Title : Look at me, Please
Cast : Yesung, Siwon, kyuhyun, Donghae, Henry, Jongjin, Ryeowook
Warning : Yaoi (Boysxboys), Crack pair, OOC, alur berantakan, Cerita gaje, Ide pasaran
.
-Happy reading-
.
Dalam sebuah kamar bergaya minimalis terlihat seorang namja tampan berkulit porselen dan rambut serta mata sehitam malam tengah menatap sebuah foto, terlihat siluet tiga namja kecil saling menautkan jari-jari mereka, senyum polos menghiasi wajah ketiganya. Jari kekar namja tampan itu menelusuri salah satu wajah yang terpampang di foto itu.
"Hyung apa kau merindukanku" gumam namja tampan itu, tangan kekarnya meraih boneka ikan nemo di atas tempat tidurnya, dipeluknya boneka itu dengan erat.
"Boneka ini pemberianmu hyung, aku selalu memeluknya saat ku merindukanmu" guammnya, sebongkah ingatan masa lalu berputar dalam otaknya
Flashback
"Hae apa kau akan pergi dalam waktu lama" seorang namja kecil manis bertanya pada namja kecil di hadapannya.
"Tidak hyung aku pasti cepat kembali" jawab namja kecil itu-Donghae-diberikannya senyuman terbaiknya pada kedua namja kecil-Yesung dan Siwon- dihadapannya
"Ini untukmu, boneka ini kami belikan untukmu" kata Yesung seraya tangannya mengulurkan sebuah boneka ikan nemo.
"Terima kasih Yesung hyung, Siwon" kata Donghae, cairan bening mengalir dari kedua ujung matanya, dipeluknya kedua sahabatnya dengan erat.
"Donghae, ayo berangkat" sebuah suara menginterupsi, sontak Donghae melepas pelukannya
"Aku harus berangkat, aku akan selalu memberi kabar pada kalian" kata Donghae seraya menyeka air mata yang mengalir dengan tangannya.
Yesung dan Siwon hanya menganggukkan kepalanya, tersirat perasaan tidak rela di wajah keduanya. Donghae melangkahkan kakinya menjauhi Yesung dan Siwon, sesekali dia menoleh kearah mereka dan melambai-lambaikan tangannya yang dibalas lambaian tangan dari Yesung dan Siwon
Flashback end
"Wajahmu pasti sangat manis sekarang" gumam Donghae, direbahkan badannya ke tempat tidur, tangannya memeluk boneka nemo
"Aku tak sabar menunggu sampai besok" sambungnya
Desiran malam yang dingin mau tak mau membuat Donghae menutupi tubuhnya dengan selimut, menghalau hawa dingin yang menyerang. Kelopak matanya kini menutup manic hitamnya, deru nafas teratur menghiasi tidur lelapnya.
.
.
"Yesung hyung ayo berangkat" Siwon berteriak di depan kamar Yesung, senyuman seakan tak mau lepas dari wajah tampannya.
Krek pintu terbuka menampilkan sosok manis yang kini tengah mengenakan kaus abu-abu dipadukan dengan hem putih kotak-kotak yang kancingnya di biarkan terbuka, jeans abu-abu terpasang manis di kaki panjangnya membuat siapapun yang melihatnya jatuh cinta (termasuk author #mimisan)
Siwon memandang Yesung yang kini berada di hadapannya dengan tatapan kagum
"Bagaimana bisa aku selalu kagum saat melihat sosoknya, mata sipitnya, bibir tipisnya selalu membuat detak jantungku bekerja melebihi batas normal" gumam Siwon dalam hati
"Siwon" teriak Yesung kepada Siwon tatkala melihat Siwon yang diam mematung sedari tadi
Siwon tersentak tatkala seseorang mengusik lamunannya
"Hyung" kata Siwon kaget
"Kalau kau bengong terus, kapan kita berangkat" kata Yesung pura-pura cemberut
"Hyung tidak sabar berkencan denganku ya" goda Siwon, Siwon mengedipkan sebelah matanya kearah Yesung
"Mwo, apa katamu KENCAN, aku tidak mau kencan dengan orang sepertimu" jawab Yesung dengan nada yang dibuat-buat, itu membuat Siwon terkekeh pelan.
"Kenapa kamu tertawa" Tanya Yesung penasaran.
"Harusnya kamu bangga bisa berkencan denganku" kata Siwon seraya kedua tangannya memegang kerah dan menariknya keatas dengan gaya yang dibuat cool (emang cool kok)
Mendengar pengakuan Siwon, Yesung langsung sweatdrop, kaki panjangnya keluar meninggalkan Siwon.
"Hyung tunggu aku" teriak Siwon tatkala melihat Yesung pergi meninggalkannya.
.
-di Lotte Park-
"Wah ramai sekali" kata Yesung, mata sipitnya menyelusuri tiap sudut Lotte park, banyak pengunjung yang datang mengingat hari ini adalah hari minggu.
"Siwon kenapa kita tidak langsung masuk" Tanya Yesung ketika melihat Siwon yang masih duduk di samping pintu masuk.
"Aku menunggu Donghae hyung, dia bilang ingin bergabung dengan kita" jawab Siwon.
"Donghae, teman kecil kita" Tanya Yesung.
"Iya, kemarin aku bertemu dengannya ketika mengantri tiket disini" jawab Siwon
"Bukankah sekarang dia berada di Paris" Tanya Yesung lagi.
"Appanya dipindahkan ke Seoul jadi dia pindah kesini" jawab Siwon.
"Siwon" sebuah suara menginterupsi percakapan Siwon dan Yesung, Sontak Siwon menoleh guna melihat siapa yang memanggilnya, seorang namja dengan rambut dan mata sehitam malam sedang melambai-lambaikan tangan kearanhya.
"Donghae hyung" teriak Siwon kepada namja itu-Donghae, Yesung yang mendengar Siwon menyebut nama Donghae ikut melambaikan tangannya. Donghae melangkahkan kakinya mendekat kearah Siwon dan Yesung.
"Sudah lama menunggu" Tanya Donghae ketika sampai di depan Siwon dan Yesung
"Tidak, kita juga baru sampai" jawab Siwon
Iris mata Donghae menatap Yesung dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.
"Hyung tak kangen denganku eoh" Tanya Donghae pura-pura cemberut.
"Tentu saja aku merindukanmu, kenapa kau pergi lama sekali" Tanya Yesung
"Appakuku banyak pekerjaan, yang penting sekarang aku ada disini" jawab Donghae
"Iya, iya" jawab Yesung
"Hyung tak ingin memelukku eoh" Tanya Donghae
Yesung yang mendengar penuturan Donghae langsung memeluknya,Yesung tak menyadari kalau orang yang dipeluknya-Donghae-merasakan getaran yang luar biasa hebat, darahnya mengalir deras, detak jantungnya melebihi batas normal dan wajahnya terasa memanas,sekarang wajahnya seperti kepiting rebus. Yesung melepaskan pelukannya dan memandang heran ke arah Donghae, melihat ada yang aneh dengannya, Yesung memberanikan diri bertanya
"Apa aku memelukmu terlalu erat Hae, sampai wajahmu memerah" Tanya Yesung polos
"tidak hyung, disini hawanya panas berbeda dengan Paris yang dingin jadi wajahku mudah memerah karena kepanasan" kata Donghae kikuk
"Oh" Yesung hanya berOh ria
Siwon yang memperhatikan gelagat Donghae dari tadi menyadari kalau ternyata Donghae menyukai Yesung, sebersit perasaan tidak rela ketika Yesung berada di dekat Donghae.
.
.
Tok tok tok terdengar suara dari arah pintu depan, Jongjin yang tengah asik menonton TV sontak meninggalkan aktivitasnya dan berjalan menuju pintu depan, setelah sampai di depan pintu Jongjin memutar kenop pintu, terlihat namja manis bermata sipit dan berpipi chubby . ditatapnya lekat-lekat namja di depannya, Jongjin merasa pernah bertemu dengannya.
"Kau temannya Yesung hyung kan" Tanya Jongjin ketita mengingat dia pernah bertemu dengan namja itu di depan rumahnya kemarin
"Yes, my name is Henry Lau" jawab namja manis itu-Henry-seraya membungkukkan badannya 90 derajat
"Ayo masuk dulu" kata Jongjin, dilangkahkan kakinya memasuki rumahnya dan Henry mengikutinya
"Silahkan duduk" kata Jongjin sesampainya mereka di ruang tamu
"Ku ambilkan minuman dulu" kata Jongjin
"Tidak usah repot-repot" kata Henry
"Aku tidak repot kok" kata Jongjin sambil tersenyum manis
.
"Minumlah" kata Jongjin seraya meletakkan segelas jus jeruk di meja yang ada di depan Henry.
"Thank you" kata Henry sraya menyesap jus jeruk itu
Jongjin merebahkan badannya di kursi yang berada tak jauh dari Henry
"Kim Jongjin imnida, saya adiknya Yesung hyung" kata Jongjin sambil tersenyum-lagi
"Oh ya, kamu mencari Yesung hyung ya, dia sedang pergi, apa ada yang ingin kau sampaikan padanya?" Tanya Jongjin
"Tidak, aku hanya ingin memberikannya kue mochi ini sebagai permintaan maafku atas kejadian kemarin" jawab Henry seraya tangannya mengulurkan sebuah bingkisan
"Gomawo, Henry-shi bagaimana kau bisa bertemu dengan hyungku yang aneh itu dan kulihat dari caramu bicara kau bukan orang sini" Tanya Jongjin panjang lebar karena penasaran
"Kemarin aku tidak sengaja menabrak Yesung gege sampai dia jatuh, aku ini orang cina tapi tinggal lama di Kanada jadi bahasa Koreaku sangat buruk gege" jawab Henry
"Oh begitu, kenapa kau memanggil Yesung hyung dengan sebutan gege" Tanya Jongjin penasaran
"Gege itu sebutan untuk orang yang lebih tua dari kita makanya aku memanggilnya dengan sebutan gege dan lagi lidahku sulit mengucapkan kata hyuuung" kata Henry
Jongjin terkekeh pelan ketika mendengar Henry mengatakan kata hyung, pelafalannya sangat aneh, dipandangnya wajah imut yang ada di depannya
"Manis sekali" kata Jongjin dalam hati
"Jongjin gege, aku pulang dulu, aku harus segera berangkat les biola" kata Henry seraya mata sipitnya melirik jam yang ada di pergelangan tangannya.
"Ne dan terima kasih atas kuenya" jawab Jongjin.
Mereka berdua berjalan mrnuju pintu depan
"Terima kasih gege" kata Henry ketika sampai di depan pintu, ia tersenyum manis, sangat manis hingga membuat Jongjin membatu di tempatnya, detak jantung yang mulanya normal kini tengah berdetak dua kali lebih cepat. Tangan kanan Jongjin memegang dadanya yang berdetak cepat.
"Perasaan apa ini" kata Jongjin dalam hati, mata sabitnya menatap lekat-lekat punggung Henry yang kini semakin menjauh
.
"Hari ini aku tidak bisa bertemu dengan Yesung gege, padahal aku ingin sekali melihat wajah tampannya" gumam Henry sambil mengingat kejadian pertama kali dia bertemu dengan Yesung. Semburat merah tercetak jelas di pipi chubbinya.
"Besok aku kesana lagi ah" gumam Henry.
.
.
"Selamat datang Tuan muda" para pekerja di Cho Bakery-perusahaan roti milik Kyuhyun- menyapa dan membungkukkan badannya 90 derajat pada Kyuhyun yang hari ini berkunjung ke pabriknya lebih tepatnya ke area pembuatan roti, Kyuhyun mengamati proses pembuatan roti disana.
"Siapa kepala koki disini" Tanya Kyuhyun pada para pekerja.
Seorang namja manis bertubuh kecil dan berpipi tirus mendekati Kyuhyun
"Saya kepala koki disini Tuan muda" kata namja manis itu seraya membungkukkan badannya.
"Kau ikuti aku" kata Kyuhyun seraya berjalan meninggalkan tempat itu
"Iya Tuan" jawab namja manis itu,kaki panjangnya mengikuti langkah Kyuhyun, langkah kaki Kyuhyun yang lebih besar darinya membuat namja manis itu berlari kecil untuk mengimbangi langkah Kyuhyun.
Bruk namja manis itu menubruk Kyuhyun karena Kyuhyun berhenti mendadak.
"Mian Tuan" kata namja manis itu seraya membungkukkan badannya, Kyuhyun menanggapi ucapan namja manis itu dengan tatapan dingin
.
-Di ruangan kerja Kyuhyun-
"Siapa namamu" Tanya Kyuhyun kepada namja manis itu
"Kim Ryeowook tuan" jawab namja manis itu-Ryeowook (bener gak ini tulisannya)
"Kau tahu kenapa aku memanggilmu kesini" Tanya Kyuhyun, mata caramelnya menatap tajam Ryeowook yang tengah menundukkan kepalanya
"Tidak Tuan" jawab Ryeowook
Melihat Ryeowook yang terus-terusan menundukkan kepala membuat kyuhyun sedikit emosi
"Apa yang kau lihat dibawah sana" Tanya Kyuhyun dengan nada suara yang naik satu oktaf, Ryewook yang mendengar hal itu sontak membuat Ryewook kaget dan langsung menegakkan kepalanya.
"Mian Tuan" kata Ryeowook menyesal
Ucapan Ryeowook tidak dianggap oleh Kyuhyun karena sekarang dia sibuk membolak-balikkan kertas yang ada di hadapannya.
"Bacalah" kata Kyuhyun seraya menyodorkan sebuah map.
Ryewook mengambil map yang di berikan Kyuhyun, dibukanya map itu dan mulai membacanya, mata caramel itu membola ketika membaca deretan huruf dan angka yang berjejer rapi di depannya.
.
.
"Hyung ayo naik itu" kata Donghae seraya menarik tangan Yesung agar mengikutinya, senyum tak pernah lepas dari wajah tampannya, Donghae dan Yesung terlalu senang hingga ia tak menyadari Siwon memperhatikannya.
"Aku senang melihatmu tersenyum lagi, aku senang, sangat senang" kata Siwon dalam hati, seakan ribuan jarum menusuk tepat di dadanya ketika dia mengucapkan kata itu, sejuta kepedihan dirasakannya tatkala orang yang dicintainya tersenyum karena orang lain bukan karena dirinya, Siwon tersenyum pahit memikirkan hal itu .
Siwon terlalu terlarut dalam perasaannya hingga ia tak menyadari sedari tadi dia terpaku di tempat yang sama hingga Yesung dan Donghae meninggalkannya.
.
"Tunggu Hae, kita meninggalkan Siwon" kata Yesung ketika menyadari Siwon tidak ada di dekatnya, mata sabitnya mencari-cari kemana Siwon berada.
Nihil, tak ditemukan Siwon dalam pandangan matanya
"Nanti dia pasti menyusul, ayo kita kesana hyung" kata Donghae yang melihat Yesung tak menemukan Siwon
"Baiklah" kata Yesung, mata sabitnya menoleh kebelakang berharap bisa melihat Siwon
.
"Mereka kemana" gumam Siwon yang menyadari Yesung dan Donghae tak ada di depannya, mata Onyxnya menelusuri tiap sudut Lotte park, karena tak kunjung menemukan mereka, Siwon memutuskan untuk duduk di salah satu bangku yang ada di dekatnya. Mata onyxnya terus mencari dimana Yesung dan Donghae berada, mata onyx itu terpaku tatkala melihat sesuatu-lebih tepatnya seseorang di depannya, matanya membola seketiak melihat Yesung dan Donghae berciuman!
.
TBC
.
Author galau gak bisa nonton SS4 padahal kepengen lihat wajah tampannya Yesung oppa dan melihat langsung Yewon, Kyusung dan Yehae moment.
.
Author bikin FF ini pas lagi gak mood, gak tau nih author bawaannya sensi banget
Maafkanlah author kalau alurnya kecepetan, ceritanya gaje, typo dimana-mana etc
.
Adakah yang ingin FF ini saya lanjutin atau tidak? Soalnya FF ini bakalan panjang
.
Please review biar author ngerti kesalahannya author, kalau ada yang ingin ngritik lebih lanjut bisa PM, author sangat senang kalau ada yang mengingatkan kesalahannya author soalnya author masih baru, masih banyak kesalahannya.
.
Kira itu Jung Dabin Naepoppo : salam kenal ( : , ini sudah dilanjutin, terima kasih sudah baca dan komen
Chaos Seth : saya tahu kalau fic ini hancur soalnya ini FF pertama saya.
Saya tidak akan down Cuma karena flame seperti ini, saya akan sangat menghargai flame anda kalau FF anda lebih baik dari ini tapi sayangnya tidak ada satupun FF yang anda publish
Kyusung shiper : penasaran ya, baca saja lanjutannya, terima kasih sudah baca dan komen
yeyepapo : saeng gak marah kok un, terima kasih sudah baca dan komen
Nadia Redict : sabar…. #urut dada
Kimlala2770 : Penasaran ya saeng, ini sudah tak lanjutin, ini sudah panjang belum? baca dan komen lagi ya
YesungieLove : kemarin anymous belum tak enable #bungkuk90derajat, ini sudah bisa kan, Terima kasih sudah baca dan komen
Kim Ayuni Lee : rahasia, ini sudah ada haesung momentnya, author paling kesulitan bikin konflik #plak, terima kasih sudah baca and komen
thybum : gantung ya, kemarin kan baru chap 2, endnya masih lama, terima kasih sudah baca dan komen
cloud3024 : iya hae suka Yesung, gak tega bikin kyu meninggal dan di chap 1 kan sudah dijelasin, ini sudah dilanjutin, terima kasih sudah baca dan komen
Los Lobos Coyote : tenang…., terima kasih sudah baca dan komen
IchiRuki Lopers : tenang…calm down…..
