Tittle : Dan Pada Akhirnya Cinta
Main Cast : Lee Donghae
Kim Kibum
Cho Kyuhyun
Sub Cast : all member suju and others
Main Pair : ? ( KIHAE OR KYUHAE )
NO GS !
Genre : Romance, hurt, sad,M-Preg
Rated : T-M
Summary : Dan pada akhirnya , Cinta …
…
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::
Tak terasa sebulan sudah terlewati . Keadaan rumah yang tadinya sepi atau mungkin jarang terdengar suara kini kembali riuh . Didalam kamar seseorang yang diyakini adalah milik Kyuhyun . Terlihat seorang namja manis bernama Donghae yang kini tengah tersenyum sambil menatap kekasihnya yang sedang berdiri dihadapannya .
Dia mengacak rambut kekasihnya yang lebih tinggi darinya lumayan jauh . Hingga dirinya harus berjinjit .
"Kau harus membuat bangga aku dan anak kita ", ujarnya dengan nada manja yang selalu membuat Kyuhyun merasa kalau memang Donghaelah miliknya .
Kyuhyun mengelus pipi Donghae lalu mengusap perut Donghae yang sudah semakin membesar . Ia menudukkan kepalanya, "Appa akan berjanji, Appa akan mencari uang yang banyak seperti Eommamu mau yah ", ujarnya setelah kecupan pada perut Donghae terlepas .
Kyuhyun tersenyum hangat , "Aku pergi dulu ya ", dia pun membalikkan tubuhnya . Meninggalkan Donghae yang kini menatap tajam matanya .
Kyuhyun menghentikan langkahnya, kemudian berbalik dengan cepat . Dia berlari kecil menghampiri Donghae . Kemudian ia tarik tubuh Donghae, lalu ia peluk dengan sangat erat .
Dia merenggangkan pelukannya, "Mian haeyo ", sesalnya , lalu ia mencium bukan melumat bibir Donghae dengan terselip nafsu didalamnya .
Kyuhyun tersenyum senang saat melihat Donghaenya sudah tidak memasang wajah muram . Ia mengecup bibir Donghae, "Kau tahu kenapa sampai ini aku masih mencintaimu ?", tanya Kyuhyun yang membuat Donghae menggelengkan kepalanya .
Kyuhyun mengusap perut Donghae dengan gerakan memutar . Lalu ia mengecup kedua pipi Donghae Donghae yang chubby , "Karena", dia tersenyum, "Setiap kali aku melihat matamu yang indah, mendengar suara manjamu , aku selalu merasakan kalau aku jatuh cinta ", lanjutnya .
"Jadi setiap hari kau jatuh cinta denganku ?", tanya Donghae menatap dalam mata Kyuhyun yang mampu menghipnotisnya .
Kyuhyun mengangguk, "Tentu, itulah yang membuatku tak bosan denganmu, apalagi ", Kyuhyun menurunkan arah pandangnya pada perut Donghae yang membuncit ,
"Adanya dia membuatku lebih mencintaimu ", Donghae menjatuhkan air matanya mendengar penuturan Kyuhyun .
Susah untuk mencari seseorang yang berhati mulia seperti Kyuhyun . Yang mau menerima sesuatu hal buruk apalagi menerima seorang anak yang sebenarnya bukan anaknya .
Donghae memeluk tubuh Kyuhyun, "Aku mencintaimu Kyu, hikks, aku mencintaimu ", Kyuhyun tersenyum sambil mengelus punggung Donghae .
"Aku juga sangat mencintaimu Hae, lebih dari aku mencintai diriku sendiri ", ujarnya dengan mata yang memerah .
'Appa, Eomma , aku akan bahagia dengan Kyu . Do'akanlah aku dari sana , aku tahu kalian selalu memperhatikan kami '
…
Kibum duduk termenung diruang kerjanya . Dia mengalihkan padangannya pada sebuah foto yang sangat besar diruang kerjanya .
Foto dirinya dengan Donghae ,
Kibum menggelengkan kepalanya, "Sampai saat ini pun aku tak bisa menemuimu, dimana kau bersembunyi huh ?", dia berdiri dan berjalan menghampiri foto yang tak pernah ia lepas hampir 3 tahun lamanya .
Dia mengusap lembut wajah seorang namja manis yang tersenyum begitu lembutnya . Dia memejamkan matanya, mencoba mengingat memory dulu yang begitu indah tersimpan diotaknya .
Dia membuka matanya, menatap sendu wajah manis itu . Tatapan menyesal ia tunjukkan, "Mian haeyo Hae", setetes air mata jatuh bergulir membasahi pipi mulusnya .
"Mau kah kau kembali padaku ? aku berjanji akan membahagiakanmu sesuai dengan janjiku dulu ", Kibum terduduk lemas diatas lantai ruang kerjanya .
Dia menarik lututnya, lalu menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya .
"Hiikkkss , Hiikkkssss "
Tangisannya terdengar begitu pilu untuk terdengar . Dia memukul kuat latai bawahnya, menuangkan segala kekesalannya dan kekecewaannya pada dirinya sendiri .
"DONGHHAAAEEEEEEE"
…
Donghae menyentuh perutnya dengan cepat saat ia merasakan kalau ada seseorang yang memanggilnya . Dia menghembuskan nafasnya, mencoba menetralkan degupan jantungnya yang tadinya berpacu dengan sangat cepat .
Dia mengusap perutnya, "Apa kau juga mendengarkan apa yang Eomma tadi dengar ?", tanyanya pada seorang makhluk hidup didalam perutnya .
Kemudian ia menggelengkan kepalanya, "Tidak dengar ya , ahh~ mungkin perasaan Eomma saja ", jawabnya .
Donghae melangkahkan kakinya menuju dapur dan menaruh majalah yang tadi ia baca ke atas meja . Namun sebelumnya, ia mencoba untuk melihat apa yang terjadi pada ikan-ikan peliharaannya .
Dia tersenyum, "Lihatlah, Kyuhae dan Haekyu sedang melakukan hubungan intim , eh ", Donghae menepuk pelan dahinya . Lalu ia menyentuh perutnya disisi kanan dan kiri .
"Maafkan Eomma yah, kau tidak seharusnya mendengar perkataan itu ", Donghae tertawa setelahnya .
…
Kibum kini sedang berada diruang kerja milik Hyungnya . Dia menatap datar wajah Hyungnya – Yesung yang kini begitu hangat menatapnya .
"Kau serius dengan hal itu ?", Kibum mengangguk , "Aku sangat serius Hyung ", jawabnya dengan mata yang mulai memerah .
Yesung tersenyum , lalu menepuk pelan pundak Kibum .
"Jika itu keputusanmu, aku akan mendukungmu ", ujarnya sambil menahan air matanya . Entah kenapa saat ia bertatap pandang dengan Kibum, dia selalu saja ingin menangis . Mungkin, dia bisa merasakan perasaan Kibum .
"Tapi, aku ingin menemuinya untuk terakhir kalinya Hyung "
Yesung mengangguk, "Temuilah, dan katakan apa yang selama ini kau pendam ", saran Yesung yang dianggukan Kibum .
Kibum tersenyum, "Pasti", dia menghirup nafas dalam, "Pasti Hyung, pasti", akhirnya air mata yang tadi ia tahan tak dapat dibendung lagi . Kini Kibum menangis didalam dekapan hangat sang Hyung .
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::
"Kyuuuu ~"
Kyuhyun keluar dari kamar mandi dengan tergesa saat dirinya mendengar teriakan keras dari Donghae . Wajahnya sangat pucat dan keringat dingin bercucuran dari wajah tampannya . Wajar saja, dia selalu takut jika mendengar teriakan dari orang yang sangat dicintainya itu . Karena apa ? Pernah suatu ketika ia memilih untuk diam diatas ranjangnya dan mengabaikan teriakan Donghae berkali – kali . Karena dia pikir Donghae hanya bercanda . Lama tak terdengar suara Donghae, dia memutuskan untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi . Tenyata, Donghae terduduk diatas lantai sambil mencengkeram perutnya . Dan mulai sejak saat itu, ia berjanji akan dengan cepat menghampiri Donghaenya jika Donghaenya meneriaki namanya .
Entah itu bercanda atau tidak .
Kyuhyun kini sudah berada didapur, namun tak ada Donghaenya . Dia mengedarkan pandang, "Hae, kau dimana ? Hae ", dia melangkahkan kakinya menuju ke ruang tengah .
Kyuhyun mengacak rambutnya yang masih basah . Dia hendak memanggil nama Donghaenya kalau saja dia tak mendengar dentingan suara piano yang masuk ke dalam gendang telinganya .
Kyuhyun mengikuti suara piano itu, dan dia tahu dimana Donghaenya saat ini .
…
Donghae dengan senyum yang terkembang mencoba menghayati sebuah not lagu yang ia mainkan . Karena terlalu mendalami lagu itu . Dia tak sadar jika dirinya diperhatikan dengan sosok namja tampan yang berdiri diambang pintu hanya menggunakan selembar handuk yang menutupi alat vitalnya .
"My everything, you're my everything "
Donghae memejamkan matanya tanpa menghentikan pergerakan jari-jemarinya . Dia tersenyum saat seeorang itu melepaskan pelukannya .
"Kau begitu cantik pagi ini ", puji Kyuhyun saat melihat Donghaenya memakai kemeja putih kedodoran miliknya sebatas paha . Donghae tersipu malu mendengarnya sambil menundukkan wajahnya . Namun sial, dirinya malah melihat sesuatu yang sebenarnya ingin ia lihat tapi bukan sekarang .
Kyuhyun menyeringai lalu mengangkat dagu Donghae, "Kau sudah membangunkannya, jadi kau harus menidurkannya kembali sayang ", Donghae meneguk salivanya dengan susah payah .
"T-tapi Kyu, bukankah tadi malam ki-", ucapan Donghae terhenti saat sebuah bibir tebal milik Kyuhyun membungkam bibirnya .
"Tak ada penolakan Cho Donghae ", ujar Kyuhyun disela-sela lumatannya pada bibir bawah dan atas milik Donghae . Sedangkan hanya berpasrah menerimanya . Walau jauh didalam hatinya ia merasa sakit . Sakit ? Kenapa ?
…
Kyuhyun terseyum saat melihat Donghae tidur begitu lelapnya diatas ranjang . Mungkin karena dirinya sangat dan teramat kelelahan . Dia mengancingkan kemeja kerjanya kemudian memasang jas hitam yang membuatnya terlihat sangat tampan dan berwibawa .
Dia berjalan menghampiri Donghae, kemudia ia tarik selimut untuk menutupi tubuh polos Donghaenya . Ia tersenyum lalu mengecup kening Donghae, "Aku pergi dulu ya ", Donghae hanya bergumam pelan sabagai jawabannya .
Namun belum sempat dia berdiri kemudian berjalan, sebuah tangan menahan pergelangan tangannya . Kyuhyun menoleh dan mendapati Donghaenya yang kini sedang memajukan bibirnya .
Kyuhyun tertawa kecil saat melihatnya . Betapa menggemaskan Donghaenya saat ini . Dia menuruti apa yang dikehendaki Donghaenya itu .
"Dasar manja ", ujar Kyuhyun saat kecupan ringan itu terlepas . Donghae hanya tersenyum lebar mendengarnya .
Kyuhyun mengacak rambut Donghaenya, "Kalau kau mau pergi belanja, ajaklah Eunhyuk Hyung atau SUngmin Hyung atau tunggu saja aku ", ujar Kyuhyun yang membuat Donghae membuka matanya .
Donghae mengangguk lucu, "Baiklah, aku akan mengajak Hyukiie saja ", Kyuhyun mengangguk sebelum dirinya kembali mencium bibir Donghaenya .
"Aku akan pergi, jaga dirimu ya ", Kyuhyun memeluk tubuh Donghae dengan sangat erat, dan dibalas pelukan tak kalah erat dari Donghaenya .
…
Kibum kini sedang berada disebuah taman yang sangat berarti didalam hidupnya . Dia mendudukan dirinya disalah satu bangku ditaman tersebut .
Dia memejamkan matanya, menghirup udara pagi yang sangat segar hari ini . Namun berbanding terbalik dengan perasaan hatinya sekarang .
"Hae, aku benar-benar merindukanmu ", ucapnya dengan nada yang cukup pelan . Dia membuka matanya dan melihat ke sekitarnya . Sedikit lengang mengingat hari ini adalah hari senin .
Dia berdiri, "Aku juga rindu tempat itu ", ia pun melangkahkan kakinya menuju danau kecil yang terletak ditaman tersebut .
…
Donghae membenarkan letak belanjaannya, "Uh, dasar Hyukiie ! ", omelnya entah untuk ke berapa kalinya hari ini . Dia berjalan sedikit susah mengingat dirinya membawa dua kantong plastic berukuran besar yang penuh dengan makanan . Kemana perginya Hyukjae ? Tenyata dia mendapatkan telepon dari Sungmin yang katanya sedang ada masalah di Cafenya . Mau tidak mau dirinya terpaksa meninggalkan Donghae sendirian .
Dia memilih menaiki taxi ketimbang meminta jemput Kyuhyun . Karena menurutnya itu akan merepotkan . Lagipula dia tak akan mengadu kalau Hyukjae meninggalkannya . Sebenarnya, Kyuhyun tidak mengizinkan Donghae untuk keluar rumah . Dirinya takut jika saja, Kibum bisa menemukan Donghaenya .
Dia sangat takut .
Donghae tersenyum senang saat dirinya melewati sebuah taman kota . Dia mengusap perutnya, "Kenapa tiba-tiba aku ingin gulali ya ?", tanyanya pada dirinya sendiri .
Akhirnya dirinya memilih turun dan membawa serta belanjaannya . Sebelumnya ia membenarkan kemeja yang sangat kebesaran untuk tubuhnya . Mengingat kalau kemeja itu adalah milik Kyuhyun . Bagaimanapun , baju miliknya sudah sangat tidak muat untuk tubuhnya . Lagipula, dirinya harus waspada jika dirinya harus bertemu dengan keluarga Kim .
Donghae melangkahkan kakinya menuju kedai gulali yang tak jauh dari tempatnya saat ini . Setelah mendapatkan apa yang ia inginkan . Dirinya merasa kalau sebaiknya gulali itu harus dihabiskan ditaman itu .
Dia melangkahkan kakinya menuju danau kecil yang terdapat di taman itu . Dia mendudukan dirinya dibawah pohon yang terihat asri .
Dia menaruh dua kantong plastic belanjaannya disisi tubuhnya . Dia menyenderkan punggungnya dibadan pohon tersebut . Lalu tanpa menunggu aba-aba , dirinya segera melahap tiga gulali sekaligus . Dua ditangan kanannya dan satu ditangan kirinya .
"Hmh, ini sangat lezatt , kau mauu ?", tawarnya pada calon bayinya . Donghae mempoutkan bibirnya lucu, "Tidak boleh, ini hanya untuk Eomma ", setelah mengucapkan hal itu dirinya tertawa cukup keras hingga membangunkan seseorang yang ternyata tidur dibalik pohon tersebut .
Donghae menatap jauh ke arah danau yang banyak dikelilingi oleh burung pelican yang mencari makan . Dia tersenyum, "Lucu sekali ", ujarnya saat ia melihat para pelican tersebut saling berebut makanan .
Dia terdiam sejenak saat sebuah memory melintas dibenaknya . Dia mengigit bibir bawahnya, lalu mendongakkan kepalanya,
"T-tempat ini, tempat ", dia menjatuhkan air matanya saat ia tahu jawabannya . Dia menatap ke sekelilingnya dan tempat ini tidak berubah sedikitpun walau sudah lama ia tak kunjungi .
Dia menghapus air matanya dan dia pun berdiri untuk segera kembali ke rumah Kyuhyun .
Dia memejamkan matanya dan menarik nafas dalam . Dia membuka matanya, "Semua sudah berubah Donghae, tidak ada Kibum dan hanya ada Kyuhyun ", dia mulai melangkahkan kakinya .
Baru dua langkah ia berjalan, sebuah suara yang sangat ia hafal menghentikan paksa langkahnya .
"Hae"
Donghae merasakan kalau matanya panas saat ini . Seperti panas lahar yang siap menyembur keluar .
"Hae"
Suara itu, suara lembut yang tak pernah ia dengar lagi . Hampir setahun lamanya . Kini ia mendengar kembali , dan saat ini seseorang itu mendekap dirinya dari belakang .
Donghae merasakan kalau semua tubuhnya lemas seketika . Hingga dua kantongan plastic belanjaannya jatuh ke atas tanah . Membuat isinya keluar berhamburan .
"Hikks, hikkssss", tak ada yang bisa Donghae ungkapkan atau sekedar ia ucapakan saat ini . Tidak ada .
Semua inderanya lumpuh seketika saat seseorang itu berkata,
"Jeongmal bogoshipoyo Hae "
Tak ada penolakan dari Donghae hingga seseorang itu membawa dirinya untuk menghadap ke arahnya . Bisa ia lihat wajah manis Donghae yang selama ini sangat ia rindukan . Wajah yang selalu hadir dalam tidurnya . Wajah yang selalu bisa membuatnya tenang dan senang . Wajah yang saat ini ada dihadapannya .
"Aku merindukanmu Hae, sangat merindukanmu ", Donghae hanya diam walau air matanya terus saja bergulir membasahi pipi mulusnya .
Donghae merasakan kalau kedua tangannya digenggam sangat erat . Dia mencoba melihat wajah seseorang yang kini membawa tangannya untuk berada didepan dada sosok itu .
Wajah tampan yang sedikitpun tak berubah . Walau ada sedikit kumis tipis dibawah hidungnya . Pipi chubby yang masih tetap sama . Sentuhan yang masih hangat seperti dulu .
"Hikkss, K-kibumm , hikksss", akhirnya satu nama lolos dari bibir tipisnya yang bergetar karena tangisannya .
Sosok itu, Kibum tersenyum sambil menghapus air mata Donghae .
"Maafkan aku Hae, maafkan aku yang ", Kibum menarik nafas dalam dan membiarkan air matanya jatuh begitu saja .
"Menyakitimu terlalu lama, maafkan aku yang mengingkari janjiku sendiri. Tapi asal kau tahu, sedikitpun aku tidak pernah berniat untuk meninggalkanmu atau menghapus cintaku padamu . Tak pernah Hae, tak pernah "
Kibum bisa merasakan kalau tubuh Donghae bergetar hebat, mungkin karena Donghae juga menahan tangisannya sendiri .
"Cintaku, cintaku yang terbentuk saat aku melihat dirimu dulu ditaman ini, ditempat ini tak berubah sedikitpun hingga akhirnya aku bisa menemukanmu kembali ditempat ini "
Donghae menggelengkan kepalanya, "Hikkss, ini sudah berakhir Kibummi, sudah berakhir , sudah ", Donghae melepasan paksa tangannya dari genggaman Kibum . Namun tak mudah, Kibum memenjarakan tubuh Donghae didalam pelukan eratnya .
"Jangan tinggalkanku Hae, aku mohon . Aku, aku sudah sangat menderita hidup tanpamu. Aku tidak bisa, aku tak sanggup jika harus lebih lama lagi ", ujar Kibum dengan suara paraunya . Karena memang dirinya juga menangis saat ini .
Donghae mendorong tubuh Kibum dengan sangat keras. Hingga pelukan sepihak itu terlepas . Ia tatap tajam mata Kibum yang begitu sendu menatapnya .
"Hentikan Kibumii, hentikan aku mohon . Hubungan kita berakhir di Apartemenmu setahun lalu. Jadi jangan pernah mengatakan kalau kau mencintaiku lagi. Kau tahukan jika aku sudah mempunyai seseorang yang aku cintai ", ucap Donghae dengan mengumpulkan seluruh tenaga yang ia punya .
Bukan Kibum jika harus menyerah .
"Tapi Hae, aku sama sekali tak ingin hal itu terjadi. Aku terpaksa, dan akhirnya kau tahu hal itukan?", tanya Kibum sambil berusaha mendekati tubuh Donghae .
Donghae memundurkan langkahnya, "Semua sudah terlambat Kim Kibum. Semua sudah berubah ", Donghae membalikkan tubuhnya dan melangkahkan kakinya .
"Tunggu Hae"
"Apa lagi?"
"Aku ingin bertanya, dan ku harap kau akan berkata jujur "
Donghae berusaha menenangkan degupan jantungnya . Dia tahu apa yang akan ditanyakan Kibum kepada dirinya sesaat lagi .
"Kau hamil ?", tanya Kibum dan Donghae ? Ia membalikkan tubuhnya, menatap Kibum dengan seulas senyum manis namun sangat menyakitkan jika Kibum melihatnya . Bagaimana tidak? Donghae tersenyum disela-sela tangisannya .
Donghae mengangguk, "Ya,aku hamil tapi ini bukan anakmu Kibum, bukan ", Donghae menyentuh perutnya yang membuncit itu, "Ini anak Kyuhyun, dan selamanya ini anak Kyuhyun ", ujar Donghae dengan sekali tarikan nafas .
Kibum tersenyum, "Kau bohong Hae, kau bohong. Kau kira aku siapa? Kau tidak bisa berbohong denganku Hae, tidak bisa ", ujar Kibum sambil melangkah maju mendekati Donghae .
Donghae menghapus air matanya, "Kau salah, kau tidak tahu siapa aku sebenarnya. Kau tidak tahu Kibum ! Kau tidak tahu !", teriak Donghae menggema dan membuat Kibum terkejut .
Donghae mengepalkan kuat kedua tangannya, "Kau, kau tak tahu bagaimana sakitnya aku, kau tak tahu betapa hancurnya aku, kau tak tahu betapa terlukanya aku Kim Kibum, kau tak tahuu", Donghae terduduk diatas rerumputan hijau dengan air mata yang terus bergulir dan terjatuh begitu saja ke atas rerumputan itu .
Akhirnya, dirinya bisa mengungkapkan kekesalan dan kekecewaan didalam dirinya yang selama ini ia pendam .
"Tinggalkan aku Kim Kibum "
"T-tapi Hae, aku "
"Ku mohon", lirih Donghae pilu .
Kibum menggelengkan kepalanya, "Aku mencintaimu Hae ", ucapnya .
"Tinggalkan aku Kim Kibum "
"Hae"
"TINGGALKAN AKU KIM KIBUUM !"
Kibum menjatuhkan air matanya saat ia mendengar namanya diteriakan begitu kasar oleh seseorang yang sangat dicintainya itu .
Kibum mengangguk, "Baik, baik Hae, aku akan pergi meninggalkanmu", Kibum berjalan melewati tubuh Donghae yang masih terduduk lemas diatas rerumputan .
Donghae memalingkan wajahnya kea rah lain saat Kibum berhenti tepat disamping tubuhnya .
"Aku akan pergi ke America lusa, dan aku akan menetap disana . Selamanya "
"Aku tidak peduli. Itu bukan urusanku "
Kibum menatap nanar kea rah Donghae, lalu pandangannya jatuh pada perut Donghae yang membesar .
"Kau tahu Hae, jika seandainya kau bilang kalau bayi yang kau kandung adalah anakku . Aku akan", Kibum menghentikan ucapannya . Ia alihkan pandangannya kea rah depan . Menatap sebuah jalan lurus yang tak dilewati oleh siapapun .
Angin berhembus cukup kencang . Membuat merinding tubuh Kibum maupun Donghae .
"Tetap melepaskanmu jatuh ke pelukan namja itu . Karena aku percaya, dia sangat mencintaimu . Walau sebenarnya", Kibum mendongakkan kepalanya, menahan agar air matanya tak jatuh .
"Aku akan sakit menerimanya "
Donghae memejamkan matanya dengan tangannya yang mencengkeram begitu kuat rumput dibawahnya .
"Selamat tinggal Hae, maafkan karena aku akan selalu mencintaimu . Maafkan karena kesalahanku menyakitimu ", hembusan nafas mengantarkan langkah Kibum untuk meninggalkan Donghae yang saat ini sedang menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya .
Dia menangis sekencang-kencangnya . Dia sudah tak peduli jika ada yang mendengar tangisannya .
Dia tidak peduli .
…
Kyuhyun tersenyum simpul saat melihat seorang yang begitu dicintainya tertidur begitu lelap diatas sofa . Dia mengusap rambut Donghaenya dengan sayang dan juga dengan gerakan lembut .
Dia menatap sekilas kea rah jam tangan yang ia kenakan . Ternyata ini sudah sangat larut . Dan Donghaenya menunggu dirinya hingga tertidur diatas sofa ?
"Hae sayang, ayo pindah tempat ", ujarnya pelan sambil menggoyangkan tubuh Donghae . Donghae menggeliat dalam tidurnya . Lalu ia membuka matanya dengan perlahan .
"Kau sudah pulang, lama sekali", keluh Donghae dengan mata yang setengah terpejam dan jangan lupakan bibirnya yang ia buat maju .
Kyuhyun terkekeh pelan, "Maaf sayang ", Kyuhyunpun menyelipkan kedua tangannya dibawah tubuh Donghae . Ia angkat tubuh Donghae, "Kau semakin berat ya ", Donghae tersenyum kecil mendengarnya . Ia pun memejamkan kembali matanya, dan menyembunyikan wajahnya pada dada bidang milik Kyuhyun . Ia pu mengalungkan tangannya pada leher Kyuhyun .
Kyuhyun dengan sangat hati-hati menaiki anak tangga . Sesekali ia menciumi wajah orang yang dicintainya itu .
Ia merebahkan tubuh Donghae ke atas ranjang King size miliknya . Ia selimuti tubuh Donghae, tak lupa ia usap perut buncit Donghaenya dan mengecupnya .
"Appa mencintaimu, selalu dan selamanya . Jaga Eomma baik-baik eoh "
Dia merebahkan tubuhnya disamping tubuh Donghae. Ia tarik tubuh Donghae kedalam dekapannya . Ia biarkan Donghae berbantalkan lengannya, dan Donghaepun menyamankan posisinya dengan cara menyembunyikan wajahnya pada dada bidang Kyuhyun .
Kyuhyun mengusap punggung dan Donghae secara bergantian , "Aku sangat mencintaimu Hae", ia memejamkan matanya tanpa menghentikan gerakan tangannya .
Donghae tersenyum dan semakin menyembunyikan wajahnya, "Aku juga mencintaimu", balasnya dan terdengar seperti gumaman . Namun Kyuhyun sangat jelas mendengarnya .
Kyuhyun membuka matanya, dan mengecup kening Donghae .
"Tid-"
"Bumiiee"
"Huh?"
Kyuhyun merenggangkan pelukannya, dan melihat wajah malaikat Donghae yang terlelap begitu tenang . Dia mengelus pipi Donghae, memastikan kalau dia hanya salah mendengar .
"Bumiie, aku mengantuk . Jangan ganggu aku !"
Deg
Kyuhyun tersenyum, ternyata dirinya tak salah dengar . Donghaenya sedang berada dibawah alam sadar . Namun , bukankah disaat seseorang itu mengigau 90% mereka memang memikirkan apa yang mereka ucapkan !
Kyuhyun memeluk tubuh Donghae, kemudian memejamkan matanya . Dia menjatuhkan air matanya, "Aku tahu, kau masih tak bisa melupakannya Hae", ia mencium pucuk kepala Donghae sebelum dirinya terlelap dengan air mata yang belum mengering .
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::
Donghae sedang duduk santai diatas ranjang . Ia tersenyum sambil memperhatikan dua ikan peliharaanya yang sedang berenang kesana-kemari .
"Lihat, mereka sangat gembira hari ini ", ucap Donghae sambil mengusap perutnya .
Donghae tersenyum saat melihat pintu kamarnya terbuka . Menampakkan seseorang yang selama ini selalu ada disisinya. Donghae memejamkan matanya saat seseorang itu mengecup keningnya .
"Pagi sayangku ", sapa Kyuhyun saat kecupan singkat dibibir Donghae terlepas . Donghae tersenyum, "Pagi juga Kyu', balasnya sambil memeluk tubuh Kyuhyun .
Kyuhyun tersenyum sambil mengusap punggung Donghae . Dia pun sama sekali tak membahas apa yang ia dengar kemarin malam . Ucapan Donghae disaat terlelap yang membuatnya sakit tepat di ulu hati .
"Hari ini aku akan pergi ", ujar Kyuhyun pelan sambil mengusap-usap perut Donghae .
Donghae menaikan satu alisnya, "Kemana ? bukankah hari ini kau tak ke kantor ?", tanyanya yang membuat Kyuhyun mencubit gemas hidungnya .
"Tidak ke kantor, hanya saja aku ingin mencari udara segar ditempat yang lain ", Donghae hanya ber-oh ria mendengarnya.
Donghae tersenyum, "Aku titip ayam doritang ya ?", pinta Donghae manja .
"Tapi aku akan lama perginya Hae sayang ", jawab Kyuhyun sambil mengelus pipi Donghae . Donghae memejamnkan amtanya, menikmati sentuhan dari Kyuhyun yang tidak biasanya .
"Kau sakit Kyu? Tubuhmu kenapa dingin ?", tanya Donghae sambil menyentuh tubuh Kyuhyun .
Kyuhyun tertawa, "Aku sangat sehat sayang, oh iya, ini waktunya ", ia berucap yang semakin membuat Donghae bingung .
"Waktu apa ?"
Bukannya menjawab Kyuhyun malah mencium bibir Donghae . Membuat Donghae memukul pelan keningnya, "Kau ini !", umpat kesal Donghae yang semakin membuat Kyuhyun gencar menciuminya .
Kyuhyun mengecup kedua pipi Donghae, " Aku pergi dulu ya, jaga dirimu baik-baik ", Donghae mengangguk , "Kau juga ", ujarnya setelah berhasil mengecup kedua pipi Kyuhyun .
"Sayang, kau adalah seseorang yang mampu membuatku jatuh kedalam lubang cintamu . Aku sangat mencintaimu, selalu dan selamanya . You're my everything ", ujar Kyuhyun dengan senyum yang terkembang .
Donghae menjatuhkan air matanya, "Gomawoyo", balasnya sambil menghapus air matanya .
…
Kibum kini sedang duduk ditepi ranjangnya miliknya . Ia menghela nafas beratnya, "Kau memang payah Kim Kibum, cih, pengecut ", makinya kepada dirinya sendiri .
Ia merogoh saku celananya, mengambi suatu benda yang selama ini ia simpan dan ia bawa kemanapun .
Ia tersenyum memperhatikan benda itu . Benda yang sama dengan yang ia kenakan dipergelangan kirinya .
"Benar katamu, semua sudah berakhir", ia memasukkan gelang itu ke dalam saku celananya . Ia berdiri dan berjalan menghampiri sebuah koper beware biru malam yang ia letakkan didepa lemari pakaiannya .
"Selamat tinggal Seoul "
Ia melangkahkan kakinya menuju pintu luar, namun saat dirinya membuka pintu ada seseorang yang ada dihadapannya .
"K-kau ?"
…
Donghae baru saja selesai mandi. Lihatlah rambutnya yang basah dan selembar handuk yang masih ada didalam genggamannya .
Dia mengambil segelas susu yang sudah ia siapkan sebelum dirinya mandi . Dia meminum susu tersebut sambil melirik ke akuarium kecil disampingnya .
Dia menurunkan gelas yang masih ada isinya, "Eh ", dia menaruh dengan cepat gelas tersebut ke atas meja .
"Omo, apa yang terjadi dengan Haekyu ", Donghae mengambil seekor ikan badut miliknya yang kini sudah mati . Donghae menusuk-nusuk pelan ikan tersebut, "Hey, kau tidur eoh ?", tanyanya , yang tentu saja tak ada yang akan menjawabnya .
Donghae merasakan kalau jantungnya berdetak lebih cepat dari sebelumnya . Nafasnya memburu dan wajahnya pucat .
Ada apa ?
Dia merasakan kalau ada sesuatu yang buruk menimpa Kyuhyunnya .
Donghae segera berlari, namun sebelumya ia kembalikkan ikan tersebut ke dalam akuarium .
"Hyukiie", ucapnya saat membaca nama seseorang yang menelpon dirinya .
"Yeoboseyo Hyukiiee", sapa Donghae dengan nada bergetar .
"Hae "
Donghae merasakan kalau matanya saat ini memerah, "A-ada apa Hyukiie, kenapa suaramu begitu parau ?", tanya Donghae dengan air mata yang sudah berlinangan .
"Ah, Hae , umhh"
"Ada apa Hyukiie ?", tanya Donghae lagi . Ia pun menggenggam erat ponselnya sambil mengatur detak jantungnya yang semakin cepat berdetak .
"Kyuhyun dirumah sakit, dan dia, meninggal "
Donghae terduduk lemas diatas lantai dengan tatapan mata yang kosong . Dia tertawa disela-sela tangisannya, "Ini bohong, hikkksss , ini bohong , hhikksss , Kyuuu ".
"Hae, kau masih disana ? Hae ?"
Donghae menarik lututnya, ia menggelengkan kepalanya, "Ini bohong, Kyu masih hidup, ya Hyukiie pasti bercanda ", dia mencoba menyakini kalau apa yang dikatakan oleh Hyukjae adalah kebohongan belaka . Walau dirinya sama sekali tak bisa menghentikan air matanya sendiri .
"Hae, kau dengar aku ? Hae ? Hae ?"
"Aku tak percaya, aku tak percaya ", Donghae mematikan ponselnya dan ia pun menghapus air matanya . Ia beranjak naik ke atas tempat tidur dan menyalakan televisi .
"Ya, saat ini saya meliput langsung dari tempat kejadian. Terjadi kecelakaan maut antara mobil Lamborghi bewarna hitam dengan sebuah sedan bewarna metaic yang menewaskan seorang pemuda pemilik Lamborghi hitam bernama Cho Kyuhyun "
Donghae menatap tak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini dilayar televisi . Sebuah mobil yang sangat ia tahu siapa pemiliknya . Karena memang dirinya yang memilihkan mobil itu . Terlebih, penyiar berita itu menyebutkan namanya .
"K-kyuhyun"
…
Donghae menjatuhkan air mata sambil mengelus sebuah nisan yang bertuliskan ' Cho Kyuhyun ' . Dia mengusap perutnya, "Lihat, Appamu berbohong ", dia menggigit bibir bawahnya, mencoba menahan rasa sakit hatinya .
Kehilangan .
"Kau, bukankah kau berjanji untuk selalu berada didekatku, kenapa kau juga pergi meninggalkanku Kyu "
Sungmin dan Hyukjae yang melihat itu hanya menangis dalam diam . Mereka pun memilih meninggalkan Donghae saat mereka melihat ada seseorang yang datang .
"Kyu, kau tak sayang dengan anak ini huh ? hingga kau meninggalkanku ?", Donghae menangis begitu pilunya sambil mengenang kenangan indah bersama Kyuhyun dulu .
"Hae, sudahlah jangan ditangisi lagi "
Donghae menolehkan wajahnya, mendapati Kibum yang kini begitu sedih menatapnya .
Kibum mengulurkan tangannya, menghapus air mata yang membasahi pipi mulus Donghae .
"Biarpun semua orang yang mencintaimu pergi meninggalkanmu, ingatlah satu hal ", Kibum menarik Donghae kedalam pelukannya .
"Aku masih disini, disampingmu selamanya . Aku akan menjadi orang terakhir yang akan mencintaimu , karena aku tahu kau masih mencintaiku kan ?", tanya Kibum sambil mengelus punggung Donghae dengan sayang .
Donghae menangis dan menyembunyikan wajahnya pada ceruk leher Kibum . Ia mengeratkan pelukannya, "K-kibumiie, hhikkss, hikksss " .
Kibum menatap langit sore yang, ia tersenyum, " Jangan menangis lagi ya ", dia pun merenggangkan pelukannya, dan menatap Donghae dengan sendu .
"Sebaiknya kita pulang, aku tak mau terjadi apapun dengan anakku "
"Apa?"
Kibum tersenyum sambil mengelus pipi Donghae, "Aku tahu semuanya, jadi sebaiknya kita pulang ke apartemen kita yang dulu ya ", ujar Kibum yang malah membuat Donghae menangis .
"Maaf "
Kibum mengangguk walau air matanya lolos begitu saja, " Yang dulu, biarkanlah berlalu sekarang kita mulai kehidupan dari awal ", Kibum menarik tangan Donghae, dan memasangkan gelang bewarna biru tersebut .
"Perkenalakan namaku Kim Kibum, aku benci apel namun aku sangat mencintai Donghae dan juga anakku "
Donghae tersenyum mendengarnya dan menyambut uluran tangan Kibum, "Namaku Lee Donghae, aku suka ikan dan aku akan berusaha menjadi seseorang yang hidup dengan cinta Kim Kibum " .
Mereka pun pergi meninggalkan pemakaman dengan suasana hati yang baru.
Kabut mulai muncul, perlahan langit malam menyelimuti kota Seoul .
Sesosok banyangan namja tampan tersenyum memperhatikan dua namja yang kini sedang berjalan dengan saling memeluk satu sama lain .
"Karena aku tahu, jauh dilubuk hatinya hanya ada satu nama yaitu , Kim Kibum "
Dan pada ahkhirnya cinta,
Kim Kibum dan Lee Donghae .
…
"Kau ?"
"Maaf jika mengganggumu, apa kau ingin berangkat ?", tanya Kyuhyun sambil memperhatikan sebuah koper disamping tubuh Kibum .
Kibum mengerutkan keningnya, "Memang ada apa ?", tanya Kibum , dan Kyuhyun tersenyum .
"Aku kesini hanya ingin menyampaikan suatu hal "
"Apa ?"
Kyuhyun menepuk pelan pundak Kibum, "Jagalah Donghae untukku ", ujarnya dengan nada yang terdengar santai .
"Kau meminta ku untuk menjada Donghae ? Kau mau kemana ?"
"Kau tak perlu tahu aku kemana, namun yang harus kau tahu sebenarnya "
Kibum diam mencoba mendengarkan seseorang namja bernama Kyuhyun yang datang bertamu ke apartemennya .
"Dia sedang mengandung anakmu "
"Huh ?"
Kyuhyun tersenyum, "Ya, dia mengandung benih cintamu ", Kibum merasakan kalau dirinya tak pernah merasa sebahagia ini .
"Tapi, aku minta maaf karena aku telah menikmati tubuh Donghaemu "
Kibum memundurkan langkahnya saat mendengar penuturan Kyuhyun , "Apa ?", ungkapnya tak percaya .
"Kau tak perlu khawatir, asal kau tahu . Setelah kami berhubungan, dia selalu menyebut namamu didalam tidurnya "
Kyuhyun memeluk tubuh Kibum, "Terimakasih karena berkat kau, aku bisa mendapatkan cinta manis dari namja cantik yang sempurna, walau sementara ", Kibum tersenyum pada akhirnya .
"Aku juga berterima kasih, karena kau sudah hadir menemani harinya yang kelam karena aku "
"Kau Tahu Kim Kibum, orang yang paing ampuh menyakitiki hati kita adalah orang yang paling kita cintai . Kau tahu, kau adalah seseorang yang membuat hati Donghae sama sekali tak berwujud . Rusak dan luka . Karena apa ? kau adalah orang yang sangat dicintainya, bahkan sampai saat ini "
"Aku tak bisa memuwudkan amanat dari kedua orangtua Donghae, setidaknya kau bisa mengabulkan permintaanku "
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::: FINAL :::::::::::::::::::
Wuaaahhh~~~
Apa ending ada yang tidak sesuai dengan keinginan kalian . Saya ucapkan mohon maaf ya … Y.Y
Ini memang diluar batas kemampuan saya . Main pair dari awal memang Kihae , namun saat part dimana Kyuhyun muncul saya mulai bimbang . Namun dilihat dari perchap, cinta Kibum untuk Donghae sudah tidak diragukan(?) lagi .
Untuk para readers yang sudah membaca ff ini dari awal sampai akhir, saya mengucapkan terimakasih ^^ banyak ^^
Maafkan juga jika ff ini jauh dari kata sempurna, dan banyak typo(S) betebaran bagai debu dimana-mana :D
Ingin baca seq Nc dari ff ini, silahkan kunjungi wp saya :D, n minta pw bisa melalui fb saya yang terpampang dengan jelas di profil saya :D #promosi
Mind RnR please ?
Claudi ~ Guest ~ NRL LOVE FISHY ~ nnaglow ~ Aulia ~ ~ Arum Junie ~ wonie ~ irinda'nurafridawati ~ Casanova indah ~ arumfishy ~ NemoSnower ~ Donghae ~ dewdew90 ~ Cutefish ~ SiHaeLuv ~ Dew'yellow ~ Zumkyu28 ~ Fishiie LophehaeUKE ~ rizka'fajrianiisnain ~ shetea'vhateamach ~ Izca RizcassiYJ ~ auhaehae ~ Yulika19343382 ~
Untuk nama yang diatas , gamsahamnida :D
