Tittle : Dan Pada Akhirnya Cinta

Main Cast : Lee Donghae ( Tetep )

Kim Kibum

Cho Kyuhyun

Sub Cast : all member suju and others

Main Pair : ? ( KIHAE OR KYUHAE )

NO GS !

Genre : Romance, hurt, sad,M-Preg

Rated : T-M

Sumarry : Lee Donghae harus rela membiarkan kisah cinta yang dilewati nya 2 tahun bersama Kim Kibum yang sangat ia cintai harus kandas ditengah jalan.

Kim Ryeowook, adalah seseorang yang membuat Kibum pergi meninggalkan Donghae begitu saja .. Tapi apa Kibum benar-benar mencintai Ryeowook ?

Lalu siapa Cho Kyuhyun ?

Seorang pemain piano terkenal , yang jatuh cinta dengan Donghae , dan tulus mencintai Donghae apa adanya !

Siapa yang akan dia pilih untuk mengisi kekosongan hatinya ?

Apa dia harus kembali bersama seseorang yang menyakitinya atau membangun percintaan baru dengan orang yang baru dikenalnya?

Lalu kenapa dia memutuskan untuk pergi ke Paris ?

Siapa pula Lee Hyukjae dan Lee Sungmin ?

.

.

( ada ff baru dari author dan juga ada ff yang sudah update , tolong dibaca eoh !#maksa )

.

.

(ok, Sequel sudah liris , ada kah yang belum membacanya ? mianhaeyo kalau kurang hot , saya pemula dalam hal berbau Nc #senyumalaHae)

.

.

Lee Suhae ::::::::::::::::::::

Sebelumnya ,

Donghae merasakan ada yang berbeda dengan dirinya beberapa minggu ini . Tubunya cepat sekali lelah . Pusing disetiap paginya . Namun pusing kali ini lebih sakit dari hari-hari biasanya .

Dia mencengkeram perutnya . Ada sesuatu yang aneh dari situ . Sakit .

Hingga , akhirnya ia memaksakan dirinya untuk bangun dan berlari ke kamar mandi .

" Uwwweee , Uwweeeee ", ia memuntahkan cairan bening di dalam wastafel. Berkali-kali ia terus seperti itu .

Ia pandangi wajahnya dicermin . Pucat .

" Uuuuwwwee , uuwwweee "

Tak ada apapun yang keluar . Hanya perasaan ingin mengeluarkan sesuatu dalam perutnya .

Ia merasakan mual , mual, dan mual .

Lalu ia menatap horror pada cermin dihadapannya . Wajahnya yang sudah pucat pasi bertambah pucat lagi .

Kejadian itu , kejadian malam itu , hampir dua minggu yang lalu.

, Mungkinkah ?

Lee Suhe ::::::::::::::::::::::::::

Setetes demi setetes air dari langit jatuh ke permukaan . Dalam sekejap mata , hujan turun begitu lebatnya .

Sesosok namja manis , tengah duduk bersila di atas kasurnya . Wajahnya terlihat pucat, walau tak membuang kemanisannya . Dia menopang dagu degan tangannya yang ditumpukkan pada pahanya .

Pikirannya jauh melayang . Ia mersakan pusing dikepalanya , tapi sedetik kemudian pusing itu hilang . Terus seperti itu . Mual setiap paginya pun semakin parah . Setiap dia mencium aroma yang menusuk atau mencium bau susu , dia serasa ingin muntah .

Namun pikiran buruk tentang dirinya ia buang jauh-jauh . Dia menggelengkan kepalanya , "aku hanya kelelahan ", gumamnya pelan .

Ia mengangguk ,"Ya , pasti aku hanya kelelahan ", ucapnya meyakinkan .

Perlahan ia turun dari kasurnya dan berjalan ke arah kaca kamarnya . Ia berdiri , memandang ke arah luar kamarnya . Hujan sangatlah lebat saat ini . Bunyi petir pun ikut meramaikan suasana .

Dia mengeratkan jaket yang ia kenakan, sangat dingin , pikirnya .

'Kibumii', batinnya saat kejadian tiga minggu lalu terlintas lagi di ingatannya . Ia memejamkan matanya , mencoba mengusir pikiran yang membuat hatinya sakit .

Nafasnya memburu , tangannya terkepal kuat . Menggambarkan perasaan marah dan dendam saat ini .

"huh?"

Donghae segera membalikkan tubuhnya cepat , saat ia merasakan seseorang memeluknya dari belakang . Wajahnya yang tadi terlihat gugup, berubah jadi tenang saat mengetahui siapa yang kini tengah mencium keningnya mesra .

Donghae tersenyum sambil memejamkan matanya , menikmati sentuhan lembut yang ia rasakan dikulitnya .

"Kau sedang memikirkan apa hm?",tanya Kyuhyun lembut sambil mengelus pipi Donghae . Donghae menggeleng , "Tak ada", jawabnya bohong .

Bukankah dia tadi memikirkan tentang Kibum ?

Kyuhyun tersenyum , lalu mendaratkan ciuman mesra dibibir Donghae .

'Aku tahu kau berbohong Hae'

Kyuhyun mengernyitkan dahinya , menatap lekat-lekat wajah manis Donghae . Ada yang tak biasa pikirnya .

"Akhir-akhir ini wajahmu selalu pucat , kau sakit?",tanya Kyuhyun khawatir . Lalu ia mengarahkan telapak tangannya , menyentuh kening Donghae , lalu beralih ke leher Donghae . Donghae yang mendapat perlakuan seperti itu tersenyum . Betapa perhatian dan pedulinya Kyuhyun terhadapanya .

Tapi apa Kyuhyun masih peduli bila tahu akan kejadian dirinya dengan Kibum?

Itulah yang membuat senyum Donghae terhapus begitu saja . Membuat Kyuhyun menatapnya heran , "Ada apa sebenarnya Hae?",tanya Kyuhyun lembut . Ingin rasanya Donghae menangis saat ini juga . Tapi itu tak mungkin dilakukannya , tak mungkin .

' Kyu tak boleh tahu tentang kejadian itu , tak boleh ',tekadnya dalam hati .

Donghae berusaha memasang senyum terbaiknya , "aku baik-baik saja", jawab Donghae . Kyuhyun menangkupkan kedua tangannya di pipi Donghae , "Aku percaya padamu", balas Kyuhyun lalu menarik Donghae ke dalam pelukannya .

Donghae menjatuhkan air matanya . Ucapan Kyuhyun semakin membuatnya semakin bersalah . Dia tengah berbohong , dan Kyuhyun mempercayainya ?

Kyuhyun tersenyum kecil, sambil mengusap punggung Donghae dengan lembut . Dalam hatinya ia tengah bertanya-tanya , ada apa dengan Donghaenya ?

Kyuhyun mempercayai Donghae ! Bukan karna ucapan Donghae yang sangat diketahuinya itu tidak benar . Donghae sedang menyembunyikan sesuatu darinya . Dia tahu ! Yang dimaksud dirinya percaya adalah , dia percaya bahwa Donghae akan menceritakan tentang apa yang ada dibenaknya saat ini . Cepat atau lambat !

'Mianhaeyo Kyu , mianheyo, aku tak mau kau meninggalkanku'

Donghae mengeratkan pelukannya , seakan takut Kyuhyun melepaskan pelukannya . Kyuhyun yang merasakan pelukan Donghae semakin membuat tubuhnya terhimpit dengan tubuh Donghae tersenyum .

"Tenang , aku tak akan meninggalkanmu", ujar Kyuhyun seakan mengerti dengan arti pelukan Donghae .

Donghae tersenyum , "Ne Kyu ", balas Donghae , 'semoga itu benar',lanjutnya dalam hati .

Mungkinkah itu akan jadi kenyataan pahit yang harus diterima Donghae nanti?

Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::

Disebuah rumah yang cukup besar , nampaklah sesosok namja tampan yang tengah duduk di sofa . Matanya menatap rintikan hujan yang mulai mereda . Dia mengedarkan padangannya , sepertinya dia tengah menunggu seseorang .

Dia menundukkan wajahnya , mencoba mengingat kejadian tiga minggu silam . Kejadian yang sebenarnya membuatnya senang dan bahagia , sekaligus membuat hatinya sakit .

Kejadian dimana dirinya dan Donghae berhubungan tubuh yang tak disadari karna ketulusan dari Donghae .

Keterpaksaan !

Itulah yang membuat hatinya terasa tertohok . Dia mengangkat wajahnya saat mendengar bunyi hentakan sepatu yang menuruni anak tangga .

"Apa terlalu lama kau menunggu Kibum?",Sosok namja itu berjalan mendekati Kibum dan memilih duduk disamping Kibum .

Kibum tersenyum , "Tidak Yesung Hyung", jawabnya pelan .

Yesung mengangguk , "Pasti ada alasankan kau datang ke sini?", tanya Yesung to the point.

Yesung amat tahu dengan sikap dan sifat Dongsaengnya ini , tak suka bertele-tele .

Kibum menarik nafas dalam , " Hm , sebenarnya Hyung , aku ", Kibum menggaruk lehernya yang tiba-tiba terasa amat serak dan susah untuk mengeluarkan suara .

"Ada apa?",tanya Yesung tak sabaran .Dapat ia simpulkan , bahwa datangnya Kibum kerumahnya adalah sebuah mukjizat . Karena hampir beberapa bulan , Kibum tak pernah datang berkunjung ke rumahnya ataupun hanya sekedar menelpon .

"Hm, apa Henry sudah hamil?"

"huh?"

Kibum menatap tajam mata sipit Yesung . Yesung yang sebenarnya mendengar apa yang ditanyakan Kibum hanya mengekspresikan suara terkejutnya .

Yesung tersenyum ,lalu menangguk , "Ne, hamilnya sudah jalan empat bulan", jawab Yesung terlambat .

"Apa saat kau melakukan itu , kau mengeluarkannya didalam Hyung?",Yesung memandang heran kea rah Kibum . Kenapa pertanyaan Kibum seputar tentang ' itu ' .

Yesung mengangguk ,"Tentu, kalau tidak begitu ia tak hamil bukan ?", Kibum tersenyum mendengarnya .

'Berarti dia juga akan mengalami hal itu '

"Tapi hal itu sepertinya tak langsung terjadi ", lanjut Yesung yang membuat Kibum menghilangkan senyuman mautnya .

"M-maksudnya Hyung?",tanya Kibum tak mengerti dengan apa yang dikatakan Hyung pertamanya itu . Otak jeniusnya seakan tak bisa di ajak kompromi untuk masalah tentang ' itu ' .

"Yah, maskudku saat melakukan itu , tak sepenuhnya berhasil ", Yesung menggaruk kepala besarnya , "Intinya ya , saat kau mengeluarkan spermamu di dalam perut seseorang , itu belum tentu bisa menjadikan orang itu hamil , yah , bisa dibilang fifty – fifty , harus berkali-kali melakukannya", jelas Yesung saat ia mengetahui wajah kebingungan Kibum .

Kibum menyandarkan tubuhnya disofa , ia mendesah pelan . Ia mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya .

' Hae ', batinnya . Ia mendadak kecewa , setelah mendengar pernyataan dari Yesung . Dia hanya melakukan hal mengeluarkan cairan cintanya hanya satu kali ! Mustahil untuk hamil .

Berarti kejadian tiga minggu lalu tak bisa membuat Donghae hamil !

Itu adalah cara Kibum untuk bisa mendapatkan Donghae kembali . Dengan hamilnya Donghae , dialah yang akan menikahi Donghae , karena anak yang dikandung Donghae adalah anak kandungnya . Kyuhyun ? Pasti dia akan merelakan Donghae untuknya !

"Memang kenapa kau menanyakan hal itu ?",tanya Yesung yang sedari tadi sudah dirundung rasa penasaran .

Kibum menatap sendu mata Yesung yang tengah menatapnya tajam , " Kau tahu hyung , aku sangat mengharapkan dia hamil anakku", jawab Kibum pelan dan sama sekali tak berhubungan dengan pertanyaan yang dilontarkan Yesung . Mungkin , dia hanya ingin mengungkapkan apa yang ada di hatinya saat ini .

Yesung menaikan satu alisnya , "Nugu ?", tanyanya dan sepertinya tak begitu memperdulikan jawaban melenceng dari Kibum .

Kibum menggelengkan kepalanya , "Di-"

Yesung berdiri dari duduknya "Jangan bilang kalau Donghae ?" teriak Yesung .

Kenapa dia bisa menebak itu Donghae ? Itu mudah saja , dia tak mungkin melakukan hubungan itu dengan orang lain selain Donghae . Yesung sangat tahu, karena rahasia Kibum berada di dalam genggaman tangannya . Mulai dari rahasia terkecil hingga terbesar .

Kibum mengangguk menjawabnya , "Itu memang dia " , Yesung menggelengkan kepalanya , lalu menatap Kibum tak percaya saat mendengar pengakuan yang Kibum berikan .

"Kau gila eoh ?",tanya Yesung dengan suara yang sedikit diturunkannya , "Kau tahukan dia milik Kyuhyun?", tanya Yesung lagi .

Kibum mengangguk , "Ne, aku tahu Hyung , maka dari itulah aku melakukannya ", mata Kibum memerah , "Aku takut kehilangannya Hyung, aku takut , aku tak bisa hidup tanpanya , aku tak bisa ", Yesung duduk disebelah Kibum , lalu membawa tubuh Kibum ke dalam dekapannya . Walau di luar Kibum terlihat kuat , tapi bila dihadapan Yesung atau Donghae dia sangatlah rapuh .

"Tapi caramu salah Kibum", Yesung mengusap punggung Kibum , "Bagaimana kalau sampai Kyuhyun mengetahuinya ,lalu meninggalkannya , apa kau senang melihat Hae menderita ?", Kibum menggelengkan kepalanya , "Aniya , aku tak ingin melihat air matanya , aku tak ingin , tapi, tapi , hhikkss", air mata yang ditahan Kibum akhirnya lolos juga .

"aku tak sanggup melihatnya dengan orang lain Hyung , aku sangat mencintainya , hhiikkss, aku sangat mencintainya "

Yesung hanya diam sambil terus mengusap punggung Kibum . Tak ada yang bisa di katakannya , yang pasti ia tengah berdo'a di dalam hati saat ini .

'Apapun yang terjadi , semoga ini terbaik untukmu , Hae , dan juga Kyuhyun '

Lee Suhae :::::::::::::::::::::::

Hari menjelang sore , terlihat sepasang kekasih tengah bersantai di sebuah Restoran . Keadaan Restoran tak cukup ramai , mungkin karena udara saat ini sangatlah dingin .

"Tak makan Hae ?",tanya Kyuhyun heran saat dirinya sudah selesai makan . Lalu matanya menatap ke arah piring yang berada dihadapan Donghae . Masih penuh , tak berubah sedikit pun .

Donghae menggelengkan kepalanya , "Aku kenyang ", jawab Donghae pelan . Kyuhyun tersenyum mendengarnya .

"Bukankah kau dari siang tak ada makan apapun ?",tanya Kyuhyun lagi saat dirinya teringat saat Donghae mengatakan bahwa dirinya sangat lapar . Hingga Kyuhyun mengajaknya ke restoran .

Donghae mengangguk , "Benar", jawabnya pelan .

"Lalu?"

Donghae menatap mata coklat milik namjachingunya itu , "aku ingin es krim Kyu", rengeknya manja dengan diiringi pupyy eyes andalannya .

Kyuhyun memutar bola matanya malas . Akhir-akhir ini sikap Donghae terlihat aneh . Sedetik bilang ini, sedetik kemudian bilang itu . Membuat Kyuhyun harus menahan emosinya yang kadang-kadang sudah tak sanggup lagi harus di tahannya .

"Baiklah", Donghae tersenyum sangat lebar saat mendengar permintaannya dituruti oleh Kyuhyun . Ia pun lekas bangkit dan berjalan untuk ke toko es krim yang berada tak jauh dari Café tersebut .

"Aiisshhh", Kyuhyun meninggalkan uang selembaran lalu berlari menyusul Donghae yang sudah berjalan menjauhinya .

.

.

"Yang ini, eh tidak-tidak , yang ini saja , eh jangan , yang itu saja , tapi itu coklatkan ? hmh , yang kej-"

"Hae!", bentak Kyuhyun pelan . Donghae mengerucutkan bibirnya mendengar Kyuhyun menyebutkan namanya dengan nada yang tinggi .

"Yang itu saja Noona ", ujar Kyuhyun sambil menunjuk es krim yang berbalutkan crème coconut di atasnya .

"Tapi itu aku ingin coklat !", tolak Donghae , "yang ini saja Noona ", tunjuk Donghae ke eskrim dengan full cheese ,

"KAU INI SEBENARNYA MAU YANG MANA !", teriak noona penjaga kasir toko es krim dengan sangat keras . Hingga membuat para penikmat es krim yang tengah duduk santai memandang kea rah Kyuhyun , Donghae dan juga noona itu .

Mungkin noona penjaga kasir itu sudah sangat kesal dengan apa yang di inginkan oleh Donghae !

.

.

.

"Mianhaeyo", ucap Kyuhyun tulus saat membayar es krim yang kini sudah berada di tangannya .

Noona itu hanya mengangguk menjawabnya , tanpa ada senyuman yang terlihat .

"Ppallii Kyu ", Donghae menarik lengan Kyuhyun dari pandangan maut Noona penjaga kasir itu .

.

Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::

Kyuhyun memberhentikan mobilnya , tepat di depan rumah Donghae . Kyuhyun tersenyum saat melihat Donghae tertidur sangat pulasnya .

Ia mengelus pipi mulus Donghae , memberikan kecupan singkat di kening Donghae .

"Apa yang sedang kau tutupi dariku eoh?", Kyuhyun memandang sendu wajah manis Donghae . Lalu ia dekatkan bibirnya , hingga kini bibirnya bersentuhan dengan bibir tipis Donghae .

"eeeuunngh", Kyuhyun menajuhkan bibirnya saat mendengar lenguhan terdengar dari bibir Donghae .

"Sudah sampai ?", tanya Donghae sambil mengucek matanya dengan gerakan lucu .

Kyuhyun mengangguk, "Ne, mau ku antar ?", Donghae menggelengkan kepalanya , "Aniya , kau sebaiknya pulang , dan beristirahat , saranghaeyo ", Donghae mengecup bibir Kyuhyun yang dibalas kecupan singkat di kedua pipi Donghae dan juga keningnya .

"Good Night Chagi", Donghae tersenyum , lalu membuka pintu mobil . Belum sempat kakinya ia turunkan ke tanah , sebuah tangan menggenggam lembut lengan Donghae .

"Es krim mu", Kyuhyun menyodorkan es krim yang sudah meleleh didalam tempatnya .

Donghae menutup hidungnya , "Buang saja, aku tak menyukai baunya !", ujar Donghae lalu berlari kea rah rumahnya .

"Hati-hati Kyu ", Donghae melambaikan tangannya sebelum menghilang dibalik pintu .

Kyuhyun mendekatkan es krim itu kehidungnya , " Manis", gumamnya , lalu ia cicipi es krim itu , " Dan juga enak ", Kyuhyun memandang kea rah kamar Donghae yang berada dilantai dua yang lampunya sudah menyala .

'Sudah sampai rupanya ', batinnya .

Namun sedetik kemudian , ia kembali mengalihkan padangannya kea rah es krim .

"Bukankah jika seseorang tak suka dengan es krim , dia akan bilang , aku tak menyukai rasanya , bukannya bilang , aku tak menyukai baunya ", Kyuhyun bermonolog ria .

Ada yang aneh , pikirnya .

Dia pun merogoh ponselnya , berniat untuk menghubungi Donghae .

^ Dareum saram pilyo eobseo nan geunyang neoragao –

Kyuhyun menghela nafas beratnya saat melihat ponsel Donghae berdering disamping kursi kemudinya .

"Besok sajalah ", putusnya saat ia hendak mengembalikkan ponsel itu saat ini .

"Aahhh , sudahlah ", Kyuhyun menyalakan mesin mobilnya dan mulai menjalankan mobil nya .

Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::

Donghae kembali bangkit dari tidurnya saat ia merasakan mual . Segera cepat ia berlari ke dalam kamar mandi .

"Uweeee, uwweeee ", untuk kesekian kalinya , ia hanya memuntahkan cairan bening , tak ada yang lain .

Ia memegangi kepalanya , terasa berat . Hingga tubuhnya terasa lemah dan lemas . Ia terduduk di dekat pintu kamar mandi . Wajahnya sangat pucat . Dan ia memegangi perutnya .

"akkkhh, sakittt ", pekiknya tertahan . Donghae meringis kesakitan .

"akkhh", ia berusaha bangkit dan berjalan kea rah tempat tidurnya dengan jalan yang terhuyung .

Ia memejamkan matanya , perasaan mual dan mulas di perutnya hilang , namun tergantikan hantaman keras di kepalanya . Sakit dan pusing .

Donghae memegangi kepalanya , "Ada apa denganku ?", tanyanya pada dirinya sendiri .

Donghae terus saja meringis tertahan , takut kalau Appa dan Eommanya dapat mendegar rintihannya .

Mungkin karena sakit yang dideranya sudah hilang , Donghae tertidur amat pulasnya sekarang .

"Kyuu, mianhae", rancaunya disela-sela tidurnya . Dia bermimpi !

Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Ke esokan paginya ,

"Hae mau kemana ?",tanya Leeteuk saat melihat Donghae melintasi dirinya yang tengah menyiapkan coffee morning untuk Siwon , Appanya . Leeteuk sedikit heran saat melihat anaknya berjalan ke luar rumah masih dengan piyama tidurnya .

"Mencari sesuatu Eomma ", jawabnya sedikit teriak karna dirinya sudah berada diluar rumah .

Donghae menghentikan langkahnya , "aku harus membuktikannya", gumamnya yakin .

Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Donghae kini berada didalam kamar mandi . Jantungnya berdegup dengan cepat . Ia memegangi dadanya , takut kalau degupan jantung itu bisa terdengar sampai ke luar .

Peluh keringat menetes sebesar biji jagung membasahi wajah manisnya . Ia memejakan matanya , menenangkan dirinya sejenak .

Ia membuka matanya , menatap wajahnya didepan cermin kamar mandi .

"Ini tak akan seperti yang kau pikirkan Lee Donghae , semua akan baik-baik saja , kau hanya kelelahan , yah , hanya kelelahan ", ia menyemangati dirinya sendiri . Dia berpikir bahwa dirinya berubah tiga minggu terakhir ini .

Ia balikkan tubuhnya . Lagi dan lagi . Dapat ia rasakan debaran jantungnya . Gugup dan takut , itulah yang tengah menyelimutinya kini .

Perlahan , ia gerakkan tangannya ke atas . Mencoba melihat apa yang terjadi dengan benda kecil di dalam genggaman tangannya .

"huh? Apa?", Donghae terduduk lemas . Jantungnya semakin berdebar hingga menyesakkan dadanya . Air matanya perlahan jatuh membasahi pipinya .

Dia menggelengkan kepalanya tak percaya , "Ini tak mungkin , hhiikkkss, ini tak mungkin ,hhiiikkkss, ini tak mungkin ", Ia tari lututnya kedalam dekapannya , lalu ia benamkan wajahnya ke keuda lututnya , "Ini tak mungkin , hhiikkksss,, hhiikkss, Kyu , hhiikkss", Donghae menangis pilu . Tangis kekecawaan dan kesedihan .

Ternyata apa yang dipikirkan selama ini , tentang apa yang tengah terjadi dengannya itu semua menjadi kenyataan .

Donghae menggelengkan kepalanya , "hhiikksss, Kyu, hhikkkss, hhikkkss", tak ada kata yang keluar selain tak mungkin , dan juga Kyuhyun .

Tangis Donghae semakin pilu . Ia pun bangki dan mulai memukul dinding kamar mandi bertubi-tubi , "Ini tak mungkin , hhiikkss, ini tak mungkin !", Ia memukul cermin di sampingnya .

Hingga cermin itu pecah dan serpihan kaca itu menempel indah dikulit mulus tangan Donghae .

Donghae terduduk lemah , "hhiiiikkkss , tak mungkin , hhiikksss ",ucapnya disela-sela tangisan pilunya .

Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::

"Annyeong Eomma , Appa", sapa Kyuhyun saat bertemu dengan kedua orang tua Donghae di depan rumah kediaman Donghae .

Oh , Kyuhyun juga sudah terbiasa memanggil Leeteuk dan Siwon dengan panggilan Eomma dan Appa .

"Eh Kyu, mau bertemu Donghae ? langsung saja ke atas ya , Eomma mau kencan", ujar Leeteuk lalu berlalu melewati Kyuhyun .

Kyuhyun tersenyum ,"Ne, hati-hati Eomma , Appa", ucapnya .

"Jaga anakku dengan baik hm", Kyuhyun mengangguk menjawabnya .

.

Kyuhyun menapaki anak tangga menuju kamar Donghae . Ia buka kamar milik Donghae , namu langkahnya terhenti saat mendengar isakan cukup memilukan hati terdengan dari kamar mandi .

"Hae!",

Kyuhyun langsung berlari dan membuka pintu kamar mandi dengan kasar .

"hhiikkksss, Kyu, hhiikksss"

"Hae", Kyuhyun membawa Donghae kedalam dekapannya .

"hhiikksss, Kyuu, hhiikkss"

Kyuhyun diam seribu bahasa , tak ada yang bisa ia ucapkan saat ini . Ia tahu , masalah yang dihadapi Donghae semakin membesar . Tapi yang membuat Kyuhyun bingun , heran dan juga penasaran adalah , apa masalahnya !

Kyuhyun mengusap lembut punggung Donghae , "Hiikkss, kyyuu, hhiikkss", tangis Donghae semakin jadi saat Kyuhyun mencium pucuk kepalanya .

"Tenang Hae , aku disini , aku disini"

'Masihkah kau disini saat mengetahui semuanya '

Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::: tbc ::::::::::::::::::::::::::::::

Yah , tidak jadi Fin ! yahh payah … kkk~

Buat yang sudah menyempatkan baca ff ini , gamsahamnida chingudeul ! Dan juga yang sudah kasih review di Dan Pada Akhirnya Cinta seq , terimakasih banyak … knp saya tulis disitu Fin , sebab Sequel itu tidak berlanjut !

Curcol sedikit , aku menangis saat menuliskan Kibum dan Yesung T_T .., sedih dan menusuk !

PLEASE REVIEW , FOLLOW N FAVE EOH !, budidayakanlah meninggalkan jejak !

.

.

Balasan review ,,,

Arum Junie : hhehe, Kim Junior eoh? Trs Kyuhyun ? hhmh , buat author sajalah kalau bgt ! kkk~#kabur

Rae : ? Kibum : KIHAE

M : Kyuhyun : KYUHAE!lol! kkk~

Rika Snowfish : wahahaha, tapi kayanya Hae hamli tuh ?

Cutefish : Kyuhyunnya buat author …. Hhhheheheheh

clouds06 : Kibum : Gomawoyo ::D

Lee bummebum :YAH , lihat saja di end chap ..

nnaglow : bisa dunk , buktinya kan kau (?) , katanya anak SIHAE ?

BluePrince14 :Nih sudah lanjuttt … kapan SM High school mu update ! aku lelah menunggu !

Dew : Kihae ? belum tentu , Kyuhae ? Sama ajj , kkk~ lihat di end chap , judulnya aj dan pada akhirnya cinta , jadi di akhirlah bisa ditentukannya ..

Shetea : Yah, terah saya saja kan ? bagus , hiihihihi

Yulika : Donghae :kelilipan ya?#pasangwajahpolos

Princelee86 : hhheheh, nih sudah lanjuutt , keep reading …

Bye ~