Disclaimer:Masashi Kishimoto
WARNING : TYPO,ABAL,GAJE,ALUR KECEPATAN,HANCUR BERANTAKKAN,dll. pokoknya .
NARUHINA
Hari ini seharusnya menjadi hari yang menyenangkan untuk Hinata, jika saja ia tidak harus bolak-balik ke kamar mandi .
Suhu tubuhnya pun bisa di bilang tinggi ,walau pun ia sudah menghabiskan 3 merk obat penurun deman yang berbeda-beda sedari semalam.
"Kita ke rumah sakit saja," suara barito terdengar tak kala Hinata baru saja keluar dari kamar mandi untuk yang ke sekian kali dan juga jagan lupakan ini ajakan yang kesekian kali juga.
"Kau tau aku benci rumah sakit Naruto-kun" suara lemah Hinata terdengar saat wanita itu kini sudah duduk di atas pangkuan Naruto dan menyandarkan kepalanya ke dada bidang Suami tampannya ini.
"Ya aku tau ,tapi ayolah kau sudah tidak enak badan sedari semalam" ucap Naruto lagi dan kini ia tengah mengelus rambut panjang Hinata dengan sayang. "Atau kita panggil Ino saja gimana" tambah Naruto lagi.
""Ino tak ada sayang,apa kau lupa ia dan Sai pergi berlibur" Hinata berkata sembari membingkai wajah Naruto dengan kedua tangan munyilnya.
"Maaf aku lupa, jadi ke rumah sakit y" Ucap Natuto sembari menurunkan tangan Hinata dan menciumnya.
"Tidak" ucap Hinata sembari mengelengkan kepalanya dan mengerucutkan bibir nya.
Cup
Sepertinya Hinata tak belajar dari pengalaman. Entah ia lupa kalau Naruto paling tidak tahan melihat Hinata mengurucutkan bibirnya.
"Kau tau aku paling suka saat kau megurucutkan bibirmu itu Hime kau tampak manis" Naruto berkata guna menghentikan protes Hinata.
Dan Naruto mulai mencium Hinata lagi. Ya sepertinya ia lupa istri imutnya ini sedang sakit.
END
SAMPAI JUMPA DI FIC PENDEK BERIKUTNYA...
