Chalice : Dunia bergetar (?) akan atas ketelatan chalice meng-update Fic yang sangat malas chalice lanjutkan~~~ AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAHHHH! *nyanyi pakai nada Love is wars* *nyanyi pakai toa, bukan pakai mic* #kena lempar sepatu sama tetangga.
Yuna, Kagemi, Aoi : *bersembunyi*
Aoi : Bagaimana ini, creator kita udah kaga waras lagi.
Kagemi : Aku takut, Yua-chan (nama panggilan Yuna, bukan Typo), Aoi-chan
Yuna : Aku juga,
Kagemi : Oh iya *ngeluarin kertas*
Aoi : apa itu?
Kagemi : Kertas Sebelum dia jadi gila, Yua-chan, bacakan.
Yuna : "GOMENANSAI! Atas Lamanya update, soalnya ide drama Cinderella itu sudah terkuras habis dengan ficku yang baru ku publish di fandom lain, jadi gomenansai jika ceriitanya tidak memuaskan!, tertanda : Chalice07"
Kagemi & Aoi : (inner : Kalau Yuna membacakan yang ada tulisan minta maaf, kok jadi agak aneh ya...)
Disclaimer : Vocaloid BUKAN Milik Chalice, tapi... *nunjuk label tulisan Yamaha* Milik Yamaha dan crypton future media. Drama Ala Vocaloid barulah milik chalice X3 jadi maklum kalau GaJe.
Warning : GaJeness, Lebayness (di karenakan hari ini chalice lagi lebay), Cacadness, Anehness, TYPOness, kesalahan Mengeja EYDness, OOCness, Chalice masuk kedalam Fic untuk melengkapin-ness (?), OCness muncul, Dan lain-lain yang penuh -ness *gaploked*
Ket :
"ABC" = Bicara
ABC = Keadaan di luar atau dunia nyata bukan di dalam cerita, jadi bisa di bilang ada kejadian nyelip XD
'ABC' = Bicara dalam hati saat mereka melakukan peran.
ABC = sebuah tulisan di kertas atau apa, dan suara BGM atau SFX.
ABC = Jalan cerita drama tersebut yang dibacakan sang narrator cerita di mic (?).
'ABC' = bicara dalam hati.
~Happy Reading~
Tim 1 Ready!
Miku dkk keluar dari kelas untuk persiapan.
Lampu mati seketika.
Dan ajaibnya Ada sorot lampu diatas depan kelas.
Muncul tulisan di papan tulis :
MIKURELLA!
Mikurella : Miku Hatsune.
Pangeran : Kaito Shion
Ibu tiri : Gumi megpoid
Bapak / Raja : Gumiya Megpoid (kekuarangan orang)
Kakak tiri 1 : Kaiko Shion
Kakak tiri 2 : Haku Yowane
Peri : Mikuo Hatsune
Narator, Tukang pos (?) dan Penjaga : Chalice07 (kekurangan orang alhasil Chalice membantu #dibunuh) (P.S : Chalice disini memakai baju pria (khusus tukang pos) demi melengkapi cerita XD Dan memplesetin sedikit nama chalice jadi kaga apa kan XD *di bunuh*)
Narrator pengganti : Kagemi Kageyami (OC Chalice)
(Penokohan hasil undi)
-THE DRAMA BEGIN!-
Pada jaman dahulu kala~ Hiduplah seorang gadis bernama Miku rella Dimadu (Narrator yang membacakan di gampar pakai negi Miku di belakang backstage) Ehem... maaf ada kesalahan teknis (Kiyo & Murid-murid : *sweadropped*) Namanya MikuRella.
Dia mempunyai ibu tiri dan ayah tiri, ibu kandungnya meninggal karena kena jurus "NEGI DI KENYOT NYOOOT!" Serangan dari Miku Hachune (Miku Hachune : *yang ada di rumah Miku* HACHIU! Kenapa aku merasa ada yang manggil aku ya, Miku! #abaikan) (Terdengar suara gamparan keras di belakang backstage) Hohoho... maaf maaf... Maksudnya ibu kandungnya meninggal karena Habis makan baygon gegara mendengar iklan "Benci ususmu~ Minum Baygon setiap hari~" Dengan nada Yakulto (?) dan di nyanyikan oleh Yanti. Lauren (Tiba-tiba terdengar suara jitakan maut di belakang backstage) HUWEEE! GOMEN! GOMEN! AAAAH! YANTI MAAAF! CHA, CHALICE KAGA BERSALAH! (Miku : WOY! Kalau mau teriak, micnya jangan lupa di matikan dulu!) *Hening*
(terdengar suara gaduh di belakang backstage) (Kiyoteru & Murid-murid : *Sweadropped* 'Sudah kami duga! jika tuh author yang bacakan narrator pasti jadinya begini!)
Hehehe... maaf ada kesalahan teknis... Yap, penyebabnya adalah ibu kandungnya minum baygon karena Iklan itu terdengar seperti 'Cintai dirimu~ minum baygon setiap hari~ Seratus persen penyakit anda bakalan sembuh! Di dunia lain~' Dengan nada Yaklut dan di nyanyikan oleh sang narrator.
Kiyoteru & murid-murid : *sweadropped tingkat akut*
Kehidupan yang damai sekali~
Pada suatu hari...
"Mamiii~ Papih pergi dulu yach~" ucap Gumiya sambil mencolek dagu Gumi.
Chalice : *di belakang backstage* *sakit perut ngelihat adegan yang super aneh di depannya* 'Dimana IMAGE KEREN GUMIYA?! *kena lempar gergaji es*
"Iyaaah~ papiiii~" ucap Gumi sambil meluk Gumiya.
Kaiko, Miku dan Haku hanya sweadropped.
'Hei... kok jadi begini dialog mereka?!' Batin Kaiko.
'Memang ada dialog kaya begini ya?' Batin Haku.
'Hei... kok mereka jadi begini?!' batin Miku.
Dan papi Gumiya pergi ke kota sebelah.
Hening...Rumah hening karena Gumiya pergi kerja.
Gumi menatap Mikurella dengan sinis.
"a, Ada apa ya, Mih?" tanya Mikurella.
"Kau nyuci, ngepel, betulin genteng, nyabut bulu kakiku, Bersihin kebun, main enggrang, ngebantuin doraemon nyuci (?) dan lain-lain" ucap Gumi sambil nyebutin pekerjaan-pekerjaan rumah ke Miku.
Mikurella hanya sweadropped 'KOK NYAMBUNG DORAEMON SIH?!' batinnya.
Dan Mikurella melakukan apa yang disuruh Mamih Gumi-chan walau dalam hatinya menangis meraung-raung mirip Singa mengaum (Reader : APA HUBUNGANNYA!?)
3 bulan kemudian
Muncul seseorang berambut hitam sedikit kecekolatan, memakai topi alhasil wajahnya kaga kelihatan, rambut diikat Ponitail pendek, memakai pakaian ala butler, membawa tas kecil di punggungnya datang ke rumah atau lebih tepatnya mansion.
Yap, bapak Gumiya Binti Soekartino (?) Megapoid Akawasha Haruchi meguhi Ronaldo Maduneo Hasan Jamez Julia Perez Gomez Selena (Kiyoteru & Murid-murid : 'NAMA-NYA PANJANG AMAT?!) Adalah seorang pedagang kaya Dan sukses, jadi kaga heran kalau rumahnya mansion dan besar.
Mahluk misterius itu mengetuk pintu.
TOK! TOK! TOK!
"Permisi" ucapnya seperti suara di ubah.
"Ya, ya, siapa ya?" terdengar suara Gumi
CKLEK!
Pintu dibuka, munculah Gumi.
"Ada apa ya?" tanya Gumi.
'Pasti dia butler orang kaya yang mau mesen barang!' Batin Gumi melihat pakaian Mahluk itu yang kaga jelas gendernya
"Saya adalah tukang pos, Saya membawa berita di kota sebelah" ucap mahluk misterius itu.
"JAH! TUKANG POS AJA PAKAI BAJU BUTLER SEMEWAH INI SIH?!" Teriak Gumi shock.
"Ah, anda boleh memanggil saya Charlie (Chalice : Ada masalah? Kaga ada kan? Udah ku plesetin dikit namaku kaga apalah =3= *dibunuh*) Yamikage, salam kenal" ucap mahluk itu dengan smilling dan suara di ubah.
Gumi hanya blushing (Reader : *yang ikutan nonton* Woy! kok jadi Yuri sih!/ Chalice : Maklum~ chalice disini crossdressing jadi cowo jadi maklumin saja~ :D / Reader : *bunuh chalice*) Melihat suara orang itu yang kedengaran seperti suara cowo walau agak sedikit kecewe-cewean.
"Ehem... Bolehkah saya masuk?" tanya Lelaki atau perempuan, masih di pertanyakan (?).
Gumi mengangguk dan mereka masuk.
"Jadi, kau mau membicarakan apa umm... Tuan Charlie?" tanya Gumi dengan santai.
'Sejak kapan ada mahluk kaya dia ikut serta di dalam drama ini? setahu yang mahluk asal masuk itu Chalice07 deh, kenapa ada lelaki ini?" Batin Gumi bingung.
"Jiakakaka! Bagaimana melihat chalice crossdressing? asal kau tahu saja, Gumi! ini adalah ficku jadi aku bisa berubah menjadi lelaki dan kau tidak mengetahuinya! haha! dengan ini aman deh!' Batin Charlie A.K.A Chalice dengan evil smirknya.
"Begini, aku membawa dua kabar, baik dan buruk" ucap Charlie A.K.A Chalice dengan wajah cool (Chaline : Yang 100% ngebuat para Reader mau pergi dari tempat ini secepatnya)
Kaiko, Haku dan Miku Rella Di madu (miku : 'Awas kau Chalice! nanti keluar panggung ku cekek mati kau! *dendam*) datang ke ruang tamu dengan penasaran.
"Kabar Buruknya adalah..." Ucapan Charlie menggantung.
Gumi matanya melotot udah kaya orang kelebihan Vitamin A (?) saking tegangnya.
Haku Diam saja dengan penasaran dan khawatir-cemas-ragu.
Kaiko Makan es krim (?).
Miku rella dimadu, menunggu dengan cemas harap.
"...HUWEEEEEEEEEEEEE! AKU DI CUEKKIN SAMA ANJING KESAYANGKUUUU! KEJAM SEKALI BUKAN?!" Teriak Charlie a.k.a chalice sambil nangis dan dia mulai curhat dari dia awal bertemu dengan anjing kesayangannya sampai sekarang,
Seketika Rambut Gumi Rontok (Yang tidak di ketahui kenapa bisa) SAking cengonya ngedengar kabar buruk yang ternyata BUKAN untuk mereka tapi Charlie yang mengalaminya dan membutuhkan teman curhat.
Rambut Haku seketika menghitam (yang secara ajaib tidak ada yang mengetahuinya gimana caranya), saking kagetnya.
Kaiko rambutnya menjadi Putih (sama) saking kagetnya
MikuRella seketika menjadi pendek rambutnya (yang entah di tuker dengan Mikuo atau kejadian magic yang dialami GumiHakuKaiko) saking bengongnya.
"Lalu? Kabar baiknya?" tanya Gumi udah kesal dan seketika rambut mereka kembali seperti semula.
"Kabar baiknya? Oh iya, kabar baiknya adalah..." Ucapan Charlie menggantung lagi.
Semuanya yang disana (min Charlie) Menunggu dengan sabar.
"Bapak Gumiya Binti Soekartino (?) Megapoid Akawasha Haruchi meguhi Ronaldo Maduneo Hasan Jamez Julia Perez Gomez Selena, Meninggal kemarin di kota sebelah di dekat Kuburan yang dikatakan saksi mata (?) gegara dia mati shock gegara mengintip 7 kuntilanak lagi mandi di sungai" ucap Charlie yang membuat penghuni rumah hanya sweadropped.
'Kok jadi merasa mirip cerita yang ada 7 bidadarinya versi Chalice sih?!' batin mereka semua (min Charlie)
"APA PAPIH MATI?! BENERAN?! MBAK CHARLIE?!" Teriak Mikurella kaget.
Charlie hanya sweadropped 'KENAPA DIA TAHU SAYA CEWE?!"
"Mbak?! dia cowo bodoh!" teriak Gumi disambut anggukan Kaiko.
"Ah! mamih bodoh! di lihat dari badannya dia itu cewe! lihat ada lekukkan tubuh dan dadanya kaga bidang!" Omel Mikurella
Gumi, Kaiko dan Haku kaget karena kaga mengetahuinya
Charlie A.K.A Chalice hanya mendengus kesal karena ketahuan menyamar.
"AAAh~~ menyebalkan... Baiklah aku pergi dulu, Kabar nya sudah kukasih tahu jadi permisi" ucap Chalice dan melepaskan topi berwarna hitam itu dan menutup pintu Luar.
'Tunggu! kalau ada chalice disini terus siapa yang BACAKAN narratornya?!' batin Miku, Gumi, Haku dan Kaiko kaget.
"Jadi Papi mati?" ucap Mereka semua dalam kesunyian.
"PAPIIII!" Teriak Gumi, Kaiko, Haku (?) dan MikuRella sambil nangis bombay
Gumiya yang ada di belakang backstage hanya menangis terharu (dasar... padahal ini hanya drama kok dia terharu? Dasar...)
Pemakaman bapak Gumiya Binti Soekartino (?) Megapoid Akawasha Haruchi meguhi Ronaldo Maduneo Hasan Jamez Julia Perez Gomez Selena, penuh tangis yang memilukan, apalagi Mikurella di madu (?) yang menangis sambil memeluk batu nisan Gumiya
Gumiya yang berada di belakang backstage semakin menangis saking terharunya (Chalice :SADAR WOY! SADAR! ini drama! kok kamu jadi terharu sih?!)
"PAPIII! kalau Papi mati gimana keadaan Mikurella? Miku tidak mau di siksa mami tiri Mikurella" Tangis Miku.
"Berisik KAU!" Bentak Gumi dan menarik rambut Miku.
Gumiya yang sudah terlalu menghayati peran menjadi bapak yang baik, hanya menggeram kesal. (Chalice : Dasar...)
"Ayo kita pulang kerumah dan kau sudah menjadi babu resmi kami!" bentak Gumi dan menyeret Mikurella.
"PAPIIIIII!" Teriak Mikurella sambil diseret Gumi
Gumiya yang di belakang backstage hanya teriak "ANAAAKKUU!"
Chalice di belakang backstage sebagai Narrator hanya sweadropped melihat Gumiya terlalu menghayati...
Hari demi Hari Miku sangatlah sengsara...
Dia di budak saudara tirinya.
Pembudakan keluarga tirinya sangatlah kaga jelas.
Ada yang nyuruh dia nge-sate buaya buat kasih makan ke tumbuhan wortelnya, Ada yang nyuruh membawa Sake rasa coklat (?), ada yang nyuruh bawa es krim rasa karpet (?), Nyuruh ngasih makan 'Carroti' (nama wortel) pakai Bedak (?), Ngambil es krim dari dalam tanah yang sudah di kubur setahun (hah?!), dan lain-lain :3
Mari pindah ke suatu tempat,
Dan seorang pria berambut hijau.
"KAIIIIIITOOOOOOOO!" Teriak Raja Gumiya bergema sampai luar kerajaan (Atau lebih tepatnya sampai keluar kelas)
"Ada apa?" tanya Pangeran Kaito dengan muka polosnya
"NANTI KITA MEMBUAT PESTA, DAN KAU HARUS MEMILIH SIAPA NANTI MENJADIKAN MEMPELAIMU! PAKAI TITIK, TIDAK PAKAI KOMA DAN KALI!" Omel Raja Gumiya kaga jelas.
"APUAAAAAAAAAAA!" Teriak Kaito lebay.
"Kaga boleh membantah!" teriak Raja Gumiya.
TOK! TOK!TOK!
Terdengar suara pintu di ketuk.
Gumi membukakan pintu dan menemukan seorang pria atau perempuan berambut diikat ponytail, warna rambutnya hitam sedikit kecoklatan, memakai baju penjaga dan memakai topeng superman.
"Umm... anda siapa ya?" tanya Gumi.
"SAYA CHALICEMAN! SEORANG RENKERNASI SUPERMAN! HUAHAHAHAHA! YANG MEMBAWA SURAT UNDANGAN DARI RAJA GUMIYA!" Teriak Chalice sambil gaya superman.
Gumi hanya sweadropped.
"Undangan apa ya?" tanya Gumi.
"Kata Raja dia akan mengadakan pesta untuk mencari mempelai wanita pangeran Kaito, DAN Pesta diadakan pada JAM 7 malam, HAHAHAHA! LIHAT! PERKATAAN THE GREAT CHALICE TIDAK ADA YANG SALAH!" ucap Chalice sambil menggunakan nada Laharl di Disgea 1 (?)
Gumi hanya semakin sweadropped melihat kegilaan gadis itu.
'BAIKLAH SAYA PERGI DULU! DADAH! KEBENARAN PASTI MENANG!" Pekik Chalice dan terbang mirip superman.
Gumi hanya sweadropped.
'GIMANA CARANYA TUH ANAK TERBANG?!' batinnya.
"Asyiiik! dengan begini kita ada kesempatan menjadi ratu!" teriak Kaiko senang.
Haku hanya mengangguk setuju.
Mikurella yang mendengarnya merasa tertarik.
"Umm... Mamih... Mikurella boleh ikut?" tanyanya.
"Boleh asalkan kau mendadanin anakku dan membereskan rumah" ucap Gumi.
mikurella mengangguk setuju dan melakukan apa yang disuruh Gumi.
Setelah ia menata rias Kaiko dan Haku dia segera membereskan rumah.
Gumi memanggil anaknya.
'hoi, ayo kita pergi naik kereta kuda, kereta kuda kerajaan sudah datang' bisik Gumi dan di sambut anggukan Haku dan Kaiko.
Dan mereka segera pergi ke kereta kuda dan meninggalkan MikuRella.
Mikurella sudah selesai membereskan rumah dan sadar dia ditinggalkan keluarganya
segera ia berlari ke belakang rumah dan menangis.
"Kenapa mereka tega meninggalkanku... hic!' tangisnya.
tiba-tiba dari pohon negi (?) munculah sebuah cahaya dan...
Terlihat wanita (atau lebih tepatnya pria jejadian) berambut Teal pendek, memakai pita bewarna polkadot, memakai gaun, memakai lipstik tebel, bulu matanya lentik, memegang negi sebagai tongkat ajaib, memakai sayap peri, dadanannya menor.
Mikurella yang melihatnya hanya cengo.
'WTH?! SEJAK KAPAN MIKUO JADI BANCI TAMAN LAWANG?!' Batin Miku.
"Ada apa~ Mikurella? kenapa anda menangis~ cyin~" ucap Mikuo dengan nada banci yang ngebuat Miku ilfeel.
"A, Aku... Aku tidak bisa pergi ke pesta kerajaan, dan aku juga belum punya gaun" ucap Mikurella sedih.
"Oh biarlah saya membantu mu, akan saya ubah penampilanmu dan akan membuatkan mu Kereta kuda" ucap Mikuo dan mengayunkan negi ajaibnya.
"SIM SALABIM! MIKUO CANTIK DAN MANIS! DAN KECEH! HUM HAHAHA! CYIIIN~" Ucap bu Mikuo membacakan mantra GaJenya.
Miku hanya bisa sweadropped.
Seketika tubuh Miku di selebungin cahaya dan...
CRRIIIING!
Miku memakai gaun berwarna teal dan muncullah kereta kuda berbentuk Negi.
"Nah pegilah!" ucap Mikuo dan nendang Miku masuk.
"Ingat Kau akan mati suri (?) jika jam 12 malam! kalau masih bersama pangeran! (?)" Nasehat bu Mikuo di sambut anggukan Mikurella
NGEEEEEEEEEEEEEEENG! entah itu kereta kuda atau mobil balab, yang pasti kecepatannya melebihin mobil balab, 250 km/jam, kaga percaya bukan? chalice juga kaga percaya.
Di kerajaan terlihat raja risih karena Pangeran tidak ada tanda-tanda menyukai salah satu dari putri tersebut.
Tiba-tiba para pengunjung terpesona melihat sesuatu yang bergerak ke arah mereka, begitu juga Pangeran Kaito dan Raja Gumiya (?).
Muncullah MikuRella yang membuat menarik perhatian.
"Oh, cantik sekali dikau, mau kah kau menari denganku?" Tanya Kaito disambut anggukan Mikurella.
Dan mereka menari tanpa sadar waktu sudah pukul 12 malam.
TENG! TENG! TENG!
Miku kaget dan berlari.
Kaito mengejar Miku sampai kebelakang istana
"Jangan mengikutinku!" bentak Miku.
"Tapi aku menyukaimu" ucap Kaito.
"Tidak! ak-" Belum selesai Miku marah dia langsung mati (Reader : *shock! lalu bunuh chalice selaku sang narrator)
"MIKUUURELLA (?)! jangan mati! aku tidak bisa hidup tanpamu" Kaito kaget.
"Kalau kau mati aku juga mati" ucap Kaito dan meminum racun lalu mati.
Miku segera bangun dan melihat Kaito udah is dead (?)
"PANGERAN KAITOO!" Tangis Mikurella.
"Aku tidak bisa hidup tanpamuuu! Kalau kau mati aku juga mati" tangis Mikurella dan memegang pisau kecil dan menusuk dirinya.
(Reader yang sedang nonton berteriak "KOK JADI MELENCENG KE ROMEO DAN JULIET SIH?!" pekik Reader sambil ke belakang backstage dan ngehajar Chalice)
Dan Raja Gumiya menikah dengan Ibu tiri Gumi, dan mereka hidup berbahagia selamanya
~OWARI~
Tirai tertutup, Kiyoteru, murid-murid, dan Reader yang ikutan numpang nonton hanya cengo.
"KOK JADI BEGINI CERITANYA?!" Teriak mereka.
Chalice yang berada di belakang backstage di hajar habis-habisan sama Miku karena memplesetin namanya disana dan Kagemi kabur secepatnya sebelum di bunuh Miku karena ikut-ikutan plesetin nama.
'Ehem... baiklah, kelompok dua, giliran kalian" panggil Kiyoteru setelah melihat kelompok satu datang kekelas dan duduk di meja masing-masing.
"AYO~" ajak Rin
Dan kelompok dua segera berjalan.
~BERSAMBUNG~
Chalice : Bagaimana? Gajekan? Gajekan? maklum chalice lagi gila hari ini :3, Dan lagi... maaf jika chalice main masuk, soalnya... Kelompok ini kekuarangan orang dan ... saya selaku membacakan narrator di drama mereka juga maklumin oke?
Reader : *bunuh chalice* KOK JADI BEGINI CERITANYA?!
Chalice : *tepar*
Kagemi : Maaf kalau alur kecepatan...
Aoi : Walau begitu...
Yuna : Adakah Reader yang mau berbaik hati... memberi Review walau fic ini GaJe?
Balas Review :
Yuu Nisshoku :
Salam kenal juga, Yuu-san (boleh panggil demikian?)
Benar, Simi ayam yang kacau, kalau bisa tarik tuh ayam keluar dari android, rasanya pengen motong terus di goreng lalu di makan *di gampar simi*
benarkah? hahaha, saya senang di bagian itu bisa bikin anda nyengir X3
kaga apa panjang-panjang XD justru chalice suka yang panjang-panjang :3
sudah update~
terimakasih atas Review dan Favenya, Yuu-san XD
Saitou Kemiko-Arishima Joruri :
Nasib putri sama kaya chalice XD terperangkap dengan buku-buku *pundung* Setuju dengan anda X3
Tidak, saya tidak berjanji #di bunuh Putri-chan.
Benar, saking sebelnya pengen motong tuh ayam.
Benar, Simi kau sangat hebat! Kita berharap Luka dan Gaku segera menikah dan punya anak #di timpuk pakai queen tuna (?)
Sudah lanjut X3
Terimakasih atas Reviewnya, Putri-chan
Karen Whiet :
Benarkah? chalice senang X3
Hahaha... nasib Karen-chan mirip chalice :3, ketawa-ketawa habis itu nyaris di bawa sama tante ke RSJ karena di kira chalice udah gila :3
Sudah update XD
Terimakasih atas Reviewnya, Karen-chan X3
Kisasa Kaguya :
Benarkah? chalice senang :3
apa boleh buat... banyak yang minta sequelnya tapi kaga apa XD chalice juga senang membuat sequelnya (walau susah)
memang mereka pada gendeng semua #dibunuh.
Yuna : Alah! Itu contoh cowo kaga cinta sama cewenya *gampar Ryu*#abaikan
Terimakasih atas Reviewnya dan Favenya, Sasa-chan XD
Anda juga harus Ganbatte XD
Nijihana Oichi :
Ngomong-ngomong soal Remedial Khusus Vocaloid yang jerman... Chalice mustinya nulis JEjeRan kanoMAN, kaga sampai kesitu idenya *pundung*
Oke back to balas review (?)
Benarkah? Chalice senang XD
Pitung itutuh pahlawan Betawi yang punya ilmu kebal dan ujung-ujungnya di bunuh Jenderal Sekutu gegara gurunya memberi tahu rahasia kebalnya
Oke, saya akan Ganbatte XD
Sudah update~
Terimakasih atas reviewnya, Oichi-san (boleh panggil demikian?)
vhi :
Benarkah senangnya XD
Benar, pada nanya pada Simsimi, padahal kaga bakal dapat jawaban dari ayam itu #di bunuh simi
Sudah update XD
Terimakasih atas reviewnya, Vhi-san
Anime. Lovers4ever :
memang mereka gila, ah malah dari dulu uda gila #di bunuh.
SimSimi sejenis aplikasi yang memakai internet dan hebatnya tuh kita jawab apa pasti dia nyambung (walau jawabannya kaga jelas) hebat yang ngebuatnya bisa buat seperti itu
Mereka memang cocok XD #di bunuh Luka #hidup lagi.
Terimakasih atas Reviewnya, Uzu-chan XD
Mind To Review?
