Tittle : dan pada Akhirnya Cinta
Main Cast : Lee Donghae ( Tetep )
Kim Kibum
Cho Kyuhyun
Lee Hyukjae
Lee Sungmin
Kim Ryeowook
Sub Cast : all member suju and others
Main Pair : ? ( KIHAE OR KYUHAE )
NO GS !
Genre : Romance, hurt, sad,
Rated : M
Sumarry
Lee Donghae harus rela membiarkan kisah cinta yang dilewati nya 2 tahun bersama Kim Kibum yang sangat ia cintai harus kandas ditengah jalan.
Kim Ryeowook, adalah seseorang yang membuat Kibum pergi meninggalkan Donghae begitu saja .. Tapi apa Kibum benar-benar mencintai Ryeowook ?
Lalu siapa Cho Kyuhyun ?
Seorang pemain piano terkenal , yang jatuh cinta dengan Donghae , dan tulus mencintai Donghae apa adanya !
Siapa yang akan dia pilih untuk mengisi kekosongan hatinya ?
Apa dia harus kembali bersama seseorang yang menyakitinya atau membangun percintaan baru dengan orang yang baru dikenalnya?
Lalu kenapa dia memtuskan untuk pergi ke Paris ?
Siapa pula Lee Hyukjae dan Lee Sungmin ?
.
.
.
(Gomawo atas dukungan para readers , hingga ff ini terus berlanjut )
.
.
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::
Terlihat dua namja tengah berjalan saling bergandengan tangan . Yang satu berparas manis , yang satunya lagi terlihat begitu tampan . Namun, jangan disangka kalau mereka pasangan kekasih . Mereka hanyalah sebatas sahabat. Mereka adalah Donghae dan Eunhyuk . Kini mereka berdua tengah berjalan di koridor sekolah . Karna jam pelajaran telah usai dari beberapa menit yang lalu .
Namun langkah salah satunya berhenti kala dia melihat dua orang namja tengah berdiri tak jauh dari dirinya .
"KIBUM , hari ini kita langsung ke APARTEMEN mu yahh, akuu sudah rindu dengan TUBUHMU ", ucap salah satu namja berparas manis. Namun yang diajaknya untuk berbicara tak ada tanggapan, malah orang tersebut menatap dengan tatapan lembut ke arah namja didepannya . Membuat namja manis yang bernama - Kim Ryeowook -memandang sinis salah satu namja didepannya .
Donghae merasakan hatinya tak karuan , matanya sudah tak sanggup lagi untuk menahan air mata yang kini sudah menumpuk di pelupuk matanya .
Apartemen ?
Tubuhmu ?
Apartemen ?
Tubuhmu ?
Apartemen ?
Tubuhmu ?
Apartemen ?
.Itulah yang ada di pikirannya saat ini . Apa mereka telah melakukan hal itu ? Di apartemen Kibum ?
"dengar ya Hae ku, apartemen ini hanya untuk kita berdua, tak akan ada yang ku izinkan masuk kecuali kau "
"Iya Bummie, aku tahu itu .."
"dan juga , tubuh ini , tubuh ini hanya untuk kau , hanya kau yang boleh menyentuhnya , hanya kau yang boleh menikmatinya ..."
"aku percaya padamu Bumiie "
Eunhyuk merasakan tangan kirinya diremas begitu kuat , dia pun menoleh dan mendapati sosok disampingnya tengah memandang lurus ke arah namja dihadapannya . Namun yang membuatnya sakit adalah, kala ia melihat Donghae tengah menangis .
"Haee-ah ", ucap Eunhyuk sambil menghapus air mata dipipi mulus Donghae .
'bummie, apa kau benar-benar melupakanku dan membenciku ?'
Ryeowook tengah menyeringai sekarang, bisa membuat Donghae menangis pilu seperti itu membuatnya hatinya senang , malah teramat senang .
"Ck, ck, ck , kasian eoh , dibuang begitu saja, dasar murahan ...", ujar Ryeowook dengan nada meremehkannya . Hal itu membuat Eunhyuk memandangnya kesal .
"JAGA UCAPAN MU ", bentak Eunhyuk hendak berjalan mendekati Ryeowook , namun langkahnya terhenti saat Donghae menahan tangannya .
"Benar begitu bukan ? Mencintai tapi TIDAK DICINTAI ", ujarnya sambil berjalan mendekati Donghae . Namun langkahnya terhenti saat Kibum bersuara , " jaga sikapmu "
"Ciihh, kau membela dia huh ?", tanya Ryewook sambil memasang wajah kesalnya ."Dengarnya namja murahan , tak usah lagi mengaharap cinta dari Kibum, cintanya hanya untukku ", ucapnya dengan nada yang benar-benar menjengkelkan hati dan jangan lupakan tatapan matanya yang membuat Eunhyuk ingin sekali menampar wajah Ryeowook sekarang .
'apa benar itu Bumiie ?'
' aku masih mencintaimu Hae '
"Hey dengar ya, PEREBUT KEKASIH ORANG !", Ucap Eunhyuk dengan nada yang terdengar marah , "aku rasa kau simpan saja kalimat mu itu untuk kau sendiri , karna sudah ada ..."
Omogan Eunhyuk terputus kala ada seseorang langsung memeluk Donghae dari belakang dan mencium pucuk kepala Donghae . Hal itu membuat Ryeowook memandang namja yang baru datang tersebut dengan tatapan sinis .
'Hae'
Kibum merasakan sakit yang luar biasa dihatinya saat ini . Saat Seseorang itu memeluk Donghae-nya , masihkah bisa Donghae di klaim menjadi miliknya . Namun sepertinya , Donghae akan selalu milik Kibum .
"Kenapa kau menangis Hae ?"
Kyuhyun mengahapus air mata yang terus mengalir membasahi pipi mulus Donghae . Tak perlu jawaban , Kyuhyun pun tahu Donghae menangis karna apa ! itulah yang membuat hatinya terasa sakit . Namun dia mencoba untuk sabar , bukankah butuh perjuangan dan pengorbanan untuk mengajari seseorang untuk mencintai kita ?
"Kyyyaa Kim Kibum tunggu akuuu "
Ryeowook berlari mengejar Kibum yang kini telah pergi meninggalkannya . Membuat Eunhyuk tersenyum sangat puas melihat itu .
' Mencintai tapi tak dicintai ,', batin Eunhyuk, "seharusnya kata-kata itu kau makan sendiri ", ucapnya dengan nada ketus . ' ku pastikan kau akan menyesal Kibum '
Lee Suhae
Pantai pada saat sore hari akan terlihat lebih romantis . Kini nampaklah dua namja tengah duduk diatas batu karang dengan pandangan yang lurus kedepan namun saling memeluk satu sama lain . Kyuhyun tengah tersenyum sambil memandang langit berwarna orange terang , tapi tak bisa dipungkiri bahwa hatinya masih terluka sekarang .Donghae memeluk tubuh Kyuhyun dengan sangat erat . Pikirannya jauh melayang .
Haruskah dia melakukan hal itu ? Menangisi seseorang yang ingin dienyahkan dari pikirannya . Menangis didepan seseorang yang ingin dicintainya .
.Dia tahu itu sangat salah, namun dia tetaplah manusia biasa yang masih mempunyai hati tulus untuk sukar membenci . Hingga sampai saat ini pun , dia masih tak sanggup melupakan sosok Kibum dalam otaknya .
Kyuhyun?
Sosok namja tampan baik hati yang tulus mencintainya . Donghae menolehkan wajahnya, hingga kini wajah mereka hanya berjarak lima centi, cukup dekat bukan ?
Dia memandangi namja tampan dihadapannya , 'tampan, baik, membuat hati ini tenang ', batin Donghae sambil memegangi dadanya ,
Kyuhyun yang merasa diperhatikan menolehkan wajahnya , hingga hidung mereka saling bersentuhan .
"Kyu, minhae untuk yang tadi ", ucap Donghae lalu menundukkan wajahnya, Kyuhyun tersenyum melihatnya.
Kyuhyun pun mengangkat dagu Donghae dengan perlahan, Hingga kini wajah mereka saling berhadapan, dan saling melempar tatapan lembut satu sama lain .
Kyuhyun dengan pergerakan sedikit demi sedikit mendekatkan wajahnya ke wajah Donghae. Mata Kyuhyun yang tadi menatap lembut Donghae kini matanya terfokus pada bibir pink Donghae yang begitu sexy dimatanya .
.
.
Chhuuu
.
.
Kyuhyun mengecup lembut bibir Donghae. Donghae pun hanya diam, tak melakukan respon apa-apa . Namun gerakan penolakan sama sekali tak ditunjukkan .
Kyuhyun yang menyadari itu, merasa bahwa cara yang ia berikan ke Donghae adalah salah . Dia pun memutuskan untuk mengakhiri kecupan itu . Namun belum sempat bibirnya pergi menjauh dari benda kenyal itu . , Sebuah tangan melingkar indah dileher Kyuhyun, hal itu membuat Kyuhyun tersenyum 'cintaku akan terbalaskan ', batinnya
Mereka pun berciuman dengan sangat mesranya.
Saling melumat, menukar saliva masing-masing, menghisap, dan seperti itu seterusnya , seulas senyum terlihat dari keduanya ..
" mianhaeyo", ucap Donghae setelah ciuman itu terlepas .
Kyuhyun tersenyum , lalu mencium bibir Donghae sekilas , "kau tahu, cintaku ini akan selalu memaafkanmu ", Ucapnya dan disambut pelukan hangat dari Donghae .
"hikss, hiiikss , "Donghae menangis sambil memeluk Kyuhyun dengan sangat erat, seperti takut untuk kehilangan .
"Waeyo Hae ?", tanya Kyuhyun panik sambil berusaha melepaskan pelukannya. Namun Donghae bersikeras untuk tidak mmebiarkan Kyuhyun melepaskan pelukannya .
"Mianhaeyo Kyu ", ucap Donghae dengan diiringi oleh tangisannya .
'Mianhae, apa Donghae khilaf melakukan hal itu ?', Kuhyun pun tersenyum miris . Mungkin , cinta yang ia berikan ke Kibum begitu besar dan sangat kuat , pikirnya .
"Kyu, ", panggil Donghae lirih .
"Aku tahu Hae, kau pasti akan sulit mencintaiku kan ?", ucap Kyuhyun sambil terus berusaha tersenyum , senyum yang malah membuatnya terasa sangat sakit dihatinya. . Air mata Donghae yang sudah mengering , kini terurai kembali saat mendengar kata-kata Kyuhyun yang sangat menyakitkan hatinya .
"Hm, aku rasa aku tak bisa mengajarimu cara mencintaiku, jika kau terus ..."
Ucapan Kyuhyun terputus saat bibirnya terkunci oleh bibir Donghae yang tengah melumatnya dengan sedikit agak kasar . Kyuhyun membelalakan matanya tak percaya .
apa ini artinya ?
"Kyu, kau tahu , aku rasa aku mulai mencintaimu ", Donghae menangkupkan kedua pipi Kyuhyun dengan kedua tangannya saat ciuman itu terlepas, " aku tak tahu kenapa aku bisa mengatakan ini", ucapnya dengan nada yang bergetar , namun bukan menahan tangis melainkan hal lain . Hatinya berkata bahwa dia sangat mencintai Kibum , dan dia tidak dapat membohongi itu, tapi disisi lain . Dia merasa , dia sangat takut akan kehilangan sosok yang bisa membuatnya tersenyum .Keraguan tengah menyelimutinya sekarang ,
"Akuu, aku memang tak bisa melupakannya sekarang, ttt-tapi aku "
Kyuhyun menruh satu jarinya didepan bibir Donghae , meminta Donghae untuk berhenti berbicara .
Kyuhyun tersenyum , " tak usah dipaksakan bila tak mampu Hae , " Kyuhyun menarik Donghae kedalam pelukannya , "tapi izinkanlah aku untuk memiliki hatimu ", ucapnya dengan serius , namun ia masih bisa tersenyum .
Dapat dia rasakan Donghae mengangguk , " Tentu Kyu, aku berjanji berusaha untuk mencintaimu dengan setulus hatiku , namun bantulah aku untuk bisa menggantikan posisinya dihatiku dan digantikan oleh dirimu ."
"Karna aku tak sanggup jika aku melakukannya sendiri, aku tak cukup kuat Kyu "
Kyuhyun melepaskan pelukannya , " Pasti Hae ". Ucap Kyuhyun mantap . Senyum terkembang dari bibir keduanya .
"Lihat ",
Kyuhyun menunjuk arah matahari yang mulai terbenam , Kyuhyun pun menarik pinggang Donghae untuk lebih mendekat dengannya .
Kyuhyun mengajak Donghae untuk berdiri. Kini tubuh mereka saling berhadaan , Kyuhyun tersenyum "Will you be mine ?"
Donghae mengangguk , " i do ", ucapnya dengan nada yang terdengar sangat ceria .
Kyuhyun pun memeluk tubuh Donghae untuk yang kesekian kalinya , " gomawoyo Hae, aku tak berani mengumbar janji , namun aku akan terus berusaha menjadi yang terbaik untukmu "
Donghae mengangguk , " ne, aku percaya padamu Kyu, " Ucapnya dengan diiringi senyuman yang sagat manis .
"Saranghae Hae "
"Nado "
Mereka pun terus berpelukan hingga matahari itu benar-benar sudah tenggelam dalam peraduannya .
' selamat tinggal Kibumi, aku mungkin tak sepenuhnya bisa melupakanmu , tapi sosok Kyu akan selalu berada disisiku untuk membuatku tak mengingatmu '
'Aku akan berusaha merebut posisi Kibum dihatimu Hae, aku tak kan membiarkanmu terluka dan merasakan sakit lagi Hae '
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
PRAAANNKKKKKKK
Terdengar suara kaca tang pecah akibat pukulan dari benda tumpul . Terlihat disebuah kamar yang begitu luas , sosok namja tampan tengah berdiri memandangi dirinya dari sebuah cermin dihadapnya . Mtanya terlihat merah, menahan amarah yang sangat mendalam .
"Hae kau selamanya milikku Hae ", ucapnya dengan nada dingin dan datar , dan bisa membuat bulu kuduk merinding saat mendengarnya .
"Hae kau selamnya milikku, KAU SELAMANYA MILIKKU HAE !"
PRAAANNKKKKKKK
Untuk kedua kalinya, dia menghantam cermin dihadapannya . Pecahan kaca cermin itu dengan begitu menyakitkan kini tengah menancap dibeberapa bagian tangan Kibum -
"Tak ada yang bisa memilikimu, kecuali aku Hae "
^Dareum saram pilyo obseo nan geunyang neorago , Dashi hanbon mullo bwado nan geunyang neorago ^
Kibum berjalan menghampiri ponselnya yang beberapa kali sudah berdering dari satu jam yang lalu .Dia memutuskan untuk mengangkatnya , karena dia terlalu pusing untuk mendengarnya .
"yoeboseyo ", sapanya dengan nada yang terdengar sangat kasar .
"KYYAA KAUU ! AKU INI HYUNGMU ,", sebuah teriakan sangat keras terdengar sangat menyakitkan bagi yang mendegarnya , namun sepertinya tidak untuk Kibum . Lihat saja tatapan dan juga wajah datarnya, yang tidak menunjukkan ekspresi apapun.
"waeyo Kangin Hyung ?", tanya dengan nada malas , karna dia tahu apa yang akan diminta oleh Hyungnya itu - Kim Joonwoon atau Kangin - setiap kali dia menelpon .
" Yesung Hyung akan menikah , kau tak mau pulang untuk membantu acaranya ", ucap Kangin dengan nada yang terdengar seperti permohonan , Ya, dia sudah menurunkan nada bicaranya , karna percuma bila dia teriak-teriak , Kibum pun tak pernah peduli .
"aku kira karna Eomma , ", Kibum pun merebahkan tubuhnya dikasur King Size miliknya , dan membiarkan darah segar membasahi CoverBed miliknya ,
'ya, itu juga suruhannya sih, heheheh, ", terdengar suara kekehan dari Kangin , " bagaimana kabar Hae , apa dia baik-baik saja ?",
Mendengar nama Donghae , kejadian tadi siang terlintas lagi di otaknya . Perlahan tangannya yang penuh luka itu mengepal sangat kuat ,
"aku akan merebutnya kembali ", ucapnya dengan nada yang terdengar seperti pemaksaan .
'huh? maksudmu ?"
tuuutttt ttuuutttt uttuuuutt
"AAAARRRRGGGGGHHHHH "
Kibum berteriak setelah mematikan ponselnya ,
"Haee, hhiikkss, Haeee, Mianhaeyooo , hiiihkksss ,,, Saranghaeee .. hiihiilkksss "
Kibum menangis sambil matanya menatap ke langit-langit kamarnya .
.
.
flashback on 1 tahun lalu
Disebuah kamar tidur yang cukup luas , terlihat sepasang kekasih tengah berbaring diatas kasur dengan posisi saling memeluk satu sama lain , saling memberi kehangatan pada tubuh mereka yang tak berbalut apapun. Kibum salah satu dari mereka, tengah memperhatikan tubuh kekasihnya - Lee Donghae - yang tengah ada dipeluknya . Dilonggarkan sedikit pelukannya , membuat ia lebih leluasa memandangi ciptaan Tuhan yang begitu indah dihadapannya ini, dan menjadi miliknya . Donghae, tengah tersenyum sangat manis, Kibum pun melakukan hal yang sama , membalas senyum kekasihnya dengan senyum maut yang ia punya .
"Dengar ya Chagii, tubuhmu ini ", ucap Kibum sambil menyentuh leher dan dada Donghae yang dipenuhi oleh Kissmark yang begitu merah hampir kebiruan akibat ulahnya , "hanya milikku !dan tak ada yang boleh menyentuhnya selain aku ", ucapnya dengan senyum lembut yang ia tunjukkan untuk kekasihnya , hanya
untuk keaksihnya .
Donghae mengangguk, " Nee Bumiie, aku akan menjaganya, tapi kau harus slalu berada disampingku untuk melindungiku ", ucapnya dengan nada manja yang membuat Kibum gemas dibuatnya .
"aku suka sifat manjamu , aku suka semua tentangmu , dan aku akan selalu ada untukmu , menjagamu dan melindungi cinta kita "
Kibum pun menarik tubuh Donghae ke dalam pelukan hangatnya . Kibum mengusap lembut punggung polos Donghae .
"apa aku tadi bermain kasar ?", tanya Kibum , Donghae yang mendengar pertanyaan Kibum yang seperti itu menyembunyikan wajahnya lebih dalam pada dada bidang Kibum .
Kibum tersenyum melihatnya , ia amat suka dengan sikap Donghae yang begitu pemalu , manja, childish yang hanya ditunjukkan bila dengannya .
"bagaimana kalau kita lanjutkan lagi ?", Sontak pertanyaan Kibum kali ini mendapat pukulan sayang dari Donghae .
"aku masih lelah, tak puaskah kau telah membuat ku klimaks 7 kali ", ucap Donghae dengan memajukan bibirnya . Ya, Kibum juga suka melihat hal itu , menurutnya semakin Donghae kesal, dia semakin imut. Kini wajah mereka saling berhadapan .
Tatapan nakal ditunjukkan oleh Kibum, " tapi aku baru klimaks dua kali Hae ", ucapnya dengan nada yang mengoda membuat Donghae merinding mendengarnya ., "kau curang Hae ",
"Emmhhhh,", Donghae mendesah saat lidah lincah Kibum menyapu leher jenjangnya yang sudah dipenuhi oleh kissmark yang sangat banyak, hingga warna putih pun tak nampak lagi .
"Bagaimana mau kan ?"
Tangan Kibum pun mulai bergerak turun mencari seseuatu yang masih tertidur dibawah sana , " Haee ..."
"eemmhh, " Donghae merasakan sentuhan lembut di ' junior 'nya .
"bagaimana ?", tanya Kibum tanpa melepaskan remasan tangannya di 'junior' Donghae.
"Kyaa Kibum, cepatlah lakukan, jangan terus menggoda ku "
Kibum mneyeringai sekarang , " dengan senang hati sayang "
"aku merindukanmu Hae ..."
.
.
Tahukah kau Kibum, Donghae sudah berusaha untuk berdiri tanpa Kau disisinya . Karna ada seseorang yang membantu dirinya untuk bangkit dari keterpurukan cinta dan sakit hati yang telah kau buat .
Apa kau mau merebutnya lagi ?
Apa kau ingin dia tersakiti lagi ?
Apa dia akan memaafkanmu ?
.
.
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::
"Hae ? "
"Lee Donghae ?"
"Kyaa LEE DONGHAE "
"huh ?"
"kau memikirkan tentang apa ? ", tanya pria tampan sekitar umur 36an yang diketahui adalah Appa Donghae - Lee Siwon - .
Yang ditanya hanya senyum , walau sekarang hatinya tengah menangis . Setiap dirinya mengingat nama Kibum , entah kenapa air mata seakan mudah keluar begitu saja ."Kau tak memikirkan tentang makhluk es itu lagikan ?", tanya Lee Teuk - Eomma Donghae - dengan nada yang benar-benar khawatir . Ya, Lee Teuk sangat tahu hal itu, setelah kejadian 3 bulan lalu , sifat Donghae berubah . Dia lebih memilih untuk diam , melamun , dan sering menangis . Padahal sifat Donghae selalu ceria, mudah tersenyum, walaupun sangat cengeng .
Donghae menggeleng , " aniiya Eomma, aku hanya memikirkan tentang ujian ", ucapnya berbohong , ya sedari tadi dia selalu mengingat kenangan-kenangan indah yang dilalui oelh dirinya dan juga Kibum . Waau hal itu membuatnya sakit .
" Ya, sudah cepat habiskan makan malammu ",
Donghae mengangguk , " Ne Appa "
Makan malam dirumah Keluarga Lee cukup tenang, karna keluarga kecil ini hanya diisi oleh tiga orang saja . Mereka sangat bahagia dengan formasi keluarga yang hanya terdiri dari tiga orang saja . Bagi mereka itu lebih dari sekedar cukup .
Tiingg tooongggg
Lee Teuk bangkit dari duduknya, saat mendengar bel berbunyi . Namun tak selang berapa lama , senyum terkembang di wajah manisnya .
Lee Teuk berdehem kecil, untuk menghentikan aktivitas Appa dan anak yang masih menyantap makanannya .
Mata Donghae membulat lucu saat melihat seseorang disamping tubuh Eommanya .
" Waah, tampan sekali ya Hae, " Siwon menggoda anaknya yang tengah menunduk menyembunyikan kedua pipinya yang merona . Entah kenapa saat Kyuhyun datang dengan tiba-tiba, wjah Donghae pasti langsung memerah .
"Mau makan bersama kami ?", tawar Lee Teuk sambil memandang lembut ke namja tampan disampingnya , " aku rasa ada yang salah tingkah disini ", Lee Teuk melirik ke arah Donghae yang masih saja menunduk .
"aku tak salah tingkah tuh ", ucap Donghae sambil memajukan bibirnya. Dia pun mengangkat wajahnya , dan melempar senyum manis ke arah - Kyuhyun -
"Eomma tak bilang bahwa itu kau ",
Donghae memasang wajah kaget lucunya, saat dia tersadar akan ucapan Appanya barusan .
"hahahahah, " Siwon tertawa sangat keras, hingga Lee Teuk menariknya untuk menjauh dari tempat itu .
Kini tinggal Kyuhyun dan Donghae yang berada di ruang makan. Kyuhyun berjalan mendekati Donghae , lalu mendekatkan wajahnya , mengecup dahi Donghae sebentar .
" Cepatlah bersiap, kita akan jalan-jalan ", ucap Kyuhyun sambil mendudukan dirinya disamping kursi Donghae , hingga kini mereka duduk berhadapan .
"kita mau kemana ?", tanya Donghae ,
"nanti kau tahu . lebih baik kau lekas bersiap ",
Donghae mengangguk , "ne, tunggu aku ", ucapnya sambil memamerkan senyum manis yang membuat Kyuhyun melihatnya menjadi senang .
Donghae pun segera berlari menaiki tangga, Kyuhyun pun tak lepas memandangi tubuh Donghae hingga benar-benar menghilang dari pndagannnya .
'aku akan membuatmu selalu tersenyum Hae '
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Donghae segera bergegas menuju lemari pakaiannya . Setelah sepuluh menit memilih yang mana pakaian yang akan dikenakannya, akhirnya ia memmutuskan untuk memakai kaos putih v-neck , memperlihatkan leher jenjangnya , juga dibalut dengan celana jeans bewarna biru malam Membuatnya terlihat sangat manis . Senyum menghiasi wajahnya .
"semoga hari ini adalah awal untuk aku bahagia lebih berarti ", gumamnya pelan dan penuh keyakinan . ' aku harus berusaha ', batinnya .
Dia pun melangkahkan kakinya menuju tempat tidurnya , untuk mengambil ponselnya .
"siapa ?", gumamnya pelan, saat melihat 13 panggilan tak terjawab tertera dilayar ponselnya .
Dia tersenyum, "Kyuhyun, Eunhyukki ", namun senyum hilang saat ia membaca nama terakhir , " bumiiee", ucapnya lirih .
Air matanya kembali turun, lagi-lagi dia menangis .
Drrrttt ... ddrrttttt ..
Ponselnya bergetar , sebuah pesan singkat masuk .
From : Bummie - Mine -
Hae, aku merindukanmu ...
"hhiikss Bummmiie , kenapa kau melakukan hal inii , " Donghae menyentuh dadanya, kenapa bagian itu terasa sakit dan nyeri , " hiikss, biarkan aku belajar untuk hidup tanpamu , biarkan aku belajar mencintai orang lain "
Donghae terduduk di atas kasurnya . Dia terus menangis , ' kenapa bummiie kau melakukan hal ini?hal ini lebih membuat hatiku sakit '
Benar bukan ?
Kibum telah memiliki kekasih, tapi dia masih bisa merindukan orang lain . Orang lain yang masih mencintainya .
Apa dia tak punya hati ? Apa dia tak memikirkan perasaan Donghae ?
Tak tahukah kau Kibum , sampai saat ini pun setelah beberapa bulan mereka memtuskan untuk mengakhiri hubungan mereka , Donghae sama sekali tak berniat untuk mengganti nama Kibum di ponselnya .
"hhiikksss, hikksss , "
"Uljimma Hae "
"Kyu"
Donghae terkejut saat seseorang sudah berada duduk disampingnya, dan membawa tubuhnya ke dalam pelukannya .
" Uljimaa Hae, kau tahu bukan hanya kau yang tersakiti " , Kyuhyun merenggangkan pelukannya , ditatapnya wajah manis Donghae dengan air mata yang terus menerobos keluar , " disaat kau menangis seperti ini, menangisi orang lain , aku sangat sakit Hae, dan sakit itu melebihi rasa sakitmu "
Kyuhyun menjatuhkan air matanya untuk pertama kalinya didalam hidupnya , dan dia tunjukkan di hadapan orang yang sangat dicintainya .
"Kyyuu ", Donghae menghapus air mata yang membasahi pipi chubby Kyuhyun dengan usapan lembut jari-jarinya, walau air matanya terus saja mengalir .
Kyuhyun menghentikan jari-jari Donghae untuk menyeka air matanya , dia tarik tangan Donghae dan dibawanya ke depan dadanya, " aku tak berhak memarahi mu, karna aku tahu kau masih belajar untuk mencintaiku dan aku tahu kau masih mencintainya , " perlahan air mata Kyuhyun turun kembali, " tapi bisakah , kau berhenti menangisinya , kau kekasihku sekarang , mungkin aku egois , tapi jika seperti ini terus perjuangan ku untuk mengajarimu mencintai ku akan sia-sia Hae ", ucapnya dengan nada yang bergetar menahannya untuk berteriak .
Donghae terus saja menangis , menangisi perbuatannya . Kenapa dia begitu bodoh , menangisi seseorang yang pernah menyakitinya dan membuat seseorang yang tulus mencintainya menangis ?
"mianhaeyo Kyu, hhiikss, mianhaee ", Donghae menatap haru wajah Kyuhyun yang masih menangis , " Kyu, mianhae , mianhaeyo ", ucap Donghae dengan isakannya .
Kyuhyun mencoba tersenyum di atas kesedihannya , " aku tak akan memaafkan mu , jika kau mengulanginya sekali lagi ",
Kyuhyun pun memeluk tubuh Donghae, disangat tahu bagaimana perasaan Donghae sekarang ini .
Sangat teramat tahu, dia juga merasakan itu sekarang . Namun dengan masalah yang berbeda .
.
.
other place
Tanpa diketahui keduanya , kini dua orang namja yang berstatus suami-istri tengah menangis pilu tanpa mengalihkan pandangan pada adegan yang terlihat begitu menyedihkan namun juga membahagiakan .
"aku harap dia bisa bahagia yeobo ",
"Nee, aku rasa dia orang yang tepat "
Lee Suhae :::::::::::::::::::;;;;;;;;
Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby
Shawty Shawty Shawty Shawty
Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumi makhyeo makhyeo makhyeo
Naega michyeo michyeo baby
Alunan musik terdengar begitu keras kini tengah menyelimuti sebuah mini bar yang berada tak jauh dari pusat Kota . Semua nampak menikmati alunan musik ' Sorry Sorry ', Lihat saja bebarpa orang tengah menari dilantai dansa . Namun sepertinya tak semuanya bahagia dengan malam ini , contohnya saja seseorang yang kini tengah duduk di kursi paling pojok belakang , hanya ditemani beberapa botol bir kosong, yang sepertinya sudah ia habiskan bebrapa jam yang lalu . Matanya terfokus pada sebuah foto dilayar ponselnya .
"kenaa kau tak membalas pesanku eooh ? kenapa kau tak mengangkat telpon ku Hae ? Kenapa ? apa karna namja lain itu Hae ? huhh ?"
Kibum memandang sayu foto Donghae yang tengah tersenyum , " kau tahu , aku masih mencintaimu , " Kibum mengucapkan dengan nada lirih dan juga menyakitkan.
Kibum pun berusaha menegak minuman bir langsung dari botolnya, namun belum sempat hal itu terjadi , sebuah tangan menarik jauh botol tersebut .
Kibum memandang sosok yang kini duduk dihadapannya dengan tatapan kesal namun terlihat datar ,
Sosok itu tertawa , " hahha, aku rasa dampak kau putus dari Hae membuatmu terlihat lebih buruk , bahkan lebih buruk sebelum kau mengenalnya, lihat tangan mu itu , mengerikan ", ucapnya dengan nada yang terdengar mengejek namun itu adalah sebuh sindiran untuk sahabat bodohnya ini .
" tutup mulutmu Zhoumi ", ucap Kibum datar dan juga dingin . Zhoumi - sahabat dekat Kibum - tersenyum sedih melihat wajah tampan sahabatnya, dia dapat merasakan bagaimana perasaan Kibum menghadapi kisah cintanya yang begitu menyedihkan
" kau tahu , ini keputusanmu bukan ? kau memilih mendengarkan kata Appamu yang gila itu kan ? ", ucap Zhoumi dengan anda kesalnya . Kibum menatap Zhoumi dengan tatapan memelas , " kau memilih meninggalkan seseorang yang bisa merubahmu lebih baik , kau BODOH !", Zhoumi menekankan suaranya saat dia mengatakan kata ' bodoh '
"aku terpaksa Zhou, aku tak bisa membantah kemauan Appa ku , aku tak mau .."
"kau tak mau melihat keluarga mu hancur ? iya ?",
" Kau tahu, Eomammu, Yesung Hyung, Kangin Hyung , Henry sangat mendukung hubungan kalian , kau salah menuruti permintaan orang gila itu , kau benar-benar bodoh, aku meragukan kejeniusanmu ", Zhoumi memandang kesal ke arah Kibum yang kini tengah menatapnya dan memilih untuk diam .
"lalu bagaimana hubungan dengan Ryeowook ?", tanya Zhoumi sambil menuangkan minuman bir ke dalam gelasnya .
"biasa saja , " jawab Kibum datar dan terkesan malas .
"lalu apa yang akan kau lakukan ?"
"aku akan membawa Hae kedalam pelukanku lagi "
"huh?", Zhoumi memandang heran ke arah Kibum yang kini hanya memasang wajah datarnya .
"aku akan merebutnya kembali dari namja itu "
"maksudnya apa ?aku tak mengerti , apa Hae sekarang dekat dengan seseorang ?"
"Ne, dan aku akan merebutnya , " Zhoumi bergidik ngeri mendengar ucapan Kibum ,
" kau gila ? biarkanlah dia bahagia dengan jalan hidupnya , bukankah kau yang menyuruhnya pergi dari hidupmu , tapi kenapa sekarang kau ingin dia kembali "
"Aku benar-benar bingung dengan pikiranmu , jika kau memilih Donghae , kau seharusnya dulu tak usah mendengarkan kata Appamu itu, ", ucap Zhoumi lagi karna Kibum memilih untuk diam .
' aku akan merebutmu Hae, aku tak bisa bahagia tanpa kau disisiku '
Kibum kau sungguh egois !
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::
Disebuah Cafe terlihat empat namja duduk dengan senyum an tawa menghiasi wajah mereka . Keadaan Cafe ini cukup ramai namun tak mengurangi nuansa romantis yang tengah terbangun dari ke empat namja itu .
" jadi apa yang ingin kalian katakan ?, Tanya Eunhyuk sambil memperhatikan kedua namja yang tengah duduk disebrangnya , namun dapat ia lihat, wajah Donghae tengah merona sekarang .
"kami hanya ingin memberitahu pada kalian berdua ", Kyuhyun dengan posesiv meanrik tubuh Donghae untuk lebih merapat padanya , " aku dan Donghae resmi menjadi pasangan kekasih "
Wajah Eunhyuk dan Sungmin terlihat begitu senang , " jeongmal ?", tanya Eunhyuk , nyang dijawab anggukan dari Kyuhyun dan Donghae .
"waahhh, kalian beruntung sekali , kalian adalah pasangan tercocok sedunia ", ujar Sungmin dengan gaya berlebihan namun terlihat sangat menggemaskan dimata Eunhyuk .
" baguslah kalau begitu , lebih baik kita menikmati makanan lezat ini "
Eunhyuk langsung menyambar beberapa piring makanan yang sudah tersedia di atas meja , Semuanya tertawa melihat kelakuan Eunhyuk yang begitu memalukan .
Kyuhyun memandang ke arah Donghae yang tengah tertawa sekarang , ' aku sangat beruntung bisa memiliki makhluk seperti dia , Terima kasih Tuhan, aku akan menjaganya dengan seluruh jiwaku '
Donghae terus tertawa tanpa menyadari bahwa ia tengah diperhatikan , ' Kyuhyun, buatlah hati ini terus bahagia . Kibum, aku akan berusaha melupakanmu '
.
.
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::
Malam begitu dingin tengah menyelimuti Kota Seoul, namun sepertinya hawa dingin tak begitu dirasakan oleh namja tampan yang kini tengah berada di taman , dia berdiri dibawah pohon rindang . Entah apa yang ia lihat atau ia perhatikan , matanya fokus untuk melihat kedepan .
Air matanya perlahan turun , " Hae, aku sangat merindukanmu "
Ternyata tempat yang sekrang dia kunjungi adalah tempat pertama kalinya mereka berbicara secara langsung, tempat yang dijadikannya untuk mengutarakan perasaan suka nya , tempat yang begitu penuh dengan kenangan-kenangan indah .
Dia terus saja menangis , merindukan sosok yang begitu dicintainya namun tak bisa dia sentuh sekarang ini .
" Hae , jeongml bogoshipo "
"Hae, hae -ah ..."
"LEE DONNNGGGHAAAAEEEEE , AKU AKAN MEREBUTMU KEMBALI ! AKU MASIH MENCINTAIIIMU HAEEE !
Lee Suhae ::::::::::::::::::;;;tbc ::::::::::::::::::::::::::::::::
ffiiiuuh, akhirnya kelar juga chap 5 . Mianhaeyo kalau lambat update , sibuk buat laporan ... hihihihihi
PLEASE REVIEW , COMMENT , DAN SARANNYA , !
TERIMAKASIH, UNTUK SEMUA REVIEW YANG SUDAH MASUK DAN PARA READERS YANG SUDAH TAK SABAR UNTUK MENUNGGU KELANJUTAN CHAP INI ...
park jaein14 :hahaha, nih sudah lanjut chinnguu , gomawoyo atas reviewnya ..
nnaglow : hhohoho, judulnya sudah paten chhiinngguu ,, mau author siih buat ketiganya menderita , kkekekek, becanda ...
haelfishy : ada alasannya chiingu kenapa kibum meninggalkan orang yang dicintainya ... hhmmh, KYUHAE IS REAL #ditimpukbumhyukwonpakesendal .
Gigia : kibum : woooyy santai aja kali, aku ninggalin Hae karna ada alasnnnya , kekekkekek
auliya : ne sudah lanjuutttt ,,, gomawooo ...
Cutefish : yah, mungkin seperti ituuu ,,,,,,,,, ne sudah lanjuutt ...
shetea ` : yah, eunmin pacaran , hhmmm... peprangan batin saja siiih dichap inii ...
yulika : hihii, this is love sudah lanjuutt ,,, dan ini jugaaa sdh lannjuuttt
Akhir kata author selaku istri sah Lee Donghae#dibakarelf , mengucapkan terimakasih ...
