Keresahan Hati
Disclaimer: Persona 3 milik Atlus
Chapter 4: Kembali Ke Asrama
Yang terlihat di mataku sekarang, hanyalah sebuah kamar kosong yang sedikit gelap. Kamar kosong yang dulunya kupakai, kini berdebu dan menjadi tak terawat.
Juga ranjang yang pernah ku tiduri ini, menjadi usang dan Baunya sekarang sudah berubah.
Akupun beranjak pergi dari ranjangku dan membuka tirai jendela kamarku agar cahaya dapa masuk ke dalam kamarku. Kulihat keadaan sekitar dari balik jendela kacaku.
Kota Iwatodai masih terlihat seperti dulu di mataku, tanpa perubahan sedikitpun masih dengan gedug-gedung lama seperti dulu.
Akhirnya kubuka pintu kamarku dan melihat keadaan seisi asrama ini.
Kosong... yang kurasakan di sini hanyalah kekosongan, juga kegelapan yang terlihat di mataku. Ku ambil sebuah senter yang masih tersimpan di laciku sebelum berjalan-jalan di dalam asrama ini.
Perlahan-lahan diriku menuju lantai 5 yang tentu saja pergi ke tempat biasanya diriku juga teman-temanku dulunya berkumpul untuk merencanakan strategy melawan 'Monster' di malam bulan Purnama.
Setelah sampai, kubuka pintu ruang lantai 5 dan terlihatlah di mataku sebuah komputer besar tapi kini sudah usang juga sofa yang dulunya diriku dan teman-temanku duduki juga sudah usang. Ruangan ini juga menjadi tak terawat dan gelap.
Usang...
Sebuah ungkapan benda yang lama dan tidak di gunakan.
Usang...
Benda lama yang tak terawat yang kini bentuknya berbeda dari asalnya.
Dan Usang...
Hanyalah sebuah kata yang keluar jika kau menemukan benda lama yang tak bisa kau gunakan.
Kubuka gorden Jendela yang telah menutupi cahaya mentari.
Saat kubuka, silauan cahaya sang mentari telah menyinari ruangan ini dan seketika ruangan ini sedikit jelas di pandanganku.
Sekali lagi kulihat keadaan kota Iwatodai dengan jelas.
'Krek'
Akupun menoleh saat mendengar suara pintu mulai dibuka oleh seseorang.
"M-Minato-san"
Dan saat diriku menoleh, terlihat olehku sesosok seorang wanita bermata biru muda, berambut blonde, berbando merah dengan memakai daster biru memanggil namaku sambil berlari memelukku.
"Aigis?"
Terasa rasa rindu dari pelukannya yang menjalar ke seluruh tubuhku, juga setetes air mata yang keluar dari pelupuk matanya membasahi dadaku. Akupun membalas pelukannya dengan rasa rindu juga.
"Aku kangen padamu Minato-san" ucapnya seraya berhenti memelukku dan menatap wajahku. "Bagaimana kau bisa kembali?"
Akhirnya ku ceritakan semua kejadian yang ku alami.
"Aigis, dimana yang lain?" tanyaku karena rindu pada mereka sama seperti yang Aigis rasakan.
"Mereka..."
TBC
Baiklah, sekarang saya akan memberikan pilihan untuk anda yang pastinya berpengaruh dengan kelanjutan Fict saya dan pertemuan Minato dengan semua teman-temannya.
Ini pilihannya.
Jika kalian ingin Fict ini berakhir senang, pilih 'Hai semua, aku kembali.'
Jika kalian ingin Fict ini berakhir sedih, pilih 'Ke-kenapa?'
Itu pilihannya.
Jika kalian memilih pilihan pertama, kalian akan membayangkan Minato senang karena telah kembali untuk teman-temannya.
Tapi jangan sedih jika kalian memilih pilihan ke-2. Karena sangat menyakitkan bagi Minato Arisato sang Protagonis Persona 3. Mungkin dia akan depresi dan sakit hati yang mendalam sampai membuat dirinya bunuh diri.
A/N: saya harap anda semua jangan memilih pilihan ke 2.
Saya tunggu sampai minggu depan.
A/N: Jika saya belum membuat lanjutan fict ini, ingatkan saya. karena mungkin saya liburan sebentar untuk mengobati rasa rindu saya atas Persona 3. gara-gara main Ps 2 dengan game 'Deadly Skies 3', saya hilang ingatan tentang persona 3 dan juga ingatan semua lanjutan Fict saya. Jadi saya main Persona 3 dulu berulang kali. Jadi...
R&R
