KELAS 3E DI BULAN PUASA
RATED: T
GENRE: HUMOR, SHOOL LIFE
DISCLAIMER: FF INI HANYA SEBATAS CERITA YG MENYANGKUT TENTANG BULAN RAMADHAN. DAN SAYA SENGAJA PAKE CHARA ANSAKYOU KARENA BINGUNG MAU PAKE SIAPA. AND PLEASE JANGAN RASIS DAN NGEWAR BAWA-BAWA AGAMA YAA… SAYA BIKIN FF INI HANYA UNTUK MENGHIBUR.
WARNING: FF INI MENGANDUNG TYPO, KALIMAT YG TIDAK JELAS, TATA BAHASA YG KURANG. BAGI YG MEMBACANYA DAN MENEMUKAN KESALAHN SILAHKAN REVIEW. KALAU NISA TABOKIN AUTHORNYA.
Chapter 2: Bulan Puasa Tidak Boleh Malas
Saat ini para murid kelas 3E sudah berbaris di lapangan. Meskipun hari ini memasuki bulan puasa, para murid tetap harus melaksanakan olahraga. Padahal peraturan di SMP Kunigigaoka tidak mengharuskan untuk berolahraga dan diganti dengan latihan materi. Tapi Karasuma-sensei tetap ngotot melakukan olahraga, lebih tepatnya latihan teknik membunuh.
"sensei kenapa kita harus olahraga? Padahal peraturannya jam olahraga bisa diganti dengan pelajaran materi" tanya sang ketua kelas.
"olahraga kelas lain dengan kelas kita berbeda. Kelas kita adalah kelas pembunuh. Pembunuhan tidak cukup diajari secara materi, tapi juga harus mempraktekannya." Jawab Karasuma-sensei tegas. "sebaiknya kalian jangan mengeluh dan cepat ambil pisau kalian. Sensei akan mengajari teknik membunuh menggunakan pisau."
"hai'" ucap murid 3E serempak.
Latihan pun berlangsung. Karasuma-sensei memberi instruksi bagaimana menggunakan pisau dan mempraktekkannya. Selama sesi latihan, tak jarang para murid mengeluh karena harus berolahraga saat menjalani puasa. Tak jarang juga Karasuna-sensei memperingati mereka agar jangan malas walaupun sedang berpuasa.
"baiklah, latihan cukup untuk hari ini. Sensei peringati kalian, walaupun kita sedang menjalankan puasa bukan berarti kita bermalas-malasan. Kalian harus ingat misi kita untuk menyelamatkan bumi dari Koro-sensei. Satu hari saja kita tak melatih tangan kita, tangan kita pasti akan kaku-"
"Yup, itu benar" sela Koro-sensei yg tak tahu muncul dari mana. Kepalanya berwarna orange terang menandakan setuju pada ucapan Karasuma-sensei.
"Karasuma sensei berkata benar. Kalian tidak boleh bermalas-malasan. Karena setelah lebaran kalian harus membunuh sensei kembali. Bagaimana kalian mau membunuh sensei kalau sekarang sudah malas-malasan?" ucap Koro-sensei dengan garis-garis hijau di kepalanya.
"jadi, hilangkan rasa malas kalian agar kalian bisa membunuh sensei. Nurufufufu…."
"baiklah kalian boleh istirahat. Wasalamu'alaikum"
"wa'alaikum salam Karasuma-sensei"
Akhirnya mereka pun beristirahat. Ada yang sedang mengganti baju, duduk di kelas, dan duduk di lapangan. Ada Isogai, Maehara, Sugino, Nagisa, Okajima, Kurahasi, dan Kayano yg sedang duduk-duduk di lapangan. Untung saja cuaca hari ini berawan, jadi tidak terlalu panas.
"haaahh…. Lelahnya….." ucap Maehara.
"Karasuma-sensei sangat kejam menyuruh kita latihan. Untung saja cuacanya berawan, jadi tidak terlalu terik" ucap Kurahasi.
"tapi niat sensei baik. Sensei hanya mau agar tangan kita tidak kaku memegang senjata saat lebaran nanti." Nagisa ikut-ikutan bicara.
"ehh… minna-san coba liat kesana" ucap Okajima sambil menunjuk ke arah sesuatu, "mau kemana Koro-sensei?"
"ehh… mungkin saja dia mau mau berendan di kolam buatannya" jawab Kayano.
"tapi Koro-sensei kan takut air" ucap Isogai
"jangan-jangan Koro-sensei….."
Mereka pun akhirnya mengikuti Koro-sensei pergi. Tapi sepertinya ada yg aneh. Sepertinya mereka tau kemana tempat tujuan guru mereka.
"ehh… ini bukannya jalan menuju jebakan yg pernah dibuat Okajima-kun?" tanya Sugino.
"jebakan Okajima-kun? Jebakan yg mana?" ucap Isogai dan Kayano bebarengan karena mereka tidak ikut ambil dalam jebakan Okajima-kun untuk Koro-sensei.
"waktu sebelum liburan musim panas, Okajima-kun pernah memasang jebakan untuk membunuh Koro-sensei. Okajima-kun menggunakan majalah dewasa untuk mengundang Koro-sensei" jelas Maehara. Kayano dan Isogai ber'oh' ria.
Mereka melanjutkan acara buntutin Koro-sensei. Mereka super hati-hati karena penciuman Koro-sensei benar-benar sangat tajam. Mereka terus mengikuti Koro-sensei hingga sampai ke tempat tujuannya.
"tuh kan bener Koro-sensei dateng ke tempat jebakannya Okajima-kun" ucap Sugino sambil mengintip dari semak-semak.
"tapi kenapa Koro-sensei datang ketempat ini? Sekarangkan lagi puasa?" tanya Kayano.
"jangan-jangan Koro-sensei mau liat majalahnya lagi"
"ini gak bisa dibiarin. Gue udah nahan-nahan buat kaga liat majalah bokep. Nah sekarang dia mau liat? Enak aja" Okajima langsung keluar dari tempat persembunyiannya dan menghampiri Koro-sensei. "Koro-sensei ini masih puasa, gak boleh liat majalah bokep"
"nyuu…" Koro-sensei menatap Okajima dengan tampang datar. "Okajima-kun kau sedang apa disini?"
"jangan banyak alasan sensei. Ini masih puasa, sensei gaboleh liat majalah bokep. Ntar puasa sensei bisa batal"
"benar kata Okajima-kun sensei, nanti puasa sensei bisa batal" ucap Nagisa yg menghampiri Koro-sensei disusul dengan yang lainnya.
"sepertinya kalian sudah salah paham. Sensei kesini bukan untuk melihat majalah bokep. Tapi sensei mau menyimpannya"
"EEEHHH…. SAMA SAJA SENSEI. SENSEI TIDAK BOLEH MELAKUKAN ITU" teriak mereka bebarengan.
"eh tunggu dulu, sensei belum selesai bicara. Sensei mau menyimpan majalah ini agar tidak ada yg melihatnya. Nanti akan sensei simpan di gudang. Jadi sensei juga tidak melihatnya."
"uso! Pasti sensei beralasan agar bisa melihat majalah itu dan saat ada yg melihat sensei berpura-pura ingin mengamankan benda itu" Okajima sepertinya sudah naik darah.
"nyuyaa…. Kenapa kalian tidak percaya pada sensei. Padahal sensei sudah niat baik" Koro-sensei kini mengeluarka airmata dari matanya-atau hidungnya yg letaknya hampir sama.
"sudah lah Okajima-kun, kita tidak boleh su'udzon sama Koro-sensei. Koro-sensei sudah baik mau mengamankan majalah ini" Isogai mengelus-elus pundak Okajima untuk menenangkannya.
"baiklah baiklah aku percaya" Okajima akhirnya mengalah juga.
"nahh begitu, itu baru anak sensei. Sekarang lebih baik kalian bantuin sensei. Tangan sensei repot nih"
"sudah kuduga akhirnya bakal kayak gini"
Akhirnya mereka pun membantu Koro-sensei mengamankan majalah haram itu. Sepertinya disitu hati Okajima-kun bergejolak. Ia ingin sekali membuka dan melihat majalah itu, tapi imannya berkata kalau lebih baik Okajima-kun tidak melakukan itu supaya puasanya tidak batal. Akhirnya Okajima tidak melihat-lihat isi majalah itu walaupun dalam hati ingin.
Setelah sudah selesai, mereka membawa kantung besar –yang berisi majalah laknat- itu ke dalam gudang. Saat menuju gudang, ada beberapa yg melihat Koro-sensei membawa kantung besar.
"Koro-sensei kenapa bawa kantung besar itu?" tanya Okuda.
"sensei ingin menaruh kantung ini di gudang supaya tidak ada yg melihat isi kantung ini." Jawab Koro-sensei.
"memangnya apa isinya Koro-sensei?"
"isinya majalah bokep koleksinya Okajima-kun" tanda perempat siku muncul di kening Okajima.
"sepertinya Koro-sensei ingin menaruh majalah itu di gudang agar Koro-sensei bisa melihatnya di gudang supaya tidak ketahuan. Ucap Bitch-sensei yg datang entah dari mana.
"nyuaahh… tidak mungkin Bitch-sensei. Aku menaruhnya ke gudang untuk mengamankannya" wajah Koro-sensei terlihat agak berkeringat.
"benarkah?" Bitch-sensei masih tidak percaya.
"iya bitch-sensei, aku menaruhnya untuk mengamankannya. Seharusnya kau juga ku taruh dalam gudang karena dadamu besar"
"APAAA?!" tanda perempat siku muncul di kepala Bitch-sensei. Koro-sensei ketakutan melihatnya.
"sudahlah sensei jangan bertengkar, nanti puasa sensei bisa batal" lerai Okuda.
"baiklah baiklah. Kalian semua cepat masuk kelas dan yg belum ganti seragam cepat ganti. Pelajaran akan segera di mulai" perintah Bitch-sensei.
"haI' Bitch-sensei"
To Be Continued~
Hahahaha hari ini hyoshin apdet chapter 2. Gimana ceritanya? Masih ada yg kurang kah?
Bagi yg sudah me-review hyoshin ucapkan terimakasih. Review kalian sangat berharga untuk perkembangan tulisan hyoshin. Dan hyoshin minta maaf atas post chapter 1 yg katanya banyak duplikatnya. Itu salah hyoshin karena hyoshin kurang teliti, dan mungkin ada yg error di hp hyoshin. Tapi di luar itu respon kalian positif.
Oh ya, hyoshin mau tanya, menurut kalian lebih baik hyoshin update jam berapa? Soalnya besok hyoshin sudah sekolah dan masih ngejalanin proses remedial. Jadi waktu hyoshin berkurang buat nulis cerita. Hyoshin butuh saran dari kalian. Jam berapa hyoshin harus update dan jam berapa biasanya kalian baca ffn di bulan puasa. Untuk jadwal kemungkinan 2 hari sekali atau lebih. Hyoshin butuh sarannya.
Dan terimakasih bagi yg sudah membaca cerita hyoshin. Jangan lupa tinggalkan review. Dan semangat ya jalanin puasanya. SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA BAGI YG MENJALANKANNYA.
