Chapter 3

Makasih review nya ya MINNA semua.
DOnt Like Dont Read.
Happy Reading

"Gaa.. Gaaraaa"

"Gaara kenapa kau kesini? dan kenapa kau tahu aku disini"

"Itu tidak penting" "wanita seperti mu tak pantas meneteskan airmata"
Sreeeeek
Deg...Deg...
Kami apa apaan ini? Jantung ini? kenapa? kenapa dengan hati ini? padahal dia hanya menghapus airmataku saja. Perasaan ini muncul kembali seperti saat pertama kali Sasuke menggenggam tanganku. Apa ... Apa ini?
tidaakk.. tidak..
aku menggelengkan kepalaku dengan cepat sampai sabaku menatapku heran
"Kenapa denganmu?"

"ahhh.." "tidak tidak"
"tidak perlu menangis, aku bersedia menjadi sandaran mu jika kau mau"
"ahh?" "tidakkk.. tidak perlu"

" '

" '

" "

"ehh.., sudah jam 2 aku harus pergi, Ino jaanee."
Aku berjalan keluar dari gedung, kakiku melangkah dengan sendirinya. Aku terus berjalan hingga akhirnya
sreeeekkk
"aaahhh" mataku menatap kedepan saat seseorang menarik tanganku dengan keras.
"Sasuke?" "Sasuke .. sakit, lepaskan tanganku"

"Sudah dekat dengan Sabaku?" "hmm?" tadi berapa ronde?" ucapnya dengan sinis

"Hentikan Sasuke, aku bukan wanita murahan seperti wanita yang kau sewa tiap malam, "
"berisik.."
"lepaskan Sasuke, kau mau membawaku kemana?"

Bruuug..
"aahh" punggungku terjatuh begitu saja diatas tempat tidur. Otakku bekerja sesaat. Aku pun sadar aku di Uks.
aku melihat sasuke membuka celana panjangnya tergesa gesa. aku pun ingin melarikan diri dan mencoba untuk bangkit. Tapi saat hendak bangkit, Sasuke menekanku ketempat tidur dan mengikat tali pingganggnya ke kedua tanganku. Dia pun melanjutkan acara membuka celananya. Saat celana panjangnya telah berada di lantai, aku melihat kejantanan Sasuke yang sudah tegak. berdiri dengan gagahnya. Aku pun membuang wajahku kesamping karena malu.
"heh" "apa kau Suka?" tanya sasuke dengan sinis

"tidak perlu berlama lama, ayo kita mulai"
sasuke mulai membuka kancing bajuku, menurunkan rokku, melepas pengait bra ku, dan melepas celana dalam yang sangat malu, aku tak bisa berbuat apa apa. Aku hanya bisa pasrah. Lalu Sasuke mulai menindihku. Dia menekan badannya ke badanku. Hingga kurasakan kejantanannya menekanku, dan putingku yang bersentuhan dengan puting nya. Ahh.. sungguh membuatku tak kuat dengan keadaan seperti ini.

Sasuke mulai mencium bibirku, meremas payudaraku yang sebelah kanan dengan lembut. dan tangna kanannya meraba raba klitrisku.

Tanpa kusadari, aku mulai menikmatinya.
"ahhh"
Sasuke terus memainkan payudaraku dan klitorisku. Aku merasa perasaan ini sangat nikmat. Aku terus saja mendesah, tapi aku malu mengakui bahwa ini sangat nikmat.
"ahhh.. ahhh.. ahhh.."
"apa kau sangat kenikmatan sayang?"
aku pun mulai menutup mulutku, karena malu.

Sasuke pun berhenti dan turun kebawah. Dia mencium aroma Vaginaku. Kemudian menjulurkan lidahnya kedalam.
"aaahhh,.." rasa apa ini kamisama, nikmat sekali.

Sasuke terus melakukan hal itu, sampai akhirnya aku merasakan ada yang ingin keluar dari vaginaku.
"aaaaaahhhhhhh..."
Aku melihat sasuke hanya tersenyum sinis. kemudian kulihat Sasuke mulai mengarahkan kejantanannya kearah vaginaku. Aku pun menutup mata. Punya Sasuke sangat besar. Aku takut punya sasuke tak muat didalamku.
"aahh ahhh sakkiiit"
"tahanlah sedikit" ucap sasuke bosan
Jleeeppp
"aaahhhhh" air mataku menetes keluar. Keperawananku hilang. dan Ini rasanya sangat sakit. tanpa rasa kasihan Sasuke tetap melanjutkan kegiatannya.

Sasuke pun mulai mendorong dan mengeluarkan penisnya.
"Ouuucchhh" kamisama ini nikmat sekali.
"ahh" sasuke mulai mendesah dan mempercepat gerakan pinggulnya. penis sasuke keluar masuk hingga aku tak kat menahan rasa nikmatnya.
"aaahhhh.. aaahhh.. aaaahhh"
"aaahhh.."
""'aaahhh sssssaaaasss.. sssukkkkeeehh"
"aaahhh"
"sssss...uuuukkkeeeehhh"
"ehhmmhhh.."
Sasuke mulai mempercepat gerakannya. dia mulai meremas payudaruku. dia mencubit putingku dengan keras. dan melahappayudara kananku. Dia menghisap dengan keras. Aku tak kuat, rasaya sangat nikmat, Sampai ke ubun ubunku.

Sasuke semakin mempercepat higga akhirnya kami keluar besama.
"aaaaahhhhhhhh,,,,"
"aaaaahhhhh..."

clukkk..
Sasuke menarik penisnya keluar dan melepas ikatanku. Dia kembali memakai bajunya, dan langsung meninggalkanku. Aku hanya bisa mengis tersedu sedu. Sungguh Sasuke Sangat kejam.

Air mata terus mengair melalu mataku.

Aaaahhh... Gaje ya minna.
Huuuuuu
Review ya minna. Arigatou.