Title : Prince Frog~ Kyumin Version (saya lupa apa judul komik-nya *frustasi #jambak2 rambut) yang pasti cerita ini saya ambil dari komik…^^
Author : Cho Kyomin (Dan dengan kurang ajar-nya saya juga lupa siapa penulis komik-nya….o)
Cast : KYUMIN *siapa lagi coba? The best couple #tepuk tangan
Length : Chaptered (2 of ?)
Disclaimer : Yang punya tentu saja yang buat Komik yang saya sendiri lupa apa judul-nya *deep bow #maafkan author kurang ajar ini
−−−−−−−− Lalalala lalalala −−−−−−−−
"Sudah kubilang , Aku Kyuhyun Minnie noona" Ucap-nya lagi sambil mendekatkan wajah-nya kewajah-ku
Cup~
Blush~ omo apa yang dia lakukan? Yang benar saja ini pertama kali-nya aku bertemu namja yang kurang ajar seperti dia. Hangeng oppa yang sudah lama aku kenal saja tidak pernah mencium-ku , walaupun hanya dipipi. Aish…Minnie apa yang kau pikirkan, teriakku dalam hati sambil memukul kepalaku sendiri
"Apa yang kau lakukan? Masak gara-gara aku mencium pipi-mu kau sampai senang begitu , ini bukan mimpi Minnie noona. Memang kepalamu tidak sakit apa di bentur-benturkan seperti itu?" Tiba-tiba Perkataan namja mesum ini sudah membantuku sadar dari fantasi aneh-ku , tapi apa yang dia bilang?
"Heh…aku malah ingin menganggap ini mimpi , kau sudah mengambil ciuman pertamaku," Kataku sambil memukul wajah-nya dan kini berhasil 'Yesss…!'
"Appo, aish….Cuma dipipi saja , pelit…:P" kata-nya sambil menjulurkan lidah-nya kearahku
'Aish…anak ini , harus aku seret keluar rupa-nya' Batin-ku makin kesal , lalu aku langsung mengambil lengan-nya. Tapi saat aku hendak menarik-nya aku ingat kalau seperti-nya namja ini…aishh…apa aku harus mengatakan-nya lagi?
"Kau mau apa?" Tanya-nya dengan tampang polos yang seperti-nya dibuat-buat , aku yakin itu!
"KELUARRR!" Teriak-ku akhir-nya , bingung harus kuapakan namja mesum yang tiba-tiba berada dirumah-ku lalu mengaku sebagai dongsaeng sementara-ku
"Ya! sebelum kau pergi dimana Kyuhyun hah , katakan!" Teriak-ku lagi tepat di depan wajah-nya sambil berkacak pinggang
"Memang siapa mau pergi , aku kan Kyuhyun dongsaeng yang kau ajak mandi kemarin" Kata-nya dengan tampang yang aku yakini tampang asli-nya , Dasar Mesum!
"Aish….bagaimana ini , sudah mau pagi dan aku harus kesekolah sementara namja mesum ini masih ada dirumah-ku , eottokhae?" Gumam-ku sambil memainkan jari-ku di dagu-ku
"Sudah mau pagi ya? Ya sudah aku mau kekamar mandi dulu ya noona…^^" Ucap-nya lalu hendak turun dari tempat tidur
"Ya….andwee…." Teriak-ku sebelum ia benar-benar turun dari tempat tidur dengan keadaan seperti itu , dengan reflek aku langsung menutupi wajah-ku dengan kedua telapak tangan-ku
'Plooop'
Suara apa itu? Dengan sedikit ragu ku singkirkan telapak tangan yang menghalangi wajah-ku. Dan Kyuhyun sudah kembali berada dihadapan-ku , kecil , memakai piyama-nya , manis dan tampan. Hanya itu , jadi kemana namja mesum tadi?
"Memang apa yang noona harapkan waktu aku membuka selimut-ku? Sampi menutup mata begitu" Kata Kyuhyun lalu berlalu melewatiku yang masih bingung 100% kalau perlu aku tambah jadi 200%
"Tu…tunggu" Ucap-ku lalu menyusul-nya kekamar mandi
"Ya….noona tidak cukupkah kau melihat tubuh-ku kemarin waktu mandi? Kenapa sekarang malah langsung terobos pintu kamar mandi begini sih?" Teriak-nya saat aku membuka pintu kamar mandi , untung ia baru hendak melepas celana-nya. Omo~ kenapa aku sampai memperhatikan-nya begitu
Seketika itu aku langsung mundur dengan wajah yang memerah. Sungmin dia kan anak kecil , kenapa kau malu? Tapi entah kenapa aku mengingat sosok namja mesum tadi , kenapa dia tidak ada? Jangan-jangan benar lagi namja itu Kyuhyun! Hwaa…kalau benar mungkin dia hantu atau setan !
Tanpa berniat mandi aku terus mondar-mandir di luar kamar mandi , hanya ingin secepat-nya mengetahui siapa sebenar-nya Kyuhyun. Arwah penasarankah? Lalu dia nanti minta bantuan-ku agar arwah-nya tenang , hiii~ andweee
Krreeeekkk
'Kyuhyun' Pekik-ku dalam hati
"Noona kenapa disini? Tidak sekolah?" Tanya Kyuhyun yang dengan santai-nya keluar dari kamar mandi
Sementara aku hanya memperhatikan tubuh-nya , dari ujung kaki samapi ujung rambut. Benarkah?
"Nanti aku jelaskan , sudah bersiaplah noona , kau hampir terlambat" Kata Kyuhyun lalu mendorongku masuk kedalam kamar-ku sendiri
.
.
"Jadi kau siapa?" Tanya-ku langsung tanpa mau menunggu waktu yang tepat , karena memang sekarang menurutku adalah waktu yang tepat
"Noona ingat cerita pangeran kodok dan gadis berkerudung merah jambu itu?" Tanya Kyuhyun yang sudah bersiap dengan sarapan-nya
*Sungmin POV end*
*Normal POV*
"Hmm…tentu saja , jadi apa hubungan-nya?" Tanya Sungmin dengan tampang bingung-nya
"Aku keturunan pangeran kodok itu , seorang penyihir membuat tubuhku seperti anak kecil , tapi saat malam sampai menjelang pagi aku akan berubah normal jadi pria dewasa , dan seperti cerita keturunan gadis berkerudung merah jambu itulah yang bisa membebaskan aku , dan aku kedunia manusia untuk mencari-nya yang kata-nya memang berada di dunia manusia ini , lalu mendapatkan ciuman-nya untuk membebaskanku dari sihir terkutuk itu" Jelas Kyuhyun yang kini menatap Sungmin dan melupakan sarapan-nya
"Lalu apa hubungan-nya dengan-ku?" Tanya Sungmin makin bingung
"Kau keturunan gadis berkerudung merah jambu itu Minnie noona" Kata Kyuhyun kecil sambil mengelus pipi Sungmin dan hendak mencium-nya saat Sungmin masih shock
Plakk
"Ya! anak kecil jangan menipuku!" Teriak Sungmin sambil memukul kepala Kyuhyun
"Aish…noona , kalau kau tidak percaya kita bisa coba , cium aku dan lihat perubahan-nya!" Kata Kyuhyun kecil memberi solusi , tapi Sungmin masih ragu
"Jangan bilang kau tidak mau mencium namja cilik sepertiku ini , aish…terlalu pemalu" Gerutu Kyuhyun lalu menjauhkan wajah-nya
"Baik! Kita lakukan!" Interupsi Sungmin , tanpa Sungmin tau Kyuhyun kini tengah menampilkan smirk-nya
Perlahan tapi pasti wajah Sungmin dan Kyuhyun mendekat , mendekat dan mendekat. Lalu Sungmin dengan tiba-tiba menarik wajah-nya lagi membuat Kyuhyun yang hampir jatuh kedepan karena terlalu semangat.
"Tidak bisa , aku hanya akan memberi first kiss-ku pada orang yang kucintai" Gumam Sungmin lalu pergi meninggalkan Kyuhyun yang meolngo
"Aih…gagal" Gerutu Kyuhyun sambil melihat punggung Sungmin yang semakin menjauh , seperti saat pertama kali mereka bersama
−−−−−−−− Lalalala lalalala −−−−−−−−
Seorang gadis sedang focus berjalan kedepan menuju kelas-nya dengan tangan-nya yang penuh dengan buku-buku tebal yang mungkin baru ia ambil dari perpustakaan. Tubuh-nya yang mungil tampak begitu kesusahan membawa barang sebanyak itu. Sungguh Guru yang tidak perperasaan menyuruh seorang wanita untuk mengambil buku sebanyak itu , setidak-nya dia harus memakai sedikit otak-nya untuk menyuruh seseorang membawa buku-buku yang berat ini.
Plukkk
"Ahhh…jatuh lagi , ck…." Gerutu Sungmin sambil berusaha menoleh kebawah tepat dimana buku itu jatuh
Sekarang Sungmin hanya diam memikirkan bagaimana cara-nya ia mengambil satu buku yang jatuh itu. Kalau buku yang ia bawa ditaruh dulu nanti pas mau mengambil semua-nya kan susah—sedangkan tadi saja ia sempat dibantu oleh petugas perpustakaan.
"Kenapa tidak ada yang lewat sih" Gerutu Sungmin lalu mulai mencoba untuk berjongkok
"Noona aku Bantu ya…^^" Tiba-tiba namja kecil itu muncul lagi di samping Sungmin , tanpa menunggu jawaban dari Sungmin namja kecil itu langsung mengambil beberapa buku yang dibawa Sungmin
"Kyuhyun? Kenapa kau ada disini? Loh…itu kan seragam anak SD di sekolah ini? Dari mana kau mendapatkan-nya?" Berondong Sungmin dengan beberapa pertanyaan yang menurut-nya memang perlu ditanyakan pada anak yang sekarang menurut-nya tidak jelas ini
"Noona , bisakah nanti saja sesi wawancara-nya? Berat tau!" Gerutu Kyuhyun yang kini sudah membawa hampir setengah buku bawaan Sungmin
"Sudah kau masih kecil mana bisa membawa barang bawaan sebanyak ini" Kata Sungmin lalu mengisyaratkan Kyuhyun untuk segera mengembalikan buku-buku itu ditumpukan buku yang sudah berada di tangan Sungmin
"Tidak mau , aku memang kecil tapi aku namja , yeoja tidak pantas membawa barang sebanyak ini" Tolak Kyuhyun lalu langsung berjalan mendahului Sungmin , sementara Sungmin hanya mendesah kecil saat melihat Kyuhyun kecil yang kesusahan saat membawa tumpukan buku itu
Tapi seorang namja tinggi kini berada disamping Sungmin , selang beberapa detik beban yang bertumpu pada tangan Sungmin langsung berkurang atau bahkan menghilang.
"Han Oppa?" Kata Sungmin saat melihat namja yang kini sudah berjalan mendahului-nya , saat benar-benar sadar Sungmin langsung menyusul-nya.
Kyuhyun yang memang belum jauh berjalan langsung diam saat melihat seorang namja tinggi berjalan mendahuli-nya , lalu Sungmin malah kembali mengambil buku yang ia bawa. Kyuhyun yang merasa bingung hanya bisa menatap Sungmin seolah meminta penjelasan
"Sudah sana , aku sudah ada yang membantu , gomawo ya saeng-ah…^^" Ucap Sungmin lalu berjalan lagi menyamai langkah-nya dengan namja tinggi didepan-nya
Kyuhyun kecil lagi-lagi hanya bisa melihat punggung Sungmin yang semakin menjauh. Dari kajauhan bisa dilihat-nya namja itu lagi-lagi mengambil buku yang dibawa Sungmin , dan Kyuhyun tau sekarang Sungmin pasti sedang salah tingkah saat namja tinggi itu menepuk kepala Sungmin. Terlihat sangat jelas perasaan gadis yang berada jauh didepan-nya itu. Dengan sedikit mengerutkan dahi-nya Kyuhyun pergi dari tempat itu.
−−−−−−−− Lalalala lalalala −−−−−−−−
"Minnie-yah anak kecil tadi siapa?" Tanya Hangeng saat jam istirahat pertama
"Hmmmm…dia saudara yang dititipkan dirumah-ku" Kata Sungmin mencari alas an yang tepat
"Oh…jadi dia juga tinggal dirumah-mu? Oppa tidak tau," Kata Hangeng sambil mengalihkan pandangan-nya
"Hmm..mana oppa tau , Oppa saja sudah jarang kerumah-ku lagi," Jawab Sungmin yang sedikit merasa sedih
"Mianhae , kau tau kan pertandingan sudah sangat dekat—bahkan besok , jadi oppa sedikit sibuk , kau juga sudah besar kan masa begitu saja sedih," Kata Hangeng sambil menepuk kepala Sungmin lagi , sedikit rona merah jambu langsung menghiasi pipi Sungmin
"Hmm…arraso…^^ , besok aku akan menonton kalian dan orang yang akan berteriak paling keras saat Tim kalian menang," Kata Sungmin yang sudah merasa lebih baik
"Ne , dengan begitu Klub basket akan diakui oleh dewan guru" Sahut Hangeng dengan penuh semangat
Bagaimanapun mereka harus memenangkan pertandingan kali ini , kalau tidak Club Basket akan dibubarkan. Para guru merasa Club Basket hanya akan menghabiskan waktu dan uang saja , melihat selama beberapa tahun terakhir Tim Basket sama sekali belum pernah mencetak prestasi. Jadi besok adalah kesepatan mereka , bubar—atau tetap utuh.
−−−−−−−− Lalalala lalalala −−−−−−−−
"Sungmin kau suka ya sama namja tadi?" Tanya Kyuhyun yang sudah kembali ke tubuh-nya semula , tinggi dan—tampan tentu-nya
"Kau tau? Hmm..dia First love ku" Sahut Sungmin malu-malu saat sedang menyiapkan makan malam mereka
"Benarkah? Bagaimana kau bisa menyukai-nya?" Tanya Kyuhyun yang sedang menumpukan dagu-nya di tangan-nya
"Hmm..Han Oppa itu baik , perhatian , bagiku dia bukan hanya sebagai sosok seorang kakak tapi juga ayah , dan sekarang dia juga merupakan orang yang paling istimewa dihati-ku" Jelas Sungmin sambil tersenyum dan blushing
"Hmm..itu saja? Aku juga bisa seperti itu , jadi kalau aku juga sama seperti namja tadi—"
"Hangeng Oppa" Sela Sungmin sambil menyilangkan tangan-nya di depan dada-nya
"Hmm…kalau aku bisa seperti Hangeng itu apa kau akan menyukai-ku dan mau mencium-ku?" Tanya Kyuhyun sambil memajukan(?) bibir-nya
"Andwe…yang bisa mendapatkan first kiss-ku Cuma Han oppa," Jawab Sungmin bernada final , lalu 'mehrong' pada Kyuhyun :P
"Terserah , pokok-nya sebelum aku mendapat ciuman-mu aku tidak akan pergi dari rumah ini" Kata Kyuhyun membuat keputusan sendiri
"Mwo? Wae? Sebaiknya kau segera pergi" Tolak Sungmin lalu ikut duduk di depan meja makan
"Aku itu tanggung jawab-mu , Cuma kau yang bisa mengubah-ku. Jadi cepatlah mendapatkan ciuman-nya baru setelah itu kau bisa mencium-ku" Kata kyuhyun sambil menatap Sungmin dan menjilat bibir-nya sendiri dengan lidah-nya
Saat itu juga Sungmin sedikit mundur kebelakang , sedikit merinding dengan perkataan dan tindakan namja didepan-nya itu.
"Sudah jangan bicarakan ini , cepat makan" Ajak Sungmin ingin menyudahi topic yang menurut-nya tabu(?) itu
.
.
Kyuhyun sibuk berkeliling ruang tamu rumah itu , sementara Sungmin sedang menonton TV. Langkah kyuhyun terhenti di tempat diletakkan-nya pigura-pigura kecil. Dia mengambil salah satu foto yang menrut-nya paling menarik perhatian-nya. Foto seorang wanita muda yang sedang menggendong seorang gadis kecil senyum mereka sungguh bahagia saat itu,
"Sungmin ini siapa?" Tanya Kyuhyun lalu ikut duduk disamping Sungmin
"Hmm…eoh..itu Umma-ku" Jawab Sungmin sambil memasang senyum yang menurut Kyuhyun pasti dipaksakan
"Oh…kau tinggal sendiri ya? lalu umma-mu?" Tanya Kyuhyun hati-hati
"Kau tau Kim Jaejong?" Tanya Sungmin , sementara Kyuhyun hanya menggeleng
"Hahaha…seharus-nya aku ingat kau dari jaman yang berbeda , hmmm..umma-ku seorang artis , lalu aku hanya anak yang ia sembunyikan," Kata Sungmin dengan senyum miris
"Disembunyikan? Kenapa? Kau anak…haram?" Lagi-lagi Kyuhyun bertanya dengan sangat hati-hati
Plakkk
"Enak saja , aku anak sah tau!" Teriak Sungmin karena merasa emosi dikatakan anak haram
"Terus kenapa kau disembunyikan" Tanya Kyuhyun lagi
"Ibuku dan ayah sudah bercerai , media tidak tau kalau ibu-ku menikah , dan ia tidak mau media mengetahui kalau ia sudah menikah dan punya anak diusia dini karena Umma dulu menikah dengan Appa karena diodohkan , kalau media tau itu akan merusak reputasi umma" Jelas Sungmin dengan raut wajah yang sangat menyedihkan
Tanpa Kyuhyun tau tubuh-nya bergerak sendiri untuk merengkuh tubuh Sungmin yang terlihat sangat rapuh saat ini.
"Kau pasti sangat kesepian , untuk gadis sepertimu ini terlalu sulit," Gumam Kyuhyun sambil menepuk punggung Sungmin yang seperti-nya tidak menolak pelukan Kyuhyun
−−−−−−−− Lalalala lalalala −−−−−−−−
"Hangeng Hyung , gawat minho gak bisa ikut tanding , kaki-nya cedera" Kata Key sambil berlari dari kelas-nya sendiri
"Mwo…jangan bercanda , tim kita tidak ada pemain cadangan , masak harus menyerah sih? Kita sudah berjuang sampai sini" Kata Hangeng sangat marah dan merasa kecewa
"Tapi mau bagaimana? Memaksakan minho tidak mungkin kan? Kalau mencari pengganti peluang menang juga akan sangat kecil" kata Siwon yang sudah duduk dengan kepala-nya yang agak menunduk
Sungmin yang mendengar-nya langsung merasa gelisah. Bagaimana pun ia tau bagaimana usaha keras Tim Basket untuk mempersiapkan pertandingan kali ini , terutama Hangeng sang kapten. Melihat raut sedih di wajah namja pujaan hati-nya ia langsung merasa sedih. Bagaimana pun ia harus dapat cara untuk membantu mereka.
"Aku…aku punya kenalan , kalian tunggu disini" kata Sungmin lalu berlari entah kemana , dia sudah terlanjur mengatakan itu
Kaki-nya entah kenapa membawa Sungmin ke taman belaang sekolah dekat gudang penyimpanan peralatan olah raga.
"Noona…" panggil kyuhyun lagi-lagi datang dengan tiba-tiba
"Kyuhyun…ah…kau pasti bisa membantu-ku kan?" Kata Sungmin sambil mengguncang bahu kecil Kyuhyun
"Apa? Aku kan masih kecil" Kata Kyuhyun dengan memasang tampang sedih-nya dan mundur menjauh membelakangi Sungmin
"Ahni , kalau kau bisa berubah jadi dewasa kau bisa membantuku , aku hanya tinggal mencium-mu kan?" Kata Sungmin yang sudah tidak peduli dengan first kiss-nya , di pikiran-nya hanya ada keinginan-nya untuk menolong Hangeng
Kyuhyun kaget dengan apa yang dikatan Sungmin , lalu ia menoleh kebelakang. Saat ia ia sudah bisa melihat tubuh Sungmin yang mendekat kearah-nya.
Bruuukk
Tapi sayang-nya kaki Sungmin terantuk batu sehingga menubruk tubuh Kyuhyun dan menindih tubuh kecil itu. Bibir-nya sedikit mengenai bahu kyuhyun , lalu…
'Ploooop'
Sungmin langsung membelalakan mata-nya saat tiba-tiba asap tipis itu memperlihatkan wajah seorang namja dewasa yang tampan. Telinga-nya lalu menangkap suara derap kaki yang mendekat , tanpa melihat tubuh kyuhyun dewasa Sungmin langsung menarik tangan Kyuhyun untuk segera bersembunyi.
Dan akhir-nya mereka bersembunyi di dalam gudang , bagaimanapun tadi Kyuhyun dalam keadaan naked. Jadi Sungmin segera melemparkan kain putih besar yang ia temukan disana tanpa melirik kearah Kyuhyun sedikit pun.
"Tutupi tubuh-mu" Kata Sungmin yang masih membelakangi Kyuhyun
"Sudah" Jawab Kyuhyun , lalu karena sudah merasa aman Sungmin mulai membalik tubuh-nya
Saat itu ia sudah melihat tubuh Kyuhyun yang ditutupi kain putih yang tadi ia temukan. Dengan canggung Sungmin duduk disamping Kyuhyun , kedua-nya sama-sama diam. Lalu Sungmin sedikit melirik kearah Kyuhyun , dan saat itu kain yang menutupi bahu Kyuhyun merosot. Reflek kedua tangan Sungmin menutup muka-nya yang sudah sangat merah , Kyuhyun yang melihat itu hanya tersenyum
"Sudah-lah toh kita juga sudah pernah mandi bareng" Kata Kyuhyun sambil menampilkan smirk-nya. Lalu saat Sungmin ingin berteriak pada Kyuhyun mereka mendengar sesuatu
Blamm
Pandangan Sungmin langsung beralih kearah pintu. Dengan gerakan cepat ia segera berlari kesana dan mencoba membuka pintu gudang. Tapi ternyata tidak bisa , dengan wajah hampir menangis Sungmin menggedor-gedor pintu itu berharap seseorang membukakan-nya
"Sungmin jangan berteriak , kalau ada yang kesini bagaimana?" Tanya Kyuhyun menghentikan aksi Sungmin yang membabi buta
"Memang itu yang kuinginkan" Kata Sungmin sambil menghadap kearah Kyuhyun dengan mata yang sudah memerah
"Kalau mereka melihat-mu bersama dengan-ku yang telanjang berada digudang , kira-kira apa yang akan mereka pikirkan ya?" Tanya Kyuhyun , mendengar itu Sungmin langsung bungkam dan kembali duduk di samping Kyuhyun
"Jadi aku bisa mencium-mu dimana saja? Selain di bibir juga bisa? Kenapa kau tidak bilang?" Tanya Sungmin sambil menatap kesal Kyuhyun
"Hehehe,…kalau dibibirkan lebih menyenangkan…^^" Jawab kyuhyun dengan polos-nya
"Ck…jinjja , anak ini" Geram Sungmin ingin menjitak kepala Kyuhyun
"Eits…tapi kalau seperti sekarang paling hanya bertahan beberapa jam , kalau dibibir akan selama-nya" Jelas Kyuhyun lebih lanjut lalu Sungmin dengan segera menghentikan aksi-nya
Mereka lagi-lagi diam , Kyuhyun yang sibuk memperbaiki kain yang melilit tubuh-nya saat kain itu merosot dan memperlihatkan sebagian tubuh-nya. Sementara Sungmin sibuk melihat kearah jam tangan-nya
"Kenapa? Tadi ingin meminta bantuan apa?" Tanya Kyuhyun yang melihat tingkah Sungmin
"Hmm…lupakan , toh kita sudah terkunci disini , pasti tidak sempat" jawab Sungmin sedih
"Katakan , kita bisa mencari jalan keluar , ya seperti ventilasi udara itu. Seperti-nya kita bisa melewati-nya" Kata Kyuhyun lalu menunjuk ventilasi udara yang berujuran lumayan besar itu
"Kau bisa main basket?" Tanya Sungmin yang mulai menumbuhkan harapan-nya lagi
"Basket?" Tanya Kyuhyun bingung
"hmm…semacam permainan memasukan bola di keranjang lawan , dan jangan sampai lawan-mu juga bisa memasukan di keranjang milik-mu" Jelas Sungmin sesederhana mungkin
"Hmm..seperti-nya aku tau , ayo keluar tinggal berapa jam lagi?" Tanya Kyuhyun
"30 menit lagi , tapi kau..telanjang , bagaimana bisa?" Tanya Sungmin tanpa melihat tubuh Kyuhyun , sementara Kyuhyun hanya tersenyum menanggapi perkataan Sungmin
Dengan cepat kain yang tadi menutupi tubuh-nya disingkirkan-nya. Sungmin yang melihat itu hanya bisa menutup mata-nya.
"Buka mata-mu , mau pergi tidak?" Tanya Kyuhyun , Sungmin perlahan membuka mata-nya dengan takut-takut
Dan dilihat-lah Kyuhyun yang sudah menggunakan pakaian lengkap seragam SMA sekolah-nya.
"Aku kan dari dunia dongeng , sedikit Sihir" Kata Kyuhyun lalu menjulurkan tangan-nya , menyuruh Sungmin meraih tangan itu
"Jadi kenapa tidak dari tadi" gerutu Sungmin lalu berdiri mengikuti Kyuhyun
"Aku hanya ingin menggoda-mu" Jawab Kyuhyun santai lalu mulai meloncat ke ventilasi yang berukuran besar.
"Ayo…." Panggil Kyuhyun lalu hendak menarik tubuh mungil Sungmin
"Pergilah , aku bisa menunggu disini , selamat berjuang" kata Sungmin sambil mendongakan kepalanya melihat Kyuhyun yang sudah berada diatas
"Percuma , kau harus ikut" kata Kyuhyun lalu kembali turun dan menaikkan tubuh Sungmin terlebih dahulu , sehingga kini Sungmin duduk di antara kayu ventilasi itu.
Kyuhyun segera melompat lagi , tidak butuh banyak usaha bagi Kyuhyun karena tubuh-nya memang tinggi. Kyuhyun mendahului melompat keluar , lalu ia merentangan tangan-nya dan menyuruh Sungmin untuk melompat ketubuh-nya
"Ayo lompat Minnie" Panggil Kyuhyun yang sudah merentangkan tangan-nya bersiap menangkap tubuh kecil Sungmin , sementara Sungmin hanya menggeleng , ini terlalu tinggi menurut-nya
"Ayo…aku tidak akan membuatmu jatuh" Suruh Kyuhyun lagi dan kini disertai senyuman tulus diwajah Kyuhyun , Sungmin mulai berani dan sambil memejamkan mata-nya ia mulai melompat ketubuh Kyuhyun
Greeeppp
Lengan Kyuhyun melingkar di pinggang Sungmin , ia berhasil menangkap Tubuh Sungmin. Sementara Sungmin yang masih memejamkan matanya memeluk leher Kyuhyun kuat.
Deg
Deg
"Ayo…" Kyuhyun segera mnurunkan tubuh Sungmin dan menarik tangan Sungmin , walaupun samar ada rona merah dipipi Sungmin
Deg
Deg
Mianhae oppa , aku berdebar untuk orang lain
-TBC-
trima ksih bwt ripiu'a...^^
Park Min Rin : ne, gomawo,
hahaha
iya dong...^^
Farkhaa : ahhh...gmawo udh ngingetin,
sumpah bner2 gk sadar...
hehehehe
Leoryi :wah...belum prnah bca sya chingu,
jadi mirip dong ma lunatic honey
oh iya chingu , sya ushkn...
Aissh-ii : ada kok tenang aja chingu, tpi gk pa2 ya cuma dikit...^^
WindaaKyumin : hahaha
gak ush bingung2 chingu,
mind to RnR again?
