KUROKO TETSUYA DIARY
3.
CURHATAN TENGAH MALAM
Character: Akashi, Kuroko, Furihata
Pairing : (masih) AkaFuri
"Aku" mengacu pada Kuroko
Banyak terimakasih bagi semua yang menunggu
Dont Like Dont Read
Sengaja OOC
Happy Reading!
Monday, 6 October, 2xxx Midnight (again)
Lelah sekali aku kali ini. Setelah berdebat dengan Ayah dan Ibu agar tidak membawaku ke dokter, flu yang kuharapkan semakin parah justru membaik. Yah, kalian tau sendiri, kan? Besok adalah hari Selasa, dimana latihan basket diaksanakan. Melirik dari ancaman Akashi senpai, kelihatannya dia tidak main-main untuk menambah porsi latihanku.
Oh, iya, tengah malam ini aku tidak sendiri, loh! Eh, tapi jangan bayangkan perempuan... maksudku lelaki yang menemaniku, melainkan sebuah suara merdu (tapi dibeberapa bagian, dia menjadi laki-laki sementara sisanya menjadi perempuan (suaranya)) menyanyikan lagu yang cukup populer di tahun ini sehingga mendapat empat Grammy (kalian pasti mengetahuinya!).
Ngomong-ngomong soal suara yang merdu, aku pernah mendengar dari Furihata senpai bahwa suara pacarnya itu amat indah sehingga mampu memenangkan Grammy. Jujur saja, aku tertawa didalam hati dan SANGAT TIDAK PERCAYA pada pernyataan itu.
Tunggu, jangan terlalu emosi. Sebagai pengincar utama Akashi senpai, aku juga setuju dengan kemerduan suaranya. TAPI, jika Grammy bisa berada dalam pelukannya dengan mudah (itupun kalau dia memang terjun ke dunia tarik suara), kenapa tidak dengan Queen, Katty Perry, dan Journey? Hah, karena itulah, meski aku amat menyukainya, aku tidak bisa menyetujui pernyataan aneh dari Furihata senpai (mungkin saja waktu itu dia diancam oleh sang kaisar bergunting :v).
Oh, iya, ada lagi pernyataan Furihata senpai yang popular... eh sensasional maksudnya, yaitu mengenai pemberian MVP. Wajar, kan, sebagai olahragawan, kami ingin mendapat pengakuan? Jika bisa bukan hanya regional, melainkan nasional dan melesat jauh menjadi internasional. Berlatih keras tanpa mengindahkan waktu pun dilakukan. Meski akhirnya tubuh kami menyerah (cidera maksudnya).
Balik ke topik MVP, dengan santainya, Furihata senpai mengatakan bahwa NBA akan memberinya penghargaan itu hanya dengan satu kali pertandingan. Dan jujur saja, Nijimura senpai menertawainya habis-habisan sejak saat itu. Bagaimanapun juga, dia menganggap bahwa kekasih kaisar bergunting super duper kejam ini tidak melakukan riset lebih lanjut agar bisa menyokong pendapatnya.
Secara blak-blakkan, Nijimura senpai juga berkata bahwa pemilih jauh lebih memvoting orang lain yang memiliki reputasi jelek ketimbang Akashi senpai. Segera saja wajah Furihata senpai memerah. Mungkin perkataan Nijimura senpai mengenai tidak adanya riset memang benar.
Tapi, jika kita menyingkirkan semua pernyataan Furihata senpai yang terlalu berlebihan, fakta memang tetap berbicara. Lihat saja kemahirannya saat memainkan biola. Meskipun itu yang dipakai alat gesek murahan, suaranya akan terasa bagaikan stradivarius (konon katanya, keluarga Akashi memang memiliki salah satu biola legendaris itu).
Permainan basketnya juga memukau semua orang. Penggunaan Emperor Eye yang menakjubkan memang layak diganjar MVP dari NBA (jika dia bermain disana, lagipula maksudnya jika pemilih memvotingnya ketimbang LeBron James, misalnya -_-).
Belum lagi dengan kejeniusan otaknya dalam semua mata pelajaran. Aku sedikit menduga bahwa para guru nyaris bosan memeriksa pekerjaan Akashi senpai karena nilainya pasti sempurna. Huh, sangat berbeda dengan diriku yang biasa-biasa saja (apalagi nilai matematikaku yang jeblok -_-). Sejujurnya yang mengherankan adalah kenaikan nila Furihata senpai yang amat pesat semenjak mereka berpacaran. Bukannya aku menuduh atau apa, hanya saja selama ini tidak ada yang bisa mengalahkan Midorima senpai (selalu peringkat kedua dibawah Akashi senpai).
Ah, sudahlah, rasanya semakin malam tulisanku makin ngaco. Eh, ternyata setelah kulihat jam, hari telah berganti. Itu berarti, aku semakin dekat kearah hukuman mengerikan dari Akashi senpai tersayang XD. Dan karena jiwa lemahku juga aku begadang lagi hari ini. Harapannya sih supaya flu kembali menyerang sehingga bisa menghindar :D
END
of Curhatan Tengah Malam
Pendek banget -_-
Maaf, yaa soalnya aku kena WB akut. Sumber juga baru bisa dihubungi :D. Eh, trus genrenya masih humor, kan, ya?
Maaf juga kalo dibeberapa bagian ada yang nggak cocok dengan fakta (terutama MVP itu, sumber aku soalnya juga nggak ngerti jadi terpaksa browsing :p)
Special thanks to H (inspirasi terbesar), yang udah review, follow, dan fav cerita ini, dan para silent reader (tanpa kalian tulisan ini nggak bakal aku lanjut :v)
Aziichi: Aduh.. Makin greget... Gatel rasanya...Lanjut ya~
:Maaf yaa kalo yang ini kayaknya kurang greget :D. Selanjutnya aku janji bakal lebih greget kok
yuki: arigatou author-san.. boleh tanya endingnya akakuro atau akafuri..?
:Itu masih dirahasiakan dong. Tapi, karena aku AkaKuro hard shipper...
Yoga205: author-san,lanjut dong~ fictnya bagus~
:Udah aku update, yaa
And then, Happy New Year! Semoga tahun ini jauh lebih baik ketimbang yang sudah berlalu, Amin.
Akhir kata, review, please?
