Shout

Chapter:5. Whaaattt…?

A/N: Istar Fantasy kepada bumi (?)… saat ini aku yang bakalan jadi Author buat lanjutin cerita…

Disclaimer: Sensei-Kurumada tentunya

Setelah menerima pesan misterius Milo langsung berlari keluar dan nyampein pesan itu sama para Goldies lainnya.

Mereka lalu berkumpul di Kuil Libra biarpun penunggunya masih belum tiba juga.

"Ni.. masalah tambah runyam aja…!" kata Aldebaran sambil makan beberapa bungkus kacang garing tak lupa menyebarkan kulitnya hingga berserakan mengotori ruangan kuil itu.

"Gimana kalo kita ke Yomotsu Hirasaka aja…?" usul Shura.

"Kita lebih baik ke Underworld aja dulu…?" kata Mu yang punya pendapat berbeda.

"Kalo kita pergi…! Ni kuil gimana….?" Saga ikut memperkeruh suasana

"Udah… pokoqnya kita ke YH… lagian kemungkinan besarnya si Athena sama para Bronzienya ada disana….!" Teriak Kanon yang gak sabar dan langsung berlari keluar kuil.

Duaaaaaaaakkkkkkkk…

Kanon terpental masuk kembali kedalam gara-gara bertabrakan dengan seseorang yang sekarang ikut jatuh terlentang.

"Kakak…..! syukurlah kakak tidak apa-apa…!" jerit Aiolia dengan berurai air mata sambil memeluk saudaranya yang baru tiba tanpa menghiraukan si Kanon yang malah dia injak mukanya.

"Ni anak senang sih senang… tapi liat-liat dong muka gue yang cakep dan merupakan salah satu asset besar gue jadi kaya gini…!" teriak Kanon marah sambil bercermin dan merias mukanya supaya jadi cakep lagi pake kosmetik si Aphro.

"Los…! Loe dari mana aja koq gue telepati gak dijawab….?" Tanya Mu

"Nah itu dia…! Ada yang ngerusak satelit Telepati makanya semua telepati jadi terganggu…! Mana bahan bakar kecepatan cahaya gue habis lagi….! Jadinya terpaksa dech gue naik angkutan umum…!" Aiolos menuturkan alasan keterlambatan dia tiba disana.

Tiba-tiba terdengar suara ribut-ribut diluar.

Semua Goldies langsung melongok.

Tampak dibawah ada tukang becak yang lagi narik ibu-ibu dari pasar.

Setelah siIbu turun, tukang becak itu bergegas lari kekuil.

"Loh… mau apa tu tukang becak…kemari…?" Saga kebingungan

"Ada yang ngutang gak waktu naik becaknya….?" Tanya Shaka sama semua orang yang ada disana.

Semua langsung geleng-geleng kepala.

"Sorry-sorry… gue telat….! Abis narik dulu….!" Teriak tukang Becak yang ternyata adalah Dohko.

"Loe… jadi tukang becak…? Buahahahahahaha…..!"

Para Goldies langsung ngakgak abis-abisan.

"Cuman sampingan koq… buat ngisi waktu luang..!" jawab Dohko sambil cemberut.

"Tapi kenapa harus becak….?" Tanya Mu dengan pipi kembung nahan ledakan tawanya.

"Mendingan becak juga ada kerjaan… dari pada guru loe yang cuman diem aja…!" jawab Dohko sambil nunjuk ke seongok mahluk yang berdiri dipintu masuk dengan badan dipenuhi lumut gara-gara jarang gerak.

Semua: "…." (swetdrop)

Setelah semua Goldies berkumpul dan berdiskusi, akhirnya diputuskan mereka akan berangkat ke YH kecuali Shaka yang habis diskusi panjang sama Mu di Toilet (gak ada tempat lain apa) akan pergi sendirian memeriksa ke Underworld.

"Tapi sebelum pergi….! Tolong bersihin dulu kuil gueeee….!" Teriak Dohko yang kondisi kuilnya jadi semrawut kaya TPA dipenuhi kulit kacang.

Sementara para Goldies pergi, 12 kuil dijaga sama para Silver Saint yang selama ini dikenal kurang kerjaan.

Sebenarnya para Silveries sama sekali gak tau buat apa mereka harus ngejagain tu Kuil makanya sebagian besar dari mereka cuman tiduran atau malah menggelar party disana.

Dibarisan para Goldies yang akan menuju ke YH tampak Ikki nyempil kaya Upil.

Sebenernya para Goldies dah ngelarang dia ikut soalnya ngeganggu pemandangan yang dah indah dengan keseragaman warna emas.

Tapi dia tetep ngotot pengen ikut masuk ke YH.

Akhirnya para Goldies mengalah dan mengizinkan Ikki ikut dengan Syarat harus membawa perlengkapan perang para Goldies tidak termasuk Cloth tentunya. Soalnya kalo dibawa sama si Ikki mereka mau pake apa.

Alhasil Ikki jadi kuli panggul yang membawa tas berisi seabrek barang-barang kebutuhan para Goldies.

Untuk menghemat energy mereka pergi ke YH pake jurusnya si Deathmask supaya praktis.

"Woi…. Kalian itu bawa apa aja sih… berat banget ni….!" Teriak Ikki yang dah gak kuat bawa barang milik para Goldies.

"Hmm… gue juga heran…! Guekan cuman bawa permen karet beberapa biji doank koq bisa jadi segunung gitu ya….?" Pikir Aiolia ikut bertanya-tanya sebenarnya barang siapa yang paling banyak berada disana.

Geebbbraaaakkkk….

Semua telah tiba di YH.

Sesampainya di YH Ikki langsung membuka tas ransel yang gedenya segunung itu untuk nyerahin semua keperluan para Goldies.

"Sebenernya apa aja sih yang mereka bawa….?" Ikki penasaran berat.

Pertama yang muncul adalah peralatan revarasi milik Mu.

Ini buat jaga-jaga aja sapa tau ada Cloth atau barang lain yang rusak bisa langsung di perbaikin.

"Masuk diakal….!" Pikir Ikki

Yang berikutnya anak panah cadangan Aiolos.

"Yang ini juga masih masuk diakal…!" pikir Ikki lagi

Lalu ikki kembali memeriksa kedalam tasnya.

"Hah… apaan ni…?" Ikki Swetdrop mengetahui didalam tas ada karung goni ukuran jumbo.

"Itu punya gue…!" Deathmask teriak sambil nyambar karung miliknya.

"Buat apa loe bawa karung segede gitu…? Mau ngarungin Athena….?" Tanya Ikki heran.

"Ya bukanlah…! Ni karung buat nyari koleksi pajangan… sapa tau kan disini banyak kepala bergelimpangan…! Lumayan hemat tenaga dan biaya…!" kata Deathmask.

Ikki kembali menarik benda dari tas ranselnya yang antara lain.

Segepok permen karet Aiolia, Hp Shura, dan bola sepak Aldebaran.

Entah sebenarnya buat apa barang-barang itu mereka bawa kesana karena dah dipastikan itu bukan buat perang.

"I…i…ini…!" kali ini Ikki kaget bukan kepalang dan hampir kena serangan jantung karena yang dia ambil dari dalam tas adalah majalah buat pria dewasa.

"Jangan liat….!" Aiolos langsung menutup mata sang adik.

"Eh… tunggu.. koq itu mirip Marin….? Aku perlu liat dulu buat mastiin….!" Alasan Aiolia yang sebenarnya cuman pengen liat tapi gak digubris sama sang Kakak.

"Buset dech… Mil…! disaat kaya gini loe masih kepikiran buat liat yang kaya ginian….!" Kata Dohko sambil mengelus dada sampai kepala.

"Enak aja…! Itu bukan punya gue….!" Bantah Milo yang merasa gak bawa benda kaya gitu.

"Kalo bukan loe siapa lagi…? Yang punya hobi kaya gini cuman loe aja….!" Bentak Shura sambil ngejewer kuping Milo.

"Sumpah dech… bukan…!" Milo kekeh membantahnya.

"Kalo bukan si Milo siapa…?" Dohko jadi bertanya-tanya sambil liat sekeliling.

Biarpun terhalang sama badan Aldebaran yang lebar tapi tampak jelas seseorang sedang gemetar dengan keringat bercucuran dibelakang Saint Taurus itu.

"Ca… Camuuuuuuuussss…..!" jerit Dohko yang terkejutnya dah kaya tersambar petir disiang bolong melompong.

Diikuti para Goldies lain yang gak kalah histerisnya mengetahui kalau majalah itu milik orang yang selama ini dianggap paling, paling dan paling bersih otaknya setelah Shaka.

"Camus loe kenapa…? Kesambet si Milo ya…?" Tanya si Aphro yang mulutnya menganga selebar-lebarnya karena shock.

"Selama ini gue harap si Milo yang ketularan ama loe…! Koq malah jadi loe yang ketularan si Milo…?" Aiolos jadi histeris tinggkat berat kaya orang tua yang ngedapetin anaknya berbuat kesalahan patal.

"U… udah dech..! itu entar aja kita bahas…! Gue punya alasan koq bawa kaya gituan…!" kata Camus berusaha membela diri.

Para Goldies lain + Ikki nampaknya sama sekali gak percaya sama omongan Camus.

Tapi mereka mutusin buat gak ngelanjutin perdebatan soal kaya gituan.

Ikki kembali ngebagiin barang dari dalam tas, hingga yang tersisa cuman seabrek alat Kosmetik yang memenuhi 3/4 dari tas itu yang gak lain dan gak bukan adalah barang dagangan si Aphro.

Semua langsung melihat kearah si Aphro yang lagi moles wajahnya dengan krim malam.

"Ngapain bawa kaya ginian…?" Deathmask swetdrop.

"Mo ditawarin sama Athena…?" Tanya Shura yang pikirannya gak bisa lepas dari nama Athena.

"Ya… enggak lah…! Dia tu… Lipstik yang diambil sebulan yang lalu aja belom lunas…! Mana mungkin eke ijinin ngambil lagi….!" Jawab Aphrodite dengan nada ketus.

"So… buat apa ni loe bawa…?" Tanya Mu sambil ngubek-ngubek barang dagangan si Aphro.

"Sapa taukan di YH ada yang pengen beli kosmetik…!" kata si Aphro yang pengen tetap berbisnis dimanapun tempatnya.

Mereka lalu pergi mendekati lubang YH dari pada entar dipaksa beli sama si Aphro.

"Eh… kira-kira si Athena kemana…?" Tanya Aldebaran sama orang yang disebelahnya.

"Mana gue tau…?" jawab Ikki yang sebenernya gak mau tau.

"Hahhahahha…..kalian tiba juga para gold saint….!"

Sebuah suara sopran dengan sedikit bumbu seram terdengar dari dalam lubang.

"Iya…kita datang….! Athena sama beberapa Bronzie ada sama loe….?" Tanya Shion sama tu suara.

"Tepat sekali….!" Jawab suara itu.

"Sekarang mereka baik-baik aja…?" Tanya Shura agak cemas.

"Sampai saat ini mereka masih baik-baik saja…!" jawab suara itu lagi.

"Sukur dech kalo gitu….!" Kata para Goldies + Ikki yang langsung berbalik arah buat pulang.

"Woi..woi….! tunggu dulu… mo pergi kemana…?" suara itu terdengar kaget bercampur panic.

"Ya mo pulang lah….! Buat apa lama-lama di tempat kaya gini….!" Jawab Dohko sambil terus jalan.

"Lalu Athena sama yang lainnya….?" Suara itu jadi terdengar makin bingung.

"Ya loe urus aja sana…!" balas DM dengan suara sumringah.

"Emang enak ngurusin Dewi yang manja kaya dia….!" Sambung si Aphro sambil menjajakan dagangannya.

"Jangan lupa adikku si Shun kasi makan 3 kali sehari, kalo malam kasi susu murni sebelum tidur. trus kalo pagi sukanya mandi pake air hangat ya…!" kata si Ikki dengan tenangnya.

"Bilangin juga ama si Zabu… entar bayar utangnya yang berjuta-juta tu langsung transper ke rekening gue aja…! Kalo mau dibayarin sama loe juga gak apa-apa…" kata Kanon membuat Saga tersenyum gembira.

"Ternyata si Kanon masih Normal…..!" jerit Saga dengan mata berkaca-kaca.

"Dan titip salam buat Bronzies yang pake cloth beruang ya….!" Tambah Kanon dengan nada genit.

Gubraaaaaakkkkk…..

Saga langsung jatuh tersungkur karena terpukul dengan telak oleh perkataan sang adik.

"Kalo biaya buat mereka kurang…. ni ada sedikit uang….!" Kata Dohko yang ngasi uang hasil narik becak tadi.

"Ni… gue tambahin….!" Aiolos nambah uang dari Dohko pake uang recehan, kembalian ongkosnya ke Sanctuary.

"Stop… stop… kalian pikir gue tu apaan…?" suara itu terdengar kesal bercampur marah dan ekstrak bingung.

"Ni…! majalah ini juga…! Dari pada jadi masalah and ngerusak imez gue…!" kata Camus sambil ngelempar majalah miliknya.

Dohko liat sejenak kearah majalah itu bergantian sama liat kearah muka Milo.

"Mil… loe kenapa…?" Tanya Dohko.

Milo terlihat bingung dengan pertanyaan Dohko.

"Biasanya kalo liat majalah kaya gini mata loe meotot terus…gak bisa lepas…?"

"Eh… Gi..gitu ya…?" Jawab Milo gemetaran.

Dohko lalu mendekat kearah temannya itu.

"Hah… Kardia…?" teriak Dohko yang kaget mengetahui ternyata orang yang dari tadi bersama mereka bukan Milo tapi Kardia.

Disaat bersamaan munculah sesuatu yang sesuatu banget (yang pasti bukan Syahrini).

Dari dalam lubang YH nampak sebuah tangan yang merangkak naik keatas.

To be continue….

Nah apa/siapa yang muncul dari lubang YH…? Kenapa si Kardia bisa sampai ada disana & kemana Milo yang sebenarnya….? Apa yang akan dilakukan Shaka diUnderworld…? Gimana nasib 12 kuil…? Dan apakah dagangan si Aphro bakalan laris….?

Tunggu kelanjutannya yang akan dibawakan oleh…. (kocok-kocok)

*LittleSunion-Sempai*

Selamat berjuang….

Tags to go :

Cecillia Angela / Mini Author Gita/ Glace Aquarii / Pelayan Hermes / Reizu YuukiNeezuri / RedQueen19