Disclaimer : SUPER JUNIOR adalah milik orang tua dan agencynya
Cast : Lee DonghaeXKim KibumXChoi Siwon and other
Genre : Romance Action
Rating : T (bisa berubah sewaktu-waktu)
A/N : tidak usah berlama-lama, langsung saja
Summary : Lee Donghae, seorang agen intelijen rahasia tanpa catatan prestasi harus terpaksa menyamar sebagai anak SMU demi melindungi putra presiden yang tengah diincar oleh pembunuh bayaran. Tugas rahasia membuatnya harus kembali bersekolah di sekolah khusus putra SM High School dan tinggal di asrama namun, apa jadinya jika si target menolak keberadaannya? Mampukah ia melakukan misi dengan putra Presiden sebagai taruhannya?
MY LOVELY AGENT
Bububu
Chapter 7
Typos, ooc, oom, dll
.
.
.
.
.
Preview
Dihadapan Kim Kibum, identitas Lee Donghae yang tak lain adalah criminal yang berniat melakukan kudeta telah terbongkar. Disisi lain, Donghae tidak menyadari jika seseorang telah membongkar rahasianya di depan Siwon, bahwa dia adalah putra dari Kapten Lee yang terbunuh pada kasus penyergapan di Korea Utara 17 tahun yang lalu.
Gedung Belakang asrama barat
" bagaimana pertemuan dengan presiden? " tanya Siwon
Sepulangnya dari kediaman presiden, Siwon meminta Donghae untuk menemuinya tengah malam, ditempat mereka bertemu sebelumnya.
" hmm…." Donghae hanya bergumam, tak bisa menjelaskan kejadian yang sebenarnya
Kebisuan terjadi diantara mereka
" Donghae-ya, apa…ada yang ingin kau bicarakan denganku?" tanya Siwon, menatap langsung kemata Donghae yang justru berusaha mengalihkan pandangannya
" waeyo? "
Siwon sedikit kesulitan menyampaikan maksudnya
" kau…tidak sedang menyembunyikan sesuatu dariku kan? "
" kenapa kau tiba-tiba bertanya begitu? " ucap Donghae sembari tertawa, mencoba menutupi keterkejutannya
" aku tak ingin mencurigaimu dan menyelidikimu secara diam-diam….karenanya aku ingin menanyakannya secara langsung padamu… " Siwon menarik tangan Donghae dan menggenggamnya dengan erat " saranghaeyo…"
Donghae tak berkutik mendengar pernyataan Siwon
" jika kau memiliki perasaan yang sama terhadapku, jangan mencoba menyembunyikannya dariku "
Donghae menatap balik Siwon yang tengah menatapnya, dengan mata yang dipenuhi kesedihan.
Kau pantas meragukanku, gumam Donghae dalam hati
Esok harinya, disuatu tempat
" omo…..tragis sekali " ucap seorang laki-laki paruh baya pada orang di ujung teleponnya
" aku tak menyangka semuanya berjalan sesuai dengan rencana " imbuhnya sembari tertawa puas
" benarkah tak apa seperti ini? " jawab suara diseberangnya
" aku merasa sedikit bersalah karena sudah memanfaatkan orang mati, tapi aku…tak akan berhenti sampai berhasil membalas dendam padanya " pria paruh baya itu mencengkeram ponselnya " habisi semua orang yang terlibat "
Braak….braaakkk….
" pak Park….bisa cepat sedikit, kita diminta untuk segera mempersiapkan kedatangan Kepala Han " teriak Donghwa yang masih saja menggedor-gedor pintu kamar mandi
" neo… Paboya, sudah kukatakan aku sedang sembelit bukan? "
" palli…" gebraknya sekali lagi ke pintu kamar mandi dimana pak Park berada, tak peduli dengan umpatan-umpatan kasar yang dilontarkan padanya.
Asrama Handsome Dorm
Dering pesan masuk membangunkan Donghae, dia intip Kibum diranjang bawah yang tertidur lelap.
13 xx xxxx 09.00
From : -
-Bawa dia sekarang-
Donghae bangun dari tidurnya, mengganti piyamanya dan mengambil pistol berperedam suara yang selama ini ia sembunyikan diantara tumpukan barang-barang pribadinya, kemudian menyelipkannya dibalik kantung jaket berwarna hitam yang ia kenakan. Menutupi kaus v-neck berwarna putih.
Donghae berdiri dihadapan Kibum yang masih tertidur lelap, tak terganggu dengan pergerakan Donghae.
" Bummie…aku tau kau tidak sedang tidur " ucap Donghae lirih
" aku memintamu ikut denganku " Kibum perlahan membuka matanya, tapi tetap tak bergerak dari balik selimutnya.
" Kim Kibum… " Donghae menarik pistol yang sebelumnya telah ia sembunyikan dan menodongkannya tepat didahi Kibum " bangun! "
Tapi tiba-tiba Kibum menarik pergelangan tangan Donghae yang tengah memegang pistol dengan tangan kirinya dan mendorongnya hingga terjatuh kelantai. Dicengkeramnya kerah baju Donghae.
" kau tidak berniat menarik pelatuknya kan? " apa kau lupa bahwa aku adalah pemegang sabuk hitam Taekwondo "
Donghae mencengkeram balik tangan Kibum yang mencengkeramnya dan melempar tubuh Kibum dengan cara menendang dadanya menggunakan kedua kaki. Tubuh Kibum terlempar kearah meja belajar dan menimbulkan kegaduhan. Dengan gerakan yang cepat Donghae menghampiri Kibum yang masih terjerembab diantara meja dan sedang berusaha bangkit. Sekali lagi Donghae menodongkan pistolnya ke kepala Kibum dan kali ini tak lupa menarik pelatuknya.
" tidak untuk yang kedua kali " ucap Donghae
Kibum menegakkan posisinya, menurunkan lengan Donghae yang tengah menodongkan pistol kearahnya.
" arra… " Kibum beranjak dari hadapan Donghae dan mulai melepas bajunya
" setidaknya ijinkan aku mengganti piyama " ucapnya
Markas BI
11.05 PM
" haaaah….aku tak menyangka meetingnya akan sampai selarut ini " gerutu Donghwa sembari mengisap kopinya
4 Jam sebelumnya
Segerombolan orang yang kira-kira berjumlah 10 orang, berseragam jas warna hitam memasuki ruang rapat yang cukup luas untuk dimasuki 80-100 orang. Wakil kepala Song dan Siwon yang duduk dibagian paling depan menyambut kedatangan orang-orang itu dan menyalami mereka satu per satu.
" selamat datang kembali, kepala Han "ucap wakil kepala Song, menumpukan tubuhnya ke sebelah kiri di tongkat yang sedang ia pegang
Siwon mengangguk, seolah ingin mengatakan hal yang sama yang telah diucapkan oleh wakil kepala Song.
" terima kasih " jawab kepala Han " tak perlu berlama-lama " perintahnya
Siwon dan Wakil kepala Song kembali ketempat duduknya, diikuti oleh delpan orang lain dari gerombolan yang baru masuk tadi. Kepala Han dan seorang lagi pria bule tetap berdiri didepan untuk memimpin rapat itu.
" sepertinya mereka dari FBI " bisik Donghwa pada pak Park. Keduanya duduk dibagian paling belakang.
" selamat malam semua " sapa kepala Han, yang dijawab serempak oleh seluruh anggota rapat
Kepala Han masih cukup muda, usianya hanya beberapa tahun diatas Siwon. Nama sebenarnya adalah Hankyung, tapi rekan-rekannya lebih sering memanggilnya kepala Han. Dia adalah seorang keturunan China-Korea dan merupakan sosok yang penuh charisma dalam memimpin.
" kenalkan, dia adalah James Floyd " ucapnya menunjuk orang yang berdiri disebelahnya
" mulai hari ini, dia dan keempat orang lainnya dari FBI akan membantu kita menyelesaikan kasus ini . jadi, aku mohon kerja samanya "
" nice to meet you, everyone " sela James
" aku ingin mendengar laporan singkat perkembangan kasus ini " kepala Han membolak-balik kertas bahan rapat yang berisikan data kasus yang ada dimeja, dihadapannya.
Siwon berdiri dari posisi duduknya, memberikan penjelasan sambil sesekali melihat catatannya.
" Bidang kontra intelijen dibawah komando saya mengirimkan agen Lee Donghae untuk mengawasi keselamatan putra presiden dengan menyamar sebagai salah satu siswa
" beberapa minggu setelahnya terjadi penyerangan terhadap putra presiden. Untungnya insiden ini tidak berakibat buruk pada putra presiden. Namun, penyerangan itu kembali terjadi beberapa jam setelah kejadian yang pertama, korbannya tidak lain adalah agen yang kami kirim "
Siwon berhenti sejenak untuk menarik nafas
" tapi sepertinya, ada seseorang dalam kubu BI sendiri yang tidak puas dengan kinerja yang telah kami lakukan….. " Siwon melirik kearah wakil kepala Song yang tak memperhatikannya atau lebih tepatnya sengaja tak memperhatikannya.
" dan mengirim mata- mata untuk menyerang kami "
Siwon membalik kertas catatannya
" saat itu saya berhasil mendapatkan sedikit bukti, tapi saat mengeceknya ke Laboratorium, sidik jari yang tercetak adalah milik putra presiden sendiri "
Kalimat itu menjadi penutup laporan Siwon, ia kembali duduk.
" disini tertulis code name mata-mata itu adalah CL? " komentar Hankyung
" ne…identitasnya sudah diketahui, dia adalah ketua dari salah satu asrama di SM High School "
" jika kau sudah tau identitasnya, kenapa kau tak membawanya kemari? "
"kurasa itu tak perlu kepala Han " sahut wakil kepala Song " dia adalah bawahanku "
Pernyataan wakil kepala Song seketika membuat ruang rapat gaduh, semua saling melontarkan komentar.
" hal ini kulakukan untuk berjaga-jaga, karena aku tidak begitu setuju dengan keputusan yang diambil secretariat utama " wakil kepala Song menatap Siwon yang juga tengah menatapnya dengan pandangan mata yang penuh amarah " dia mengirimkan seorang agen intelijen tanpa catatan kedalam misi yang mempertaruhkan nyawa pemimpin negeri ini "
" lalu…apa alasan CL menyerangku? "
Keadaan diruang rapat itu semakinmenegang, tapi diantara gerombolan itu ada seseorang yang merasa senang dengan kondisi itu.
Gerbang SM High School
" kalian mau kemana? " tanya seseorang yang berasal dari dalam pos satpam
" hyungie…." Gumam Donghae saat melihat wujud Heechul
" kau mau membawanya kemana Donghae-ya? "
" aku hanya ingin pergi berjalan-jalan dengannya " Kibumlah yang justru menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Heechul pada Donghae
" apa kau tahu Kibummie, saat ini kau mungkin sedang diincar oleh seseorang " Heechul meletakkan tangan kanannya di bahu Kibum
" aku tahu…hanya sebentar "
" maaf…tapi aku tak bisa membiarkanmu, karena aku…. " Kibum menarik dan menyentak tangan kanan Heechul yang diletakkan dibahunya. Kemudian membantingnya ketanah dengan sekuat tenaga. Heechul mengerang kesakitan.
Kibum menarik tangan Donghae dan meninggalkan sekolah.
" aku tak tahu kenapa kau melakukan hal seperti ini " gumam Donghae yang tak mendapatkan respon dari Kibum.
Markas BI
Jam telah menunjukkan pukul Sepuluh malam, tapi kondisi ini tidak memberikan sedikitpun pencerahan terhadap kasus justru hanya menimbulkan aksi saling tuduh terhadap sesama rekan. Pada saat itu ponsel pak Park bergetar, menandakan sebuah pesan masuk.
13 xx xxxx 10.05 PM
From : -
-aman-
Pak Park mengantongi kembali ponselnya dan tiba-tiba mengangkat tangan, menyita semua perhatian.
" saya ingin melaporkan satu hal, mungkin ini dapat menjadi pencerahan bagi kasus ini " ucap pak Park dengan nada suara yang terdengar tenang.
" silahkan " kepala Han memberikan ijin pak Park untuk berbicara
" sebenarnya… pagi ini ada seseorang tak dikenal yang menghubungiku. Dia mengatakan tentang… " dia terlihat ragu-ragu dan sedikit ketakutan untuk menceritakannya
" apa yang mau kau katakan pak Park " bentak wakil kepala Song tak sabaran
" tentang…kasus 17 tahun yang lalu, tentang hubungan antara Lee Donghae dan Kapten Lee yang terbunuh pada peristiwa penyergapan itu " Siwon terkejut mendengar pernyataan kepala bagian Park, kenapa ia mendapat telpon yang sama? Kenapa ia tak melaporkannya kepada Siwon? Dan kenapa dia baru mengatakannya sekarang. Padahal Siwon berusaha keras untuk menutupi fakta yang telah ia ketahui itu. Ia takut hal ini akan membuat Donghae dalam posisi menjadi tersangka.
" apa maksud anda? " tanya Kepala Han
" anda pasti tahukan, berita yang menghiasi media selama berminggu-minggu itu. Nasib tragis yang dialami rekan saya yang sangat saya sayangi itu " semua orang menjadi tenang,lebih tepatnya terkejut dengan apa yang didengar barusan.
TBC
Haaaaah? Ternyata… baiklah mungkin ini sedikit membingungkan tapi kuucapkan terima kasih untuk review di chapter sebelumnya. Dan…jangan lupa untuk meninggalkan jejak di chapter ini juga :D
Salam
bububu
