Tittle : Dan Pada Akhirnya Cinta

Main Cast : Lee Donghae ( Tetep )

Kim Kibum

Cho Kyuhyun

Sub Cast : all member suju and others

Main Pair : ? ( KIHAE OR KYUHAE )

NO GS !

Genre : Romance, hurt, sad,M-Preg

Rated : T-M

Sumarry : Donghae hamil ? Lalu bagaimana dengan Kyuhyun ? Mungkinkah ia akan meninggalkan Donghae yang semakin terluka akibat penyesalannya ?

Dan akankah Kibum mengetahui semuanya ?

No GS !

.

.

.

Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::

Matahari kini sudah berada di tengah-tengah langit . Terlihat dua namja tengah duduk berdampingan dalam posisi berpelukan ditepi ranjang . Cukup lama mereka berdua dalam posisi seperti itu .

Salah satu dari mereka , terus saja menangis , membuat namja tampan yang tengah memeluknya terus bertanya-tanya didalam hati .

'Ada apa sebenarnya ?'

"Hae, ada apa chagi-ah ", tanya lembut Kyuhyun sambil tangannya mengusap punggung Donghae, siapa tahu saja , usapan yang telah ia lakukan hampir setengah jam akan berhasil, membuat Donghae tenang , atau setidaknya berhenti menangis .

Karena , melihat Donghae seperti ini, membuat hatinya juga ikut menangis . Bukankah dia pernah bilang, bila Donghae menangis, dia juga akan menangis ? Karena , separuh jiwanya telah ia titipkan didalam hati Donghae.

Donghae semakin terisak dibuatnya . Sentuhan Kyuhyun , membuat hatinya semakin sakit dan semakin merasa bersalah . Ia semakin pilu menangis , melantunkan nada-nada yang semakin miris untuk Kyuhyun mendengarnya .

"Hikkss, Kyuu, hiikkss", Donghae menggelengkan kepalanya . Hatinya benar-benar sakit saat ini . Sakit sekali .

Mungkin jika ia diberi pilihan untuk memilih . Ia memilih untuk pergi ditingalkan Kibum , atau mungkin lebih tersakiti oleh sikap Kibum , daripada dia harus berada dalam situasi yang benar-benar membuat kepalanya ingin pecah . Karena tak sanggup lagi otaknya berpikir secara waras .

Mungkinkah ia menceritakan semuanya ?

Siapkah dirinya ditinggalkan oleh orang yang sangat dicintainya ?

Atau akan ia simpan rahasia itu sendiri selamanya ?

Tak mungkin Donghae . Sepintar apapun dirimu menyimpannya, pasti akan terbongkar dengan sendirinya . Waktu yang akan memberi jawaban untuk Kyuhyun .

Dia hamil ? Akan membesar bukan ? Atau dia akan menggugurkannya ?

Kyuhyun mengecup pucuk kepala Donghae , lalu kembali mengusap punggung Donghae . Memberi ketenangan agar Donghaenya berhenti menangis dan mulai menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi . Walau sedari tadi , tak ada kata yang dilontarkan Donghae yang bisa membuat hati Kyuhyun merasa tenang . Malah dirinya semakin dirundung rasa penasaran saat ini.

"Kyuuu, hhiikksss, kyuu, mianhae , hhiikkss", Donghae semakin erat memeluk pinggang Kyuhyun . Seakan takut kalau Kyuhyun melepaskan pelukannya . Lalu pergi menginggalkannya .

Ia tak mau ! Ia teramat mencintai Kyuhyunnya !

Kyuhyun merasa ada duri yang menancap dihatinya , terasa sakit dan perih . Maaf ? Buat apa ?

Kyuhyun tahu, ada sesuatu hal yang Donghae tutupi dari dirinya ! Dia yakin itu .

' Apa yang kau perbuat hingga kau mengucapkan kata maaf Hae? Apa fatal?Hingga kau menangis seperti ini?',tanya Kyuhyun didalam hati .

Kyuhyun menjatuhkan air matanya , " Sebenarnya ada apa Hae ?",tanya Kyuhyun lembut . Siapa tahu saja , melihat Kyuhyun menangis akan membuat Donghae mau membuka rahasia yang ia sembunyikan selama tiga minggu terakhir .

Kyuhyun tahu dan teramat tahu, kalau Donghaenya tengah menyembunyikan masalah yang sangat pelik . Dan kenapa Donghae serasa enggan menceritakannya kepada Kyuhyun . Padahalkan selama ini, Donghae selalu menceritakan segala sesuatu hal , dari hal yang kecil hingga masalah yang cukup berat kepada Kyuhyunnya . Tapi untuk masalah kali ini , kenapa Donghae tak ingin Kyuhyun mengetahuinya ? Apa ini ada sangkut pautnya dengan Kyuhyun itu sendiri ?

"Hae ", Kyuhyun merenggangkan pelukan , ia tatap dalam mata Donghae yang masih tertutup dengan ribuan air mata . Mata Donghaepun sembab, karena memang sedari tadi ia tak berhenti menangis atau karena memang tangisannya yang tak bisa untuk dihentikan oleh dirinya sendiri .

Kyuhyun mengelus pipi Donghae , membuat Donghae yang merasakan sentuhan lembut Kyuhyun yang berada dipermukaan kulit mulusnya , ia memejamkan matanya . Menikmati sentuhan Kyuhyun yang bisa membuat hatinya tenang dan merasa damai .

Donghae terbuai akan usapan halus itu . Kyuhyun tersenyum , saat melihat Donghae atau lebih tepatnya , melihat air mata Donghae yang tak tertumpah lagi .

"Sekarang jelaskan apa yang terjadi Hae ", Kyuhyun mengecup singkat kening Donghae . Namun apa yang terjadi ,pipi Donghae yang masih lembab akibat tangisannya , kini menjadi basah kembali .

Perlahan air mata Donghae kembali jatuh .

Hatinya benar-benar tak ingin mengatakannya . Ia tak mau ! Ia tak mau !

Kemarahan , kekesalan , kekecawaan dan juga kesedihan , kini bercampur jadi satu dengan rasa penyesalan yang teramat dalam .

Bisa dibayangkan bukan ? Jika menjadi Donghae saat ini ?

Dilema .

Disatu sisi, ia tak ingin melepaskan Kyuhyun , sangat tak ingin ! Disisi lain , ia berpikir . Akankah Kyuhyun menerimanya ? Dengan anak Kibum yang dikandungnya ?

"Hiikkkss, Kyuuu, hhikkkss,mianhae , mianhae", Donghae menggenggam erat tangan Kyuhyun . Menggenggam kedua tangan Kyuhyun , dengan kedua tangannya yang bergetar . Bukan hanya tangannya , namun juga seluruh tubuhnya .

Kyuhyun semakin bingung dibuatnya .

Apa ?

Ada apa ?

Kyuhyun ingin menghapus air mata Donghae yang semakin deras keluar . Namun apa daya , tangannya begitu kuat digenggam erat oleh Donghae .

"Hiikksss, Kyu, mianhaeyo, hhiikks", ucap Donghae dengan nada yang bergetar . Kini Donghae melepaskan tangannya , ia ulurkan tangannya untuk mengusap wajah tampan Kyuhyun . Kyuhyun yang merasakan sentuhan lembut dari telapak tangan Donghae hanya bisa tersenyum .

Donghae dengan air mata yang berlinang , menelusuri setiap lekuk wajah kekasihnya itu . Mungkin , ini adalah kesempatan terakhirnya untuk bisa menyentuh wajah itu lagi .

Dia pesimis !

Dia yakin Kyuhyun sangat mencintainya ? Namun , masihkah Kyuhyun mencintainya disaat dirinya mengkhianati cinta tulus yang diberikan oleh Kyuhyun ?

Walau itu bukan kemauannya , namun bukankah ia tak bisa menolak kejadian malam itu ? Bukankah ia menikmatinya ? Itulah yang membuatnya , benar-benar seperti namja murahan .

Tak punya harga diri ! Tak beharga ! Mungkinkah Kyuhyun masih setia berada didekatnya ? Atau mungkin masih ingin untuk tetap tinggal dihatinya ? Setelah apa yang telah ia perbuat ?

Pengkhianatan cinta yang sungguh miris untuk dibayangkan !

Sungguh sakit untuk dirasakan !

Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Kibum berjalan menuju apartemennya . Sudah lama sekali ia tak ke apartemennya . Semenjak putus dengan Donghae berbulan-bulan yang lalu . Ia jarang sekali mengunjungi apartemen yang akan ia jadikan sebagai tempat tinggalnya dengan Donghae kelak .

Namun takdir berkata lain bukan ?

Kibum mendudukan dirinya disofa . Ia usap sofa itu dengan perlahan , banyak debu yang menempel ditelapak tangannya . Mungkin , karena dirinya sudah tak pernah lagi membersihkan sofa bewarna biru . Warna kesukaan Donghaenya dulu . Bukan hanya sofa itu, perabotannya yang lainpun kini dihinggapi banyak debu dan kotoran . Dinding yang dipenuhi sarang laba-laba . Tak terawat . Biasanya dulu , setiap sebulan sekali . Donghae akan selalu menyempatkan waktu liburnya hanya untuk membersihkan apartemen Kibum yang katanya seperti rumah hantu. Pengap dan dingin . Yah, seperti penghuni aslinya .

Kibum berjalan menghampiri dapur kecilnya. Ia mendudukan dirinya dikursi meja makan . Ia memejamkan matanya . Mengingat memori-memori indah saat dirinya bersama dengan Donghaenya dulu .

Saat Donghae begitu semangatnya memasakkan makanan untuk dirinya , walau sesungguhnya hanya makanan bewarna hitam yang tersaji dimeja makan . Saat Donghae mencuci piring , namun beralasan macam-macam sehingga dirinyanya lah yang akan mencuci piring , sedangkan Donghae memilih tidur dikamar atau menonton tv . Saat Donghae memasak sayur , namun ia salah memasukkan bumbu, hingga sayur yang seharusnya disajikan dengan rasa gurih , menjadi rasa permen gula-gula , manis sekali .

Kibum tertawa kecil mengingatnya . Tak ada sedikitpun ingatan yang terlupakan saat dirinya bersama Donghae dulu .

Bagaimana cara tidur Donghae , cara makan Donghae, kebiasaan Donghae yang selalu berganti pakaian didalam kamar mandi , perhatian Donghae terhadapnya , kepedulian Donghae saat dirinya ada masalah. Wajah Donghae saat dirinya marah, cemberut , kesal , cemburu , semua masih jelas teringat di otak jeniusnya .

"Hae", Kibum membuka matanya . Ia tersenyum kecil , saat melihat sebuah akuarium kecil yang berada disamping kulkas . Ada satu ekor ikan badut yang sedang berenang ditempat . Seharusnya ikan tersebut mempunyai pasangan , namun sayang , pasangannya mati setelah seminggu kepergian Donghae .

Bukankah sama dengan hidupnya ?

Namun , bukankah dirinya yang meminta Donghae untuk meninggalkannya ?

Kibum melangkahkan kakinya menuju kamar tidurnya . Dekorasi kamarnya bewarna biru . Yeah, warna favorite Donghae . Pernah suatu ketika Kibum mengganti warna catnya menjadi warna hijau . Donghae menangis semalaman dikamarnya . Hal itu membuat Kibum mengerti, bahwa keinginan Donghae tak bisa ditolak .

Donghae sangat manja , apalagi dengannya . Dia menyukai Donghaenya seperti itu . Tapi, saat ia mencari alasan untuk bisa melepaskan Donghae, alasan itu yang digunakannya .

Dia mengatatakan bahwa ia tak menyukai dengan sifat Donghae yang seperti itu .

Dia bohong !

Kibum mendudukan dirinya ditepi ranjang . Ia arahkan pandangannya pada sebuah fhoto berukuran besar . Dimana ada dirinya dan Donghae sedang berciuman begitu mesranya .

Kibum menjatuhkan air matanya . Ia merasa menyesal telah dengan bodohnya melepaskan makhluk sempurna seperti Donghae .

Kibum menutupi wajah tampannya dengan kedua telapak tangannya . Sedetik kemudian , terdengar sebuah isakan yang begitu berat terdengar . Isakan yang begitu ia tahan .

"Hiikks, mianhaeyo Hae, hhiikkss, mianhae", tangis Kibum semakin pecah kala ia mengingat bagaimana cara dirinya memutuskan Donghaenya dulu . Dikamar ini . Yah. Tepat dikamar inilah .

"Hae, hhiikkksss, mianhaeyo, hhiikkk, aku tak bisa hidup tanpamu Hae, hhhiikkkss", Kibum menggelengkan kepalanya , "Tak bisa Hae , hhiiikkss, kembali denganku Hae, hiiikkss, hhikkkss", Kibum menjauhkan tangannya dari wajah tampannya yang sudah memerah .

Karena tangisan dan karena emosi yang terpendam .

Kibum merebahkan dirinya . Pikirannya sangat kacau .

"Hae , saranghaeyo, hhiikkss, sarang ", KIbum menutup wajahnya dengan satu tangannya yang sengaja ia angkat Hingga kini kedua matanya, tertutup oleh satu lengan kanannya .

"HHiikks, saranghaeyo Hae, hhikkksss", Kibum terus saja menangis . Menangisi penyelasannya yang dulu ia buat .

Penyesalan yang sebenarnya tak ingin ia lakukan .

Namun jauh didalam hatinya , ia tengah berdo'a , memohon kepada sang Pencipta . Apa yang ia pikirkan , apa yang selama ini ia inginkan setiap detiknya , akan bisa terwujud dan berakhir dengan bahagia .

"Hae, saranghaeyo, jeongmal saranghaeyo", ucapnya lirih tanpa diiringi oleh air mata . Ia memejamkan matanya dalam . Dia berdo'a dilam hati , dengan penuh pengharapan dan belas kasih .

'Buatlah dia kembali denganku, biarkan ia mengandung anakku, dan izinkanlah aku untuk bisa menjaganya kembali hingga akhir hayatku '

Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::

Suasana tegang , kini tengah menyelimuti ruang kamar Donghae . Keheningan tercipta beberapa detik, saat Kyuhyun mencoba menenangkan Donghae dengan ciuman basah dan pelukan hangatnya .

Kyuhyun memandang Donghae dengan tatapan memohon dan memelas yang kini berdiri dihadapannya . Dia ingin tahu, apa yang sebenarnya masalah yang sedang dihadapi Donghaenya !

Hingga membuat Donghaenya begitu menangisnya !

Tangisan perih yang begitu menyanyatkan hati , walau tak bisa dipungkiri . Tangisan Donghae kali ini, tak sebanding dengan tangisan yang tertumpah saat dirinya ditinggal dan diputuskan sepihak oleh Kibum .

Kyuhyun mengecup kening Donghae sebentar , ia usap kedua belah pipi Donghae dengan usapan kedua ibu jarinya .

Kyuhyun tersenyum , "Sekarang jelaskan kepadaku hm", pinta Kyuhyun dengan nada lembutnya . Mata Donghae kembali memerah , membuat Kyuhyun dengan sigap menghapus air mata yang berada disudut mata Donghae .

"Minaheyo Kyu, mianhaeyo", Donghae memegang tangan Kyuhyun yang masih berada di pipinya . Air mata Donghae lolos begitu saja, bergulir dengan cepat , namun berhenti ditangan Kyuhyun yang berada di atas wajah manis Donghae .

Kyuhyun mencoba tersenyum , walau didalam hati ia berteriak . Dia sudah tak sabar , ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi .

"Aku memaafkan mu Hae, tapi kau harus menceritakan apa kesalahan yang kau perbuat ", Kyuhyun memandang sayu mata Donghae yang begitu sedih menatapnya .

Donghae merasakan jantungnya berpacu dengan cepat, diapun sempat merasakan bahwa nafasnya tercekat keras . Susah untuk sekedar menarik nafas .

Donghae menggelengkan kepalanya , "Kyuu, hhikkss, mianhae, mianhae", untuk kesekian kalinya , Donghae kembali terisak .

Ia mencoba untuk tidak menangis, namun hal itu semakin membuat dadanya terasa sesak .

Kyuhyun menjatuhkan air matanya , ia sungguh tak sanggup melihat orang terkasihnya begitu memilukan , menangis didepan matanya .

Ia tak suka bila melihat Donghaenya menangis . Hatinya sakit bila harus menyaksikannya , perih dan teramat terluka .

"Hiikkss, mianhaeyo Kyuu, hhikkkss, ak-aku , hhikkss", Donghae seakan susah untuk menjelaskan semuanya. Susah . Susah untuk diucapkan . Lidahnya terasa kelu bila mengucapkan kata lain , selain kata ' Kyu ' dan 'maaf' .

Kyuhyun menurunkan tangannya untuk bisa menggenggam tangan Donghae . Ia genggam kedua tangan Donghae dengan sangat erat , lalu membawa tangan Donghae yang berada dalam genggaman tangannya ke hadapan dadanya .

Dapat Donghae rasakan , betapa cepatnya jantung Kyuhyun memompa . Seperti dentuman drum yang dipukul keras dan tidak beraturan .

"Lihat aku Hae, lihat mataku", Donghae mengangkat wajahnya seketika . Ia bisa lihat mata Kyuhyun memerah, menahan tangisnya .

'Aku tak sanggup Kyu, aku tak sanggup melihat ketulusan cintamu yang begitu jelas terlihat dari sorot matamu, aku seakan ditelanjangi dengan tatapanmu itu, aku berasalah Kyu, mianhae '

Donghae menundukkan wajahnya , namun dengan cepat Kyuhyun memperat genggaman tangannya . Mungkin tangan Donghae terasa sakit akibat genggaman Kyuhyun yang terlalu kuat . Yah, Kyuhyun melampiaskan kekesalannya , karna Donghae menghindari tatapannya . Tatapan kasih sayang , yang ia tunjukkan untuk Donghaenya , agar Donghae mau mengikuti apa yang tersirat melalui tatapan matanya .

Tatapan yang meminta Donghae untuk berkata jujur !

"Kau mencintaiku ?",tanya Kyuhyun . Namun Donghae semakin memperdalam tundukkannya .

"Kau mencintaiku ? Hae, kau mencintaiku ?", tanya Kyuhyun sekali lagi. Karena Donghae hanya memilih untuk tetap bersikeras menundukkan kepalanya tanpa menanggapi pertanyaan Kyuhyun .

Kyuhyun menghela nafasnya , ia tatap lekat-lekat tangannya yang bergetar . Kyuhyun lebih menguatkan genggamannya saat tangan Donghae semakin gemetaran .

Donghae ketakutan , dia takut . Saat ini dia benar-benar takut .

Dia takut Kyuhyun meninggalkannya .

"Kau tidak mencintaiku kan ?", Donghae menggelengkan kepalanya . Ia mengangkat wajahnya , hingga kini mata mereka berdua saling beradu pandang .

"Kau tidak mencintaiku ?", Donghae menggelengkan kepalanya . Tidak setuju dengan apa yang ditanyakan Kyuhyun kepadanya .

"A-akku, hhiikkss, sangat mencin, hhiikkss, cintaimu Kyu, hhikks", Donghae mengucapkan dengan terisak dan tergagap . Air matanya semakin deras untuk terus mengalir , membasahi hampir sebagian wajahnya . Bukan hanya basah air mata , namun juga karena keringat .

Kyuhyun tersenyum , setidaknya anggapannya yang ia kira Donghae sudah tidak mencintainya salah .

"Kau benar mencintaiku ?", Donghae mengangguk menjawabnya .

'Ku terlalu mencintaimu Kyu, hingga aku merasa bodoh telah menyakitimu '

"Sekarang , katakan apa yang sebenarnya kau sembunyikan dariku Hae ", Donghae menatap Kyuhyun dengan tatapan berair penuh air mata .

"Mianheyo Kyu, mianhaeyo , hhikkkss", Kyuhyun ingin sekali membawa Donghae ke dalam pelukannya . Namun niatnya ia urungkan dulu, jika ia peluk Donghaenya sekarang . Kemungkinan besar Donghae tidak akan menceritakannya kembali .

"Jelaskan Hae, ada apa ?", tanya Kyuhyun dengan nada yang sudah naik sedikit .

"hhiikkksss, hhhiikkss, mianhaeyo Kyu", Kyuhyun memejamkan matanya sejenak . Ia pandangi mata Donghae yang menyiratkan suatu rahasia besar .

"Katakan , apa yang terjadi ?", tanya Kyuhyun kesal .

"Hhiikkss, mianhae Kyu, hikkkss", Kyuhyun menghempaskan tangan Donghae dengan cukup keras . Membuat tangis Donghae semakin pecah .

"Kyyuu, hhikkss, mianhae, hhikkss", Donghae menutup mulutnya , tak tahan dengan apa yang tengah ia rasakan didalam hatinya .

Mungkin kesabaran Kyuhyun telah habis . Ia tatap tajam mata Donghae yang kini menatapnya dengan tatapan takut . Baru kali ini Kyuhyun bertindak kasar dengannya .

Selama berbulan-bulan bersama , Kyuhyun tak pernha melakukan tindakan kasar dengannya .

"Katakan atau aku pergi", ancam Kyuhyun yang membuat Donghae menggelengkan kepalanya dengan keras .

"Jangan Kyuu, hhikkkss, jangann", Donghae ingin memeluk tubuh Kyuhyun , namun dengan cepat Kyuhyun mengakat tangannya setara dengan tinggi dadanya .

"Katakan ", pinta Kyuhyun singkat dengan tatapan tajam yang tertinggal .

Donghae menggelengkan kepalanya . Ia tak mungkin menceritakan semuanya . Tak mungkin .

"Hikkkss, Kyuu, hhikkkss"

Hanya tangisan yang diberikan oleh Donghae , hal itu membuat Kyuhyun kesal . Kyuhyun membalikkan tubuhnya .

Kyuhyun menutup matanya , satu tetes air mata terjatuh .

"Aku tak butuh tangismu Hae, aku hanya ingin kejujuranmu ", Donghae dengan cepat memeluk tubuh Kyuhyun dari belakang . Donghae dengan hebatnya menangis dipunggung Kyuhyun. Kyuhyun pun sama , ia juga tak bisa menahan air matanya .

Ia tahu, apa yang akan dikatakan Donghae itu adalah hal buruk . Ia bisa merasakannya .

"Hikkks,, Kyyuu, a-aku , hhikkss, ak-aku ", Donghae menggelengkan kepalanya . Ia memejamkan matanya , menahan perih hatinya saat ini.

Haruskah ini menjadi akhir kisah cintanya ?

Kyuhyun diam menunggu kelanjutan ucapan Donghae . Dapat ia rasakan dari balik punggungnya . Detakan jantung Donghae begitu keras dan juga cepat , sama dengan kerja jantungnya saat ini .

"Kyyu, hhikkss, mianhae, hhikkss", Donghae mengangguk , meyakinkan apa yang akan ia perbuat selanjutnya .

Dia sudah yakin dengan pilihan hatinya . Jika Kyuhyun meninggalkannya , itu sudah wajar bukan ? Dan dia harus terima itu . Dia juga tak mungkin menggugurkan kandungannya yang baru beberapa minggu . Calon bayinya tak berdosa !Dia tak ingin menambah dosa yang sudah begitu banyak yang ia lakukan . Setidaknya , inilah tanggung jawabnya !

"Kyuu, ak-aku hhikkksss, aku , ha-hamil Kyu, hhikkkss hikkksss", ucap Donghae lirih dengan suara paraunya . Ia mencoba menahan air matanya , namun isakannya semakin jelas terdengar .

Tubuh Kyuhyun mematung . Tubuhnya terasa kaku, darahnya seakan berhenti . Perlahan tapi pasti, matanya yang sedari tadi memerah dan sempat menagis kini kembali membuahkan setetes air mata yag jatuh membasahi pipinya yang sedikit chubby .

Satu tetes yang hanya keluar . Hatinya benar-benar hancur . Terluka dengan sangat perihnya .

Hamil ?

Donghaenya hamil ?

Dan itu bukanlah anaknya !

Karena apa ? Mereka berdua tidak pernah melakukan hubungan itu !

"Kau hamil ? kau mendustakan kesetiamu sendiri Hae", Kyuhyun melepaskan paksa tangan Donghae yang melingkar kuat diatas perutnya .

Kyuhyun membalikkan tubuhnya , ia menggelengkan kepalanya tak percaya .

"Hikkkss, mianhae Kyu, mianhaeyo, hhikkss", Sesal Donghae dengan air mata yang terus meraimaikan suasana gundahnya .

"Aku kecewa Hae, aku sungguh kecewa denganmu , kau tahu aku sangat mencintaimu, hhikks,kau tahu itukan ?",tanya Kyuhyun diselingi dengan air matanya .

Donghae mengangguk , "Ne, aku tahu Kyu, aku tahuu, hhikks, aku juga sangat mencintaimu hhikkss", Donghae meraih tangan Kyuhyun . Ia genggam erat tangan Kyuhyun . Seakan tak ingin membiarkan Kyuhyun pergi meninggalkannya .

"Kau mencintaiku ?Tapi kenapa kau melakukannya Hae ?kau membohongiku berminggu-minggu , kau tahu masalah ini ", Kyuhyun menggelengkan kepalanya , "masalah ini , MASALAH BESAR HAE !", teriak Kyuhyun menggema didalam kamar tidur Donghae .

Donghae semakin menangis mendengarnya , "Hhikkks, jeongmal mianhaeyo Kyu, ak-aku , tak ingin hal itu terjadi Kyu, sungguh , hhiiikkss, ak-aku mencitaimu, saranghaeyo , jeongmal saranghaeyo ", ujar Donghae meyakinkan .

Jujur , tak ada sedikitpun kebohongan yang Kyuhyun lihat dari mata indah Donghae . Karena ia tahu, Donghae bukanlah ahli dalam berbohong .

Namun tiga minggu terakhir ini ?

Bukankah ia sudah curiga ? Namun kecurigaan itu ia tepis , karena ia percaya dengan Donghaenya .

"Kyuuu, hhikkss, jeongmal mianhaeyo , hhikkksss", Kyuhyun menggelengkan kepalanya .

Ia mencoba menetralkan debaran jantungnya yang semakin kuat untuk berdetak cepat .

Kyuhyun bingung harus mengatakan apa saat ini . Hatinya sudah terlanjur marah dan panas . Ia ingin sekali menghajar Kibum saat ini juga .

Kibum ?

Yah, dia sangat tahu , siapa yang menghamili kekasihnya .

Kyuhyun membalikkan tubuhnya , " Pikirkan baik-baik Hae, ak-aku ",

"Hikksss, akan ku pikirkan Kyu, hhikkks, ak-aku sudah berbicara jujur, hhikkks, aku tahu aku salah, aku sangat salah , hhiikkss, a-aku ", Donghae terduduk lemas . Kakinya seakan tak mampu lagi untuk menopang tubuhnya yang terus saja gemetar , karena isakan yang terus saja terdengar memilukan .

Donghae menutup wajahnya dengan kedua tangannya , menangis sekencang-kencangnya dibalik telapak tangannya .

"Hikkkss, kau boleh meninggalkanku Kyu, hhikkks, kau boleh menjauhiku , hhikkkss, aku tak pantas untuk dicintai, hhikkkss, tak pantas , hhikkkss "

Braakk

Donghae semakin jadi menangis , ia pandangi pintu kamarnya yang sudah tertutup rapat .

"Kyuuu, hhikkss, Kyu, hhikks, saranghaeyo , jeongmal saranghaeyo ", Donghae memukul-mukul lantai dibawahnya . Melampiaskan kekesalan hatinya .

Donghae mencengkeram perutnya dengan sangat kuat , tiba-tiba ia merasa kepalanya seperti dipukul oleh benda tajam dank eras . Sakit dan perih .

"Hikkss, Kyuuu", lirihnya dalam tangisnya , saat sakit yang mulai menjalar ke tubuhnya sedikit demi sedikit mulai mereda .

Kyuhyun meninggalkannya !

Kyuhyun telah pergi dari kehidupannya !

"Hiikkksss, Kyyuuu"

Donghae menarik lutut kedepan dadanya . Ia mendekap lututnya dengan sangat kuat . Dia menggelengkan kepalanya , tak mempercayai apa yang baru saja terjadi .

Ia bisa bangkit dari keterpurukan berkat Kyuhyun ! Namun sekarang , haruskah ia terpuruk karena Kyuhyun meninggalkannya akibat kesalahan bodohnya .

.

Donghae masih saja menangis , hanya tangisan dan isakannya saja yang terdengar . Keheningan waktu tengah menyelimutinya .

"Kyyuuu"

Donghae mengusap-usap lengannya saat ia merasa kedinginan . Ia semakin menyembunyikan wajahnya pada lututnya .

"Hikkss, Kyyuu"

"Sudahlah jangan menangis lagi ", Donghae mendongakkan wajahnya . Ia mengusap air matanya , saat melihat sosok yang sangat ia cintai berdiri didepan pintu dengan memamerkan senyum khasnya .

"Kyyuu, hhikkkss", Donghae bangkit dari duduknya , lalu berlari menghampiri Kyuhyun yang sudah merentangkan kedua tangannya .

"Hikkss Kyyuu, miahaeyo , hiikksss", Kyuhyun menarik nafas dalam , lalu menghembuskannya secara perlahan .

Ia usap punggung Donghae dengan lembut, lalu menciumi pucuk kepala Donghae bertubi-tubi .

"Sudah , tak usah menangis lagi , kau ingin melihat calon bayimu mentertawakanmu , melihat kau cengeng seperti ini", gurau Kyuhyun yang membuat Donghae tersenyum disela-sela tangisnya .

Kyuhyun tersenyum , ia merenggangkan pelukannya . Ia pandangi wajah manis Donghae , " Dengar ya , cintaku akan selalu memaafkanmu, dan aku juga pernah bilang bukan , aku mencintaimu bukan karena apa yang terjadi denganmu, begitupula sebaliknya , aku meninggalkanmu bukan karena apa yang terjadi denganmu , aku , aku tulus mencintaimu apa adanya Hae ", Donghae menutupi mulutnya saat ia tak bisa lagi menahan tangisnya .

"Niat sedetikpun untuk meninggalkanmu sama sekali tak ada , jujur, aku sangat kecewa denganmu, aku marah denganmu, mungkin jika aku bisa mengungkapkannya dengan hatiku, betapa bencinya aku dengan dirimu , kau tahukan sakitnya aku bagaimana ?", tanya Kyuhyun yang dianggukan oleh Donghae .

"Tapi tahukah kau Hae, hatiku tak bisa mengungkapkannya , tak bisa, hatiku sudah terikat denganmu, marah denganmu saja aku tak bisa, apa lagi harus membencimu ", ucap Kyuhyun diiringi dengan senyuman manisnya .

"Cukup sekali kau membuatku terluka , ok ?", Donghae mengangguk mantap menjawabnya .

"Ne Kyu"

"Oh iya ", Kyuhyun mengusap perut rata Donghae dengan lembut , seakan takut melukai apa yang ada didalam perut kekasihnya , "Dia anakmu dan dia juga anakku, jadi dia adalah anak kita ", Donghae terharu mendengarnya .

Ia memeluk Kyuhyun dengan sangat erat . Hatinya yang tadi dirundung rasa takut, gelisah , seakan hilang begitu saja . Digantikan perasaan bahagia yang tak pernah ia rasakan sebelumnya . Perasaan bahagia saat dengan Kibumnya seakan tak tertandingi dengan kebahagian yang Kyuhyun berikan kepadanya .

Kyuhyun menerima apa adanya dirinya ! Kyuhyun menganggap anak Kibum yang dikandung kekasihnya adalah anaknya .

Sungguh sempurna bukan ?

Betapa beruntungnya Donghae memiliki kekasih seperti Kyuhyun !

"Mianhaeyo tadi aku berlaku kasar kepadamu ", Kyuhyun mencium bibir Donghae sekilas . Donghae mengangguk , "Aku yang seharusnya minta maaf Kyu", Kyuhyun tersenyum mendengarnya .

"Jadikan kejadian ini sebagai pelajaran buat kita berdua, saling memaafkan dan saling jujur akan lebih indah bukan ? Hubungan tak akan bisa dibilang baik, jika kedua kategori itu tidak ada , atau hanya salah satunya saja ", ucap Kyuhyun sambil kembali memperat pelukannya .

"Ne Kyu, gomawoyo telah memberikanku kesempatan kedua untuk bisa hidup denganmu lebih lama , mianhae karna aku sudah membohongimu, aku, aku , "

"Aku tahu kau sangat mencintaiku ", sambung Kyuhyun dengan senyum manis yang terkembang diwajah tampannya .

Donghae tertawa kecil mendengarnya , "Ahh, aku juga tahu kau sangat mencintaiku ", balas Donghae membuat Kyuhyun semakin memperat pelukannya .

"Kyuu, jangan kencang-kencang", keluh Donghae yang membuat Kyuhyun merenggangkan pelukannya , walau tak membuat pelukannya itu terlepas .

Kyuhyun menyelipkan tangannya untuk mengusap perut rata Donghae , "Maafkan Appa hm ", ucap Kyuhyun yang membuat Donghae tersenyum lebar .

"Kyu "

Kyuhyun mengangkat wajahnya , " Saranghae", ucap Donghae ceria .

"Na"

"Aku tahu kau juga mencintaiku", Donghae menyeringai disela-sela ciumannya . Kyuhyun tersenyum, dengan senang hati ia membalas lumatan yang diberikan oleh Donghaenya .

.

.

.

Dibalik pintu ada dua pasang mata memperhatikan aksi yang dilakukan oleh Kyuhyun dan Donghae .

"Minnie, jangan menangis, lihat mereka sudah bahagia ", ujar Eunhyuk menasehati kekasihnya , Sungmin yang berada disampinya .

Sungmin melirik Eunhyuk , 'Dia sendiri saja masih menangis ', ucapnya kesal dalam hati .

Sungmin terharu melihat kejadian yang membuka mata dan hatinya , bahwa kejujuran dan saling memaafkan sangat penting dalam sebuah hubungan .

"Jangan sampai Kibum tahu masalah ini", Sungmin menolehkan kepalanya , menatap Eunhyuk dengan bingung , "Maksudmu Hyuk ?", tanya Sungmin .

"Kehamilan Donghae jangan sampai keluarga Kim tahu , bisa-bisa Donghae akan direbut mereka , aku tak mau melihat Kyuhyun atau Donghae sedih , mereka tak bisa dan tak boleh dipisahkan ", jelas Eunhyuk panjang lebar .

Sungmin mengangguk , "Aku setuju denganmu ", balas Sungmin yang membuat Eunhyuk tersenyum .

.

.

.

Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::: tbc / end ?::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::: ::::::::

Diselesaikan pukul 02.15

Jujur yah, aku menangis saat menulis ff ini . Waktu , yah nangis lagi ! Sedih banget , apa lagi waktu part Kyuhae di akhir , hhmmhhh, so sweeaattt and so sad …..

Ada yang setuju dengan saya ?

Please di review , follow and Fave eoh !

Waktunya balas review niiihhh :

Kyuwook : Ne, nih sudah update , gomawo sudah menyempatkan membaca … :D

Aulia : Dan lihatlah dichap akhir siapa pairingnya , kkkk~

dew'yellow: ide bagus tuh kalau hae mati #evilsmirk , kkk~, bercanda … this is love sdh update chap 12, gomawoyo sudah membaca eoh …:B

NaHaZa: Kyuhae? Lihat di end chap ajja hm , hhheheheh , nih sudah lanjut, gomawoyo ..

Arum Junie: Kayanya bendera Kihae berkibar nih dihatimu ?

Haera: ntr lihat ajja hmh, berdo'alah …. :D

BornfreeHae: Jadi sebenarnya kamu milih siapa ? Hmh, dilema hm ?

nnaglow: Kyu :Hey bocah, apa'an kau panggil Hae ku dengan sebutan Eomma ? dia milikku !#dihajarBumWonEun

KittYoongFisHae: nih sudh lanjuutt, thnks

Evilgamefishy: hmh, para anak" Hae bertebaran hm , kkk~ , lihat di end chap ajja yah saengie …

Cutefish: nih sudah lanjuutt …. Gamsa ,

casanova indah: Nih sudah lanjuutt, hmh, Kyu dengan senang hati menerimanya … :D

Shetea : Nih sudah lanjuutt (copast di atas ) , hmh, sudah tahukan reaksi Kyu ?

Yulika : Yeee, akhirnya Kyu nerima hae apa adanya , :p

Princelee86:Nah lho, kok bingung ? tinggal pilih aja , hhhheee~

.

.

Akhir kata author ucapkan gomawoyo , telah menyempatkan membaca ff ini …. :D