Hahahaha…. Gomen Maafkan ya author yang gaje ini seenak enaknya ketawa padahal udah jelas jelas telat posting… *huuuuuuuuuuuuu

Tapi saya bener2 minta maaf soalnya sibukkkkkkkkkkk banget

Hahahaha…. Gomen Maafkan ya author yang gaje ini seenak enaknya ketawa padahal udah jelas jelas telat posting… *huuuuuuuuuuuuu

Tapi saya bener2 minta maaf soalnya sibukkkkkkkkkkk banget

Langsung mulai aja y?

The thinks I never imagine

Ruangan kalos

Sora POV

Wah aku tak menyangka leon akan datang, teryanta may benar

"jadi bagai mana Sora? leon? Kalina setuju pertunjukan ini akan dibawakan oleh kalian?" pertanyaan kalos itu tentu saja aku menjawabnya dengan setju! Tapi kalau leon setuju tidak ya?

"baiklah aku setju" yes!ternyata leon juga setuju akhir.. "saya permisi keluar" blam! Hei? Ada apa dengan ken? Permidi keluar dan membanting pintu seperti itu? Seperti bukan ken saja dasar anak itu, makan lama makin aneh saja. Lebih baik aku focus pada pertunjukan ini saja .

/skip penejelasan kalos\

"jadi, karena pada awalnya Sora hanya bermain sendiri, terpaksa seluruh persiapan harus diubah, Sora tolong sampaikan hal ini pada ken" baiklah sekarang aku harus segera mencari ken sesuai perintah kalos agar pertunjukan cepat siap aku sudah tidak sabar!

Dimana sih ken dari tadi aku cari dia kok tidak muncul, dasar!

Normal POV

Kaleido stage terlihat mulai gelap wajar saja karena hari juga mulai gelap. Terlihat disudut lorong di dekat tangga ada sebuah silui hitam. Dan ternyata sosok itu adalah ken terlihat sangat pucat, keringatnya bercucuran dia seperti menahan sakit yang luar biasa. "KEN!" untunglah sora cepat datang. Melihat kondisi ken yang seperti tentu saja langsung membuat sora sangat khawatir. "ken, kau kenapa?" Tanya sora sambil menaruh kepala ken di pangkuannya. " a..aaku .. a..apa apa…" melihat kondisi ken tidak sesuai sengan ucapannya membuat sora semakin tidak mengerti apa yang semakin panic dan bingung harus berbuat apa. "ken kau tidak mungkin tidak apa- apa!" "aa..ku hanya kele..la….." sebelum menyelesaikan kalimatnya ken sudah kehilangan kesadarannya. "sora!Ken" ucap yuri terkujut melihat pemandangan ini. "yuri cepat bawa ken ke rumah sakit" dengan sigap yuri langsung menggendong tubuh ken dan menuju mobilnya dan sora pun langsung mengitu yuri.

Sora POV

Ken.. berthanlah, ada apa denganmu sbenarnya hri ini. "uhuk!" da..rah ken ayolah kau harus bertahan aku, aku tidak kuat melihatmu seperti ini. Ber juanglah…

Rumah Sakit

Normal POV

Sora, dan yuri menunggu di luar. Mereka hanya bisa berdoa. "Yuri bagaiman keaadaan ken?" lo? Layla memecahkan keheningan. "dokter sedang memeriksanya didalam" yuri langsung menjawab pertanyaan layla. Sedangkan sora hanya bengong karena bingung mengapa layala bisa disini,

Gomen…. Tiap sya posting Cuma stengah2 plus pendek pula

Trus saya juga minta maaf gakbisa ngebalas reviewnya

Thanks buat yg udh ngeriview

Langsung mulai aja y?

The thinks I never imagine

Ruangan kalos

Sora POV

Wah aku tak menyangka leon akan datang, teryanta may benar

"jadi bagai mana Sora? leon? Kalina setuju pertunjukan ini akan dibawakan oleh kalian?" pertanyaan kalos itu tentu saja aku menjawabnya dengan setju! Tapi kalau leon setuju tidak ya?

"baiklah aku setju" yes!ternyata leon juga setuju akhir.. "saya permisi keluar" blam! Hei? Ada apa dengan ken? Permidi keluar dan membanting pintu seperti itu? Seperti bukan ken saja dasar anak itu, makan lama makin aneh saja. Lebih baik aku focus pada pertunjukan ini saja .

/skip penejelasan kalos\

"jadi, karena pada awalnya Sora hanya bermain sendiri, terpaksa seluruh persiapan harus diubah, Sora tolong sampaikan hal ini pada ken" baiklah sekarang aku harus segera mencari ken sesuai perintah kalos agar pertunjukan cepat siap aku sudah tidak sabar!

Dimana sih ken dari tadi aku cari dia kok tidak muncul, dasar!

Normal POV

Kaleido stage terlihat mulai gelap wajar saja karena hari juga mulai gelap. Terlihat disudut lorong di dekat tangga ada sebuah silui hitam. Dan ternyata sosok itu adalah ken terlihat sangat pucat, keringatnya bercucuran dia seperti menahan sakit yang luar biasa. "KEN!" untunglah sora cepat datang. Melihat kondisi ken yang seperti tentu saja langsung membuat sora sangat khawatir. "ken, kau kenapa?" Tanya sora sambil menaruh kepala ken di pangkuannya. " a..aaku .. a..apa apa…" melihat kondisi ken tidak sesuai sengan ucapannya membuat sora semakin tidak mengerti apa yang semakin panic dan bingung harus berbuat apa. "ken kau tidak mungkin tidak apa- apa!" "aa..ku hanya kele..la….." sebelum menyelesaikan kalimatnya ken sudah kehilangan kesadarannya. "sora!Ken" ucap yuri terkujut melihat pemandangan ini. "yuri cepat bawa ken ke rumah sakit" dengan sigap yuri langsung menggendong tubuh ken dan menuju mobilnya dan sora pun langsung mengitu yuri.

Sora POV

Ken.. berthanlah, ada apa denganmu sbenarnya hri ini. "uhuk!" da..rah ken ayolah kau harus bertahan aku, aku tidak kuat melihatmu seperti ini

Rumah Sakit

Normal POV

Sora, dan yuri menunggu di luar. Mereka hanya bisa berdoa."Yuri bagaiman keaadaan ken?" lo? Layla memecahkan keheningan. "dokter sedang memeriksanya didalam" yuri langsung menjawab pertanyaan layla. Sedangkan sora hanya bengong karena bingung mengapa layala bisa disini." hhhh... dasar anak itu" desah layla sambil mendudukkan tubuhnya dikursi. "terima kasih ya sora, aku sudah mendengar ceritanya dari yuri" "i.. iya" meski mengatakan iya, sebenarnya masih ada sejuta petanyaan yang ada di otak sora, tapi sepeertinya layla bisa membaca pikiran sora.

"kau pasti masih bingung sebernya apa yang terjadi kan sora?" tanya layla sambil terus menatap lantai rumah sakit. namun sora tak menjawabnya. "ken... tubuhnya sangat lemah, dari kecil dia sudah seperti itu. kalau kelelahan dia akan langsung ambruk seperti ini" "kenapa kau bisa tau tentang ken layla?" sepertinya penjelasan layla tadi malah menambah titik-titik di otak sora. layla menarik nafasnya dalam-dalam "wajar saja karena aku kakaknya ken"

Gomen…. Tiap sya posting Cuma stengah2 plus pendek pula

Trus saya juga minta maaf gakbisa ngebalas reviewnya

Thanks buat yg udh ngeriview