Title : Prince Frog~ Kyumin Version (saya lupa apa judul komik-nya *frustasi #jambak2 rambut) yang pasti cerita ini saya ambil dari komik…^^

Author : Cho Kyomin (Dan dengan kurang ajar-nya saya juga lupa siapa penulis komik-nya….o)

Cast : KYUMIN *siapa lagi coba? The best couple #tepuk tangan

Length : Chaptered (3 of ?)

Disclaimer : Yang punya tentu saja yang buat Komik yang saya sendiri lupa apa judul-nya *deep bow #maafkan author kurang ajar ini

−−−−−−−− Lalalala lalalala −−−−−−−−

"Ayo…" Kyuhyun segera mnurunkan tubuh Sungmin dan menarik tangan Sungmin , walaupun samar ada rona merah dipipi Sungmin

Deg

Deg

Mianhae oppa , aku berdebar untuk orang lain

Akhir-nya sampai juga Sungmin dan Kyuhyun di gedung olah raga tempat pertandingan diadakan. Beruntunglah mereka karena sekolah merekalah yang menjadi tuan rumah. Dengan nafas yang terengah-engah Kyuhyun dan Sungmin menghampiri anggota Tim yang sudah memasang tampang khawatir

"Minnie noona kukira kau tidak menemukan orang-nya." Kata Key lega setelah melihat Sungmin datang bersama dengan seorang namja tinggi

"Kau orang-nya kan? Cepat ganti baju-mu pertandingan akan segera dimulai." Suruh Siwon pada Kyuhyun , sementara yang disuruh hanya mengangguk

"Han oppa mana?" Tanya Sungmin saat tidak menemukan sosok Hangeng

"Kukira di belakang" Sahut Dong Hyun yang mulai pemanasan

Dengan semangat Sungmin menuju kebelakang , tempat loker para pemain. Dia ingin sekali memberi semangat Hangeng sekaligus memberi tau kalau ia sudah mendapat pengganti Minho yang sedang cedera. Senyum tak pernah lepas dari bibir-nya sampai saat ia tanpa sengaja melihat Hangeng sedang memegang tangan seorang yeoja , lalu mereka—berciuman.

Sungmin hanya diam , tenggorokkan-nya terasa kering. Mata-nya sudah memanas , dengan perlahan kaki-nya perlahan mundur. Hanya ingin segera menjauh dari tempat itu,

Greeppp

"Kita keluar , pertandingan akan segera dimulai" Kata Kyuhyun yang sudah memegang pergelangan tangan Sungmin lalu beranjak pergi

Saat keluar ruangan itu wajah Sungmin tampak sedikit murung. Kalaupun ia tersenyum Kyuhyun tau kalau itu senyum yang dipaksakan. Sebisa mungkin Kyuhyun membuat Sungmin merasa nyaman , ia menyuruh Sungmin untuk duduk di tempat anggota tim istirahat.

Priiiiiiitttt

"Lihat permainan-ku ya…^^ , aku akan membuatmu bangga telah membawaku kesini" Ucap Kyuhyun berusaha membuat perasaan Sungmin membaik , Sungmin sendiri lagi-lagi hanya tersenyum terpaksa

Permainan akhir-nya berlangsung , mata Sungmin bingung harus memperhatikan siapa. Melihat Hangeng hanya akan membuat hati-nya merasa memburuk tapi ia ingin melihat permainan pujaan hati-nya. Kyuhyun namja yang selama ini selalu berusaha mencuri ciuman dari-nya , tapi sekaligus menjadi orang yang sangat perhatian pada Sungmin.

"Itu orang yang kamu bawa kan?" Tiba-tiba seorang yeoja berdiri disamping Sungmin , Sungmin melihat arah pandang yeoja itu lalu mengangguk

"Dia hebat…^^" Kata yeoja itu , Sungmin sadar kalau yeoja itu adalah yeoja yang tadi ia lihat bersama Hangeng

"Dia memang hebat" Ucap-ku tanpa mau melihat kesamping

"Hangeng juga dia banyak kemajuan" Gumam yeoja itu , entah bicara pada diri-nya sendiri atau memberi tau Sungmin

"Anda dekat dengan Han oppa?" Kata Sungmin basa-basi

"Hmm..ya begutilah , saat itu Hangeng sibuk mencari guru pembimbing untuk Tim basket-nya , lalu saat ia tidak menemukan satu orang pun , ia menghampiriku dan menwarkan aku untuk jadi guru pembimbing mereka. Karena aku juga merasa tertarik aku langsung menyutujui-nya" Jelas Yeoja itu lagi

'Mwo? Guru?' Pekik Sungmin dalam hati

"Ibu seorang guru?" Tanya Sungmin yang kini memberanikan diri menoleh yeoja itu

"Ne , ibu guru honorer baru …^^" Jawab yeoja itu sambil tersenyum pada Sungmin

'Cantik , pantas Hangeng oppa suka , mana pantas dibandingkan dengan-ku' Batin Sungmin lagi

"Ow…bangapseumnida bu—"

"Panggil Bu Chullie saja^^" Suruh yeoja itu

Mata Kyuhyun dari tadi selain sibuk dengan permainan-nya ia juga sibuk memperhatikan Sungmin yang sedang berbicara pada orang yang baru di kencani Hangeng. Sedikit rasa was-was dalam hati Kyuhyun. Bagaimana kalau Sungmin makin merasa sakit hati? Pikiran itu terus menggangu-nya.

Selang beberapa menit akhir-nya pertandingan itu usai dengan kemenangan pada pihat Tim basket Hangeng. Sungmin saat itu langsung menghampiri Hangeng yang merupakan satu-satunya orang yang paling tenang saat kemenangan mereka. Sambil menyodorkan sebotol air mineral Sungmin langsung angkat bicara,

"Aku ingin mengatakan sesuatu pada Oppa" Kata Sungmin

"Ne?" Hangeng hanya menatap Sungmin

"Aku…aku menyukai oppa" Kata Sungmin pelan tapi cukup bisa didengar oleh Hangeng , sesaat hangeng merasa kaget lalu sorot mata-nya berubah jadi meredup

"Mianhae" Hanya itu yang bisa keluar dari mulut Hangeng ,lalu ia kembali melihat wajah Sungmin yang kini kembali memasang topeng bahagia-nya

"Gwenchana , aku hanya ingin mengatakan-nya saja , huah~ lega rasa-nya sudah mengatakan semua-nya pada oppa….^^" Sahut Sungmin dengan suara yang seolah-oleh ia tidak apa-apa

"Sungmin—"

"Oppa aku pergi dulu ya , katakana pada yang lain aku sedang ada urusan jadi tidak bisa ikut merayakan kemenangan kalian , hmm…annyeong…^^" Sela Sungmin lalu berbalik dan meninggalkan lapangan basket yang dipenuhi riuh para penonton dan pemain-nya

Akhir-nya air mata itu keluar , saat Sungmin benar-benar keluar dari geduang olah raga sebisa mungkin ia menahan air mata-nya. Tapi tidak bisa , ini terlalu menyakitkan

.

.

"Aku harus cepat pergi , kalau tidak tubuh kecilku bisa dilihat oleh semua orang" Gumam Kyuhyun yang berlari keluar gedung olah raga

'Ploooop'

"Sungmin kemana? Terakhir aku lihat dia sedang bicara pada hangeng" Gumam Kyuhyun lagi , lalu sesuatu membuat-nya kembali masuk kedalam ruang olah raga dan berkelok menuju ruang ganti

Brakkkk

Saat Kyuhyunn membuka pintu dengan kasar ia sudah melihat Hangeng yang sedang duduk dengan menundukan kepala-nya. Seketika itu emosi Kyuhyun kecil naik.

"Kau mengatakan apa pada Sungmin?" Tanya Kyuhyun tanpa embel-embel Hyung ataupun noona—ia sudah lupa bagaimana kondisi tubuh-nya sekarang

"Aku…aku hanya mengatakan yang seharus-nya kukatakan" Jawab Hangeng seolah tau kalau Kyuhyun akan menghampiri-nya

"Wae?" Kata Kyuhyun sedikit keras lalu hampir mencengkram kerah kaos Hangeng dengan tangan mungil-nya

"Aku hany menganggp-nya dongsaeng , dia salah mengartikan perhatianku selama ini , aku sudah punya orang yang kucintai , Mianhae…" Ucap Hangeng lagi

Brakkk

Lagi-lagi Kyuhyun pergi tanpa lupa memukul daun pintu dengan keras.

−−−−−−−− Lalalala lalalala −−−−−−−−

"Kemana anak itu?" Gumam Kyuhyun kecil yang sedang sibuk mengitari sebuah tempat yang lumayan ramai

"Sebentar lagi jam 7 malam , aku akan berubah lagi" Kata kyuhyun lagi , lalu ia segera masuk kedalam toilet umum

Selang beberapa menit Kyuhyun kembali keluar dari toilet dengan penampilan yang berbeda. Tubuh-nya sudah kembali normal , dengan langkah panjang-nya Kyuhyun mengitari tempat yang mirip seperti pasar malam itu *bayangin daerah sekitar Sibuya di Jepang #lagi-lagi lupa dimana tepat-nya*

.

.

"Baiklah pemirsa sekarang kita akan menyusuri keramaian disini , melihat bagaimana dunia malam anak muda kota Seoul" Ucap seorang reporter didepan sebuah kamera yang sudah stand by

Reporter itu lalu melihat seorang gadis yang bersandar pada tembok gedung di tempat yang kurang ramai. Karena merasa tertarik reporter itu mendekati gadis tadi lalu menyapa-nya,

"Selamat malam nona , bisakah kita wawancara sebentar?" Tanya reporter itu , namun saat gadis tadi menegakkan kepala-nya , wajah gadis itu sudah dipenuhi oleh air mata

Sang reporter tidak tau harus berkata apa , Kyuhyun yang sedang berada ditengan-tengah keramaian tanpa sengaja melihat sebuah layar besar di sebuah gedung. Lalu mata-nya sedikit membelalak saat melihat wajah Sungmin disana. Ternyata acara tadi berlangsung live , Kyuhyun mengedarkan pendangan-nya ia yakin tempat yang direkam tadi ada disekitar sini.

Mata kyuhyun akhir-nya berhenti pada seorang namja yang memegang kemera di pundak-nya. Saat Kyuhyun akan mendekat seorang gadis berlari kearah traffic light. Kyuhyun yakin itu Sungmin jadi ia langsung mengejar-nya.

Sungmin langsung menyeberang jalan saat lampu merah masih menyala , kyuhyun yang tidak mau kehilangan jejak Sungmin lalu dengan sekuat tenaga-nya berlari dengan kencang untuk menggapai tubuh Sungmin yang baru sampai di pembatas kedua jalur jalan.

Tepat saat Kyuhyun bisa melewati jalur kanan lampu hijau sudah menyala sehingga sekarang hanya ada Sungmin dan Kyuhyun di pembatas jalur jalan yang di tata seperti taman memanjang. Kyuhyun memegang tangan Sungmin yang masih hendak melarikan diri ,

"Minnie—"

"Aku tidak apa-apa" Jawab Sungmin sambil membalikan badan-nya menghadap Kyuhyun dan kembali dengan senyum palsu-nya

"Menangislah , aku akan berada disini sampai kau berhenti menangis" Kata Kyuhyun lalu membawa Sungmin kedalam pelukan-nya

Perlahan bahu Sungmin bergetar , tanda ia sudah mulai menangis lagi. Kyuhyun hanya bisa menepuk punggung Sungmin setidak-nya ia berusaha untuk menenangkan perasaan Sungmin. Sementara Sungmin sendiri terus menenggelamkan wajah-nya di dada Kyuhyun dengan kain baju di bagian itu yang sudah mulai basah. Suara tangis Sungmin sedikit samar karena disekitar-nya ada suara mobil yang lalu lalang.

−−−−−−−− Lalalala lalalala −−−−−−−−

Bel pulang sekolah sudah berbunyi , Sungmin dengan sabar menunggu Kyuhyun di depan pintu gerbang sekolah-nya. Sambil memainkan ujung sepatu-nya Sungmin membuat lingkaran-lingkaran kecil di atas debu jalan. Ia terus mengingat saat dimana Kyuhyun mau meminjamkan bahu-nya untuk tempat Sungmin menangis. Sungguh Sungmin merasa sangat nyaman saat itu,

"Kau Lee Sungmin kan?" Tanya seorang namja yang datang menghampiri Sungmin ,

"N..ne" Jawab Sungmin takut-takut , mengingat namja ini orang asing, ya walaupun kalau dilihat dari pakaian-nya ia orang yang tidaka ada niat jahat.

"Kau anak Kim Jaejong kan?" Tanya orang itu to the point

"Mwo? Ah…ahiyo , anda mungkin salah orang mana mungkin kim jaejong punya anak" kata Sungmin dengan sedikit terbata , ia langsung merasa kalau ia harus cepat pergi dari tempat itu

"Tapi wajah-mu seperti wajah Kim Jaejong saat masih muda" Kata namja itu lagi sambil meneliti wajah Sungmin

"Ya! mau apa kau dengan noona-ku hah? Kalau ada masalah katakan padaku saja!" Tiba-tiba Kyuhyun datang pada saat waktu yang tepat

"Bisa kita bicara di kantor-ku saja?" Tanya Namja tadi lalu mengajak Kyuhyun dan Sungmin untuk mengikuti-nya

Sungmin terlihat sangat ragu untuk mengikuti namja mencurigakan itu , tapi kyuhyun hanya menarik tangan Sungmin agar mau mengikuto namja itu.

"Tenang , ada aku noona" Kata Kyuhyun yang menenangkan hati Sungmin

.

.

Sampai saat mereka sekarang sudah duduk di sebuah sofa di sebuah kantor kecil. Tadi saat Sungmin pertama memasuki ruangan itu mata-nya tanpa sengaja menangkap sebuah tulisan di belakang meja kerja utama 'SM Entertaiment' , lalu mata-nya melihat ke meja kerja itu , terpampang sebuah nama disana 'Lee Soo Man , diretur utama'

"Jadi bagaimana? Apa anda setuju nona Sungmin? Aku rasa ibu anda tidak akan suka kalau rahasia-nya dibongkar" Kata Lee Soo Man

Ternyata Lee Soo Man adalah orang yang selama ini mencari tau bagaimana latar belakang kehidupan ibu-nya , lalu kemarin melihat wajah Sungmin di layer kaca. Ia merasa tertarik untuk menjadikan Sungmin sebagai artis-nya di rumah produksi kecil-nya. Berharap dengan membawa Sungmin rumah produksi-nya akan menjadi lebih besar dan terkenal lagi.

"Aku…" Sungmin tampak sangat bingung , kalau ia menolak rahasia ibu-nya akan segera terbongkar kedepan public. Tapi kalau ia mau ibu-nya pasti akan marah

"Ahjushi , aku akan menggantikan-nya" Sela Kyuhyun

"Kau? Anak kecil?" Tanya Soo Man pada Kyuhyun kecil

"Maksud-ku bukan aku tapi kakak laki-laki ku , aku akan membawa-nya besok sore , ia kan noona?" Tanya Kyuhyun sambil mengedipkan sebelah mata-nya

Sungmin yang tidak tau dengan rencana Kyuhyun hanya bisa mengangguk. Kyuhun kembali melihat respon namja yang berada didepan-nya lagi , dengan terpaksa namja itu juga mengangguk-kan kepala-nya.

"Ku tunggu besok sore" kata Namja tadi lalu mempersilahkan Kyuhyun dan Sungmin pergi

−−−−−−−− Lalalala lalalala −−−−−−−−

"Siapa yang mau kau bawa Kyu?" Tanya Sungmin saat mereka duduk untuk menonton Tv

"Aku , kau bisa mencium-ku saat nanti kita kesana , jadi kau harus jadi menejer-ku Minnie" kata Kyuhyun yang sudah kembali ketubuh semula-nya

"Haruskah?" Tanya Sungmin ragu

"Tentu saja , bagaimana kalau aku tiba-tiba berubah kecil lagi?" Tanya Kyuhyun

"Hmm…ne , arraso" Sahut Sungmin akhir-nya

Saat Sungmin hendak mengganti chanel posel-nya berdering. Saat melihat siapa yang menepfon-nya ia dengan semangat mengangkat panggilan itu.

"Yeoboseo umma , bogoshipoo~" Seru Sungmin semangat , tapi balasan diseberang sana mempu membuat hati-nya kembali memburuk

"Nado , Hmm…umma melihat-mu kemarin di TV , sayang kamu jangan samapi seprti itu lagi ya , umma tidak mau kau diketeahui public , sudah ya umma masih ada jadwal , annyeong" Putus Jaejong tanpa menunggu jawaban dari anak semata wayang-nya

"Ne…umma" Kata Sungmin sambil menaruh kembali mobile phone-nya

"Wae? Umma-mu bilang apa?" Tanya Kyuhyun ingin tau , lalu ia mendekatkan tubuh-nya ketubuh Sungmin

"Kukira dia menghawatirkan ku karena kita sudah lama tidak bertemu , tapi di Cuma khawatir aku di ketahui public" Jawab Sungmin sedih , dengan perlahan kepala-nya turun samapi menyentuh pundak Kyuhyun

"Hmmm..tetap saja umma-mu khawatir kan? Sudahlah , masih ada aku disini" Ucap Kyuhyun yang berhasil membuat Sungmin kembali menyunggingkan senyuman-nya

"Bagaimana dengan Hangeng hyung?" Tanya Kyuhyun ingin mengalihkan pembicaraan

"Aku sudah bicara pada-nya , aku bilang aku mengerti dan semoga langgeng bersama Chullie sonsang" Jawab Sungmin masih menyandarkan kepala-nya di bahu Kyuhyun

"Hahaha,,,seperti mereka sudah menikah saja" Sahut Kyuhyun sambil tertawa kecil

"Hihihi…biarkan saja , hmmm…kau hangat sekali sih" Gumam Sungmin lal melingkarkan tangan-nya di lengan Kyuhyun. Dalam diam Kyuhyun hanya bisa tersenyum menanggapi tingkah Sungmin

−−−−−−−− Lalalala lalalala −−−−−−−−

"Noona , hari ini kita jadi kesana?" Tanya Kyuhyun kecil saat meerak baru sampai rumah habis pulang sekolah

"Tentu saja , kita sudah janji kan? Ayo bersiap" Ajak Sungmin lalu mendorong Kyuhyun ke dalam kamar-nya

Selang beberapa menit Sungmin sudah keluar kamar tidur-nya. Dihampiri-nya Kyuhyun kecil yang sibuk membolak-balik beberapa kartu nama.

"Noona , dari beberapa rumah prosuksi , bagaimana ini?" Tanya Kyuhyun

"Huh~ tolak saja" Sahut Sungmin lalu kedapur mengambil minum

"Kita berangkat" Ajak Sungmin lalu ia berjalan menuju pintu keluar,

"Noona , cium aku" Kata Kyuhyun menghentikan langkah Sungmin

"Owh….aku lupa" Kata Sungmin lalu mendekati Kyuhyun yang berdiri tidak jauh dari-nya

"Nih…di bahu-ku saja" Kata Kyuhyun kecil sambil menunjuk bahu kanan-nya

"Hmm…" Gumam Sungmin sambil tersenyum kecil , lalu Sungmin mendekatkan wajah-nya ke bahu Kyuhyun. Saat hampir permukaan bibir Sungmin bertemu dengan bahu Kyuhyun , Sungmin kembali menarik wajah-nya lalu segera mencium pipi Kyuhyun

'Plooop'

"Kenapa?" Kyuhyun dewasa telah kembali , dengan wajah sedikit shock memandang Sungmin

"Yang penting kau sudah berubah…^^" Kata Sungmin lalu kembali berjalan menuju pintu depan

Tanpa meraka ketahui pipi mereka masing-masing merona saat mengingat kejadian tadi

.

.

.

"Jadi kau yang dikatakan anak kecil kemarin?" Tanya Soo Man saat melihat Kyuhyun dewasa di hadapan-nya

"Dia adik-ku" Kata Kyuhyun mengkoreksi

"Ne , aku menerima-mu , bisa kita Syuting sekarang saja? Kau akan membintangi iklan Ponsel produksi LG" Jelas Soo Man pada Kyuhyun sementara Sungmin hanya menunggu Kyuhyun

Lalu mengikuti Kyuhyun yang diajak ke euangn yang di pakai untuk syuting. Sungmin hanya sibuk memainkan ponsel-nya saat menunggu Kyuhyun berganti kostum. Lalu mata Sungmin akhir-nya menemukan sosok Kyuhyun yang berneda dari biasa-nya , wajah Kyuhyun yang sedikit di make-up sehingga menegaskan bentuk wajah Kyuhyun yang tampan. Apalagi pakaian yang yang stylish melekat di tubuh-nya yang tinggi ramping.

Mata Sungmin tidak henti-nya menatap sosok yang mendekati sempurna didepan-nya , kenapa ia tidak sadar kalau selama ini ia bersama orang yang begitu wah-nya.

"Hmmmm…minnie sudah selesai , ayo pulang" Ajak Kyuhyun yang ternyata memang sudah selesai latihan , Sungmin sendiri hanya mengguk dan mengikuti langkah Kyuhyun

Hari sudah malam jadi mereka langsung pulang ketumah untuk instirahat. Karena tadi sebelum pulang mereka sudah makan jadi mungkin sampai rumah meerka akan langsung tidur karena terlalu lelah.

"Omo~ dingin-nya penghangat ruangan-nya rusak ya?" Tanya Kyuhyun saat mengeratkan pelukan-nya pada selimut yang sengaja ia bawa dari kamar saat mereka sekedar ngobrol di ruang tamu

"Hmm…iya , mungkin besok aku harus memanggil orang yang sering memperbaiki-nya" Jawab Sungmin sambil memeluk tubuh-nya sendiri

"Duduk disini" Ajak Kyuhyun sambil membuka selimut-nya

"Eh?" Sungmin hanya memandang Kyuhyun

"Ayo , kita bisa menyalurkan hangat saat kulit kita saling bersentuhan" Kata Kyuhyun lalu langsung menarik tubuh Sungmin , lalu mereka menghangatkan diri di bawah satu selimut bersama

'Lagi-lagi aku hanya bisa merasa nyaman saat berada didekat-nya' Batin Sungmin lagi

"Minnie apa kau percaya sekarang dengan semua ceritaku?" Tanya Kyuhyun tiba-tiba

"Hmm..ne , aku percaya sekarang dengan apa yang aku baca di buku cerita kusam ini" Kata Sungmin sambil mengambil sebuah buku kusam yang tergeletak tak jauh dari tempatnya duduk

"Benarkah?" Tanya Kyuhyun lalu menunduk menatap Sungmin

"Hmmm…." Gumam Sungmin lalu mendongakan kepala-nya menatap bola mata Kyuhyun , entah kenapa kini terasa begitu memikat

"Apa kau sudah mulai menyukai-ku?" Gumam Kyuhyun saat wajah mereka mulai mendekat

"Molla" Jawab Sungmin yang mulai memejamkan mata-nya , tanpa sengaja saat bibir mereka hampir bersentuhan buku cerita yang dipegang Sungmin terjatuh

'Plooop'

'Plooop'

Kedua pasang mata itu kembali terbuka saat mendengar sesuatu yang aneh. Kyuhyun dan Sungmin langsung menatap ke samping. Disana sudah ada dua orang anak kecil yang sedang berdiri tak jauh dari tempat Sungmin dan Kyuhyun duduk.

Seorang anak kecil berambut pirang sedang menutup mata anak kecil disebelah-nya yang memiliki rambut berwarna hitam.

"Jangan lihat Min" Kata namja kecil berambut pirang

"Kau juga Hyung" Sahut namja berambut hitam itu lalu ikut menutup mata namja kecil berambut pirang

"Ya! sudah kubilang kita itu seumulan , jangan panggil aku Hyung" Bentak namja kecil berambut pirang lalu melepas tangan-nya yang menutupi wajah namja kecil berambut pirang

"Tapi tetap saja kau lebih tua daliku!" Sahut namja berambut hitam dengan sedikit tenang

"Young Min! Kwang Min! kenapa kalian ada disini?" pekik Kyuhyun menahan amarah

"Hyung….bogoshipo~~~~" Tiba-tiba dua anak itu sudah menyerang Kyuhyun dengan pelukan

"Mwoo? Wajah mereka sama!" Pekik Sungmin saat benar-benar melihat wajah kedua anak itu

-TBC-

gomawo ats ripiu'nya...^^
sanghyun kim137 : ne...^^
bisa kok,
tpi panggil Kyo aja...
hehehehe
gomapta..^^

momo : ne, bangapsemnida...^^
gomawo,
sya jga udh lama bca'a, mkanya agk lupa...
hehehe
ne...^^

Park Min Rin : Ne,
akn sya smptkan membls ripiu,
gomawo udh mau ripiu,,...^^
hahaha
sprtinya bgitu...

Cho Miku : gomawo...
ini sdh lnjut chingu...^^

Mimiyeon : ne...^^
gomawo ripiu'nya...

mind to ripiu again?