Tittle : Dan Pada Akhirnya Cinta
Main Cast : Lee Donghae
Kim Kibum
Cho Kyuhyun
Sub Cast : all member suju and others
Main Pair : ? ( KIHAE OR KYUHAE )
NO GS !
Genre : Romance, hurt, sad,M-Preg
Rated : T-M
Sumarry : Kyuhyun bagaikan percikan cahaya dalam hati kelam Donghae . Mencintai tulus apa adanya dirinya .
Lalu bagaimana dengan Kibum ?
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::
Kini waktu terus saja bergulir . Menapaki detik demi detik . Di salah satu ruang kamar yang cukup rapi, terlihatlah sesosok namja manis yang tengah duduk ditepi ranjang . Ia tersenyum tanpa henti , sambil menatap pintu kamar mandi . Hingga sosok yang ditunggunya muncul , keluar dari balik pintu . Namja tampan itu tersenyum , "Kau terpesona eoh ?",tanya namja itu , sambil melap dadanya yang masih ditetesi oleh air yang jatuh dari rambut basahnya .
Donghae menundukkan wajahnya , menyembunyikan semburat merah dikedua pipinya . Kyuhyun duduk disamping tubuh Donghae , lalu mengangkat dagu Donghae , lantas memberi ciuman pagi , seperti biasanya .
"Good morning Baby ", ujarnya , dan dibalas senyum hangat dari Donghae . Kyuhyunpun mengusap lembut perut Donghae yang sedikit membesar , "Apa kau sudah minum susumu ?",tanya Kyuhyun , dan Donghae mengangguk , "Tentu ", ujarnya sambil menunjuk gelas kosong diatas meja .
Kyuhyun mengecup kening Donghae , "Gomawo", ujar Kyuhyun saat kecupan ringan itu terlepas . Donghae mengerutkan keningnya , "Untuk ?",tanya Donghae dan Kyuhyun tersenyum seraya membawa Donghae ke dalam pelukannya .
"Semuanya "
Donghae tersenyum mendengar jawaban singkat namun penuh makna didalamnya . Kyuhyun merenggangkan pelukannya , "Hari ini kau mau apa ?",tanya Kyuhyun dan Donghae seperti berpikir saat ini .
Bulgogi ? Bosan .
Kimchi? Tidak nafsu .
Bibimbap? Tak terlalu ingin.
Japchae ? Ya .
Donghae tersenyum , "Aku ingin Japchae Kyu ", rengek Donghae manja , Kyuhyun tersenyum mendengarnya , "Baiklah , aku akan bersiap ", Kyuhyun bangkit dengan maksud ingin berjalan menuju lemarinya . Namun sayang , langkahnya terhenti saat Donghae menarik lengannya .
Kyuhyun menatap Donghae , "Waeyo?",tanya Kyuhyun , Donghae berdiri , lalu mengecup bibir Kyuhyun , "Aku ingin kau yang membuatnya , tiga puluh menit harus selesai , aku lapar , byee ", Donghae langsung berjalan ke luar kamar . Meninggalkan Kyuhyun yang menatapnya dengan tatapan bingung . Rupanya ia masih mencerna ucapan Donghae .
Kau yang membuat !
Tiga puluh menit !
Kyuhyun menepuk pelan keningnya , "Omo, kenapa selama hamil dia jadi seperti eoh, penuntut !", Kyuhyun pun akhirnya berpasrah diri , lalu melangkahkan kakinya dengan gontai menuju lemarinya .
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Kibum dengan terburu-buru berlari menuju ruang kerjanya . Dirinya lupa , kalau hari ini ada meeting dengan beberapa klien . Ahh~ mungkin karena dirinya tak ingat lagi bertamu dirumah Hyungnya , Yesung .
Kibum langsung mengambil beberapa berkas . Hingga tanpa sadar , berkas-berkas tadi menyenggol salah satu pigura . Dengan cepat Kibum melepas semua berkasnya , dan menyelamatkan sebuah pigura , dimana didalam pigura tersebut ada selembar foto yang sangat dicintainya .
Kibum tersenyum , "Untung saja ", ucapnya senang sambil mengusap lembut wajah seseorang didalam foto tersebut . Ia menghela nafas beratnya , saat melihat berkas-berkas penting berhamburan dilantai .
Kibum menaruh lagi pigura tersebut, kemudian ia berjongkok . Namun , entah kenapa senyum yang sedari terlukis diwajah tampannya tak hilang sedikitpun . Mungkin , dirinya tengah memikirkan sesuatu . Perkataan Hyungnya tadi malam .
Flashback on ,
Kibum mengendari laju mobilnya dengan kecepatan tinggi , dan tiga kali hampir menabrak pohon saat berbelok .
Dia turun dari mobilnya , dengan tergesa-gesa . Seakan takut , akan hilangnya sebuah berita . Dia , dia berlari , mengetuk oh bukan , menggedor pintu rumah yang sudah dipastikan milik Hyungnya , Yesung . Cukup lama , hingga pemilik rumah tersebut membukakan pintu .
"Hyung!"
Pukk
Kibum menggaruk keningnya , tepat dimana tadi Yesung memukul keningnya dengan cukup kuat . Yesung menatap Kibum tajam , "Kau ingin membangunkan semua umat disini eoh !",ujar Yesung dengan nada kesalnya , Kibum hanya membalasnya dengan senyum manisnya .
Yesung mendengus , "Cepatlah masuk!", titah Yesung yang dianggukan oleh Kibum .
Kibum duduk disalah satu sofa , "Hyung , sebenarnya ada apa ? Apa yang ingin kau katakan? Apa ada hubungannya dengan Hae ?", tanya Kibum beruntun . Yesung menghela nafasnya , "Sebenarnya ".
"Sebenarnya apa Hyung, cepatlah , kau bertele-tele ", ujar Kibum tak sabaran , dan rasanya ingin sekali Yesung menendang adiknya itu keluar.
"Begini, jangan cela aku Kibum !, dengarkan aku ", Kibum mengangguk , terlihat dari wajah tampannya , wajah gugup, penasaran dan juga khawatir . Apa yang akan disampaikan Hyungnya itu ditengah malam seperti ini .
"Saat Henry ke Mall, dia melihat Donghae juga berada disana ", Yesung menatap Kibum dengan lurus , "Dia mengambil susu untuk ibu hamil , dan kau tahu apa yang dilihat Henry ?", tanya Yesung , Kibum menggelengkan kepalanya , "Dia membeli perlengkapan bayi ", lanjutnya .
Kibum membulatkan matanya , "Maksudmu Hae hamil Hyung ?",tanya Kibum yang dianggukan Yesung , "Yah , apalagi waktu Henry melihat Donghae , ada sedikit perubahan di perut Donghae , dan dia juga sedikit gemukan ", jelas Yesung .
Kibum tersenyum , "Berarti dia anakku ", ungkap Kibum , "Aku akan memiliki dia kembali Hyung ", Kibum memeluk tubuh Yesung , "Tapi Kibum", Kibum melepaskan pelukannya .
"Dia sudah ada yang memiliki , kau tak berhak merebut apa yang sudah menjadi hak orang ", Kibum terluka mendengar pernyataan Yesung .
Benar , Donghae sudah menjadi milik orang lain . Dan dia , tak berhak untuk hal itu .
Kibum menundukkan wajahnya , "Tapi setidaknya , anak yang dikandungnya itu adalah anakku Hyung , jadi aku berhak atas dirinya ", Kibum seakan tak terima dengan apa yang dijabarkan Yesung kepadanya .
Yesung mengangguk , "Itu benar , tapi , bagaimana kalau anak yang dikandung Donghae bukanlah anakmu ", sukses pertanyaan Yesung membuat dirinya bungkam . Namun sedetik kemudian ia tersenyum , "Jika itu bukanlah anakku, lantas anak yang ia kandung itu anak siapa ? namja itu ?", Kibum tertawa kecil , "Jika itu benar , mereka akan menikah Hyung , akan menikah, tapi sampai saat ini kenapa mereka tak menikah ", Kibum bangkit dari duduknya , lalu menatap mata Yesung , "Aku akan membuktikan kalau Donghae hamil dan anak yang dikandungnya , adalah anakku ", Yesung hanya terdiam mendengar apa yang dikatakan Kibum . Dirinya bingung harus menjawab apa . Karena dia tahu, bagaimana Kibum . Kibum seorang yang keras kepala , jika ia bilang iya , ya iya , ataupun sebaliknya .
Flashback off
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Donghae dan Kyuhyun kini berada di kediaman Donghae . Mereka mendapatkan telepon dari Eomma Donghae – Leeteuk kalau dirinya sangat merindukan Donghae . Wajar saja , hampir seminggu ini Donghae tinggal dirumah Kyuhyun .
Leeteuk memandang sayu wajah Donghae , lalu mengusap perut Donghae , "Eomma harap kau bisa menjaganya dengan baik ", Donghae tertegun mendengar pernyataan Eommanya . Maksudnya apa ?
Leeteuk tersenyum , seakan mengerti dengan raut bingung anaknya . Ia mengelus pipi Donghae , "Eomma tahu semuanya Hae ", Donghae menjatuhkan air matanya . Saat ini ia mengeri maksud sang Eomma .
Donghae memeluk tubuh Leeteuk , lalu menangis pilu , "Hikks, maafkan aku Eomma , maafkan aku, hhiikks , hhikkss, maafkan aku ", tangis Donghae semakin pecah kala Leeteuk memeluk tubuhnya dengan sangat erat , "Tidak Hae, kau tak salah anakku ", Leeteuk menatap sendu wajah Donghae .
"Kau harus berjanji dengan Eomma ", Leetuk menyentuh perut Donghae , "Jagalah dia baik-baik, seperti Eomma menjagamu , dan kau juga harus bilang dengan Kibum , kalau anaknya yang kau kandung adalah anaknya ", Donghae menggelengkan kepalanya dengan kuat , "Tidak Eomma , aku tak bisa memberitahunya , dia , dia tak boleh tahu Eomma ", Donghae menyeka air matanya , "Aku tak ingin berpisah dengan Kyu, hanya dia yang aku punya saat ini ", Leeteuk tersenyum mendengarnya .
"Jika itu keputusanmu , Eomma akan menyetujuinya , Eomma akan selalu mendukungmu Hae ", Leeteuk mengusap lembut pipi Donghae , "Ikuti kata hatimu , jangan terpengaruh oleh emosimu ", Donghae mengangguk menjawabnya .
Leeteuk kembali memeluk Donghae , menumpahkan segala asa yang ia tanggung . Dial alai menjadi seorang Eomma yang baik . Dia membiarkan anaknya , menanggung musibah yang ia tak tahu sebelumnya . Ia kecewa dengan dirinya sendiri . Masihkan ia disebut seorang Eomma ?
"Eomma berharap , kau dan Kyu akan segera menikah Hae ", Donghae mengangguk , "Ne, Eomma , kami masih menunggu waktu yang tepat ", Leeteuk tersenyum mendengarnya .
Ia genggam erat tangan Donghae , "Tapi Hae, cepat atau lambat , Kibum pasti akan mengetahuinya ", Donghae menjatuhkan air matanya . Sungguh , dia tak ingin Kibum mengetahuinya . Tak ingin . Walau entah kenapa saat ini, hati kecilnya berteriak . Kalau apa yang ia pikirkan adalah salah .
Donghae tersenyum perih, "Akan ku buat dia tak pernah tahu Eomma ", Leeteuk hanya diam , lalu menarik tubuh Donghae ke dalam pelukannya .
"Eomma hanya berdo'a , apapun yang terjadi , ini semua adalah yang terbaik untukmu "
…
Kyuhyun tersenyum saat Siwon- Appa Donghae memeluk tubuhnya , "Jagalah anakku , seperti kau menjaga dirimu sendiri ", Kyuhyun mengangguk , "Tentu Appa , aku akan menjaga Donghae dengan segenap hatiku , aku tak akan sedikitpun membuatnya terluka ",ujar Kyuhyun yang membuat Siwon tersenyum .
"Aku percaya pada kau Kyu , jangan sampai kau meninggalkannya seperti Kibum meninggalkannya ", Kyuhyun mengangguk pasti , "Kau bisa pegang janjiku Appa ", balas Kyuhyun dengan penuh keyakinan .
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
"Jangan pulang terlalu malam , aku kesepian ", Kyuhyun tersenyum mendengar permintaan manja dari kekasihnya itu . Kyuhyun menunduk sedikit , lalu mengecup bibir Donghae dengan sangat mesra , "Jika pekerjaanku selesai , aku pasti langsung pulang ", Kyuhyun memeluk tubuh Donghae , "Aku tidak tahan jika harus berjauhan darimu terlalu lama ", Donghae tersenyum malu saat Kyuhyun mengutarakan isi hatinya saat ini .
Benarkah itu ?
Donghae memeluk tubuh Kyuhyun dengan sangat erat , "Aku juga tak bisa jauh darimu Kyu, aku sudah kecanduan denganmu ", ujar Donghae senang , dan jangan lupakan senyuman yang mengiringi perkataannya itu .
Kyuhyun mengusap punggung Donghae , "Aku tahu, dan sekarang , biarkan aku mencari uang untuk menghidupi kalian berdua ", Donghae tertawa kecil mendengarnya , lalu melepaskan pelukannya . Ia menatap Kyuhyun lembut , ia berjingkit , mengecup bibir Kyuhyun , "Hati-hati Kyu ", Kyuhyun tersenyum , lantas membalas ciuman Donghaenya itu .
"Saranghae"
"Nado saranghaeyo Kyu "
Kyuhyun kembali mengecup bibir Donghae , "Kau adalah nafasku ", Donghae tersenyum mendengarnya , "Kau adalah detak jantungku ", Donghae tersipu malu , ia tatap wajah Kyuhyun yang saat ini tengah menyeringai .
"Bisa kita melakukannya Hae ?"
Plaakk
"Carilah uang yang banyak Kyu , kau tak malu dengan anakmu eohh", omel Donghae kepada Kyuhyun yang kini tengah mengusap pipinya yang sedikit sakt akibat tamparan sayang dari Donghaenya .
Kyuhyun memajukan bibirnya , "Baiklah", Kyuhyun pergi begitu saja tanpa mencium Donghae kembali . Karena dia tahu . Kyuhyun tengah marah saat ini .
Donghae tersenyum melihatnya , "Malam ini akan ku puaskan kau Kyu ", teriak Donghae saat melihat pintu kamarnya tertutup .
Donghae berbalik dengan niatan untuk beristirahatm, namun langkahnya terhenti saat sebuah tangan mendekap dirinya sari belakang .
"Aku akan pulang cepat , tunggu aku tanpa baju hmm", Donghae tersipu malu mendengar ucapan Kyuhyun yang tidak tahu malu itu .
Donghae membalikkan tubuhnya , kembali ia mendaratkan telapak tangannya pada pipi Kyuhyun , "Jaga ucapanmu Kyu , anak kita bisa mendengar ", Kyuhyun tersenyum sambil mengusap pipinya yang dua kali harus terkena tamparan dari Donghaenya .
Kyuhyun mengecup kening Donghae , "Aku seperti ini karna kau menggoda Hae ", Donghae tersenyum mendengar pujian Kyuhyun kepadanya .
Pujian yang dulu pernah terlontar dari mulut Kibum .
Donghae terdiam , sambil menatap Kyuhyun , "Sudahlah , sekarang kau pergi, aku mau tidur ", ujarnya da Kyuhyun mengangguk , "Kalau ada apa-apa , cepat hubungi aku ", Donghae mengangguk menjawabnya .
'Kibum'
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Kibum duduk santai diruang kerjanya , lalu pandangannya jatuh pada sebuah figura yang selalu setia berpijak di atas mejanya itu .
Ia tersenyum , "Bagaimana caraku untuk membuktikannya ", Ia menggeser kursinya , lalu mengambil figura itu , ia kecup dengan sayang , "Aku sangat merindukanmu Hae , apa namja itu sudah menyentuhmu hm ?", Kibum menggelengkan kepalanya , "Tidak , kau hanya mencintaiku kan ? tubuhmu hanya untukku kan ?", Kibum memejamkan matanya , mencoba menenangkan pikirannya yang kacau dan hilang arah seperti ini .
"Aku benar-benar merindukanmu Hae , adakah cara untuk kau bisa kembali kepadaku ?"
Ia membuka matanya , lalu merogoh saku celananya , saat dia , mendengar ponselnya berdering . Dia mengerutkan keningnya , "Kangin Hyung ", gumamnya saat membaca nama yang tertera dilayar ponselnya .
"Yeoboseyo Hyung ", sapa Kibum dengan tenang . Namun sedetik kemudian ia berdiri , dan wajahnya yang tenang kini telah berubah , menjadi pucat .
Kibum membulatkan matanya , "Kau tidak main-mainkan ?",tanya Kibum dengan nada tinggi , dan akhirnya Kibum mengangguk dengan pasrah , "Baik Hyung ", ucapnya pelan sebelum dirinya mematikan ponselnya dan menaruhnya di atas meja .
Ia menundukkan wajahnya, dengan perasaan yang benar-benar diliputi rasa bersalah .
"Hae"
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::
Donghae duduk termenung diatas ranjang . Ia tersenyum saat , "Kalian semakin mesra saja ", ujarnya saat melihat Kyuhae dan Haekyu – ikan badut peliharaan Donghae saling menyatukan kepala mereka .
Donghae terdiam , saat ia merasakan nafasnya jadi tak beraturan dan degupan jantungnya jadi tak normal . Ada apa ?
Donghae memejamkan matanya , "Semua akan baik-baik saja ", ia mencoba menenangkan dirinya sendiri . Ia membuka matanya dengan cepat , dan menolehkan wajahnya kea rah pintu kamar .
"Kyu"
Donghae bangkit , ia letakkan akuarium kecil itu diatas meja , "Kau kenapa Kyu , kau sakit ?", Donghae langsung menyentuh ke tiap bagian wajah Kyuhyun . Dia melihat wajah Kyuhyun sangatlah pucat . Sakitkah ?
Tanpa menjawab Kyuhyun langsung memeluk Donghae dengan sangat erat , "A-ada Kyu , kau kenapa ?", tanya Donghae bingung . Kyuhyun memejamkan matanya , seakan tak sanggup mengutarakan maksud dirinya pulang saat bekerja .
Donghae memaksa Kyuhyun untuk merenggangkan pelukannya , "Kau kenapa Kyu ?",tanya Donghae sekali lagi dengan nada marahnya .
Kyuhyun menggelengkan kepalanya , lalu kembali menarik Donghae ke dalam pelukannya . Donghae ingin memberontak , namun Kyuhyun cukup kuat menahan pergerakkan tubuhnya .
Kyuhyun menjatuhkan air matanya , lalu mencium pucuk kepala Donghae tanpa mengendorkan sedikitpun pelukannya . Donghae memilih diam , membiarkan Kyuhyun mencium pucuk kepalanya dengan sangat lama .
Kyuhyun menatap mata Donghae yang kini menatapnya dengan mata yang tak berkedip .
"Ada apa ?", tanya Donghae lagi, kali ini dengan nada paraunya , Kyuhyun mengusap lembut pipi Donghae , "Hae ", Kyuhyun kembali menjatuhkan air matanya . Hal itu membuat Donghae semakin diselimuti rasa takut dan pensaran .
Kyuhyun tak sanggup mengucapkannya . Ia tak bisa menatap mata Donghae yang begitu tajam menatapnya . Ia memilih untuk memeluk tubuh Donghae , ia memejamkan matanya . Mencai sebuah kekuatan untuk dia , bisa mengungkapkan apa yang tengah terjadi saat ini .
Ia menarik nafas dalam , dan menghembuskannya secara perlahan .
"Appa dan Eomma kecelakaan Hae ", Donghae merasakan kakinya lemas saat mendengar ucapan Kyuhyun , "Mereka tak tertolong lagi ", Donghae mencengkeram kuat baju belakang Kyuhyun .
Ia meraskan dadanya sesak saat mendengar pernyataan itu . Pernyataan yang membuat kehidupannya terasa terenggut .
"Maaf "
Donghae memeluk tubuh Kyuhyun dengan sangat erat , "K-kau bercanda kan Kyu ", Kyuhyun menggelangkan kepalanya , dan semakin memperat pelukannya .
"Maaf Hae , maaf "
Donghae benar-benar kehidupannya telah mati . Dia , dia sebatang kara saat ini . Tiba-tiba Donghae merasakan kalau tubuhnya benar-benar ringan saat ini . Dan kepalanya terasa sangat pusing , seperti diputar-putar. Hingga dirinya hilang keseimbangan , dan jatuh dipelukan Kyuhyun .
Kyuhyun menopang tubuh Donghae , lalu membaringkan tubuh Donghaenya di atas ranjangnya . Kyuhyun menghapus air mata di sudut mata Donghae , "Maafkan aku Hae , maafkan aku , aku sudah tidak bisa menepati janjiku pada Appamu , aku telah membuatmu terluka ", Kyuhyun menutup wajahnya dan menangis sekencang-kencangnya .
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Saat ini , Donghae tengah duduk bersandarkan nisan yang tertancap dengan tegak diatas tanah .Setelah ia sempat pingsan beberapa saat . Dengan pipi yang basah karena air mata , dia mencoba untuk bersabar . Tapi, tak bisa . Ia tak rela . Haruskah ia kehilangan dua orang sekaligus ? Orang yang sangat dicintainya ? Appa dan Eommanya ?
Kyuhyun memberi tanda hormat , kepada setiap orang yang datang untuk mengucapka bela sungkawa mereka . Musibah tak bisa di tolak . Kedua orangtua Donghae , mengalami kecelakaan beruntun saat mereka memutuskan untuk pergi ke rumah Kyuhyun . Mereka tewas ditempat . Karena mobil yang mereka tumpangi dijepit oleh dua mobil , dan dalam hitungan detik ketiga mobil itu meledak . Mengenaskan !
Kyuhyun menghela nafasnya , ia berjongkok memeluk punggung Donghae , "Sebaiknya kita pulang , hari beranjak malam ", ajak Kyuhyun , Donghae menggelengkan kepalanya , "Tidak Kyu, aku ingin disini , menemani Appa dan Eomma , mereka kedinginan ", Donghae memejamkan matanya sejenak , hingga air mata , cairan bening itu keluar tanpa celah .
Kyuhyun yang melihat hal itupun ikut menjatuhkan air matanya , "Jangan seperti itu Hae , kau akan menyakiti dirimu sendiri , kau akan menyakiti anak kita ", Donghae menggelengkan kepalanya . Ia menangis semampu ia bisa .
"Eomma , hhikkss, Appa , kenapa kalian pergi meninggalkan ku eoh , kalian tidak mencintaiku lagi ", Donghae memeluk nisan Appanya dengan sangat erat .
"Hae"
Kyuhyun mendongakkan wajahnya saat ia mendengar nama Donghae diserukan oleh seseorang namja yang kini sudah berdiri disampingnya . Kyuhyun berdiri , dan memberi senyum manis pada namja yang lebih tua darinya itu . Ia tatap , ada lima namja berada dibelakang namja berparas cantik itu . Dan dia tahu siapa mereka .
Keluarga Kim .
Heechul memeluk tubuh Donghae , "Jangan seperti ini sayang , kau harus kuat , harus kuat ", Donghae memeluk tubuh Heechul , menangis begitu pilu didalam dekapan hangat seseorang yang sudah dianggapnya sebagai Eommanya sendiri .
Kyuhyun merasakan hatinya sakit melihat ini semua . Apalagi saat matanya bertemu pandang dengan seseorang yang dulu pernah tinggal dihati Donghaenya cukup lama .
Cukup lama dia berdiam diri . Tak mengeluarkan suara sedikitpun . Kini Donghaenya tengah dipeluk dengan sangat erat oleh Kangin- Kakak kedua dari Kibum .
"Kau harus tabah Hae ", Donghae mengangguk pelan , "Gomawo Hyung ", balasnya . Kemudian bergantian dengan Henry dan juga Yesung . Hingga Kibum melangkah maju untuk memeluk Donghae , namun dengan sigap Kyuhyun menghalanginya .
Mata Kibum menatap Kyuhyun tajam , dan Kyuhyun membalasnya dengan seringaian sinis . Semua yang ada disitu tahu situasi yang sangat tidak baik itu . Donghae menatap keduanya tanpa kedip , hingga akhirnya ia menggenggam erat tangan Kyuhyun . Hal itu membuat Kibum merasakan hati dan jantungnya dihujam ribuan besi panas .
Sudah terbukti, Donghae memilih Kyuhyun ! Namun dia tak patah semangat . Dia harus mengungkapkan tentang kehamilan Donghae . Tapi tidak untuk saat ini .
"Hae , kau mau tinggal dengan Eomma ?bersama Kangin Hyung juga ?",tawar Heechul , Donghae mendongakkan wajahnya , melihat Kyuhyun yang tersenyum ke arahnya .
Donghae menggeleng , "Gomawo Eomma , aku akan tinggal bersama Kyu ", Heechul sedih mendengarnya . Padahal dia ingin sekali mendekatkan kembali Donghae dengan anaknya .
Heechul tersenyum , "Jika kau perlu sesuatu , hubungilah aku , aku masih Eomma mu Hae ", Donghae mengangguk , "Ne Eomma ", jawabnya pelan .
Akhirnya keluarga Kim pergi meninggalkan pemakaman . Dengan Kibum yang masih memendam amarah pada Kyuhyun . Tahukan kenapa ?
Donghae kembali menjatuhkan air mata , saat matanya melihat dua batu nisan yang berdampingan . Kyuhyun segera memeluk Donghaenya , mengusap punggung Donghae dengan lembut , "Masih ada aku Hae , sudah jangan menangis lagi ", Kyuhyun merenggangkan pelukannya , lalu mengecup bibir dan kedua mata Donghae . Hingga air mata itu berhenti untuk mengeluarkan caoran bening .
Donghae tersenyum , "gomawo", ucap Donghae singkat . Karena dia bingung harus berkata apa .
Merekapun saling memeluk , mendekap , memberi kehangatan satu sama lain . Senyum terpatri di wajah mereka . Dan jauh dari mereka , sepasang mata tak lepas melihat kedua insane tersebut .
"Bagaimana caranya aku bisa memilikimu kembali Hae "
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::: tbc :::::::::::::::::::::::::::::::::
Mungkin chap depan end … dan mianhae , kalau ff ini sangat lama untu update , harap dimaklumi eoh ?
Gomawo untuk para readers yang telah menyempatkan waktu membaca ff ini .
Ouh ada yang ingin seq Nc Kyuhae – First Night for Kyuhyun - untuk ff ini ? Kunjungi wp saya dan silahkan minta pw di fb saya .
Mind RnR please ?
..
Mianhae gk bisa balas review kalian semua ,
claudi ~ rizka'fajrianiisnain ~ Guest ~ Casanova indah ~ NaHaZa ~ kyuvil ~ haelfishy ~ BornFreeHae ~ LulluBee ~ Aulia ~ nnaglow ~ Donghae ~ Cutefish ~ Dew'yellow ~ shetea'vhateamach ~ Yulika19343382 ~ Izca RizcassieYJ ~
Gomawo (y) untuk kalian ^^ ,
