berdiri seorang namja berambut coklat yang sedang bermain PSP. Saat mereka melewati sebuah taman, tiba-tiba saja namja itu berhenti berjalan. Hal itu Sungmin yang berjalan di samping namja itu bingung. Sungmin menatap namja itu dan menarik baju namja itu dengan perlahan.
"Kyu, waeyo?" tanya Sungmin bingung.
Kyuhyun menghentikan kegiatannya, bermain PSP. Lalu memasukkan PSP tersebut ke dalam tas yang tersampir di bahunya. Setelah itu, Kyuhyun menggenggam tangan Sungmin dan menariknya menuju taman.
"Kyu?"
Kyuhyun tidak menjawab panggilan Sungmin. Ia terus berjalan hingga mereka tiba di dekat sebuah danau kecil. Kyuhyun mendudukan tubuhnya di bawah sebuah pohon yang berukuran cukup besar dan rindang. Ia menyandarkan tubuhnya pada batang pohon yang kokoh, lalu menarik tangan Sungmin agar Sungmin duduk di sampingnya.
"Kyu?"
"Ne, Minnie?"
"Ini sudah sore, matahari sudah mulai terbenam. Untuk apa kita berada di sini?" tanya Sungmin.
Kyuhyun menutup kedua matanya dan tersenyum lembut, menikmati sapuan angin pada wajahnya.
"Kyu?"
Kyuhyun membuka matanya dan menatap Sungmin. Dengan perlahan, ia mengangkat tangannya dan menyentuh wajah Sungmin. Ia mengusap wajah Sungmin dengan lembut dan perlahan.
"Kyu..." panggil Sungmin pelan.
Kyuhyun mendekatkan wajahnya pada wajah Sungmin. Semakin lama, wajah kedua namja itu semakin dekat. Namun saat bibir kedua hampir bersentuhan, Kyuhyun berhenti mendekatkan wajahnya dan membiarkan bibir mereka yang hampir bersentuhan.
"Saranghae..." ujar Kyuhyun pelan.
CUP~
Kyuhyun mencium bibir Sungmin dengan lembut. Perlahan-lahan, mata kedua namja itu mulai menutup. Menikmati setiap sentuhan yang diberikan satu sama lain. Ciuman itu berlangsung cukup lama. Hingga akhirnya Kyuhyun memutuskan untuk mengakhiri ciuman itu karena udara dalam paru-paru mereka yang mulai menipis.
"Kyu..."
Kyuhyun tersenyum lembut. Ia kembali mendekatkan wajahnya pada wajah Sungmin. Namun kali ini ia mendekatkan bibirnya pada telinga Sungmin, sehingga Sungmin merasa geli karena dapat merasakan nafas Kyuhyun di telinganya.
"Saranghae, Minnie-ah. Neomu saranghae" bisik Kyuhyun.
Wajah Sungmin memerah. Ia menundukkan wajahnya dan memegang ujung seragam yang dikenakannya.
"N-na-nado... Na-nado sa-saranghae..." ujar Sungmin hampir tak terdengar.
Suara Sungmin hampir tak terdengar oleh Kyuhyun, namun karena tubuhnya yang berada sangat dekat dengan Sungmin maka ia dapat mendengar ucapan Sungmin. Kyuhyun memeluk tubuh Sungmin dengan erat, membenamkan wajahnya pada puncak kepala Sungmin.
"Apakah kau mau menjadi namjachingu-ku, Minnie?" tanya Kyuhyun.
Sungmin terdiam. Namun tak beberapa lama, ia menganggukkan kepalanya dengan perlahan. Hal itu membuat Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh Sungmin.
Sungmin menyandarkan kepalanya pada bahu Kyuhyun yang duduk di sampingnya. Kedua namja itu menatap lurus ke arah danau, di mana matahari perlahan-lahan mulai terbenam. Angin berhembus sepoi-sepoi menerpa tubuh kedua namja itu.
"Kyu..." panggil Sungmin.
Kyuhyun mengelus rambut Sungmin dengan lembut, lalu mencium puncak kepala Sungmin dengan lembut.
"Ne, chagi?"
Wajah Sungmin memerah. Ia menggerakkan tubuhnya dan menyembunyikan wajahnya pada leher Kyuhyun.
"Kyu, saranghae"
"Nado saranghae, Minnie"
Sungmin memeluk tubuh Kyuhyun dan menatap Kyuhyun dengan lembut. Kyuhyun berhenti mengelus rambut Sungmin dan balas menatap Sungmin dengan lembut. Perlahan-lahan, kedua namja itu menutup matanya dan mulai mendekati satu sama lain.
CUP~
Dengan latar matahari yang tengah terbenam, bibir kedua namja itu bertemu. Angin yang berhembus sepoi-sepoi membuat suasana menjadi semakin romantis.
Hari-hari berlalu dengan cepat. Berita mengenai hubungan Kyuhyun dan Sungmin pun mulai menyebar di seluruh penjuru sekolah. Entah siapa yang menyebarkan berita tersebut. Namun yang pasti, karena berita tersebut Sungmin-lah yang menjadi korban. Semenjak berita itu tersebar, banyak kejadian aneh yang menimpa Sungmin. Seperti paku yang berada di laci meja-nya, tubuhnya yang terdorong saat menuruni tangga, ataupun penghapus papan tulis yang mengenai wajahnya.
"Minnie..."
Sungmin membalikkan tubuh. Tampak Kyuhyun yang berjalan menghampirinya dengan wajah khawatir. Saat ini tubuh Sungmin telah basah oleh air. Entah itu air bersih atau pun kotor.
"Kyu..."
Kyuhyun menarik tangan Sungmin dan membawanya ke ruang kesehatan. Sesampainya di ruang kesehatan, Kyuhyun langsung menuntun tubuh Sungmin agar duduk di salah satu ranjang. Lalu ia membuka laci satu persatu dan akhirnya menemukan sebuah handuk bersih. Kyuhyun kembali mendekati Sungmin yang tengah memeluk tubuhnya sendiri dan menggigil kedinginan. Kyuhyun segera membuka baju yang dikenakan Sungmin hingga tersisa pakaian dalam Sungmin. Lalu ia mengeringkan tubuh Sungmin dengan handuk yang ditemukannya.
"Siapa yang melakukannya?" tanya Kyuhyun ambigu.
Sungmin memiringkan kepalanya dan menatap Kyuhyun bingung.
"Katakan padaku, siapa yang melakukan ini padamu? Siapa yang menyiram tubuhmu di musim dingin seperti ini?"
"Molla. Aku tidak tau. Saat aku berjalan menuju kelasku, tiba-tiba saja ada yang menyiram tubuhku. Namun sebelum, aku mendengar suara seorang yeojya yang memperingatiku" bohong Sungmin.
Tentu saja Sungmin mengetahui siapa yang menyiram tubuhnya. Namun ia tidak ingin membuat Kyuhyun semakin khawatir. Ia tak ingin Kyuhyun berbuat sesuatu pada yeojya-yeojya itu, karena ia tau bahwa Kyuhyun bisa saja mengeluarkan yeojya-yeojya itu dari sekolah atau pun membuat keluarga yeojy-yeojya itu hancur. Ya, Kyuhyun tidak akan pernah membiarkan siapa pun yang mengganggu Sungmin.
"Jangan berbohong, Minnie. Katakan padaku siapa yang melakukan hal ini padamu" ujar Kyuhyun.
Kyuhyun telah selesai mengeringkan tubuh Sungmin. Dan kini tubuh Sungmin telah dilindungi oleh sebuah selimut yang cukup tebal. Ah! Jangan lupakan Kyuhyun yang kini duduk memangku Sungmin dan melingkarkan tangannya pada pinggang Sungmin, sehingga membuat Sungmin semakin merasakan kehangatan.
"Tapi..."
"Aku tidak akan melakukan apa pun pada mereka"
"Geureyo?"
Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh Sungmin.
"Ne, aku tidak akan melakukan apa pun"
"Yang melakukan hal ini padaku adalah yeojya-yeojya itu, yeojya-yeojya yang selalu mengelilingi-mu, Kyuhyun-ah"
"Jinjja! Sebenarnya apa yang mereka inginkan? Mengapa mereka melakukan hal ini padamu, Minnie-ah?"
Sungmin tertawa.
"Tentu saja karena mereka tidak menerima hubunga kita, Kyuhyun-ah. Mereka tidak rela jika kau berhubungan denganku"
"Tapi mereka tak berhak mengganggumu, Minnie-ah. Aku-lah yang memilihmu sebagai kekasihku"
"Tetap saja, Kyu. Mereka tidak suka jika aku berada di dekatmu"
"Aish~ Jinjja! Mulai saat ini aku tidak akan membiarkanmu sendiri, Minnie"
Sungmin memutar wajahnya hingga ia dapat melihat Kyuhyun. Lalu ia mencium bibir Kyuhyun sekilas.
"Gomawo, Kyu"
Mulai saat itu, Kyuhyun selalu berada di sisi Sungmin. Namun meski pun Kyuhyun selalu berada di samping Sungmin, hal itu tak membuat yeojya-yeojya yang pernah mengganggu Sungmin berhenti mengganggu Sungmin. Hal itu bahkan membuat yeojya-yeojya itu semakin mengganggu Sungmin. Seperti menyebarkan kebohongan bahwa Sungmin memiliki namjachingu selain Kyuhyun.
"Kyu, percayalah padaku. Aku tidak memiliki namjachingu selain dirimu"
"Tapi mereka mengatakan bahwa kau memiliki namjachingu selain diriku, Minnie"
Sungmin menundukkan kepalanya. Tanpa terasa air mata mulai mengalir membasahi wajahnya.
"Kau tidak mempercayaiku, Kyu? Kau lebih mempercayai mereka daripada aku?"
Kyuhyun tersentak kaget saat mendengar suara Sungmin yang sangat lirih dan bergetar karena menahan air matanya. Kyuhyun segera mendekati Sungmin dan memeluk tubuh namja itu dengan erat.
"K-kau tidak mempercayaiku" ujar Sungmin.
Kyuhyun mengusap punggung Sungmin dengan lembut, berusaha untuk menenangkan tangisan Sungmin.
"Mianhae. Aku... Mianhae, Minnie"
Sungmin melepaskan pelukan Kyuhyun dan menatap Kyuhyun dengan air mata yang masih terus mengalir.
"Wae? Mengapa kau tidak mempercayaiku, Kyu?"
"A-aku... A-aku... Aku hanya terbawa emosi, Minnie"
"Tidak cukupkah diriku yang selalu berada di sampingmu sehingga kau bisa menganggapku memiliki namjachingu selain dirimu? Apakah aku harus mengurung diriku di sebuah ruangan yang bisa kau lihat 24 jam?" tanya Sungmin.
"Aniyo. Mianhae, aku mempercayaimu. Aku mempercayaimu, Minnie. Kumohon, maafkan aku"
Sungmin menggelengkan kepalanya.
"Aku hanya akan memberi-mu satu kesempatan, Kyu. Jika kau memang tidak bisa mempercayaiku, sebaiknya kita akhiri saja hubungan ini"
Kyuhyun kembali memeluk tubuh Sungmin dengan erat. Ia mencium pipi Sungmin dan mengusap air mata yang kini sudah berhenti mengalir.
Tanpa terasa sudah 1 tahun Kyuhyun menjalin hubungan dengan Sungmin. Tak terasa kini mereka sudah tak lagi berada di bangku SMA, melainkan sudah masuk ke jenjang yang lebih tinggi. Kedua namja itu memutuskan untuk memasuki Universitas yang sama, agar keduanya dapat bertemu meski pun sibuk dengan tugas kulaih mereka. Kyuhyun yang pintar dan memang bercita-cita untuk menjadi dokter, memutuskan untuk mengambil jurusan kedokteran. Sedangkan Sungmin yang lebih tertarik pada dunia seni, memutuskan untuk mengambil jurusan arsitektur. Jurusan yang mereka pilih, membuat kedua semakin sulit untuk bertemu.
"Kyu..."
"Ne, Minnie?"
"Bogoshipoyooo..."
Kyuhyun tersenyum dan memeluk tubuh Sungmin dengan erat.
"Kyu. Kini kita tak pernah lagi menghabiskan waktu untuk bersama" ujar Sungmin.
Sungmin menggembungkan kedua pipinya dan mengerucutkan bibirnya. Kyuhyun yang melihat sikap namjachingu-nya, hanya tertawa.
"Jangan tertawa, Kyu~" ujar Sungmin sembari memukul lengan Kyuhyun dengan pelan.
Sungmin mengangkat kepalanya dan mencium bibir Kyuhyun, membuat Kyuhyun menghentikan tawanya.
"Minnie..." panggil Kyuhyun setelah Sungmin melepaskan tautan bibir keduanya.
Wajah Sungmin memerah. Ia memeluk tubuh Kyuhyun erat dan membenamkan wajahnya pada dada Kyuhyun. Menyembunyikan wajahnya yang memerah agar Kyuhyun tak dapat melihatnya dan menggodanya.
"Minnie, apakah kau mau pergi berlibur denganku?" tanya Kyuhyun sembari mengusap rambut Sungmin lembut.
"Mwo? Mauuu~" jawab Sungmin senang.
"Baiklah. Minggu depan kita akan ke Jeju Island selama 1 minggu. Kau mau?"
Sungmin menatap Kyuhyun dan tersenyum. Ia menganggukkan kepalanya dengan antusias.
"Gomawo, Kyu" ujar Sungmin sembari mencium bibir Kyuhyun.
Sungmin baru saja pulang dari minimarket untuk membeli beberapa barang yang diperlukannya. Tiba-tiba datang 3 orang yeojya yang menghalangi Sungmin. Awalnya ketiga yeojya itu mendorong tubuh Sungmin dari belakang dan membuat semua kantung belanjaan Sungmin jatuh berserakan. Lalu mereka mulai menginjak-injak sayuran dan buah-buahan yang keluar dari kantung belanjaan milik Sungmin.
"Ya! Apa yang kalian lakukan?" seru Sungmin.
Ketiga yeojya itu masih terus menginjak sayuran dan buah-buahan milik Sungmin. Hingga akhirnya sayuran dan buah-buahan tersebut sudah tak layak sedikit pun untuk dimakan.
"Aish~ Apa yang kalian lakukan? Mengapa kalian menghancurkan sayuran dan buah-buahanku? Aku bahkan tak mengenal kalian" seru Sungmin.
Ingin rasanya Sungmin menampar wajah ketiga yeojya itu. Namun di saat yang bersamaan, ia tak tega untuk memukul ketiga yeojya tersebut. Oleh karena itu ia hanya bisa mengepalkan tangannya, berusaha untuk menahan emosinya. Hingga akhirnya tangan Sungmin berdarah karena terlalu kuat mengepalkan tangannya.
"Jangan dekati Kyuhyun oppa lagi!" seru salah seorang yeojya itu.
"Kau tak pantas untuknya, dasar namja rendah!"
Seorang dari yeojya itu menampar wajah Sungmin dengan keras, meninggalkan bekas merah di pipi Sungmin yang putih.
"Jangan pernah mendekati Kyuhyun oppa lagi, karena Kyuhyun oppa juga sudah tak menginginkan dirimu"
Sungmin tertawa. Ia menatap ketiga yeojya itu dengan sinis.
"Memangnya kalian siapa? Kalian tak berhak mencampuri hubunganku dengan Kyu"
"Kau!"
Yeojya itu mengangkat tangannya dan bersiap untuk menampar wajah Sungmin. Namun tiba-tiba sebuah tangan menghalangi gerakan yeojya itu.
"Ya! Lepaskan tanganku!" seru yeojya itu.
"Tidak" seru orang itu.
Sungmin yang sedari tadi menundukkan wajahnya, mulai mengangkat kepalanya dan melihat seseorang yang telah menolongnya. Di depannya berdiri seorang namja yang mengenakan sebuah jaket berwarna putih dan celana hitam. Wajah namja itu tertutup oleh hoodie yang dikenakannya.
"Lebih baik kalian segera pergi dari sini sebelum aku menampar wajah kalian. Jangan kalian pikir karena kalian seorang yeojya, aku tidak akan menampar wajah kalian yang menyebalkan itu" ujar namja itu.
Ketiga yeojya itu langsung pergi setelah berdecak kesal mendengar ucapan namja itu. Sungmin tersenyum dan mengulurkan tangannya pada namja itu. Namja itu menurunkan hoodie-nya dan menerima uluran tangan Sungmin, tak lupa sebuah senyuman terukir di wajah namja itu.
"Gomawo" ucap Sungmin.
"Cheonmaneyo"
"Sebagai ucapan terima kasih, maukah kau menemaniku makan di cafe yang berada di dekat sini? Aku yang akan membayar" ujar Sungmin.
Namja itu terlihat berpikir sejenak.
"Mianhae, tapi aku sedang menunggu namjachingu-ku"
"Ah! Arasseo. Bagaimana jika kau mengajak namjachingu-mu ikut serta? Aku juga akan mengajak namjachingu-ku" tawar Sungmin.
"Arasseo"
"Kyu! Di sini!" seru Sungmin saat melihat sosok Kyuhyun yang baru saja memasuki pintu cafe.
Kyuhyun tersenyum saat melihat sosok Sungmin yang melambaikan tangan padanya. Tanpa menunggu lama, Kyuhyun segera berjalan menuju tempat Sungmin. Kyuhyun mendudukkan tubuhnya di kursi samping Sungmin. Di depannya duduk seorang namja berambut coklat dan di samping namja itu duduk seorang namja berambut pirang. Nuguya?
"Annyeong, Lee Donghae imnida" ujar namja berambut coklat yang duduk di depanku.
"Annyeong, Lee Hyukjae imnida" ujar namja berambut pirang.
"Kyu... Tadi Donghae menolongku saat 3 orang yeojya menggangguku. Kau tau kan aku tidak memukul yeojya?"
Kyuhyun mengusap rambut Sungmin dengan lembut dan mencium pipi Sungmin.
"Ne. Aku tau, chagiya" ujar Kyuhyun sembari mengusap pipi Sungmin lembut.
"Mereka menampar wajah Sungmin" ujar Donghae saat Kyuhyun memandang pipi Sungmin yang berwarna merah.
Kyuhyun tersentak kaget dan menatap Donghae tak percaya. Mereka menampar pipi Sungmin? Geureyo?
"Gwenchana, Kyu. Hanya luka kecil"
"Minnie, itu bukan luka kecil. Pipimu sampai berwarna merah seperti itu. Apa-nya yang baik-baik saja?"
"Gwenchana, Hyukkie-ah"
"Kau mengenalnya, Minnie?"
"Ne, Hyukkie adalah temanku sejak kecil. Terakhir kali kami bertemu adalah 3 tahun yang lalu"
Semenjak kejadian itu, semakin banyak hal yang terjadi pada Sungmin. Sungmin bahkan pernah dikunci di gudang Universitas selama 2 hari. Untunglah ada seseorang yang menemukan Sungmin, sehingga Sungmin bisa terbebas. Tak hanya itu. Bahkan ada yang dengan sengaja menabrak tubuh Sungmin, namun untunglah saat itu Kyuhyun berada di sampingnya. Sehingga saat mobil tersebut akan menabrak tubuh Sungmin, Kyuhyun menarik tangan Sungmin agar tak tertabrak mobil tersebut. Kejadian-kejadian seperti itu terus terjadi selama 2 tahun. Dan pada akhirnya Sungmin memutuskan untuk pergi dan meninggalkan Kyuhyun. Dan selama 2 tahun hal itu terjadi, Kyuhyun tak mengetahui-nya sama sekali. Pernah Hyukjae memaksa Sungmin untuk memberi tahukan hal itu pada Kyuhyun. Namun Sungmin menolak dan akhirnya menyimpan hal tersebut sendirian. Ia takut jika ia menceritakannya pada Hyukjae, maka Hyukjae akan memberi tahukan hal tersebut pada Kyuhyun.
"Mianhae, Kyu. Ini bukan keinginanku, namun aku terpaksa. Jika aku tidak melakukannya, maka dirimu jika akan merasakan apa yang aku rasakan. Mianhae, Kyu. Mian atas semua keegoisanku. Selamat tinggal"
Mianhae, Kyuhyunnie. Aku sudah tak sanggup menahan semua ini. Seharusnya aku membaginya denganmu, namun aku tak bisa. Aku tak ingin semua ini mengganggu prestasi-mu. Mianhae. Selamat tinggal.
THE END
Ga nyangka akhirnya epilog-nya jadi juga xD
Mianhae, pendek yah?
Tp byk Kyumin moment kan?
Dengan ini, tamat'lah sudah FF Gone
Apakah masih penasaran knp Minnie pergi?
Ini udah terjawab kan? :)
Special thanks' for :
Park Min Rin, Han-RJ, MegaKyu, yukiLOVESUNGMIN, Runa Evangel, Rima KyuMin Elf
Thanks a lot atas reviewnya :)
Akhir kata, adakah yg masih bersedia ntk memberi review? ;)
